INSTALASI PERANGKAT JARINGAN LOKAL

* Lokal Area Network *

Materi Pembelajaran :

Pengenalan konsep dasar, topologi dan protokol jaringan.

Penginstalan hardware LAN.

Instalasi, konfigurasi komponen LAN (software) serta troubleshooting jaringan.

Standar Kompetensi 1

PERSYARATAN PENGGUNA

Penelitian yang ingin memanfaatkan komputer secara bersama-sama.Konsep Dasar Jaringan dan Topologinya Latar belakang : .Mahalnya perangkat komputer menghasilkan tuntutan agar sebuah komputer mesti melayani beberapa terminal . .

Timbul konsep distribusi yang pertama kali dan disebut TSS (Time Sharing System)  beberapa terminal terhubung secara seri ke sebuah host komputer .

Selanjutnya konsep ini berkembang menjadi proses distribusi (Distributed Processing). . Dalam proses ini beberapa host komputer mengerjakan sebuah pekerjaan besar secara paralel untuk melayani beberapa terminal yang tersambung secara seri disetiap host komputer.

Diagram perkembangan jaringan teknologi WAN (Wide Area Network) MAN (Metropolitan Area Network) LAN (Lokal Area Network) Proses Distribusi Konsep Distribusi (TSS) .

Internet Merupakan kumpulan jaringan yang terinterkoneksi Wireless Merupakan jaringan tanpa kabel. seringkali mencakup sebuah negara bahkan benua. . MAN (Metropolitan Area Network) merupakan versi LAN yang berukuran lebih besar dan biasanya menggunakan teknologi yang sama dengan LAN 3. 4. WAN (Wide Area Network) Jangkauannya mencakup daerah geografis yang luas.Jenis-jenis Jaringan Komputer 1. 5. LAN (Lokal Area Network) Merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah gedung atau kampus yang berukuran sampai beberapa kilometer 2.

Topologi jaringan Adalah suatu cara menghubungkan komputer yang satu dengan komputer lainnya sehingga membentuk jaringan. Ada 3 Jenis Topologi Jaringan : 1. Topologi Token Ring 3. Topologi Bus 2. Topologi Star .

jika satu jaringan terganggu yang lain jg terganggu. sederhana dan mudah jika ada penambahan.  Kekurangan : Lalu lintas utama padat.  Kelebihan : hemat kabel.1. Topologi Bus  Pada topologi Bus digunakan sebuah kabel tunggal atau kabel pusat di mana seluruh workstation dan server dihubungkan.  Gambar . butuh repeater jarak jauh.

Topologi Token Ring  Di dalam topologi Ring semua workstation dan server dihubungkan sehingga terbentuk suatu pola lingkaran atau cincin.  Kelebihan : Tidak terjadi tabrakan pengiriman data seperti topologi bus.2.  Kekurangan : Setiap node jaringan ikut serta mengolah infomasi jadi jika satu terganggu yang lain akan terganggu pula Gambar : .

 Kekurangan : Membutuhkan kabel dalam jumlah besar. Topologi Star Gambar :  Pada topologi Star.3.  Kelebihan : Unjuk kerja jaringan meningkat. masing- masing workstation dihubungkan secara langsung ke server atau HUB. gangguan hanya terjadi pada titik yang bermasalah. . dan fleksibel.

 Keunggulan : • antar komputer dalam jaringan dapat berbagi fasilitas.Type Jaringan  a. • Biaya operasional murah • Tidak tergantung pada server  Kelemahan :     Troubleshoting jaringan lebih sulit Unjuk kerja lebih rendah Sistem keamanan ditentukan oleh masing2 user Backup data juga dilakukan oleh masing2 komputer .  Keunggulan : Kecepatan akses lebih tinggi. Jaringan Peer to peer (non-dedicated serve)  Server tidak berperan sebagai Server adalah komputer yang menyediakan fasilitas bagi komputer-komputer lain di dalam jaringan.  Kelemahan : Biaya operasional mahal.  Client adalah komputerkomputer yang menerima atau menggunakan fasilitas yang disediakan oleh server. serta sistem backup data lebih baik. Jaringan Client-Server (Dedicated Server) b. diperlukan satu komputer sbg server. keamanan dan administrasi jaringan lebih baik. dan kelangsungan jaringannya tergantung server server murni melainkan sebagai workstation juga.

ST .Oleh : Liberty.

Definisi secara sederhana adalah sebuah aturan atau standar yang mengatur atau mengijinkan terjadinya hubungan. komunikasi. misalnya mengirim pesan. Fungsi : untuk memungkinkan dua atau lebih komputer agar dapat berkomunikasi dengan bahasa yang sama.Pengertian Dasar Protokol Definisi : sebuah aturan yang mendefinisikan beberapa fungsi yang ada dalam sebuah jaringan komputer. dan perpindahan data antara dua atau lebih titik komputer. data. informasi dan fungsi lain yang harus dipenuhi oleh sisi pengirim (transmitter) dan sisi penerima (receiver) agar komunikasi berlangsung dengan benar. .

A. tujuan dan kerangka kerja tentang struktur model referensi untuk proses yang bersifat logis dalam sistem komunikasi. Model Referensi OSI Open System Interconection(OSI) merupakan salah satu standard dalam protokol jaringan yang dikembangkan oleh ISO yang memberikan gambaran tentang fungsi. .

Membagi permasalahan prosedur penyambungan menjadi sub struktur. c. b.Tujuan Dibentuknya Model Referensi OSI. d. a. Mengatasi hubungan yang timbul antar pemakai dengan cara memberikan fasilitas yang sesuai. . Memenuhi kebutuhan pemakai kini maupun masa yang akan datang. Menjadi patokan bagi perkembangan prosedur komunikasi pada masa yang akan datang.

c. d. e. Batasan lapisan harus ditentukan agar dapat meminimalkan arus informasi yang melewati interface. Setiap lapisan memiliki fungsi dan proses yang berbeda. . b.Prinsip Model Referensi a. Jumlah lapisan diusahakan sesedikit mungkin sehingga arsitektur jaringan tidak menjadi sulit dipakai. Fungsi setiap lapisan dipilih berdasarkan penetapan protokol yang telah memenuhi standar internasional. Sebuah lapisan harus dibuat bila diperlukan tingkat abstraksi yang berbeda.

7 Lapisan Model Referensi OSI Aku Pergi Sekolah Tadi Naik Delman Papa Cara Untuk Mengingat OSI MODEL .

1. mekanik. konektor dan spesifikasi pensinyalan didefinisikan. menangani interkoneksi fisik (kabel). prosedural yaitu dimana kabel . Physical Layer Physical layer berfungsi untuk menentukan karakteristik dari kabel yang digunakan untuk menghubungkan komputer dengan jaringan. Selain itu berfungsi untuk menstranfer dan menentukan cara bit – bit dikodekan. elektrikal. .

Serta pengambilan dan pelepasan paket data dari dan ke kabel. Data Link Layer Menentukan protokol untuk pertukaran frame data yang lewat melalui kabel.2. serta pengiriman ulang data. deteksi. . dan koreksi kesalahan.

Sublayer Pada Data Link Layer 1) LLC (Logical Link Control) Melakukan pemeriksaan kesalahan dan menangani transmisi frame. 2) MAC (Medium Access Control) Berurusan dengan mengambil dan melepaskan data dari dan ke kabel. menentukan protokol untuk akses ke kabel yang di-share di dalam sebuah LAN . Setiap frame merupakan sebuah paket daya dan nomor urut yang digunakan untuk memastikan pengiriman dan sebuah cheksum untuk melacak data yang korup.

Network Layer Network layer bertanggungjawab untuk merutekan paket ke tujuan yang seharusnya. Pengendalian operasi subnet dan mengatasi semua masalah yang ada pada jaringan sehingga memungkinkan jaringan – jaringan yang berbeda bisa saling terkoneksi. .3.

Transport Layer  Berfungsi untuk menerima data dari session layer.4. Menyediakan koneksi end to end ( ujung ke ujung ) di antara komputer – komputer. Memastikan ketiga layer terendah bekerja dengan benar serta menyediakan aliran data yang transparan. memecah     data menjadi bagian . Menentukan jenis layanan untuk session layer dan pada giliranya jenis layanan bagi para pemakai jaringan. .bagian yang lebih kecil. dan logis antara end user dengan jaringan yang dipilihnya. Merupakan layer yang menyediakan layanan bagi user lokal. Bertugas untuk menciptakan frame. memisahkannya dan menggabungkanya kembali. meneruskan data ke network layer dan menjamin semua potongan data tersebut bisa tiba di sisi penerima dengan benar.

 Sebuah session selain memungkinkan tranport data biasa.  Session layer diperlukan juga untuk kendali dialog antara proses yang menentukan penanganan komunikasi dua arah dan pengujian paket yang keluar dari urutannya. . seperti yang dilakukan oleh tranport layer.5. juga menyediakan layanan yang istimewa untuk aplikasi – aplikasi tertentu. Session Layer  Mengijinkan para pengguna untuk menetapkan session dengan pengguna lainnya.

Presentation Layer  Melakukan terjemahan struktur data di antara berbagai arsitektur. layer ini juga melakukan kompresi data.6. enkripsi dan dekripsi serta konversi format data misalnya dari EBCDIC ke ASCII.  Selain itu. perbedaan dalam representasi data dikelola di tingkat ini. .

aktivitas yang dilakukan seperti akses dan transfer file. Application Layer  Berfungsi untuk menyediakan akses tingkat aplikasi ke jaringan.  Transfer terminal remote dan elemen lain dari jaringan.7. .

Tabel Lapisan Referensi Model OSI .

Model OSI .

Data Encapsulation .

Contoh Data Encapsulation .

Komunikasi Peer to Peer .

. Model Referensi TCP/IP  TCP/IP digunakan pertama kali untuk menghubungkan komputer – komputer pemerintah (USA) dan sekarang telah menjadi dasar bagi internet.B.  TCP/IP memiliki keunggulan sehubungan dengan kompatibilitasnya dengan beragam perangkat keras dan sistem operasi.

Model TCP/IP  Aku  Tadi  Ingin  Nampil Cara Untuk Mengingat MODEL TCP/IP .

Lapisan Model Referensi TCP/IP .

3) Memiliki transport dan network layer yang sama.Persamaan Antara Model OSI dan TCP/IP 1) Keduanya memiliki layer (lapisan). 4) Asumsi dasar keduanya adalah menggunakan teknologi packet switching . 2) Sama – sama memiliki Application layer meskipun memiliki layanan yang berbeda.

2) TCP/IP menggabungkan data link dan physical layer menjadi satu lapisan. .Perbedaan Antara Model OSI dan TCP/IP 1) TCP/IP mengkombinasikan presentation layer dan session layer pada lapisan aplikasi.

Perbandingan Model OSI dengan Model TCP/IP .

ugm.ilmukomputer.com .ac.Modul Panduan SMK.web.Refference .asep-hs.www.www. Instalasi Perangkat Jaringan Lokal .id .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful