UR

1.Almy Rusni KP 2.Azali Syarif 3.Dea Astuti N 4.Dyah Ratna K 5.Ischa Wati EP 6.Nadia R G 7.Okfriyanto 8.Shidqi MA 9.Vestidhia Y A 10.Yudi Y XIIA5/04 XIIA5/08 XIIA5/12 XIIA5/16 XIIA5/20 XIIA5/24 XIIA5/28 XIIA5/32 XIIA5/36 XIIA5/40

Keberadaan

Sulfur terdapat secara luas di alam sebagai unsur bebas.Sulfur terdapat dalam lapisan kurang lebih 150 m di bawah batu karang,pasir atau tanah liat yang keberadaannya dalam bentuk senyawa H2S SO2 CaSO4 dan MgSo4 Sulfur merupakan salah satu unsur kimia dalam table priodik dengan simbol S, nomer atom 16 dan termasuk dalam periode tiga.Unsur belerang di alam di temukan sebagai unsur bebas dan sebagai senyawaan. Belerang sudah di kenal manusia sejak zaman purba, dan hampir semua bahasa memiliki nama sendiri-sendiri untuk unsur ini. Sulfur berasal dari kata sansekerta yaitu sulvere , latin sulpur dan dalam bahasa arab yaitu sufra yang artinya warna kuning terang. Pada tahun 1770-an , Antoine lavoisier menemukan bahwa sulfur merupakan jenis unsur dan bukan suatu senyawa. Tahun 1867, sulfur di temukan dalam bentuk endapan di bawah tanah di Louisiana dan Texas.

•Belerang atau sulfur adalah unsur kimia dalam tabel priodik yang memiliki lambang S dan nomor atom 16. Termasuk kedalam periode ke-3 yang ditemukan di alam dalam bentuk unsur bebas. Bentuknya adalah non-metal yang tak berasa , tak berbau,dan multivalent. Belerang dalam bentuk aslinya adalah zat padat keristalin kuning . Di alam belerang dapat di temukan sebagai unsur murni atau sebagai mineralmineral sulfida dan sulfat. Secara komersilnya , sulfur di gunakan terutama dalam pembuatan H2SO4 dan pada vulkanisasi karet.

 Unsur belerang dapat ditemukan dalam beberapa bentuk allotropi. .   Kanan : Rhombik belerang Kiri : Monoklinik Belerang Kedua-duanya baik monoklinik dan rhombik belerang terbentuk dari delapan atom belerang yang membentuk molekul siklik. dua diantaranya adalah monoklinik dan rhombik belerang seperti gambar yang tertera di bawah ini.

  • . merupakan sifat yang luarbiasa. Lebih lanjut.Molekul siklik dari belerang padat (S8)  Rupa dari sulfur pada suhu dan tekanan biasa memiliki sifat isolator arus listrik. Walaupun. dimana struktur yang kedua menyimpang dari struktur sebelumnya). Sifat dari belerang ini sangatlah penting karena fase logamnya memiliki suhu kritis yang sangat tinggi yang melampaui superkonduktivitas dari unsur-unsur benda padat lainnya yang telah diteliti. penelitian belerang pada tekanan tinggi menunjukkan bukti terjadinya transisi ke struktur berbeda yang merupakan fase logam (superkonduktivitas sering dikaitkan dengan perubahan struktur dari satu struktur kristal logam ke struktur logam lainnya. suhu kritis ini meningkat dengan bertambahnya tekanan.

Potensi dan penyebaran endapan belerang Indonesia saat ini baru diketahui di enam propinsi. belerang tipe ini dapat diproduksi. maka selama gunung berapi aktif. Untuk tipe sublimasi. Dengan demikian sumber daya belerang sublimasi dapat dianggap tidak terbatas.4 juta. dengan total cadangan sekitar 5. karena proses terjadinya didasarkan kepada aktivitas gunung berapi. .

   . Belerang paling mungkin ditemukan oleh peradaban manusia prasejarah di dekat sumber-sumber panas bumi seperti gunung berapi dan geyser. garam epsom. Sulfur tersebar di alam sebagai pirit. stibnite. Belerang terjadi secara alamiah di sekitar daerah pegunungan dan hutan tropis. galena. sinabar.W. barit dan lain-lain.Sumber  Belerang ditemukan dalam meteorit. menghasilkan padatan non-logam rapuh yang berwarna kuning pucat. cairan belerang segera memadat ketika ia mencapai permukaan bumi. R.. Karena belerang tidak larut dalam air. gipsum. Wood mengusulkan bahwa terdapat simpanan belerang pada daerah gelap di kawah Aristarchus. selestit.

dan anlin Pengantar panas dan listrik yg buruk Apabila dibakar apinya berwarna biru dan menghasilkan gas-gas SO2 yang berbau busuk . CC14.5 pada skala Mohs Ketahanan : getas atau mudah hancur(brittle) Pecahan : berbentuk konkoidal dan tidak rata Kilap : damar Goresan berwarna putih Tidak larut dalam air. atau H 2 S0 4 Titik lebur 129 C Titik didih 446 C Mudah larut dalam CS2.Sifat Fisik Sulfur  Kristal belerang berwarna kuning.09 Kekerasan : 1.5 – 2. dan kehitam-hitaman. kuning kegelapan. minyak tanah. minyak bumi.05 – 2. karena pengaruh dari unsur pengotornya.             Berat Jenis ialah 2.

Pada dewasa ini 50% belerang yang digunakan dalam industri diperoleh dengan proses frasch     . pompa frasch dirancang oleh Herman Frasch dari Amerika Serikat tahun 1904.Pembuatan Sulfur A.ditanam sampai menyentuh lapisan belerang.sehingga belerang meleleh. Kemudian masukan udara bertekanan tinggi melalui pipa yang berdiameter lebih kecil.pasir atau tanah liat. Uap air yang sangat panas ( superheat steam ) dipompa dan dimasukkan melalui pipa luar.5%.sehingga belerang akan berbentuk busa dan terpompa ke atas melalui pipa yang kedua tadi Kemurnian belerang yang keluar mencapai 99.Langkah Pembuatan Sebagai berikut :  Tanamkan pipa logam berdiameter 15 cm ke dalam batu karang.Proses Frasch Cara frasch adalah mengambil belerang dari deposit belerang di bawah tanah. Ke dalam pipa tadi terdapat pipa berdiameter lebih kecil ( pipa konsentrik) sebanyak 2 buah.

 Pembuatan sulfur untuk skala besar diperoleh dari gas hidrokarbon alamiah (seperti yang ada di Alberta-Kanada yang mengandung 30% H2S)yakni pembakaran sulfur di udara .    .Ikatan tersebut memungkinkan terbentuknya jembatan S antarrantai karbon yang akan memperkuat karet. Sulfur terbakar dengan udara dengan cara dipanaskan. Sulfur juga bereaksi pada pemanasan dengan halogen.sebagai logam dan nonlogam.  Reaksinya sebagai berikut  Pada proses vulkanisasi.sulfur bereaksi dengan ikatan rangkap dua pada karet alam dan buatan.membentuk dioksida. Dalam oleum (asam sulfat berasap yang dibuat dengan menambahkan SO3 pada H2SO4 100%) sulfur membentuk larutan berwarna terang.

H2S2O7 kemudian barulah asam pirosulfat direaksikan denga air untuk membentuk asam sulfat SO3¬(g)+H2SO4(aq) →H2S2O7(aq)      .Proses Kontak  Pada pembuatan belerang dengan proses kontak bahan baku yang digunakan belerang. Gas SO2 bereaksi dengan oksigen dengan udara untuk membentuk gas SO3. S(s)+O2 (g) SO2 (aq) 2SO2 (g)+O2 (g)↔2SO2 (g) SO3(g)+H2O(l)→H2SO24(aq) Pertama-tama belerang padat dimasukan kedalam drum berputar lalu dibakar dengan oksigen dari udara dan hasilnya gas SO2dimurnikan dengan pengendap elektrostatika ( kawat-kawat betegangan tinggi ) partikel-partikel debu dan kotoran lain menjadi bermuatan dan tertarik oleh kawat yang muatannya berlawanan.B. 2SO2 (g)+O2 (g)↔2SO23(g) ∆H = -90 kJ Agar reaksi ini bergeser kekanan gas SO3 yang terbentuk segera direaksikan dengan air untuk menghasilkan H2SO4 SO3(g)+H2O(l)→ H2SO4(aq) Gas SO3 direaksikan dengan H2SO4 untuk membentuk asam pirosulfat. Campuran gas SO2 dan udara kemudian dialirkan kedalam ruangan yang dilengkapi katalis serbuk V2O5. Disini berlangsung proses kontak yaitu kontak antara campuran gas-gas dengan katalis. udara dan air. sehingga debu-debu itu jatuh kelantai ruangan.

Sulfur Dioksida (SO2)  Sulfur dioksida merupakan gas tidak berwarna berbau khas yang dapat membuat mata perih dan merusak saluran pernapasan SO4 terbentuk dari pembakaran batu bara (mengandung belerang ) dan pemanggangan bijih sulfida.gas SO2 akan membentuk asam sulfat encer yang disebut hujan asam.sehingga saat turun hujan.Senyawaan sulfur 1.    Pemanggangan bijih sulfida FeS2 + O2 → Fe2O5+SO2 SO2 sangat larut dalam air .dan menyebabkan air danau menjadi asam yang dapat mematikan ikan.Hujan asam akan merusak bangunan.Sebagai pencegahannya SO2 dialirkan melalui kapur yang lembap. .tumbuhan.

.karena SO2 sangat stabil.cat.SO3 dibuat dengan cara oksidasi SO2 dengan oksigen secara spontan.Untuk mempercepat proses oksidasi.Proses oksidasi ini berjalan sangat lambat.tambahkan katalis vanadium (V) oksida ke dalamnya. SO3 dan Asam Sulfat  SO3 adalah padatan yang mudah menguap.serta serat alami atau buatan.  Kemudian SO3 bereaksi dengan air menghasilkan H2SO4  Asam Sulfat banyak digunakan sebagai pupuk (pupuk fosfat).detergen dan sabun.2.

tetapi dapat bereaksi juga dengan ion sulfida dengan membentuk ion polisulfida.Senyawa-senyawa sulfur 1.    . Kristal polisulfida yang paling terkenal. H2S + H2O → H3O+ +HS2.sampai S63-. Hidrogen Biner   Hidrogen Sulfida Hidrogen Sulfida adalah sebuah bahan kimia laboratorium yang penting. Polisulfida Logam Belerang tidak hanya terikat bersama dalam belerang unsur. atau dengan hidrolisis tioasetamida : FeS + 2HCl → H2S + FeCl2     CH3CSNH2 + H2O → H2S + CH3CONH2 Hidrogen Sulfida adalah gas yang beracun dan dapat larut dalam air. karena di pakai secara luas dalam analisis kualitatif. BaS + 2S → BaS3 Ion polisulfida ukurannya berkisar dari S22. yaitu bijih besi yang umum seperti pirit (FeS2). Zat ini dapat dengan mudah di buat dengan aksi asam terhadap sulfida logam.

dan pemanggangan bijih sulfida. Sulfur dioksida dapat terbentuk pada pembakaran batu bara yang mengandung belerang.  .   SO2 (g) + H2O(l) → H2SO3 (aq). Sampai kini belum ditemukan sepesi H2SO3 dalam larutan. SO2 dan SO3  Sulfur dioksida (SO2) adalah gas tidak berwarna. sebab apabila terisap oleh pernapasan secara berlebihan akan bereaksi dengan air dalam saluran pernapasan dan membentuk asam sulfit yang akan merusak jaringan dan menimbulkan rasa sakit. namun telah dikenal garam hidrogen sulfit dan garam sulfit.3. SO2 dapat dioksida menjadi SO3. dan dianggap bahwa jika SO3 dialirkan kedalam air terbentuk suatu hidrat. Meskipun pada keadan biasa SO3 sukar terbentuk pada keadaan tertentu. zat dalam partikulat dapat mengkatalisa pembentuk SO3 dari SO2 dan dengan udara lembab dapat menghasilkan kabut yang mengandung asam sulfat. Berbau khas memerihkan mata dan dapat merusak saluran pernapasan. Setengah dari sulfur dioksida berasal dari pembangkit energi dan proses industri yang menggunakan bahan baku yang mengandung belerang. Oksida dan Asam oksi a. London smog / smog kelabu terjadi dari campuran SO partikulat dan kabut. Sulfur dioksida dapat melarut dengan baik dalam air.

 . selama polutan diudara. Deposisi asam yang terkandung dalam hujan dapat menggambarkan kondisi keasaman air hujan dalam angka pH.Terjadinya hujan asam yaitu dari pembakaran bahan bakar posil seperti minyak dan batu bara akan di hasilkan NOx dan SOx juga partikel lain.  Senyawa-senyawa tersebut akan berpindah dari atmosfer kepermukaan bumi melalui hujan dan deposisi langsung sehingga di kenal dengan deposisi basah dan deposisi kering. kualitas udara menurun yang dapat berakibat langsung pada kesehatan manusia seperti sesak napas / gatal-gatal di kulit.Polutan akan tinggal beberapa lama di udara dan kemudian musnah terdeposisi kepermukaan bumi . Polutan seperti oksida sulfur (SO2) dan dioksida nitrogen (NO2) melalui reaksi oksidasi dengan ozon akan berubah menjadi (SO3) dan NO3 selanjutnya berubah menjadi senyawa sulfat dan senyawa nitrat. Bila air hujan mempunyai nilai pH di bawah 5. Kategori angka pH mengindikasikan hujan basa atau asam. Sifat SO2 yang mudah larut dan menghasilkan asam seperti dijelaskan di atas mengakibatkan persoalan lingkungan seperti misalnya hujan asam. Proses deposisi basah terjadi dengan pembentukan awan dan akhirnya turun sebagai hujan salju atau kabut yang mengandung asam.6 di katakan telah terjadi hujan asam di daerah tersebut.

b. oksida SO2 menjadi SO3 segera berlangsung. Sulfur trioksida dapat dibuat dengan cara oksida belerang dioksida dengan oksigen. Padatan ini mudah menguap dan pada pase gas SO3 terdiri dari molekul segitiga planar . Asam Sulfat  Pada suhu kamar belerang trioksida berupa padatan yang terdiri dari satuan SO3 dengan struktur yang rumit. Dengan adanya katalis. 2SO2 (g) + O2 (g) → 2SO3 ∆H = -98kJ mol-1 SO2 sangat stabil diudara. Gas SO3 bereaksi dengan air membentuk H2SO4 SO3 (g) + H2O (l) → H2SO4 (l)    .

Pirit (seng sulfida) Pada pemanggangan bijih-bijih logam ini. Anhidrit. Belerang bereaksi dengan ion sulfit membentuk sebuah ion sulfat : S + SO32 → S2O32-    . Pembakaran belerang S + O2 → SO2 b. Thiosulfat Dalam sejumlah senyawa sebuah atom belerang dianggap menggantikan sebuah atom oksigen.           Pabrik asam sulfat memerlukan belerang dioksida yang dapat diperoleh dari a.CaSO4 CaSO4+ 2C → 2CO2 + CaS CaS + 3CaSO4 → 4CaO + 4SO2 Untuk mempermudah pengenalan asal dari gas oksida belerang dan terjadinya asam sulfat di atmosfer dapat dilihat skema berikut ini : c. dihasilkan sulfur dioksida sebagai hasil samping 4FeSO4 + 11O2 → 2Fe2O3 + SO2 2ZnS + 3O2 → 2ZnO + 2SO2 c.

Membentuk enzim dan vitamin .Membantu pertumbuhan cepat tanaman dan tahan terhadap dingin Belerang barangkali disuplai ke dalam tanah dari air hujan. fungsi belerang pada tanamanadalahsebagaiberikut(Anonim. Secara ringkas.Bahan makanan utama untuk memproduksi protein . Ini juga ditambahkan dari beberapa pupuk buatan sebagai pengotor. .Memperbaiki pertumbuhan akar dan produksi bibit .  Belerang pada tanaman dan dalam tanah Belerang digunakan oleh tanaman untuk mengelola warna hijau tua pada tanaman atau untuk membentuk protein utama (esensial).Membantu pembentukan khlorofil . Penggunaan gipsum (CaSO4_2H2O) juga dapat meningkatkan kadar belerang dalam tanah.2004c): . terutama pada pupuk level rendah.

5 pada skala Mohs . atau H2S04 .2.Kristal belerang berwarna kuning. karena pengaruh dari unsur pengotornya. CC14.Apabila dibakar apinya berwarna biru dan menghasilkan gas-gas SO2 yang berbau busuk . .Ketahanan : getas atau mudah hancur(brittle) .Tidak larut dalam air. kuning kegelapan.Kekerasan : 1.05 .Kilap : damar .Goresan berwarna putih Sifat-sifat lainnya adalah: . minyak tanah.Berat Jenis ialah 2.Titik lebur 129 C .5 .Pecahan : berbentuk konkoidal dan tidak rata .Mudah larut dalam CS2.2.09 . minyak bumi. Sifat-sifat fisik belerang adalah : .Titik didih 446 C . dan kehitam-hitaman. dan anlin .Pengantar panas dan listrik yg buruk .

2. dan kalkopirit). 2004c) Ketersediaan S Belerang secara mineralogi dapat sebagai belerang murni (native sulfur). 1993).  . pirotit. dan barit) dan sul_da (pirit. belerang murni memiliki berat jenis 2. 1993. 2.5 . 2004).6) mempunyai sistem kristal ortorombik. 1997) dan air permukaan (bioreduksiion sulfat) (Hibbard. Belerang merupakan konduktor panas yang jelek (Klein.09 gr/cm3 dan kekerasan 1. Belerang disuplai ke dalam tanah dari air hujan. anhidrit.05 . Penggunaan gipsum (CaSO4 _2H2O) juga dapat meningkatkan kadar belerang dalam tanah. ataupun terikat dalam suatu senyawa. Ini juga ditambahkan dari beberapa pupuk buatan sebagai pengotor. biasanya dijumpai dalam bentuk massa tak teratur dan kristal tak sempurna. terutama pada pupuk level rendah. Secara _sik. (Anonim. Belerang jenis ini banyak dijumpai di sekitar aktivitas gunung api dan biasanya terbentuk oleh kegiatan solfatara yang melewati zona patahan atau rekahan (Suhala & Ari_n.5 skala Mohs. seperti mineral-mineral golongan sulfat (gipsum. Belerang murni (Gambar 5.

1993. dan vulkanisir ban/karet (Klein.  . seperti anhidrit (CaSO4) dan gipsum (CaSO4 _ 2H2O). sisanya berasal dari pemisahan belerang dari bijih sulfida.dan fungisida. seperti asam sulfat (H2SO4).bubuk mesiu. Sebagian besar belerang murni digunakan untuk insektisida. berwarna kuning. Hibbard. Sekitar 50% produksi belerang dunia merupakan belerang murni. Belerang digunakan sebagian besar untuk industri kimia.Penggunaan komersilnya terutama dalam fertilizer. Mineral yang mengandung belerang yang lain adalah dari kelompok sulfat. mineral ini mempunyai sistem kristal kubik. kilap logam. 2002). pupuk buatan. dan H2S. Kedua mineral ini terbentuk pada lingkungan arid.

berasal dari konsentrasi sekunder CaSO4. 2003). minyak bumi. Sumber daya belerang terbesar (600 milyar ton) terdapat pada batubara.  Sumber daya belerang pada endapan evaporit dan volkanik dan belerang yang berasosiasi dengan gas alam. yang mengeluarkan gas yang mengandung belerang dan yang mengkristal dalam jalur-jalur dekat permukaan. serpih minyak.Hanya terdapat 2 sumber belerang murni yang penting. yang secara kuantitatif lebih besar. Yang pertama. Namun belum ada teknologi yang ekonomis untuk memisahkan belerang dari material ini (Ober. . dan sulfida logam sekitar 5 milyar ton. Sumber yang lain. terutama yang berasal dari gunung-gunung berapi. Belerang pada gipsum dan anhidrit sangat terbatas. material organik yang kaya serpih.

Bahan makanan utama untuk memproduksi protein . kertas. industri logam dan besi baja. industri karet dan ban.Membantu pertumbuhan cepat tanaman dan tahan terhadap dingin  . accu.Kegunaan  Belerang banyak digunakan di industri pupuk.Membentuk enzim dan vitamin .Membantu pembentukan khlorofil . fungsi belerang pada tanaman adalahsebagai berikut: . bahan sintetis. film dan fotografi. Secara ringkas. pengolahan minyak bumi. plastik. industri kimia. Peranan S dalam agronomi Belerang digunakan oleh tanaman untuk mengelola warna hijau tua pada tanaman atau untuk membentuk protein utama (esensial). industri gula pasir.Memperbaiki pertumbuhan akar dan produksi bibit . cat. bahan peledak. pertenunan.

Selain itu peranan belerang dalam pertumbuhan dan metabolisme tanaman sangat banyak dan penting diantaranya: (i) merupakan bagian penting dari ferodoksin (FeS). suatu tipe besi S yang terdapat dalam reduksi nitrat dalam Proses fotosintesis. (ii) S terdapat dalam senyawa senyawa yang mudah menguap yang menyebabkan adanya rasa dan bau yang khas pada tanaman rumput-rumputan dan bawang-bawangan (Tisdale et al.  . 1990). Belerang juga dapat merangsang pembentukan akar dan buah.

  Belerang adalah penyusun lemak. dalam kadar yang sedikit. dan untuk memutihkan buah kering. Belerang adalah komponen serbuk mesiu dan digunakan dalam proses vulkanisasi karet alam dan juga berperaan sebagai fungisida. cairan tubuh dan mineral tulang. Belerang sebagai Pirit ( FeS2 )Seng Blende ( ZnS )Gips( CaSO4 )Garam Inggris ( MgSO4 )  . Belerang digunakan besar-besaran dalam pembuatan pupuk fosfat. Untuk mensterilkan alat pengasap. bahankimia yang sangat penting.   Belerang juga digunakan untuk pembuatan kertas sulfit dan kertas lainnya. Berton-ton belerang digunakan untuk menghasilkan asa sulfat.

Ca(H2PO4) 2. CS2 (bahan baku serat rayon) serta pada proses vulkanisasi karet (ikatan silang belerang akan memperkuat polimer karet). A. pembuatan karbon di sulfida.dengan reaksi Ca3(PO4) 2 + 2H2SO4 → Ca(H2PO4) 2 + 2CaSO4 2. Sulfur mempunyai banyak kegunaan diantaranya sebagai bahan baku pembuatan asam sulfat. antara lain sebagai berikut: 1. Tawas tersebut di tambahkan pada air yang keruh sehingga air yang keruh tadi menjadi jernih kembali  . H2SO4 di gunakan sebagai pereaksi dalam pembuatan pupuk superfosfat. Al2 (SO4) 3 zat penjernih air yang dikenal dengan tawas. Asam sulfat Di gunakan sebagai bahan baku senyawa-senyawa sulfat.

.3.asam sulfat pada pada cairan elektrolit bergabung dengan timah di pelat positif maupun negative sehingga menempel di pelat-pelat tersebut dan membantu aki mengeluarkan arus .reaksi ini akan terus berlangsung sampai isi (tenaga baterei habis) atau mengalami discharge. H2SO4 Digunakansebagai elektrolit pada aki kendaraan bermotor H2SO4 dalam aki di gunakan sebagai cairan elektrolit untuk merendam pelat positif dan pelat negative pada aki.misal bahan aktif dri pelat positif terbuat daari oksida timah coklat(PbO2)sedang bahan aktif dari pelat negative ialah timah (Pb).pelat-pelat tersebut terendam oleh cairan elektrolit yaitu asam sulfat sehingga oksigen pada pelat positif akan bereaksi dengan hydrogen pada cairan elektrolit yang secara perlahn-lahan keduanya bergabung /berubah menjadi air (H2O).

Pupuk ini dibuat dengan mereaksikan asam sulfat dan Amonia 2NH3 + H2SO4 → (NH4) 2SO4 6.4. Na2S2O3. H2SO4 Di gunakan untuk membersihkan logam-logam pada proses galvanisasi dan penyepuhan. Dalam pembuatan fotografi . Lapisan oksida pada permukan logam dihilangkan agar bahan penyalut dapat menempel kuat. 5. Industri Amonium Sulfat (NH4) 2SO4 Senyawa amonium sulfat sebagai jenis pupuk yang di kenal dengan pupuk Z.A (zwavelvur amonium).5H2O di gunakan dalam fotografi untuk melarutkan perak bromida yang tidak reaktif dari emulsi dengan pembentukan komplek [Ag(S2O3)] dan [Ag(S2O3) 23- .

Alkil benzena sulfonat dalam deterjen. Deterjen dengan bahan ini bersifat keras. Kemudian bahan yang sering di gunakan dalam deterjen yaitu lauril sulfat / lauril alkil sulfonat. cara pembuatannya yaitu dengan mereaksikan Alkil Benzena dengan Belerang Trioksida. . deterjen dengan bahan ini sifatnya lunak cara pembuatannya yaitu mereaksikan Lauril Alkohol dengan asam Sulfat pekat menghasilkan asam Lauril Sulfat dengan reaksi: C12H25OH + H2SO4 C12H25OSO3H + H2O Asam Lauril Sulfat yang terjadi dinetralisasikan dengan larutan NaOH sehingga dihasilkan Natrium Lauril Sulfat. asam Sulfat pekat atau Oleum.7. Jika dipakai Dodekil Benzena maka persamaan reaksinya adalah C6H5C12H25 + SO3 ----------> C6H4C12H25SO3H (Dodekil Benzena Sulfonat) Reaksi selanjutnya adalah netralisasi dengan NaOH sehingga dihasilkan Natrium Dodekil Benzena Sulfonat. Reaksi ini menghasilkan Alkil Benzena Sulfonat.

Karet alam merupakan polimer alam yang terkenal . Selain berguna untuk kehidupan. terdiri dari beberapa ribu “ satuan isoprene ” yang terhubungkan satu sama lain. sulfur juga mempunyai dampak yang berbahaya bagi kehidupan misalnya senyawa-senyawa belerang yang bertindak sebagai zat pencemar yang berbahaya adalah SO2 dan SO3 yang dapat menyebabkan radang paru-paru dan tenggorokan (merusak saluran pernapasan ) dan hujan asam. . belerang juga berperan dalam proses vulkanisasi karet. Vulkanisasi karet dan ban Selain sebagai bahan baku pembuatan asam sulfat.Rumus isoprene (2-metil butadiene) .ikatan ini di sebut cross-linking. Charles Goodyear pertama kali di tahun 1839 melakukan vulkanisasi ini dengan mencampurkan sulfur pada karet alam melalui proses pemanasan.8.

Ratih. Citra Aditya Bakti. Jakarta. Kimia Anorganik Dasar. Wilkinson dan Cotton.ro/2007/01/10/ http://id. Sudarmo. Kimia SMU. Kimia 2B. Jakarta: Universitas Indonesia.Dkk.groups. 2005.pdf http://verliany.wikipedia. Jakarta : Bumi aksara http://www. Bandung: PT.: Erlangga.org/wiki/Karet http://rusiman.org/wiki/sulfur http://id. Irfan.esdm.damandiri.id/file/charlesipbbab2.co.net/index.com/group kimia_indonesia/message/5424 http://smk3ae.go. Anshory.Jakarta: Erlangga.wordpress.yahoo. Kimia SMA.com http://tech.Unggul.Daftar Pusaka                Ahmad.or.yahoo.php?option=com_ http://www.tekmira. http://ms. 2002.bpdas-pemalijratun.wordpress.id/data/belerang/ulasan. Kimia Unsur dan Radiokimia. 2001. 2006. Hiskia.com . 2007.com/2008/07/15/metode-pengolahan-detergen/ http://kun.answers.wikipedia.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful