TRAUMA THORAKS

DR SUPOMO Sp BT SMF Bedah RS Dr Sardjito/FK UGM yogyakarta.

Anatomi Thoraks.

Macam-macam trauma thoraks. 

  

Trauma tumpul ( blunt trauma ). Trauma tajam ( penetrating trauma). Barotrauma. Trauma inhalasi.

Survey pertama (Primary Survey).Trauma tumpul thoraks Prioritas evaluasi    Evaluasi inisial ( Initial evaluations). . Survey kedua ( Secundary Survey ).

.adakah tachypnea atau stridor ada gangguan atau sumbatan.INITIAL EVALUASI   Clinical history ( Riwayat penyakit) : . .Waktu terjadinya trauma. Pemeriksaan fisik : A ( airway) :. B (breathing) . bila PO2< 60 dan PCO >55 segera pasang ventilator. suara nafas ? . dan RR ?.gerakan dinding dada ? .otot pernafasan ?. . otot.Mekanisme trauma.Apabila RR > 35 x / menit beri analgetik belum ada perbaikan pasang ET dan perisa AGD.

tension pneumothoraks tamponade kordis. perdarahan atau non perdarahan ? . Pemeriksaan tambahan yang harus dikerjakan : Adakah fraktur cervical : pain di leher bagian belakang. bila shock penyebabnya ?. ( Khusus pada trauma thoraks ) Bagaimana membedakan shock karena perdarahan dan karena non perdarahan ?. Adakah cidera kepalal : gangguan kesadaran ( GCS ?) .. non perdarahan .Lanjutan Initial evaluasi. C ( sirkulasi ) : preshock/ shock ?. perdarahan hematothoraks masive.

gerakan paradoksikal. . .Lanjutan inisial evaluasi  Inspeksi dinding thoraks: . .Gerakan dinding dada :. bila ada Flail chest.simetris / tak simetris.Jejas : hematom . vulnus atau sucking chest wound.

Bila didaerah precordial Cidera jantung ? Bila diregio subclavicula cidera aorta ? Adakah trauma ditempat lain ?. .Krepitasi subcutan : ada ada emphysema subcutan bila ada emphysema subcutan. .Lanjutan initial evaluasi    Palpasi dinding thoraks : . Lokasi trauma : Bila dibawah costa V harus dievaluasi adakah cidera intra abdomen. berarti ada kebocoran tracheobronchial atau alveoli.Nyeri tekan : ada ada fraktur kosta.

Contussi pulmonum berat Contussi miokard berat . Hal-hal yang mengancam jiwa adalah :        Tension pneumothoraks.SURVEY PERTAMA ( PRIMARY SURVEY) Melakukan identifikasi dan penanganan secepatnya hal-hal yang mengancam jiwa. Flail chest. Hematothoraks massive Tamponade cordis Open pneumothoraks ( sucking chest wound).

akibatnya jantung akan terdesak kearah yang sehat dan vena cava superior/inferior akan tergencet . .ada gejala preshock atau shock.ada ketinggalan gerak dari dinding dada yang cidera. .Hal ini menyebabkan venus return turun shock. .sehingga tekanan didalam cavum pleura menjadi tinggi. Keluhan : sesak nafas makin lama makin berat.tekanan v jugularis meningkat.TENSION PNEUMOTHORAKS    Adanya udara didalam cavum pleura yang makin lama makin banyak . Tanda-tanda :.

pasang dren thoraks .Lanjutan tension pneumothoraks. Management :.WSD. .Foto thoraks AP/PA. Auskultasi : vesikular menurun.. Pemeriksaan penunjang : .dekompresi dengan jarum secepatnya.   Perkusi : hipersonor pada daerah yang cidera.( water seal drenage) .

Tension pneumothoraks. .

Needle decompressi .

thoracotomi segera dilakukan apabila : Perdarahan=15 cc/Kg BB/Jam ( 1000 cc/jam) pada jam I atau 500 cc/jam selama 2 jam berturut-turut.ada gelaja preshock/shock.tekanan v jugularis menurun / kolap .Pasang dren thoraks .WSD .auskultasi : vesikular menurun. Keluhan : sesak nafas. Pemerikasaan penunjang : foto thoraks AP/PA Management : . Tanda-tanda :. untuk evaluasi darah keluar. .Resusitasi cairan dan pertahankan BP:70-80 mmHg .perkusi : redup .HEMATOTHORAKS MASSIVE      Adanya darah didalam cavum pleura sebanyak >20 cc/Kg BB /jam ( >1500 cc ). .. atau 300 cc/jam selama 3 jam berturut-turut.

jugularis meningkat.Tamponade cordis. Tanda tanda :. Akibatnya venous return turun cardiac out put turun shock.preshock/shock. thoraks foto AP dan Lateral Management : perikardiosintesis segera . Adanya darah didalam cavum pericard. sehingga mempengaruhi end diastolic volume jantung. Pemeriksaan penunjang : echocardiografi. kemudian operasi.      . Keluhan : sesak nafas makin lama makin berat. . .suara jantung jauh ( sayup-sayup ).tekanan v.

Pericardiosintesis .

Open pneumothoraks. ( sucking chest wound ) 90 80 70 60 50 40 30 20 10 0 1st Qtr 3rd Qtr East West North .

segera lakukan penutupan luka dengan plastik bersih dan plester pada sisi atas. Keluhan : sesak nafas dan makin lama makin berat.     Adanya vulnus didinding dada sehingga udara dapat keluar masuk lewat vulnus. .Pasang dren thorac dan luka dijahit. samping kanan dan samping kiri . Tanda-tanda : luka pada dinding dada dengan udara pernapasan bisa keluar masuk lewat luka dan kadang-kandang tampak parenchym paru. . Management:.Bila defek luas menyebabkan mediastinal flutter.Open pneumothoraks ( lanjutan ).Hal ini menyebabkan tidak effektivnya fungsi ventilasi paru.

Flail Chest .

sianosis.Oksigenasi ..adanya gerakan paradoxical rebreating. Management :. .positive pressure ventilasi.Fiksasi dan stabilisasi: non operatif atau operatif non operatif :.Flail chest  (lanjutan)    Adanya gerakan paradoxical dari sebagian dinding thoraks akibat dari fraktur costae segmental dua atau lebih yang berurutan ..Chest fisiotherapi.dengan sand bags atau towel clips. . . Tanda-tanda :. Keluhan : sesak nafas dan nyeri sewaktu bernafas.Hal ini menyebabkan berkurangnya vital capacity dan tak efektivnya fungsi ventilasi. ventilasi dan analgetika.nyeri sewaktu tarik nafas.biasanya disertai contusi pulmonum dengan ditandai adanya batuk darah. . . .

Contusi pulmonum.simple pneumothraks .simple hematothoraks . .Secundary survey  Melakukan pemeriksaan lebih teliti. .fraktur costa. Keadaan-keadaan yang sering dijumpai : .

. Tanda 2 :. Pemeriksaan penunjang : foto thoraks AP/PA.palpasi : nyeri. kadang kadang ada krepitasi. Keluhan : nyeri untuk bernafas. Management: .chest fisioterapi.Frakture costa      70 % dari trauma thoraks mengalami faktur costa.analgetik. .

-perkusi : hipersonor.Pasang dren thoraks WSD bila sama atau lebih dari 2 cm . -auskultasi : vesicular menurun Management : konservatif bila < 2cm .Simpel pneumotoraks. Keluhan : sesak nafas.     Adanya udara didalam cavum pleura tetapi tidak mengakibatkan preshock/shock. Tanda-tanda : -tekanan v jugularis normal. -ketinggalan gerak.

Simpel pneumothoraks .

perkusi : redup . Pemeriksaan penunjang : thoraks foto AP/PA.dan belum menimbulkan gejala preshock/shock. . Management : pasang dren thoraks .auskultasi : vesikular menurun. Keluhan : sesak nafas.ketinggalan gerak.WSD .      Adanya darah didalam rongga thoraks. Tanda-tanda :.Simpel hematothoraks..

Simple hematothoraks .

Insidensi : 20% dari trauma tumpul thoraks. .Contusi pulmonum      Adanya trauma pada parenchym paru sehingga mengakibatkan perdarahan diffus atau hematom. kadang-kadang disertai batuk darah. Tetapi apabila cideranya luas dan dekat hilus bisa mengakibatkan hemoptisis masive. Mortalitas : 10-25% Keluhan : sesak nafas . -perkusi : normal.vesicular normal atau menurun. . -auskultasi :. nyeri sewaktu bernafas. timbul hemoptisis . Apabila cidera parenchym tidak terlalu luas. bila disertai fraktur kosta akan terasa nyeri bila ditekan. Tanda-tanda :-Kadang-kadang sulit ditemukan.ada ronchi basah.

Bronchial toilet dengan chest fisiotherapi atau bila berat pasang ventilator.Lanjutan Contusi pulmonum. analgetik kuat.Pasang dren thoraks bila ada hemato/ pneumothoraks.  . Komplikasi : ARDS . . . Gagal nafas . .Pemberian antibiotik masih kontroversi.Pemberian cairan harus betul-betul dibatasi jangan sampai terjadi edema pulmonum ( balance cairan 0 atau negatip) . atelektasis atau pneumoni.  Management : -Oksigenasi .

Contusi pulmonum .

.Trauma tajam(penetrating trauma) thoraks   Kelangsungan hidup pasien dengan trauma tembus thoraks tergantung dari : .pertolongan pertama ditempat kejadian.lokasi trauma .tipe senjata yang dipakai . 15-20% pasien trauma tembus thoraks perlu operasi emergensi.

Inisial evaluasi.lokasi jejas . Bagaimana tekanan v jugularis? kolap . Apabila shock .. segera perikasa vital sign. lakukan RJP dan segera bawa ke kamar operasi tanpa pemeriksaan apa-apa. airway B . Hematothoraks masive. . breathing C circulasi . ... Tamponade cordis tensionpneumothoraks.kapan kejadiannya . A . dan jika pasien mengalami cardiac arrest.     Riwayat kejadian : -senjata yang dipakai. distended .

-Post injury cardiac arrest.  Apabila pasien stabil . CT Scan thoraks atau angiografi bila curiga ada cidera vascular. -hipotensi berat dengan suspek tamponade kordis..Lanjutan inisial evaluasi  Indikasi operasi thorakotomi segera : -hipotensi berat dengan suspek perdarahan massive. .

Tamponade kordis. Hipotensi berat dengan suspect trauma pada jantung Perdarahan lewat dren thoraks > 1200-1500 cc atau perdarahan terus menerus 500cc selama 2-3 jam. Hipotensi berat dengan curiga akibat dari cidera pembuluh darah besar.       .Indikasi operasi secepatnya : Hipotensi berat yang tak respons dengan pemberian cairan. Luka tusuk pada saluran airway.

Luka tusuk pada paru dan airway kontrol perdarahan dan repair airway.Indikasi operasi pada pasien pasca trauma tajam dengan hemodinamik stabil      Trauma dinding dada kontrol perdarahan Retained hematothoraks evakuasi. Luka tusuk esophagus repair. Luka tusuk diaphragma repair. .

TERIMA KASIH .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful