You are on page 1of 9

9

BAB III
METODOLOGI PERCOBAAN
3.1 Metodologi
Diagram alir metodologi dalam praktikum ini
digambarkan pada gambar 3.2. Bahan yang dipakai adalah satu
set kincir angin, kabel buaya, dan VOM yang dapat dilihat pada
gambar 3.1. elan!utnya kincir angin di letakan di pesisir pantai
ken!eran yang memilki potensi energi angin yang besar.
3.2 Alat dan Bahan
"lat yang digunakan dalam percobaan ini antara lain
kincir angin,generator D#, pen!epit buaya, dan $olt ohm
miliampere %VOM&.
3.3 Prosedr !er"a
'angkah a(al yang dilakukan dalam percobaan ini adalah
alat dan bahan yang telah disiapkan dirangkai seperti pada
gambar 3.1, kemudian kincir angin diletakan sedemikian rupa
sehingga baling)baling dapat berputar akibat aliran angin.
*emudian hubungan kabel buaya pada kabel output motor D#
dan dihubungkan pada lampu '+D. *emudian tegangan pada
lampu '+D ini dihitung menggunakan VOM. ,ada percobaan ini
dilakukan pada dua tempat yaitu pesisir ken!eran dan ba(ah
!umatan suramadu.
1-
Ga#$ar 3.1 Rang%aian &ra%ti%# &eran 'o# dala# &eng%ran
tegangan dan ars &ada %on'ersi energi angin #en"adi energi listri%
di %a(asan %en"eran.
9
3.) Diagra# Alir Pra%ti%#
'angkah)langkah praktikum ini adalah mulai dari
langkah a(al hingga selesai yang digambarkan pada diagram alir
sebagai berikut.

Ga#$ar 3.2 *lo( +hart Rang%aian &ra%ti%# &eran 'o# dala#
&eng%ran tegangan, ars, dan da-a &ada %on'ersi energi angin
#en"adi energi listri% di %a(asan %en"eran.
peralatan percobaan dirangkai
*incir angin ditempatkan pada daerah yang
memiliki potensi angin
/empat yang
digunakan
adalah
pesisir
ken!eran dan
disekitar
!embatan
suramadu
/egangan dan arus diukur menggunakan VOM
*incir angin dibiarkan berputar
0asil
Variasi
tempat sudah
diteliti1
Halaman ini sengaja dikosongkan.
1-
BAB I.
ANALI/A DATA DAN PEMBA0A/AN
etelah dilakukan pengambilan data, didapatkan hasil
berupa nilai tegangan, nilai arus, dan nilai besar kecepatan
angin yang berada di tempat pengamatan, dari data yang
diperoleh dilakukan perhitungan berupa nilai daya.
/abel 2 data hasil percobaan
V angin %2,M&
,ercobaan
ke)
2ata)rata
"rus %3"& /egangan%V& daya
42 1 1.5 19.6 29.7
55 2 1.8 2-.3 32.46
82 3 1.6 21.2 36.18
1.83 2-.43 33.45
).1 Pe#$ahasan
Dari percobaan yang telah dilakukan didapatkan data
berupa besarnya arus dan tegangan yang dihasilkan oleh
generator listrik yang berada pada kincir angin. Didapatkan
besar arus sebsar 1,5 3", dan tegangan sebesar 19,6 $olt
pada kisaran kecepatan putaran kincir angin sebesar 42 rpm.
9ntuk kecepatan putaran sebesar 55 rpm didapatkan arus
sebesar 1,8 3", dan tegangan sebesar 2-,3 $olt, kecepatan
sebesar 82 rpm didapatkan arus sebesar 1,6 3", dan
tegangan sebesar 21,2 $olt.
Dari data yang didapat, diketahui bah(a besar arus
dan tegangan, cenderung semakin besar apabila kecepatan
putaran kincir semakin besar. 0al ini sesuai dengan teori
bah(a dalam proses kon$ersi energi, energi hasil kon$ersi
akan sebanding dengan energi hasil asalnya.
9
/er!adi perubahan energi menggunakan prinsip
perubahan :luks magnet. "pabila ter!adi perubahan :luk
magnet maka dapat ter!adi gaya gerak listrik%ggl& yang
menyebabkan bergeraknya elektron. ,ergerakan elektron ini
lah yang disebut arus listrik. emakin cepat perubahan :luks
yang ter!adi maka pergerkaan electron !uga akan semakin
cepat. ehingga energi yang dihasilkan akan semakin besar.
Dalam percobaan yang telah dilakukan, didapatkan
data)data ang menun!ukan kesesuaian teori dengan dengan
kenyataan yaitu semakin cepat kincir angin bermutar maka
akan membuat :luks magnet dalam generator !uga akan
berubah semakin cepat pula. akhirnya didapat arus dan !uga
tegangan semakin besar.
).2 Gra1i%
Dari percobaan yang telah dilakukan didapatkan
hubungan gra:ik sebagai berikut .
Gra1i% ).1. Gra1i% h$ngan tegangan dengan %e+e&atan &taran
;ra:ik diatas menun!ukan bah(a semakin besar
kecepatan putaran maka semakin besar tegangan yang diperoleh.
1-
0al ini sesuai dengan teori bah(a energi input selalu sebanding
dengan energi outputnya. Dan energi gerak kincir berbanding
lurus dengan kecepatan baling)baling sedangkan energi listrik
berbanding lurus dengan tegangan. Oleh sebbab itu semakin cepat
kecepatan baling)baling maka tegangan yang dihasilkan semakin
besar.
Gra1i% ).2. Gra1i% h$ngan ars dengan %e+e&atan &taran.
;ra:ik diatas menun!ukan bah(a semakin besar
kecepatan putaran maka semakin besar arus yang diperoleh. 0al
ini disebabkan oleh perputaran baling)baling yang semakin cepat
menyebabkan, kecepetan perubahan :luks dalam generator listrik
ini, semakin cepat pula. ,ada dasarnya dari energi gerak men!adi
energi listrik menggunakan konsep perubahan :luks, sehingga
semakin cepat perubahan :luks% besar :luiks sama& maka semakin
besar arus yang dihasilkan.
9
Gra1i% ).3. Gra1i% h$ngan da-a terhada& %e+e&atan &taran
;ra:ik diatas menun!ukan bah(a semakin besar
kecepatan daya maka daya yang dihasilkan semakin besar
diperoleh. 0al ini disebabkan karena hasil yang diperoleh pada
data tegangan dan arus, dimana data arus dan tegangan ketika
kecepetan putaran semakin besar maka data)data tersebut
diperoleh semakin besara pula, sehingga data daya yang
dihasilkan !uga semakin besar.
1-
BAB .
!E/IMP2LAN DAN /ARAN
3.1 !esi#&lan
Dari percobaan yang telah dilakukan maka didapatkan
beberapa kesimpulan yaitu,
1. /egangan yang dihasilkan sebesar , arus sebesar , dan
!uga dihasilkan daya sebesar
2. emakin besar kecepatan yang dihasilkan oleh kincir
angin maka semakin besar pula daya yang dihasilkan.
3.2 /aran
Dapat dilakukan percobaan lebih lan!ut dengan
menggunakan $ariasi berupa ketinggian dan menggunakan
dinamo yang lebih e:ekti:.