You are on page 1of 18

Alat dan Instrumen Pengukuran Dasar-Dasar Perbaikan otomotif membutuhkan penggunaan berbagai macam alat dan instrumen

pengukuran. Peralatan ini dibuat untuk penggunaan dengan cara tertentu, dan pekerjaan yang akurat dan aman hanya dapat dicapai bila peralatan tersebut digunakan dengan benar.

Konsep dasar untuk menggunakan peralatan dan instrumen pengukur: • Pelajari penggunaan dan fungsi yang benar. Pelajari penggunaan dan fungsi yang benar dari setiap alat dan instrumen pengukur. Bila digunakan untuk tujuan lain selain yang ditentukan, maka peralatan atau instrumen pengukuran dapat menjadi rusak, dan part-part dapat menjadi rusak, dan kualitas pekerjaan diragukan. • Pelajari cara yang tepat untuk menggunakan instrumen. Setiap alat dan instrumen pengukur memiliki prosedur pengoperasian tertentu. Pastikan untuk menggunakan peralatan dengan benar pada item-item pekerjaan, berikan gaya yang tepat pada peralatan, dan gunakan posisi kerja yang tepat. • Pilih dengan benar. Terdapat berbagai macam peralatan untuk mengendorkan baut, tergantung pada ukuran, posisi dan kriteria lain. Selalu pilih peralatan anda untuk menyesuaikan dengan part dan tempat dimana pekerjaan dilakukan. • Berusahalah untuk tetap teratur Peralatan dan instrumen pengukur harus diletakkan di tempat yang mudah dijangkau saat diperlukan, dan diganti pada lokasi yang benar bila telah digunakan. • Ketaatan untuk memelihara dan mengatur peralatan. Peralatan harus dibersihkan dan bila perlu dilumasi segera setelah digunakan. Perbaikan yang diperlukan harus segera dilakukan, sehingga peralatan selalu berada pada kondisi sempurnan.
(1/1)

Peralatan Tangan Pilih sebuah Alat Pilih peralatan menurut tipe pekerjaan. • Untuk melepas dan mengganti baut / mur atau melepas part-part. Adalah biasa untuk menggunakan kunci sok untuk perbaikan otomotif. Bila kunci sok tidak dapat digunakan dikarenakan terbatasnya tempat kerja, pilih kunci boxend atau kunci terbuka dengan urutan seperti ini: Set kunci sok Kunci boxend (kunci offset) Kunci terbuka (perentang)
(1/4)

-1-

Pilih peralatan berdasarkan kecepatannya dalam penyelesaian pekerjaan. • Kunci sok berguna untuk memutar baut / mur tanpa membutuhkan pengaturan posisi kembali. Hal ini memungkinkan pemutaran baut / mur yang cepat. • Kunci sok dapat digunakan dengan berbagai macam cara tergantung pada tipe pegangan yang sesuai. PERHATIAN: 1. Pegangan ratchet sesuai untuk digunakan pada ruang yang sempit. Akan tetapi, dikarenakan konstruksi ractchet itu sendiri, tidaklah mungkin untuk mendapatkan momen yang tinggi. 2. Pegangan geser (sliding) membutuhkan ruang kerja besar tapi menawarkan kecepatan yang kerja yang tinggi. 3. Pegangan pemintal (spinner) memungkinkan pekerjaan yang cepat dengan cara mengeset pegangan. Namun, pegangan panjang dan sulit digunakan di ruang sempit.
(2/4)

Pilih peralatan dengan mempertimbangkan ukuran momen pemutaran • Bila dibutuhkan pengencangan akhir atau pengendoran awal baut / mur, gunakan kunci yang memungkinkan pemberian banyak kekuatan. PERHATIAN: • Jumlah kekuatan yang dapat diberikan tergantung pada panjang poros kunci. Semakin panjang poros, maka semakin semakin besar momen yang didapat dari sejumlah kecil gaya yang diberikan. • Bila poros yang terlalu panjang digunakan, ada kemungkinan bahaya momen yang berlebihan, dan baut dapat berderik.
(3/4)

Perhatian penanganan 1. Ukuran dan penggunaan alat • Pastikan bahwa diameter alat sesuai dengan kepala baut / mur. • Pasangkan alat pada baut / mur dengan aman.

-2-

2. Pemberian kekuatan 1 • Selalu putar alat sehingga anda menariknya. • Bila alat tidak dapat ditarik karena terbatasnya ruang, doronglah dengan telapak tangan anda.

3. Pemberian kekuatan 2 Baut / mur, yang telah dikencangkan dengan kuat, dapat dikendorkan dengan mudah dengan memberikan benturan. Palu atau pipa (digunakan untuk memanjangkan poros) tidak boleh digunakan, namun, untuk menaikkan momen.

4. Penggunaan kunci momen Pengencangan akhir harus selalu dilakukan dengan kunci momen, untuk mengencangkan ke nilai standar.

(4/4)

-3-

Sok (Set Kunci Sok) Set kunci sok Alat ini dapat digunakan untuk melepas dan mengganti baut/mur dnegan mudah dengan mengkombinasikannya dengan berbagai macam pegangan dan sok, tergantung pada kondisi pengoperasian. Penerapan Alat ini menahan baut / mur yang dapat dilepas atau diganti dengan set kunci sok. 1. Ukuran sok • Terdapat dua tipe - besar dan kecil. Semakin besar part, maka semakin besar momen yang didapat dibandingkan dengan yang lebih kecil. 2. Kedalaman sok • Terdapat dua tipe - standar dan dalam, dimana 2 atau 3 kali lebih dalam daripada standar. Tipe dalam dapat diterapkan pada mur yang dipantulkan oleh baut, yang tidak sesuai dengan sok tipe standar. 3. Rahang • Terdapat dua tipe- heksagonal ganda dan heksagonal. Part heksagonal mendapatkan permukaan kontak yang besar dnegan baut/mur, membuatnya sangat sulit untuk merusak permukaan buat/mur.
(1/1)

Adaptor Sok (Set Kunci Sok) Penerapan Digunakan sebagai konektor untuk mengganti ukuran penggerak segiempat sok (socket square drive). PERHATIAN: Momen yang terlalu besar meletakkan beban pada sok itu sendiri atau pada baut-baut kecil. Momen harus diberikan menurut batas pengencangan yang ditentukan. Adapotor sok (Besar - Kecil) Adapotor sok (Kecil - Besar) Sok dengan ukuran penggerak kecil Sok dengan ukuran penggerak besar
(1/1)

Universal Joint (Set Kunci Sok) Penerapan Penggerak segiempat sok (socket square drive) dapat digerakkan bolak-balik, atau ke kanan dan kiri, dan sudut pegangan yang berhubungan dengan kunci sok dapat diubah dengan bebas, membuatnya menjadi alat yang berguna untuk bekerja di ruang yang sempit. PERHATIAN: 1. Jangan memberikan momen dengan pemegang yang miring ke sudut yang besar. 2. Jangan menggunakan untuk air tool. Persambungan dapat lepas, karena tidak dapat menyerap ayunan putaran, dan menyebabkan kerusakan pada alat, part atau kendaraan.
(1/1)

-4-

Batang Perpanjangan (Set Kunci Sok) Penerapan 1. Dapat digunakan untuk melepas dan mengganti baut/ mur yang letakkan terlalu dalam untuk digapai. 2. Dapat juga digunakan untuk mengangkat alat dari permukaan yang rata agar mudah didapat.

(1/1)

Pegangan Pemintal (Set Kunci Sok) Penerapan Pegangan ini digunakan untuk melepas dan mengganti mur/baut dimana dibutuhkan momen yang besar. • Rahang sok memiliki pergerakan bergantung, yang memungkinkan sudut pegangan disetel untuk menyesuaikan kunci sok. • Pegangan bergeser, memungkinkan panjang cengkraman untuk diubah. PERINGATAN: Geser pegangan sampai terdengar bunyi klik ke dalam posisi penguncian sebelum digunakan. Bila tidak berada pada posisi penguncian, maka pegangan dapat bergeser ke luar, dan hal ini dapat mengarah pada perubahan posisi kerja taknisi dan menyebabkan cidera.
(1/1)

Pegangan Geser (Set Kunci Sok) Penerapan Pegangan ini dapat digunakan dengan dua cara yaitu dnegan menggeser bagian penggerak sok. 1. Bentuk-L: Untuk menaikkan momen 2. Bentuk-T: Untuk menaikkan kecepatan

(1/1)

-5-

Pegangan Ratchet (Set Kunci Sok) Penerapan 1. Putar tuas pengeset ke kanan untuk mengencangkan baut/mur dan ke kiri untuk mengendorkan. 2. Baut/mur dapat diputar ke satu arah tanpa perlu memasang kembali kunci sok. 3. Kunci son dapat dikunci dengan sudut putaran kecil, sehingga memungkinkan pekerjaan di ruang sempit. PERHATIAN: Jangan memberikan momen yang berlebihan. Hal ini dapat merusak konstruksi ratchet. Pengendoran Pengencangan
(1/1)

Kunci Boxend (Kunci Offset) Penerapan Digunakan dalam pengencangan tambahan dan pekerjaan serupa, karena ia dapat memberikan momen yang besar pada baut/mur. 1. Karena rahang adalah heksagonal ganda, pemasangan baut/mur menjadi mudah. Ia dapat dipasang kembali di ruang yang sempit. 2. Karena permukaan heksagonal baut/mur dikelilingi maka tidak ada bahaya kerusakan pada sudut-sudut baut, dan momen yang besar dapat diberikan. 3. Karena poros dibelokkan, maka ia dapat digunakan untuk memutar baut/mur di tempat yang berceruk atau dipermukaan yang rata.
(1/1)

Kunci Terbuka (Perentang) Penerapan Digunakan pada posisi dimana set kunci sok atau kunci boxend (kunci offset) tidak dapat digunakan untuk melepas atau mengganti baut/mur. 1. Poros dipasang menyudut pada rahang. Hal ini berarti bahwa melalui pemutaran kembali kunci terbuka (perentang), ia dapat digunakan untuk terus diputar pada tempat yang terbatas. 2. Untuk mencegah agar part yang berlawanan tidak berputar, saat mengendorkan pipa bahan bakar, gunakan dua kunci terbuka (perentang) untuk mengendorkan mur. 3. Perentang tidak dapat memberikan momen yang besar, sehingga tidak boleh digunakan untuk pengencangan akhir *. PERHATIAN: Pipa-pipa tidak boleh dipasang pada poros perentang. Hal ini dapat menyebabkan pemberian momen yang berlebihan dan dapat merusak baut atau kunci terbuka (perentang). * Pengencangan akhir: pengencangan akhir baut/ mur.
(1/1)

-6-

Kunci Penyetel Penerapan Digunakan dengan baut/mur dengan ukuran yang tidak biasa atau untuk menahan SST. • Memutar sekrup penyetel mengubah bore. Oleh karena itu, satu kunci penyetel dapat digunakan sebagai pengganti kunci terbuka banyak (perentang). • Tidak sesuai untuk penerapan momen yang besar. Petunjuk Putar sekrup penyetel untuk memasang bore pada kepala baut / mur yang sedang digunakan. PERHATIAN: Putar kunci dengan posisi rahang penyetel diletakkan pada arah putaran. Bila kunci tidak diputar dengan cara ini, maka tekanan yang diberikan pada sekrup penyetel dapat merusaknya.
(1/1)

Kunci Busi Penerapan Alat ini khusus digunakan untuk melepas dan mengganti busi. • Dua ukuran, besar dan kecil, untuk menyesuaikan dengan ukuran busi. • Bagian dalam kunci mengandung sebuah magnet, yang menjaga busi. PERHATIAN: 1. Bagian magnet melindungi busi, tetapi tetaplah berhati-hati untuk tidak menjatuhkannya. 2. Untuk memastikan bahwa busi dimasukkan dengan benar, pertama-tama putarlah dengan tangan. (Referensi: momen spesifikasi 180~200 kg•cm)
(1/1)

Obeng Penerapan Digunakan untuk melepas dan mengganti sekrup. • Tersedia dalam model plus atau minus, tergantung pada bentuk ujung. Petunjuk 1. Gunakan obeng dengan ukuran yang tepat, yang sesuai dengan alur-alur pada sekrup. 2. Jaga agar obeng tetap sejajar lurus dengan gagang sekrup, dan putarlah selagi memberikan tekanan. PERHATIAN: Jangan menggunakan tang slip joint atau alat lain untuk memberikan momen yang berlebihan. Hal ini dapat mengikis sekrup atau merusak ujung obeng.
(1/1)

-7-

REFERENSI: Memilih obeng berdasarkan penggunaan • Umumnya obeng biasa seringkali digunakan, namun tipe-tipe obeng berikut juga tersedia untuk penggunaan yang berbeda: Obeng penetrasi Digunakan untuk memberikan benturan pada sekrup. Obeng pendek gemuk Digunakan untuk melepas dan mengganti sekrupin di ruang sempit. Obeng bertulang segiempat Digunakan dimana dibutuhkan pemberian momen yang besar. Obeng runcing Digunakan untuk melepas dan mengganti part-part yang kecil. Tulang menembus gagang sepenuhnya. Tulang segiempat.
(1/1)

Tang Berhidung Jarum Penerapan Digunakan untuk pekerjaan di ruang yang sempit atau untuk mencengkram part-part kecil. • Penjepit berbentuk panjang dan tipis, memungkinkannya untuk dipakai bekerja di ruang sempit. • Termasuk mata pisau yang mengarah ke leher, yang dapat digunakan untuk memotong kawat halus, atau melepas instalasi dari kawat kelistrikan. PERHATIAN: • Jangan memberikan tekanan yang berlebihan pada ujung penjepit. Karena ujung-ujung tersebut dapat bengkok terbuka sehingga tidak lagi berguna untuk pekerjaan yang rumit. Perubahan bentuk Sebelum perubahan bentuk
(1/1)

Tang Slip-Joint Penerapan Digunakan untuk menjepit benda-benda. • Mengubah posisi lubang titik tumpu memungkinkan perpanjangan dimana pembukaan rahang dapat disetel. • Rahang digunakan untuk memotong, mencengkram, menarik. • Kawat halus dapat dipotong pada lehernya. PERHATIAN: • Item-item yang mudah rusak harus ditutup dengan kain pelindung atau penutup lainnya, sebelum dicengkram dengan tang.
(1/1)

-8-

Tang Pemotong (Pemotong) Penerapan Digunakan untuk memotong kawat halus. • Karena ujung lubang-lubang bundar, maka ia dapat digunakan untuk memotong kawat halus, atau memilih hanya kawat yang diperlukan untuk memotong harness. PERHATIAN: • Tidak dapat digunakan untuk memotong kawat keras atau tebal karena dapat merusak mata pisaunya.

(1/1)

Palu Penerapan Digunakan untuk melepas dan mengganti part dengan memukulnya dan untuk menguji kekencangan baut menurut suara. Tipe-tipe berikut tersedia untuk penggunaaan, tergantung pada penerapannya atau material: Palu pin bola Memiliki kepala besi. Palu plastik Memiliki kepala plastik, dan digunakan dimana kerusakan harus dihindari dari item yang sedang dipukul. Palu penguji Palu kecil dengan pegangan yang panjang dan tipis, digunakan untuk menguji kekencangan baut/mur menurut suara dan getaran yang dibebaskan saat dipukul. Petunjuk Gerakkan dengan cara langsung memukulnya. (Contoh: Digunakan untuk melepas dan mengganti pin) Pelepasan dengan langsung memukul. (Contoh: Digunakan untuk memisahkan penutup dan kotak) Lepas dengan memukulnya secara tidak langsung. Pukul baut sedikit. (Contoh: Digunakan untuk memeriksa baut bila kendor) (Pelajari untuk membedakan suara saat pemukulan.)
(1/1)

Batang Kuningan Penerapan Alat penopang yang mencegah kerusakan palu • Terbuat dari kuningan, sehingga tidak merusak part (karena akan berubah bentuk sebelum part berubah bentuk) PERHATIAN: Bila ujung berubah bentuk, perbaikilah dengan gerinda.

(1/1)

-9-

Pengerik Gasket Penerapan Digunakan untuk melepas gasket-gasket kepala silinder, sealant cair, stiker dan lainnya dari permukaan yang rata. Petunjuk 1. Hasil pengerikan tergantung pada arah mata pisau: (1) Terkerik dengan lebih baik karena ujung mata pisau memotong ke dalam gasket. Tetapi, permukaan dikerik dengan mudah. (2) Ujung mata pisau tidak mendapatkan gigitan yang baik seperti gasket, sehingga hasil yang bersih sulit didapat. Tetapi, permukaan yang sedang dikerik tidak rusak. 2. Saat menggunakan pada permukaan yang mudah rusak pengerik harus ditutup dengan selotip plastik (kecuali mata pisau). PERINGATAN: • Jangan meletakkan tangan anda didepan mata pisau. Anda adapat melukai diri anda sendiri. • Jangan menajamkan mata pisau atau gerinda. Selalu tajamkan mata pisau pada batu oli.
(1/1)

Pemukul Tengah Penerapan Digunakan untuk menandai part-part. • Ujung mata pisau dibuat kaku, dengan mengeraskannya. PERHATIAN: 1. Jangan memukul terlalu kencang saat menandai. 2. Ujung mata pisau harus dipelihara dengan menggunakan batu oli.

(1/1)

Alat Pelepas/Pemasang Pin Penerapan Digunakan untuk melepas dan mengganti pin, dan untuk menyetel pin. • Ujung alat telah dibuat kaku dengan mengeraskannya . • Dua ukuran ujung sesuai untuk semua pin. • Digabungkan dengan bantalan karet yang memastikan bahwa part tidak rusak saat dipukul. Petunjuk • Berikan gaya secara vertikal pada pin. • Bantalan karet dapat juga diset untuk menutup alat tersebut dan pin, dan pin ditahan saat gaya diberikan.
(1/1)

-10-

Air Tools Air Tool Air tool memanfaatkan udara bertekanan, dan digunakan untuk melepas dan mengganti baut/mur. Alat tersebut memungkinkan pekerjaan untuk diselesaikan dengan cepat. Perhatian penanganan 1. Selalu gunakan pada tekanan udara yang benar (Nilai yang benar : 686kPa ( 7kg / cm2)) 2. Periksa air tool secara berkala dan berikan oli air tool untuk pelumasan dan pencegahan karat. 3. Bila air tool digunakan untuk melepas mur dari sekrup, maka kekuatan putaran dapat menyebabkan mur beterbangan. 4. Selalu pasang mur pada sekrup menggunakan tangan terlebih dahulu. Bila air tool langsung digunakan, maka alur sekrup dapat rusak. Berhati-hatilah untuk tidak terlalu mengencangkannya. Gunakan tenaga rendah yang rendah. 5. Alhirnya, gunakan kunci momen untuk memeriksanya.
(1/1)

Kunci Air Impact Penerapan Digunakan dengan baut/mur yang memerlukan momen besar. 1. Momen dapat disetel ke 4-6 tahap. 2. Arah putaran dapat diganti. 3. Digunakan dalam kombinasi dengan kunci sok. Kunci sok dikencangkan secara khusus, dan memiliki fungsi yang dapat mencegah agar part-part tidak beterbangan dari penggerak. Kunci sok yang lain tidak boleh digunakan.

Sok Pin Ring-O

PERINGATAN: • Alat harus dipegang dengan kedua tangan saat digunakan. Pengoperasian tombol membebaskan momen yang besar, dan dapat menyebabkan getaran. PETUNJUK: • Posisi dan bentuk knob penyetel momen dan tombol arah putaran

(1/1)

Kunci Air Ratchet Penerapan Digunakan untuk pelepasan dan penggantian baut/mur yang cepat tanpa memerlukan momen yang besar. 1. Dapat merubah arah putaran. 2. Dapat digunakan dengan kombinasi sok, batang persambungan, dll. 3. Dapat digunakan dengan cara yang sama seperti kunci ratchet saat digunakan tanpa udara. PERINGATAN: • Pastikan bahwa pembukaan pembuangan udara tidak diputar ke arah baut, mur, part-part kecil, oli atau produk-produk limbah. PETUNJUK: • Tidak dapat menyetel momen.

(1/1)

-11-

Instrumen Pengukur Untuk Mendapatkan Nilai Terukur Yang Akurat Instrumen pengukur digunakan untuk mendiagnosa kondisi kendaraan dengan cara memeriksa apakah dimensi part-part dan kondisi penyetelan sesuai dengan nilai-nilai standar, dan apakah part-part kendaraan atau mesin berfungsi dengan baik. Poin-poin untuk diperiksa sebelum pengukuran: 1. Bersihkan part yang akan diukur dan instrumen pengukur Produk-produk limbah atau oli dapat mengarah pada kesalahan nilai-nilai pengukuran. Permukaan harus dibersihkan sebelum pengukuran. 2. Pilih instrumen pengukur yang sesuai Pilih instrumen pengukuran berdasarkan tingkat presisi yang dibutuhkan. Contoh yang buruk: Gunakan jangka sorong untuk mengukur diameter luar piston. Presisi pengukuran: 0.05mm Presisi yang dibutuhkan:0.01mm 3. Kalibrasi nol Periksa bahwa nol disejajarkan pada posisinya yang benar. Nol adalah dasra dari pengukuran yang benar 4. Pemeliharaan instrumen pengukuran Pemeliharaan dan kalibrasi ulang dapat dilakukan secara berkala. Jangan gunakan bila rusak.
(1/3)

Poin-poin untuk diamati saat pengukuran 1. Pasang instrumen pengukur pada part untuk diukur pada sudut yang tepat. Dapatkan sudut yang tepat dengan cara menekan instrumen pengukur saat menggerakkannya ke part untuk diukur. (Untuk keterangan rinci, lihat petunjuk tersendiri untuk Instrumen pengukur.) 2. Gunakan rentang yang tepat Saat mengukur tegangan atau arus, mulailah dengan rentang tinggi dan setel ke bawah. Nilai pengukuran harus dibaca dari sebuah dial yang sesuai untuk rentang tersebut. 3. Saat membaca nilai pengukuran Pastikan bahwa mata anda berada pada sudut yang tepat ke dial dan penunjuk.
(2/3)

PERHATIAN: 1. Jangan menjatuhkan atau memukul, tapi beri benturan. Peralatan ini adalah instrumen presisi, dan dapat merusak bagian dalam part-part untuk konstruksi. 2. Hindari menggunakan atau menyimpannya pada temperatur tinggi atau kelembaban yang tinggi. Kesalahan dalam nilai pengukuran dapat muncul akibat penggunaan pada temperatur atau kelembaban tinggi. Alat itu sendiri dapat berubah bentuknya bila terkena temperatur tinggi. 3. Bersihkan peralatan setelah digunakan, dan simpan pada kondisi semula. Simpan alat bila telah dibersihkan dari oli atau produk-produk limbah. Semua peralatan yang digunakan harus dikembalikan ke kondisi semula, dan perlengkapan yang menggunakan kotak harus disimpan di dalam kotaknya sendiri. Peralatan pengukur harus disimpan di tempat yang telah ditentukan. Bila peralatan hendak disimpan dalam waktu yang lama, berikan oli pelindung karat di tempat yang memerlukan, dan kemudian lepas baterai.
(3/3)

-12-

Kunci Momen Penerapan Digunakan mengencangkan baut/mur ke momen spesifikasi. 1. Tipe preset Momen yang dibutuhkan dapat dipreset dengan memutar lengan. Saat baut dikencangkan di bawah kondisi ini, suara klik dapat terdengar untuk menunjukkan bahwa momen spesifikasi telah didapat. 2. Tipe pegas daun (1) Tipe standar Kunci momen bekerja dengan cara melenturkan balok (beam), yang terbuat drai pegas daun, melalui gaya yang diberikan pada pegangan yang berputar. Gaya yang diberikan dapat dibaca dengan menggunakan penunjuk atau skala untuk memungkinkan didapatnya momen spesifikasi. (2) Tipe momen kecil Nilai maksimum sekitar : 0.98N•m. Digunakan untuk mengukur preload. Petunjuk • Kencangkan sebelumnya* dengan kunci lain, yang mana efisiensi pengoperasiannya baik, sebelum mengencangkannya dengan kunci momen. Bila kunci momen digunakan untuk mengencangkan dari awal, maka efisiensi pengoperasiannya menjadi buruk. * Pengencangan awal: Pengencangan sementara baut/mur, sebelum pengencangan akhir.
(1/2)

PERHATIAN: 1. Bila beberapa baut dikencangkan, berikan momen secara merata pada setiap baut, lalu ulangi lagi sebanyak 2 atau 3 kali. 2. Bila SST digunakan bersamaan dengan kunci momen, hitung momen berdasarkan petunjuk yang tertera pada buku pedoman reparasi. 3. Catatan untuk tipe pegas daun: (1) Digunakan pada 50 ~ 70% seperti terlihat pada skala kunci momen, untuk memudahkan pemberian gaya yang stabil. (2) Berikan gaya sehingga cengkraman tidak menyentuh poros. Bila tekanan diberikan pada tempat lain selain pin, maka pengukuran momen yang akurat tidak didapat.
(2/2)

-13-

REFERENSI: Penghitungan momen Momen pengencangan dengan extension tool terpasang pada kunci momen: 1. Memasang extension tool memanjangkan panjang efektif (L2) kunci momen. Bila kombinasi ini digunakan untuk mengencangkan baut/mur sampai momen spesifikasi terbaca pada kunci momen, maka momen aktual akan melebihi nilai momen pengencangan spesifikasi. 2. In addition to the specified tightening torque, repair manuals list the T' readings of typical torque wrenches. If the same type of torque wrench is unavailable, torque wrench readings can be obtained through a calculation formula. 3. Examples of values listed in the repair manuals. T' = Pembacaan kunci momen dengan extension tool [N•m {kgf•cm}] Standard values: T= 80N•m [816kgf•cm] T = Momen pengencangan spesifikasi [N•m {kgf•cm}] (specified tightening torque) L1 = Panjang extension tool [cm] T'= 65N•m [663kgf•cm] L2 = Pnajang kunci momen [cm] (reading when using torque wrench 1300F with extension tool ) 4. Rumur: T'= Tx L2 / (L1+L2) (1/1) Jangka Sorong Penerapan Caliper dapat emntgukur panjan, diameter luar dan dalam serta kedalaman. Rentang pengukuran 0~150, 200, 300mm Presisi pengukuran 0.05mm Rahang pengukuran diameter dalam Rahang pengukuran diameter luar Sekrup stop Skala jangka Skala utama Pengukuran kedalaman Batang kedalaman
(1/3)

Petunjuk 1. Tuup rahang sepenuhnya sebelum mengukur, dan periksa bahwa ada cukup celah antara caliper-caliper agar cahaya terlihat. 2. Saat mengukur, gerakkan caliper dengan lembut sehingga part terpasang dnegan akurat diantara rahang. 3. Bila part telah dipasang diantara rahang-rahang dengan akurat, maka pemasangan jangka dengan sekrup stopper membuat pembacaan pengukuran menjadi lebih mudah. Sekrup stopper Jangka

(2/3)

-14-

REFERENSI: Contoh penggunaan 1. Pengukuran panjang 2. Pengukuran diameter dalam 3. Pengukuran diameter luar 4. Pengukuran kedalaman

(1/1)

Membaca pengukuran 1. Nilai ke 1.0mm Baca skala pengukuran utama, yang diposisikan ke kiri dari jangka 'nol'. Contoh: 45(mm) 2.Nilaihe ke 0.05mm di bawah 1.0mm Baca titik, dimana skala pada jangka sorong dan skala pengukuran utama menjadi sejajar. Contoh: 0.25(mm) 3. Bagaimana menghitung pengukuran + Contoh: 45+0.25=45.25(mm)
(3/3)

Micrometer Penerapan Ukur diameter / ketebalan luar part dengan cara menghitung putaran yang sebanding pada kumparan ke arah tulang (gagang). Rentang pengukuran 0~25mm 25~50mm 50~75mm 75~100mm Presisi pengukuran: 0.01mm Landasan Kumparan Klem pengunci Sekrup Bidal (Thimble) Ratcher stopper
(1/4)

-15-

Petunjuk 1. Kalibrasi nol Sebelum menggunakan micrometer, periksa untuk memastikan bahwa graduation nol sejajar dengan benar. Pemeriksaan Pada kasus 50~75mm micrometer seperti terlihat pada diagram , letakkan gauge standar 50mm pada pembukaan, dan biarkan ratchet berhenti untuk berputar sebesar 2 ~ 3 putaran. Lalu, periksa bahwa garis dasar pada lengan dan garis graduation nol pada bidal (thimble) sejajar. Penyetelan • Bila kesalahan kurang dari 0.02mm Tautkan klem pengunci untuk mengamankan kumparan. Lalu, gunakan kunci penyetel seperti terlihat pada diagram untuk menggerakkan dan menyetel lengan. • Bila kesalahan lebih daripada 0.02mm Tautkan klem pengunci untuk mengamankan kumparan seperti di atas. Gunakan kunci penyetel untuk mengendorkan ratcher stopper ke arah anak panah seperti yang terlihat pada diagram . Lalu, sejajarkan garis graduation nol pada bidal (thimble) dengan garis dasar pada lengan.
(2/4)

50mm gauge standar Kumparan Bidal (Thimble)

Stand Ratcher stopper Lock clamp Sleeve Kunci penyetel

2. Pengukuran (1) Berikan landasan pada item yang akan diukur, dan putar bidal (thimble) sampai kumparan menyentuh item dengan lembut. (2) Bila kumparan telah menyentuh dengan lembut item yang akan diukur, putar ratcher stopper beberapa kali dan baca pengukuranan. (3) Ratcher stopper menyatukan tekanan yang diberikan oleh kumparan, sehingga saat tekanan ini berada di atas tingkat spesifikasi, ia akan idle. PERHATIAN: 1. Micrometer harus dipasang pada stand saat mengukur part-part kecil. 2. Cari posisi dimana diameter yang benar dapat diukur, dengan cara menggerakkan micrometer.

(3/4)

3. Pembacaan nilai pengukuran (1) Membaca nilai sampai 0.5mm Baca nilai terbesar, yang terlihat pada skala lengan. Contoh: 55.5(mm) (2) Membaca nilai sampai 0.01mm di bawah 0.5mm Baca titik, dimana skala pada bidal (thimble) dan skala pada lengan menjadi sejajar. Contoh: 0.45(mm) (3) Bagaimana menghitung nilai pengukuran + Contoh: 55.5+0.45=55.95(mm) Lengan Bidal (Thimble) 1mm kenaikan Berdasarkan garis pada lengan 0.5mm kenaikan
(4/4)

-16-

Dial Gauge Penerapan Pergerakan ke atas dan ke bawah ujung pengukuran tergantung diubah menjadi putaran penunjuk panjang dan pendek. Digunakan untuk mengukur deviation or bends in shafts, and surface oscillation of flanges, etc. Types of suspended measuring tip Tipe panjang: digunakan untuk mengukur part-part di tempat yang sempit Tipe gulungan digunakan untuk mengukur pola :: cembung/cekung ban, dll. Tipe gergaji : diginakan untuk mengukur partpart yang tidak dapat dientuh oleh pendulum secara langsung (deviasi fertikal companion flange) Tipe plat datar: digunakan untuk mengukur tonjolan, dll. Presisi pengukuran: 0.01mm Penunjuk panjang (0.01mm / kenaikan dial) Penunjuk pendek (1mm / kenaikan dial) Dial face (Berputar untuk mengeset penunjukkan ke nol) Kumparan Ujung pengukuran tergantung
(1/2)

Petunjuk 1. Mengukur (1) Selalu gunakan posisi pada magnetic stand. Setel posisi dial gauge position dan item yang sedang diukur, dan set pendulum sehingga berada di bagian tengah rentang pergerakannya. (2) Putar item yang sedang diukur, dan baca deviasi penunjuk-penunjuk. 2. Membaca nilai pengukuran Dial menunjukkan pergerakan 7 kenaikan. Rentang deviasi: 0.07mm Sekrup stopper Lengan Magnetic stand Rentang tengah
(2/2)

Caliper Gauge Penerapan Tipe dial gauge yang digunakan untuk mengukur diameter dalam. Dengan tipe seperti pada diagram di sebelah kiri, penunjuk panjang berputar sekali saat lug yang bergerak, bergerak 2mm. Presisi pengukuran: 0.01mm (Pembacaan gauge: 20 graduations =0.2mm) Lug yang dapat bergerak Lug teratur (Fixed) Tombol pergerakan (membuka dan menutup lug yang dapat bergerak) Indicator dial (berputar untuk menunjukkan nol) Diameter dalam
(1/3)

-17-

Petunjuk 1. Penyetelan ke nol (1) Set micrometer ke pengukuran standar, dan hentikan kumparan dengan klem. (2) Gunakan lug teratur sebagai titik tumpu, putar gauge. (3) Set gauge ke nol pada titik terdekat (titik dimana penunjuk gauge bergerak untuk menunjukkan bawa lug yang dapat digerakkan berada pada sisi penutupan). 2. Pengukuran (1) Gunakan tombol pergerakan untuk menutup lug yang dapat digerakkan dan masukkan lug ke dalam part untuk diukur. (2) Gerakkan lug ke kiri dan kanan atau atas dan bawah, dan baca pengukuran berikut pada dial. Kiri dan kanan: pada posisi dengan jarak paling panjang Atas dan bawah: pada pisisi dengan jarak terpendek 3. Bagaimana menghitung nilai pengukuran alue Nilai pengukuran = pengukuran standar ± pembacaan gauge Contoh: Nilai standar, pembacaan gauge dan nilai pengukuran 12.00mm+0.2mm=12.20mm 12.00: Pengukuran standar 0.2: Pembacaan gauge (arah terbuka) 12.20: Nilai pengukuran
(2/3)

Micrometer Kumparan Klem pengunci Stand Titik tumpu Arah penutupan Arah pembukaan

PERHATIAN: 1. Gunakan lug terpasang sebagai titik tumpu, gerakkan gauge ke kiri dan kanan, dan cari titik dimana jarak adalah yang terbesar. 2. Pada titik tersebut, gerakkan gauge ke atas dan ke bawah dan lakukan pembacaan pada titik jarak terpendek.

(3/3)

Cylinder Gauge Penerapan Digunakan untuk mengukur cylinder bore. Presisi pengukuran: 0.01mm Fitur-Fitur: • Perpanjangan atau perpendekkan probe dibaca dengan dial gauge. • Sebuah micrometer juga digunakan untuk mendapatkan cylindre bore. Batang pengganti Sekrup set batang pengganti Probe Mirometer
(1/5)

-18-