1

Insidens ikterus neonatorum simpleks : Derajat ikterus : Ringan : fisiologis INS 50 % BCB 70 % BKB Berat : hiperbilirubinemia Kern Icterus ‚ Hidup + sequalae Sebab timbulnya ikterus : penumpukan unconyugated bil / conyugated bil. gejala. dalam darah. dimana kedua ini berbeda dlm hal penyebab. perjalanan penyakit & terapi perlu mengingat : Metabolisme bilirubin 2 .

Indirek) + Albumin Bil I Konyugasi Prot. glukosa Bil II Ekskresi Stercobilin Peningkatan bil I yg bebas pd sel2 otak BERBAHAYA ok dpt melekat KERN ICTERUS 3 kerusakan otak .METABOLISME BILIRUBIN Produksi Degradasi Hb Bil. Y & Z Transportasi O2 gluc. I (Bil. Transt.

retardasi mental 4 . ggn. kejang.5 mg% Tanda klinik Kern Icterus Letargi. tak mau isap. leher kaku. tuli. bila tdk ditanggulangi dgn baik BCB BKB : > 10 mg% : 12. bila hidup dgn gejala sisa :  cerebral palsy. serum mencapai nilai yg mempunyai potensi menimbulkan Kern Icterus.Hiperbilirubinemia Kadar bil. bicara. atetosis dgn ketegangan otot. opisthotonus Kebanyakan : ‚.

binding capacity 5 .ETIOLOGI IKTERUS Bisa : 1. darah def. berdiri sendiri bbrp faktor Produksi berlebih : ok hemolisis ketidakselarasan gol. G6PD perdarahan tertutup infeksi / sepsis 2. serum Ion-ion organik : sulfa. salicilat Konsentrasi ion hidrogen meo mis : asidosis Mempengaruhi bil. Transpor terganggu : Konsentrasi alb.

3. dll kelainan bawaan 6 . Gangguan dlm proses uptake & konyugasi  enzim (-) / berkurang  imaturitas hepar  ggn fungsi hepar : asidosis. infeksi 4. hipoksi. Gangguan ekskresi :  obstruksi dlm / luar hepar infeksi.

G6PD 7 . Timbul 24 jam I : Inkompatibilitas darah Infeksi intrauterin Kadang2 def. Menentukan kemungkinan penyebab : pendekatan dgn menggunakan saat timbulnya ikterus (HARPER + YOON) 1.PENGELOLAAN I.

2. Sesudah 24 ± 72 jam sesudah lahir : Fisiologis Masih kemungkinan inkomp. darah Def. G6PD Polisitemia Hemolisis perdarahan tertutup Hipoksi Dehidrasi asidosis 8 .

Akhir Minggu I dstnya : Ikterus obstruktif Hipotiroidisme Breast Milk Jaundice Infeksi Neonatal hepatitis. > 72 jam ± Akhir Minggu I : ‡ Infeksi / sepsis ‡ Dehidrasi + asidosis ‡ Def.3. dll 9 . G6PD ‡ Pengaruh obat2an dll 4.

> 10 mg% BCB > 12. infeksi atau keadaan patologik lain yg telah diketahui 10 .5 mg% BKB Peoan bil. > 5 mg% / hr Menetap sesudah 2 mgg I Bil. Direk > 1 mg% Ada hubungan dgn hemolisis.Ikterus yang kemungkinan besar jadi patologik Timbul 24 jam I Kadar bil.

Percepat konyugasi Perlancar : .konyugasi 2 albumin 2 plasma 10cc/kgBB substrat 2 glucosa : sumber energi 11 . Terapi luminal .1. 2.transpor II.

Dekomposisi bilirubin (Fotooksidasi) dipirol larut dalam air 2. indirek yg mudah larut di dlm plasma & lebih mudah diekskresi oleh hati ke dlm saluran empedu lebih penting dp dekomposisi / 12 . Mekanisme lain fotooksidasi : Terjadi isomerisasi bil. Terapi sinar / foto terapi : Bil > 10 mg% Efeknya : 1.3.

Indirek III. Tindakan Umum  R/ kausal  Pemberian makanan dini & adekuat  Iluminasi ruangan 13 .4. Transfusi tukar    tujuan : Mengganti eritrosit Membuang antibodi yg menyebabkan hemolisis Menurunkan kadar bil.

PENCEGAHAN Dpt dicegah & dihentikan peningkatannya dgn : 1. 4. Sulfa furazole Novobiocin Oxytocin dll Cegah & atasi hipoksi janin & neonatus R/ luminal ibu hamil 1 ± 2 hr sebelum partus Iluminasi yg baik Pemberian makanan dini Cegah infeksi 14 . antenatal yg baik Hindari obat2an pd masa kehamilan & persalinan : ‡ ‡ ‡ 3. 7. 2. 5. 6. Pem.

1 ± 18. 3. 1. 2.3 ± 18. 5. 4.«. 2.8 9. 5 Range Kdr Bil 4. 5.5 11.1 ± 14.3 > 15 .5 mg% 5.1 ± 7.KRAMER b 1 2 4 3 5 4 BCB : BKB : Daerah IKT 1.8 mg% 5.1 ± 16.1 7.3 ± 7.4 ± 12.4 > 10. 4.2 8. 4.6 ± 12. 3.5 15 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful