Disusun Oleh: Febrillah Subdhi Pembimbing: dr. Marahakim L Tobing, Sp.

B

Pendahuluan  Pertama kali dideskripsikan pada tahun 1743 oleh Francois gigot de peyronie  Mengenai pria usia pertengahan dan lebih tua .

Definisi  Penyakit peyroni adalah keadaan dimana terdapat plaque atau indurasi pada tunika albuginea korpus kavernosum penis sehingga menyebabkan terjadinya angulasi (pembengkokan) batang penis pada saat ereksi .

Anatomi .

tapi dapat juga mengenai pria berumur lebih muda  Diduga angka ini lebih rendah daripada kejadian yang sebenarnya .Epidemiologi  Mengenai 1% pria  Mengenai pria berumur 40-60 tahun.

Etiologi  Belum diketahui secara pasti  Trauma  Autoimun  Obat obatan .

Diagnosis  Anamnesis  Nyeri saat ereksi  Riwayat trauma  Pemeriksaan fisik  Penis bengkok saat ereksi  Teraba plak pada batang penis  Pemeriksaan penunjang  Radiologi .

Terapi  Konservatif  50% remisi spontan  Tamoxifen  Verapamil  colchinine  Operatif .

Indikasi operasi  Gejala sudah stabil  Telah menjalani terapi obat obatan  Tidak responsif dengan obat obatan  Disfungsi ereksi .

Komplikasi  Pendarahan  Infeksi  Kembalinya pembengkokan penis  Pemendekan penis  Impotensi .