You are on page 1of 12

Enteritis Akut

Oleh : Noerhafni Stase interna

berlangsung kurang dari 14 hari. diare akut didefinisikan sebagai pasase tinja yang lembek/cair. dengan jeumlah lebih banyak dari normal (>200 mL/24 jam).‡ Definisi ‡ Enteritis akut/ diare akut adalah diare yang berlangsung kurang dari 15 hari. . Menurut world gastroenterology organitation global guidelines 2005.

bakteri. dll. . keracunan makanan.virus). efek obat-obat.‡ Etiologi ‡ Diare akut disebabkan oleh banyak penyebab antara lain infeksi (parasit.

Faktor kausal yaitu daya penetrasi kuman. kemampuan kuman memproduksi toksin serta daya lekat kuman. . motilitas usus.patogenesis ‡ Diare akut terutama karena infeksi yaitu faktor kausal dan faktor penjamu. Faktor penjamu adlah kemampuan tubuh untuk memepertahankan diri terhadap organisme yang dapat menimbulkan diare akut terdiri dari faktor-faktor daya tangkis/lingkungan internal saluran cerna. imunitas danmikroflora usus.

dapat atau tidak terdapat demam.‡ Diagnosis ± Anamnesis diare banyak. turgor kurang sekali. BAK sedikit.025-1. cair.028-1. mata cekung. Tanda-tanda dehidrasi : ± Dehidrasi ringan (kekurangan cairan 2-5% BB) = turgor kurang. nyeri abdomen.032-1. BAK tidak ada. BAK biasa. mata cekung sekali. BJ plasma 1. haus ++. BJ plasma 1. . BJ plasma 1. turgor biasa. pernapasan Kussmaul (cepat dan dalam). haus +. turgor agak berkurang. dehidrasi.032. ± Dehidrasi sedang (kekurangan cairan 5-8% BB) = gelisah. nadi cepat (120-140). haus +.028. malabsortif.040. ± Dehidrasi berat (kekurangan cairan 8-10% BB) = apatis/koma.mata agak cekung. nadi cepat sekali (>140). RR agak cepat.

dengan memperhatikan perubahan ortostatik tekanan darah dan nadi. .‡ Pemeriksaan fisik ‡ Kelainan-kelainan pada pemeriksaan fisik sangat berguna dalam menentukn beratnya diare. Status volume dinilai.

‡ Pemeriksaan penunjang ± Pemeriksan darah tepi lengkap (Hb.Ht.hitung jenis leukosit) ± Kadar elektrolit serum ± Ureum dan kreatinin ± Pemeriksaan tinja .leukosit.

Diagnosis banding ‡ Pasien diare akut disertai demam dan tinja berdarah ‡ Pasien diare akut tanpa demam ataupun darah tinja .

oralit. Rehidrasi Bila pasien kehilangan cairan banyak dan dehidrasi : cairan IV atau rehidrasi oral dengan cairan isotonik mengandung elektrolit dan gula. dll.Penatalaksanaan pada diare akut : 1. Cairan oral : pedialit.dll. Untuk memberikan rehidrasi perlu dinilai derajat dehidrasi. Cairan infus : RL. .

001 Keterangan : BJ plasma = berat jenis plasma BB = berat badan x BB x 4 mL . yaitu : BJ plasma dengan rumus : Kebutuhan Cairan = BJ plasma 1.025 0.Prinsip menentukan jumlah cairan yang akan diberikan yaitu sesuai dengan jumlah cairan yang keluar dari tubuh.

2.5 mg NaCl. 3.5 g KCl setiap liter.5 g natrium bikarbonat dan 1. Pemberian per oral diberikan larutan oralit hipotonik dengan komposisi 29 g glukosa. Pemberian cairan dehidrasi terbagi atas : ‡ 2 jam pertama ‡ Satu jam berikutnya ‡ Jam berikutnya .Bila dehidrasi sedang/berat sebaiknya diberikan cairan melalui infus pembuluh darah. Sedangkan dehidrasi ringan/sedang pasien masih dapat diberikan cairan per oral atau selang nasogastrik.

. metronidazol. Hindari minuman berkafein dan alkohol. dianjurkan minum-minuman sari buah. ‡ Obat anti-mikroba Kuinolon. difenoksilat-atropin. kotrimoksazol. tinktur opium. minuman tidak bergas. makanan mudah dicerna.‡ Diet Tidak dianjurkan berpuasa kecuali dengan muntahmuntah hebat. ‡ Obat anti-diare Derivat opioid : loperamid.