0% found this document useful (0 votes)
53 views5 pages

Quality Assurance

Uploaded by

bhaskara
Copyright
© © All Rights Reserved
We take content rights seriously. If you suspect this is your content, claim it here.
Available Formats
Download as DOCX, PDF, TXT or read online on Scribd
0% found this document useful (0 votes)
53 views5 pages

Quality Assurance

Uploaded by

bhaskara
Copyright
© © All Rights Reserved
We take content rights seriously. If you suspect this is your content, claim it here.
Available Formats
Download as DOCX, PDF, TXT or read online on Scribd

Selamat pagi Bapak/Ibu,

Terimakasih atas kesempatannya, izinkan saya memperkenalkan diri

Saya I Gede Bhaskara Adi Pratama, seorang fresh graduate sarjana kimia dari Universitas Brawijaya

Mutu atau kualitas suatu produk serta layanan terhadap konsumen adalah faktor yang sangat penting
dalam melakukan persaingan pasar. Mutu dijadikan sebagai tolak ukur dan pembeda suatu produk dan
layanan antara satu produsen dengan produsen lainnya.

Untuk itu, suatu produsen dan penyedia layanan wajib mencari cara untuk meningkatkan mutu produk
ataupun mutu layanannya.

Dlam menjaga dan meningkatkan mutu, perusahaan manufaktur (produsen) umumnya akan
menggunakan dua teknik yaitu teknik pengendalian mutu (Quality Control) dan teknik penjaminan mutu
(Quality Assurance). Kedua teknik tersebut bertujuan untuk memastikan bahwa produk akhir atau
layanan memenuhi persyaratan dan standar mutu yang ditetapkan.

Di dalam Standard ISO 9001-2015 disebutkan bahwa Penerapan sistem manajemen mutu adalah suatu
keputusan strategis bagi suatu organisasi yang dapat membantu organisasi tersebut untuk
meningkatkan kinerjanya secara keseluruhan dan menyediakan dasar yang kuat untuk inisiatif
pembangunan berkelanjutan.

Manfaat potensial suatu organisasi yang mengimplementasikan sistem manajemen mutu berdasarkan
standar internasional tersebut adalah:

1. Kemampuan untuk menyediakan produk dan jasa secara konsisten yang memenuhi kebutuhan
pelanggan dan persyaratan hukum serta peraturan yang berlaku;
2. Memfasilitasi peluang untuk meningkatkan kepuasan pelanggan;
3. Menangani risiko dan peluang yang terkait dengan konteks dan tujuannya;
4. Kemampuan untuk menunjukkan kesesuaian terhadap persyaratan sistem manajemen mutu
yang ditentukan.

Dalam bahasan kali ini saya hanya berfokus pada Pentingnya Quality Assurance.

Jaminan mutu (Quality Assurance) adalah jaminan yang digunakan untuk memberikan keamanan atau
kepercayaan terhadap produk yang dibuat oleh sebuah perusahaan. Secara umum, tugas dan juga
tanggung jawab yang diemban oleh Quality Assurance meliputi pemantauan, pengujian, serta
peninjauan semua produk yang terlibat didalam proses produksi dari produk yang dihasilkan.

Jadi, jaminan mutu (QA) adalah sebuah pendekatan berbasis PROSES, yang bertujuan untuk mengurangi
adanya produk cacat dari tahap perencanaan hingga ke fase pengiriman produk kepada para konsumen.
Sehingga hal ini akan mengurangi proses rework (pengerjaan ulang) dan keluhan dari para konsumen,
yang menyebabkan hilangnya reputasi perusahaan dan tambahan biaya karena kualitas yang buruk.

Diharapkan ada beberapa manfaat mendasar dari adanya Quality Assurance ini yakni:

1. Produk terjamin kualitasnya


Produk dengan mutu yang baik dapat memberikan banyak keuntungan bagi pengguna.
Dengan fitur yang berfungsi optimal, dapat meningkatkan layanan kepada pelanggan,
meningkatkan kredibilitas perusahaan. Selain itu, produk yang berkualitas pada
umumnya akan diminati oleh banyak pengguna sehingga dapat bertahan dalam jangka
waktu yang lama.

2. Menghemat biaya dan waktu


Kesalahan yang ditemukan setelah produk dibuat membutuhkan waktu dan biaya yang
lebih besar untuk diperbaiki. Selain harus membayar biaya pengembangan produk,
produsen juga harus mengeluarkan biaya tambahan untuk proses perbaikan. Berbeda
dengan barang atau produk yang telah melalui tahap pengujian sehingga perusahaan
tidak perlu lagi mengeluarkan biaya tambahan untuk perbaikan.
(Contoh, sebuah pabrikan mobil yang menarik unit mobilnya dari konsumen untuk
dilakukan penggantian spare part tertentu – ini memerlukan biaya yang tidak sedikit).

3. Membantu perusahaan untuk memenuhi harapan klien


Quality Assuarnce akan membantu memastikan bahwa produk yang dihasilkan sesuai
dengan tuntutan dan harapan konsumen. Ketika Quality Assurance dilakukan dengan
benar, produsen akan merasa percaya diri untuk memasarkan produk tersebut. Hal ini
dapat membuat loyalitas dan kepercayaan pelanggan terhadap perusahaan penghasil
produk atau produsen tersebut.

Terkait dengan ilmu yang pernah saya pelajari saat di bangku kuliah. Pekerjaan Quality Assurance ini
akan menyangkut pada ketrampilan untuk mengumpulkan data, GEDE TAMBAHIN SENDIR SESUAI
PENGALAMAN TERKAIT….

Jadi secara umum pentingnya Quality Assurance (QA) adalah mencakup monitoring, uji-tes dan
memeriksa semua proses produksi yang terlibat dalam produksi suatu produk. Memastikan semua
standar kualitas dipenuhi oleh setiap komponen dari produk atau layanan yang disediakan oleh
perusahaan untuk memberikan jaminan kualitas sesuai standar yang diberikan oleh perusahaan.

Selanjutnya, Tantangan yang dihadapi oleh seorang Quality Assurance gambarannya adalah:

Dalam era Industri 4.0 kepuasan pelanggan yang unik dengan biaya produksi massal tertentu adalah
sebuah tantangan bagi setiap manufactur. Dunia yang berubah begitu cepat dengan globalisasi
informasi yang seolah tiada batas membuat konsumen bisa menentukan begitu banyak pilihan secara
leluasa.

Bagi seorang Quality Assurance atau sebuah manufactur tujuan utamanya adalah tetap menghasilkan
barang dengan inovasi terbaru dan mutu yang terbaik, serta mampu menarik dan diminati oleh banyak
konsumen.

Produsen harus mengikuti selera generasi pelanggan yang terus berubah dan mungkin akan semakin
cepat berubah dimasa yang akan datang.

Inovasi dan kemauan untuk selalu menyesuaikan diri dengan kondisi terkini adalah kaidah dasar yang
harus selalu dilaksanakan.
Berita baiknya adalah, semua tantangan Quality Assurance tersebut tetap membutuhkan sifat-sifat
kemanusiaan dasar seperti: kelitian, sifat detail atau rinci, mampu berkomunikasi secara lisan dan
tertulis dengan baik, mampu dalam pengumpulan data dengan akurat, mengolah dan menganalisa data,
menganalisa masalah dan memecahkan masalah, pengambilan keputusan, orientasi layanan pada
pelanggan dan mampu bekerja sama dalam team.

Oleh karena itu, sebagai seorang Quality Assurance yang baik, agar produknya selalu bisa bertahanan di
psaran, minimal harus melakukan tindakan-tindakan:

 Memahami sifat bisnis yang berkembang saat ini dengan mencari informasi sebanyak mungkin
dari berbagai sumber terutama internet.
 Mengeksplorasi ide-ide inovatif untuk menemukan teknik yang akan berkontribusi dalam mutu
produk secara efisien dan cepat untuk memenuhi permintaan pasar dengan produk akhir
berkualitas tinggi.
 Mengikuti pelatihan seperti misalnya Auditor Mutu, Quality Engineer, Six Sigma, Standard-
standard terkait, Peraturan Pemerintah dan Perundang-Undangan terbaru.
 Menambah keterampilan bidang teknologi komputer dan database,
 Menambah pengetahuan tentang peralatan produksi dan alat uji terkini, membekali diri dengan
konsep dan metodologi Quality Assurance terbaru.

Demikian yang dapat saya sampikan terkait pentingnya quality assurance dalam industri manufactur,
tantangan dan usaha mengatasinya. Karena saya adalah seorang pembelajar, kritik dan masukan dengan
senang hati saya terima. Saya berharap ini adalah sebuah awal yang baik buat saya dan perusahaan ini.

Saya sangat berterima kasih kepada Bapak/Ibu yang telah memberikan kesempatan baik ini.

Semoga kita semua senantiasa dalam keadaan sehat dan berbahagia.

Sekali lagi terima kasih. Selamat pagi.

Sering kita merasa bingung dengan pengertian Quality Control (QC) dengan Quality Assurance (QA),
karena keduanya berada didepartemen yang sama dalam suatu perusahaan. Perbedaanya terdapat
pada tugasnya yang berbeda walaupun keduanya biasanya terdapat dalam satu departemen. Kita
mengetahui jika pengertian tugas Quality Control (QC) merupakan pengendalian kualitas, sedang Quality
Assurance adalah jaminan kualitas.

Jadi Quality Assurance mempunyai tugas dan tanggung jawab pokok terkait dengan peran jaminan
kualitas. Meskipun sifat yang tepat dari pekerjaan jaminan kualitas akan berbeda berdasarkan pada
industri tertentu, tugas utama dan kompetensi terkait dengan memastikan bahwa produk tersebut
memenuhi standar kualitas yang diperlukan atau diberikan sesuai standar perusahaan.
Memiliki tugas poko dalam perencanaan prosedur jaminan kualitas suatu produk atau jasa

Menafsirkan dan menerapkan standar jaminan kualitas

Mengevaluasi kecukupan standar jaminan kualitas

Merancang sampel prosedur dan petunjuk untuk mencatat dan melaporkan data berkualitas

Meninjau pelaksanaan dan efisiensi kualitas dan inspeksi sistem agar berjalan sesuai rencana,
melaksanakan dan memantau pengujian dan inspeksi bahan dan produk untuk memastikan
kualitas produk jadi

Mendokumentasikan audit internal dan kegiatan jaminan kualitas lainnya

Menyelidiki keluhan pelanggan dan masalah ketidaksesuaian

Mengumpulkan dan menyusun data kualitas statistik

Menganalisis data untuk mengidentifikasi area untuk perbaikan dalam sistem mutu

Mengembangkan, merekomendasikan dan memantau tindakan perbaikan dan pencegahan

Menyiapkan laporan untuk berkomunikasi hasil dari kegiatan kualitas

Mengidentifikasi kebutuhan pelatihan dan mengatur intervensi pelatihan untuk memenuhi


standar kualitas

Mengkoordinasikan dan dukungan di tempat audit yang dilakukan oleh penyedia eksternal

Mengevaluasi temuan audit dan menerapkan tindakan koreksi yang tepat

Mengelola dan memeriksa kegiatan manajemen risiko

Bertanggung jawab untuk sistem manajemen dokumen

Memastikan kepatuhan berkelanjutan dengan persyaratan peraturan kualitas dan industri yang
ditetapkan perusahaan

Gelar sarjana, Diploma yang sesuai dengan bidang tugas

Akan lebih baik jika memiliki sertifikasi Kualitas Auditor, Quality Engineer, Peningkatan Kualitas
Asosiasi, Six Sigma

Berpengalaman dalam pemeriksaan mutu, audit dan pengalaman pengujian

Berpengalaman dengan pelaksanaan program tindakan korektif

Berpengalaman khusus dalam produk industri

Memiliki keterampilan komputer yang baik termasuk Microsoft Office dan database

Memiliki keterampilan & pengetahuan tentang alat, konsep dan metodologi QA


Memiliki pengetahuan tentang persyaratan peraturan yang relevan

You might also like