You are on page 1of 2

Sistem klasifikasi ini pertama kali dikembangkan oleh Von Post yaitu metode lapangan

dengan melihat tingkat dekomposisi, warna, struktur dan ketebalan deposit serta jumlah
materi mineral. Von Post Scale membagi gambut menjadi 10 kategori seperti pada Tabel 2.6
berikut:

Tabel 2.6. Klasifikasi Tanah Gambut Menurut Von Post (1922)
Skala Von Post Keterangan
H1 gambut yang sama sekali belum membusuk, yang mengeluarkan air
cukup jernih. Sisa-sisa tumbuhan yang ada akan dengan mudah
diidentifikasikan. Tak ada material amorf yang terlihat.
H2 gambut yang hampir seluruhnya belum mengalami pembusukan
sama sekali, yang mengeluarkan air cukup jernih atau sedikit
kekuning-kuningan. Sisa-sisa tumbuhan yang ada akan dengan
mudah diidentifikasikan. Tak ada material amorphous yang terlihat.
H3 gambut yang sangat sedikit mengalami pembusukan, yang
mengeluarkan air keruh dan berwarna coklat, tapi jika diremas tak
ada bagian gambut yang melalui sela-sela jari. Sisa-sisa tumbuhan
yang ada masih dapat dengan mudah diidentifikasikan. Tak ada
material amorf yang terlihat.
H4 gambut yang sedikit mengalami pembusukan, yang mengeluarkan
air gelap dan sangat keruh. Jika diremas tak ada bagian gambut yang
melalui sela-sela jari tapi sisa-sisa tumbuhan yang ada sedikit
berbentuk seperti bubur dan telah kehilangan beberapa ciri yang
dapat dikenali.

Skala Von Post Keterangan
H5 gambut yang mengalami pembusukan sedang yang mengeluarkan air
sangat keruh dan jika diremas akan ada sedikit butiran gambut amorf
melalui sela-sela jari. Struktur dari sisa-sisa tumbuhan sedikit sukar
untuk dikenali, walaupun masih memungkinkan untuk
mengidentifikasikan ciri-ciri tertentu. Dan sisa-sisa tumbuhan
tersebut hampir seluruhnya berbentuk seperti bubur.
H6 gambut yang hampir separuhnya mengalami pembusukan dengan
struktur tumbuhan yang sukar untuk dikenali. Jika diremas sekitar
sepertiga bagian dari gambut akan keluar melewati sela-sela jari.
Sisa-sisa tumbuhan tersebut hampir seluruhnya berbentuk seperti
bubur dan menunjukkan struktur tumbuhan yang lebih mudah untuk
dikenali dibandingkan sebelum diremas.
H7 gambut yang lebih dari separuhnya telah membusuk. Mengandung
banyak material amorf dan struktur tumbuhan sangat kering yang
sukar dikenali. Jika diremas sekitar setengah bagian dari gambut
akan keluar melewati sela-sela jari. Kalaupun ada air yang keluar,
akan berwarna sangat gelap.
H8 gambut yang hampir seluruhnya telah membusuk dengan sejumlah
besar material amorf dan struktur tumbuhan sangat kering yang sukar
dikenali. Jika diremas sekitar 2/3 bagian dari gambut akan keluar
melewati sela-sela jari. Sejumlah kecil sisa-sisa tumbuhan akan
tertinggal di tangan berupa sisa-sisa akar dan serat yang tidak
membusuk.
H9 gambut yang telah membusuk seluruhnya dimana hampir tidak ada
lagi sisa-sisa struktur tumbuhan yang dapat dilihat. Jika diremas,
hampir seluruh gambut akan keluar melewati sela-sela jari dalam
bentuk pasta yang hampir seragam.
H10 gambut yang telah membusuk sempurna tanpa ada struktur tumbuhan
yang dapat dilihat. Jika diremas, seluruh bagian gambut yang basah
akan keluar melewati sela-sela jari.