KONJUNGTIVITIS DRY EYES

Alvin Augusta (405060120)

Tear Film  Tear film terdiri dari 3 lapisan yaitu • Lipid (oily layer) • Aqueus (water layer) • Mukus (mucous layer)   Lapisan lipid berasal dari kelenjar meibom.serta mengandung substansi larut garam dan air . Lapisan ini akan menghambat penguapan dan merupakan sawar kedap air bila palpebra ditutup Lapisan aqueus dihasilkan oleh kelenjar lakrima major dan minor.

Lapisan ini yang menyatukan lapisan aqueus dan lipid Dilihat dari samping . Lapisan mukus yang terletak paling dalam terdiri atas glikoprotein dan melapisi sel epitel kornea dan konjungtiva.

.

 Definisi Adalah suatu keadaan keringnya permukaan kornea dan konjungtiva yang diakibatkan berkurangnya fungsi air mata .Keratoconjungtivitis Dry Eyes  Dikenal juga dengan nama keratokonjungtivitis sicca A.

  .kelainan permukaan palpebra. atau kelainan epitel.xerophthalmia Salah satu yang melibatkan gejala arthritis rheumatoid dan penyakit autoimun lain pada umumnya disebut sindrom Sjogren Gejala Klinis Sering mengeluh rasa gatal atau berpasir(benda asing) Gejala lainnya: • Sekresi mukus berlebihan B.  Etiologi dapat disebabkan banyak penyakit dengan defisiensi unsur film air mata.

• • • • Tidak mampu menhasilkan air mata Sensasi terbakar Fotosensitivitas Sulit menggerakkan palpebra  Pada kebanyakan pasien. saat pemeriksaan mata tampilan matanya nyata-nyata normal Ciri paling khas pada pemeriksaan slit lamp adalah terputusnya meniskus air mata di tepian palpebra inferior  .

edema. dan hiperemik Epitel kornea terlihat bertitik halus pada fissura interpalpebra  Sel-sel epitel yang konjungtiva dan kornea yang rusak terpulas dengan bengal rose 1% .  Pada conjungtiva bulbi tidak tampak kilauan yang normal dan mungkin menebal.

Pemulasan Bengal rose  Pada tahap lanjut. tampak filamen-filamen dimana ujung filamen akan melekat pada epitel kornea dan ujung lain bergerak bebas .

Defek epitel kornea pulasan fluorescein .

C.          Diagnostik Schirmer test without anesthesia Tear break-up time Ocular ferning test Impression cytology Fluorescein staining Rose bengal staining Tear lysozyme Tear film osmolality Tear lactoferrin .

Musin yang kurang akan mempengaruhi kestabilan tear film. Bila kurang dari 15detik. Dilakukan dengan mengeringkan film air mata(tear film) dan memasukkan strip Schirmer ke konjungtiva inferior. populasi sel goblet pling tinggi di infra-nasal.sehingga mudah pecah. sel goblet berkurang . Bagian basah yang terpapar diukur 5 menit setelah dimasukkan. Pada org normal. Arborisasi terlihat pada mata normal  Impression cytology Untuk menilai densitas sel goblet. Terjadi dry spot.tanda defisiensi musin  Ocular ferning test Tes yang sederhana untuk meneliti mukus konjungtiva. Bila panjang kurang dari 10mm dianggap abnormal  Tear break-up time Berguna untuk memperkirakan kandungan musin dalam air mata. Schirmer test without anesthesia Tes saringan bagi penilaian produksi air mata. Pada keratoconjungtivitis sicca. Dengan cara mengeringkan kerokan konjungtiva di atas object glass.

 Fluorescein staining Menyentuh konjungtiva dgn secarik kertas kering berfluorescein merupakan indikator baik untuk derajat basahnya mata. Air mata ditampung pada kertas Schirmer dan diukur kadarnya lewat spektofotometri.  Tear film osmolality Tes paling spesifik untuk keratoconjungtivitas sicca. dan meniskus air mata mudah terlihat.  Rose bengal staining Lbh sensitif dripada fluorescein. Dikarenakan keadaan ini dapat ditemukan walaupun Schirmer tset normal dan . Akan memulas semua sel epitel non-vial yang mengering dri kornea dan konjungtiva  Tear lysozyme Bila kadar lisozym turun umumnya terjadi pada awal perjalanan sindrom Sjogren.

 Terapi Mata kering merupakan keadaan menahun dan pemulihan total sukar terjadi Pada kasus ringan.akan terdapat lactoferrin yg rendah D.dpt ditambahkan larutan polimer air dgn berat molekul lbh tinggi pd air mata buatan     . perubahan epitel pada kornea dan konjungtiva masi reversibel Terapi yg kini dianut adalah terapi air mata Salep berguna untuk pelumas jk panjang terutama saat tidur Pemulihan musin merupakan tugas berat. Tear lactoferrin Pada pasien dgn hiposekresi kelenjar air mata.

ditambahkan mukolitik mis acetylcysteine 10% Dapat diberikan vitamin A untuk memperbaiki metaplasia dri permukaan mata .  Jika mukus terlalu kental pada sindrom sjogren.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful