0% found this document useful (0 votes)
36 views1 page

INFOGRA

Infografik Raden Dewi Sartika

Uploaded by

Renata Tungkal
Copyright
© © All Rights Reserved
We take content rights seriously. If you suspect this is your content, claim it here.
Available Formats
Download as PDF, TXT or read online on Scribd
0% found this document useful (0 votes)
36 views1 page

INFOGRA

Infografik Raden Dewi Sartika

Uploaded by

Renata Tungkal
Copyright
© © All Rights Reserved
We take content rights seriously. If you suspect this is your content, claim it here.
Available Formats
Download as PDF, TXT or read online on Scribd

Lahir

Tempat Kelahiran: Bandung, Jawa Barat


Tanggal Lahir: 4 Desember 1884
Silsilah Keluarga
Dewi Sartika berasal dari keluarga bangsawan Sunda. Ia
merupakan anak kedua dari empat bersaudara. Ayah Dewi Sartika
bernama Raden Rangga Somanagara, seorang patih di Bandung,
dan ibunya bernama Raden Ayu Rajapermas. Ibunya adalah putri
dari Raden Aria Adipati Wiranatakusumah IV, bupati Bandung
yang menjabat antara 1846-1874.
Wafat
Wafat: 11 September 1947
Tempat dimakamkan: Desa Cineam

16 Januari 1904

Raden Dewi Sartika berhasil mendirikan sebuah


sekolah yang diberi nama "Sekolah Isteri."

Tahun 1913

Sakola Kautamaan Istri tercatat sebagai sekolah


paling besar dan maju, dengan jumlah murid yang
terus meningkat, bahkan siswanya ada yang
berasal dari luar pulau Jawa

Tahun 1916

Dewi Sartika khusus belajar membatik di Kendal,


Jawa Tengah, kepada RA Kardinah, adik kandung
RA Kartini. Dewi Sartika bahkan mendatangi orang
asing yang dibutuhkan untuk mengajari bahasa
asing serta untuk mengajarkan pertolongan
pertama.

Tahun 1922

Raden Dewi Sartika berhasil mendapatkan


penghargaan Bintang Perak dikarenakan usahanya
yang memperjuangkan pendidikan bagi perempuan
sehingga pad akhirnya mendapat apresiasi dari
Pemerintah Hindia Belanda

Tahun 1929

Sakola Kautamaan Istri diubah namanya menjadi


Sakola Raden Dewi

Tahun 1939

Dewi Sartika kembali mendapatkan penghargaan


dari pemerintah Hindia Belanda, yakni Bintang
Emas, sekaligus diberikan bangunan baru.

Tahun 1942

Jepang mengeluarkan peraturan semua sekolah


dasar dijadikan satu jenis, yaitu Sekolah Rakyat dan
Sakolah Raden Dewi menjadi Sekolah Gadis No.29.

Tahun 1966

Raden Dewi Sartika diakui sebagai Pahlawan


Nasional Perempuan

You might also like