blubiantara's Documents


  • DMO

    Domestic Market Obligation (DMO) Benny Lubiantara (Vienna, 15 Maret 2012) DMO pada dasarnya adalah kewajiban kontraktor untuk memasok kebutuhan domestik sejumlah volume tertentu . Untuk lima tahun pertama (lebih tepatnya 60 bulan pertama) pada saat produksi dimulai , volume untuk DMO ini dihargai dengan “harga pasar”1 minyak mentah tersebut, yang dikenal dengan istilah “DMO holiday”. Setelah periode DMO holiday ini, harga minyak DMO akan di diskon sesuai dengan yang tertera pada kontrak, 10%, 1

    Category:ResearchReads:517Uploaded:03 / 15 / 2012Add to collection
  • Worldwide Petroleum Fiscal Regimes Development: Observations and Trends

    Worldwide Petroleum Fiscal Regimes Development: Observations and Trends Petroleum Fiscal Policy Analyst, OPEC Benny Lubiantara December, 2011 Disclaimer: The views expressed in this presentation represent my personal views; This presentation contain references to materials from third parties whose copy right must be acknowledged by citing the sources of reference. 2 Presentation Outline • • • • Theoretical Background Update on Selected Countries Observations and Trends Possible Applicati

    Category:Business & EconomicsReads:553Uploaded:01 / 09 / 2012Add to collection
  • Comment on Opinion in Jakarta Post "Turning Petro Dollars Back On_A Game Theory Approach

    Comment on Opinion by Prasodjo et. al: “Turning petro dollars back on: a game theory approach http://www.thejakartapost.com/news/2011/10/04/turning-petro-dollars-back-a-game-theory-approach.html Benny Lubiantara*) I appreciate the opinion written by Prasodjo et. al on October 4, 2011 (link above), in general, the opinion is interesting, however, I would like to share some critical comments. My understanding from your opinion is that the royalty (and tax) system is better than the Production Sh

    Category:ResearchReads:124Uploaded:10 / 06 / 2011Add to collection
  • Pajak Perusahaan Migas dan Traktat Pajak – Kenapa Ribut?

    Pajak Perusahaan Migas dan Traktat Pajak – Kenapa Ribut? Benny Lubiantara Agustus 2011 Beberapa bulan yang lalu, kita melihat di mass media isu mengenai masalah pembayaran pajak perusahaan minyak. Karena masalah pajak sendiri mungkin bermacam macam, maka dalam tulisan ini, kita fokuskan saja tinjauan yang ada kaitannya dengan ketidaksepahaman (dispute) mengenai “Branch Profit Tax” atau “pajak atas bunga dividen dan royalti (PBDR)” akibat adanya Tax treaty (Traktat pajak). Berita di mass media, s

    Category:ResearchReads:454Uploaded:08 / 24 / 2011Add to collection
  • Peak Oil - Kapan?

    Peak Oil - Kapan? Oleh : Benny Lubiantara Peak oil adalah topik lama yang selalu mengundang perdebatan. Sebagaimana diketahui, minyak termasuk golongan sumber daya yang tidak terbarukan. Kalau kemudian timbul teori dan konsep bahwa (nantinya) akan tercapai peak, tentu bukanlah suatu yang mengherankan. Teori “peak oil” sendiri dikaitkan dengan Hubbert's curve. Tahun 1960-an, Hubbert, ahli geologi Amerika, mencoba memprediksi kapan terjadinya produksi puncak (peak production) minyak di US. Dari da

    Category:ResearchReads:229Uploaded:07 / 14 / 2011Add to collection
  • Norwegia - Sistem Fiscal Migas yang Sederhana

    Norwegia – Sistem fiskal migas yang sederhana Benny Lubiantara (May 2011) Norwegia termasuk negara produsen besar diluar negara negara OPEC. Sebagaimana negara industri yang juga produsen minyak (misal: UK, Kanada, Amerika), Norwegia hanya mengenal model konsesi. Dari awal, untuk memperoleh porsi pemerintah dari industri migas, Norwegia memang hanya menggunakan sistem perpajakan mereka yang secara administrasi sudah canggih, penggunaan PSC dianggap tidak diperlukan. Walaupun menggunakan konses

    Category:ResearchReads:243Uploaded:06 / 01 / 2011Add to collection
  • Bolivia - dari mana asal muasal angka 82%?

    Bolivia – dari mana asal muasal angka 82% Benny Lubiantara (May 2011) Ketika Evo Morales melakukan gebrakan “nasionalisasi”, banyak media massa baik asing maupun lokal menyoroti gebrakan ini, yang menarik adalah munculnya angka 82%, namun tidak dijelaskan secara rinci dari mana asal usul angka tersebut. Sehingga wajar kalau kemudian banyak yang membandingkan angka 82% dari total pendapatan untuk Bolivia ini dengan term dan kondisi PSC di tanah air. Bolivia, melalui UU migas mereka yang baru (U

    Category:ResearchReads:118Uploaded:06 / 01 / 2011Add to collection
  • Deepwater Brazil - Dari Konsesi ke PSC?

    Brazil – dari konsesi ke PSC?1,2 Benny Lubiantara (May 24, 2011) Suksesnya penemuan cadangan minyak yang termasuk ukuran raksasa di lapangan Tupi, sekitar 250 km lepas pantai Rio de Janeiro pada tahun 2007, memulai era baru migas di Brazil. Setelah penemuan lapangan Tupi, beberapa lapangan di Subsalt basin tersebut juga ditemukan, seperti: lapangan Lara, Jupiter, Carioca, Bem-Te-Vi dan Guara. Petrobras memperkirakan produksi dari Subsalt basin akan mencapai 1.3 juta barel per hari pada tahun 2

    Category:ResearchReads:136Uploaded:06 / 01 / 2011Add to collection
  • The Economics of Upstream Petroleum Project

    upstream petroleum project economics royalty tax PSC costs recovery

    Category:Business & EconomicsReads:2,801Uploaded:08 / 30 / 2010Add to collection
  • Kontrak Migas Yang NOL Persen Buat Negara

    Kontrak Migas yang NOL Persen Buat Negara (2006) Benny Lubiantara Kalau kita baca artikel di koran koran beberapa waktu lalu, banyak headline yang bunyinya: “kontrak blok natuna - 0% buat negara”, sekarang mari kita bahas lebih jauh apa yang dimaksud dalam headline tersebut. Kita tentu sangat familiar dengan angka keramat, “bagi hasil” minyak 85 : 15, dan untuk gas 70 : 30. Disini yang penting dipahami adalah bahwa angka keramat tersebut adalah “after tax profit split”, jadi komponen pajak sud

    Category:Business & EconomicsReads:596Uploaded:08 / 29 / 2010Add to collection