DINAS KESEHATAN DKI JAKARTA 2010

ALUR JEJARING TB MDR DI DKI JAKARTA

UJI PENDAHULUAN DOTS PLUS INDONESIA
´

Objective : 

Menangani pasien MDR TB secara baku Pengalaman penanganan pasien TB MDR secara baku: paduan OAT, efek samping, infection control, perlu/ tidak rawat inap, kepatuhan pasien, komitmen pemda & unit terkait Sebagai dasar kebijakan nasional.

Target :  50 Pasien TB MDR di Jakarta  50 Pasien TB MDR di Surabaya Lokasi RS Rujukan MDR:  Persahabatan Jakarta Timur  Dr. Soetomo - Surabaya Health Center dan RS :  88 PKM dan 21 RS di Jakarta Timur & 57 PKM Surabaya Laboratorium :  Mikro UI & Persahabatan  BBLK Surabaya

´

Output :  

PERSYARATAN WILAYAH DOTS PLUS
KOMITMEN DARI SELURUH PIHAK YANG TERLIBAT
TELAH MELAKSANAKAN STRATEGI DOTS DENGAN HASIL BAIK MEMPUNYAI UPK RUJUKAN SPESIALISTIK MEMPUNYAI AKSES KE LABORATORIUM RUJUKAN TB BIAKAN & UJI KEPEKAAN YANG TERSERTIFIKASI TERDAPAT JEJARING ANTAR UPK RUJUKAN-UPK PELAYANAN KESEHATAN DASAR YANG BERFUNGSI

Laboratory Network (Accredited Labs for C & FLDST)

DKI Jakarta Makasar

Microbiology - UI

Persahabatan Hosp.
Surabaya Bandung

NECHRI University

Hasanuddin

BPLK Bandung

BBLK Surabaya

CASE FINDING FOR MDR TB
Lab analyst LABORATORY 4

2 TB 06 MDR SUSPECT FROM HC & HOSPITAL HC & Hospital Physician TB 06 MDR HOME VISIT CET = after confirm of MDR TB = come to DOTS PLUS UNIT for treatment AGREE 5 1 DOTS PLUS UNIT Physician 3

DOTS PLUS UNIT

HC nearest to patients· house

PHN/CHN staff

IEC

Social Survey

Contact tracing

REFUSE TREATMENT

KRITERIA SUSPEK TB MDR
´ ´ ´ ´ ´ ´ ´ ´

Kasus kronik. Pasien kategori 2 yang gagal konversi pada bulan 3 pengobatan. Pasien yang pernah diobati TB termasuk OAT lini kedua seperti fluorokuinolon dan kanamisin. Pasien gagal pengobatan kategori 1 Pasien kategori 1 dengan hasil pemeriksaan dahak tetap positif setelah pemberian sisipan. Kasus TB kambuh (Kategori 1 atau Kategori 2) Pasien yang kembali setelah lalai/default pada pengobatan kategori 1 dan atau kategori 2 Suspek TB dengan keluhan, yang tinggal dekat dengan pasien MDR TB konfirmasi, termasuk petugas kesehatan yang bertugas dibangsal MDR TB

DIAGNOSIS
Penegakan dx dengan apusan, biakan dan uji kepekaan OAT lini pertama ´ Didukung pemeriksaan penunjang berupa CXR, Kimia darah, Darah lengkap, Fungsi Hati/Ginjal, TSH, HIV, Tes PP. ´ Ditambah Survei sosial ekonomi, contact tracing dan KIE ´ Penetapan diagnosis oleh TAK/CET
´

TREATMENT PATHWAYS
TB 05 MDR : Default tracing
MICROBIOLOGY LABORATORY (DSSM, TB-C, DST)

TB 04 MDR

CET
Approval Form
TB 01 MDR TB 03 MDR

RADIOLOGY UNIT

Hospital existing forms

CLINICAL PATHOLOGY LAB

PUSKESMAS

DOTS PLUS UNIT

WASOR (CHO Officer)

Hospital In-Patient dept
Copy TB 01 MDR

NEAREST PUSKESMAS

Form Default Tracing

PEMANTAUAN HASIL
Pemantauan utama setiap bulan dengan apusan dan biakan ´ Didukung pemantauan klinis berupa CXR, Kimia darah, Darah lengkap, Fungsi Hati/Ginjal, TSH. ´ Pemantauan efek samping dan keteraturan minum obat. ´ Penentuan hasil akhir oleh Tim Ahli Klinis.
´

PENCATATAN DAN PELAPORAN
Memakai kerangka kerja, alur dan sistem yang sama dengan DOTS standar. ´ Ada 29 Formulir yang digunakan tersebar di semua jenjang. ´ Sedang dalam persiapan : E-TB Manager.
´

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful