GERAK MELINGKAR BERATURAN

112-KM5G

Memahami konsep gerak melingkar beraturan 2. Menentukan gaya pada benda yang berputar 3.Tujuan 1. Menentukan percepatan gravitasi (g) dengan menggunakan cairan yang berputar .

Alat dan Bahan 1. Lampu . Bejana pipih plastik 4. Motor listrik dengan unit pengontrol laju sudut 2. Dinamometer 3. Stopwatch 5.

tentukan panjang benang  Pasang lengan poros pada penepit motor listrik  Arahkan seberkas cahaya dari lampu ke cermin dan perhatikan bintik cahaya pantulan pada mistar berskala dan catat posisinya(sebagai tititk nol)  Jalankan motor listrik pada frekuensi tertentu dan kembali lihat letak cahaya pantulan bintik telah menggeser sedikit ke atas . Gaya sentripetal pada Alat sentripetal  Ukurlah besar m dengan menggunakan neraca  Ikatlah benda m pada cermin dengan benang.Cara Kerja 1.

pasanglah dinamometer pada ujung B1 dari benang dan tariklah cermin sehingga bintik cahaya pantul jatuh tepat di tempat yang sama seperti ketika batang berputar dan bacalah gaya yang terukur pada dinamometer. . ukurlah dengan stopwatch (20 putaran)  Tentukan dan catat dengan cermat pergeseran posisi bintik cahaya pantul  Matikan motor listrik  Dalam keadaan batang tidak berputar. Setelah motor listrik berputar dengan tenang/tetap.  Catat seluruh hasil data  Ulangi seluruh percobaan dengan tiga frekuensi yang berbeda.

Menentukan percepatan gravitasi bumi dengan cairan yang diputar  Pastikan becana telah berisi air dengan batas permukaan berimpit dengan sumbu X bejana  Pasang bejana yang berisi air pada motor listrik  Jalankan motor listrik pada frekuensi konstan  Tentukan dengan cermat satu titik pada sumbu – y bejana dengan x=0  Setelah motor listrik berputar dengan tenang/tetap.2. ukurlah dengan stopwatch periode putar(20 putaran)  Ulangin percobaan dengan tiga frekuensi yang berbeda .

5 ) gram jari-jari putar : R= ( R ± ΔR ) = ( 21.05 ) cm waktu: Δm = ± 0.3 N .1 N 0.93 13.56 0.50 17.005 Percobaan Xo (posisi sebelum berputar) 24 24 24 Xt (posisi setelah berputar) 26 28 30 T 20 putaran (rad/s) F Dinamometer 1 2 3 25.2 N 0.5 ± 0.Tabel pengamatan • Pengamatan Gaya Sentripetal massa beban : m= ( m ± Δm ) = ( 35 ± 2.

-2) (0.76π .Y) cm (0.-1) (0.37 2.62 8.-3) 1 2 3 14.65π 4.82π 4.• Percepatan Grafitasi dengan Air yang Berputar Tentukan data berikut : Nilai variabel : a = 7 cm Percobaan 20 putaran ω (rad/s) Koordinat (X.24 8.

005 s RUMUS GAYA SENTRIPETAL Fsp = m. .50/20 = 1.035 kg Δm= 2.R HASIL PENGAMATAN Untuk waktu 1 putaran T1 = 25.0005 m ΔT = 0.215 m ΔR = 0.05 cm = 0.678 .275 T2 = 17.56/20 = 0.896 T3 = 13.PENGOLAHAN DATA 1.0025 kg R = 21.93/20 = 0.5 gram = 0.5 cm = 0. ω2. Gaya Sentripetal m = 35 gram = 0.R Fsp = m R Fsp = m.

1 N 0.R Fsp3 = m.Fsp1 = m. = = 0.331 N .232 N Fsp2 = m. = = 0.232 N 0.3 N .R .331 N 0. nilai gaya sentripetal masing masing percobaan dibandingkan dengan F pada dinamometer : Fsp 1 2 3 0.438 N .R Jadi. = = 0.2 N 0.438 N F dinamometer 0.

0. Fsp1 . Fsp3 ΔFsp1 = .232 .028 . Fsp2 .038 = = 0.019 Δ Fsp2 = = = 0.Nilai Toleransi Kesalahan ΔFsp = . Fsp ΔFsp3 = = = 0.

3 N Tk = 8.331 ± 0.19% 2.019) N Fdin = 0.028) N Fdin = 0.1 N Tk = 8. Fsp2 = (0.19% . Fsp1 = (0.038) N Fdin = 0.67 % PELAPORAN 1.46% 3.2 N Tk = 8.46 % = 8.19 % Tk2 = = = 8. Fsp3 = (0.TINGKAT KESALAHAN Tk = Tk3 = = Tk1 = = = 8.232 ± 0.4348 ± 0.

25/20 = 0.712 s T2 = 8.62/20 = 0.85 rad/s ω2 = 4.07 m X=0 Hasil pengamatan untuk satu kali putaran : T1 = 14.76π rad/s = 14.18 s Kecepatan sudut : ω1 = 2.65π rad/s = 14.6 rad/s ω1 = 4.95 rad/s Koordinat x=0 y1 = -1 y2 = -2 y3 = -3 Rumus Percepatan Gravitasi . PERCEPATAN GRAVITASI Nilai variabel a = 7 cm = 0.82π rad/s = 8.2.431 s T3 = 8. x=0 .37/20 = 4.

6 Δ g2 = |g – g2 | = |7.92 .08 | = 0.g1 | = |7.7 Δ g1 = |g – g3 | = |7.08 m/s2 ḡ= = = 7.39 | = 0.0 – 8.7 m/s2 g3 = = = 6.0 – 6.0 m/s2 Δ g1 = |g .7 | = 1.39 m/s2 g2 = = = 8.0 – 6.g1 = = = 6.

0 ± 1.7 ) m/s2 Tk = = 24.28 % .PELAPORAN g = (ḡ ± Δ g) m/s2 = ( 7.

Sebab hasil pengukuran dinamometer leih akurat dan teliti. Sebab. hasil yang lebih tepat adalah dinamometer.ANALISIS 1. Gaya yang berperan sebagai gaya sentripetal pada percobaan I adalah gaya tangensial. 3. . kesalahan pengamatan dan lain-lain. Setelah dibandingkan. Sedangkan pada percobaan II. 2. akibat gaya tangensial. gaya sentripetal pun terbentuk. cermin tertarik kebelakang. cermin yang ditarik oleh tali dan ujungnya diikatkan ke beban. Induksi gaya fiktif dalam percobaan tersebut adalah ketika alat berputar. “Faktor X” ini adalah kurang telitinya dalam menghitung. karena dinamometer adalah alat ukur dan tingkat kesalahannya relatif kecil dibandingkan dengan perhitungan manusia yang terdapat “faktor X”. adalah gaya tangensial dan gaya berat air.

Jadi jumlah daerah yang diarsir bagian atas dibandingkan bagian bawah.4. Bisa saja namun hasilnya akan berbeda dan mungkin tidak terlihat gaya sentripetal dan sentrifugal. Karena massa jenisnya berbeda dengan massa jenis air serta susunan partikel yang lebih rapat. Berbeda. 6. Arti fisisnya. Arti fisis Berdasarkan persamaan tersebut dapat dibuat grafik Dilihat dari grafik disamping. mengakibatkan oli sulit bergerak dan tidak sefleksibel air. daerah yang diarsir atas dan bawah sama. volume air akan selalu tetap. 5. setiap partikel bekerja gaya yang berbeda-beda. sedangkan partikel lainnya yang berada di tepi bekerja gaya tangensial dan sifat air untuk mengisi tempat dan mempertahankan volume air. sama. Sebab partikel air yang berada dekat dengan poros putar bekerja gaya sentripetal. .

Apabila pada Gerak Melingkar Beraturan. ΔFsp = 8. . percepatan yang terjadi adalah percepatan sentripetal. Apabila pada GMBB.7. Fsp Tubuh kita juga bekerja gaya sentripetal juga. Sebab sebenarnya gaya sentripetal itu adalah gaya gravitasi yang selalu menarik ita ke pusat bumi. . percepatan yang terjadi adalah percepatan gravitasi.

KESIMPULAN Setelah melakukan percobaan ini. namun terbukti pada percobaan pertama. Selain mengetahui konsep dan membuktikan gaya sentripetal dan sentrifugal. Misalnya terdapatnya gaya sentripetal pada kedua percobaan dan gaya sentrifugal pula. Walaupun gaya fiktif. dapat disimpulkan dan kita dapat mengetahui konsep gerak melingkar beraturan dan membuktikan bahwa teori-teori GMB itu benar dan dapat direalisasikan. kita pun dapat mengetahui tingkat kesalahan kita dalam pengamatan kedua percobaan tersebut .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful