0% found this document useful (0 votes)
51 views7 pages

Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan: Vol. 6, No.4, Desember 2020

This document discusses the teaching of techniques for processing clever movements in Randai performances. Randai is a traditional Minangkabau performing art that contains elements of literature, music, dance, and visual art. Movement is the most important element in Randai. The techniques for processing clever movements in Randai are derived from basic movements in Minangkabau silat. It is important for Randai teachers to have skills in both silat movements and choreography. As Randai is now taught formally, written guides are needed to aid in teaching techniques for processing clever movements.

Uploaded by

azkiaannisa13
Copyright
© © All Rights Reserved
We take content rights seriously. If you suspect this is your content, claim it here.
Available Formats
Download as PDF, TXT or read online on Scribd
0% found this document useful (0 votes)
51 views7 pages

Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan: Vol. 6, No.4, Desember 2020

This document discusses the teaching of techniques for processing clever movements in Randai performances. Randai is a traditional Minangkabau performing art that contains elements of literature, music, dance, and visual art. Movement is the most important element in Randai. The techniques for processing clever movements in Randai are derived from basic movements in Minangkabau silat. It is important for Randai teachers to have skills in both silat movements and choreography. As Randai is now taught formally, written guides are needed to aid in teaching techniques for processing clever movements.

Uploaded by

azkiaannisa13
Copyright
© © All Rights Reserved
We take content rights seriously. If you suspect this is your content, claim it here.
Available Formats
Download as PDF, TXT or read online on Scribd

Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan

[Link]
Vol. 6, No.4, Desember 2020

Pembelajaran Praktik Teknik Pengolahan Gerak Legaran Galombang Randai

Hendri Yusuf1, Indra Yuda2


1,2
Universitas Negeri Padang
Email: hendriyusuf39@[Link], indrayudanur@[Link]

Info Artikel Abstract:


Sejarah Artikel: Randai is a miniature traditional Minangkabau performing
Diterima: 29 Oktober 2020 art which has complete elements of traditional performing
Direvisi: 11 November 2020 arts. As a complete miniature of Minangkabau performing
Dipublikasikan: Desember 2020 arts, in the randai performance there are elements of literary
e-ISSN: 2089-5364 art in the form of a script containing dialogues expressed in
p-ISSN: 2622-8327
Minangkabau language and literature, music art expressed
DOI: 10.5281/zenodo.4322276
by chanting sounds of chanting or classical Minangkabau
saluang songs, movement arts or dance which is expressed
through the movements of the pasambah, the motion of
galombang legaran Randai which is derived from the basic
movements of the Minangkabau style of pencak silat, and the
art of teter which is expressed by. In addition to the main
elements of the performing arts in randai, there are also
visual arts as a supporting element for the perfection of the
randai performance. Movement is the most important element
in carrying out randai performances. Along with the
development of science, local arts are accommodated as a
part that is studied in formal education centers, such as SD,
SMP, SMA and even to higher education in West Sumatra. As
an art that is studied in formal education, of course, it is
necessary to provide written media in the form of tutorials to
help or as a companion in learning the techniques of clever
movements in colleges and the wider community.

Keyword: clever, motion, motion processing techniques

PENDAHULUAN seni teater (Bahardur 2018). Selain itu


Pertunjukan randai memiliki unsur- dalam pertunjukan randai juga teradapat
unsur seni yang beragam. Randai dibangun unsur seni rupa. Seni rupa berperan sebagai
dari beberapa unsur seni pertunjukan pelengkap dari pertunjukan randai(Cohen
tradisional Minangkabau. Unsur-unsur seni 2003). unsur seni rupa yang terdapat dalam
tersebut adalah seni gerak, seni musik dan randai yaitu kostum, tata risa,properti atau

953
tata panggung. Gerak merupakan salah satu tokoh randai atau pelatih randai. kegiatan
unsur utama dalam pertunjukan randai latihan seperti ini kadangkala menjadi
(Rustiyanti et al. 2013). Keutamaan gerak kendala dalam sebuah proses transfer
tersebut dapat dilihat pada pertunjukan dari keahlian. Persoalan tersebut bisa disebakan
awal sampai akir dari penampilan randai. banyak hal seperti masalah jarak,keuangan,
Dapat disaksikan lebih dari setengah situasi dan kondi lainya. Menyikapi
pertunjukan randai adalah unsur gerak. persoalan tersebut penulis mencoba untuk
Gerak-gerak randai diyakini bersumber dari mengurai permaslahan diatas denga cara
gerak – gerak pencak silat aliran membuat tulisan tentang bagaiman cara
Minangkabau (Hadijah 2019). (Pradana teknik mengolah gerak legaran randai.
Putri dan Efni Salam 2015) Gerak silat dalam tulisan ini penulis akan mengurai
dalam randai adalah gerak silat yang sudah permalasahan, Macam-macam istilah nama
diolah dari beberapa bagian yang bisa gerak randai : 1) Bentuk tampilan gerak
dimafaatkan untuk gerak randai. randai, 2) Teknik megolah gerak randai.
Pertunjukan yang diawali dari gerak Mudah-mudahan pokok permasalahan di
pasambahan untuk pembukaan randai, atas akan dapat membuka pembicaraan
gerak galombang legaran randai, gerak untuk mengenali gerak randai secara
pengantar dan penjemput tokoh randai, teknis serta konsep dan strategi untuk
gerak penutup randai. Kemudian (Latrell teknik mengolah gerak legaran randai.
1999) mengatakan gerak-gerak randai Banyak ahli mengemukakan pendapatnya
tersebut disajikan dalam bentuk rangkaian- tentang randai. Menurut (Rustiyanti 2015;
rangkaian kalimat gerak, yang disusun dan Yuda 2015) menyatakan bahwa randai
distuktur. Rangkaian gerak randai terdiri adalah “sebuah kesenian yang merupakan
dari motif-motif gerak pencak silat yang permainan anak nagari Minangkabau,
terdiri dari gerak jurus dan gerak permainan dengan gerakan membentuk
berpasangan. Setiap bagian susunan gerak lingkaran kemudian melangkah kecil-kecil
memiliki karakter sendiri-sendiri dan secara perlahan, sambil menyampaikan
masing masingnya memiliki funsinya cerita lewat nyanyian secara bergantian”
sendiri-sendiri. (Abd Latiff dan Jonathan dari pendapat diatas dapat diketahui
2014) Dalam pengolahan gerak randai bahwasanya randai adalah kesenian
seorang pelatih atau guru randai tentu saja minangkabau yang dalam pertunjukanya
harus memiliki keterampilan dan mempunyai beberapa elemen yaitu gerak,
kemampuan dibidang gerak pencak silat. nyanyian dan cerita, dimana elemen-
Keterampilan pencak silat menjadi syarat elemen tersebut satu kesatuan yang tak
yang mutlak disamping keahlian koreografi terpisahkan”
bagi seorang pelatih atau guru randai. Senada yang dituliskan (Yulidar,
dewasa ini randai tidak saja berkembang Syuraini, dan Ismaniar 2018) “Randai pada
dipusat pusat pendidikan non formal seperti mulanya berasal dari kata andai atau
kelompok seni tradisi atau sasaran rndai, beRandai-andai(berumpama). Pada masa
bahkan sudah banyak dipelajari diberbagai lalu sebagian orang Minangkabau selalu
sekolah formal dan perguruan tinggi baik berumpama dengan berpantun, berdendang
didaerah asalnya maupun diluar daerah atau bakaba (khabar) atau berdendang,
asalnya. Biasanya seseorang yang akan beberapa orang bergerak seirama dengan
belajar randai lansung mempelajari dengan alunan kaba atau dendang tersebut

954
terjadilah kolaborasi antara sastera tari dan dari motif-motif gerak pencak silat yang
musik. Yulidar berpendapat bahwasanya terdiri dari gerak jurus dan gerak
asal mulanya randai berawal dari kebiasaan berpasangan. Setiap bagian susunan gerak
orang minangkabau berkomunikasi dengan memiliki karakter sendiri-sendiri dan
orang lain melalui tata cara berpantun dan masing masingnya memiliki funsinya
berdendang yang kemudian berkolaborasi sendiri-sendiri. (Abd Latiff dan Jonathan
dengan sastra atau cerita, gerakan-gerakan 2014) Dalam pengolahan gerak randai
tari, musik. seorang pelatih atau guru randai tentu saja
harus memiliki keterampilan dan
HASIL DAN PEMBAHASAN kemampuan dibidang gerak pencak silat.
Pertunjukan randai memiliki unsur- Keterampilan pencak silat menjadi syarat
unsur seni yang beragam. Randai dibangun yang mutlak disamping keahlian koreografi
dari beberapa unsur seni pertunjukan bagi seorang pelatih atau guru randai.
tradisional Minangkabau. Unsur-unsur seni dewasa ini randai tidak saja berkembang
tersebut adalah seni gerak, seni musik dan dipusat pusat pendidikan non formal seperti
seni teater (Bahardur 2018). Selain itu kelompok seni tradisi atau sasaran rndai,
dalam pertunjukan randai juga teradapat bahkan sudah banyak dipelajari diberbagai
unsur seni rupa. Seni rupa berperan sebagai sekolah formal dan perguruan tinggi baik
pelengkap dari pertunjukan randai(Cohen didaerah asalnya maupun diluar daerah
2003). unsur seni rupa yang terdapat dalam asalnya. Biasanya seseorang yang akan
randai yaitu kostum, tata risa,properti atau belajar randai lansung mempelajari dengan
tata panggung. Gerak merupakan salah satu tokoh randai atau pelatih randai. kegiatan
unsur utama dalam pertunjukan randai latihan seperti ini kadangkala menjadi
(Rustiyanti et al. 2013). Keutamaan gerak kendala dalam sebuah proses transfer
tersebut dapat dilihat pada pertunjukan dari keahlian. Persoalan tersebut bisa disebakan
awal sampai akir dari penampilan randai. banyak hal seperti masalah jarak,keuangan,
Dapat disaksikan lebih dari setengah situasi dan kondi lainya. Menyikapi
pertunjukan randai adalah unsur gerak. persoalan tersebut penulis mencoba untuk
Gerak-gerak randai diyakini bersumber dari mengurai permaslahan diatas denga cara
gerak – gerak pencak silat aliran membuat tulisan tentang bagaiman cara
Minangkabau (Hadijah 2019). (Pradana teknik mengolah gerak legaran randai.
Putri dan Efni Salam 2015) Gerak silat dalam tulisan ini penulis akan mengurai
dalam randai adalah gerak silat yang sudah permalasahan, Macam-macam istilah nama
diolah dari beberapa bagian yang bisa gerak randai : 1) Bentuk tampilan gerak
dimafaatkan untuk gerak randai. randai, 2) Teknik megolah gerak randai.
Pertunjukan yang diawali dari gerak Mudah-mudahan pokok permasalahan di
pasambahan untuk pembukaan randai, atas akan dapat membuka pembicaraan
gerak galombang legaran randai, gerak untuk mengenali gerak randai secara
pengantar dan penjemput tokoh randai, teknis serta konsep dan strategi untuk
gerak penutup randai. Kemudian (Latrell teknik mengolah gerak legaran randai.
1999) mengatakan gerak-gerak randai Banyak ahli mengemukakan pendapatnya
tersebut disajikan dalam bentuk rangkaian- tentang randai. Menurut (Rustiyanti 2015;
rangkaian kalimat gerak, yang disusun dan Yuda 2015) menyatakan bahwa randai
distuktur. Rangkaian gerak randai terdiri adalah “sebuah kesenian yang merupakan

955
permainan anak nagari Minangkabau, jurus atau bentuk bentuk gerak dalam
permainan dengan gerakan membentuk randai sangat penting. Latihan gerak randai
lingkaran kemudian melangkah kecil-kecil dimaksudkan agar seseorang dapat
secara perlahan, sambil menyampaikan memahami bentuk posisi tubuh ketika
cerita lewat nyanyian secara bergantian” menampilkan gerak.
dari pendapat diatas dapat diketahui a. Tagak Alif
bahwasanya randai adalah kesenian Posisi berdiri sempurna atau berdiri lurus
minangkabau yang dalam pertunjukanya No Sikap balabek ( sikap kuda-kuda pencak silat minangkabau)

1 Kaki tangan torso kepala Ket


mempunyai beberapa elemen yaitu gerak,
2 Kanan dan kiri Disamping Tegak Fokus
nyanyian dan cerita, dimana elemen- merapat jarak badan lurus, ke
satu kepal ujung bahu depan
elemen tersebut satu kesatuan yang tak jari kanan dan datar
terpisahkan” kiri mengarah
diagonal . kaki
Senada yang dituliskan (Yulidar, turun dua

Syuraini, dan Ismaniar 2018) “Randai pada


mulanya berasal dari kata andai atau b. Sikap Balabek Langkah Runciang
beRandai-andai(berumpama). Pada masa Merupakan posisi –posisi kuda kuda
lalu sebagian orang Minangkabau selalu dalam randai menghadap lurus kedepan.
No Sikap Balabek Langkah Runcing
berumpama dengan berpantun, berdendang Kaki tangan torso kepala Ket

atau bakaba (khabar) atau berdendang, Kanan dan kiri Salah satu Posisi Fokus
dibuka selebar tangan ( kiri torso ke
beberapa orang bergerak seirama dengan bahu dengan atau kanan condong depan
posisi satu di lurus ke
alunan kaba atau dendang tersebut depan dan satu kedepan depan,
terjadilah kolaborasi antara sastera tari dan kiki di sedangkan bahu
belakang. Kaki tangan yang lurus .
musik. Maadis berpendapat bahwasanya kanan dan kiri lain di dada
di tekuk turun
asal mulanya randai berawal dari kebiasaan level 2 .
telapak kaki
orang minangkabau berkomunikasi dengan yang didepan
orang lain melalui tata cara berpantun dan lurus, dan kaki
yang
berdendang yang kemudian berkolaborasi dibelangan
diagonal
dengan sastra atau cerita, gerakan-gerakan
c. Langkah Ampang
tari, musik. Sikap Balabek Langkah Ampang
Nama Gerak
Ampeh Elo ikua Lajang Rabuik Sapu Sisiek kaki
Antak gabo kalo Sampian Rambah Sariang Sisiek Tangan
Kaki Tangan Torso Kepala Ket
Arak gadabak Injek g Rambah Siduk Sodok
Kabau Gadadah Jatuh Lajang Layang Siku Sonsoang Kanan dan Salah satu Posisi Fokus ke Posisi kaki
Gadan Ganjua Kucian sipak Ranggui Simbek Tagak
g Gelek g tak k Sintak /langkahKupik kiri dibuka tangan ( torso depan yang di
Balabe Gelek Kalang jadi/sipa Ranggui sintuang Tagak
k duo Kalatie k k tabu Sipai /langkahRuncia
selebar kiri atau agak depan
Bagisi Gendean k gantuan maliang Sipak ng bahu kanan condong mesti
e g Kepoh g Sabuik Balakang/Patia Tagak
Baliek Gantuan Kuak Lakak Balakan ng /lankahSilang
dengan )lurus ke berlawanan
Batimb g kaki Kudo- Lambui g Sipak Rago Tagak Alif posisi satu kedepan depan, dengan
a Gisuik Kudo k-an Sambui Tagak
Cakiek Guntian Lajang lutuik k Dalam Gantuang di depan sedangkan posisi posisi
Cikuih g Luruih Mamata Sambui Tagak
Cucuk Lajang h k Lua Papek/langkah
dan satu tangan bahu tangan .
Elo Sajamb Paciek Sandian papek kiki di yang lain lurus . artinya jika
a Pijak g
Makan Pilin Santuan
belakang. di dada, kaki yang
Piuh g Kaki posisi jari didepan
Kalang
Pintu kanan dan tangan adalah kaki
kiri di depan kiri maka
Melatih Gerak Jurus Randai tekuk tegak tangan
turun level agak yang di
Seluruh Gerak randai berasal dari gerak 2 . telapak condong depan
pencak silat, gerak silat menjadi pondasi kaki yang adalah
didepan tangan
dasar dari rangkaian –rangkaian gerak lurus, dan kanan.
randai dari awal sampai akir. Melatih gerak
956
Sikap Balabek Langkah Ampang f. Langkah Simpie
kaki yang Begitu Sikap Balabek Langkah Simpie
dibelakang juga Kaki tangan torso Kepala Ket
diagonal sebaliknya
Kanan Salah Posisi Fokus ke Jika kaki
d. Langkah Papek dan kiri satu torso arah kanan
Sikap Balabek Langkah Papek
dibuka tangan ( condong belakang yang
Kaki Tangan Torso Kepala Ket
selebar kiri atau ke depan, menghad didepa
Kanan dan Salah satu Posisi torso Fokus Posisi bahu kanan bahu ap ke maka
kiri dibuka tangan ( lurus agak ke kaki dan dengan lurus lurus . ujung tangan
selebar bahu kiri atau condong depan tangan posisi kebelak posisi jari kikri yang
dengan kanan kedepan bahu sama,
satu di an pinggang belakang di depan,
posisi satu di lurus lurus posisi artinya
depan sedangk diputar begitu
depan dan kedepan menyamping, apabila
satu kiki di sedangkan jika dilhat dari kaki dan satu an berlawan juga
belakang. tangan depan yang kaki di tangan an arah sebalikny
Kaki kanan yang lain kelihatan didepan belakang yang dengan a.
dan kiri di di dada hanya satu adalah degan lain di posisi Posisi
tekuk turun posisi bahu kaki posisi dada. kaki tersebut
level 2 . yang nampak . kanan
membent Selain dapat
telapak kaki maka
uk huruf itu dilakukak
yang didepa tangan
dan yang X. Kaki posisi an dari
belakakang didepan kanan tangan semua
searah. adalah dan kiri bisa level
tangan di tekuk berbagai turun 1,2
kanan turun varian dan 3
e. Langkah Guntiang Atau Silang level 2 .
Sikap Balabek Langkah Silang/ Gunting telapak
kaki yang
Kaki Tangan Torso Kepala Ket
didepan
Kanan dan Kedua Posisi Fokus ke Jika kaki posisi
kiri dibuka tangan torso tegak depan kanan yang membuka
selebar dibentangkan lurus searah didepa maka (
bahu depan dan hadap ke torso tangan kikri ampang)
dengan belakang samping. , yang di , dan kaki
posisi satu degan posisi bahu datar depan, begitu yang
di depan setinggi . posisi juga dibelakan
dan satu bahu, pada pinggang sebaliknya. g posisi
kaki di bagian siku diputar Posisi bertumpu
belakang agak ditekuk. berlawanan tersebut pada
degan Kedua arah dapat bagian
posisi talapak dan dengan dilakukakan depan
membentuk jari tangan posisi kaki dari semua kaki
huruf X. posisi tegak level turun sementar
Kaki kanan vertikal. 1,2 dan 3 a tumit
dan kiri di tidak
tekuk turun menyentu
level 2 . h lantai
telapak g. Langkah Gantuang
kaki yang
didepan Sikap Balabek Langkah Gantuang
posisi Kaki tangan Torso kepala Ket
membuka (
ampang) ,
dan kaki Salah Salah satu Posisi Fokus Kaki dan
yang satu kaki tangan ( torso ke tangan yang
dibelakang
bertumpu kiri atau lurus depan di depan
posisi
menahan kanan . harus
bertumpu
pada badan kedepan kedua berlawanan,
bagian dan kaki sedangkan bahu artinya jika
depan kaki yang lain tangan sam kai yang
sementara dilipat/ yang lain tinggi digantung
tumit tidak digantung di dada adalah kaki
menyentuh setinggi atau di kanan maka
lantai
lutut, paha tangan yang

957
Sikap Balabek Langkah Gantuang kupik atau lapang). Sebuah gerak dapat
posisisi lurus dikelola melalui ruang gerak atau pola
tungakai kadepan
lantai dalam bergerak. 2) Irama gerak /
tegak adalah
lurus tangan kiri tempo gerak yaitu :Pada pengolahan cepat
lambat sebuah gerak, dapat dilakukan
dengan memperhitungkan lamanya waktu
h. Gerak Gelek
Sikap Gerak Gelek
yang dipergunakan dalam melakukan
Kaki tangan Torso kepala Ket sebuah gerak. 3) Motif gerak yaitu :
Kanan dan Salah satu Posisi Fokus ke Gelek Berbagai macam kekayaan motif gerak
kiri dibuka tangan ( torso depan merupakan
selebar kiri atau condong gerakan yang yang dipergunakan dalam sebuah
bahu kanan ke mengganti rangkaian gerak. Artinya motif-motif gerak
dengan lurus depan, arah hadap
posisi satu kedepan bahu tanpa dapat disusun sedemiakian rupa. 4)
di depan sedangkan lurus . melangkah, Dinamika gerak yaitu : Pengaliran kekuatan
dan satu tangan melainkan
kiki di yang lain memutar dalam memberikan tenaga terhadap
belakang. di dada. badan 180 sebuah motif gerak. Kuat dan lembut pada
Kaki Tangan derajat
kanan dan mengikuti sebuah motif gerak dapat melahirkan rasa
kiri di posisi gerak 5) Arah gerak yaitu: memberikan
tekuk kaki
turun level variasi arah hadap dan desain lantai pada
2 . telapak gerak contoh susunan motif gerak
kaki yang
didepan galombang randai : Tepuk tangan 1 x -
lurus, dan Menepuk celana galembong 1 x- Maju kaki
kaki yang
dibelakang kanan – Gelek - Mudur kaki kiri – Gelek -
diagonal mundur kaki kiri - maju kaki kiri - gantuang
kaki kanan - maju kaki kanan - maju kaki
KESIMPULAN kiri - gantuang kaki kanan arah tengah
Menyusun gerak randai adalah lingkaran - maju kaki kanan - maju kaki kiri
dengan cara menggabungkan beberapa - gelek dua kali (kanan dan kiri) - mundur
motif gerak randai sehingga menjadi kaki kiri – gelek - gantuang kaki kanan -
sebuah kalimat gerak yang utuh. Dalam maju kaki kanan - maju kaki kiri - gantuang
penyusunan gerak randai beberapa teknik kaki kanan arah lingkaran - maju kaki
pengolahan dapat dilakukan pada beberapa kanan - maju kaki kiri.
elemen. Dalam pengolahan gerak Banyak kemungkinan yang dapat
galombang randai beberapa teknik yang dilakukan untuk pengolahan gerak randai.
dapat dilakukan yaitu Menyusun gerak Permasalahanya yang perlu didudukan
randai adalah dengan cara menggabungkan adalah tentang persepsi pengolahan serta
beberapa motif gerak randai sehingga pengembangan tentang gerak itu: apa itu
menjadi sebuah kalimat gerak yang utuh. penolahan, kenapa gerak itu diolah dan
Dalam penyusunan gerak randai beberapa dikelola serta dikembangankan, bagaimana
teknik pengolahan dapat dilakukan pada bentuk pengolaha gerak randai itu sendiri,
beberapa elemen. untuk apa gerak randai itu diolah.
Dalam pengolahan gerak galombang Kesadaran yang tulus terhadap
randai beberapa teknik yang dapat permasalahan permasalahan ini tidak
dilakukan yaitu : 1) Ruang gerak yaitu : mustahil akan menentukan sikap atau
lebar atau sempitnya ruang gerak tubuh ( konsep untuk melakukan pengembangan

958
kearah yang positif. Upaya pengolahan Permainan Tradisional Randai
sebuah gerak tidak akan berarti tanpa Minangkabau.” Visualita. doi:
disertai dengan pemahaman dari pondasi 10.33375/vslt.v6i1.1053.
Rustiyanti, Sri. 2015. “Musik Internal dan
dasar gerak randai itu sendiri yaitu pencak
Eksternal dalam Kesenian Randai.”
silat Minangkabau. minangkabau dipercaya Resital: Jurnal Seni Pertunjukan. doi:
sebagai salah satu sumber utama bela diri 10.24821/resital.v15i2.849.
pencak silat di indonesia memiliki turunan- Rustiyanti, Sri, Fatimah Djajasudarma,
turunan yang melahirkan kesenian terutama Endang Caturwati, dan Lina
seni gerak. Seni gerak pencak silatinilah Meilinawati. 2013. “Estetika Tari
yang pada akirnya menjadi isi daripada Minang dalam Kesenian Randai
Analisis Tekstual-Kontekstual.”
randai dan tari-tari tradisional asal
Panggung. doi:
minangkabau. Dengan demikian perlu 10.26742/panggung.v23i1.86.
upaya pembinaan dan pelesarian kekayaan Yuda, Indra. 2015. “TARI BALANSE
moti-motif gerak pencak silat Minangkabau MADAM : MEDIA SOSIALISASI
itu sendiri agar kekayaan khazanah itu tidak ETNIS NIAS.” Imaji 2(2). doi:
hilang dimakan zaman. 10.21831/imaji.v2i2.6948.
Yulidar, Yulidar, Syuraini Syuraini, dan
Ismaniar Ismaniar. 2018. “Gambaran
DAFTAR PUSTAKA
Minat Warga Belajar Mengikuti
Abd Latiff, Zainal, dan Duratul Ain D. Kegiatan Randai di Sanggar Seni
Jonathan. 2014. “To Randai or not to Mustika Minang Duo Kota Pariaman.”
Randai.” Asian Theatre Journal. doi: Spektrum: Jurnal Pendidikan Luar
10.1353/atj.2014.0037. Sekolah (PLS). doi:
Bahardur, Iswadi. 2018. “Kearifan Lokal 10.24036/spektrumpls.v1i2.9489.
Budaya Minangkabau dalam Seni
Pertunjukkan Tradisional Randai.”
Jentera: Jurnal Kajian Sastra.
Cohen, Matthew Isaac. 2003. “Look at the
clouds: Migration and west Sumatran
‘popular’ theatre.” New Theatre
Quarterly. doi:
10.1017/S0266464X03000125.
Hadijah, Lailan. 2019. “Local Wisdom in
Minangkabau Cultural Tradition of
Randai.” KnE Social Sciences. doi:
10.18502/kss.v3i19.4871.
Latrell, Craig. 1999. “Widening the Circle:
The Refiguring of West Sumatran
Randai.” Asian Theatre Journal. doi:
10.1353/atj.1999.0005.
Pradana Putri, Deria, dan Noor Efni Salam.
2015. “Makna Simbolik Randai
Sebagai Kesenian Masyarakat
Minangkabau di Kota Payakumbuh
Provinsi Sumatera Barat.” Jom FISIP
UR.
Purnama, Fadhli. 2014. “Game Sebagai
Media Alternatif Pengenalan

959

You might also like