BKP
TERTENTU Mesin & Peralatan Pabrik BKP strategis impor &
BERSIFAT Perikanan penyerahan ditambah:
STRATEGIS Jangat & Kulit • Rusunami
IMPOR&PENYERAHAN
• Listrik
DITAMBAH
PENYERAHAN
BERDASAR- Ternak
KAN Bibit & Benih
PP 81/2015 Pakan Ternak
Pakan Ikan
Bahan Pakan Ternak &
Ikan
Bahan Baku Kerajinan
Perak
2
bahan pakan untuk pembuatan pakan ternak
dan pakan ikan
Yang dimaksud dengan
“imbuhan pakan (feed
… bahan pakan untuk pembuatan pakan ternak additive)” adalah bahan
dan pakan ikan, tidak termasuk imbuhan baku pakan yang tidak
mengandung zat gizi atau
pakan dan pelengkap pakan, yang kriteria nutrisi (nutrien), yang tujuan
dan/atau rincian bahan pakan diatur dengan pemakaiannya terutama
Peraturan Menteri Keuangan setelah untuk tujuan tertentu seperti
mendapat pertimbangan dari Menteri yang xantophyl.
menyelenggarakan urusan pemerintahan di Yang dimaksud dengan
bidang kelautan dan perikanan dan Menteri “pelengkap pakan (feed
supplement)” adalah zat yang
yang menyelenggarakan urusan secara alami sudah terkandung
pemerintahan di bidang pertanian; dan; dalam pakan tetapi jumlahnya
perlu ditingkatkan dengan
Pasal 1 ayat (1) & (2) huruf h PP 81/2015 menambahkannya dalam pakan,
seperti asam amino, vitamin,
dan lain sebagainya.
33
ternak ikan
berasal dari negara yang bebas ▰ berasal dari negara yang bebas dari
dari penyakit hewan menular serta penyakit ikan dan penyakit hewan
bebas dari organisme pengganggu menular serta bebas dari hama
tumbuhan atau organisme penyakit tanaman; dan
pengganggu tumbuhan karantina;
dilengkapi dengan phytosanitary ▰ dilengkapi dengan surat
certificate dan/atau health keterangan phytosanitary
certificate; dan certificate, health certificate,
dilengkapi dengan certificate of certificate of origin, dan certificate
origin, certificate of analysis dan of analysis.
keterangan perlakuan fumigasi
untuk bahan pakan biji-bijian.
Pasal 3 Pasal 4
PMK 142/2017
ternak ikan
▰ Rincian bahan pakan untuk pembuatan
Rincian bahan pakan untuk pembuatan pakan ikan -> Lampiran II PMK
pakan ternak-> Lampiran 1 PMK 142/2017 142/2017
Dalam hal terdapat bahan pakan untuk ▰ Dalam hal terdapat bahan pakan yang
pembuatan pakan ternak yang tidak tidak termasuk dalam Lampiran II, dapat
termasuk dalam Lampiran I, dapat diberikan diberikan fasilitas dibebaskan dari
fasilitas dibebaskan dari pengenaan PPN pengenaan PPN sepanjang:
sepanjang:
memenuhi kriteria sebagaimana dimaksud ▰ memenuhi kriteria sebagaimana
dalam Pasal 4 dimaksud dalam Pasal 4
Penyesuaian ketentuan mengenai pemberian ▰ Penyesuaian ketentuan mengenai
fasilitas dibebaskan dari pengenaan Pajak pemberian fasilitas dibebaskan dari
Pertambahan Nilai sebagaimana dimaksud pengenaan Pajak Pertambahan Nilai
pada ayat (2) dilakukan melalui perubahan sebagaimana dimaksud pada ayat (2)
Peraturan Menteri ini.
dilakukan melalui perubahan Peraturan
Menteri ini
Pasal 5 Pasal 6
PMK 142/2017
Blood meal Feather meal bungkil soya lecithin
Feather meal is a byproduct of processing poultry
Lesitin merupakan salah satu bahan pengemulsi makanan
sekam=kulit gabah
Blood meal = tepung darah
Lesitin merupakan salah satu bahan pengemulsi makanan sekam
Latar belakang pembebasan PPN atas Bahan Baku
Kerajinan Perak bertujuan untuk bisa mendapatkan harga
bahan baku perak yang lebih murah sehingga mampu
bersaing di pasaran ekspor.
bahan baku kerajinan perak dalam bentuk
perak butiran dan/atau dalam bentuk perak
batangan.
Dasar Hukum Terkait
Peraturan Pemerintah Nomor 81 Tahun 2015 tentang Impor dan/atau
Penyerahan Barang Kena Pajak Tertentu Yang Bersifat Startegis Yang
Dibebaskan Dari Pengenaan Pajak Pertambahan Nilai.
PMK Nomor 36/PMK.03/2007 stdtd PMK Nomor 113/PMK.03/2014
tentang Batasan Rymah Sederhana, Rumah Sangat Sederhana, Rumah
Susun Sederhana, Pondok Boro, Asrama Mahasiswa dan Pelajar, serta
perumahan lainnya, yang atas penyerahannya dibebaskan dari
pengenaan Pajak Pertambahan Nilai.
PMK Nomor 269/PMK.010/2015 tentang Batasan Harga Jual Unit
Hunian Rumah Susun Sederhana Milik dan Penghasilan Bagi Orang
pribadi Yang memperoleh Unit Hunian Rumah Sususn Sederhana Milik.
Latar belakang pembebasan PPN atas penyerahan rumah
bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada
masyarakat lapisan bawah untuk memiliki tempat tinggal.
Imbas lainnya yaitu karena permintaan akan rusun setipe
ini meningkat, akan banyak pengembang yang tertarik
untuk membangun rusun sederhana.
Angka 7 juta per bulan ini lebih tinggi dari aturan
sebelumnya yang menetapkan pemilik rusun adalah
mereka yang berpenghasilan maksimal 4,5 juta per bulan..
RUSUNAMI
(Rumah Susun Sederhana Milik)
Ps 1 ayat 2 huruf j PP No.81/2015 jo PMK269/2015
Bangunan bertingkat yg dibangun dlm suatu lingkungan yg dipergunakan
sbg tempat hunian dilengkapi kamar mandi/WC & dapur, baik bersatu dgn
unit hunian maupun terpisah dg penggunaan komunal yang
perolehannya dibiayai melalui kredit atau pembiayaan
kepemilikan rumah bersubsidi ,
yang memenuhi ketentuan :
Tanpa SKB
Luas > 21m2 &
tdk > 36 m2
(21m2<=luas=>36m2) Pembangunannya me-
ngacu pd PERMEN PUPR
Mrpkan unit hunian per-
Harga Jual tama yg dimiliki, diguna-
Utk or. Pribadi dg penghasi-
tdk > Rp 250 juta kan sendiri sbg tempat
lan tdk >Rp7.000.000/bln
tinggal & tdk dipindah-
tangankan dlm jangka
waktu 5 th sejak dimiliki
Khusus untuk PPN yang dibebaskan dari Rumah susun sederhana milik
(RUSUNAMI) melalui kredit atau pembiayaan lainnya diatur ketentuan bahwa
pembeli harus menyerahkan dokumen sbb kepada penjual :
a. Surat :
i. surat keterangan bermeterai dari pemberi kerja mengenai besarnya
penghasilan yang diterima setiap bulan, dalam hal pembeli adalah karyawan
ii. dan/atau surat pernyataan bermeterai mengenai besarnya penghasilan
yang diterima setiap bulan, dalam hal pembeli melakukan kegiatan usaha atau
pekerjaan bebas;
b. surat pernyataan bermeterai bahwa rumah susun sederhana milik merupakan
unit hunian pertama yang dimiliki dan digunakan sendiri sebagai tempat tinggal,
dan tidak dipindahtangankan dalam jangka waktu sesuai dengan ketentuan
peraturan perundang-undangan di bidang rumah susun; dan
c. fotokopi bukti penyampaian Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan
2 (dua) tahun pajak terakhir sesuai dengan kewajiban perpajakannya.
Terhadap jenis BKP dalam bentuk mesin dan peralatan pabrik serta
unit hunian Rusunami, apabila dalam jangka waktu 4 (empat) tahun
sejak saat impor dan/atau perolehannya digunakan tidak sesuai
dengan tujuan semula atau dipindahtangankan kepada pihak lain baik
sebagian atau seluruhnya, maka PPN yang telah dibebaskan atas impor
dan/atau perolehan BKP tersebut wajib dibayar. Maka pada saat yang
bersamaan tersebut terutangnya PPN yang pada awalnya telah
dibebaskan, dan kewajiban pembayarannya wajib dilakukan dalam
jangka waktu paling lama 1 (satu) bulan sejak BKP tersebut dialihkan
penggunaannya atau dipindahtangankan.
PEMBAYARAN DILAKUKAN OLEH Wajib Pajak yang menerima
penyerahan BKP tertentu yang bersifat strategis sebagaimana
dimaksud dalam Pasal 1 ayat (2) huruf j (RUSUNAMI). (Pasal 12 PMK-
268/PMK.03/2015)
KEWAJIBAN PELAPORAN : (Pasal 13 PMK-
268/PMK.03/2015)
Dalam hal Wajib Pajak yang menerima penyerahan Barang
Kena Pajak tertentu yang bersifat strategis sebagaimana
dimaksud dalam Pasal 12 huruf b (terkait RUSUNAMI)
belum dikukuhkan sebagai PKP, PPN yang telah dibayar
sebagaimana dimaksud dalam Pasal 10 dilaporkan ke KPP
tempat Wajib Pajak terdaftar.
Pelaporan ini dilakukan dengan menyampaikan lembar
ketiga SSP paling lama akhir bulan berikutnya setelah
berakhirnya Masa Pajak terjadinya pengalihan penggunaan
atau pemindahtanganan BKP tertentu yang bersifat
strategis.
listrik, kecuali untuk rumah
dengan daya di atas 6.600
(enam ribu enam ratus)
Voltase Amper.
Sifat dan Administrasi
Fasilitas PPN Dibebaskan tidak menggugurkan kewajiban
untuk menerbitkan Faktur Pajak bagi Pengusaha Kena
Pajak (PKP) yang menyerahkannya. Hal ini disebabkan
karena pada mulanya, transaksi tersebut terutang PPN
dan PKP tersebut wajib memungut PPN. Namun ketika
ketentuan perpajakan menetapkan transaksi tersebut
masuk dalam lingkup yang menerima fasilitas
Dibebaskan PPN maka kewajiban untuk memungut PPN
tersebut menjadi gugur, tetapi tidak dengan kewajiban
menerbitkan Faktur Pajak. Hanya saja atas Faktur Pajak
tersebut dibubuhi cap dengan pernyataan tertera
sebagai berikut::
“PPN Dibebaskan Sesuai PP Nomor 81 Tahun 2015” jika
BKP yang diserahkan adalah BKP Strategis.