Pancasila Sebagai Ideologi Bangsa dan Negara

1.Pengertian Ideologi
• Istilah ideologi berasal dari kata “idea” yang berarti gagasan, konsep, pengertian dasar, cita-cita dan “ logos” berarti ilmu. • Pengertian Ideologi: v Kamus Bahasa Indonesia ,319 Ideologi adalah kumpulan konsep bersistem yang dijadikan asas pendapat (kejadian) yang memberikan arah dan tujuan untuk kelangsungan hidup. Atau cara berfikir seseorang atau suatu gagasan.

v

Destutt de Tray ( 1801-orang yang pertama mengemukakan ideologi ) Ideologi adalah ilmu yang tentang gagasan yang menunjukan jalan yang benar menuju masa depan.

v

Alfian Ideology adalah suatu padangan atau system nilai yang menyeluruh dan mendalam tentang bagaimana cara yang sebaiknya, yaitu secara moral dianggap benar dan adil.
Destutt de Tray Ideology adalah untuk menujuk suatu ilmu, yaitu analsisis ilmiah dari pikiran manusia.

v

v

Napoleon Ideology adalah kumpulan ide ( pendapat ) yang abstrak( tidak realities). Karl Mark Ideology adalah dalam arti khusus, yaitu ideology digolongkan bersama dengan agama, filsafat, dan moral.

v

keyakinan. Bidang Sosial c.• Pengertian ideologi secara umum dapat dikatakan sebagai kumpulan gagasan. Bidang Kebudayaan d. Bidang Politik (termasuk Pertahanan dan Keamanan) b. kepercayaan. yang menyeluruh dan sistematis. idea. yang menyangkut: a. Bidang Keagamaan .

Pancasila Sebagai Ideologi Nasional .

.

persatuan Indonesia. kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan. • Lima sendi utama penyusun Pancasila adalah Ketuhanan Yang Maha Esa. Pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia. Nama ini terdiri dari dua kata dari Sanskerta: pañca berarti lima dan śīla berarti prinsip atau asas.• Pancasila adalah ideologi dasar bagi negara Indonesia. dan tercantum pada paragraf ke-4 Preambule (Pembukaan) Undang-undang Dasar 1945. . dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. kemanusiaan yang adil dan beradab.

yaitu: 1. Kesejahteraan Rakyat . Peri Kerakyatan 5. Peri Kemanusiaan 3. Peri Kebangsaan 2. tanggal 1 Juni diperingati sebagai hari lahirnya Pancasila.• Meskipun terjadi perubahan kandungan dan urutan lima sila Pancasila yang berlangsung dalam beberapa tahap selama masa perumusan Pancasila pada tahun 1945. • Dasar negara secara lisan yang terdiri atas lima hal. Peri Ketuhanan 4.

Pancasila sebagai Ideologi Bangsa Negara Indonesia. Pengertian dasar / nilai dasar kemanusiaan. Pengertian dasar / nilai dasar persatuan. 2.• Kedudukan dan Fungsi Pancasila : 1. 5. 4. Pancasila sebagai Pandangan Hidup Bangsa. Pengertian dasar / nilai dasar keadilan. 3. Pancasila sebagai Dasar Negara. • Pengertian-pengertian dasar / nilai-nilai dasar yang terkandung dalam Pancasila adalah : 1. Pengertian dasar / nilai dasar Ketuhanan. 3. . Pengertian dasar / nilai dasar kerakyatan. 2.

b. Hatta serta anggota BPUPKI. Drs. maka kausa materialis / asal mula bahan Pancasila adalah bangsa Indonesia sendiri. Soekarno bersama Drs. Asal Mula Bahan [ kausa materialis ] Nilai-nilai dasar Pancasila digali dan diangkat dari nilai-nilai adat istiadat. rumusan dan nama Pancasila sebagaimana termuat dalam Pembukaan UUD 1945 dirumuskan dan dibahas oleh Ir. nilai kebudayaan serta nilai religius yang dimiliki bangsa Indonesia. . Asal Mula Bentuk [ kausa formalis ] ialah siapa yang merumuskan Pancasila sebagaimana termuat dalam Pembukaan UUD 1945.Rincian asal mula langsung Pancasila • Adapun rincian asal mula langsung Pancasila sebagai berikut : a. Moh. Hatta serta anggota BPUPKI lainnya. Bentuk. maka kausa formalis / asal mula bentuk Pancasila adalah : Ir. Soekarno . Moh.

Asal Mula Karya [ kausa efficient ] ialah asal mula yang menjadikan Pancasila dari calon dasar negara menjadi dasar negara yang sah. Asal Mula Tujuan [ kausa finalis ] ialah apa tujuan para pendiri bangsa merumuskan dan membahas Pancasila. . maka kausa efficient / asal mula karya Pancasila adalah PPKI.c. dan atas kuasa pembentuk negara yang mengesahkan pancasila menjadi dasar negara yang sah. d. PPKI sebagai pembentuk negara.

II/MPR/1978 tentang Ekaprasetia Pancakarsa menjabarkan kelima asas dalam Pancasila menjadi 36 butir pengamalan sebagai pedoman praktis bagi pelaksanaan Pancasila. .Butir-butir pengamalan Pancasila Ketetapan MPR no.

36 BUTIR-BUTIR PANCASILA/EKA PRASETIA PANCA KARSA .

• Saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya. SILA KETUHANAN YANG MAHA ESA • Percaya dan Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab. • Hormat menghormati dan bekerjasama antar pemeluk agama dan penganut-penganut kepercayaan yang berbeda-beda sehingga terbina kerukunan hidup.A. . • Tidak memaksakan suatu agama dan kepercayaan kepada orang lain.

. SILA KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB • Mengakui persamaan derajat persamaan hak dan persamaan kewajiban antara sesama manusia. • Saling mencintai sesama manusia.B. • Tidak semena-mena terhadap orang lain. • Mengembangkan sikap tenggang rasa.

karena itu dikembangkan sikap hormat-menghormati dan bekerjasama dengan bangsa lain.• Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan. • Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan. • Bangsa Indonesia merasa dirinya sebagai bagian dari seluruh umat manusia. • Berani membela kebenaran dan keadilan. .

• Rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan negara. • Bangga sebagai Bangsa Indonesia dan ber-Tanah Air Indonesia. SILA PERSATUAN INDONESIA • Menempatkan kesatuan. • Memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa. • Cinta Tanah Air dan Bangsa. .C. persatuan. dan keselamatan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau golongan. kepentingan.

• Musyawarah untuk mencapai mufakat diliputi semangat kekeluargaan. • Tidak memaksakan kehendak kepada orang lain. • Mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama.SILA KERAKYATAN YANG DIPIMPIN OLEH HIKMAT KEBIJAKSANAAN DALAM PERMUSYAWARATAN / PERWAKILAN • Mengutamakan kepentingan negara dan masyarakat. .

• Musyawarah dilakukan dengan akal sehat dan sesuai dengan hati nurani yang luhur. . • Keputusan yang diambil harus dapat dipertanggung jawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa. menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia serta nilainilai kebenaran dan keadilan.• Dengan itikad baik dan rasa tanggung jawab menerima dan melaksanakan hasil musyawarah.

. • Menjauhi sikap pemerasan terhadap orang lain. • Bersikap adil.E. • Menghormati hak-hak orang lain. • Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban. SILA KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA • Mengembangkan perbuatan-perbuatan yang luhur yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan gotongroyong. • Suka memberi pertolongan kepada orang lain.

• Menghargai hasil karya orang lain.• Tidak bersifat boros. • Tidak melakukan perbuatan yang merugikan kepentingan umum. . • Tidak bergaya hidup mewah. • Suka bekerja keras. • Bersama-sama berusaha mewujudkan kemajuan yang merata dan berkeadilan sosial.

Pengamalan Pancasila dalam keseharian warga Indonesia. .

3. sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab.Bangsa Indonesia menyatakan kepercayaannya dan ketakwaannya terhadap Tuhan Yang Maha Esa. .Sila pertama Bintang 1.Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerjasama antara pemeluk agama dengan penganut kepercayaan yang berbeda-beda terhadap Tuhan Yang Maha Esa. 2.Manusia Indonesia percaya dan takwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

. 5. 7.Tidak memaksakan suatu agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa kepada orang lain.4.Membina kerukunan hidup di antara sesama umat beragama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.Mengembangkan sikap saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing. 6.Agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa adalah masalah yang menyangkut hubungan pribadi manusia dengan Tuhan Yang Maha Esa.

kedudukan sosial. warna kulit dan sebagainya. dan kewajiban asasi setiap manusia. persamaan hak. • Mengakui dan memperlakukan manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa. .Sila kedua Rantai. • Mengakui persamaan derajat. • Mengembangkan sikap saling mencintai sesama manusia. tanpa membeda-bedakan suku. agama. kepercayaan. keturunan. jenis kelamin. • Mengembangkan sikap saling tenggang rasa dan tepa selira.

• Menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. • Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerjasama dengan bangsa lain . • Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan. • Berani membela kebenaran dan keadilan.• Mengembangkan sikap tidak semena-mena terhadap orang lain. • Bangsa Indonesia merasa dirinya sebagai bagian dari seluruh umat manusia.

serta kepentingan dan keselamatan bangsa dan negara sebagai kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan. • Mampu menempatkan persatuan. . kesatuan.Sila ketiga Pohon Beringin. • Sanggup dan rela berkorban untuk kepentingan negara dan bangsa apabila diperlukan.

dan keadilan sosial. perdamaian abadi. • Memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa. . • Mengembangkan rasa kebanggaan berkebangsaan dan bertanah air Indonesia. • Memelihara ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. • Mengembangkan persatuan Indonesia atas dasar Bhinneka Tunggal Ika.• Mengembangkan rasa cinta kepada tanah air dan bangsa.

• Menghormati dan menjunjung tinggi setiap keputusan yang dicapai sebagai hasil musyawarah. • Mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama.Sila keempat asas Kepala Banteng • Sebagai warga negara dan warga masyarakat. • Musyawarah untuk mencapai mufakat diliputi oleh semangat kekeluargaan. • Tidak boleh memaksakan kehendak kepada orang lain. setiap manusia Indonesia mempunyai kedudukan. hak. . dan kewajiban yang sama.

• Memberikan kepercayaan kepada wakil-wakil yang dipercayai untuk melaksanakan pemusyawaratan . • Keputusan yang diambil harus dapat dipertanggungjawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa. • Di dalam musyawarah diutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan.• Dengan iktikad baik dan rasa tanggung jawab menerima dan melaksanakan hasil keputusan musyawarah. menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia. nilai-nilai kebenaran dan keadilan mengutamakan persatuan dan kesatuan demi kepentingan bersama.

Sila kelima Padi Dan Kapas. • Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban. • Menghormati hak orang lain. • Suka memberi pertolongan kepada orang lain agar dapat berdiri sendiri. yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan kegotongroyongan. • Mengembangkan sikap adil terhadap sesama. . • Tidak menggunakan hak milik untuk usaha-usaha yang bersifat pemerasan terhadap orang lain. • Mengembangkan perbuatan yang luhur.

• Suka melakukan kegiatan dalam rangka mewujudkan kemajuan yang merata dan berkeadilan sosial. .• Tidak menggunakan hak milik untuk usaha-usaha yang bersifat pemerasan terhadap orang lain. • Tidak menggunakan hak milik untuk hal-hal yang bersifat pemborosan dan gaya hidup mewah. • Suka menghargai hasil karya orang lain yang bermanfaat bagi kemajuan dan kesejahteraan bersama. • Tidak menggunakan hak milik untuk bertentangan dengan atau merugikan kepentingan umum. • Suka bekerja keras.

SEKIAN dan TERIMA KASIH… .

html Pancasila .blogspot.wikipedia.Daftar Pustaka Mzf@ish Mahasiswa Amikom » Blog Archive » PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI BANGSA DAN NEGARA http://localhost.anneahira.htm .blogdetik. ensiklopedia bebas http://id.com/ideologi-pancasila.org/wiki/Pancasila IDEOLOGI PANCASILA :: Ideologi Pancasila .Dasar Negara Indonesia http://www.com/2010/02/15/pancasila-sebagai-ideologi-bangsa-dannegara/ gaul abiestz: PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI BANGSA DAN NEGARA INDONESIA http://hendraabisgaul.Wikipedia bahasa Indonesia.com/2010/04/pancasila-sebagai-ideologi-bangsadan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful