Penyakit Pembuluh Darah dan Penatalaksanaannya

Click to edit Dr. M. Diah, SpPD-KKV Master subtitle style

Departemen Kardiology & Kedokteran Vaskuler RSUD ZA / FK UNSYIAH Banda Aceh

PENYAKIT PEMBULUH DARAH DAMPAK TROMBOSIS
DAMPAK LOKAL: bergantung lokasi dan derajat sumbatan

DAMPAK JAUH: gejala gejala akibat fenomena tromboemboli

DAMPAK TROMBOSIS ARTERI
n

Arteri koroner (MCI) Arteri serebral (Stroke)

--> Infark jantung --> Infark otak

n

n n

Arteri mesenterial --> Akut abdomen Arteri/Vena mata --> Visus terganggu/buta Arteri telinga deafness/Tuli dll --> Sudden mendadak

n n

TROMBOSIS VENA Trombus vena Vena superficial varises vena Vena dalam DVT DVT (Deep Vein Thrombosis) Trombosis vena pada daerah betis Trombosis vena pada daerah lutut Trombosis vena proksimal (paha) .

FAKTOR RISIKO terjadinya TROMBOSIS VENA Usia tua Obesitas Imobilisasi/Paralisis Pembedahan otopedik Trauma ekstremitas bawah Stroke Pembedahan umum Kanker MCI Insufisiensi jantung dll .

RUDOLPH VIRCHOW: Mengajukan postulat yang dikenal dengan TRIAS VIRCHOW Formasi trombus di hasilkan oleh interaksi : 1. Komponen darah . Pembuluh darah 3. Aliran darah 2.

Trauma atau bedah tungkai bawah.Periode kehamilan dan peripartum . hip.Inflamatory bowel syndrome .Atrial fibrilasi .LV disfungsi .Venepuncture .Insufisiensi vena dan varises vena Obstruksi vena oleh tumor atau - .Terapo estrogen .Malignansi .Indwelling catheters TRIAD VIRCHOW KE STATIS SIRKULASI: .Nefritik sindrome -Sepsis dan trombophilia Kerusakan Pemb Darah: .Trauma atau bedah .Keadaan hiperkoagulasi: .Arherosclerosis .Kelainan dan pengantian katup jantung . abdomen dan pelvis .

Predisposisi Trombosis
Clinical Conditions : Arterial
n n n n n

Clinical Conditions : Venous
n n n n n n n n n n n n n n

Defect of Blood Protein/Platelet Antiphospholipid syndrome Activated protein C resistance (factor V Leiden) Sticky platelet syndrome Protein S defects Protein C defects Antithrombin defects Heparin cofactor II defects Plasminogen defects Tissue plasminogen activators defects Plasminogen activator inhibitor defects Factors XII defects Dysfibrinogenemia Homocystinemia

n n n n n n n n n

Atherosclerosis Cigarette smoking Hypertension Diabetes Mellitus Low-density lipoprotein cholesterol Hypertriglyceridemia Positive family history Left ventricular failure Oral contraceptives Estrogens Lipoprotein(a) Polycythemia Hyperviscosity syndromes Leukostasis syndromes

n General surgery n Orthopaedic surgery Arthroscopy n Trauma n Malignancy n Immobility n Sepsis Congestive Heart Failure n n Nephrotic syndrome n Obesity Varicose veins n Postphlebitic syndrome Oral contraceptives n Estrogens n n

Pembentukan bekuan di lumen vena

Trombosis Vena:

1 perlahan pada vena . menginduksi stasis dan menyebabkan terjadinya
koagulasi

Aliran turbulensi yang

2 menstabilkan bekuan .

Polimerisasi fibrin

3 .

Bekuan terbentuk

Patogenesis dan konsekuensi klinis

Trombosis Vena:

Trombus terus berkembang sepanjang vena

Emboli

Deep vein thrombosis

Pulmonary embolism

Prandoni P, et al. Haematologica 1997; 82:423–428.

VTE (Venous Thromboembolism) Click to edit Master subtitle style .

Edema akut .DVT (Deep Vein Thrombosis) n n Gejala minimal/tanpa gejala (asimptomatik pada 85 % pasien) Gejala-gejala DVT: .Pitting edema .Eritema .Dilatasi vena permukaan .Suhu kulit meningkat .Nyeri/kaku tungkai .

DVT n Pemeriksaan diagnostik: .USG .MRI .Venografi .Pemeriksaan darah: D-dimer .

Vena-vena tempat terjadinya DVT .

DVT di Vena ileofemoral .

1. 1. Mengalami penghancuran bekuan secara spontan (fibrinolisis) dan menghilang sendiri Rekanalisasi (lubang pembuluh darah membuka kembali) Meluas sepanjang dinding dan lumen (lubang) pembuluh darah Obstruksi (penyumbatan) aliran darah vena Menyebabkan emboli paru (PE) 1. 1.DVT : Perkembangan Selanjutnya 1. .

.

pleuritic chest pain .PE (Pulmonal Emboli) n n Gejala PE tergantung pada luasnya sumbatan arteri pulmonalis (asimptomatik  kematian mendadak) Gejala-gejala: .takikardi .tachypnea .batuk .dyspnea .

scan paru .angiografi .PE n Pemeriksaan diagnostik: .ventilation lung scan .perfusion lung scan .

Penatalaksanaan DVT dan PE Tujuan penatalaksanaan pasien DVT • • • Mencegah PE Mencegah perluasan trombus dan terjadinya emboli Mencegah komplikasi (Sindrom Post Phlebitik: ulkus varikosa dll) .

dosis /LMWH sesuai berat badan)  aPTT (-) .Heparin  pemantauan aPTT 1.Fraxiparine: 2 x per hari (10 hari.bed rest & elevasi kaki . Operasi .5-2. Terapi: (= terapi PE) a.Dilanjutkan dengan antikoagulan oral (warfarin) b.mobilisasi dini II. DVT .5 kali nilai normal .Penatalaksanaa Penanganan pada fase akut: nI. Antikoagulan: . Fibrinolitik c.

8 0.9 1.Dosis Fraxiparine untuk Terapi VTE (Berat Badan kg) Volume per injeksi (ml) 40-49 50-59 60-69 70-79 80-89 90-99 > 100 0.4 0.7 0.0 .5 0.6 0.

dimulai 6 jam pasca operasi (selama 5-9 hari) n . dll) Dosis ARIXTRA pada operasi ortopedik mayor: 2. operasi urologi. operasi ginekologi.Pencegahan VTE n Fraxiparine dan Arixtra juga diberikan untuk pencegahan VTE pasca operasi dengan resiko trombosis (operasi orthopedi.5 mg per hari SC.

BEDAH UMUM.0.3 ml .4 ml > 70 kg -----> 0.hari ke 3 hari ke 4 dst .0. BEDAH ORTOPEDIK Resiko tromboembolik moderate : Frax 0.4 ml .3 ml diberikan 2-4 jam pre op sampai min 7 hari / pasien dapat bergerak. UROLOGI DAN GINEKOLOGI Fraxiparine 0.0.6 ml ---------------------------------------------12 jam pre op .3 ml ------> 2-4 jam pre-op . 2. minimal 7 hari Resiko tromboembolik berat / high risk : < 50 kg -----> 0.2 ml .Dosis Fraxiparine untuk Pencegahan VTE 1.3 ml 50-69 kg -----> 0.

.

.

.

.

Tromboemboli Obstetri-Ginekologi Click to edit Master subtitle style .

1999) Penyakit autoimun . Simp.APS (Anti Phospholipid Syndrome) APS : kumpulan gejala akibat trombosis arteri dan atau vena dari satu lebih organ tubuh pada penderita dengan antibodi antiphospholipid kadar sedang atau tinggi (Tambunan KL.Rematologi.

2000) .115.PENYEBAB ABORTUS BERULANG DEFEK DEFEK DEFEK DEFEK KROMOSOM (7%) HORMONAL (15%) ANATOMIK (10-15%) PROKOAGULAN (55%) (BICK RL CLIN APPL THROM/HEMOS 6.

prot C ↓. Lp(a)  PATOGENESIS: MENYEBEBKAN TROMBOSIS DAN INFARK (KEMATIAN SEL) DARI PEMBULUH PLASENTA 21% 9% 7% 6% 11% . prot S ↓.DEFEK PROKOAGULAN Antiphospholipid syndrome (APS) 67% Sticky platelet syndrome Tissue plasminogen activator (tPA) def Factor V Leiden High plasminogen activator inhibitor (PAI) Others.

APS MEKANISME TROMBOSIS oleh ACA / LA Menekan produksi prostasiklin - Menghambat aktivasi Protein C aktif .aktivasi trombosit  tromboksan A2  Menginduksi endotel  tissuefactor  Mengurangi aktifitas fibrinolisis .

APS n DIAGNOSIS : - Satu gejala klinis akibat tromboemboli Pada pemeriksaan laboratorium terdapat peningkatan ACA atau LA yang persisten .

ACA IgM -----> Normal : < 12.35 Tinggi : > 35 2.5 Ringan : 12.dependent anticardiolipin antibodies “””””””” Kadar ACA : 1.KRITERIA LABORATORIUM : “””” Ditemukan antibodi antikardiolipin (ACA) isotip IgG dan/atau IgM di dalam darah dengan kadar sedang atau kadar tinggi pada > 2 kali pemeriksaan dengan interval waktu > 6 minggu menggunakan standar ELISA untuk B2-glikoprotein I . ACA IgG -----> Normal : <15 Ringan : 15-25 Sedang : >25 .5 .30 Resiko Pregnancy + APS ----> ACA sedang .20 Sedang : > 20 .tinggi .

Aspirin 2.TERAPI Prekonsepsi : 1.Aspirin dan antikoagulan oral/injeksi Pasca konsepsi : Aspirin + Heparin/LMWH (Fraxiparine) .

Dosis Antikoagulan selama Kehamilan q q q q Heparin: 2 x 5000 unit (SC) Fraxiparine (LMWH): 0.3 ml per hari / sesuai berat badan Anti agregasi trombosit: Aspirin (60 – 150 mg/hari) Antikoagulan Oral: tidak diberikan (warfarin embryopathy) .

Click to edit Master subtitle style Tromboemboli Stroke .

dll). Stroke non –hemoragik / Infark iskemik  aliran darah ke suatu jaringan otak tidak mencukupi kebutuhan metabolisme daerah tersebut (trombosis. pemakaian obat anti pembekuan darah. emboli.Stroke / CVD (Cerebrovascular Disease) Ada 2 golongan besar : 1. Stroke hemoragik. dll). n 2. .  pecahnya pembuluh darah otak (hipertensi.

dll. hiperkolesterolemia / dislipidemia. afasia (Gejala tergantung dari daerah otak yang terkena gangguan). Transient Ischemic Attack (TIA).Stroke n Faktor resiko stroke : Hipertensi. hemiparesis. pil kontrasepsi. Diabetes Melitus (DM). merokok. Gejala Klinis Gambaran klinis sangat mendadak. biasanya disertai hilangnya kesadaran. Pada stroke hemoragik. n . hemiplegia. penyakit jantung. Gejala neurologik : Kejang.

terlebih dahulu harus diperbaiki keadaan umum penderita: Melindungi pernafasan : mengeluarkan lendir dari jalan nafas. . Monitor keadaan jantung dan tekanan darah. Menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit.Stroke n Penatalaksanaan Pada fase akut suatu stroke iskemik. harus diberikan obat anti.hipertensi. Bila terdapat hipertensi.

Obat hiperosmolar : larutan Manitol 20% .Stroke Terapi Farmakologik 1) Mencegah edema serebral . 2) Mencegah trombosis dan mengurangi emboli . 3) Memperbaiki aliran darah ke otak dan metabolisme regional di daerah iskemik otak .Obat yang menghambat trombositosis : Asetosal.Steroid / Deksametason dosis tinggi.Anti pembekuan darah : Heparin/Fraxiparine (LMWH) diikuti Warfarin oral . dipiridamol.

Fraxiparine (LMWH) 2 x 0.4 cc selama 10 hari Warfarin .Pertahankan pemberian antikoagulan oral. . 3.Periksa INR dan pertahankan dalam nilai 2-3. . .TATACARA PEMBERIAN ANTIKOAGULAN PREVENSI STROKE BERULANG 1. Heparin Dimulai dengan dosis 1000 u/jam  periksa aPTT/6 jam 2.Ubah antikoagulan injeksi ke antikoagulan oral.

Click to edit Master subtitle style Tromboemboli Kardiologi .

Patogenesis Penyakit-Penyakit akibat Trombosis Arteri Penyakit lain .

.Plaque rich disruptio plaque n Lysis and residual thrombus Disease progression Reocclusion Unstable angina Thrombus Partial (labile) occlusion Recurrent pain Ad apted from Fuster V. with permission. 1992.Trombus di Arteri koronaria Complete occlusion AMI Lipid. N Engl J Med.326:242-25 0.

Arteri koronaria tanpa adanya plaque Source: University of Utah WebPath .

Arteri koronia dengan pembentukan plaque Source: University of Utah WebPath .

Arteri koronaria dengan pembentukan plaque Source: University of Utah WebPath .

Pembentukan plaque diikuti trombosis .

Trombus Source: Emergency Cardiovascular Care Library (CD-ROM).Arteri koronaria dengan pembentukan plaque dan trombus A – Potongan melintang Arteri koronaria B . Dallas 1997 . American Heart Association.Lumen C – Bagian plaque yang sudah pecah D .

Trombus Arteri Koronaria Trombus di arteri koronaria Source: University of Utah WebPath .

Evaluasi Penyakit Jantung Iskemik n Pemeriksaan pasien: n n Riwayat penyakit/pemeriksaan fisik Electrocardiogram (EKG) Nyeri dada non-cardiac unstable angina myocardial infarction n Pasien dibagi 3 grup n n n .

Sindrom Koroner Akut Ischemic Discomfort Unstable Symptoms History Physical Exam No ST-segment elevation ST-segment elevation ECG Unstable angina Non-Q AMI Q-Wave AMI Acute Reperfusio n .

Penatalaksanaan Sindrom Koroner Akut .

.

0 Injeksi SC tiap 12 jam (ml) 0.5 0.Dosis Fraxiparine pada UA/NonQ MI Berat Badan Bolus IV pertama(ml) (kg)s <50 50-59 60-69 70-79 80-89 90-99 > 100 0.7 0.5 0.4 0.8 0.9 1.0 .6 0.6 0.4 0.7 0.8 0.9 1.

Hemodialisis Click to edit Master subtitle style .

n n n Ginjal berfungsi sebagai organ yang mengekskresi zat-zat buang dan mengatur komposisi serta volume cairan tubuh. Darah  Ginjal (Glomerulus)  urin Kerusakan ginjal  penumpukan metabolit dan zat buang. peningkatan kadar urea darah Untuk “menggantikan” fungsi ginjal tersebut. penumpukan cairan. dilakukan hemodialisis .

PASIEN MENJALANI HEMODIALISIS .

PRINSIP HEMODIALISIS DARAH Membran semi permeabel Zat buan g Ai r Elektro lit Cairan Dialisis .

.

KEUNTUNGAN PENGGUNAAN FRAXIPARINE (LMWH) DIBANDINGKAN HEPARIN PADA HEMODIALISIS Ö Efek samping perdarahan < Ö Efek antikoagulan seimbang dengan heparin Ö Efek terhadap fungsi trombosit < Ö Waktu paruh di plasma lebih panjang .

6 .4 0.3 0.DOSIS FRAXIPARINE untuk HEMODIALISIS Berat Badan (Kg) <51 51-70 >70 Volume per sesi (ml) 0.

9.-090809:8  507408907402.99.39:3 %7.02.380398.947708489740  5079038 503. %  .$9740 ...

7/.39:3/.897400247.3 0./85/02..7.  -..3..7.3.07.  20744 54397.8.2-.907.08.3 ./8079. 0..30:744 0./.3388. !.8058 / 0. ./.38 .49.9203/.33.390703./.3 025.7088 0250..1.3:..8.

3 3. 03/:35073.1..8.7:8/-07.:98:.3/..9:89740802 /507-.3:2:2503/079.7:8 !.3/.907/.3.0.95079038 .0802-.39 5079038 03.7.34-.3.7./..5.39 ..3 !.$9740 !03.7.39:3/.32030:.::./.3.303/7/.9.7:8/-07.:98:./.3.8 439470. .80..3.1.8.9.390.1.9.1.9:89740802 9070-/.7..3009749 ./.80.34-..

72.5.3.8070-7.394  $9074/. -.44  03.95074824.0/02.7.7:9.0.$9740 %07.

209.08.843/48893  03.7.0.3/.9742-488/.73.302-4 39502-0:. 05.3203:7.

2-. -..730 57. :3.2  4 /074.7.90 / ./.7.24  02507-.7347.09.5.. //.07.73008.3209.049.71.99742-48948880948.9.-48207043.7.3203.80249. /57/.730  /:9.3/.

73 2:.%%#!#% & !#'$$%# #&  05./03.3/488 :.

!%%...2 5078.

7  .394.394.2  7.35079.347.#/.3/.730   .  !078.33080.3..394.   !079.71.80.3..:.5. ..2..73 &-.3502-07. ..3.:.23.:..347.

7/44 .%742-402-4 .

9 !03.9 %742-4887907 !03.9.!.3 .-.9403088!03.9.

:843 #0.3/708/:.:770395.6:0 3 88 . %742-:8 !..:843 &389.3 / .. /87:594 5.79. 9742-:8 80.33.-0 4. 425090 4.:843  5/ !.%742-:8 / 7907 4743.-0 . .80 574708843 #04..590/1742:8907 ' 3 0/   950728843 .7.6:0 7.

0-!.9./.79074743.5.35.3.6:0 $4:7.078941&9.7.0&3.9 ..

35./03.0-!.078941&9.0&3.79074743.3502-039:.9 .6:0 $4:7.

35.0&3.3502-039:.9 .7.078941&9.0-!./03.79074743.6:0 $4:7.

!02-039:.6:0/:99742-488 .35.

39742-:8  !4943.50.6:0/.70-7.30.6:0..3 7907 4743.8..  %742-:8 $4:7.3502-039:.:.7.7  #  207.020703.8 .3 5.7../03.3 2039..3 8:/.7/4...943 ..7.79884.  :203  .3 5.79074743.

0&3.9 .7.078941&9.0-!.%742-:879074743. $4:7. %742-:8/ .7907 4743.7.

..:.39:3802 !02078..9.35.9503.8!03.9.803 #..

943 .33.343 :389. 07/.974..7/..502078.-0.7/47.7.343 .2  !..7/. 24../..803/-.318 0.7:5 07/.31./.

-0 .33.-0$259428 8947 !8.:90 #05071:843 ...0  .943 $% 802039 00.$3/742474307:9 8...02.943  &389.8.2 4$% 802039 00.421479 &389. 43 "  " ..

3$3/742 474307:9 .9.8..!03..3.

.

/.5.4887.7305.&.

&.43 4887./.7305.5.

2        308$9.5 .2./.3  8                  4:8' 5079.2 2        .9.43 " 07.

024/.88 .

.3209..3 1:383.3 20308708.3 .7.4:20.9 4254888079.3.7.9-:.3 503:25:.7. &39: 203.3.-49/./../.39:-:  .:.9:7 20308708.7:70. 3.33.3 . 4207::8  :73 07:8.3 5033.3/.7.3.39.90780-:9  /.3024/. 503:25:...3203.47.88 .9.-071:3880-.9-:.9 .

!$ $$ .

-0 .380250720.!#$! $$ 09749 # 02-7.3.88 .3 7 .7.9 -:.

.

0-5./.3802-.3 .9:5..7.253507/.7:/5.:.3 10.82.&%&!&#!#   !#! $$ 108.305.394.73 10907.3/03.51:389742-489 .3.

 $$#!#:39: $$ 07.9.3       '4:20507808 2    ./.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful