1.
Siapkan Bahan dan Alat yang Dibutuhkan
Cara pertama ketika Anda ingin melakukan packing barang elektronik
sebelum Anda mulai, pastikan Anda memiliki semua bahan & alat yang
diperlukan. Berikut adalah daftarnya:
Kotak Karton Berkualitas Tinggi: Pilih kotak dengan ukuran
besar untuk menampung semua barang elektronik Anda secara
nyaman.
Bubble Wrap: Dapatkan cukup bubble wrap untuk melindungi
setiap barang elektronik.
Kertas Sarung Bungkus: Gunakan kertas ini untuk melapisi
barang elektronik agar terhindar dari goresan.
Kardus Khusus atau Kantong Anti-Statik: Ini diperlukan untuk
barang-barang sangat sensitif terhadap listrik statis, seperti
komponen internal komputer.
Perekat: Gunakan perekat khusus untuk mengamankan barang di
dalam kotak. Perekat disini bisa lakban kuning, putih, dan selotip
Pengisi Ruang Kosong: Misalnya, potongan busa atau gelembung
udara untuk mengisi ruang kosong di dalam kotak.
Marker: Ini digunakan untuk menandai kotak agar Anda tahu
isinya.
2. Bersihkan dan Matikan Barang Elektronik
Cara selanjutnya dapat mulai mempacking barang elektronik, dan
pastikan untuk membersihkan semua barang elektronik secara lembut
terlebih dahulu. Matikan semua perangkat dan pastikan tidak ada kabel
yang masih terhubung. Cara ini dilakukan mengingat betapa lamanya
proses mengirim barang elektronik.
3. Lindungi Barang Elektronik dengan Bubble Wrap
Cara ketiga membungkus setiap barang elektronik dengan beberapa
lapisan bubble wrap. Pastikan semua bagian barang elektronik yang
rentan terhadap benturan atau goresan terlindungi dengan baik. Pada
tahapan cara ini cukup buatkan lapisan bubble Wrap seperti gelembung,
hal ini dilakukan untuk menjaga barang elektronik dari benturan yang
amat keras. Anda juga bisa menambahkan lapisan kertas sarung bungkus
diatas bubble wrap untuk perlindungan ekstra.
4. Letakkan Barang di dalam Kotak
Cara keempat, dapat meletakkan barang-barang elektronik yang sudah
dibungkus dengan hati-hati di dalam kotak. Pastikan tidak ada ruang
kosong di antara barang-barang elektronik yang sudah Anda packing. Jika
ada, maka pada cara ini diharuskan mengisi bubble warp pada sisi ruang
kosong.
5. Tambahkan Perlindungan Tambahan
Cara kelima, jika Anda hendak mengirim barang elektronik dengan sifat
sensitif terhadap guncangan atau benturan, seperti hard drive atau
kamera lensa yang rentan, pastikan pada cara kelima ini untuk
menggunakan kardus khusus atau kantong anti-statik sesuai kebutuhan
juga dapat menambahkan Styrofoam untuk melindungi packing
barang elektronik Anda.
6. Segel Kotak dengan Rapat
Cara keenam, jangan lupa rapatkan bungkusan barang elektronik dengan
perekat khusus mengirim barang elektronik. Pastikan pada cara keenam
ini kotak tersegel dengan rapat & tidak ada bagian yang terbuka. Pastikan
semua barang elektronik sudah di packing pada sisi pembuka kardus
sudah rekat tertutup.
7. Tandai Kotak dengan Benar
Cara ketujuh, gunakan marker untuk menandai kotak secara jelas. Tulis
“Fragile” (mudah pecah) jika barang-barang elektronik sangat rentan atau
“Handle with Care” (perlakukan dengan hati-hati) cara ini sangat
dianjurkan ketika hendak melakukan packing barang elektronik & jangan
lupa untuk memberitahukan kembali ke pihak pengiriman
mengenai packing barang elektronik yang sudah ditambahkan tanda
Fragile.
8. Simpan Bukti Pengiriman
Cara terakhir, setelah semua barang elektronik sudah dipacking secara
aman, jangan lupa pada cara ke delapan ini untuk membuat salinan bukti
pengiriman & menyimpannya dengan baik. Ini akan berguna jika ingin
melacak atau mengajukan klaim asuransi barang elektronik jika terjadi
kerusakan.
1. Siapkan barang yang Ingin Dikirim
Sebelum mengemas barang elektronik, pastikan barang yang ingin Kamu kirim aman. Alangkah
baiknya barang yang ingin dikirim memiliki packaging box/kotak yang melapisinya dengan baik.
Setelah itu, Kamu bisa menyiapkan peralatan untuk membungkus paketmu seperti bubble wrap,
gunting, lakban, box kardus yang kuat, hingga siapkan potongan kardus, kertas atau kain
percak.
2. Bungkus Barang yang Ingin Dikirim Dengan Bubble Wrap
Bungkus barang elektronikmu dengan bubble wrap yang cukup tebal guna tetap aman menahan
benturan atau guncangan dari luar saat proses pengiriman. Kamu dapat mengemasnya dengan
beberapa lapisan bubble Wrap dan menggunakan lakban yang cukup kuat untuk perekat.
3. Gunakan Box/Dus yang Kuat
Setelah melapisi dengan bubble wrap, Kamu bisa masukkan barang elektronikmu ke box/dus
yang memiliki material yang kuat. Pastikan Box yang Kamu gunakan sudah sesuai dengan
ukuran barang elektronikmu sehingga tidak meninggalkan ruang kosong yang bisa membuat
produkmu berpindah tempat atau bergeser.
4. Isi Ruang Kosong Pada Box
Jika Box/dus yang Kamu gunakan meninggalkan ruang kosong, Kamu dapat menggunakan
kemasan tambahan untuk pengamanan ekstra seperti potongan kardus, potongan kertas, atau
kain perca. Kamu bisa tambahkan pada isi kotak paketmu dibagian ruang yang masih kosong
hingga bagian atas paket yang kosong. Lalu, pastikan paketmu dilakban dengan kuat.
5. Laporkan Jenis Paketmu Untuk Ditempelkan Sticker
Setelah proses packingnya sudah selesai, Kamu bisa mulai kirim deh! Saat kirim barang
Elektronikmu pakai Jasa Pengiriman Paxel, Kamu bisa infokan pada Hero dan laporkan jenis
paketmu pada aplikasi Paxel agar paketmu ditempel sticker produk Elektronik dan ditambah
sticker khusus high value dikedua sisi lakban