MATERI KULIAH

Pendahuluan Sejarah Tegangan tinggi
Tujuan penggunaan TT Penggunaan TT di dunia Tegangan pengujian

Efek system terhadap tegangan tinggi Transformator uji
Kinerja Transformator uji Jenis trafo uji Kaskade Transformator

Tegangan AC frekwensi tinggi dan impuls Pembangkitan Tegangan Tinggi
1
Rangkaian tegangan Ac frekwensi rendah Rangkaian tegangan AC frekwensi Tinggi Rangkaian tegangan DC Rangkaian Tegangan Impuls

Mengenal peralatan pengujian Pengaturan Tegangan tinggi pada trafo uji Slide resistance Tapping transformator Regulator Induksi Resonansi seri Pengukuran Tegangan tinggi Electrostaic Voltmeter Sphere gap Ammeter dan series resistor Potential Divider Transformator ukur Peak Voltmeter Pengujian Tegangan Tinggi Tipe pengujian Pengujian frekwensi daya Pengujian ketahanan impuls Final test 2 .

15 menit Ketua Kelas/wakil Menyiapkan absen Menyiapkan OHP/LCD jika diperlukan Memperhatikan kebersihan white board 3 .TATA TERTIB DI KELAS Tidak diperkenankan: Menggunakan kaos oblong Jaket dan sejenisnya serta topi dilepas/dibuka Menggunakan sendal jepit Toleransi keterlambatan max.

J.REFERENCEES Pengantar Teknik eksperimental TegangaN tinggi. T. Dieter Kind High Voltage (Mesurement. testing and Design). Gallagher Teknik Tegangan tinggi. Samsir Abduh SISTEM PENILAIAN Kehadiran 10% Tugas-tugas/ kuiz 15% Mid-Test 30% Final ²Test 45 % 4 . Artono Arismunandar Teknik tegangan tinggi.

baik itu untuk kepeluan penyaluran daya pada suatu system tenaga listrik. industry maupun pengujian laboratorium untuk kepentingan penelitian.AC.PENDAHULUAN Tegangan tinggi dapat berbentuk: DC. Peralatan sinar x. 5 . particle accelerator pada fisika nuklir dll. Misalnya dalam bidang teknik listrik dan fisika terapan: mikroskop elektron. Elektrostatis precipitator (Pengendap). kesemuanya memerlukan tegangan tinggi DC dalam nilai kV bahkan mungkin dalam nilai MV. dan impuls Tegangan tinggi di era modern ini digunakan sangat luas dalam banyak aplikasi.

Untuk pengujian peralatan pada rating tegangan transmisi ekstra tinggi (system 400 kV) membutuhkan tegangan tinggi AC dalam besaran 1000 kV Sedangkan tegangan tinggi impuls diperlukan untuk tujuan pengujian peralatan tegangan tinggi berkenaan dengan over voltage yang terjadi dalam system tenaga. seperti aksi Lightning dan Switching. 6 .

Tegangan tinggi dengan frekwensi tinggi. tegangan tinggi impuls akibat Switching atau lightning. 7 .Adapun tujuan utama dari pembangkitan tegangan tinggi pada laboratorium: untuk pengujian isolasi komponen-komponen system tenaga pada tegangan yang berbeda-beda. misalnya: tegangan tinggi dengan frekwensi daya AC.

Perkembangan tegangan tinggi pada suatu system transmisi AC 8 .PERKEMBAGAN TEGANGAN TINGGI PADA TRANSMISI AC Gambar 1.

Olehkarena pertumbuhan beban yang begitu cepat dan jarak penyaluran bertambah jauh. Hal ini disebabkan karena transmisi daya pada tegangan AC yang lebih tinggi jauh lebih mudah dan ekonomis. system DC kemudian digantikan dengan system AC. dan kelebihan dari transformator dalam transformasi tegangan. 9 .TEGANGAN TINGGI PERTAMA ADALAH TEGANGAN TINGGI DC Pada awalnya penyaluran tenaga listrik dilakukan menggunakan tegangan searah (DC).

kabel bawah tanah atau laut dan tidak diperlukannya kapasitor seri dan shunt 10 . kapasitas penyaluran tegangan DC lebih besar dibanding tegangan AC Isolasi tegangan DC lebih sederhana Efisiensi lebih tinggi karena factor dayanya = 1 Pada penyaluran jarak jauh dengan tegangan Extra tinggi (EHV). stabilitas dan arus pemuatan (Charging Current) Untuk rugi korona yang sama dan tingkat gangguan radio (radio interference) tertentu.Keuntungan penggunaan tegangan DC dibandingkan dengan tegangan AC adalah: Pada Tegangan puncak dan rugi daya yang sama. factor-faktor ekonomis antara lain: rendahnya biaya saluran udara. tegangan searah dapat dinaikkan lebih tinggi dari tegangan AC Pada system DC. untuk tegangan DC tidak ada masalah dengan perubahan frekwensi.

maka batas jarak ekonomis saluran udara tegangan DC pun berubah menjadi 1000 km. keuntungan ekonomis dan metode transmisi pada HVDC 11 . maka minat terhadap penyaluran daya dengan tegangan DC hangat dibicarakan sejak tahun 1930-an. Karena penyempurnaan teknologi penyaluran tegangan AC. dan untuk kabel bawah tanah lebih panjang dari 50 km. penggunaan tegangan DC baru dinggap ekonomis bila: jarak saluran udara diatas 640 km.Dari keuntungan penggunaan tegangan DC. Lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar 2. persoalannya terletak pada cara melakukan penyearahan pada system tegangan AC Karena pertimbangan mahalnya peralatan converter. beberapa penelitian menyebutkan. Sifat-sifat teknis.

keuntungan ekonomi dan metode transmisi untuk HVDC Gambar 2. Sifat teknis.Gambar 2. Sifat teknis. keuntungan ekonomi dan metode transmisi untuk HVDC 12 .

13 . sehingga diperlukan pengujian dan pengukuran yang bersifat khusus dan teknik-teknik tertentu (subjektif). atau dimana gejala-gejala tegangan tinggi mulai terjadi.DEFENISI TEGANGAN TINGGI Yang disebut tegangan tinggi dalam dunia teknik tenaga listrik ialah: Semua tegangan yang dianggap cukup tinggi para engineer listrik.

sedangkan UHV nya pada kira-kira 765 kV. tentu saja harga tersebut dapat berubah menurut keadaan setempat dan kemajuan yang dicapai 14 . penyebutan suatu tegangan disebut tinggi (HV) atau tinggi sekali (EHV). Adapun negara yang sudah maju. HV dimulai dari 20-30 kV. EHV pada kira-kira 220 kV.Untuk itu. atau ultra tinggi (UHV) menjadi tidak seragam di setiap negara atau perusahaan listrik di negaranegara tersebut.

yaitu besar tegangan yang dapat ditahan oleh system untuk waktu yang terbatas Tegangan ini dikelompokkan menjadi dua golongan berdasarkan bentuk gelombangnya.PENGELOMPOKAN TEGANGAN TINGGI Tegangan tinggi yang dialami oleh system. yaitu besar tegangan yang dapat ditahan oleh system untuk waktu yang tidak terbatas b. yaitu bentuk periodik dan aperiodik. Tegangan lebih (Over Voltage). juga terbagi dua. dapat berupa: a. sedangkan dilihat dari penyebabnya. Tegangan Normal (Biasa). yaitu sebab eksternal (factor alam) misalnya petir dan internal (man-made) misalnya proses Switching. 15 .

dan berlangsung lama serta kurang teredam. Tegangan lebih sementara (Temporary over voltage). sedangkan tegangan lebih petir dan surja hubung kejadiannya singkat sekali dan teredam. Tegangan lebih petir 2. Tegangan lebih surja hubung dan 3. yaitu: 1.Adapun klasifikasi menurut IEC (International Electrotechnical Commision) dibagi dalam 3 kelompok. 16 . Adapun tegangan lebih sementara adalah tegangan lebih fasa ke fasa atau fasa ketanah.

KEGAGALAN ISOLASI DAN TUJUAN PENGUJIAN Kegagalan isolasi dapat disebabkan oleh beberapa factor. adalah sebagai berikut: Untuk menemukan bahan yang kwalitasnya jelek atau cara membuatnya yang salah Untuk memberikan jaminan bahwa peralatan tersebut dapat digunakan pada tegangan normalnya untuk waktu yang tidak terbatas Untuk memberikan jaminan bahwa isolasi alat-alat listrik dapat tahan 17 terhadap tegangan lebih untuk waktu yang terbatas . yaitu: Pemakaian yang cukup lama Kerusakan mekanis Berkurangnya kekuatan dielectric Sering terkena tegangan tinggi Adapun tujuan pengujian tegangan tinggi pada peralatan listrik. berkenaan dengan kegagalan isolasi.

Untuk pengujian yang merusak pada umumnya terdiri dari 3 jenis tegangan yang diterapkan secara bertahap. yaitu: Pengujian ketahanan Pengujian lompatan Pengujian kegagalan 18 .SIFAT PENGUJIAN Pengujian BAHAN ISOLASI ada yang bersifat merusak dan bersifat tidak merusak.