0% found this document useful (0 votes)
59 views13 pages

Akuntansi Partai Politik: Dina Savitri - Velia Monica

AKUNTANSI PARTAI POLITIK

Uploaded by

Velia Monica
Copyright
© © All Rights Reserved
We take content rights seriously. If you suspect this is your content, claim it here.
Available Formats
Download as PDF, TXT or read online on Scribd
0% found this document useful (0 votes)
59 views13 pages

Akuntansi Partai Politik: Dina Savitri - Velia Monica

AKUNTANSI PARTAI POLITIK

Uploaded by

Velia Monica
Copyright
© © All Rights Reserved
We take content rights seriously. If you suspect this is your content, claim it here.
Available Formats
Download as PDF, TXT or read online on Scribd

AKUNTANSI PARTAI POLITIK

Dina Savitri - Velia Monica


Accounting Department
Faculty of Economic and Business
University of Jember
PARTAI
POLITIK
UU No.2 Tahun 2011
Pasal 1
Organisasi yang bersifat nasional dan
dibentuk oleh sekelompok warga negara Indonesia secara
sukarela atas dasar kesamaan kehendak dan cita-cita untuk
memperjuangkan dan membela kepentingan politik anggota,
masyarakat, bangsa dan negara, serta memelihara keutuhan
Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

2
UU No. 2 Tahun 2011

Anggaran Dasar Partai Politik (AD), adalah peraturan dasar Partai Politik,
Anggaran Rumah Tangga Partai Politik ( ART ), adalah peraturan yang
dibentuk sebagai penjabaran AD.

semua hak dan kewajiban Partai Politik yang dapat dinilai dengan uang,
berupa uang, atau barang serta segala bentuk kekayaan yang dimiliki dan
menjadi tanggung jawab Partai Politik.

Wajib menyampaikan laporan pertanggungjawaban penerimaan dan


pengeluaran yang bersumber dari dana bantuan APBN dan APBD. BPK
secara berkala 1 (satu) tahun sekali untuk diaudit paling lambat 1 (satu)
bulan setelah tahun anggaran berakhir.

Wajib membuat laporan keuangan untuk keperluan audit dana


yang meliputi:
a. laporan realisasi anggaran Partai Politik;
b. laporan neraca; dan
c. laporan arus kas.

3
Fungsi Partai Politik

01 02 03 04
Mengembangkan Menyalurkan Membina dan Pengatur konflik
kepentingan masyarakat mempersiapkan anggota dalam mengatasi
kesadaran atas hak
dalam pembuatan masyarakat untuk persaingan dan
dan kewajiban
kebijakan negara. mengisi jabatan perbedaan pendapat
politik rakyat. politik sesuai dengan dalam masyarrakat.
mekanisme demokrasi.

4
SUMBER
KEUANGAN
PARTAI POLITIK •


Sumbangan yang sah menurut hukum
perseorangan anggota Partai Politik yang pelaksanaannya diatur
dalam AD dan ART;
perseorangan bukan anggota Partai Politik, paling banyak senilai Rp
1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) per orang dalam waktu 1 (satu)
tahun anggaran; dan
• perusahaan dan/atau badan usaha, paling banyak senilai Rp
03
01 02 7.500.000.000,00 (tujuh miliar lima ratus juta rupiah) per perusahaan
dan/atau badan usaha dalam waktu 1 (satu) tahun anggaran.

Bantuan keuangan dari Anggaran Pendapatan dan


Belanja Negara/Anggaran Pendapatan dan Belanja
Iuran anggota Daerah

• diberikan secara proporsional kepada Partai Politik yang mendapatkan


kursi di Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah
provinsi, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah kabupaten/kota yang
penghitungannya berdasarkan jumlah perolehan suara.
• diprioritaskan untuk melaksanakan pendidikan politik bagi anggota Partai
Politik dan masyarakat yang diatur lebih lanjut dalam Peraturan
Pemerintah.

5
Pengguna Laporan Keuangan Jenis Laporan Keuangan
Partai Politik Partai Politik

• Pengurus
Bentuk pertanggungjawaban Pengelolaan
• Anggota
• pemerintah, termasuk Mahkamah Agung dan Keuangan Partai Politk :
lembaga pengawas partai politik

• penyumbang Laporan Keuangan Tahunan


• Kreditur

• Publik atau masyarakat luas, terutama


konstituen partai politik Laporan Dana Pemilu

• BPK

• Pemerintah ( pusat dan Daerah )


Aktivitas Pencarian Dana yang dilarang
:

7
TUJUAN
Menyediakan informasi mengenai aktiva, kewajiban, dan aktiva bersih,
serta informasi mengenai hubungan di antara unsur-unsur tersebut pada
waktu tertentu.

INFORMASI
1) Kemampuan partai politik untuk memperjuangkan kepentingan
anggota, bangsa dan negara secara berkelanjutan.

2) Likuiditas, fleksibilitas keuangan, kemampuan untuk memenuhi


kewajibannya, dan kebutuhan pendanaan eksternal.

Laporan Posisi Keuangan

8
Laporan Aktivitas
4 alphabets and bullet lists

 Aktivitas yang dilaporkan ada 2 macam :  Biaya-biaya dan sumbangan kampanye


harus menjelaskan secara rinci kegiatan-
 Kegiatan diluar kampanye ( untuk

1 2
kegiatan antara lain: iklan (radio, televisi,
laporan keuangan tahunan ) majalah/koran), rapat raksasa, perjalanan
(biaya transportasi), biaya pawai,
 Kegiatan Kampanye ( Laporan dana pertunjukan musik, dan sebagainya.
Kampanye )

 Informasi dalam laporan aktivitas dapat


membantu pengguna laporan keuangan untuk:
 Semua sumbangan baik dalam bentuk (1) Mengevaluasi kinerja dalam suatu periode.
uang tunai maupun barang/jasa harus
dilaporkan dengan nilai pasar yang
berlaku saat itu.
3 4 (2) Menilai upaya, kemampuan, dan
kesinambungan partai politik dalam
memperjuangkan kepentingan politiknya.
(3) Menilai pelaksanaan tanggungjawab dan
kinerja pengurus.

9
Tujuan laporan arus kas:
• Tujuan utama laporan arus kas adalah menyajikan informasi mengenai
penerimaan dan pengeluaran kas dalam suatu periode.

• Klasifikasi penerimaan dan pengeluaran kas:

• Laporan arus kas disajikan sesuai PSAK 2 tentang Laporan Arus Kas.

Informasi Program atau Kegiatan


• menyajikan informasi mengenai beban menurut klasifikasi fungsional seperti menurut
kelompok program kegiatan utama dan aktivitas pendukung.

• membantu para penyumbang, kreditur, dan pihak lain dalam menilai program dan
kegiatan partai politik, serta penggunaan sumber daya.

• menyajikan informasi tambahan mengenai beban menurut sifatnya, misalnya


berdasarkan gaji, sewa, listrik, bunga, dan penyusutan.

Laporan Arus Kas

10
Tujuan laporan keuangan Pemilu
Untuk meyajikan informasi mengenai penerimaan dan penggunaan
dana untuk kegiatan kampanye pemilu.

Klasifikasi pendapatan dan beban Pemilu:


Pendapatan Pemilu yang merupakan penerimaan dana dalam
kegiatan Pemilu diklasifikasikan berdasarkan sifat dan sumber
dana.

Pengklasifikasian sumber dana tersebut dapat dilakukan antara lain:


(1) Penerimaan kas dari pinjaman, baik pinjaman dari kas partai politik maupun pihak ketiga.
(2) Penerimaan kas dari sumbangan, yang dipisahkan dari sumber penyumbang, antara lain perorangan, perusahaan, dan pemerintah.
(3) Penerimaan kas dari iuran anggota
(4) Penerimaan kas dari bunga dan hasil investasi yang diperkenankan lainnya.
Usulan-Usulan Lain
untuk Perubahan
Sistem Pelaporan Sebenarnya standar akuntansi pemerintah bisa saja di pakai
Keuangan Partai Politik untuk partai politik karena partai politik juga merupakan organisasi
nirlaba. Walaupun begitu, partai politik bukanlah sektor publik
(bukan milik pemerintah) sehingga dalam hal tertentu tidak bisa
sepenuhnya menggunakan standar akuntansi yang dikeluarkan
pemerintah.
PEDOMAN AKUNTANSI KHUSUS UNTUK PARTAI POLITIK AKAN DIPERLUKAN,
TERUTAMA UNTUK MENCATAT POS-POS BERIKUT

Laporan Parpol

Dana Bantuan Pemerintah


• sepenuhnya berlaku standar akuntansi pemerintah (untuk
Laporan parpol tergantung peruntukkannya, artinya parpol harus menyampaikan
pertanggung jawaban dan penggunaan dana Pemilu yang
laporan sesuai dengan UU yang berlaku, hal ini juga berlaku untuk dana kampanye,
diterima melalui KPU).
baik itu bersumber dari APBD (Pemda) dan APBN melalui KPU (Pemerintah Pusat).
• Dana yang diterima dari APBN melalui KPU harus di
pertanggungjawabkan dengan proses dan prosedur
pertanggungjawaban yang sudah baku.

You might also like