You are on page 1of 18

EVA KUSUMA RAHAYU GERRY HIFABED BHEGIANI MIATON JAPINAH RIANANDA TIODARA WARDIAH . U.DISUSUN OLEH : ARI SETIA MULYANI EBITH PEBRIANTO.

.otalgia (nyeri pada telinga) atau bahkan kehilangan pendengaran. Deteksi awal dan diagnosis akurat gangguan otologik sangat penting. serta adanya trauma terhadap kulit dan dapat menyebabkan infeksi dan kerusakan gendang telinga dan akhirnya dapat menyebabkan impaksi.Telinga adalah organ penginderaan dengan fungsi ganda dan kompleks (pendengaran dan keseimbangan). Usaha untuk mengeluarkan (mengorek) dengan batang korek. jepit rambut atau benda lain akan dapat berbahaya karena dapat mengakibatkan kotoran terdorong ke dalam (dapat menyumbat karena bagian dalam lebih sempit).

OMA (Otitis Media Akut) adalah peradangan akut atau seluruh pericilium telinga tengah (Mansjoer. 1999). antrum mastoid. 2001) OMA adalah peradangan telinga bagian tengah yang disebabkan oleh pejalaran infeksi dari tenggorok (farinitis) A sering terjadi pada anakanak (Wikipedia Bahasa Indonesia. . dan sel-sel mastoid. tuba Eustachius. Ensiklopedia Bebas) Otitis media akut (OMA) adalah peradangan akut sebagian atau seluruh periosteum telinga tengah (Kapita selekta kedokteran.Otitis Media adalah peradangan pada sebagian atau seluruh mukosa telinga tengah.

2007).KLASIFIKASI otitis media supuratif AKUT & KRONIS otitis media non supuratif AKUT & KRONIS otitis media tuberkulos a otitis media sifilitika Otitis media adhesiva (Djaafar. .

.

(Kerschner. 2007) UMUR JENIS KELAMIN RAS GENETIK LINGKUNGAN (MEROKOK) STATUS SOSIOEKONOMI ASUPAN ASI / SUSU FORMULA STATUS IMMUNOLOGI ABNORMALITAS KRANIOFASIALIS KONGENITAL INFEKSI BAKTERI / VIRUS DI SALURAN PERNAPASAN ATAS DISFUNGSI TUBA EUSTACHIUS INMATUR TUBA EUSTACHIUS .

.

Selain itu. sebagian besar pasien dengan otitis media dihubungkan dengan riwayat fungsi abnormal dari tuba Eustachius. lalu timbul edema pada mukosa tuba serta akumulasi sekret di telinga tengah.Faktor intraluminal adalah seperti akibat ISPA. sehingga mekanisme pembukaan tuba terganggu. 2007). dan hipertrofi adenoid (Kerschner. . dimana proses inflamasi terjadi. Faktor ekstraluminal seperti tumor.

.

Stadium Oklusi Tuba Eustachiu s Stadium Hiperemis atau Stadium Presupurasi Stadium Supurasi Stadium Perforasi Stadium Resolusi .

atau rewel dan menarik-narik telinga pada anak yang belum dapat bicara 8. kejang. muntah. Keluar cairan yang awalnya mengandung darah lalu berubah menjadi cairan jernih dan akhirnya berupa nanah (jika gendang telinga robek) 6. sering menonjol tanpa tonjolan tulang yang dapat dilihat. Membran timpani merah. dan demam sampai 39.Gejala klinis OMA tergantung pada stadium penyakit dan umur pasien : 1. Pada anak kecil dan bayi dapat mual. 3. Gendang telinga mengalami peradangan yang menonjol. Limfadenopati servikal anterior . memegang telinga yang sakit. Biasanya gejala awal berupa sakit telinga tengah yang berat dan menetap 2. 7. gelisah. susah tidur diare.50oC. Keluhan nyeri telinga (otalgia). 4. Biasa tergantung gangguan pendengaran yang bersifat sementara. 5. diare. Anoreksia (umum) 9.

Untuk menilai respon gendang telinga terhadap perubahan tekanan udara. dilakukan bila dilakukan timpanosentesis (Aspirasi jarum dari telinga tengah melalui membrane timpani).1. Otoscope untuk melakukan auskultasi pada bagian telinga luar 2. 4. Timpanogram untuk mengukur keseuaian dan kekakuan membrane timpani 3. Kultur dan uji sensitifitas . . Otoskopi pneumatik (pemeriksaan telinga dengan otoskop untuk melihat gendang telinga yang dilengkapi dengan udara kecil).

Tuli 4.1. 3. Sakit kepala 2. Ruptur membrane timpani 7. Peradangan pada selaput otak (meningitis). Abses otak. Demam dan menggigil . Vertigo (perasaan berputar) 4. Tuli jangka pendek Tanda-tanda terjadi komplikasi : 1. Infeksi pada tulang sekitar telinga tengah (mastoiditis atau petrositis) 2. 6. Tuli yang terjadi secara mendadak 3. Labirinitis (infeksi pada kanalis semisirkuler). 5.

Pengobatan Hasil penatalaksanaan otitis media bergantung pada efektifitas terapi ( e. . virulensi bakteri. Pada klien yang alergi penisilin. pilihan kedua – digunakan bila diperkirakan organismenya resisten terhadap amoksisilin – adalah amoksisilin dengan klavulanat (Augmentin . dan status fisik klien Antibiotik dapat digunakan untuk otitis media akut.g : dosis antibiotika oral yang diresepkan dan durasi terapi ). sefalosporin generasi kedua). Pilihan pertama adalah Amoksisilin. dapat diberikan eritronmisin dan sulfonamide atau trimetoprim – sulfa. atau trimetoprin sulfametoksazol.

..ASKEP OTITIS MEDIA AKUT CLICK AJA. .

.

Bagaimana mekanisme dari otitis media yang berdasarkan latar belkang Dady Pda otitis media kronis apa yng trjdi pda membran timpani .• TITIS 1.