adenium

Ardiyando Munggaway Atika Sari Pasande Crystine Sinatra Martina O. Yohanes Yorike Palanggaringu Click to edit Master subtitle style

4/28/12

4/28/12

• • • Bonggol dapat membesar 4/28/12 dengan bunga berbentuk .Ciri umum adenium • Masuk dalam famili Apocynaceae. Pertama kali ditemukan di Benua Afrika. Tahan panas dan tidak suka air yang berlebihan.

Jenis – jenis adenium Ada 5 jenis adenium yaitu : 1. Adenium obesum Adenium socotranum Adenium swazicum Adenium arabicum Adenium somalense 4/28/12 . 3. 2. 4. 5.

Bunga berwarna paduan merah dan putih dengan v v v 4/28/12 . Taiwan juga Indonesia. Bentuk bonggol agak besar. Habitat asli gurun sahara.v Adenium Nama lain obesum : kamboja jepang (Indonesia) / desert rose / karoo rose. dikembangkan di Thailand.

Daun berwarna merah muda. Yaman yang terisolasi.Adenium Socotranum • Berasal dari pulau Socotra. diameter 8 kaki. Dapat tumbuh di antara batu dan tahan panas. • • • 4/28/12 . dengan tinggi bonggol mencapai 10 kaki. Ukuran besar. dengan diameter mahkota 10-13 cm.

4/28/12 .

4/28/12 .

4/28/12 .

4/28/12 .

4/28/12 .

Adenium swazicum v Banyak ditemukan di Natal dan Swaiziland dengan nama Golden Crown. Bonggol gemuk dan kecil dan memiliki banyak cabang. v 4/28/12 .

khususnya Arab Saudi dan Yaman dengan gelar Queen of Thousand Flower.Adenium arabicum • Berasal dari Arab. Tinggi mencapai 12 kaki. Bunga berwarna merah muda cerah dg ukuran 4 cm. diameter 3 kaki. • • • 4/28/12 . Bunga muncul satu persatu / tidak kompak.

4/28/12 .

v v 4/28/12 . tetapi sudah disilangkan sehingga bisa menjadi tinggi. Bunga melengkung dan terpelintir dengan warna merah dengan garis merah kuat.Adenium somalense v v Berasal dari Somalia Selatan sampai daerah di Kenya dan Tanzania. Tumbuh sangat subur dan mudah disilangkan. Ukuran asli kecil ±1 cm.

DAP. Amofos yang kandungan utamanya N. limbah tanaman yang membantu 4/28/12 pertumbuhan tanaman dengan . Pupuk organik Berasal dari kotoran hewan. 2. dan K yang berfungsi mempercepat pertumbuhan dan mencegah daun gugur. Pupuk anorganik Contohnya urea.PEMUPUKAN adenium 1. P.

4. lalu keringkan selama 1-2 jam. 4/28/12 sekitar 60-70%.Potong batang sepanjang 10-15 cm dengan pisau yang tajam dan steril.Selanjutnya .Setelah dipotong . letakkan tanaman di tempat teduh dengan intensitas cahaya matahari rendah . berukuran min ± 2 cm. . Setelah itu .Memperbanyak adenium v Memperbanyak dengan stek Ciri batang yang dapat di stek yaitu batang sehat. 2. tancapkan batang setek pada media tanam sedalam 4-5 cm. Sisakan 2-3 helai daun untuk mengurangi penguapan. kering anginkan batang ditempat yang teduh selama 1-2 jam agar luka bekas pemotongan kering. 3.Celupkan bagian yang terpotong dengan zat perangsang akar . 1.

v Menyambung / grafting Batang bawah haruslah yang aktif tumbuh. . kebalikan dari batang bawah. Potong batang atas berbentuk V. Potong batang bawah berbentuk V. Masukan batang atas di 4/28/12 3. 2. sedangkan batang atas boleh yang sedang tumbuh ataupun dorman. 1.

Siapkan pisau atau cutter yang tajam dan steril. Bersihkan pisau dengan alkohol 70% atau dipanaskan di atas api.Cabut tanaman dari pot 4/28/12 .Memperbesar bonggol 1. 2.

HAMA DAN PENYAKIT ADENIUM • Aphid Berupa kutu berwarna kuning yang yang terdapat pada pucuk daun muda sehingga daun mengeriting. Cara penanggulangan : menggunakan insektisida • Semut Merusak akar dan tunas 4/28/12 adenium sehingga dapat .

• Fungus gnat Hama berbentuk nyamuk hitam pada bunga Menyebabkan bunga membusuk dan gugur Cara penanggulangan : menggunakan insektisida. dan umumnya dijumpai pada di media 4/28/12 . tetapi berwarna putih . • Root mealy bug Menyerupai kutu rambut .

• Busuk akar Penyebab : air berlebihan pada tanaman. Cara penanggulangan : 1. 2. Potong menggunakan pisau yang steril. cuci bersih akar yang busuk. atau kapur 4/28/12 3. . Luka bekas potongan diolesi fungisida untuk mencegah ditumbuhi jamur . Cabut tanaman dari potnya.

Love you… 4/28/12 . ...Thank you!! Click to edit Master subtitle style kwkw kkw Daaa sayang.

3. .3202-.8.3.0.2.3 -071:38 202507.05.2.3. 9.3. ! 24148 .3.39.3 203:-:7.347.3 .3 07.3 2-. :70.3/03.:3 ::7  !:5:47.3 :9./.39: 5079:2-:.2.3 /.39.D9D-f °¯  !:5:.3/:3. /.9 5079:2-:.30.9.3  .3 43943.74947.  ! /.3 203.

3   .   .8 .9.3 8090 5. /54943 073 ..7     .2  !4943 -. 809.3 390389./03.2  $0.5.7 02:/.3 -.   .2.3 / 9025. 09.3 -..: 073.79 .9.3 503:.2 80/.9:-.9 .3 -0:2 2:3.2 /03. -0.3:93.5.3 805.3 :7:8 -07. 9.2 .7 ..3.2.9../.3 8907 $8.3 .33.: .2 $090.380..9 507.9.: 9:3..7 703/.7 :.8 /..3 -.2 /.3890 7-. 2..3.3. .3 9.   .3.9/890.3 -.. 9: 9. /..5.3 90754943 /03.8 5024943.38..9 90/: /03.3 .3 58..9.3.323] .3   0.3 .2.2   .3 9. 20/. ¯½  f°ff °¯  02507-..3 80.9.3 90/: 80.9.3 /9025.:3 :39: 203:7.3.3  $090..3 073  0:5.3/.9  -07::7.

2-:3. 03.

3 -.9.89 02:/.8/54943.33.8-40 .  .3  !4943-.2-:3.3.8:.3-.7:8.3 .9:/03.9.39:2-:.9/03.3 05..9.390.3.9.3.9.7-.8.3./-:.3-.35.193 .3-.7-:.7.9..9.-07-039:'  !4943-.39.9.9  :3:8/03.3-. .9.3 .9:.:5:3/472....9.3/.3203.3 .3-. 809.380/.3.9..  $090.91 9:2-: 80/.8.8-07-039:'  0-.

. ¯½  ¾f °––  f½f°½¾fffn f°–f©f¯ f°¾   ¾f°½¾f °–f°f  ff ½f°f¾f° ff¾f½  .

f f°f¯f° f½½ ff° ff° °–f°nff¯ °–f°– –f°–f°f–f ¯  °––f°–   ff°f°f¯f° ff¾ f¾fff °f°  9°–f°f¯f° ½f  f–f°f°–½f°– ¾f f °–– ff°½ ff° ff°¾½ff °–– f f   f n ½f° ff°–f°–¾ f ½°–  ff¯ff°€°–¾ f¾ f¯f ¯ °   f°©°f f°–f f° °–f°–°f°  ¯½f ¾ f¯f ¯ °    f ff°– f¾f  ¾ °–f°f½ f°–¾f°–ff °ff° °¯ ¯fn½ ¯ f°ff ½ff f¾½°–f°¾   ¾f °–f° ff°–½  f°©°f  °–f°–°f°  ¯½f ¾ f¯f ¯ °  @f°f¯ ¯ f f°¾¯½f°  ¯½f  .

. W ½ ½f f°f°°–f°–f°–   f½f½f f½n f°¯ f¾ °––f f° ¯ °– °– .-9-@-D.

ff½ °f°––f°–f° ¯ °––°ff° °¾ ¾ f W  ¯ . ¾fff f°°f¾f °¯¾ °––f f½f¯ °––f°––½ ¯ f°f °¯ .

ff½ °f°––f°–f°  ° f¯¾ °f½ f °¯  ff¯fff¯ °f¯°f ¯ °––°ff° ff°¾ ¯  .

° f f° °–f¯ ¯ ¾ f°–– .W °–¾–°f f¯f  °°f¯f¯½f f °–f .

ff½ °f°––f°–f° ¯ °––°ff° °¾ ¾ f W ¯ f – . ° ½ff¯   f½ f°f ½  f°¯¯°f ©¯½f½f f ¯ f f°f¯f°– ¯ f½  f°–f°°f ¾f¯ °–ff¯f½n ¾ f ½ ¯ ¾f°ff .

ff9 °f°––f°  ¾ff°f°¯ °––°ff° –f °–f°° ¯f¾ f °¾ ¾ f  f° €°–¾ f .

W ¾ff 9 ° f  f  f°½f ff°f¯f° .

ff½ °f°––f°–f°  .

f f°f¯f° f½°f nn ¾ fff°– ¾  9°–¯ °––°ff°½¾ff°–¾    f f¾½°–f°  ¾€°–¾ f °¯ °n –f ¯ ©f¯ ff f½¾¾ f–ff°¾ ½ f° ¯ ¯½ n ½f½ °– °–f°f   f°f¯f° –f°°– f° f°–° f°–°f°  ¯½ff°– °–¾ °––fff°f ¯ °– °–  @f°f¯ ¯ f f° f ¾f¯ f .

34: fff ¾ff°–     .%.