You are on page 1of 3

ABSTRAK Kemasan Paku Sayur(Diplazium esculentum Swartz) Dalam Nutrijell Sebagai Sumber Pangan Bernilai Farmakologi Untuk Penanganan

Penyakit Hepatitis Angkasa dan Amperawan. 41 halaman Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penangan penyakit hepatitis yang terjadi di Indonesia yang terhambat oleh faktor ekonomi dan persediaan obat murah. Penyakit hepatitis menjadi masalah besar di Indonesia mengingat kematian akibat hepatitis di indoneia menunjukan urutan angka kematian nomor 3 di dunia. Berkaitan dengan hal itu penelitian ini terinspirasi dari kandungan yang terdapat pada tumbuhan paku sayur (Diplazium esculentum Swartz) . Menurut trevor robinson dalam karnya yang berjudul kandungan organik tumbuhan tinggi menyatakan proantosianidin merupakan golongan flavonoid yang terkandung dalam paku pakuan dan dua sepesies equisetum. Aktifitas antioksidan yaitu flavonoid digunakan sebagai obat tradisional pada penderita penyakit hepatitis. Paku sayur mudah ditemukan di bali, dengan keberadan tumbuh liar di pekarangan warga terutama di pedesaan. Menurut wayan astawa daun paku sayur mengandung beberapa komponen gizi yang penting bagi kesehatan diantaranya protein dan flavonoid.
Jenis penelitian ini adalah eksperimen yaitu dengan menguji kandungan zat aktif yang terdapat pada tumbuhan paku sayur dan pembuatan produk yaitu nutrijell dengan asupan paku sayur., Penelitian ini dilaksanakan dari tanggal 5 November 2011 sampai dengan 10 Januari 2012 bertempat di Laboratorium Kimia SMA Negeri 1 Mengwi, Jl. Gunung Agung No. 3 Mengwi, Badung dan perpustakaan SMA Negeri 1 Mengwi. . Penelitian ini menggunakan beberapa teknik antara lain eksperimen ,observasi dan

studi pustaka. Data dianalisis dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini sebagai berikut: 1. Zat aktif dalam paku sayur dapat dikemas sebagai nutrijell sebagai bahan pangan yang bernilai farmakologi. Kandungan non gizi ditemukan dalam hasil uji extrak paku sayur adalah flavononol, 4-fenil kumarin, flavonon, proantosianidin, turunan katekol.

2. Zat aktif yang terkandung dalam nutrijell-paku sayur mempunyai peran dalam penyembuhan infeksi hati oleh virus hepatitis. a. Flavonoid dengan jenis flavanon 4-fenil kumarin, turunan katekol, flavononol yang berperan sebagai antioksidan yaitu antibiotic dan antitoksin. b. Flavonoid dengan jenis proantosianidin berperan sebagai anti virus hepatitis dengan jalan pengaktifan komplemen, perenggangan interferon dan membangkitkan C-reactive protein (CRP). Kata kunci: hepatitis, flavonoid, paku sayur, nutrijell.

ABSTRACT Paku Vegetable Packaging (Diplazium esculentum Swartz) In Nutrijell as a Source of Food Value of Pharmacology For Hepatitis Treatment Angkasa and Amperawan. 41 pages The research was motivated by the handlers of hepatitis that occurred in Indonesia are hampered by economic factors and the supply of cheap drugs. Hepatitis disease becomes a major problem in Indonesia because of death from hepatitis in indoneia mortality showed sequence number 3 in the world. In connection with this research was inspired by the content contained on vegetable ferns (Diplazium esculentum Swartz). According to Trevor Robinson karnya entitled in organic content of higher plants are expressed proanthocyanidin flavonoid contained in two sepesies nail and Equisetum ferns. Antioxidant activity of flavonoids are used as traditional medicine in patients with hepatitis. Paku vegetable easy to find in Bali, with the existence grows wild in the yard, especially in rural residents. According wayan Astawa leaf vegetables contain several spikes nutritional components that are important to health such as proteins and flavonoids. This type of research is an experiment is to test the content of the active substances contained in vegetable ferns and manufacture products that nutrijell with nails vegetable intake., Research was conducted from November 5, 2011 to January 10, 2012 held at the Laboratory of Chemical SMA Negeri 1 Mengwi, jl. No. of Mount Agung. 3 Mengwi, Badung and the library SMA Negeri 1 Mengwi. . This study uses several techniques, among others, experimentation, observation and literature study. Data were analyzed by qualitative descriptive approach. The results of this study as follows: 1. Active substances in vegetables can be packaged as a nail nutrijell as a valuable food pharmacology. Non-nutrient content of the test results are found in vegetable extract is flavononol spikes, 4-phenyl coumarin, flavonon, proanthocyanidin, catechol derivatives. 2. Active substances contained in vegetable nutrijell-nails have a role in healing the liver by hepatitis virus infection. a. Flavonoids are a type of flavanon 4-phenyl coumarin, catechol derivatives, which act as antioxidants flavononol of antibiotics and antitoxin. b. With type proanthocyanidin flavonoids act as anti-viral hepatitis by activation of complement, stretching interferon and generate C-reactive protein (CRP). Key words: hepatitis, flavonoids, nails vegetables, nutrijell.