REFERAT

BAGIAN ILMU KESEHATAN KULIT DAN KELAMIN

ERITRODERMA
24/06/2011

Referat Kasus ERITRODERMA .

DEFINISI Eritroderma merupakan kelainan kulit yang ditandai dengan adanya eritema universalis (90-100%) biasanya disertai dengan skuama. Bila eritemanya antara 50-90% disebut preeritroderma. .

ETIOLOGI Etiologi eritroderma berguna untuk menentukan perjalanan penyakit dan manajemennya. Etiologi eritroderma bisa dibagi menjadi : ‡Penyakit kulit ‡Obat-obatan ‡Keganasan ‡Idiopathic .

.Penyakit Kulit (pre-existing Dermatoses) Sering Psoriasis Airborne contact dermatitis Seborrheic dermatitis Atopic dermatitis Staphylococcal scalded skin syndrome Phytophotodermatitis Photosensitive dermatitis Pityriasis rubra pilaris Pemphigeus folliaceus Stasis dermatitis Ichthyosiform erythroderma Jarang Candidiasis Dermatophytosis Mastocytosis Lichen planus Reiter s syndrome Toxic epidermal necrolysis Diffuse/erythrodermic mastocytosis Sarcoidosis Pemphigoid Lupus erythematosus Crusted (Norwegian) Scabies.

Meningkatnya kasus erythroderma meningkat sejalan dengan pengenalan obat-obatan baru. Selain obat-obatan modern.Obat-obatan Obat-obatan topical dan systemic bisa memacu terjadinya erythroderma. obat-obatan tradisional seperti homeopati. . ayurvedic dan herba juga bisa menyebabkan erythroderma.

ACE inhibitors Amoxicillin Auranofin Beta carotene Captopril Chlorpropamide Co-trimoxazole Desipramine Doxorubicin Fluconazole Gold Isoniazid Lithium Minocycline Nitroglycerin Penicillin Phenylbutazone Propranolol Retinoids Sulfasalazine Tetracycline Vancomycin Allopurinol Ampicillin Aurotioglucose Bumetanide Carbamazepine Cimetidine Cromolyn Diazepam Doxycycline Fluphenazine Griseofulvin Isosorbide Meclofenamate Nalidixic Acid Nizatidine Pentobarbital Phenytoin Pyrazolones Rifampin Sulfisoxazole Tobramycin Verapamil Aminoglutethimide Arsenic Barbiturates Bupropion Carbidopa Ciprofloxacin Cytarabine Diclofenac Enalapril Flurbiprofen Hydroxychloroquine Ketoconazole Mefenamic Acid Naproxen Norfloxacin Perphenazine Piroxicam Quinapril Streptomycin Sulfonamides Trazodone Amiodarone Aspirin Benactyzine Butabarbital Chloroquine Clofazimine Dapsone Diflunisal Etodolac Furosemide Imipramine Ketoprofen Meprobamate Nifedipine Omeprazole Phenobarbital Primidone Quinidine Sulfadoxine Sulfonylureas Trifluoperazine Amitriptyline Atropine Beta-blockers Butalbital Chlorpromazine Clofibrate Demeclocycline Diltiazem Fenoprofen Gemfibrozil Indomethacin Ketorolac Methylphenidate Nitrofurantoin Penicillamine Phenothiazines Prochlorperazine Quinine Sulfamethoxazole Sulindac Trimethoprim .

kanker tuba Fallopian dan kanker esophagus. . kanker prostate. Sezary Syndrome) ‡Reticular cell sarcoma ‡Leukemia akut dan kronis ‡Histiocytosis maligna ‡Kanker usus.Keganasan Kasus keganasan yang berkaitan dengan eritroderma: ‡Neoplasma reticuloendothelial ‡Keganasan pembuluh darah internal ‡Lymphoma dan T-Cell lymphoma (termasuk mycosis fungoides. kanker paru.

.Idiopatic Terdapat setengah dari proporsi pasien yang tidak bisa ditemukan etiologi eryhtrodermanya dan diklasifikasikan sebagai idiopathic.

Patofisiologi Suatu agen dalam tubuh pelebaran pembuluh darah kapiler (eritema) kehilangan panas merasa dingin dan menggigil Penguapan cairan meningkat dehidrasi Kehilangan skuama dapat mencapai 9 gram/m2 kehilangan protein edema .

Diberikan diet TKTP untuk mengatasi hipoalbumin. Untuk pengobatan lama digunakan metilprednisolon.Pengobatan Obat-obatan yang diduga sebagai kausa eritroderma dihentikan. Obat topikal untuk melembabkan dan antibiotik bila terdapat lesi dengan resiko infeksi. Dapat digunakan prednison 4x10mg perhari. . Pada umumnya pengobatan eritroderma dengan kortikosteroid.

TERIMA KASIH .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful