HAM & RULE OF LAW

-

CHRISTIANTO

| 315100144

KEVIN MARTIANTO | 315100176 KEVIN YAMAPUTRA | 315100062

KONSEP DASAR HAK ASASI MANUSIA (HAM)

HAK ASASI MANUSIA (HAM)
hak-hak yang telah dipunyai seseorang sejak ia dalam kandungan. HAM berlaku secara universal

4.DEFINISI HAM 1. HAM adalah hak dasar sejak lahir merupakan anugerah dari Allah SWT HAM adalah seperangkat hak-hak yang melekat pada hakikat dan keberadaban manusia sebagai makhluk tuhan Yang Maha Esa. . tanpa hak itu manusia tidak dapat hidup secara layak HAM adalah hak yang dimiliki manusia sejak kelahirannya. 3. HAM adalah hak yang melekat pada diri manusia. 2.

HAM untuk semua orang tanpa diskriminasi. HAM tidak boleh dilanggar. . tidak boleh dibatasi.CIRI-CIRI HAM HAM tidak diberikan atau diwariskan.

SIFAT HAM Individual Universal Supralegal Kodrati Kesamaan derajat Pelaksanaan HAM tidak boleh melanggar HAM orang lain. .

hak milik (right to property).MACAM HAK ASASI (JOHN LOCKE) hak hidup (the right to life). hak kemerdekaan (right to liberty). .

bebas dalam memeluk agama (freedom of religion).4 MACAM HAK ASASI (F. .D. dan bebas terhadap suatu keinginan/kehendak (freedom of from want). ROOSEVELT) bebas untuk berbicara (freedom of speech). bebas dari rasa takut (freedom of fear).

yang menyangkut hak-hak politik dan yuridis.HAK YANG TERDAPAT DALAM THE UNIVERSAL DECLARATION OF HUMAN RIGHTS 1. 2. yang menyangkut hak-hak atas martabat dan integritas manusia. ekonomi dan budaya . yang menyangkut hak-hak sosial. 3.

PELANGGARAN HAM .

. memaksakan tindakan-tindakan yang bertujuan mencegah kelahiran di dalam kelompok. atau memindahkan secara paksa anak-anak dari kelompok tertentu ke kelompok lain. menciptakan kondisi kehidupan kelompok yang akan mengakibatkan kemusnahan secara fisik baik seluruh atau sebagiannya. mengakibatkan penderitaan fisik atau mental yang berat terhadap anggota kelompok. Yang dimaksud dengan anggota kelompok adalah seorang atau lebih anggota kelompok.KEJAHATAN GENOSIDA y y y y y membunuh anggota kelompok.

KEJAHATAN TERHADAP KEMANUSIAAN PEMBUNUHAN PEMUSNAHAN PERBUDAKAN PENGUSIRAN / PEMINDAHAN PENDUDUK PERAMPASAN KEMERDEKAAN / PERAMPASAN KEBEBASAN FISIK PENYIKSAAN PEMERKOSAAN PENGHILANGAN ORANG SECARA PAKSA KEJAHATAN APARTHEID .

RULE OF LAW .

LATAR BELAKANG Doktrin hukum yang muncul pada abad ke 19. seiring degan negara konstitusi dan demokrasi Konsep tentang common law yaitu seluruh aspek negara menjunjung tinggi supremasi hukum yang dibangun diatas prinsip keadilan dan egalitarian Rule by the law bukan rule by the man .

DICEY) Supremasi aturan-aturan hukum.UNSUR-UNSUR RULE OF LAW (A. Kedudukan yang sama didalam menghadapi hukum.V. Terjaminnya hak-hak asasi manusia oleh undang-undang serta keputusan-keputusan pengadilan .

Pendidikan kewarganegaraan. Kebebasan untuk berserikat/berorganisasi dan beroposisi. Kebebasan untuk menyatakan pendapat.SYARAT-SYARAT DASAR PEMERINTAHAN DEMOKRASI (RULE OF LAW) Adanya perlindungan konstitusional. . Badan kehakiman yang bebas dan tidak memihak. Pemilihan umum yang bebas.

. misalnya negara.PENGERTIAN RULE OF LAW (FRIEDMAN) kekuasaan umum yang terorganisasi (organized public power). Secara hakiki/materiil (ideological sense). lebih menekankan pada cara penegakannya karena menyangkut ukuran hukum yang baik dan buruk (just and unjust law).

tidak personal dan otonom. tidak memihak. .PENGERTIAN RULE OF LAW (FRIEDMAN) Terkait erat dengan keadilan sehingga harus menjamin keadilan yang dirasakan oleh masyarakat. Merupakan suatu legalisme sehingga mengandung gagasan bahwa keadilan dapat dilayani melalui pembuatan system peraturan dan prosedur yang objektif.

. yang merdeka. b.PRINSIP-PRINSIP RULE OF LAW DI INDONESIA a. bersatu. bahwa kemerdekaan itu adalah hak segala bangsa. berdaulat. «kemerdekaan Indonesia. ´adilµ dan makmur.«karena tidak sesuai dengan peri kemanusiaan dan ´peri keadilanµ.

«disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu ´Undang-Undang Dasar Negara Indonesiaµ. . d.«dan ´keadilan socialµ. «untuk memajukan ´kesejahteraan umumµ.PRINSIP-PRINSIP RULE OF LAW DI INDONESIA c.

«serta dengan mewujudkan suatu ´keadilan socialµ bagi seluruh rakyat Indonesia. f.PRINSIP-PRINSIP RULE OF LAW DI INDONESIA e. . ´«kemanusiaan yang adil dan beradabµ.

b. Negara Indonesia adalah negara hukum (pasal 1 ayat 3). Kekuasaan kehakiman merupakan kekuasaan yang merdeka untuk menyelenggaraakan peradilan guna menegakan hukum dan keadilan (pasal 24 ayat 1). .PRINSIP RULE OF LAW PADA UUD 1945 a.

.PRINSIP RULE OF LAW PADA UUD 1945 c. serta menjunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya (pasal 27 ayat 1). Segala warga Negara bersamaan kedudukanya didalam hukum dan pemerintahan.

. antara lain bahwa setiap orang berhak atas pengakuan. Dalam Bab X A Tentang Hak Asasi Manusia. jaminan. memuat 10 pasal.PRINSIP RULE OF LAW PADA UUD 1945 d. serta perlakuan yang sama dihadapan hokum (pasal 28 D ayat 1). perlindungan dan kepastian hukum yang adil.

Setiap orang berhak untuk bekerja serta mendapat imbalan dan perlakuan yang adil dan layak dalam hubungan kerja (pasal 28 D ayat 2). .PRINSIP RULE OF LAW PADA UUD 1945 e.

Rule of law sebagai suatu legalisme yang memuat wawasan social.STRATEGI PELAKSANAAN (PENGEMBANGAN) RULE OF LAW a. . gagasan tentang hubungan antar manusia. Rule of law yang merupakan intitusi sosial harus didasarkan pada budaya yang tumbuh dan berkembang pada bangsa c. Keberhasilan ´the enforcement of the rules of lawµ harus didasarkan pada corak masyarakat hukum yang bersangkutan dan kepribadian masing-masing setiap bangsa. harus ditegakan secara adil juga memihak pada keadilan. b. masyarakat dan negara.

. Legalitas terwujud dalam segala bentuk.CIRI-CIRI NEGARA HUKUM Ada pengakuan dan perlindungan hak asasi Ada peradilan yang bebas dan tidak memihak serta tidak terpengaruh oleh kekuasaan atau kekuatan apapun.

. Kasus perdagangan wanita dan anak.CONTOH KASUS PENEGAKAN RULE OF LAW Kasus korupsi KPU dan KPUD. Kasus dan reboisasi hutan yang melibatkan pejabat Mahkamah Agung (MA). Kasus-kasus perdagangan narkoba dan psikotripika . Kasus illegal logging.

SEJARAH PERKEMBANGAN HAM DEKLARASI PERTAMA .

HAM DI YUNANI .

HAM DI INGGRIS .

DOKUMEN YANG BERHASIL DISAHKAN : Magna Charta Petition of Rights Hobeas Corpus Act Bill of Rights .

HAM DI AMERIKA SERIKAT .

HAM DI PERANCIS .

HAM OLEH PBB .

HAM DI INDONESIA .

PASAL 28 A-J UUD 1945 .

seni. Hak untuk mendapatkan pendidikan dan memperoleh manfaat dari ilmu pengetahuan dan teknologi. dan berkembang serta hak atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi Pasal 28 C Hak untuk mengembangkan diri melalui pemenuhan kebutuhan dasar nya. tumbuh.HAK YANG TERCANTUM DALAM BAB X UUD 1945 PASAL 28 A-J Pasal 28 A Hak untuk hidup dan mempertahankan hidup dan kehidupannya Pasal 28 B Hak untuk membentuk keluarga dan melanjutkan keturunan melalui perkawinan yang sah. Hak anak untuk kelangsungan hidup. dan budaya Hak untuk mengajukan diri dalam memperjuangkan haknya secara kolektif .

HAK YANG TERCANTUM DALAM BAB X UUD 1945 PASAL 28 A-J Pasal 28 D Hak atas pengakuan. menyatakan pikiran dan sikap sesuai hati nuraninya. berkumpul dan mengeluarkan pendapat . jaminan perlindungan dan kepastian hukum yang adil dan perlakuan yang sama di depan hukum Hak utnuk bekerja dan mendapat imbalan serta perlakuan yang adil dan layak dalam hubungan kerja Hak untuk memperoleh kesempatan yang sama dalam pemerintahan Hak atas status kewarganegaraan Pasal 28 E Hak kebebasan untuk memeluk agama dan beribadah menurut agamanya . memilih pekerjaannya. kewarganegaraan. memilih tempat tinggal di wilayah negara dan meninggalkannya. serta berhak untuk kembali Hak kebebasan untuk meyakini kepercayaan. Hak kebebasan untuk berserikat.

Hak untuk bebeas dari penyiksaan (torture) dan perlakuan yang merendahkan derajat martabat manusia . martabat.HAK YANG TERCANTUM DALAM BAB X UUD 1945 PASAL 28 A-J Pasal 28 F Hak untuk berkomunikasi dan memeperoleh informasi Pasal 28 G Hak atas perlindungan diri pribadi. Hak atas rasa aman dan perlindungan dari ancaman ketakutan untuk berbuat atau tidak berbuat sesuatu yang merupakan hak asasi manusia. kehormatan. keluarga. dan harta benda.

Hak untuk memperoleh pelayanan kesehatan . Hak untuk mendapat kemudahan dan perlakuan khusus guna mencapai persamaan dan keadilan Hak atas jaminan sosial Hak atas milik pribadi yang tidak boleh diambil alih sewenang-wenang oleh siapapun . dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat. bertempat tinggal.HAK YANG TERCANTUM DALAM BAB X UUD 1945 PASAL 28 A-J Pasal 28 H Hak untuk hidup sejahtera lahir dan batin.

HAK YANG TERCANTUM DALAM BAB X UUD 1945 PASAL 28 A-J Pasal 28 I Hak untuk tidak dituntut atas dasar hukum yang berlaku surut (retroaktif) Hak untuk bebas dari perlakuan diskriminasi atas dasar apapun dan berhak mendapat perlindungan dari perlakuan diskriminatif tersebut Hak atas identitas budaya dan hak masyarakat tradisional .

keamanan. berbangsa. dan bernegara.HAK YANG TERCANTUM DALAM BAB X UUD 1945 PASAL 28 A-J Pasal 28 J Setiap orang wajib menghormati hak asasi manusia orang lain dalam tertib kehidupan bermasyarakat. Dalam menjalankan dan melindungi hak asasi dan kebebasannya. dan ketetiban umum. dan untuk memenuhi tuntutan yang adil sesuai dengan pertimbangan moral. nilai ²nilai agama. setiap orang wajib tunduk kepada pembatasan yang ditetapkan dengan undang ² undang dengan madsud semata ²mata untuk menjamin pengakuan serta penghormatan atas hak dan kebebasnorang lain. .

39 THN 1999 .UU NO.

LATAR BELAKANG Terungkapnya tindak pelanggaran HAM yang banyak terjadi di masa lalu Penegakan HAM yang masih belum maksimal .

DASAR PEMBUATAN Proses legislasi UU no 39 tahun 1999 tentang HAM dilakukan melalui beberapa pendekatan sebagai berikut: y y y y y Historis Filosofis Sosiologis Politik Yuridis .

HISTORIS Lahir dari sikap positif pemerintah RI atas resolusi Komisi Tinggi HAM PBB .

FILOSOFIS
secara

ontologis setiap individu adalah orang yang bebas, ia memili hak-hak dan kewajiban yang sama antara satu dengan yang lain dalam konteks sosial Secara efistimologis, jaminan persamaan atas setiap hak-hak dasar kemanusiaan berikut kewajiban-kewajiban yang melekat di dalamnya, mesti dibatasi oleh hukum tujuan dibuatnya hukum HAM adalah sebagai hukum materil yang mengatur proses penegakan HAM di masyarakat.

SOSIOLOGIS
ada yang berpendapat bahwa secara substantif UU HAM mengadopsi Statuta Roma yang pijakan historis, filosofis dan sosiologisnya berbeda. Lahirnya UU No. 39 Tahun 1999 tentang HAM dianggap sebagian pihak secara skeptis yakni sekedar untuk menaikan pamor Indonesia di dunia internasional bahwa negara ini sangat menjunjung tinggi HAM. pemerintah (dalam hal ini aparat penegak hukum) belum sepenuhnya komitmen untuk menegakan dan melindungi hak-hak warga negaranya para ahli dan praktisi hukum berpendapat bahwa pemenuhan dan jaminan HAM hanya dapat dilaksanakan apabila dilegislasikan UU No. 39 Tahun 1999 tentang HAM.

POLITIK
Pembentukan UU HAM. UU No 39 tahun 1999

Tambahan Lembaran Negara Nomor 3327). Undang-undang Nomor 14 Tahun 1970 tentang Ketentuan-ketentuan Pokok Kekuasaan Kehakiman (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1970 Nomor 74). Undang-undang Nomor 2 Tahun 1986 tentang Peradilan Umum (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1986 Nomor 20.YURIDIS Pasal 5 ayat (1) dan Pasal 20 ayat (2) UndangUndang Dasar 1945. .

PROSES PEMBUATAN .

PENYUSUNAN DRAFT AWAL Pemerintah. mengangkat wacanawacana penegakan HAM melalui sebuah ketentuan HAM. DPR.1. masing-masing menyusun sebuah Draft Awal UU HAM . DPR. Pemerintah. organisasi sosial dan kemasyarakatan (LSM) serta elemenelemen terkait. organisasi sosial dan kemasyarakatan (LSM) serta elemenelemen terkait.

hasil dari pertemuan-pertemuan ilmiah itulah kemudian menjadi masukan berharga bagi penyempurnaan Naskah Draft RUU HAM. PENYEMPURNAAN DRAFT RUU HAM Beberapa saran. mengkaji dan mene-laah seluruh point yang terdapat dalam Draft RUU HAM. y . y Draft RUU HAM itu selanjutnya diperbaiki dan disempurnakan menurut ukuran kepatutan hukum dan tata aturan penyusunan peraturan dan perundang-undangan di Indonesia. masukan dan rekomendasi.2. y Pembentukan Tim Independen yang berfungsi membahas.

3. serta komponen masyarakat yang dianggap layak diikutsertakan dalam proses pemba-hasan Draft RUU HAM. y Pembahasan Draft RUU HAM pada tingkat Tim Ahli pemerintahan. kemudian Presiden mengajukan Draft RUU HAM itu kepada DPR untuk dikaji lebih dalam sehingga dapat ditetapkan sebagai Undang-Undang. yang selan-jutnya pemerintah melakukan Rapat Koordinasi dengan DPR untuk menindak-lanjuti pembentukan UU HAM pada tingkat yang lebih teknis dan rinci. y Setelah diperoleh kesepakatan antara pemerintah dan DPR. pakar ilmu hukum dan praktisi hukum. y . Departemen Hukum dan HAM. PENGAJUAN DRAFT RUU HAM Presiden membentuk suatu Tim Ahli yang terdiri dari staf ahli kepresidenan.

di mana UU HAM harus dilandasi norma-norma filosofis. tetapi juga harus mampu menjamin kepastian hukum bagi penegakan hukum dan HAM. serta tidak bertentangan dengan ketentuan hukum yang lebih tinggi. sehingga dapat menjamin keadilan dan kepastian hukum.4. y . sosiologis. PEMBAHASAN DAN PENGESAHAN UU HAM Kepatutan menurut prinsip dan azas hukum. politik. maksudnya adalah mempertimbangkan masukan/rekomendasi dari semua komponen masyarakat dalam proses pengambilan keputusan. y Keterwakilan. dan yuridis. y Tujuan pembentukan UU HAM tidak semata-mata berdasarkan pertimbangan tuntutan dan dukungan dari masyarakat.

KESIMPULAN .

HAK YANG DIMILIKI SESEORANG SEBAGAI WARGA NEGARA DAN MANUSIA Hak-hak bidang sipil : y Hak untuk menentukan nasib sendiri y Hak untuk hidup y Hak untuk tidak dihukum mati y Hak untuk tidak disiksa y Hak untuk tidak ditahan sewenangwenang y Hak atas peradilan yang adil .

antara lain : y Hak untuk menyampaikan pendapat y Hak untuk berkumpul dan berserikat y Hak untuk mendapat persamaan perlakuan di depan hukum y Hak untuk memilih dan dipilih .HAK YANG DIMILIKI SESEORANG SEBAGAI WARGA NEGARA DAN MANUSIA Hak-hak bidang politik.

antara lain : y y y y y y y y Hak untuk bekerja Hak untuk mendapat upah yang sama Hak untuk tidak dipaksa bekerja Hak untuk cuti Hak atas makanan Hak atas perumahan Hak atas kesehatan Hak atas pendidikan .HAK YANG DIMILIKI SESEORANG SEBAGAI WARGA NEGARA DAN MANUSIA Hak-hak bidang sosial dan ekonomi.

antara lain y Hak untuk berpartisipasi dalam kegiatan kebudayaan y Hak untuk menikmati kemajuan ilmu pengetahuan y Hak untuk memeproleh perlindungan atas hasil karya cipta (hak cipta) .HAK YANG DIMILIKI SESEORANG SEBAGAI WARGA NEGARA DAN MANUSIA Hak-hak bidang budaya.

HAK YANG DIMILIKI SESEORANG SEBAGAI WARGA NEGARA DAN MANUSIA Hak-hak bidang pembangunan. antara lain : y Hak untuk memperoleh lingkungan hidup yang sehat y Hak untuk memperoleh perumahan yang layak y Hak untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang memadai .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful