III. MIKROBA DAN KULTUR UNTUK PENGOLAHAN 1.SUMBER MIKROBA DAN ISOLAT 2.SELEKSI MIKROBA 3.

PEMILIHAHAN DAN PENYIMPANAN KULTUR KULTUR ADALAH MIKROBA-MIKROBA DAN DAPAT DIGUNAKAN JENIS KULTUR -KULTUR CAMPURAN -KULTUR MURNI

PANGAN

YANG DAPAT TUMBUH DENGAN DALAM VERMENTASI

BAIK

PENGUNAN KULTUR DALAM PENGOLAHAN PANGAN SEPERTI DALAM PEMBUATAN MAKANA N FERMENTASI, TERUTAMA DITUJUKAN UNTUK MENGUBAH BAHAN PANGAN ASAL MENJADI PRODUK BARU , YANG MEMPUNYAI KARAKTERISTIK BERBEDA DENGAN ASALNYA. KULTUR CAMPURAN TIDAK TERDIRI DARI SATU JENIS MIKROBA, TETAPI DARI BEBERAPA JENIS MIKROBA, INI BANYAK DIGUNAKAN PADA INDUSTRI MAKANAN DAN MINUMAN YANG DIBUAT SECARA FERMEMTASI TRADISIONAL CONTOH PENGGUNAAN KULTUR CAMPURAN; FERMENTASI YOGURT -STREPTOCOCCUS THERMOPHILUS -LACTOBACILLUS BULGARICUS CARA KERJA SAMANYA INTERAKSI SALING MENGUNTUNGKAN FERMENTASI TAPE CANDIDA ENDOMYCOPSIS HANSENULA AMYLOMYCES ASPERGILLUS FUSARIUM MUCOR RHIZOPUS KULTUR MURNI MENGGUNAKAN SATU JENIS MIKROBA , KEBANYAKAN INDUSTRI PENGOLAHAN DENGAN TEKNOLOGI TINGGI CONTOH PENGGUNAAN KULTUR MURNI PRODUK HASIL METABOLIK PRIMER -ALKOHOL -ASAM ORGANIK -ASAM AMINO -RIBOFLAVIN LB PRODUK HASIL METABOLIK SEKUNDER ANTIBIOTIK KOMPONEN FLAVOUR KMPONEN TOKSIN KEUNTUNGAN PENGGUNAAN KULTUR DIGUNAKAN OLEH

-DAPAT MENGAWETKAN DAN MENINGKATKAN KEAMANAN MAKANAN . PEMECAHAN SUBSTRA T MEMBENTUK ASAM, MENGAKIBATKAN PH TURUN JADI MIKROBA PEMBUSUK DAN PATOGEN TIDAK DAPAT TUMBUH DAN KULTUR TERSEBUT DAPAT MEMBENTUK SE NYAWA-SENYAWA ANTI MIKROBA LAIN.

KHAMIR DAPAT MEMBENTUK KOLONI PADA MED IUM PADAT . SEHINGGA MUDAH DIISOLASI DENGAN CARA MENEBARKAN SEL-S EL PADA CAWAN SEHINGGA TUMBUH KOLONI-KOLONI YANG TERPISAH. . SESUNGGUHNYA ADA BEBERAPA CARA UNTUK MENDAPATKAN BIAKAN MURNI DARI BIAKAN CAMPURAN. SUMBER MIKROBA DAN ISOLAT MIKROBA TERSEBAR LUAS DIALAM. PADA PEMECAHAN SUBSTRAT JUGA TERBENTUK SENYAW A 2 YANG MEMPUNYAI CITA RASA. PERINSIPNYA SAMA YAITU MENGENCERKAN SEHINGGA DAPAT MEMISAHKAN INDIVIDU SPECIES DARI YANG LAIN. KARENA MIKROBA DAPAT MEMECAH K OMPONEN 2 MAKRO KE SENYAWA LEBIH SEDERHANA. CAWAN GORES CAWAN TUANG. CENDRUNG UNTUK MENGGUNAKAN INOKULUM TERLALU AN PEMISAHAN SEL-SEL YANG DIGORESKAN METODA BANYAK SEHINGGA DIGOR MENYULITK SALAH SATUNYA ADALAH PENGGORESAN QUADRAN. KAPANG .-DAPAT MENINGKATKAN NILAI GIZI. O ADALAH AWAL PETRI DIPUTAR I . III GORESAN HARUS SALING TERPISAH . HEMAT BAHAN DAN WAKTU KESALAHAN BAGI PEMULA TIDAK MEMANFAATKAN PERMUKAAN MEDIUM DENGAN SEBAIK-BAIKNYA UNTUK ESKAN SEHINGGA PENGENCERAN MIKROBA MENJADI KURANG. SEHINGGA LEBIH MUDAH DICE RNA ATAU DIABSORPSI -MEMPERBAIKI CITA RASA. LAKTOBACILLUS BUAHAN ACETOBACTER ACETI PADA BUAH NANAS CLOSTRIDIUM PADA SUSU PADA KULIT J PADA LAKTAT ASETAT PADA SARI BUAH -BAKTERI ASAM ERUK DAN JUGA ASPERGILLUS NIGER -BAKTERI PEMBENTUK NATA MATANG ISOLAT ADALAH BAHAN UNTUK MENDAPATKAN MIKROBA DARI SUMBER YANG DIPERLUKAM DALAM ISOLOSI MIKROBA UNTUK MENDAPATKAN KULTUR MURNI BIAKAN SATU MURNI ADALAH SEL TUNGGAL. II. BIAKAN YANG SEL-SELNYA BERASAL DARI PEMBELAHAN KEBANYAKAN BAKTERI. -AIR -UDARA -FLORA -FAUNA -TANAH CONTOH -BAKTERI PEMBENTUK TANAH -BAKTERI ASAM SPORA BACILLUS. CAWAN GORES KEUNTUNGAN NYA . DAN YANG PALING SERING DIGUNAKAN ADALAH.

ISOLASI CARA LAIN. COMPLET VITAMIN. 7 H 2 O 0. UNTUK UKURAN BESAR & TIDAK DAPAT DIISOLASI D ENGAN METODA CAWAN ATAU PENGENCERAN.5g Mn Cl 2 7 g dll g CONTOH UNTUK 3 L MEDIUM BAHANNYA.5 g K Br 0. MEDIUM CAIR: UKURAN SEL YANG BASAR DAN KEBANYAKAN PROTOZOA & GANG GANG CARA NYA METODA PENGENCERAN ISOLASI SEL TUNGGAL. UKURAN 100 X ATAU KURANG PEMBE SARAN. TERTENTU . DAN ASAM AMINO GRAM UNTUK MIKROBA.HARUS ADA MEDIA YANG TIDAK TERKENA GORESAN UNTUK MENAMPUNG PERTUMBUHAN KOLONI INI DISEBUT JUGA ISOLASI LANGSUNG METODA CAWAN LANGSUNG KEUNTUNGAN TIDAK PERLU KETRAMPILAN TINGGI KELEMAHAN BOROS BAHAN DAN WAKTU CARANYA. SEDANGKAN MIKRO BAIK DENGAN CAR DAPAT DIGUNAKAN UNTUK MENSELEKSI MIKROBA DARI ALAM A ISOLASI LANGSUNG MAUPUN PENGKAYAAN KULTUR. MENGGUNAKAN PIPET KAPILER. PRIMER DAPAT DIDETEKSI DAN DIISOLASI MIKROBA POTENSIAL YANG . DICUCI BEBERAPA KALI DENGAN MEDIUM STERIL.5 g Li Cl 0. LALU INOKULASIKAN MASING-MASI NG PENGENCERAN PADA PETRI MENGGUNAKAN METODA TUANG. SELEKSI MIKROBA MEDIUM SELEKTIF DAPAT DIGUNAKAN UNTUK MENUMBUHKAN MIKROBA BA LAINNYA DIHAMBAT PERTUMBUHANNYA.05 Ca Cl 2 0. CONTOHNYA ESCERICIA COLI ENTEROBAKTER AEROGENES BAKTERI GRAN ( + ) ADA DUA TAHAP SELEKSI.02 g LARUTAN ELEMEN TERBATAS 0. 7 H 2 O 0. PERANGSANG PERTUMBUHAN B 12.1 ml LARUTAN ELEMEN TERBATAS. INKUBASIKAN SESUAI JENIS MIKROBA UMPAMANYA SUHU 30 O C SELAMA 48 JAM. DAN BERIKUT SETELAH DIHOMOGENKAN AMBIL 2 LUP MASUKKAN KE TABUNG KE II DAN BEGITU SETER USNYA SESUAI PENGENCERAN YANG DIHARAPKAN. MENCEGAH PERTUMBUHAN . PENGKAYAAN KEBANYAKAN KULTUR DIGUNAKAN MEDIUM BASAL BAHAN UNTUK 1 L MEDIUM K 2 H PO4 1 g Mg SO 4 . AMBIL 2 LUP INUKULUM MASUKKAN KE TABUNG REAKSI I. AL Cl 3 1g K J 0.2 g Fe SO 4 . BUAT PENGENCERAN DENGAN MENGGUNAKAN TABUNG REAKSI DAN LUP.

MESKIPUN DALAM JUMLAH KE CIL. TETAPKAN SIFAT-SIFAT MIKROBA CONTOH. -PEWARNAAN GRAM -PENGAMATAN MOTILITAS : FLAGELLA -PENGAMATAN PIGMEN : WARNA KOLONI -PENGUJIAN KEBUTUHAN OGSIGEN -PENGGUNAAN KUNCI IDENTIFIKASI DALAM . UJI-UJI UNTUK SELEKSI INI HARUS BERSIFAT. KARAKTERISASI DAN IDENTIFIKASI MIKROBA KARAKTERISASI ADALAH TAHAP PENDAHULUAN YANG PENTING SEBELUM IDENTIFIKASI. MENGGUNAKAN INDIKATOR. 3 METODA DASAR DALAM PEMELIHARAAN KULTUR -PENGERINGAN ORGANISME PADA TANAH ATAU BAHAN PADAT LAIN . SKUNDER DAPAT DIKETAHUI KARAKTERISTIK PERTUMBUHAN DAN KEBUTUHAN LAIN DAPAT DIKETAHUI FAMILI ATAU JENIS YANG DIISOLASI. -GALUR/KULTUR HARUS BEBAS DARI KONTAMINAN. -GALUR HARUS DAPAT TUMBUH SECARA CEPAT DALAM UNIT FERMENTASI. PRODUKSI METABOLIK SEKUNDER DIPRUDUKSI PADA MEDIA CAIR ATAU PADAT DA N KONDISI YANG OPTIMAL. DITETAPKAN DENGAN TAHAP-TAHAP DALAM IDENTIFIKASI SUATU KULTUR -HARUS DIMURNIKAN TERLEBIH DAHULU -SESUAI PROSEDUR ISOLASI. KLASIFIKASI : KEDALAM SATU GRUP NOMEMKLATUR : MENETAPKAN NAMA ILMIAH INTERNASIONAL DIBERI NAMA N BA IDENTIFIKASI: PENETAPAN ORGANISME OMOR. -GALUR HARUS DAPAT DIPELIHARA DALAM WAKTU LAMA. MORFOLOGI. BERGEY. KEDALAM KLASIFIKASI DAN DAPAT JADI KLASIFIKASI DAN IDENTIFIKASI TIDAK IK JIKA BELUM DILAKUKAN KARAKTERISASI. FASE KONTRAS. ENDOSPORA. O 2 AT AU an O 2 DAN LAIN-LAIN -PENGAMATAN MIKROSKOPIK . MUDAH. DASAR DALAM IDENTIFIKASI MIKROBA SECARA SISTEMATIK ADA 3 TAHAP. SEHINGGA DAPAT D IKETAHUI APAKAH MIKROBA YANG KITA SELEKSI GALUR BARU ATAU YANG SUDAH. MURAH. DAN E KSOSPORA.DIGUNAKAN DALAM INDUSTRI.S MANUAL. -JIKA MUNGKIN GALUR MEMPUNYAI SISTIM PERLINDUNGAN DIRI TERHADAP KONTA MINAN. CEPAT. SPE SIFIK DAN EFEKTIF CARA SUPAYA EFEKTIF DIKERJAKAN BERTAHAP MENGHILANGKAN MIKROBA YANG TIDAK DIPERLUKAN. -GALUR HARUS DAPAT SEGERA MEMPRODUKSI SEL VEGETATIF. -UJI SEKUNDER MEMBEDAKAN ANTARA JENIS -UJI LENGKAP MEMBEDAKAN ANTARA SPESIES PEMILIHAN DAN PEMELIHARAAN KULTUR KULTUR YANG AKAN DIPILIHARA SYARAT-SYARAT DARI -GALUR HARUS MEMPUNYAI SIFAT GENETIK YANG TETAP. SPORA ATAU U NIT REPRODUKSI LAIN. -GALUR TIDAK MUDAH MENGALAMI MUTASI.

BEKUKAN DENGAN PENGERINGAN BEKU.BILA PENGERINGAN SUDAH SEMPURNA . PADA AWAL SUHU DITURUNKAN SAMPAI DIBAWAH TITIK BEKU. LIOFILISASI DAN -PENGHILANGAN AIR DARI SEL / SPORA DENGAN CARA PENYIMPANAN PRODUK KERING PADA KONDISI TERTENTU PENGERINGAN CARANYA PADA SILIKA GEL TANAH ATAU Ca CO 3 BERBENTUK KERING DISIMPAN PADA SUHU KAMAR ATAU 4 O C. -UNTUK MENDAPATKAN SEL HIDUP DALAM JUMLAH TINGGI + KOMPONEN PELINDUNG ( KRIOPROTEKTAN ) KEDALAM SUSPENSI SEPERTI.6 O C 15 HARI -SUHU BEKU ( . KEMUDIAN TEKANAN DITURUNKAN SERENDAH MUNGKIN SEH INGGA AIR MENGALAMI SUBLIMASI.-DALAM KEADAAN METABOLISME TERBATAS DAN RESPIRASI TERTEKAN. 1. LIOFILISASI HARUS DILAKUKAN DENGAN HATI-HATI HINDARI STRES MKROBA YANG DAPAT MENGAKIBATKAN .PENYIMPANAN SUHU BEKU . BARU DISIMPAN PADA RUANG PENDING IN.16 MINGGU. -KEHILANGAN VIABILITAS.70 O C PADA KEADAAN FASE STASIONER -NITROGEN CAIR .PENURUNAN SUHU DIBWAH TITIK BEKU UNTUK MENURUNKAN AKTIFITAS ENZIM. SUKROSA 5 % SERUM ALBUMIN 15 %.30 O C PEMBEKUAN CEPAT SAMPAI SUHU DIBAWAH .30 OC SAMPAI . -SUHU . PEMBEKUAN LAMBAT SAMPAI SUHU .KETAHANAN LEBIH KURANG 10 THN SIFAT FISIOLOGIS TDK TURUN.PENGHILANGAN AIR SEL. -NITROGEN CAIR MAHAL. MADU 10 %. 2.AGAR MIRING ( CARA SEDERHANA ) -DALAM FREZER ATAU DILAPISI MINYAK ES -BILA PADA SUHU 2 . DALAM SUSPENSI SEPERTI SUSU SKIM ATAU SUKROSA. CATAN.30 O C KECEPATAN THAWING TINGGI KANDUNGAN ELEKTROLIT SEKECIL MUNGKIN LIOFILISASI PERINSIP PENGAWETAN. JUMLAH SEL 10 10 10 11 SEL / ml.20 O C ) 1 X 8 -DITUTUP PARAFIN CAIR STERIL TAHAN BUBUK DAN DISIMPAN PADA DIPINDAHKAN KEMEDIA SUHU LEMARI BARU 1 X . -KEHILANGAN SIFAT GENETIK CARANYA.KULTUR YANG PALING STABIL DARI FASE STASINER. SPORA FUNGI DALAM AIR DESTILASI ATAU SUHU LEMARI ES. SEL YG MENGERUT AKAN TETAP HIDUP SELAMA PENCAIRAN INILAH YANG DIH ARAPKAN. 4. 1. GLUTAMAT 5 %. DAN MUDAH MELEDAK DENGAN ADA API. 3. 3.SPORA DALAM AIR. METABOLISME DAN RESPIRASI TERBATAS 1. LEBIH KURANG 1 TAHUN BUFFER STERIL PADA 2.196 O C MIKROBA BERUPA SUSPENSI DAN NUTRIEN C AIR + ZAT ANTI BEKU ( GLISEROL 10 % ) INI TAHAN LAMA TETAPI ADA RESIKO MIKROBA YANG MATI. DENGAN PENGERINGAN VAKUM UNTUK MENGHAMBAT METABO LISME. . 2.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful