LAPORAN KASUS asma

Oleh:

MARHAMAH
03.37484.00140.09 Pembimbing:

!. Nanan S"!#a Pe! ana$ S%.A

Lab/SMF Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Umum Universitas Mulawarman 2010

P&N'AHULUAN Asma merupakan in lamasi kronis pada saluran na as !an" men!ebabkan obstruksi aliran udara !an" bersi at episodik den"an ban!ak sel !an" berperan# khususn!a sel mast# eosino il dan lim osit$ %ada oran" !an" rentan# in lamasi ini dapat men!ebabkan episode men"i berulan"# sesak na as# rasa dada tertekan# dan batuk# khususn!a pada malam atau dini hari$ &e'ala ini biasan!a berhubun"an den"an pen!empitan 'alan na as !an" luas namun bervariasi# !an" palin" tidak seba"ian bersi at reversibel baik se(ara spontan maupun den"an pen"obatan$ In lamasi ini 'u"a berhubun"an den"an hiperaktivitas 'alan na as terhadap berba"ai ran"san"an$1 Sekitar )0* dari keseluruhan kasus asma# onset usia terutama pada usia + tahun$ Kesemuan!a memiliki whee,in" !an" berulan"# meskipun han!a sedikit !an" men'adi asma persisten$ Aler"i pada anak-anak merupakan aktor resiko utama dalam ter'adin!a asma !an" persisten1#2$ Asma merupakan pen!akit amiliar !an" diturunkan se(ara poli"enik dan multi aktorial$ .elah ditemukan hubun"an antara asma dan lokus histokompatibiltas /0LA1 dan tanda "enetik pada molekul imuno"lobulin & /I"&1$ 2 %en!akit asma serin" di'umpai pada anak di ne"ara ma'u$ Se'ak dua dekade terakhir# dilaporkan bahwa prevalens asma menin"kat pada anak maupun dewasa$ Asma memberikan dampak ne"ati ba"i kehidupan pen"idapn!a# seperti men!ebabkan anak serin" tidak masuk sekolah dan membatasi ke"iatan olahra"an!a serta aktivitas seluruh keluar"a /MMM#20011$ %revalens total asma di dunia diperkirakan 3# 2 * /+* pada dewasa dan 10* pada anak1$ Survei di 4ropa !an" telah dilakukan di 3 ne"ara /Asthma Insi"ht 5 6ealit! in 4urope# AI641 tahun 2002 den"an 'umlah populasi 212$17) menun'ukkan bahwa populasi (urrent asthma seban!ak 2#3 *$ Sedan"kan penelitian !an" dilakukan Kartasamita di 8andun" pada tahun 2002 den"an 'umlah sampel 2+3) usia +-3 tahun didapatkan prevalensi sebesar 2* dan 'umlah sampel 2)2+ usia 12-19 prevalensin!a sebesar 7#2*1-2$ 8erdasarkan data !an" dikumpulkan oleh :ational ;enter or 0ealth Statisti(s o the ;enters or <isease ;ontrol and %revention pada tahun 2002# )#= 'uta anak /12#2*1 telah didia"nosa menderita asma selama hidupn!a dan 9#2 'uta anak /7#)*1 mempun!ai seran"an asma terlebih dahulu selama 12 bulan# !an" menun'ukkan per'alanan pen!akit !an" sekaran"$ %erbandin"an antara laki-laki sebesar 19* dan 2

u'uan pembuatan laporan kasus ini adalah ? 1$ Menambah ilmu dan pen"etahuan men"enai pen!akit !an" dilaporkan$ 2$ Membandin"kan in ormasi !an" terdapat pada literatur den"an ken!ataan !an" terdapat pada kasus$ 2$ Melatih mahasiswa dalam melaporkan den"an baik suatu kasus !an" didapat$ 2 .1 di berba"ai propinsi di Indonesia$ SK6.an""a /SK6. 1=)+ menun'ukkan asma menduduki urutan ke 7 dari 10 pen!ebab kesakitan bersama-sama den"an bronkitis kronik dan em isema$ %ada SK6.ahun 1==7# prevalensi asma di Indonesia sekitar 12 per 1$000 penduduk# dibandin"kan bronkitis kronik 11 per 1$000 penduduk dan obstruksi paru 2 per 1$000 penduduk$ 9 >leh karena itu diperlukan penan"anan !an" baik dan (ermat pada pasienpasien den"an asma untuk men"uran"i morbiditas dan mortalitas asma dan men(e"ah komplikasi lebih lan'ut$ (U)UAN . 1==2# asma# bronkitis kronik dan em isema seba"ai pen!ebab kematian ke 9 di Indonesia atau sebesar 7#+*$ .perempuan 10* dan pada tahun 2000 terdapat 99)3 kematian akibat pen!akit asma atau 1#+ per 100$000 populasi$ %ada tahun !an" sama di dapatkan 222 kematian pada anak usia 0-13 tahun atau 0#2 kematian per 100$000 anak$1-7 Asma merupakan 10 besar pen!ebab kesakitan dan kematian di Indonesia# hal itu ter"ambar dari data studi Surve! Kesehatan 6umah .

LAPORAN KASUS *'&N(*(AS :ama @enis kelamin Umur Alamat Anak ke M6S ANAMN&SA Alloanamnesa /oleh ibu kandun" pasien1 di ruan" melati tan""al 22 Maret 2010 Kel"han U+ama ? Sesak na as Ri.A1 9 .a#a+ Pen#a-i+ Se-a!ang : Sesak na as se'ak 9 'am /pukul 21$00 AI.ahun ? @l$ &elatik Samarinda ? 1 dari 2 bersaudara ? ) >ktober 200= / @am 22$00 AI.A1 sebelum masuk rumah sakit# sesak makin bertambah berat# dikuti suara Bn"ikC saat men"eluarkan na as$ Sesak timbul malam hari saat itu pasien merasa kedin"inan dikarenakan hu'an$ Karena sesak bertambah berat# keluar"a pasien memutuskan untuk membawa pasien ke I&< 6SU AAS$ Saat di I&< pasien san"at sesak dan diberikan oksi"en dan pen"uapan# setelah itu sesak pasien sedikit berkuran"$ Selama 2 hari sebelumn!a# pasien serin" men"eluh sesak saat malam hari# akan tetapi sesak berkuran den"an sendirin!a$ %asien 'u"a men"eluhkan batuk berdahak se'ak 10 hari !an" lalu$ %ilek /-1# demam /-1$ %asien biasan!a timbul seran"an asma !aitu seban!ak 2-9 D dalam 1 tahun# sembuh dalam beberapa hari dan terkadan" men""an""u aktivitas$ %asien 'u"a memiliki riwa!at aler"i din"in# makanan rin"an /(hiki1 dan (oklat$ 6iwa!at aler"i pada keluar"a !aitu ibu kandun" pasien aler"i din"in dan adik kandun" pasien saat ini sedan" di rawat di 6S A$A$S karena asma$ A!ah pasien merupakan perokok akti $ ? An$ SA ? Laki-laki ? 7 .

a#a+ Pen#a-i+ 'ah"l" : %asien memiliki pen!akit asma %asien pernah menderita .en"kurap <uduk Meran"kak 8erdiri 8er'alan 8erbi(ara 2 suku kata Makan Minum anak ? ASI <ihentikan Susu sapi/buatan 8uah 8ubur susu .ersen!um Mirin" .a#a+ Kelahi!an : 7 ? 0 bulan ? 2 tahun ? + bulan-2 tahun ? 7 bulan ? + bulan ? 10 bulan ? 12 bulan ?? %uskesmas ? 2$200 "r ?? 17 k" ? 102 (m ? 10 bulan ? 2 bulan ? + bulan ? + bulan ? ) bulan ? = bulan ? 10 bulan ? 12 bulan ? 11 bulan .Ri.: 8erat badan lahir %an'an" badan lahir 8erat badan sekaran" .a#a+ Pen#a-i+ Kel"a!ga : Ibu kandun" pasien memliki riwa!at aler"i terhadap udara din"in /E1 Pe!+"mb"han 'an Pe!-embangan Ana.8. pada usia 3 bulan dan telah mendapatkan pen"obatan selama + bulan dan din!atakan sembuh oleh dokter Spesialis anak$ Ri.in""i badan sekaran" &i"i keluar .im sarin" Makanan padat dan laukn!a %emeliharaan %renatal %eriksa di Ri.

0epatitis 8 Usia saat imunisasi I II E //////////// E E E - ? rumah# ditolon" oleh ? bidan ? = bulan ? Spontan ? %os!andu ? serin" sakit ?Fa ? %il K8 ? %er(a!a III //////////// //////////// - IG //////////// //////////// //////////// ////////// 8ooster I //////////// //////////// - 8ooster II //////////// //////////// - P&M&R*KSAAN .& %olio .ampak <%.i Kepala ? . ? 7+ kali/menit ? 12 k" ? 100 (m Kesan umum Status &i.*S*K <ilakukan pada tan""al 22 Maret 2010 8erat badan %an'an" 8adan Tanda Vital :adi Suhu badan Frekuensi na as ? 120 kali/menit ? 23#2o.ompos mentis ? 8aik + .Lahir di 8erapa bulan dalam kandun"an @enis partus %emeliharaan postnatal ? %eriksa di Keadaan anak Keluar"a beren(ana Memakai sistem Sikap dan keper(a!aan *MUN*SAS* Imunisasi 8.

aha!a /E/E1# %upil? Isokor /H 2 mm/2mm1# (owon" /-1 ? Sumbat /-1# Sekret /-1# penapasan (upin" hidun" /E1 ? 8ersih# Sekret /-1 ? Lidah bersih# Farin" 0iperemis /-1#mukosa bibir kerin"# pembesaran .elin"a Mulut Leher Kaku kuduk %embesaran Kelen'ar <ada Inspeksi %alpasi %erkusi Auskultasi @antun" S1/S2 tun""al re"uler 8isin" Abdomen Inspeksi %alpasi %erkusi Auskultasi &enitalia ? 92 (m ? Aarna hitam# tipis dan kerin" ? /-1 ? Anemis /-/-1# Ikterik /-/-1# Sianosis /-/-1# 6e leks .Lin"kar kepala 6ambut Ubun-ubun (ekun" Mata 0idun" .onsil /-/-1 ? /-1 ? /-1 ? &erakan dada simetris# per"erakan thoraks deDtra I sinistra# retraksi inter(osta spa(e /-1$ ? &erakan dada simetris# remitus raba deDtra I sinistra /E1 ? sonor /E1 ? Gesikuler# 6onkhi /-/-1# Wheezing /E/E1 ? /-1 ? Flat ? Soe l# :!eri tekan /-1# 0epar/ lien tidak teraba# Kembun" /-1# tur"or baik ? .impani ? 8isin" usus /E1 normal ? <alam batas normal 3 .

heosal s!rup 2D1 (th Ampi(iline 2 D 900 m" .4kstremitas ? Akral han"at# 4dema /-1 P&M&R*KSAAN P&NUN)AN/ Pemeriksaan Laboratorium 22 Maret 2010 Leukosit 0b 0t .rombosit ? )$)00/mm2 ? 12#) "/dl ? 2)#9 * ? 29=$000 /mm2 'iagn0sa Ke!1a Semen+a!a : Asma seran"an sedan" episodik serin" P&NA(ALAKSANAAN : :ebuliser Gentolin selama 17 menit tiap + 'am$ <71/2 :S 12 tetes makro/menit .ompos mentis A Asma P • :ebuliser ) .ortideD 2 D 1/2 ampul USULAN P&NA(ALKSANAAN %emeriksaan un"si paru P!0gn0sa : <ubia et bonam (abel %e!1alanan -linis (anggal 22-2S Sesak O /E1# .

in" /E/E1 Ampi(iline 2 D 900m" .S /-1 &erakan /E/E1 dada simetri# whee.in" Asma 8ronkiale • .heosal s!rup 2D1 (th :?120 D/menit 66? 7) D/menit .<? mm0" 100/+0 8ronkiale Gentolin 'am$ • • • • selama 17 menit tiap + <71/2 :S 12 tetes makro/menit .<?110/30 mm0" :?12) D/menit 66? 29 D/menit .heosal s!rup 2D1 (th • .2010 0)$00 batuk /E1# . 88?17 k" %ernapasan (upin" hidun" /-1 6etraksi I.S /-1 whee.ompos mentis .erapi lan'ut • <71/2:S makro/menit 19 tetes 27-22010 Sesak /-1 8atuk /E1 .tm 1 m"# <M% J# = 110/30 8ronkiale .? 23#9o.ortideD 2 D 1/2 ampul 29-92010 0)$00 Sesak mulai .<? Asma • .? 23#2o. %ernapasan (upin" hidun" /-1 6etraksi I.ompos mentis berkuran" 8atuk /E1 .

%ernapasan (upin" hidun" /-1 6etraksi I.R"mah Sa-i+ %asien masuk rumah sakit den"an keluhan sesak na as se'ak 9 'am /pukul 21$00 AI.mm0" :?109 D/menit 66? 2) D/menit .? 2+#3 .in" o 4phedrin +#7 m" %ulv • Salbutamol 2D1 • %asien dii'inkan pulan" den"an edukasi$ P&M2AHASAN Res"me Mas".A1 sebelum masuk rumah sakit# sesak makin bertambah berat# dikuti suara Bn"ikC saat men"eluarkan na as$ Sesak timbul setelah pasien terkena kipas an"in dan 10 .S /-1 &erakan /-/-1 dada simetri# whee.

pasien merasa kedin"inan$ Selama 2 hari sebelumn!a# pasien serin" men"eluh sesak saat malam hari# akan tetapi sesak masih dapat diatasi$ %asien 'u"a men"eluhkan batuk berdahak se'ak 10 hari !an" lalu$ %asien biasan!a timbul keluhan sesak disertai bun!i B n"ik B !aitu seban!ak 2-9 D dalam 1 tahun$ %asien 'u"a memiliki riwa!at aler"i din"in# makanan rin"an /(hiki1 dan (oklat$ 6iwa!at aler"i pada keluar"a !aitu ibu kandun" pasien aler"i din"in dan adik kandun" pasien menderita asma$ <ari pemeriksaan isik didapatkan pasien dalam keadaan kompos mentis# pada pemeriksaan tanda vital didapatkan penin"katan resiprator! rate !aitu 7) kali per menit$ %ada pemeriksaan paru# auskultasi didapatkan whee.in"1 dan batuk !an" disebabkan oleh konstriksi atau spasme otot bronkus# in lamasi mukosa bronkus dan produksi lendir kental !an" berlebihan$ 1#2#+ Sedan"kan pada anamnesa pasien ini didapatkan adan!a sesak na as !an" timbul malam hari karena pasien merasa kedin"inan dikarenakan hu'an$ %asien 'u"a men"eluh batuk berdahak se'ak 10 hari !an" lalu dan pasien serin" men"alami batuk sebelumn!a$ isik dite"akkan dia"nosa !aitu asma 11 .in" pada seluruh lapan"an paru$ %emeriksaan laboratorium menun'ukkan leukositosis !aitu leukosit 13$=00/mm2 sedan"kan pemeriksaan laboratorim lain dalam batas normal# !aitu kadar 08 12#2 "r/dl# hematokrit 91#+ * dan trombosit 933$000 "r/dl$ %emeriksaan laboratorium lainn!a dalam batas normal$ Pembahasan <ari anamnesa dan pemeriksaan bronkiale rin"an episodik serin"$ Asma adalah "an""uan in lamasi kronik saluran napas !an" melibatkan ban!ak sel dan elemenn!a$ In lamasi kronik men!ebabkan penin"katan hiperresponsi 'alan napas !an" menimbulkan "e'ala episodik berulan" berupa men"i# sesak napas# dada terasa berat dan batuk-batuk terutama pada malam hari atau dini hari$ 4pisodik tersebut berhubun"an den"an obstruksi 'alan napas !an" luas# bervariasi dan serin"kali bersi at reversibel den"an atau tanpa pen"obatan$ Untuk mendia"nosis asma pada anak di"unakan alur !an" sama !aitu adan!a batuk dan atau men"i !an" timbul se(ara episodik# (enderun" pada malam/dini hari# musiman# setelah aktivitas isik serta adan!a riwa!at asma dan atau atopi pada pasien atau keluar"an!a$ Seran"an asma dapat berupa sesak na as ekpiratoir !an" proksimal# berulan"-ulan" den"an men"i /whee.

erden"ar 'u"a ronkhi kerin" dan ronkhi basah serta suara lendir bila sekresi bronkus ban!ak$ %emeriksaan isik pada pasien ini didapatkan perna asan !an" (epat dan pada auskultasi didapatkan whee.in"$ %ada seran"an rin"an# men"i han!a terden"ar pada waktu ekspirasi paksa$ Men"i dapat tidak terden"ar /silent chest1 pada seran"an !an" san"at berat disertai "e'ala sianosis# "elisah# sukar bi(ara# takikardi# hiperin lasi dan pen""unaan obat bantu napas$ .%en(etus dari seran"an asma dapat berupa aktivitas# emosi /menan"is atau tertawa1# debu# pa'anan terhadap bulu binatan"# perubahan suhu lin"kun"an atau (ua(a$ aerosol/aroma !an" ta'am# dan asap rokok$+ Sedan"kan pada pasien ini seran"an asma ditimbulkan setelah adan!a perubahan (ua(a din"in dimana pada pasien ini 'u"a didapatkan riwa!at aler"i terutama pada (ua(a din"in serta makanan rin"an /(hiki dan (oklat1$ <ari pern!ataan ibu pasien 2 hari sebelum!a pasien 'u"a men"eluhkan hal !an" sama# hal tersebut disebabkan oleh (ua(a din"in karena hu'an$ 6iwa!at atopi pada keluar"an!a !aitu ibu pasien aler"i terhadap (ua(a din"in dan adik pasien saat !an" bersamaan sedan" men"inap di 6S !an" sama karena Asma$ <ari anamnesa diketahui bahwa a!ah pasien merupakan seoran" perokok akti dan tin""al satu rumah den"an pasien$ %revalens asma pada anak !an" terpa'an asap rokok lebih tin""i daripada anak !an" tidak terpa'an den"an asap rokok$ 6esiko terhadap asap rokok sudah dimulai se'ak 'anin dalam kandun"an# umumn!a berlan"sun" terus setelah anak dilahirkan# dan men!ebabkan menin"katn!a resiko$ %ada anak !an" terpa'an asap rokok# ke'adian eksaserbasi lebih tin""i# anak lebih serin" tidak masuk sekolah dan umumn!a un"si aal parun!a lebih buruk daripada anak !an" tidak terpa'an$1 %ada pemeriksaan isik# %:AA 2009 men!atakan bahwa men"i berulan" dan atau batuk kronik berulan" menun'ukkan titik awal menu'u dia"nosis 1$ &e'ala asma bervariasi sepan'an" hari sehin""a pada asma rin"an dan sedan" tidak ditemukan kelainan isik di luar seran"an$ %ada inspeksi terlihat pernapasan (epat dan sukar# disertai batuk-batuk paroksismal# kadan"-kadan" terden"ar suara men"i# ekspirasi meman'an"# terlihat retraksi daerah supraklavikular# suprasternal# epi"astrium dan sela i"a$ %ada asma kronik bentuk toraks em isematous# bon"kok ke depan# sela i"a melebar# diameter anteroposterior toraks bertambah$ %ada perkusi terden"ar hipersonor seluruh toraks# terutama ba"ian bawah posterior$ <aerah pekak 'antun" dan hati men"e(il$ %ada auskultasi bun!i napas kasar/men"eras# pada stadium lan'ut suara napas melemah atau hampir tidak terden"ar karena aliran udara san"at lemah$ .in""i dan berat badan perlu diperhatikan dan bila 12 .

# F4G1/FG.1# isi kapasitas residu un"sional dan isi residu$ <i luar seran"an aal paru tersebut umumn!a akan normal ke(uali pada asma !an" berat$ U'i provokasi bronkus dilakukan bila dia"nosis masih dira"ukan$ . han!a berkuran" sedikit$ In lasi !an" berlebihan biasan!a terlihat se(ara klinis# akan di"ambarkan den"an menin""in!a isi total paru /.1# aliran pun(ak ekspirasi /%4F61 dan rasio F4G1/FG.urshman$ 8ila ada in eksi mun"kin akan didapatkan leukositosis polimormonuklear$ U'i kulit aler"i dan imunolo"i Komponen aler"i pada asma dapat diidenti ikasi melalui pemeriksaan u'i kulit atau pen"ukuran I"4 spesi ik serum$ U'i kulit adalah (ara utama untuk mendi"nosis status aler"i/atopi# umumn!a dilakukan den"an prick test. berkuran" K 17* dari nilai normaln!a$ %erpan'an"an waktu ekspirasi paksa biasan!a ditemukan# walaupun %4F6 dan F4G1/FG.u'uann!a untuk menun'ukkan adan!a hiperreaktivitas bronkus$ %ada oto ront"en toraks tampak (orakan paru !an" menin"kat$ Atelektasis 'u"a serin" ditemukan$ 0iperin lasi terdapat pada seran"an akut dan pada asma kronik$ 6ont"en oto sinus paranasalis perlu 'u"a bila asman!a sulit dikontrol$ %emeriksaan darah eosino il dan u'i tuber(ulin %emeriksaan eosino il dalam darah# sekret hidun" dan dahak dapat menun'an" dia"nosis asma$ <alam sputum dapat ditemukan kristal .L.$ Sebaikn!a tiap anak den"an asma di u'i aal parun!a pada tiap kun'un"an$ Bpeak low meterC adalah !an" palin" sederhana# sedan"kan den"an spirometer memberikan data !an" lebih len"kap$ Golume kapasitas paksa /FG. Aler"en !an" di"unakan adalah aler"en !an" ban!ak didapat di daerahn!a$ Aalaupun u'i kulit merupakan (ara !an" tepat untuk dia"nosis atopi# dapat 'u"a mendapatkan hasil positi palsu maupun ne"ative palsu$ Sehin""a kon irmasi terhadap pa'anan aler"en 12 .har(ot-Le!den dan spiral .mun"kin bila hubun"ann!a den"an tin""i badan kedua oran" tua$ Asma sendiri merupakan pen!akit !an" dapat men"hambat perkemban"an anak$ &an""uan pertumbuhan biasan!a terdapat pada asma !an" san"at berat$ Anak perlu diukur tin""i dan berat badann!a pada tiap kali kun'un"an# karena akibat pen"obatan serin" dapat dinilai dari perbaikan pertumbuhann!a$2 %ada pemeriksaan penun'an" den"an men""unakan darah len"kap tidak didapatkan kelainan$ %emeriksaan penun'an" !an" sebaikn!a dilakukan !aitu pemeriksaan aal paru$ 8er"una untuk menilai asma meliputi dia"nosis dan aal paru di"unakan untuk menilai ? <era'at penatalaksanaann!a$ %en"ukuran obstruksi bronkus# menilai hasil provokasi bronkus# menilai hasil pen"obatan dan men"ikuti per'alanan pen!akit$ %emeriksaan aal paru !an" pentin" pada asma adalah %4F6# F4G1# %G.

!an" relevan dan hubun"ann!a den"an "e'ala klinik harus selalu dilakukan$ Untuk menentukan hal itu# sebenarn!a ada pemeriksaan !an" lebih tepat# !aitu u'i provokasi bronkus den"an aler"en !an" bersan"kutan$ 6eaksi u'i kulit aler"i dapat ditekan den"an pemberian antihistamin$ %emeriksaan I"4 spesi ik dapat memperkuat dia"nosis dan menentukan penatalaksaann!a$ %en"ukuran I"4 spesi ik dilakukan pada keadaan u'i kulit tidak dapat dilakukan /antara lain dermatopha"oism# dermatitis/kelainan kulit pada len"an tempat u'i kulit dan lain-lain1$ %emeriksaan kadar I"4 total tidak mempun!ai nilai dalam dia"nosis aler"i/atopi1#2$ <ia"nosis asma eksaserbasi sedan" episodik serin" didapatkan berdasarkan# anamnesa# pemeriksaan isik dan dera'at klasi ikasi asma ditentukan berdasarkan "abun"an penilaian "ambaran klinis# 'umlah pen""unaan a"onis-beta 2 untuk men"atasi "e'ala# dan pemeriksaan un"si paru pada evaluasi awal pasien$ Untuk pen"klasi ikasian dera'at asma pada anak diper"unakan %:AA 2009 dan didapatkan bahwa pasien ini terklasi ikasikan pada asma episodik serin" dimana pada anamnesa didapatkan bahwa paasien biasan!a mendapatkan seran"an asma dalam waktu 1 tahun timbul seban!ak 2-9 kali$ Klasi ikasi dera'at pen!akit asma anak /%:AA 200911 Asma episodik jarang L L L L L L L L L Seran"an +-12 bulan sekali &an""uan tidur /-1# aktivitas normal U'i un"si paru normal Seran"an 1-2 bulan sekali &an""uan tidur /E1# aktivitas normal/terhan""u U'i un"si paru normal/abnormal Seran"an serin" dalam 1 bulan &an""uan tidur /E1# aktivitas ter"an""u U'i un"si paru abnormal <era'at eksaserbasi /seran"an1 asma pada anak san"at bervariasi mulai dari rin"an sampai men"n(am 'iwa# perburukan dapat ter'adi dalam beberapa menit# 'am atau hari$ Seran"an akut biasan!a timbul akibat pa'anan terhadap aktor pen(etus /palin" serin" in eksi virus atau aler"en atau kombinasi 19 Asma episodik sering Asma persisten .

as(he dkk# mendapatkan hasil bahwa pemberian 17 .heosal s!rup 2D1 (th Ampi(iline 2 D 900 m" .keduan!a1# sedan"kan seran"an berupa perburukan !an" bertahap men(erminkan ke"a"alan pen"elolaan 'an"ka pan'an" pen!akit$1#9#+$ %ada pasien ini penilaian dera'at seran"an termasuk dalam seran"an asma sedan"$ 0al tersebut berdasarkan pada anamnesa dan pemeriksaan isik pasien di ruan"an$ %ada pasien ini di"olon"kan dalam seran"an asma sedan" !aitu den"an pemberian nebulisasi dua kali pasien han!a menun'ukkan respons parsial /incomplete response1# kemun"kinan dera'atm!a sedan"$ Untuk itu# dera'at seran"an harus dinilai ulan" sesuai pedoman$ @ika seran"ann!a meman" termasuk seran"an sedan"# inhalasi lan"sun" den"an beta 2 a"onis dan iprapium bromide /antikoliner"ik11$ %ada pasien ini dilakukan penatalaksanaan asma seran"an sedan" !aitu pemasan"an 'alur parenteral den"an?      <71/2 :S 12 tetes makro/menit :ebuliser Gentolin selama 17 menit tiap + 'am$ .ortideD 2 D 1/2 ampul %enatalaksanaan asma seran"an sedan" episodik sedan" adalah inhalasi lan"sun" den"an beta 2 a"onis dan iprapium bromide /antikoliner"ik1# pasien perlu diobservasi dan ditan"ani di uan" rawat sehari /66S1$ %ada seran"an asma sedan"# diberikan kortkosteroid sistemik /oral1 metilprednisolone den"an dosis 0#7-1 m"/K"88/hari selama 2-7 hari$ Aalaupun belum tentu diperlukan# untuk persiapan keadaan darurat# pasien !an" akan diobservasi di 66S lan"sun" dipasan"i 'alur parenteral se'ak di U&<$1 Asma 4pisodik Serin" @ika pen""unaan b-a"onis hirupan sudah lebih dari 2D permin""u /tanpa men"hitun" pen""unaan praaktivitas isis1# atau seran"an sedan"/berat ter'adi lebih dari sekali dalam sebulan# maka pen""unaan anti-in lamasi seba"ai pen"endali sudah terindikasi$ pada awaln!a# anti-in lamasi tahap pertama !an" di"unakan adalah kromo"likat# den"an dosis minimum 10 m" 2-9 kali perhari$ >bat ini diberikan selama +-) min""u# kemudian dievaluasi hasiln!a$ @ika asma sudah terkendali# pemeberian kromo"likat dapat dikuran"i men'adi 2-2 kali perhari$ %enelitian terakhir# .

kromolin kuran" berman aat pada terlaksana asma 'an"ka pan'an"$ <en"an dasar tersebut %:AA revisi terakhir tidak men(antumkan kromolin /kromo"likat dan nedokromil1 seba"ai tahap pertama melainkan steroid hirupan dosis rendah seba"ai anti-in lamasi)$ .ahap pertama obat pen"endali adalah pemberian steroid hirupan dosis rendah !an" biasan!a (ukup e ekti $ >bat steroid hirupan !an" sudah serin" di"unakan pada anak adalah budesonid# sehin""a di"unakan seba"ai standar$ <osis rendah steroid hirupan adalah setara den"an 100-200 u"/hari budesonid /70100 u"/hari lutikason1 untuk anak berusia kuran" dari 12 tahun# dan 200-900 u"/hari budesonid /100-200 u"/hari lutikason1 untuk anak berusia di atas 12 tahun$ <alam pen""unaan beklometason atau budesonid den"an dosis 100-200 u"/hari# atau setara lutikason 70-100 u" belum pernah dilaporkan adan!a e ek sampin" 'an"ka pan'an")$ Sesuai den"an mekanisme dasar asma !aitu in lamasi kronik# obat pen"endali berupa anti-in lamasi membutuhkan waktu untuk menimbulkan e ek terapi$ >leh karena itu penilaian e ek terapi dilakukan setelah +-) min""u# !aitu waktu !an" diperlukan untuk men"endalikan in lamasin!a$ Setelah pen"obatan selama +-) min""u den"an steroid hirupan dosis rendah tidak respons /masih terdapat "e'ala asma atau atau "an""uan tidur atau aktivitas sehari-hari1# maka dilan'utkan den"an tahap kedua /Lampiran 21 !aitu menaikkan dosis steroid hirupan sampai den"an 900 u"/hari !an" termasuk dalam tatalaksana Asma %ersisten$ @ika tatalaksana dalam suatu dera'at pen!akit asma sudah adekuat namun responsn!a tetap tidak baik dalam +-) min""u# maka dera'at tatalaksan!a berpindah ke !an" lebih berat /step-up1$ Sebalikn!a 'ika asman!a terkendali dalam +-) min""u# maka dera'atn!a beralih ke !an" lebih rin"an /step-down1$ 8ila memun"kinkan steroid hirupan dihentikan pen""unaann!a)$ Sebelum melakukan step-up# perlu dievaluasi pelaksanaan pen"hindaran pen(etus# (ara pen""unaan obat# aktor komorbid !an" mempersulit pen"endalian asma seperti rintis dan sinusitis)$ Saat pasien dii'inkan pulan"# pasien diberi edukasi untuk men"hindari aktor pen(etus$ Adapun edukasi !an" diberikan ialah untuk men"hindari aktivitas berlebihan seperti bermain lari-lari# men"atasi (ua(a din"in# men"hindari makanan seperti (hiki# ka(an" tanah# telur dan ikan laut dan bapak pasien untuk men"hindari paparan asap rokok pada pasien$ 1+ .

%enan""ulan"an seran"an asma pada anak sekaran" !an" lebih pentin" ditu'ukan untuk men(e"ah seran"an asma bukan untuk men"atasi seran"an asma$ %en(e"ahan seran"an asma terdiri atas ? 10 1$ Men"hindari aktor.ua(a %erubahan tekanan udara /Sult.aktor pen(etus 2$ >bat-obatan dan terapi imunolo"i %en""unaan obat-obatan atau tindakan untuk men(e"ah dan meredakan atau reaksi-reaksi !an" akan atau sudah timbul oleh pen(etus tadi$ Ma(am-ma(am pen(etus asma ? 2 a$ Aler"en Faktor aler"i dian""ap mempun!ai peranan pentin" pada seba"ian besar anak den"an asma /Ailliam dkk 1=7)# Ford 1=+=1$ <isampin" itu hiperreaktivitas saluran napas 'u"a merupakan a(tor !an" pentin"$ Sensitisasi ter"antun" pada lama dan intensitas hubun"an den"an bahan aler"enik sehin""a den"an berhubun"an den"an umur$ %ada ba!i dan anak ke(il serin" berhubun"an den"an isi dari debu rumah$ <en"an bertambahn!a umur makin ban!ak 'enis aler"en pen(etusn!a$ Asma karena makanan biasan!a ter'adi pada ba!i dan anak ke(il$ b$ In eksi 8iasan!a in eksi virus# terutama pada ba!i dan anak ke(il$ Girus pen!ebab biasan!a respiratory syncytial virus /6SG1 dan virus parain luen.a$ Kadan"kadan" 'u"a dapat disebabkan oleh bakteri# 'amur dan parasit$ ($ . dkk 1=321# suhu udara# an"in dan kelembaban /Lope. dan Salva"io 1=)01 dihubun"kan den"an per(epatan dan ter'adin!a seran"an asma$ d$ Iritan 13 .

0airspra!# min!ak wan"i# asap rokok# (erutu dan pipa# bau ta'am dari (at# S>2# dan polutan udara !an" berbaha!a lainn!a# 'u"a udara din"in dan air din"in$Iritasi hidun" dan batuk dapat menimbulkan re leks bronkokonstriksi /M($ Fadden 1=)01$ Udara kerin" mun"kin 'u"a merupakan pen(etus hiperventilasi dan ke"iatan 'asmani /strauss dkk 1=3)# Mebailos dkk 1=3)1$ e$ Ke"iatan 'asmani Ke"iatan 'asmani !an" berat dapat menimbulkan seran"an pada anak den"an asma /&old re! 1=3)# 4""leston 1=)01$ .ertawa dan menan"is dapat merupakan pen(etus$ %ada anak den"an aal paru di bawah normal san"at rentan terhadap ke"iatan 'asmani$ $ In eksi saluran napas ba"ian atas <isampin" in eksi virus saluran napas ba"ian atas# sinusitis akut dan kronik dapat mempermudah ter'adin!a asma pada anak /6a(heles sk! dkk 1=3)1$ 6initis aler"i dapat memperberat asma melalui mekanisme iritasi atau re leks$ "$ 6e luks "astroeso a"itis Iritasi trakeobronkial karena isi lambun" dapat memberatkan asma pada anak dan oran" dewasa /<ess 1=391$ h$ %sikis .idak adan!a perhatian dan tidak mau men"akui persoalan !an" berhubun"an den"an asma oleh anak sendiri atau keluar"an!a akan memperlambat atau men""a"alkan usaha-usaha pen(e"ahan$ <an sebalikn!a 'ika terlalu takut terhadap seran"an asma atau hari depan anak 'u"a tidak baik# karena dapat memperberat seran"an asma$ Membatasi aktivitas anak# anak serin" tidak masuk sekolah# serin" ban"un malam# ter"an""un!a irama kehidupan keluar"a karena anak serin" mendapat seran"an asma# pen"eluaran uan" untuk bia!a pen"obatan dan rasa khawatir# dapat mempen"aruhi anak asma dan keluar"an!a$ 1) .

Seran"an asma serin" timbul karena ker'a sama berba"ai pen(etus$ <en"an anak pen(etus aler"en serin" disertai pen(etus non aler"en !an" dapat memper(epat dan memperburuk seran"an asma$ %ada 2)* kasus Ailliam dkk /1=7)1 Faktor pen(etusn!a adalah aler"en dan in eksi$ <idu"a in eksi virus memperkuat reaksi terhadap pen(etus aler"enik maupun nonaler"enik$ 2 8erba"ai pen(etus seran"an asma dan (ara men"hindarin!a perlu diketahui dan dia'arkan pada si anak dan keluar"an!a# debu rumah dan unsur di dalamn!a merupakan pen(etus !an" serin" di'umpai pada anak$ %ada 3+#7* anak den"an asma !an" berobat di poliklinik Subba"ian %ulmonolo"i Anak 8a"ian Ilmu Kesehatan Anak FKUI 6S.M @akarta# debu rumah didu"a seba"ai pen(etusn!a$ 2 Seran"an asma setelah makan atau minum .at !an" tidak tahan# dapat ter'adi tidak lama setelah makan# tetapi dapat 'u"a ter'adi beberapa waktu setelahn!a$ An""ota keluar"a !an" sedan" menderita B luC tidak boleh mendekati anak !an" asma atau kalau dekat anak !an" asma lebihlebih bila bi(ara# batuk atau bersin perlu menutup mulut dan hidun"n!a$ 0indarkan anak dari perubahan (ua(a atau udara !an" mendadak# lebih-lebih perubahan ke arah din"in$ 9 Aktivitas isik tidak dilaran" bahkan dian'urkan tetapi diatur$ @alan !an" dapat ditempuh supa!a anak dapat tetap beraktivitas adalah ? 2 1$ Menambah toleransi se(ara bertahap# men"hindari per(epatan "erak !an" mendadak# Men"alihkan ma(am ke"iatan# misaln!a lari# naik ke sepeda# berenan"$ 2$ 8ila mulai batuk-batuk istirahat dahulu sebentar# minum air dan kemudian bila batuk-batuk sudah mereda ke"iatan dapat dimulai kembali$ 2$ Ada beberapa anak !an" memerlukan makan obat atau men"hirup obat aerosol dahulu beberapa waktu sebelum ke"iatan olahra"a$ K&S*MPULAN 1$ %asien menderita asma seran"an sedan" episodik serin"$ 1= .

(AR PUS(AKA 20 .2$ %enan""ulan"an seran"an asma pada anak sekaran" !an" lebih pentin" ditu'ukan untuk men(e"ah seran"an asma bukan untuk men"atasi seran"an asma$ 2$ %enan"anan asma perlu ditan"ani se(ara baik sebelum ter'adin!a komplikasi !an" lebih lan'ut sehin""a dapat men"uran"i tin"kat kesakitan dan kematian pada anak-anak$ 'A.

ontinuin" %ro esional <evelopment <okter Indonesia$ .atalaksana Asma @an"ka %an'an" %ada Anak$ /on line1 http?//librar!$usu$a($id/ diakses tan""al 17 April 2010$ =$ %edoman <ia"nosis .etakan Ke 3$ %er(etakan In omedika ? @akarta# 2002$ 7$ <ahlan$ %en"elolaan %asien den"an Kedaruratan %aru$ 6S 0asan Sadikin ? 8andun"$ 1==3 +$ Kumpulan Makalah Simposium Aler"i dan %en!akit In eksi pada Anak$ ASMA$ Samarinda ? I<I wila!ah %ropinsi Kaltim$ 2009 3$ Markum A0$ 8uku A'ar Ilmu Kesehatan Anak @ilid III$ @akarta? 8a"ian IKA FKUI$ 2007$ )$ . ? @akarta# 2000$ 21 .1$ 6aha'oe# : dkk$ 8uku A'ar 6espirolo"i Anak$ ASMA$ Ikatan <okter Anak Indonesia$ @akarta ? 8alai %enerbit I<AI$ 200) 2$ %erhimpunan <okter %aru Indonesia$ Asma ? %edoman <ia"nosis dan %enatalaksanaan di Indonesia$ 8alai %enerbit FKUI ? @akarta# 2009$ 2$ 9$ Sta %en"a'ar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia$ 8uku Kuliah Ilmu Kesehatan Anak$ .erapi 6SU< AAS Samarinda$ SMF Ilmu Kesehatan Anak ? Samarinda$ 200+ 10$ Isselba(her$ 0arrison %rinsip-prinsip Ilmu %en!akit dalam$ 4disi 12$ Golume 2$ 4ditor 4disi bahasa Indonesia ? Ahmad 0$ Asdie$ %enerbit 8uku Kedokteran 4&.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful