You are on page 1of 11

Kelompok 3

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8.

Cita Andastia Dhika Fitri Anita Ibrahim Umar Kartika Mardison Nency Extise Putri Nurafni Silvia Febriza

. Net Present Value atau biasa disingkat dengan NPV adalah merupakan kombinasi pengertian present value penerimaan dengan present value pengeluaran. dan pemeliharaan serta perkiraan manfaat/benefit dari proyek yang direncanakan.  Untuk menghitung NPV diperlukan data tentang perkiraan biaya investasi.  Definisi lain NPV:merupakan selisih antara pengeluaran dan pemasukan yang telah didiskon dengan menggunakan social opportunity cost of capital sebagai diskon faktor. biaya operasi.

 Salah satu kriterianya yaitu : Net present value dari pada arus benefit dan biaya (NPv) . Indeks tersebut “investment criteria”. setiap indeks itu menggunakan present value yang telah didiscount dari pada arus benefit dan biaya selama umur suatu proyek. Dalam rangka mencari suatu ukuran menyeluruh tentang baik-tidaknya suatu proyek telah dikembangkan berbagai macam indeks.

R100000 dalam lima tahun waktu kurang berharga daripada R 100000 hari ini. sehingga ketika dihadapkan dengan berbagai kesempatan yang menguntungkan. terdapat potongan (reduksi) menggunakan faktor Di skon . Untuk menentukan nilai arus kas masa depan. perusahaan sering dihadapi dengan memilih sejumlah produk dari banyak pilihan ide-ide yang tersedia.  Dengan menggunakan depan didiskontokan pertimbangan. Paradoks yang dihadapi perusahaan adalah bahwa terbatasnya gagasan supllier yang akan menghasilkan perubahan menguntungkan. Perusahaan memiliki keterbatasan dana yang tersedia. Diskon untuk Faktor arus kas masa mempertimbangkan inflasi  Sederhananya.

 NPv = 0 : berarti proyek tersebut mengembalikan persis sebesar social opportunity cost of capital  NPv < 0 : Kita menolak proyek karena tidak menguntungkan  Contoh : rate = 15 % . NPv  0 : Suatu proyek tertentu bertanda “go” atau dapat dilaksanakan.

577 .78 86.8696 0.6575 2.7356* 1.835 Total NPv 103.7561 0.342 0 136.2405* -100 -8.Th (0) Capital (1) Cost (2) Definit (3) Net Benefit (4) (3)-(2)–(1) DF (5) PV (6) 0 1 2 3 4-10 n-20 100 - 0 10 15 20 25 30 0 0 0 20 75 100 -100 -10 -15 0 50 70 1 0.696 -11.

 Present value anuitas (tanda esteris : *) juga dapat diperoleh dengan rumus dari tabel atau . contoh:  Dengan tabel dapat dicari dengan mudah menyesuaikan lajur (periode) dan kolom (rate:%) dan fisik perpotongan keduanya dapat diketahui sebagai DF yang dimaksud. DF dapat dicari dari tabel atau dengan menggunakan rumus:  Rumus:  .

(P/A) i3  (1  i) 10  1 (1  i) 10 . i  (1  i) 3  1 (1  i) 3 . Present value annuitas 4 – 10  annuity faktor periode 4-10 i  (P/A) 10 .0188–2.2832 Present value annuitas 4 – 10 = 2.7356 Bila kita menggunakan tabel maka akan lebih mudah . i  (1  i) 10  1 (1  i) . i = 5. i 10  (1  i) 3  1 (1  i) 3 .

 NPv selain dicari dengan rumus Net Benefit X DF.  Contoh rate = 15 % . dapat pula dicari dengan Present value benefit dikurangi present value of cost.

793 342.17 124.7356 1.835 238.Th (0) 0 1 2 3 4-10 15-20 Biaya kotor (1) 100 10 15 20 25 30 Present value biaya (3) = (1) x (2) 100 8.215 DF (2) 1 0.577 .37 103.15 68.2405 Benefit kotor (4) 0 0 0 20 75 100 PV (5) Benefit 0 0 0 13.05 NPv (5) – (3) -100 -8.8696 0.696 -11.39 37.696 11.6575 2.15 205.7561 0.342 13.78 86.342 0 136.

Keputusan harus ditetapkan dengan menggunakan kriteria lain misalnya dampak investasi terhadap positioning perusahaan.Pada tabel berikut ditunjukkan arti dari perhitungan NPV terhadap keputusan investasi yang akan dilakukan.. NPV > 0 investasi yang dilakukan memberikan manfaat bagi perusahaan proyek bisa dijalankan NPV < 0 investasi yang dilakukan akan mengakibatkan kerugian bagi perusahaan proyek ditolak NPV = 0 investasi yang dilakukan tidak mengakibatkan perusahaan untung ataupun merugi Kalau proyek dilaksanakan atau tidak dilaksanakan tidak berpengaruh pada keuangan perusahaan.. Maka... . Bila.. Berarti..