You are on page 1of 15

TEKNIK AKUNTANSI KEUANGAN SEKTOR PUBLIK

ROBERT LAMBEY FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS SAM RATULANGI MANADO  

Sistem akuntansi yang dirancang dan dijalankan secara baik akan menjamin dilakukannya prinsip stewardship dan accountability dengan baik pula. Pemerintah atau unit kerja pemerintah pelu memiliki sistem akuntansi yang tidak saja berfungsi sebagai alat pengendalian transaksi keuangan, akan tetapi sistem akuntansi tersebut hendaknya mendukung pencapaian tujuan organisasi Teori oakuntansi memiliki kaitan yang erat dengan akuntansi keuangan, terutama peaporan keuangan kepada pihak eksternal. Teori akuntansi sektor publik sendiri sebenarnya masih dipertanyakan apakah memang ada teori akuntansi sektor publik. JIka dikaitkan dengan bangunan dari suatu ilmu (body of knowledge), akuntansi sektor publik dikatakan memiliki teori yang mapan apabila telah terpenuhi beberapa syarat. Bangun llmu terdiri atas konsep dasar (basic concept) sebagai landasan ilmu tersebut (philosphical foundation), postulat teori, konsep, prinsip, stansdar dan praktik aplikasi  

Pengembangan akuntasi sektor publik dilakukan untuk memperbaiki praktik yang saat ini dilakukan. Hal ini terkait dengan upaya meningkatkan kualitas laporan keuangan sektor publik, yaitu laporan keuangan yang mampu menyajikan informasi keuangan yang relevan dan dapat diandalkan (reliable) Untuk menghasilkan laporan keuangan sektor publik yang relevan dan dapat diandalkan terdapat beberapa kendala (constraints) yang dihadapi akuntansi sektor publik. Hambatanhambatan tersebut adalah: Objektivitas, Konsistensi, Daya banding, Tepat Waktu, Ekonomis dalam Penyajian laporan, dan Materialitas  

Obektivitas; merupakan kendala utama dalam menghasilkan laporan keuangan yang relevan. Laporan keuangan yang disajikan oleh manajemen untuk melaporkan kinerja yang telah dicapai oleh manajemen selama periode waktu tertentu kepada pihak eksternal yang menjadi stakeholder organisasi Seringkali terjadi masalah objektivitas laporan kinerja disebabkan oleh adanya benturan kepentingan antara kepentingan manajemen dengan kepentingan stakeholder. Manajemen tidak selalu bertindak untuk kepentingan stakeholder, namun seringkali ia bertindak untuk memaksimumkan kesejahteraan mereka dan mengamankan posisi mereka tanpa memandang bahaya yangi ditimbulkan terhadap stakeholder yang lain, misalnya karywan, investor, kreditor dan masyarakat 

Masalah objektivitas dapat pula dijelaskan melalui teori kontrak (contracting theory). Proses kontrak menghasilkan hubungan keagenan (agency relationship). Hubungan keagenan muncul ketika salah satu pihak (principal) mengontrak pihak lain (agent) untuk melakukan tindakan yang diinginkan oleh principal. Dengan kontrak tersebut principal mendelegasikan wewenang pengambilan keputusan kepada agent. Karena baik principal maupun agent keduanya merupakan utility maiximiser, maka tidak ada yang dapat diyakini bahwa agen akan selalu bertindak untuk kepentingan principal. Masalah keagenan (agency problem) kemudian muncul karena adanya tindakan oportunis (opportunistic behaviour) dari agen, yaitu perilaku manajemen (agent) untuk memaksimumkan kesejahteraannya sendiri yang mungkin berlawanan dengan kepentingan principal 

Manajemen memiliki dorongan untuk memilih dan menerapkan teknik akuntansi yang bisa menginformasikan laporan keuangan secara lbih baik sebagai ukuran kinerja organisasi. Manajemen menggunakan variabel artifisial misalnya dengan pemilihan teknik akuntansi yang bisa menunjukkan kinerja yang lebih baik dengan menggunakan variabel riil (transaksional) yang dilakukan dengan cara melakukan manipulasi transaksi, oleh karena itu, teknik akuntansi yang digunakan manajemen harus memiliki derajat objektivitas yang dapat diterima semua pihak yang menjadi stakeholder  

Konsistensi; mengacu pada penggunaan metode atau teknik akuntnasi yang sama untuk menghasilkan laporan keuangan organisasi selama beberapa periode waktu secara berturut-turut. Tujuannya adalah laporan keuangan dapat diperbandingkan kinerjanya dari tahun ke tahun.Konsistensi penerapan metode akuntansi merupakan hal yang sangat penting, karena organisasi memiliki orientasi jangka panjang (going concern) sedangkan laporan keuangan hanya melaporkan kinerja selama satu periode. Oleh karena itu, agar tidak terjadi keterputusan proses evaluasi kinerja organisasi oleh pihak eksternal, maka organisasi perlu konsisten menerapkan metode akuntansinya Daya banding; laporan keuangan sektor publik hendaknya dapat diperbandingkan antar periode waktu dan dengan instansi lain yang sejenis. Dengan demikian, daya banding berarti bahwa laporan keuangan dapat digunakan untuk membandingkan kinerja organisasi dengan organisasi lain yang sejenis. Kendala daya banding terkait dengan objektivitas karena semaikin objektif suatu laporan keuangan maka akan semakin tinggi daya bandingnya karena dengan dasar yang sama akan dapat dihailskan lporan yang berbeda. Selain itu, daya banding juga terkait dengan konsistensi. Adanya beberapa alternatif penggunaan metode akuntansi juga dapat menyulitkan tercapainya daya banding  

Tepat waktu; laporan keuangan harus disajikan tepat waktu agar dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan ekonomi, sosial dan politik serta untuk menghidnari tertundanya pengambilan keputusan tersebut. Kendala ketepatan waktu penyajian laporan terkait dengan lama waktu yang dibutuhkan oleh organisasi untuk menghasilkan laporan keuangan.Semakin cepat waktu penyajian laporan keuangan, maka akan semakin baik pengambilan keputusan. Permasalahannya adalah semakin banyak kebutuhan informasi, maka semakin banyak pula waktu yang dibutuhkan untuk menhasilkan berbagai informasi tersebut. Laporan keuangan mungkin disajikan tidak tepat waktu sehingga tidak relevan utk pengambilan keputusan meskipun disajikan lebih awal Ekonomis dalam penyajian laporan; penyajian laporan keuangan membutuhkan biaya. Semakin banyak informasi yang dibutuhkan semakin besar pula biaya yang dibutuhkan. Kendala ekonomis dalam penyajian laporan keuangan bisa berarti bahwa manfaat yang diperoleh harus lebih besar dari biaya yang dikeluarkan untuk menghasilkan laporan tersebut   

Materialitas; suatu informasi dianggap material apabila mempengaruhi suatu keputusan, atau jika informasi tersebut dihilangkan akan menghasilkan keputusan yang berbeda. Penentuan materialitas memang bersifat pertimbangan subjektif (subjective judgement), namun pertimbangan tersebut tidak dapat dilakukan sesuai dengan selera pribadi. Pertimbangan yang digunakan merupakan professional judgement yang mendasarkan pada teknik tertentu RUang lingkup akuntansi keuangan pemerintah meliputi semua kegiatan yang mencakup pengumpulan data,penganalisaan, pengklasifikasian, pencatatan, pelaporan atas transaksi keuangan pemerintah sebagai suatu entitas, serta penafsiran terhadap hasil-hasilnya Proses penetapan dan pelaksanaan standar akuntansi sektor publik merupakan masalah yang serius bagi praktek akuntansi, profesi akuntansi dan bagi pihak-pihak yang berkepentingan. Pembuatan suatu standar mungkin dapat bermanfaat bagi suatu pihak, namun dapat juga merugikan bagi pihak lain. Penentuan meknisme yang terbaik dalam menetapkan keseragaman standar akuntansi merupakan faktor yang penting agar laporan dapat diterima oleh semua pihak

Teknik-teknik akuntansi keuangan sektor Publik  

AKuntansi anggaran; teknik akuntansi anggaran merupakan tekink akuntansi yang menyajikan jumlah yang dianggarkan dengan jumlah aktual dan dicatat secara berpasangan (double entry). Akuntansi anggran merupakan praktik akuntansi yang banyak digunakan orgnaisasi sektor publik,khususnya pemerintahan, yang mencatat dan menyajikan akun operasi dalam format sama dan sejajar dengan anggarannya. Alasan yang melatarbelakangi teknik akuntansi anggaran adalah bahwa anggaran dan realisasi harus selalu diabndingkan sehingga dapat dilakukan tindakan koreksi apabila terdapat varians (selisih).Salah satu kelemahan teknik akuntansi anggaran adalah bahwa teknik ini sangat kompleks.AKan lebih mudah dan lebih komprehensif apabila akun-akun yang ada menunjukkan pendapatan dan biaya aktual, dan anggaran meununjukkan pendapatan dan biaya yang dianggarkan Akuntansi komitmen; akuntansi ini adalah sistem akuntansi yang mengakui transaksi dan mencatatnya pada saat order dikeluarkan. Sistem akuntansi akrual mengakui biaya pada saat faktur diterima dan mengakui pendapatan ketika faktur dikeluarkan  

Akuntansi komiten dapat digunakan bersama-sama dengan akuntnasi kas atau akuntansi akrual. AKuntansi komitmen terkadang hanya menjadi subsistem dari sistem akuntansi utama yang digunakan organisasi AKuntansi komitmen mengakui transaksi ketika organisasi melakukan transaksi tersebut. Hal ini berarti bhwa transaksi tidak diakui ketika kas telah dibayarkan atau diterima,tidak juga ketika faktur diterima atau dikeluarkan, akan tetapi pada waktu yang lebih awal, yaitu ketika order dikeluarkan atau diterima.Tujuan utama akuntansi komitmen adalah untuk pengendalian anggaran. Akuntansi komitmen berfokus pada order yang dikeluarkan.order yang diterima terkait dengan pendapatan tidak dicatat sebelum faktur dikirimkan. Meskipun akuntansi komitmen dapat memperbaiki pengendalian anggaran, namun masalah dalam menerapkan sistem tersebut ke dalam akun keuangan. Akuntansi Dana (fund Accounting); sistem akuntnasi pemerintah yang dilakukan dengan menggunakan konsep dana, memperlakukan suatu unit kerja sebagai entitas akuntansi (accounting entity) dan entitas anggaran (budget entity) yang berdiri sendiri.  

1.

2.

Penggunaan akuntansi dana merupakan salah satu perbedaan utama antara akuntansi pemerintahan dengan akuntansi bisnis. Sistem akuntansi dana dibuat untuk memastikan bahwa uang publik dibelanjakan untuk tujuan yang ditetapkan. Dana dapat dikeluarkan apabila terdapat otorisasi dari dewan legislatif, pihak eksekutif, atau karena tuntutan peraturan perundangan. Terdapat dua jenis dana yang digunakan dalam sektor publik yaitu: dana yang dapat dibelanjakan (expendable fund) digunakan untuk mencatat aktiva hutang, perubahan aktiva bersih, dan saldo dana yang dapat dibelanjakan untuk kegiatan yang tidak bertujuan mencari laba. Jenis akuntansi dana ini dugnakan pada organisasi pemerintahan (govermental funds) Dana yang dtidak dapat dibelanjakan (nonexpendable fun) untuk mencatat pendapatan,biaya , aktiva, hutang dan modal untuk kegiatan yang sifatnya mencari laba. Jenis dana ini digunakan pada organisasi bisnis (proprietary funds)  

Akuntansi kas; penerapan akuntansi kas,pendapatan dicatat pada saat kas diterima, dan pengeluaran ketika kas dikeluarkan Akuntansi akrual; akuntansi akrual dianggap lebih baik daripada akuntansi kas. Basis akrual diterapkan agak berbeda antara proprietary fund (full accrual) dengan govermental fund(modifed accrual) karena biaya (expense) diukur dalam proprietary fund, sedangkan expenditure difokuskan pada general fund. Expense adalah jumlah sumber daya yang dikonsumsi selama periode akuntansi. Expenditure adalah jumlah kas yang dikeluarakna atau akan dikeluarkan selama periode akuntansi. Karena govermental fund tidak memiliki catatan modal dan hutang (dicatat/dikategorikan dalam aktiva tetap dan hutang jangka panjagn),expenditure yang diukur, bukan expense  

Pada govermental fund, digunakan modifed accrual basis.Expenditure diaccrued, tetapi revenue dicatat berdasar cash basis, yaitu pada saat diterima, bukan ketika diperoleh.Pendapatan seperti PPN, PPh, dan fee (retribusi) dihitung pada saat diterima kasnya. Salah satu pengecualian adalah property tax (PBB) yang diaccrued karena jumlahnya dapat diestimasi secara lebih pasti Pengaplikasian accural bais dalam akuntansi sektor publik pada dasarnya adalah untuk menentukan cost of services dan charging for services, yaitu untuk mengetahui besarnya biaya yang dibutuhkan untuk menghasilkan pelayanan publik serta penentuan harga pelayanan yang dibebankan kepada publik. Hal ini berbeda dengan tujuan pengaplikasian accrual basis dalam sektor swasta yang digunakan untuk mengetahui dan membandingkan besarnya biaya terhadap pendapatan (proper matching cost againts revenue). Perbedaan ini disebabkan karena pada sektor swasta orientasi lebih difokuskan pada pusah untuk memaksimumkan laba (profit oriented), sedangkan dalam sektor publik orientasi difokuskan pada optimalisasi pelayanan publik (public service oriented)

SELESAI