RSNI T-02-2006-C

Daftar isi

Daftar isi.......................................................................................................................................... i 1 Ruang lingkup..........................................................................................................................1 2 Acuan normatif......................................................................................................................1 3 Istilah dan definisi .................................................................................................................1 4 Singkatan istilah....................................................................................................................2 5 Persyaratan...........................................................................................................................2 6 Penetapan indeks harga satuan pekerjaan beton ................................................................3 6.1 Membuat 1 m3 beton mutu f’c = 7,4 MPa (K 100), slump (12 ± 2) cm, w/c = 0,87 ................3 6.2 Membuat 1 m3 beton mutu f’c = 9,8 MPa (K 125), slump (12 ± 2) cm, w/c = 0,78 ................3 6.3 Membuat 1 m3 beton mutu f’c = 12,2 MPa (K 150), slump (12 ± 2) cm, ..............................3 6.4 Membuat 1 m3 lantai kerja beton mutu f’c = 7,4 MPa (K 100), slump (3-6) cm, w/c = 0,87 4 6.5 Membuat 1 m3 beton mutu f’c = 14,5 MPa (K 175), slump (12 ± 2) cm, ..............................4 6.6 Membuat 1 m3 beton mutu f’c = 16,9 MPa (K 200), slump (12 ± 2) cm, ..............................4 6.7 Membuat 1 m3 beton mutu f’c = 19,3 MPa (K 225), slump (12 ± 2) cm, ..............................4 6.8 Membuat 1 m3 beton mutu f’c = 21,7 MPa (K 250), slump (12 ± 2) cm, w/c = 0,56.............5 6.9 Membuat 1 m3 beton mutu f’c = 24,0 MPa (K 275), slump (12 ± 2) cm, ..............................5 6.10 Membuat 1 m3 beton mutu f’c = 26,4 MPa (K 300), slump (12 ± 2) cm, ..............................5 6.11 Membuat 1 m3 beton mutu f’c = 28,8 MPa (K 325), slump (12 ± 2) cm, ..............................5 6.12 Membuat 1 m3 beton mutu f’c = 31,2 MPa (K 350), slump (12 ± 2) cm, ..............................6 6.13 Membuat 1 m3 beton kedap air dengan strorox – 100..........................................................6 6.14 Memasang 1 m’ PVC Waterstop lebar 150 mm....................................................................6 6.15 Memasang 1 m’ PVC Waterstop lebar 200 mm....................................................................6 6.16 Membuat 1 m’ PVC Waterstop lebar 230 mm – 320 mm .....................................................7 6.17 Pembesian 10 kg dengan besi polos atau besi ulir .............................................................7 6.18 Memasang 10 kg kabel presstressed polos/strands...........................................................7 6.19 Memasang 10 kg jaring kawat baja/wire mesh ....................................................................7 6.20 Memasang 1 m2 bekisting untuk pondasi ...........................................................................7 6.21 Memasang 1 m2 bekisting untuk sloof ................................................................................8 6.22 Memasang 1 m2 bekisting untuk kolom ..............................................................................8 6.23 Memasang 1 m2 bekisting untuk balok ...............................................................................8 6.24 Memasang 1 m2 bekisting untuk lantai ...............................................................................9 6.25 Memasang 1 m2 bekisting untuk dinding ............................................................................9 6.26 Memasang 1 m2 bekisting untuk tangga.............................................................................9 6.27 Memasang 1 m2 jembatan untuk pengecoran beton ........................................................10 6.28 Membuat 1 m3 pondasi beton bertulang (150 kg besi + bekisting).....................................10 6.29 Membuat 1 m3 sloof beton bertulang (200 kg besi + bekisting).........................................10 6.31 Membuat 1 m3 balok beton bertulang (200 kg besi + bekisting).......................................11 6.32 Membuat 1 m3 kolom beton bertulang (150 kg besi + bekisting) .......................................12 Kembali
i

RSNI T-02-2006-C

6.33 6.34 6.35 6.36

Membuat 1 m3 dinding beton bertulang (150 kg besi + bekisting) .....................................12 Membuat 1 m3 dinding beton bertulang (200 kg besi + bekisting) .....................................13 Membuat 1 m’ kolom praktis beton bertulang (11 x 11) cm ..............................................13 Membuat 1 m’ ring balok beton bertulang (10 x 15) cm ....................................................14

Kembali
ii

dengan perubahan pada indeks harga bahan dan indeks harga tenaga kerja. pakar dan lembaga terkait. Struktur. dan Konstruksi Bangunan. Tata cara penulisan disusun mengikuti Pedoman BSN Nomor 8 Tahun 2000 dan dibahas pada forum rapat konsensus pada tanggal 7 Desember 2006 di Pusat Penelitian dan Pengembangan Permukiman Bandung dengan melibatkan para nara sumber. Kembali iii .RSNI T-02-2006-C Prakata Rancangan Standar Nasional Indonesia (RSNI) tentang Tata cara perhitungan harga satuan pekerjaan beton untuk konstruksi bangunan dan perumahan adalah revisi RSNI T-13-2002. Sains. Standar ini disusun oleh Panitia Teknis Bahan Konstruksi Bangunan dan Rekayasa Sipil melalui Gugus Kerja Struktur dan Konstruksi Bangunan pada Subpanitia Teknik Bahan. Tata cara perhitungan harga satuan pekerjaan beton.

Penelitian ini dilakukan dalam dua tahap. Kontraktor dan data yang berasal dari analisis yang telah ada sebelumnya yaitu BOW. mutu kerja. Dari data sekunder yang terkumpul dipilih data dengan modus terbanyak. Penelitian lapangan berupa penelitian produktifitas tenaga kerja lapangan pada beberapa proyek pembangunan gedung dan perumahan dan penelitian laboratorium bahan bangunan untuk komposisi bahan yang digunakan pada setiap jenis pekerjaan dengan pendekatan kinerja/performance dari jenis pekerjaan terkait.RSNI T-02-2006-C Pendahuluan Tata cara perhitungan harga satuan pekerjaan ini disusun berdasarkan pada hasil penelitian Aanlisis Biaya Konstruksi di Pusat Litbang Permukiman 1988 – 1991. cuaca. dll WAKTU NORMAL INDIVIDU TABULASI DATA Tingkat ketelitian 10% dan tingkat keyakinam 95% TES KESERAGAMAN DATA TES KECUKUPAN DATA Tidak Cukup WAKTU NORMAL Kelonggaran waktu/allowance Cukup WAKTU STANDAR BAHAN ANALISIS BIAYA KONSTRUKSI/ BARU Kembali iv . DATA LAPANGAN WAKTU DASAR INDIVIDU Waktu produktif Rating keterampilan. Tahap kedua adalah penelitian lapangan untuk memperoleh data primer sebagai cross check terhadap data sekunder terpilih pada penelitian tahap pertama. kondisi kerja. Tahap pertama dengan melakukan pengumpulan data sekunder analisis biaya yang diperoleh dari beberapa BUMN.

2 MPa (K 350) untuk pekerjaan beton bertulang.3 harga satuan pekerjaan harga yang dihitung berdasarkan analisis harga satuan bahan dan upah 3.5 indeks bahan indeks kuantum yang menunjukkan kebutuhan bahan bangunan untuk setiap satuan jenis pekerjaan 3. c) Pekerjaan pembuatan pondasi.4 indeks faktor pengali atau koefisien sebagai dasar penghitungan biaya bahan dan upah kerja 3. 2 Acuan normatif Standar ini disusun mengacu kepada hasil pengkajian dari beberapa analisa pekerjaan yang telah diaplikasikan oleh beberapa kontraktor dengan pembanding adalah analisa BOW 1921 dan penelitian analisa biaya konstruksi.1 bangunan gedung dan perumahan bangunan yang berfungsi untuk menampung kegiatan kehidupan bermasyarakat 3. b) Pekerjaan pemasangan water stop dan bekisting berbagai komponen struktur bangunan.4 MPa (K 100) sampai dengan f’c = 31. dinding beton bertulang.2 harga satuan bahan harga yang sesuai dengan satuan jenis bahan bangunan 3. Jenis pekerjaan beton yang ditetapkan meliputi : a) Pekerjaan pembuatan beton f’c = 7.6 indeks tenaga kerja indeks kuantum yang menunjukkan kebutuhan waktu untuk mengerjakan setiap satuan jenis pekerjaan Kembali 1 dari 16 . 3 Istilah dan definisi 3. sloof. kolom. balok. kolom praktis dan ring balok.RSNI T-02-2006-C Tata cara perhitungan harga satuan pekerjaan beton untuk konstruksi bangunan gedung dan perumahan 1 Ruang lingkup Standar ini menetapkan indeks bahan bangunan dan indeks tenaga kerja yang dibutuhkan untuk tiap satuan pekerjaan beton yang dapat dijadikan acuan dasar yang seragam bagi para pelaksana pembangunan gedung dan perumahan dalam menghitung besarnya harga satuan pekerjaan beton untuk bangunan gedung dan perumahan.

8 perhitungan harga satuan pekerjaan konstruksi suatu cara perhitungan harga satuan pekerjaan konstruksi. yang dijabarkan dalam perkalian indeks bahan bangunan dan upah kerja dengan harga bahan bangunan dan standar pengupahan pekerja. 5. dimana di dalamnya termasuk angka susut.2 Persyaratan teknis Persyaratan teknis dalam perhitungan harga satuan pekerjaan: a) Pelaksanaan perhitungan satuan pekerjaan harus didasarkan pada gambar teknis dan rencana kerja serta syarat-syarat (RKS). berdasarkan harga bahan dan upah kerja sesuai dengan kondisi setempat.9 satuan pekerjaan satuan jenis kegiatan konstruksi bangunan yang dinyatakan dalam satuan panjang. 3. konsultan.7 pelaksana pembangunan gedung dan perumahan pihak-pihak yang terkait dalam pembangunan gedung dan perumahan yaitu para perencana. yang besarnya tergantung dari jenis bahan dan komposisi adukan. kontraktor maupun perseorangan dalam memperkirakan biaya bangunan. volume dan unit 3. b) Spesifikasi dan cara pengerjaan setiap jenis pekerjaan disesuaikan dengan standar spesifikasi teknis pekerjaan yang telah dibakukan.1 Persyaratan Persyaratan umum Persyaratan umum dalam perhitungan harga satuan: a) Perhitungan harga satuan pekerjaan berlaku untuk seluruh wilayah Indonesia. luas. b) Perhitungan indeks bahan telah ditambahkan toleransi sebesar 5%-20%.RSNI T-02-2006-C 3.10 semen portland tipe I semen Portland yang umum digunakan tanpa persyaratan khusus 4 Singkatan istilah Singkatan cm kg m’ m2 m3 OH PC PB KR Kepanjangan centimeter kilogram meter panjang meter persegi meter kubik Orang Hari Portland Cement Pasir beton Kerikil Istilah Satuan panjang Satuan berat Satuan panjang Satuan luas Satuan volume Satuan tenaga kerja per hari Semen Portland Agregat halus ukuran < 5 mm Agregat kasar ukuran 5 mm – 40 mm 5 5. Kembali 2 dari 16 . untuk menyelesaikan per-satuan pekerjaan konstruksi 3.

8 MPa (K 125).1 Membuat 1 m3 beton mutu f’c = 7.028 0.87 Kebutuhan PC PB KR (maksimum 30 mm) Air Pekerja Tukang batu Kepala tukang Mandor Satuan kg kg kg Liter OH OH OH OH Indeks 247.083 Bahan Tenaga kerja 6. w/c = 0. slump (12 ± 2) cm.RSNI T-02-2006-C c) Jam kerja efektif untuk tenaga kerja diperhitungkan 5 jam per-hari.2 Membuat 1 m3 beton mutu f’c = 9.275 0. Bobot isi kerikil = 1. 6 Penetapan indeks harga satuan pekerjaan beton 6. slump (12 ± 2) cm.350 kg/m3.000 869 999 215 1.72 Kebutuhan PC PB KR (maksimum 30 mm) Air Pekerja Tukang batu Kepala tukang Mandor Satuan kg kg kg Liter OH OH OH OH Indeks 299.028 0.4 MPa (K 100).000 828 1012 215 1. Bukling factor pasir = 20 % Kembali 3 dari 16 .650 0.650 0.400 kg/m3.78 Kebutuhan PC PB KR (maksimum 30 mm) Air Pekerja Tukang batu Kepala tukang Mandor Satuan kg kg kg Liter OH OH OH OH Indeks 276.000 799 1017 215 1.2 MPa (K 150).650 0. w/c = 0.3 Membuat 1 m3 beton mutu f’c = 12.275 0.083 Bahan Tenaga kerja 6.083 Bahan Tenaga kerja CATATAN Bobot isi pasir = 1. w/c = 0.275 0.028 0. slump (12 ± 2) cm.

3 MPa (K 225).87 Kebutuhan PC PB KR (maksimum 30 mm) Air Pekerja Tukang batu Kepala tukang Mandor Satuan kg kg kg Liter OH OH OH OH w/c Bahan Tenaga kerja Indeks 230.083 Bahan Tenaga kerja Kembali 4 dari 16 .61 Kebutuhan PC PB KR (maksimum 30 mm) Air Pekerja Tukang batu Kepala tukang Mandor Satuan kg kg kg Liter OH OH OH OH Indeks 352.4 MPa (K 100).650 0.200 0.083 Bahan Tenaga kerja 6.66 Kebutuhan PC PB KR (maksimum 30 mm) Air Pekerja Tukang batu Kepala tukang Mandor Satuan kg kg kg Liter OH OH OH OH Indeks 326.275 0.RSNI T-02-2006-C 6. slump (12 ± 2) cm.200 0. w/c = 0.4 Membuat 1 m3 lantai kerja beton mutu f’c = 7.6 Membuat 1 m3 beton mutu f’c = 16.275 0.275 0.000 698 1047 215 1.5 MPa (K 175).9 MPa (K 200). slump (3-6) cm. slump (12 ± 2) cm.5 Membuat 1 m3 beton mutu f’c = 14.650 0.000 731 1031 215 1.000 760 1029 215 1.060 6.58 Kebutuhan PC PB KR (maksimum 30 mm) Air Pekerja Tukang batu Kepala tukang Mandor Satuan kg kg kg Liter OH OH OH OH Indeks 371.028 0. w/c = 0.028 0.028 0.7 Membuat 1 m3 beton mutu f’c = 19. w/c = 0.650 0.000 893 1027 200 1. slump (12 ± 2) cm.020 0.083 Bahan Tenaga kerja 6. = 0.

105 Kembali .083 Bahan Tenaga kerja 6.028 0.035 0.4 MPa (K 300).7 MPa (K 250).100 0.275 0.49 Kebutuhan PC PB KR (maksimum 30 mm) Air Pekerja Tukang batu Kepala tukang Mandor 5 dari 16 Bahan Tenaga kerja Satuan kg kg kg Liter OH OH OH OH Indeks 439.11 Membuat 1 m3 beton mutu f’c = 28.53 Kebutuhan PC PB KR (maksimum 30 mm) Air Pekerja Tukang batu Kepala tukang Mandor Satuan kg kg kg Liter OH OH OH OH Indeks 406. slump (12 ± 2) cm. slump (12 ± 2) cm.9 Membuat 1 m3 beton mutu f’c = 24. w/c = 0.10 Membuat 1 m3 beton mutu f’c = 26.000 692 1039 215 1. slump (12 ± 2) cm. w/c = 0. w/c = 0.8 Membuat 1 m3 beton mutu f’c = 21.083 Bahan Tenaga kerja 6.56 Kebutuhan PC PB KR (maksimum 30 mm) Air Pekerja Tukang batu Kepala tukang Mandor Satuan kg kg kg Liter OH OH OH OH Indeks 384.0 MPa (K 275).650 0.RSNI T-02-2006-C 6.8 MPa (K 325).52 Kebutuhan PC PB KR (maksimum 30 mm) Air Pekerja Tukang batu Kepala tukang Mandor Satuan kg m3 m3 Liter OH OH OH OH Indeks 413.028 0.650 0. w/c = 0.000 684 1026 215 1.000 670 1006 215 2.650 0.275 0.275 0. slump (12 ± 2) cm.000 681 1021 215 1.028 0.083 Bahan Tenaga kerja 6.350 0.

050 0.060 0.004 0.350 0.350 0.2 MPa (K 350).100 0.480 0.15 Memasang 1 m’ PVC Waterstop lebar 200 mm Kebutuhan Bahan Waterstop lebar 200 mm Pekerja Tukang batu/pipa Tenaga kerja Kepala tukang Mandor Satuan m’ OH OH OH OH Indeks 1.035 0.035 0.200 2.003 Satuan kg m3 m3 kg OH OH OH OH Indeks 400.13 Membuat 1 m3 beton kedap air dengan strorox – 100 Kebutuhan PC PB Bahan KR (Kerikil 2cm/3cm) Strorox – 100 Pekerja Tukang batu Tenaga kerja Kepala tukang Mandor 6.000 0.035 0. w/c = 0.105 Bahan Tenaga kerja 6.100 0.14 Memasang 1 m’ PVC Waterstop lebar 150 mm Kebutuhan Waterstop lebar 150 mm Pekerja Tukang batu/pipa Tenaga kerja Kepala tukang Mandor Bahan 6.800 1.000 667 1000 215 2.007 Satuan m’ OH OH OH OH Indeks 1. slump (12 ± 2) cm.RSNI T-02-2006-C 6.48 Kebutuhan PC PB KR (maksimum 30 mm) Air Pekerja Tukang batu Kepala tukang Mandor Satuan kg kg kg Liter OH OH OH OH Indeks 448.030 0.105 Kembali 6 dari 16 .070 0.12 Membuat 1 m3 beton mutu f’c = 31.003 0.050 0.

500 0.005 0.025 0.100 0.300 0.RSNI T-02-2006-C 6.150 0.20 Memasang 1 m2 bekisting untuk pondasi Kebutuhan Kayu kelas III Bahan Paku 5 cm – 10 cm Minyak bekisting Pekerja Tukang kayu Tenaga kerja Kepala tukang Mandor Satuan m3 kg Liter OH OH OH OH Indeks 0.520 0.050 0.026 0.200 0.003 6.260 0.18 Memasang 10 kg kabel presstressed polos/strands Kebutuhan Besi beton (polos/ulir) Bahan Kawat beton Pekerja Tukang besi Tenaga kerja Kepala tukang Mandor Satuan kg kg OH OH OH OH Indeks 10.026 Satuan kg kg OH OH OH OH Indeks 10.004 OH OH OH OH 6.025 0.001 Kembali 7 dari 16 .17 Pembesian 10 kg dengan besi polos atau besi ulir Kebutuhan Besi beton (polos/ulir) Bahan Kawat beton Pekerja Tukang besi Tenaga kerja Kepala tukang Mandor Satuan kg kg OH OH OH OH Indeks 10.500 0.320 mm Pekerja Tukang batu/pipa Tenaga kerja Kepala tukang Mandor Satuan m ’ Indeks 1.025 0.050 0.050 0.040 0.080 0.050 0.040 0.004 0.19 Memasang 10 kg jaring kawat baja/wire mesh Kebutuhan Jaring kawat baja dilas Bahan Kawat beton Pekerja Tukang besi Tenaga kerja Kepala tukang Mandor 6.100 0.16 Membuat 1 m’ PVC Waterstop lebar 230 mm – 320 mm Kebutuhan Waterstop Bahan lebar 230 mm .007 0.004 6.070 0.070 0.

660 0.100 0.026 6.260 0.660 0.033 0.330 0. φ (8-10) cm.520 0. φ (8–10) cm.23 Memasang 1 m2 bekisting untuk balok Kebutuhan Kayu kelas III Paku 5 cm – 12 cm Minyak bekisting Balok kayu kelas II Bahan Plywood tebal 9 mm Dolken kayu galam.330 0.033 6.21 Memasang 1 m2 bekisting untuk sloof Kebutuhan Kayu kelas III Bahan Paku 5 cm – 10 cm Minyak bekisting Pekerja Tukang kayu Tenaga kerja Kepala tukang Mandor Satuan m3 kg Liter OH OH OH OH Indeks 0.22 Memasang 1 m2 bekisting untuk kolom Kebutuhan Kayu kelas III Paku 5 cm – 12 cm Minyak bekisting Balok kayu kelas II Bahan Plywood tebal 9 mm Dolken kayu galam.026 0.033 0. panjang 4 m Pekerja Tukang kayu Tenaga kerja Kepala tukang Mandor Satuan m3 kg Liter m3 Lbr Batang OH OH OH OH Indeks 0.RSNI T-02-2006-C 6.200 0.040 0.045 0.040 0.000 0.018 0.350 2.015 0.400 0.033 Kembali 8 dari 16 . panjang 4 m Pekerja Tukang kayu Tenaga kerja Kepala tukang Mandor Satuan m3 kg Liter m3 Lbr Batang OH OH OH OH Indeks 0.300 0.400 0.350 2.200 0.000 0.

200 0.660 0. φ (8-10) cm.020 0.033 0.26 Memasang 1 m2 bekisting untuk tangga Kebutuhan Kayu kelas III Paku 5 cm – 12 cm Minyak bekisting Balok kayu kelas II Bahan Plywood tebal 9 mm Dolken kayu galam. φ (8-10) cm.660 0.015 0. φ (8-10) cm.330 0. panjang 4 m Formite/penjaga jarak bekisting/spacer Pekerja Tukang kayu Tenaga kerja Kepala tukang Mandor 6.400 0.033 Kembali 9 dari 16 .033 0.150 0.000 4.400 0.200 0.000 0.030 0.RSNI T-02-2006-C 6.033 Satuan m3 kg Liter m3 Lbr Batang OH OH OH OH Indeks 0.015 0.033 0.040 0.660 0.350 6.330 0.033 Satuan m3 kg Liter m3 Lbr Batang Buah OH OH OH OH Indeks 0.000 0.030 0.24 Memasang 1 m2 bekisting untuk lantai Kebutuhan Kayu kelas III Paku 5 cm – 12 cm Minyak bekisting Balok kayu kelas II Bahan Plywood tebal 9 mm Dolken kayu galam.350 3.25 Memasang 1 m2 bekisting untuk dinding Kebutuhan Kayu kelas III Paku 5 cm – 12 cm Minyak bekisting Balok kayu kelas II Plywood tebal 9 mm Bahan Dolken kayu galam. panjang 4 m Pekerja Tukang kayu Tenaga kerja Kepala tukang Mandor Satuan m3 kg Liter m3 Lbr Batang OH OH OH OH Indeks 0.000 0.350 2.400 0. panjang 4 m Pekerja Tukang kayu Tenaga kerja Kepala tukang Mandor 6.330 0.

540 0.500 2.650 0.050 0.000 3. panjang 4 m Pekerja Tukang kayu Tenaga kerja Kepala tukang Mandor 6.300 0.560 1.275 1.000 0. φ (8-10) cm.810 5.RSNI T-02-2006-C 6.0264 0.275 1.270 2.500 0.27 Memasang 1 m2 jembatan untuk pengecoran beton Kebutuhan Kayu kelas III (papan) Paku 5 cm – 12 cm Bahan Dolken kayu galam (kaso).283 Kembali 10 dari 16 .500 0.400 157.000 0.810 5.28 Satuan m3 kg Batang OH OH OH OH Indeks 0.000 336.008 Membuat 1 m3 pondasi beton bertulang (150 kg besi + bekisting) Kebutuhan Kayu kelas III Paku 5 cm – 12 cm Minyak bekisting Besi beton polos Bahan Kawat beton PC PB KR Pekerja Tukang batu Tukang kayu Tenaga kerja Tukang besi Kepala tukang Mandor Satuan m3 kg Liter kg kg kg m3 m3 OH OH OH OH OH OH Indeks 0.600 0.300 1.005 0.000 0.050 0.150 0.600 210.265 6.200 1.400 0.540 0.250 336.262 0.29 Membuat 1 m3 sloof beton bertulang (200 kg besi + bekisting) Kebutuhan Kayu kelas III Paku 5 cm-12cm Minyak bekisting Besi beton polos Bahan Kawat beton PC PB KR Pekerja Tukang batu Tukang kayu Tenaga kerja Tukang besi Kepala tukang Mandor Satuan m3 kg Liter kg kg kg m3 m3 OH OH OH OH OH OH Indeks 0.323 0.

800 16.318 Kembali 11 dari 16 .350 0.000 0.000 2.500 336.000 315.500 20. panjang 4 m Pekerja Tukang batu Tukang kayu Tenaga kerja Tukang besi Kepala tukang Mandor Satuan m3 kg Liter kg kg kg m3 m3 m3 Lembar Batang OH OH OH OH OH OH Indeks 0.600 210.650 2.000 0.000 3.540 0.000 7.000 4.140 2.RSNI T-02-2006-C 6.400 0. φ (8-10) cm.275 1.150 3.650 1.403 0.200 1.30 Membuat 1 m3 kolom beton bertulang (300 kg besi + bekisting) Kebutuhan Kayu kelas III Paku 5 cm – 12 cm Minyak bekisting Besi beton polos Kawat beton PC Bahan PB KR Kayu kelas II balok Plywood 9 mm Dolken kayu galam.320 3. panjang 4 m Pekerja Tukang batu Tukang kayu Tenaga kerja Tukang besi Kepala tukang Mandor Satuan m3 kg Liter kg kg kg m3 m3 m3 Lembar Batang OH OH OH OH OH OH Indeks 0.333 0.100 0.31 Membuat 1 m3 balok beton bertulang (200 kg besi + bekisting) Kebutuhan Kayu kelas III Paku 5 cm – 12 cm Minyak bekisting Besi beton polos Kawat beton PC Bahan PB KR Kayu kelas II balok Plywood 9 mm Dolken kayu galam.000 336.400 4.353 6.810 0.540 0.275 1.810 0.000 6. φ (8-10) cm.050 0.

810 0.275 1. panjang 4 m Pekerja Tukang batu Tukang kayu Tenaga kerja Tukang besi Kepala tukang Mandor Satuan m3 kg Liter kg kg kg m3 m3 m3 Lembar Batang OH OH OH OH OH OH Indeks 0.500 2. φ (8-10) cm.300 1.800 24.500 2.600 157.000 0. φ (8-10) cm.RSNI T-02-2006-C 6.265 6.300 0.540 0.262 0.600 157.000 5.540 0.050 0.810 0.800 32.120 2.200 1.000 0.320 3.275 1.265 Kembali 12 dari 16 .160 2.250 336.240 3.300 1.300 0.050 0.265 0.32 Membuat 1 m3 kolom beton bertulang (150 kg besi + bekisting) Kebutuhan Kayu kelas III Paku 5 cm – 12 cm Minyak bekisting Besi beton polos Kawat beton PC Bahan PB KR Kayu kelas II balok Plywood 9 mm Dolken kayu galam.200 1. panjang 4 m Pekerja Tukang batu Tukang kayu Tenaga kerja Tukang besi Kepala tukang Mandor Satuan m3 kg Liter kg kg kg m3 m3 m3 Lembar Batang OH OH OH OH OH OH Indeks 0.250 336.000 5.33 Membuat 1 m3 dinding beton bertulang (150 kg besi + bekisting) Kebutuhan Kayu kelas III Paku 5 cm – 12 cm Minyak bekisting Besi beton polos Kawat beton PC Bahan PB KR Kayu kelas II balok Plywood 9 mm Dolken kayu galam.

450 4.250 3. φ (8-10) cm.020 0.810 0.020 0. panjang 4 m Pekerja Tukang batu Tukang kayu Tenaga kerja Tukang besi Kepala tukang Mandor Satuan m3 kg Liter kg kg kg m3 m3 m3 Lembar Batang OH OH OH OH OH OH Indeks 0.400 0.000 0.006 0.000 0.200 210.006 0.500 14.283 6.540 0.009 0.010 3.020 0.650 0.35 Membuat 1 m’ kolom praktis beton bertulang (11 x 11) cm Kebutuhan Kayu kelas III Paku 5 cm – 12 cm Minyak bekisting Besi beton polos Bahan Kawat beton PC PB KR Pekerja Tukang batu Tukang kayu Tenaga kerja Tukang besi Kepala tukang Mandor Satuan m3 kg Liter kg kg kg m3 m3 OH OH OH OH OH OH Indeks 0.RSNI T-02-2006-C 6.000 1.009 Kembali 13 dari 16 .105 2.34 Membuat 1 m3 dinding beton bertulang (200 kg besi + bekisting) Kebutuhan Kayu kelas III Paku 5 cm – 12 cm Minyak bekisting Besi beton polos Kawat beton PC Bahan PB KR Kayu kelas II balok Plywood 9 mm Dolken kayu galam.000 3.002 0.000 5.000 336.560 1.000 0.180 0.275 1.323 0.

050 5.033 0.003 0.500 0.010 0.015 Kembali 14 dari 16 .009 0.020 3.033 0.015 0.297 0.36 Membuat 1 m’ ring balok beton bertulang (10 x 15) cm Kebutuhan Kayu kelas III Paku 5 cm – 12 cm Minyak bekisting Besi beton polos Bahan Kawat beton PC PB KR Pekerja Tukang batu Tukang kayu Tenaga kerja Tukang besi Kepala tukang Mandor Satuan m3 kg Liter kg kg kg m3 m3 OH OH OH OH OH OH Indeks 0.033 0.600 0.RSNI T-02-2006-C 6.

000 Jumlah (Rp.075 49.000 1.000 40.) 400 63 57 5 30.980 278.650 0.275 0.800 54.500 11.028 0. slump (12 ± 2) cm.000 869 999 215 1.4 MPa (K 100).000 50.1 Membuat 1 m3 beton f’c = 7.87 Harga Satuan Bahan/Upah (Rp. w/c = 0.) 98.083 Bahan Tenaga kerja Jumlah harga per satuan pekerjaan Kembali 15 dari 16 .747 56.000 60.943 1.RSNI T-02-2006-C Lampiran A (Informatif) Contoh penggunaan standar untuk menghitung satuan pekerjaan A.445 Kebutuhan PC PB KR maks. 30 mm Air Pekerja Tukang batu Kepala tukang Mandor Satuan kg kg kg liter OH OH OH OH Indeks 247.400 4.

Spesifikasi bahan bangunan bagian B (Bahan bangunan dari besi/baja) SNI 03-6861. tahun 1988–1991. Tata cara penghitungan struktur beton untuk bangunan gedung SNI 03-2445-1991. Kembali 16 dari 16 . Spesifikasi bahan bangunan bagian C (Bahan bangunan dari logam bukan besi) Pusat Penelitian dan Pengembangan Permukiman.2-2002. Analisa Biaya Konstruksi (hasil penelitian). Spesifikasi ukuran kayu untuk bangunan rumah dan gedung SNI 03-2495-1991.1-2002. Spesifikasi bahan bangunan bagian A (Bahan bangunan bukan logam) SNI 03-6861.3-2002. Tata cara pembuatan rencana campuran beton normal SNI 03-3976-1995. Tata cara pengadukan pengecoran beton SNI 03-2847-1992. Spesifikasi bahan tambahan untuk beton SNI 03-6861.RSNI T-02-2006-C Bibliografi SNI 03-2834-2000.

Sign up to vote on this title