0% found this document useful (0 votes)
38 views14 pages

MPLS 2024

Proposal MPLS

Uploaded by

Laily Afni
Copyright
© © All Rights Reserved
We take content rights seriously. If you suspect this is your content, claim it here.
Available Formats
Download as PDF or read online on Scribd
0% found this document useful (0 votes)
38 views14 pages

MPLS 2024

Proposal MPLS

Uploaded by

Laily Afni
Copyright
© © All Rights Reserved
We take content rights seriously. If you suspect this is your content, claim it here.
Available Formats
Download as PDF or read online on Scribd
\ Ce a Se OT MATERI MPLS JENJANG SMP TAHUN PELAJARAN 2024/2025 BIDANG PEMBINAAN SMP ABSTRACT Panduan Materi MPLS jenjang ‘SMP Tahun Pelajaran 2024/2025 KATA PENGANTAR Buku ini disusun sebagai informasi dalam penyelenggaraan masa pengenalan lingkungan sekolah peserta didik (MPLS). Melalui buku ini diharapkan para penyelenggara kegiatan MPLS peserta didik baru dapat memiliki pengetahuan dan prosedur pelaksanaan MPLS sehingga mereka dapat mengenali lingkungan sekolahnya dengan baik dan terjalin keselarasan antara peserta didik dan sekolah; sekolah dan orang tua peserta didik; serta masyarakat. Dengan begitu pelaksanaan MPLS Peserta Didik baru mampu menciptakan kondisi sekolah yang menyenangkan, produktif, bahagia, semangat belajar, penuh rasa tanggung jawab dalam pelaksanaan pembelajaran setelah melaksanakan masa pengenalan lingkungan sekolah. An.Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan NIP. 19710607 199703 1005 BABI PENDAHULUAN Masa pengenalan lingkungan sekolah bagi siswa baru ini semua hal-hal atau kegiatan tersebut sudah ditiadakan, namun diganti dengan hal-hal yang bersifat positit yang berkaitan dengan muatan karakter yang mulia. Hal ini sesuai dengan konsep pada kurikulum Merdeka yang ‘menekankan pendidikan yang berkarakter pada peserta didik. ‘Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi Siswa Baru ini dilaksanakan untuk mendukung proses pembelajaran yang sesuai dengan tujuan pendidikan nasional, bahwa dalam pelaksanaaan pengenalan lingkungan sekolah bagi siwa baru perlu dilakukan kegiatan yang bersifat edukatif dan kreatif untuk mewujudkan sekolah sebagai tempat belajar yang ramah lingkungan, sejuk, nyaman bagi peserta didik. Dengan kata lain Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi Siswa Baru adalah kegiatan pertama yang dilakukan oleh Siswa ketika masuk sekolah untuk pengenalan program, sarana dan prasarana sekolah, cara belajar, penanaman konsep pengenalan diri, dan pembinaan awal kultur sekolah. Sekolah yang dimaksud seluruh sekolah yang dari SD, Sederajat, SMP sederajat, SMA sederajat baik berstatus sekolah Negeri maupun Swasta. ‘A. DASAR HUKUM 1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4301); 2. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen; 3. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587) sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang- Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Undang- Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5679); 4, Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 23, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5105) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Pe- nyelenggaraan Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 112, Tambahan Lembaran Negara Nomor 5157); 5. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 62 Tahun 2014 tentang Kegiatan Ekstrakurikuler pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 958); 6. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 1072); 7. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 82 Tahun 2015 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Tindak Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 101); Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 18 Tahun 2016 Tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah Bagi Siswa Baru. B. TUJUAN Tujuan Masa pengenalan Lingkungan Sekolah memiliki tujuan sebagai berikut: 1. Mengenali potensi iswa baru. 2. Bentuk beradaptasi siswa baru dengan lingkungan sekolah dan sekitarnya, antara lain terhadap aspek keamanan, fasilitas umum, dan sarana prasarana sekolah. menumbuhkan moti si, semangat, dan cara elajar efektif sebagai siswa baru. mengembangkan interaksi positif antar siswa dan warga sekolah lainnya. kan karakter menumbuhkan perilaku positif sesuai dengan Pen« indonesia. on ew Kegiatan MPLS bagi Siswa Baru ini dilaksanakan dalam jangka waktu paling lama 3 (tiga) hari pada minggu pertama awal tahun pelajaran. C. 7 PRINSIP MPLS 7 prinsip MPLS sesuai Permendikbud MPLS diatur oleh Permendikbud Nomor 18 Tahun 2016 tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi Siswa Baru yang menggariskan berbagai aturan yang perlu dipatuhi, menerangkan prinsip-prinsip MPLS yang perlu diketahui siswa baru maupun orangtua: 1, Mengutamakan aspek pendidikan dan kebermanfaatan MPLS harus memberikan Pemahaman awal mengenai visi-misi, program, dan tata tertib sekolah. Selain itu, kegiatan MPLS juga harus mencakup aspek pembelajaran yang bermanfaat, edukatif, dan kreatif. Dalam MPLS tidak dibenarkan untuk menyuruh siswa menggunakan atribut-atribut yang tidak wajar dan melakukan aktivitas tidak bermanfaat yang tidak ada hubungannya dengan proses pembelajaran di sekolah. 2. Menyenangkan siswa baru MPLS harus dapat memberikan pengalaman yang semangat belajar, produktif, dan penuh rasa tanggung jawab. Dengan pengalaman yang menyenangkan sejak awal, tentu siswa akan terus bersemangat mengikuti pembelajaran di sekolah hingga hari-hari yang akan datang. 3. Menanamkan karakter positif Satuan pendidikan perlu mengadakan kegiatan MPLS yang dapat menumbuhkan akhlak dan karakter pada peserta didik baru. Hal tersebut juga berkaitan dengan penghormatan pada nilai-nilai kebersamaan, budaya, dan etika yang diterapkan oleh sekolah. 4, Mendorong persamaan hak MPLS wajib mengedepankan kegiatan yang mengakomodasi kebutuhan semua siswa dengan memegang prinsip persamaan hak. Persamaan hak harus dijunjung tinggi dalam semua kegiatan MPLS. 5. Menjunjung tinggi kesehatan dan keselamatan MPLS harus melibatkan aspek Kesehatan dan keselamatan siswa. Segala upaya harus dilakukan untuk memastikan bahwa siswa berada dalam lingkungan yang sehat, aman, dan bebas dari risiko kecelakaan. 6. Mendorong partisipasi siswa baru Kegiatan MPLS harus mendorong partisipasi aktif dari siswa baru. Keterlibatan mereka dalam kegiatan MPLS akan membantu menciptakan ikatan yang kuat antar-siswa dan warga sekolah lainnya. 7. Meniadakan tindak kekerasan Dalam kegiatan MPLS, pihak sekolah wajib memastikan bahwa kegiatan yang dilakukan jauh dari tindak kekerasan, perpeloncoan, dan perundungan (bullying) sehingga MPLS dapat meninggalkan kesan baik pada peserta di D. Tiga Dosa Besar Pendidikan Peserta didik harus diberi pemahaman tentang tiga dosa besar dalam pendidikan, yaitu perundungan, kekerasan seksual, dan intoleransi. Pengenalan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi semua. £, TEMA Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah Jenjang SMP Tahun Pelajaran 2024/2025, ‘menggunakan tema MPLS Sekolah: Membentuk Generasi Unggul dalam Kurikulum Merdeka. F. SASARAN ‘Sasaran Panduan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) ini sebagai berikut: 1. Peserta Didik SMP Kelas 7 se- Kabupaten Bangkalan. 2. Guru-guru dan Kepala Sekolah di Satuan Pendidikan. 3. Pengawas Pembina Satuan Pendidikan. 4. Organisasi bidang pendidikan (KKPS, MKKS, MGMP) 5. Komite Sekolah. BABII ‘STRATEGI PELAKSANAAN Pada bagian ini akan dipaparkan tentang teknis pelaksanaan masa pengenalan lingkungan sekolah. Kegiatan MPLS dilakukan minimal 5 (lima) hari yang terdiri dari Pra MPLS, MPLS dna monitoring/ evaluasi. ‘A. PraMPLS Tahap pertama setelah penerima pesrta didik baru, terlebih dahulu dilakukan kegiatan MPLS meli uti sekolah melakukan pendataan tentang keadaan diri dan sosial peserta didik melalui formulir pengenalan lingkungan sekolah bagi peserta didik yang memuat minimal profil peserta didik dan profil orangtua/ wali peserta didik serta penjelasan teknis terkait kegiatan MpLs. B. Kegiatan MPLS Kegiatan MPLS dimulai dengan kegiatan pembukaan secara tatap muka yang dibuka secara langsung oleh Kepala Sekolah masing-masing. Setelah acara pembukaan, setiap sekolah dapat memulai kegiatan MPLS. Pada hari pertama MPLS, kegiatan awal bertujuan untuk membantu peserta didik baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan sekitarnya. Beberapa kegiatan yang dapat dilakukan dan mekanismenya tercantum pada tabel berikut ini. Kegiatan Deskripsi ‘Absensi kehadiran peserta didik baru Absensi kehadiran dilakukan secara langsung di kelas masing-masing Menggali Potensi diri peserta didik baru dan | 1. Ké fan menggali potensi diri peserta didik assesmen diagnosis dapat dilakukan secara perkelas Pengenalan lingkungan sekolah 2. Kegiatan pengenalan lingkungan sekolah dapat dilakukan secara klasikal ataupun per kelompok/ kelas Pengenalan Visi, misi dan program sekolah | 3. Kegiatan Pengenalan visi dan misi dan program sekolah dapat dilakukan secara klasikal ataupun perkelompok/kelas. Pengenalan kurikulum sekolah 4. Kegiatan pengenalan kurikulum merdeka Tata tertib sekolah dan pengenalan| 5. Kegiatan tata tertib dan pengenalan stakeholders sekolah stakeholder sekolah dilakukan —secara Klasikal/kelas Pengenalan Ekstrakurikuler 6. Kegiatan pengenalan ekstrakurikuler dilakukan secara klasikal Selanjutnya adalah kegiatan-kegiatan yang bertujuan untuk menumbuhkan motivasi untuk semangat dalam belajar dan interaksi sosial. Berikut adalah alternatif kegiatan-kegiatan yang dapat dilakukan sebagai berikut: Kegiatan Deskripsi Pelaksanaan Pengenalan orientasi sekolah, guru dan | Kegiatan pengenalan prestasi sekolah, guru, pengurus OSIS dan peserta didik dilakukan secara klasikal Pemberian materi-materi yang _penting | Kegiatan pemberian materi dilakukan secara | dengan mendatangkan narasumber. Materi- | klasikal atau kelompok materi tersebut antar lai ‘*Kebijakan Pendidikan Bangkalan Wawasan Wiyata Mandala Belajar Efektif Etika dan Tata Krama Budaya Bersih, Sehat dan Pemilihan ‘Sampah * Pengenalan Budaya Lokal Bangkalan (Potensi Lokal) ‘© Pendidikan berbasis Lima Bunga Karakter | Pemberian “reward” teh best of the day ‘© Pemberian reward kepada peserta didik ‘* Panitia membuat profile peserta didik kemudian diunggah di akun media sosial panitia MPLS Sekolah. Seluruh alternatif kegiatan MPLS tersebut ditekankan pada aktivitas-aktivitas berbuat kebaikan. Di akhir kegiatan MPLS akan dicari peserta MPLS terbaik selama kegiatan berlangusng dan akan yerikan penghargaan. Tahap terakhir adalah evaluasi kegiatan baik dari peserta didik maupun orangtua untuk bahan pertimbangan regulasi atau kebijakan MPLS yang lebih balk. Peserta serta orangtua sangat besar dalam proses MPLS ini orangtua menjadi mitra yang penting bagi sekolah untuk keberhasilan MPLS. . Materi Kegiatan Materi kegiatan dalam Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sesuai dengan amanat Permendikbud No. 18 tahun 2016 tentang Masa Pengenalan lingkungan Sekolah bagi siswa baru dan materi tambahan yang sesuai dengan kondisi dan situasi meliputi: * Pengenalan Lingkungan Sekolah: Guru dan peserta didik harus mengenal fasilitas dan lingkungan sekolah, termasuk ruang Kelas, laboratorium, perpustakaan, kantin, dan area olahraga. Hal ini bertujuan agar peserta didik baru dapat merasa nyaman dan familiar dengan lingkungan barunya. © Pengenalan Kurikulum: Materi ini meliputi pengenalan terhadap kurikulum yang diterapkan di sekolah, termasuk mata pelajaran, jadwal pelajaran, serta metode pembelajaran yang akan digunakan. Informasi ini pe ing agar peserta didik dapat mempersiapkan diri dengan baik untuk kegiatan belajar mengajar. © Pengenalan Tata Tertib: Guru wajib menjelaskan aturan dan tata tertib yang berlaku di Sn a i a ee aT yang melanggar. Tata tertib ini penting untuk menjaga disiplin dan keteraturan di lingkungan sekolah. ‘* Prestasi Sekolah: Informasi tentang prestasi yang telah diraih oleh sekolah, baik di bidang akademik maupun non-akademik, dapat memotivasi peserta didik baru untuk berprestasi dan bangga menjadi bagian dari sekolah tersebut. 1. Pembentukan Karakter ‘© Profil Pelajar Pancasila: Materi ini menekankan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Profil Pelajar Pancasila, seperti gotong royong, kreatif, berintegritas, dan berwawasan kebangsaan. Pembentukan karakter ini diharapkan dapat membentuk pribadi yang tangguh dan berakhlak mulia, © Penguatan Pendidikan Karakter: Guru harus memberikan materi yang berkaitan dengan penguatan pendidikan karakter, termasuk sikap jujur, disiplin, kerja keras, dan tanggung jawab. Pendidikan karakter ini sangat penting untuk membangun fondasi moral peserta didik. 2. Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) © Pendidikan Lingkungan Hidup: Materi i mencakup eduk: i tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekolah, pengelolaan sampah, dan penghijauan. Tujuannya adalah menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, hijau, dan nyaman. © Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan Narkotika (P4GN): Pengenalan tentang bahaya narkotika dan cara pencegahannya merupakan bagian penting dari MPLS. Peserta didik harus dibekali pengetahuan untuk menghindari penyalahgunaan narkotika dan menjaga diri dari pergaulan negatif. * Pembinaan Dasar-dasar Bencana dan Pertolongan Pertama: Mat: meliputi pengetahuan dasar tentang penanggulangan bencana dan keterampilan pertolongan pertama. Hal ini penting agar peserta didik siap menghadapi situasi darurat dengan tenang dan sigap. 3. Penguatan Kesadaran Bela Negara © Kesadaran Berbangsa dan Bernegara: Guru harus mengajarkan pentingnya cinta tanah air, penghormatan terhadap lambang negara, dan semangat nasionalisme. Kesadaran berbangsa dan bernegara ini penting untuk membangun rasa kebanggaan dan tanggung jawab sebagai warga negara Indonesia. 4, Pengenalan Budaya Madura Guru dan peserta didik harus memahami dan menghargai kebudayaan lokal Madura, termasuk bahasa, kesenian, dan adat istiadat. Pengenalan buday: penting untuk menjaga kearifan lokal dan memperkaya wawasan peserta didik tentang keberagaman budaya. Literasi digital penting di era teknologi untuk menghindari dampak negatif dari penggunaan internet dan media sosial. © Literasi Keuangan: Peserta didik harus dibekali dengan pengetahuan dasar tentang pengelolaan keuangan, seperti menabung, membuat anggaran, dan mengelola uang saku. Literasi keuangan ini penting untuk membentuk kebiasaan finansial yang baik sejak dini. Dengan memahami dan menerapkan materi MPLS yang telah ditetapkan, diharapkan guru, siswa, dan orang tua dapat berkolaborasi dengan baik untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, aman, dan menyenangkan. Pelaksanaan MPLS yang efektif akan membantu peserta didik baru untuk beradaptasi dengan cepat dan memulai perjalanan pendidikan mereka dengan semangat dan motivasi yang tinggi. D. Waktu, Tempat Kegiatan dan Pelaksanaan Kegiatan. 1. Pelaksanaan Kegiatan MPLS dilakukan mulai tanggal 15 Juli 2024. 2. Lamanya waktu pelaksanan MPLS disesuaikan dengan rencana program masing-masing sekolah. 3. Pelaksanaan kegiatan MPLS bertempat di sekolah masing-masing dengan mengoptimalkan sarana dan prasarana yang dimil 4, Pelaksanaan Kegiatan di sekolah menjadi tanggung jawab Kepala Sekolah dengan melibatkan guru-guru serta pengawas Pembina dan Komite Sekolah. Untuk narasumber kegiatan sekolah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait. E. Struktur Program Struktur program Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah adalah sebagai berikut: No | Materi Waktu (@40) | Narasumber/Fasilitator 1 1 Unsur Dinas Pendidikan Kepala Sekolah B. Pokok 1. Wawasan Wiyata Mandala 2 Wakasek Kurikulum 2._| Budaya Literasi [2 Tim Literasi Sekolah 3._| Cara Belajar Efektif 2 Guru BK | 4. | Pendidikan Karakter berbasis Lima | 2 Tim Pokja Sekolah | bunga Karakter 5. | Praktik Baik pendidikan karakter (Bawa | 3 Tim Pokja Sekolah bekal_makanan dari rumah, makan bersama, senam TdBA bersama 6. | Pengenalan Etika, Tata Krama dan Tata | 2 Wakasek Kesiswaan Tertib Peserta Didik (Kesepakatan Bersama) 7. | Pengenalan Visi, Misi, Program dan | 2 Wakasek Kurikulum 8._| Pengenalan Lingkungan Sekolah 1 Wakasek Sarana 9. |Membangun Trisentra Pendidikan | 4 Kepala Sekolah bersama Orangtua 10. | Pengenalan extrakurikuler 2 Wakasek Kesiswaan 11. | Refleksi/ Budaya Bersih, Sehat dan | 2 Tim K7 Sekolah Pemilahan Sampah 12. | Pengenalan Budaya Lokal Bangkalan | 2 Guru Seni Budaya (potensi lokal Bangkalan) 73. | Pengenalan Penguatan Profil Kesadaran | 2 Pokja TABA Hidup Ekologis 14.|Projek Penguatan Profil Pelajar | 7 Pokja TABA Pancasila (PS) dalam bentuk pembuatan ecoenzim (Gandrung Mulasara) C. Penunjang 1. | Upacara 2 Wakasek Kesiswaan 2. | \dentifikasi Minat, Bakat, Asesmen | 2 Guru BK dan/ Guru Diagnostik dan menemukan Passion Mata Pelajaran 3._| Pembiasaan Beribadah 2 Guru PABP Jumlah 42 F. Pembiayaan dari anggaran Satuan Pendidikan masing-masing. Kepala Satuan Pendidikan dan Pengawas melaksanakan mo G. Monitoring dan evaluasi kegiatan MPLS Tahun 2024 secara Tatap muka. !an Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMP Tahun 2024 dibiayai sepenuhnya roring dan evaluasi pelaksanaan ‘A, Susunan Pengarah, Pai a. Pengarah BABII PENYELANGGARA KEGIATAN MPLS. , Nara Sumber, dan Peserta 1. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan 2. Skretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan 3. Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Sekolah Menengah Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan 4, Pengawas SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan b. Panitia 1. Kepala Sekolah sebagai Penanggung Jawab 2. Wakasek Kesiswaan sebagai Ketua Panitia 3. Guru-guru sebagai Anggota Panitia c. Narasumber 1 ye en 6. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan Kepala Bidang Pembinaan SMP Pengawas SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan Kepala Sekolah Guru-guru di satuan Pendidikan Pihak-pihak terkait. B. Peran Penyelenggara Kegiatan MPLS 1. Peran Dinas a. Dinas Pendidikan Kabupaten sesuai dengan kewenangannya wajib mengawasi kegiatan pengenalan lingkungan sekolah. . Apabila dalam pelaksanaan pengenalan lingkungan sekolah terjadi pelanggaran, Dinas Pendidikan Kabupaten sesuai kewenangannya wajib menghentikan kegiatan pengenalan lingkungan sekolah. 2. Peran Kepala Sekolah. a. Kepala Sekolah bertanggung jawab penuh atas perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi dalam pengenalan lingkungan sekolah. b. Perencanaan kegiatan pengenalan lingkungan sekolah disampaikan oleh sekolah kepada orangtua/ wali peserta didik baru pada saat lapor diri c. Evaluasi pelaksanaan MPLS wajib disampaikan kepada orangtua/ wali peserta didik baik secara tertulis maupun melalui pertemuan paling lama 7 (tujuh) hari kerja setelah pelaksanaan pengenalan lingkungan sekolah. Peran Guru b. Untuk mendukung efektivitas kegiatan MPLS, guru bisa melibatkan OSIS, MPK atau peserta didik lainnya sesuai dengan ketentuan. Peran OSIS Membantu guru dalam menyukseskan penyelenggaraan kegiatan MPLS. Peran Komite Sekolah Berkolaborasi dengan penyelenggara MPLS untuk menyukseskan kegiatan MPLS terutama kelengkapan data peserta didik, persetujuan mengikuti kegiatan pengenalan anggota baru kegiatan ekstrakulikuler, ataupun kegiatan-kegiatanlainnya yang membutuhkan dukungan orangtua/wali peserta didik. C. Ketentuan Penyelenggara Untuk kelancaran kegiatan MPLS ada beberapa ketentuan dan larangan yang perlu diperhatikan, diantaranya: Ketentuan Umum. a. Perencanaan dan penyelenggaraan kegiatan hanya menjadi hak guru; b. Dapat melibatkan tenaga kependidikan yang relevan dengan materi MPLS; c. Wajib melakukan kegiatan yang bersifat edukatif; 4d. Wajib menggunakan seragam dan atribut resmi dari sekolah asal. Larangan a. Dilarang melibatkan peserta didik senior (kakak kelas) atau alumni sebagai penyelenggara, dikecualikan pengurus OSIS yang menjadi pendukung pelaksanaan MPLS. b. dengan aktivitas pembelajaran peserta didik. rang memberikan tugas baru maupun penggunaan atribut yang tidak relevan c. Dilarang bersifat perpeloncoan. d. Dilarang melakukan pungutan biaya maupun bentuk pungutan lainnya. Pemberian sanksi atas pelanggaran terhadap panduan ini. a. Peserta didik © Teguran Tertulis ‘* Tindakan lain yang bersifat edukatif. b. Kepala Satuan Pendidikan, Pendidik dan Tenaga Pendi © Penundaan atau pengurangan hak * Pembebasan tugas; dan/atau ‘+ Pemberhetian sementara/tetap dari jabatan. ¢. Satuan Pendidikan. + Pemberhentian bantuan dari Pemerintah daerah © Penutupan Sekolah yang lenggarakan oleh Masyarkat. BABIV PENUTUP Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan diharapkan dapat menciptakan dan menumbuh kembangkan pertumbuhan mental anak yang baik. Siswa diharapkan mampu memiliki keunggulan mental, keunggulan, kemampuan, keunggulan motivasi serta kejujuran dalam hidup bermasyarakat. Semoga penyelenggaraan kegiatan MPLS Kabupaten Bangkalan Tahun 2024 ini dapat berjalan dengan lancar. Kegiatan MPLS harus menjadi bagian dari pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang terorganisir, sistematis dan terukur dengan integrasi pada Kurikulum Merdeka dan 5 (Lima) Bunga Pendidikan Karakter Bangkalan.

You might also like