1. Sebutkan dan jelaskn secara singkat unit / peralatan yg digunakan dalam unit klarifikasi CPO pada PKS?
2. Jelaskan tujuan metode triple peak pada perebusan kelapa sawit di pabrik pengolahan kelapa sawit dan
mengapa TBS perlu di sterilisasi?
3. Jelaskan tujuan dari unit sterilisasi dan apa saja akibatnya jika unit sterilisasi tidak bekerja dengan baik
4. Tuliskan reaksi pembentukan minyak/lemak dan jelaskan 3 sifat fisik dan 3 sifat kimia minyak dan lemak
5. Jelaskan proses deodorizing pada CPO?
6. Jelaskan faktor apa saja yang mempengaruhi warna pada CPO
Jawab
1. StelizierPerebusan TBS
ThreserMerontokkan buah pada tandannya,
DigesterPengadukan buah
Screw Press
Unit Pemurnian CPO
2. Metode triple peak pada proses perebusan bertujuan agar buah kelapa sawit matang secara sempurna,
metode ini terjadi proses pemanasan bertahap ( single peak, double peka, triple peak ) pada tekanan 2,8
– 3 kg/cm3, jika langsung peak 3 akan terjadi kegosongan pada buah
Tujuan sterilisasi TBS :
Menghentikan aktivitas enzim pada TBS,
melepaskan buah dari spiklet,
menurunkan kadar air,
pemecahan emulsi,
melepaskan serat dan biji,
membantu proses pelepasan inti dari cangkang,
3. Mematikan enzim lipase penyebab degradasi minyak menjadi ALB
Mengurangi kadar air
Memudahkan buah lepas dari tandan
Melunakkan daging buah
Jika pada sterilisasi tidak bekerja dengan baik akan mengakitbatkan CPO berpotensi kualitas rendah
seperti buah belum sepenuhnya masak, pelumatan didalam gester (proses selanjutnya) tidak sempurna,
ampas basah menyebabkan pembakaran dalam ketel uap tidak sempurna.
4. HO-C--OR’+CH20H CH2-C—O-R’+H20
3molekul as.lemak+Gliseroltrigliserida+air
1.titik cair lemak lebih tinggi dari titik cari minyak
Titik didih akan semakin meningkat dengan bertambah panjangnya rantai karbon
Indeks bias digunakan untuk pengujian kemurnian minyak
2. hidrolisis = reaksi hidrolisis terjadi pada suhu tinggi sehingga menyebabkan kerusakan pada minyak/air
karena pada suhu tinggi kelarutan minyak semakin tinggi sehingga air larut didalamnnya
Hidrogenasi = menjenuhkan ikatan rangkap dari rantai karbon asam lemak pada minyak atau lemak
Esterifikasi = mengubah asam asam lemak dari trigliserida dalam bentuk ester
5. Minyak kelapa sawit dikontakkan dengan steam pada tabung dengan aliran counter current. Steam
masuk daribawah sedangkan minyak dari atas tabung. Pertemuan minyak dan steam mengakibatkan
terjadinya perpindahan massa asam lemak bebas dari minyak ke steam. Kondisi operasi tekanan 1 – 6
mmhg pada suhu 230-260’c selama 3-8 jam (batch) atau 15-60 menit (semi atau kontinus), faktor yg
mempengaruhi : tekanan uap, laju alir minyak, tinggi tabung, waktu sentuh.
6. 1. Zat warna alamiah = terdiri dari alpa dan beta karoten, (kuning),xantofil, klorofil, dan anthosyanin
2. warna akibat proses oksidasi terhadap tokoferol, karena : suhu minyak yg terlalu tinggi saat
pengoperasian, oksidasi terhadap fraksi tidak tersabunkan dalam minyak,lamanya penyimpanan,
kandungan logam Fe,Cu,Mn. Ektraksi minyak menggunakan pelarut organik tertentu.