You are on page 1of 20

HAKIKAT KEIMANAN

(Telaah Komparatif Hadits Seputar Iman)
Abstract
In Islamic religion, it’s known the term of Iman and six
pillars of Iman. It’s a main foundation of Islamic doctrine that
can’t ever be separated from Islam and Ihsan. Essentially, iman is
faith in God, faith in the angels, faith in the holy books, faith in
the messengers, faith in the doomsday, and faith in Qadla and
Qadar. moslem must believe in essence of iman and its six
pillars.
PENDAH!AN
Dalam perkembangannya ilmu pengetahuan tidak bisa dilepaskan dari peranan
agama dalam membackup konsep-konsep yang dihasilkan oleh ilmu tersebut, seperti
ketika berbicara tentang konsep ketuhanan yang tidak dapat dirasionalkan secara pasti
“siapakah Tuhan itu?” dan “seperti apakah wujud Tuhan itu sendiri”, di sinilah peran
agama sangat dibutuhkan yaitu sebagai benteng diri dari hal-hal yang dapat merusak
keimanan dalam meyakini keberadaan tuhan.
Keberadaan alam semesta beserta isinya merupakan contoh yang tidak dapat
dipungkiri dalam memahami keberadaan Tuhan, dapat dianalogikan “sebuah kursi itu
ada karena ada yang membuatnya.”
ntuk dapat menerima konsep ketuhanan tersebut, tidak semudah membalik
telapak tangan. Tetapi manusia akan senantiasa mencari kebenaran tersebut untuk
mencukupi kebutuhan rohani!spiritualnya.
"slam adalah suatu tawaran yang bagus untuk memenuhi kebutuhan spiritual
beragama tersebut. Didalamnya disebutkan apa saja yang wajib diimani seseorang
dengan tanpa keraguan. Tuhan itu ada, namun akal manusia tidak mampu
mende#inisikan wujud-$ya. "ni disebabkan D%at Tuhan itu unmateriil, sementara apa
saja yang dikonsep oleh akal itu selalu bersi#at materiil dan rasional. &adi wajar saja
bahwa D%at Tuhan itu tidak bisa dide#inisikan akal.
Tanpa adanya rasa keimanan pada diri seseorang, maka mungkin saja dia
menganggap bahwa Tuhan itu tidak nyata dan tidak ada. 'ebenarnya bisa saja wujud
keberadaan-$ya tersebut diketahui, yaitu dengan melihat berbagai ciptaan-$ya yang
bertebaran di muka bumi , tapi itupun bukan dalam artian wujud-$ya secara hakiki
(
karena sehebat-hebatnya akal pun tetap takkan bisa mendeskripsikan-$ya dengan
benar.
)erbicara mengenai keimanan, ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan di
sini. *ertama, mengenai de#inisi iman itu sendiri bagaimana. 'elanjutnya apa #ungsi
keimanan pada penerapannya di kehidupan sehari-hari. ntuk itu, pemakalah
mengambil beberapa rumusan masalah yang akan menjadi pokok pembahasan kali ini,
yaitu+
a. ,pakah iman itu?
b. ,da berapakah rukun-rukun iman?
c. )agaimana hakikat keimanan itu dan cara mengaplikasikannya dalam kehidupan?
Hadits Tentan" Iman dan #u$un Iman
-../
0
1
2
34 .5
2
6
2
5
2
74 8
9
-/
0
1
2
34 5
2
-
:
;0 <4=
>
?@ A2 B<>C
2
D/91
2
BE2F
2
G
2
H
4
1
2
I
2
<J0 @F
2
/4K
0
39 /4 L
9
<50 B;
2
M
4
K
0
BN2O
2
P>C
2
Q
2
BR
2
STP>U
2
V
9
BN2O
2
P>C
2
Q
2
B.R
2
A9 B.;
2
WX
4
0
@ B.V
2
Q
2
B.Y
2
Z
2
L
9
.WF
0
G4[
0
\9B.]
2
^
2
Z
2
_
0
B.N
>
`?0 B.V
a
D
4
W
2
@8
a
7
0
B./
2
I
2
`
>
M
2
b
2
c0 <4`
2
5
2
d
> 9
@ e`
>
f
2
-
:
G
0
N
>
?@ A2 Bg
2
Q
2
BR
2
h2 F
2
W4F
2
J9
A4 1
2
i
9
j
2
M
4
X
4
0
@ Q
2
BR
2
i
9
j
2
M
4
X
4
0
@ BV
2
Q
2
BR
2
k0 l4 G
2
?
4
B/
0
32 V0 m4 ]
9
b
2
c0 `0M
9
79 b
2
c0 n0BY
2
`0/
0
b
2
c0 G
0
=
9
g
9
b
2
c0 =0o
2
n0j
2
V
2
b
2
d
>
0 B/
0
32 V0 m4 ]
9
A4 1
2
A9 B;
2
WX
4
0
@
B.V
2
Q
2
B.R
2
A2 B..p2 V
2
7
2
i
2
D..q
9
]
2
b
2
6
2
..r2 bF9 s
4
;
2
?
4
@ h2 B.g
2
t
>
?@ u
2
Svm2 .]
9
b
2
h2 j
2
.q
>
?@ I
2
.<Y0]
9
b
2
Bw
a
<4..x
2
c0 ./
0
y
2
F
0
z
4
]
9
{
2
b
2
d
> 2
@ P2G9l4 ]
2
Q
9
Dw
9
..U
4
;
2
?
4
@ B..V
2
Q
2
B..R
2
6
9
5
2
B..U
>
?@ e..=
2
V
2
Q
2
BR
2
y
2
@F
2
W
2
c9 E
>
|
0
Z
2
\9@F
2
]
2
34 o
9
]
2
I
4
?
2
A4 |
0
Z
2
\9@F
2
]
2
}
2
E
>
^
2
g
2
d
> 2
@ P2G9l4 ]
2
A4 1
2
Q
2
BR
2
A9 BU
2
C4 X
4
0
@
I
9
..~4 G9?
4
@ L
0
../
0
X
4
0
@ h
9
B5
2
79 Q
2
b
2
B•
2
]
2
@€
2
K
0
b
2
B~
2
/>7
2
6
9
V
2

4 2
@ ‚
4
P2?
2
b
2
@€
2
K
0
B~
2
ƒ0 @F
2
x
4
1
2
34 5
2
y
2
F9 G
0
H
4
^
9
M
2
b
2
L
0
n0BU
>
?@ 34 V0 I
2
`
2
54 ^
2
/
0
B~
2
N
4
5
2
I
9
..`
4
50 \9P2..N
4
50 ..d
> 2
@ A> K
0
„I
2
`
>
..M
2
b
2
c0 ..<4`
2
5
2
..d
> 9
@ e`
>
..f
2
-
:
..G
0
N
>
?@ j
2
]
2
I
>
..O
9
..d
> 9
@ {
>
K
0
3> ..~9 ;
9
`
2
l4 W
2
{
2


..;
4
H2 -..Z0 A
0
B..<
2
N
4
G9?
4
@ -Z0
D../91
2
Q
2
B..R
2
I
4
~9 N2WS0 _
2
BN
>
?@ I
9
`
v
l
2
W9 ‡
2
B[
2
L
9
WF
0
G4[
0

2
J2 Q
2
BY
2
Z
2
Bw
a
<4x
2
@b
4
F
2
W
2
I
4
`
2
Z
2
\9bS:79 Q
2
BY
2
Z
2
F
2
/
2
S4 1
2
I
>
O
9
‰ 6W
2
Š
4
@ ... 60 5
2
BU
>
?@
A
0
B;
2
WX
4
0
@ 34 V0 c9 `
>
g
9
}?0€
2
L
2
l
2
[
2
d
>
0 @ PG45
2
!"usaddad meriwayatkan pada kami, dia berkata, Ismail bin Ibrahim
menceritakan pada kami, bu #ayyan al$%aymi memberitakan pada kami
dari bu &ur’ah dari bu #urairah '. berkata( )abi *+ pada suatu hari
dalam keadaan nampak ,elas dihadapan orang$orang, maka seseorang
mendatanginya dan bertanya( pakah iman itu- )abi *+ men,awab( Iman
itu adalah engkau percaya kepada llah, "alaikat$malaikat$)ya, kitab$
kitab$)ya, .ertemuan$)ya, 'asul$rasul$)ya, dan engkau percaya pula dari
hari kebangkitan. Ia bertanya( pakah Islam itu- )abi *+ men,awab(
Islam itu adalah engkau beribadah kepada llah *+% dengan tidak disertai
musyrik bagi$)ya, "endirikan sholat,menunaikan /akat yang
diwa,ibkan,berpuasa pada bulan 'amadlon. Ia bertanya lagi( pakah Ihsan

itu- )abi *+ men,awab Ihsan itu adalah engkau beribadah kepada llah
seolah$olah engkau melihat$)ya, ,ika engkau tidak bisa melihat$)ya, maka
0ia akan melihat engkau. Ia bertanya lagi( 1apan ter,adinya hari kiamat
itu- )abi *+ berkata( %idaklah yang ditanya itu lebih tahu dari yang
bertanya. )amun, ku akan kabarkan kepada engkau, tentang tanda$tanda$
)ya, yaitu( apabila seseorang 2amat3budak perempuan4melahirkan
ma,ikannya5 apabila pengembala unta3yang bodoh4 membangun bangunan
tinggi$tinggi. da lima hal yang tidak bisa diketahui kecuali hanya oleh
llah *+ kemudian )abi *+ membacakan Q*. 6u7man( 89, Inna llaha
2indahu 2ilmu al$ sa’ah:5 kemudian ia pergi ke belakang. )abi *+
berkata( Ikutilah oleh kamu sekalian dia itu. "aka para sahabat
mengikutinya dan mereka tidak melihat sesuatu apapun. )abi *+ berkata(
Itulah ,ibril *, telah datang menga,arkan agama kepada umat manusia; „
Œ•. )ukhori dalam kitab al-"man‰
 Ma$na mufrodat
%&'() &hahiran, nampak jelas.
ﻦﺎﻣﻴﻹﺍ %ashdi7, membenarkan apa yang terjadi pada saat hisab, timbangan,
surga dan neraka.
ﻢﻼﺴﻹﺍ l In7iyad, mentaati segala perbuatan yang diperitahkan, secara
terbatas, yang diperintahkan itu ada lima yang menjadi dasar
bangunan islam.
*(+,-% l Ikhlas, l 1husu’ dan l "ura7abah terhadap Tuhan, melalui
beribadah kepad-$ya. Žaka l 2Ibadah adalah paling ujung dari
berbagai tingkatan ketundukan kepada ,llah '•T, disertai
keridhaan.
(/)' *emilik!majikan.
ﻡﻬﺑﻟﺍ )odoh.
ﺔﻠﺎﻌﻟﺍ •rang-orang #akir.
ﻞﺑﻹﺍﺓﺎﻋﺪ *engembala kambing atau unta.

ﻞﻭﺎﻂﺗ )anyak harta.
(
 0123,4%52678
 0 *96:4% 62+;< =; >6(7)4% ??@?
 0 A(B2-%C(<D =; E4+B FFGF@
 0 HIJ%'K L *(M2-% N(<O =; PJ(+Q4% ?R@S
 0 TM3UM4% N(8D =; HV(M *W% XX
 0 *2'YDM4% 3Z+M =:() N(<O =; 3M,% RFX[
 \23,4%]2U,8
P:(W4% 3)^ 3%_; 3M,B 3Q^ `a;6Ma b2,c 123,%de
 Kandun"an Hadis secara Komprehensif
)erdasarkan hadis di atas dapat dipahami bahwa wilayah keimanan itu terbagi
kepada dua bagian+
a‰ "man Œa’i’i, yaitu iman kepada ,llah '•T
b‰ "man "dha#i, yaitu iman kepada selainnya

•umusan ,l “ur”an atau Œadis yang lainnya tentang keimanan itu tersebar
dalam berbagai ayat dan riwayat yang ber•ariasi penyebutan jenisnya, bahkan
diisyaratkan oleh hadis riwayat )ukhari Žuslim dari ,bu Œurairoh bahwa iman itu
terbagi menjadi –– cabang. Karena itu konsep rukun iman tidak sebatas enam buah
tapi bisa berkembang hingga –– cabang yang wilayahnya meliputi berbagai dimensi
kehidupan.
'elain membahas tentang iman, hadits tersebut juga sedikitnya menyinggung
tentang apa yang dikenal sebagai Trilo"i bera"ama Islamf yakni iman, islam, dan
ihsan.
l$iman berkaitan dengan pembenaran terhadap segala kaidah-kaidah agama.
l$Islam berkaitan dengan ketaatan berupa pelaksanaan berbagai perbuatan %ahir yang
disyari”atkan. Dan yang terakhir adalah al$ihsan berkaitan dengan penguat,
penyempurna, serta memperindah "man dan "slam seseorang, bahkan dijadikan
sebagai penentu kualitas "man dan "slam. Žeskipun satu sama lainnya berbeda,
namun pada hakikatnya, semua itu merupakan sebuah kesatuan yang tidak bisa
dipisahkan. "man tidak bisa diterima tanpa "slam sebaliknya "slam pun tidak bisa
(
,yat Dimyati, #adis rba’in „)andung+ Žarja”, ‹——(‰, hlm.(˜™

#adits rba’in, hlm. (˜–
š
diterima tanpa adanya "man. •elasi dari ketiga hal tersebut merupakan salah satu
#aktor yang bisa melanggengkan kemanusiaan dan peradabannya.
Pembahasan Iman dan #u$un Iman
 Definisi Iman
'ecara etimologi, iman berarti pembenaran hati. ,dapun secara terminologi,
iman adalah membenarkan dengan hati, mengikrarkan dengan lisan, dan
mengamalkan dengan anggota badan. De#inisi ini adalah pendapat para jumhur.
Diantaranya "mam 'ya#i”i, beliau meriwayatkan ijma” para sahabat, tabi”in, dan orang-
orang sesudah mereka dan se%aman dengan beliau atas pengertian tersebut.
“Žembenarkan dengan hati” maksudnya menerima segala apa yang diwahyukan
,llah melalui •asulullah dengan penuh keyakinan.
“Žengikrarkan dengan lisan” maksudnya mengucapkan dua kalimat syahadat
6a ilaha illallah wa anna muhammadan 'asulullah; „Tidak sesembahan yang ha’
kecuali ,llah dan bahwa Žuhammad adalah utusan ,llah‰.
“Žengamalkan dengan anggota badan” maksudnya, jika hati telah mengamalkan
dalam bentuk keyakinan maka anggota badan yang akan mengamalkannya dalam
bentuk ibadah-ibadah yang sesuai dengan #ungsi mereka masing-masing.
Kaum sala# menjadikan amal termasuk dalam pengertian keimanan. &adi tiga
pernyataan diatas merupakan keadaan yang tak terpisahkan. "man itu harus diyakini
dengan hati, diucapkan dengan lisan, dan diamalkan dengan angggota badan. "man
sendiri nantinya bisa bertambah dan berkurang seiring dengan bertambah dan
berkurangnya amal sholeh seseorang.
 #u$un Iman geserta Penhelasannia
'ebagaimana disebutkan dalam hadits terdahulu dan hadits-hadits lainnya, iman
terdiri dari enam rukun, yaitu+
(. "man terhadap kepada ,llah Ta”ala
•ukun iman yang pertama adalah beriman kepada ,llah '•T. "nilah
ajaran paling pokok yang mendasari seluruh ajaran "slam. •ukun ini tersimpul
dalam kalimat tauhid, kalimat thayyibah+ laa ilaha illallah, Tiada Tuhan selain
˜
,llah. "ni juga tertuang dalam dua kalimat syahadat, kunci menuju "slam sebagai
jalan hidupnya.
Žengenal ,llah '•T. dapat ditempuh melalui dua jalur. .ertama, dengan
menggunakan akal pikiran untuk memeriksa dan memikirkan secara kritis apa
yang diciptakan ,llah „dengan dalil a’li‰. 1edua, dengan mengerti nama-nama
dan si#at-si#at-$ya dalam al-“uran „melalui dalil na’li‰.
"man kepada ,llah mencakup empat perkara, yaitu+
• "man terhadap keberadaan ,llah Ta”ala
'angat tampak dengan jelas tentang bukti-bukti keberadaan ,llah, baik
secara na’li maupun ›a’li. Dalam ,l-“ur”an banyak ditemukan ayat yang
menjelaskan wujud „keberadaan‰ ,llah, diantaranya adalah+
=; >6V8 P84% jk;4%a '(/Z4%a l244% mn8o%a p6q%a r%a%B+4% ]k7 =; *s
\Wa (/8aM 3IW p6q% HW(2,t; u(B AM u(M+4% AM Hk4% vwQx (Ba y(Q4% z;Z{ (BW',W4%
EaUk T2| }'q%a u(B+k% *{)'o+Bk% C(,+k%a b{6k% m{6~<a T)%3 lO *M (/{;
*Lk:I2 ۞
rtinya( !*esungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih
bergantinya malam dan siang, bahtera yang berlayar di laut membawa
apa yang berguna bagi manusia, dan apa yang diturunkan llah dari
langit berupa air, lalu dengan air itu 0ia hidupkan bumi sesudah
matinya, dan 0ia sebarkan di bumi itu segala ,enis hewan, dan
pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi5
sungguh 3terdapat4 tanda$tanda 3keesaan dan kebesaran llah4 bagi
kaum yang memikirkan.;„“.'. ,l-)a’arah+ (™š‰
,dapun secara akal, bukti bahwa ,llah itu ada dapat dilihat dari ragam
ciptaan-$ya. ,lam semesta yang begitu besar ini merupakan bukti nyata
keberadaan-$ya. ,pabila dianalogikan alam ini ibarat mesin yang super
canggih, maka mesin itu pastilah ada yang membuatnya dan pastinya tidak
sembarang orang yang dapat melakukannya. Œanya manusia yang brilian dan
jenius saja yang bisa menghasilkannya. ,palagi alam semesta yang tidak ada
bandingannya ini, pastilah ada pencipta yang Žaha )esar dan Žaha ,gung
dibalik penciptaannya.
• "man bahwa ,llah adalah tuhan yang tidak ada sekutu bagi-$ya

Dalil na’li yang menunjukkan ,llah itu œsa dan tidak punya sekutu,
diantaranya adalah+
•2,'k% *M,'k% ae €% Hk% € 3,%a Hk% EO/k%L ۞
rtinya( !0an %uhan$"u adalah tuhan yang "aha Esa5 tidak ada tuhan
melainkan 0ia, <ang "aha .emurah lagi "aha .enyayang.; 3Q. *. l$
=a7arah( >?84
'ecara a’li pun, tak ada keraguan sedikitpun kalau ,llah itu œsa, tidak punya
sekutu dan tidak ada yang bisa menyamainya. ,pabila benar ,llah itu punya
sekutu tentu bukan ,llah lagi nama-$ya, karena itu menunjukkan ,llah itu tidak
Žaha œsa dan Žaha Kuasa. ,lam semesta pun seandainya diciptakan oleh dua
orang pencipta tentulah sudah hancur, karena perbedaan kehendak dari sang
pencipta. Œal ini bisa diibaratkan dengan sebuah negara yang dipimpin oleh dua
orang presiden. ,pabila dua orang presiden ini berselisih pendapat, pasti
perselisihan ini juga berdampak buruk pada negara yang dipimpinnya, baik itu
menyebabkan kerusuhan, kerusakan, dan lain-lain sehingga pastilah negara itu
suatu saat akan hancur. Demikian juga dengan alam semesta ini.
• )eriman dengan @luhiyah ,llah Ta”ala
• )eriman dengan ,sma”„nama-nama‰ dan si#at-si#at ,llah
"man terhadap nama-nama ,llah dan si#at-si#at-$ya itu diwujudkan dengan
cara memahami, mengha#al, dan mengakui bahwa ,llah itu punya nama dan
si#at-si#at besar dan mulia. Dengan mengetahui dan memahami nama dan si#at-
si#at-$ya, seorang hamba akan selalu merasa dekat dan diawasi oleh-$ya, selalu
mencintai ,llah dan merindukan-$ya sehingga dia juga akan senantiasa
beribadah pada-$ya.
Dalil na’li yang menyatakan kalau ,llah punya nama-nama dan si#at-si#at
yang mulia itu terdapat dalam ,l-“ur”an surah ,sy-'yura+ ((
       
        
      
rtinya( !3dia4 .encipta langit dan bumi. dia men,adikan bagi kamu
dari ,enis kamu sendiri pasangan$pasangan dan dari ,enis binatang
ternak pasangan$ pasangan 3pula4, di,adikan$)ya kamu berkembang
biak dengan ,alan itu. tidak ada sesuatupun yang serupa dengan 0ia,
dan 0ia$lah yang "aha mendengar dan "elihat.; 3Q. *. sy$*yura( >>4

.        
        
rtinya( !#anya milik llah asmaa$ul husna,
8
"aka bermohonlah
kepada$)ya dengan menyebut asmaa$ul husna itu dan tinggalkanlah
orang$orang yang menyimpang dari kebenaran dalam 3menyebut4 nama$
nama$)ya.
9
)anti mereka akan mendapat balasan terhadap apa yang
%elah mereka ker,akan. 3Q. *. l$’raaf( >AB4
‹. "man kepada Žalaikat ,llah
"alah membenarkan dan meyakini dengan sepenuh hati bahwa ,llah Ta”ala
memiliki malaikat-malaikat yang diciptakan dari nur, yang diciptakan semata-
mata untuk beribadah pada-$ya dan menjalankan segala tugas yang telah ,llah
bebankan pada mereka.
'eorang muslim wajib mengimani keberadaan serta nama-nama mereka,
sebagaimana yang telah ,llah jelaskan dalam ,l-“ur”an. ,dapun yang tidak di
ketahui nama-namanya maka cukuplah diimani secara global saja. "man pada
malaikat juga mencakup iman pada si#at dan tugas-tugas mereka selaku duta
yang menghubungkan antara ,llah dan para hamba-$ya.
Dalam ,l-“ur”an, terdapat ayat-ayat yang menjelaskan tentang bukti adanya
para malaikat dan punya tugas tertentu, seperti yang disebutkan dalam surah+
.        
  
rtinya( !.adahal *esungguhnya bagi kamu ada 3"alaikat$malaikat4
yang "engawasi 3peker,aanmu4.<ang mulia 3di sisi llah4 dan mencatat
3peker,aan$peker,aanmu itu4. "ereka mengetahui apa yang kamu
ker,akan.;„ “. '. ,l-"n#ithar+ (—-(‹4
      
          
rtinya( !3<aitu4 ketika dua orang malaikat mencatat amal
perbuatannya, seorang duduk di sebelah kanan dan yang lain duduk di
sebelah kiri. %iada suatu ucapanpun yang diucapkannya melainkan ada
di dekatnya malaikat .engawas yang selalu hadir.; „“.'. “aa#+ (–-(•‰

Žaksudnya+ nama-nama agung yang sesuai dengan si#at-si#at ,llah
š
Žaksudnya+ janganlah dihiraukan orang-orang yang menyembah ,llah dengan nama-nama yang tidak
sesuai dengan si#at-si#at dan keagungan ,llah, atau dengan memakai asmaa-ul husna, tetapi dengan
maksud menodai nama ,llah atau mempergunakan asmaa-ul husna untuk nama-nama selain ,llah.

       
           
          
       
Artinya: !Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu
mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya,
mereka menjaganya atas perintah Allah.
5
Sesungguhnya
Allah tidak merobah keadaan sesuatu kaum sehingga
mereka merobah keadaan
6
yang ada pada diri mereka
sendiri. dan apabila Allah menghendaki keburukan
terhadap sesuatu kaum, Maka tak ada yang dapat
menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi
mereka selain ia.; !Ar-"a’d: ##$
‘. "man kepada Kitab-Kitab ,llah
Dunia ini mempunyai berbagai macam kitab yang di yakini sebagai kitab
suci oleh seluruh lapisan masyarakat. ,kan tetapi, perlu di garis bawahi dalam
pandangan islam tidak demikian adanya,islam meyakini dan membenarkan
bahwa ,llah telah menurunkan kitab-kitab kepada para $abi dan •asul-$ya
sebagai petunjuk bagi hamba-$ya. Kitab tersebut benar-benar #irman-$ya dan
kandungannya berupa kebenaran yang tidak diragukan. Kitab-kitab tersebut ada
yang disebutkan namanya oleh ,llah dan sebagian yang lain tidak disebutkan
jumlahnya kecuali ,llah saja yang tahu dan bagi kewajiban seorang muslim
dalam hal ini cukup mengimaninya secara global saja..
žirman ,llah '•T+
CL:I2L ](,+sLv2^(M+sL •2e%6)s =4s vwZx (M a (Q24s vwZx (B a •() (ZB9%a4aU
a E/ZB ‚,x *2W ]6;Q € •/)6 *B *L2WQk% P8L% (Ba =+2^a =+LBP8L%(BL ƒ(W+q%L
*aBk+M Hk *,Q ۞
rtinya( !1atakanlah 3hai orang$orang mukmin4, !1ami beriman
pada llah dan apa yang diturunkan pada kami, dan apa yang
˜
“Bagi tiap-tiap manusia ada beberapa malaikat yang tetap menjaganya secara
bergiliran dan ada pula beberapa malaikat yang mencatat amalan-amalannya.
dan yang dikehendaki dalam ayat Ini ialah malaikat yang menjaga secara
bergiliran itu, disebut malaikat Hafazhah.”

Tuhan tidak akan merobah keadaan mereka, selama mereka tidak merobah
sebab-sebab kemunduran mereka.
Ÿ
diturunkan pada Ibrahim, ismail, Isha7, <a’kub, dan anak cucunya,
dan apa yang diberikan pada "usa dan Isa, serta apa yang diberikan
pada nabi$nabi dari %uhannya. 1ami tidak membeda$bedakan
seorangpun diantara mereka, dan kami hanya tunduk patuh pada$
)ya.;„“. '. ,l-)a’arah+ (‘™‰
Kitab-kitab yang disebutkan dalam ,l “ur”an+
 'huhu# diturunkan kepada $abi "brahim
 Taurat diturunkan kepada $abi Žusa
 abur diturunkan kepada $abi Daud
 "njil ditunkan kepada $abi "sa
 ,l “ur”an diturunkan kepada kepada $abi Žuhammad
š. "man kepada *ara $abi dan •asul-•asul ,llah
mat manusia tidak akan bisa hidup dalam ketentraman,aman dan
kedamaian jika tidak adanya seseorang yang membawa dan
membimbingnya.Dalam hal ini, membenarkan dan meyakini dengan sepenuh
hati bahwa ,llah telah mengutus pada tiap-tiap umat seorang rasul yang
mengajak umatnya untuk menyembah dan mentauhidkan ,llah.
•ajib bagi bagi seorang muslim untuk beriman pada semua rasul ,llah tanpa
membeda-bedakan satu dengan yang lainnya. )arang siapa yang membedakan
dalam hal bersikap terhadap para rasul tersebut, misalnya dengan mengingkari
sebagian dan mengimani sebagian yang lainnya, atau mendustakan sebagian dan
membenarkan sebagian lainnya, maka dia termasuk ke dalam golongan orang-
orang ka#ir. Œal ini diterangkan ,llah '•T dalam surat ,n-nisa +(˜—
*B_Q *LkL:2L Hk+6L •% *2W %L:6; *x *L3262 Hk+6L •(W *L6;D2 *2dk% *s
n2)+ „4… A2) %a…782 Ax Aa3262L }IWW 6;OQ L pIWW ۞
rtinya( !*esungguhnya orang$orang yang kafir pada llah dan
rasul$rasul$)ya, dan yang memperbedakan antara 3keimanan kepada4
llah dan rasul$rasul$)ya, dan yang mengatakan !kami beriman pada
yang sebagian dan kami kafir terhadap sebagian yang lain;, dan yang
bermaksud 3dengan perkataan itu4 mengambil ,alan 3tengah4 diantara
yang demikian 3iman atau kafir4.; „“. '. ,n-$isa+ (˜—‰
(—
•ajib juga untuk membenarkan semua ajaran dan risalah yang dibawa
mereka, serta mengikuti mereka sebagai bentuk keimanan yang benar, tauhid
yang sempurna dan akhlak yang mulia.
˜. "man kepada Œari ,khir
Kehidupan manusia setelah kehidupan jasmaniyah,merupakan suatu hal yang
tidak dapat di rasionalkan,manusia hanya bisa mengetahui cirri ¡ciri yang di
sebutkan dalam al-’uran dan hadits. Žembenarkan dan meyakini dengan
sepenuh hati atas semua yang dikabarkan ,llah Ta”ala dan •asulullah ',•
perihal kebangkitan „yaumu al$bu’ts‰, perkumpulan, perhitungan „yaumu al
hisab‰, jalan titian „shiroth4, timbangan„mi/an‰, surga dan neraka, serta semua
hal yang terjadi dalam perhelatan hari kiamat.termasuk juga hal-hal yang terjadi
sebelum kematian berupa tanda-tanda dan ciri-ciri kiamat dan hal-hal sesudah
mati berupa coba”an „#itnah‰ siksaan dan ni”mat kubur.
*ercaya kepada hari akhir, hari penghabisan kehidupan makhluk dunia.
)eriman kepada hari akhir berarti percaya akan terjadinya hari kiamat dan apa
saja yang berhubungan dengannya.
Dalam ,l-“ur”an disebutkan bahwa hari akhir itu pasti akan datang dengan
segala tanda-tanda dan kedahsyatannya, seperti dalam #irman ,llah surah+
       
          
          
        

rtinya( !<ang mereka nanti$nanti tidak lain hanyalah kedatangan
malaikat kepada mereka 3untuk mencabut nyawa mereka4 atau
kedatangan 3siksa4 %uhanmu atau kedatangan beberapa ayat %uhanmu
C
.
pada hari datangnya ayat dari %uhanmu, tidaklah bermanfaat lagi iman
seseorang kepada dirinya sendiri yang belum beriman sebelum itu, atau
dia 3belum4 mengusahakan kebaikan dalam masa imannya. 1atakanlah(
D%unggulah olehmu *esungguhnya kamipun menunggu 3pula4D.„,l-
,n”am + (˜•‰.
       
         
     

Žaksudnya+ Tanda-Tanda kiamat
((
Artinya: ! Apabila terjadi hari kiamat. %idak seorangpun
dapat berdusta tentang kejadiannya. !&ejadian itu$
merendahkan !satu golongan$ dan meninggikan
!golongan yang lain$. Apabila bumi digon'angkan
sedahsyat-dahsyatnya. an gunung-gunung dihan'ur
luluhkan seluluh-luluhnya. Maka jadilah ia debu yang
beterbangan.; !(. S. l$+a7i’ah( >$?4
™. "man akan adanya “adha dan “adar
,llah '•T menciptakan segala sesuatu di dunia ini dengan berpasang ¡
pasangan.'iang dan malam,laki-laki dan perempuan.Žembenarkan dengan
keyakinan yang kuat bahwa semua yang terjadi di dunia ini, baik itu perkara
yang baik maupun yang buruk, semuanya merupakan ’adha „keputusan‰,llah
dan ’adar-$ya sebagaimana #irman ,llah dalam surat ,l “omar ayat šŸ+
     
Sesungguhnya kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran.
"man pada “adha dan “adar itu mencakup empat perkara, yaitu+
a. )eriman bahwa ,llah itu Žaha Žengetahui segala sesuatu, baik itu secara
global maupun terperinci berkenaan dengan perbuatan-$ya ataupun berkaitan
dengan perbuatan makhluk. žirman ,llah '•T+
       
        
        
rtinya( !llah$lah yang menciptakan tu,uh langit dan seperti itu pula
bumi. perintah llah berlaku padanya, agar kamu mengetahui
bahwasanya llah "aha 1uasa atas segala sesuatu, dan *esungguhnya
llah ilmu$)ya benar$benar meliputi segala sesuatu.;„ “. '. ,th-
Thala’+ (‹‰
b. )eriman bahwa ,llah telah menuliskan segala sesuatu dari kondisi makhluk-
$ya, berupa ri%ki, ajal, dan lainnya, yang tidak berubah dan tidak pula diganti,
tidak bertambah, dan tidak berkurang kecuali dengan perintah-$ya. žirman
,llah '•T+
(‹
          
         
rtinya( !pakah kamu tidak mengetahui bahwa *esungguhnya llah
mengetahui apa sa,a yang ada di langit dan di bumi-5 bahwasanya yang
demikian itu terdapat dalam sebuah 1itab 36auh mahfu/h4.
*esungguhnya yang demikian itu amat mudah bagi llah.; „“. '. al-
Œajj+ –—‰
c. )eriman bahwa segala sesuatu yang terjadi itu memang sudah menjadi
kehendak „masyi”ah‰ dan keinginan „iradah‰-$ya. ,pa yang dikehendaki-$ya
pasti akan terjadi dan apa yang tidak menjadi kehendak-$ya pasti tidak akan
terjadi.
      
        
     .
rtinya( !llah meneguhkan 3iman4 orang$orang yang beriman dengan
@capan yang teguh itu dalam kehidupan di dunia dan di akhirat5 dan
llah menyesatkan orang$orang yang /alim dan memperbuat apa yang
dia kehendaki.;„“. '. "brahim+ ‹–‰
d. )eriman bahwa ,llah lah yang menciptakan segala sesuatu. Tidak ada
pencipta selain-$ya. žirman ,llah '•T+
    
rtinya( ! .adahal llah$lah yang menciptakan kamu dan apa yang
kamu perbuat itu.; „“. '. ,sh- 'ha##at+ Ÿ™4
Tematisasi Hadits tentan" Keimanan beserta †alidasinia
Karena pembahasan kali ini berkisar tentang konsep keimanan dan menemukan
hakikat keimanan itu, ada baiknya terlebih dahulu dilakukan klasi#ikasi hadits-hadist
yang setema dan memiliki konsep yang sama dengan konsep hadits di atas. ,dapun
hadits-hadits tersebut diantaranya adalah+
• ‡? ﺚﯿﺪﺤ  ﻩﺍﻮﺭ  ﻡﻟﺴﻤ  ﻲ  ﻦﺎﻤﻴﻹﺍ!ﺎ"# 
ﺮﺮﺮﺮ ﺮﺮﺮ ﺮﺮﺮﺮ ﺮﺮﺮﺮﺮ ﺮﺮﺮ ﺮﺮﺮﺮ ﺮﺮﺮ ﺮ ﺮﺮﺮﺮﺮﺮ ﺮﺮ ﺮﺮﺮﺮ ﺮﺮﺮﺮﺮ
ﺮﺮ ﺮﺮﺮﺮ ﺮﺮﺮ ﺮﺮﺮ ﺮﺮ ﺮﺮﺮﺮ ﺮﺮﺮﺮﺮ ﺮﺮﺮﺮ ﺮﺮﺮ ﺮﺮﺮﺮ ﺮﺮﺮﺮﺮ
(‘
ﺮﺮﺮ ﺮﺮﺮ ﺮﺮﺮﺮﺮ ﺮﺮﺮﺮﺮ ﺮﺮﺮ ﺮﺮﺮ ﺮ ﺮﺮﺮﺮ ﺮﺮﺮﺮ ﺮﺮﺮ ﺮﺮﺮﺮﺮ
ﺮﺮﺮﺮﺮﺮﺮ ﺮﺮﺮﺮﺮﺮﺮ ﺮﺮﺮ ﺮﺮ ﺮﺮﺮﺮ H
0123ˆ4%526o8
 0 HIJ%6KL*(B2-%C(8D=;=J(+Z4% ?RX@G?RXF
 dM68 u 0 H44%vL+6*^`6L4%L]J(:64%LTB(2U4%T;c N(<D=; ‰?XR
 0 TM3UBk%C(8D=; HV(B*W% ‡S
 0 *2'YDM4%3Z+M=:()N(<D=; 3M,x F‰X‰ŠGF‰‡[FGFXFXŠGFX??RGFXS‡Š
 0 ](:64%C(<D=; PB6%34% ‰‡‰X
 0 *(B2-%N(<D=; >6(oW F‰
0123,4%]2U,<
P:(W4%3)^3%_; 3M,B 3Q^`a;6Ma b2,c123,%de
• ‰?‰? H44%vL+6*^ `6L4%L ]‹%64%LTM(2U4%Œ(;c C(8D=; >…M684%•%L6 123,
Ž626e PWx *^ TBn+ PWx *^ >6ew4% *^ 6BIB *^ j6(WB4% *W% H44%‚•^ (Q6W7x 32L+ (Q•3,
•a24%a H44() *B_2 *(D *Ba H;2‘ •6D24; 6o|% •a24%a H44() *B_2 *(D *B v(U P)Q4% *^
HW(/; rB~24ax %62o vU24; 6o|%
123ˆ4%526o8
 0 C‚q%C(8O=; >6(o) SSR
 0 *(B2-%C(<D=; •k’M ‡[
 0 C ‚q%C(8O=; 3L%3L)• ??Š[
 0 *<;k%C(8O=; HV(B*)• XR‡F
 0 *2'YDM4%3Z+M=:()N(<D=; 3M,x R‰‰XGRX@[
0123,4%]2U,8
Ek+aH2k^Hk4%=kcP)Q44`a;6Ma b2,c123,%de
• FR?R TBIƒq%N(<O=;PB'%3k% •%L6 123,
*^ 62WV *W z;(Q zM+ 6(Q23 *W L6B^ *^ TQ{2^ *W *(2;+ (QY3, 3B,M *W *(B•^ (Q'W7x
'o|% •a24%a •() *M_2 *(D *M •4+a H24^ •% =4~ •% la+6 *^ =^%wo4% b26“ PWx

•a24%a •() *M_2 *(D *Ma •'(V =ks *+,2k; 'o|% •a24%a •() *M_2 *(D *Ma H;2‘ •'O2k;
rO+2k%'2o l:2k; 'o|%
0123ˆ4%526o8
 C3q% N(<D=; >'(oW SSS[GSS‡@GSS‡[R
 ](:'4%N(<D=;N(<D=; >'(oW SRRS
 0 *(B2-%C(<D=; •k’M ‡R
 0 Tƒ:4%C(<D=; •k’M X‰SSGX‰S‡
 0 Hk4%vL+'Tkc4%L6W4% C(<D=; >…M684% FŠR@GFŠRF
 0 TBIƒq%C(8O=; 3L%3L)• X‰S‡
 0 C ‚q%C(8O=; HV(B*)• X‡‡‰
 0 *2IB”x*2{234%3Z+MvLxN(<D=; 3M,x FS[[S
 0 l‹(WUk%‚Z+BABN(<D=; 3M,x ‰SR@‡G‰SR@Š
 0 zB(Vk%C(<D=; jk(B F?S?
0123,4%]2U,8
Ek+aH2k^Hk4%=kcP)Q44`a;6Ma b2,c123,%de
• FF 0 *(B2-%C(<D=; •k’M•%L6 123, FF
vL+6 v(: v(: T^6& =Wx *^ `(UIU4% *)% LeL Ž'(B^ *W '2'” (ZY3, C', *W 62ew PQY3,
(2 v(:; H2<WD' 3Q^ y4V; vV6 u(V; •Lkt+2 *x HW(/;•••••k+L H2k^ •% =kc •%
v(U A(‘B6 Eac<a Ž(D&k% =8_<a Žnck% E2:<a (J2K •(W j'“< € l(: •n+-% (B •%lL+'
*BJ8a H4a+'a HJ(U4a HW(8Oa H8OJ–Ba •(W *B_8*x v(U *(B2-% (B •%la+6(2 v(U r:3c
..••••••H4— '3U4(W *BJ8a 1IW4(W
0123ˆ4%526o8
 0 *(B2-% C(8O =; >6(o) ?Š
 0 *96U4%'2+;< C(8O =; >6(o) ??@?
 0 HIJ%6KL *(B2-%C(8D =; =‹(+Q ?R@S
 0 TM3UBk%C(8D =; HV(B*)• ‡X

 0 *<;k%C(8O =; HV(B*)• ?@X?
 0 *2'YDM4% 3Z+M =:() N(<D =; 3M,x Š[‡SGRFX[GF@?XŠ
0123,4%]2U,8
Ek+a H2k^Hk4%=kcP)Q44 `a;6Ma b2,c 123, %de
Dari hadits-hadits yang telah disebutkan di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa
pada dasarnya beriman itu tidak hanya mencakup iman pada rukun-rukun iman saja,
tapi harus ada bentuk aplikasi konkret sebagai implikasi dari rasa keimanan itu
sendiri. ,pabila kita bersandar pada hadits-hadits di atas, maka keimanan itu dapat
diwujudkan dengan memuliakan tamu, mencintai sesama sebagaimana rasa cintanya
pada diri sendiri, dan sebagainya. *ada intinya, rasa keimanan itu berimplikasi pada
banyaknya amal saleh yang dikerjakan seseorang. &adi, konsep keimanan itu tak
pernah terlepas dari dua hal, percaya dan meyakini, kemudian mengamalkan.
Ha$i$at Keimanan dan Apli$asinia dalam Kehidupan
*ada hakikatnya, ajaran keimanan yang paling pokok itu adalah percaya akan
adanya ,llah. Tanpa adanya rasa keimanan kepada ,llah, rukun-rukun iman yang
lainpun tidak akan terpenuhi. •rang-orang yang sempurna keimanannya, hanya
dengan disebut nama ,llah, hati mereka akan bergetar, dan apabila dibacakan ayat-
ayat-$ya semakin bertambah keimanan mereka, sehingga mereka selalu berusaha
untuk dekat dengan-$ya. Keinginan mereka itu mereka wujudkan dengan
memperbanyak amal dan ibadah. 'ebagaimana yang termaktub dalam kitab ,llah+
=k^a (Q(B2s E/<3%& H<29 E/2k^ r24< %…sa E/Wa4U r4”a •%6O… %…s A2Z4% *aZB˜B4% (BZs
E/k(:, *aZB_Bk% Ee jJka%•*a:;Z2 •eQU&' (BBa Žnck% *aB2:2 *2dk%•*akDa<2 E/W6
••{6D ™&'a Ž6;šBa E/W6 3Z^ Œ(V63
rtinya( !*esungguhnya orang$orang yang beriman itu adalah mereka yang
apabila disebut nama llah, gemetarlah hati mereka, dan apabila
dibacakan kepada mereka ayat$ayat$)ya, bertambahlah iman mereka
karenanya dan kepada %uhanlah mereka bertawakal. <aitu orang$orang
yang mendirikan salat dan yang menafkahkan sebagian ri/ki yang 1ami
berikan kepada mereka. Itulah orang$orang yang beriman dengan sebenar$
benarnya. "ereka akan memperoleh beberapa dera,at ketinggian di sisi
(™
%uhannya dan ampunan serta re/eki 3nikmat4 yang mulia.;3Q.*. l$nfaal(
E$94
'elain itu, iman kepada ,llah dapat mempererat hubungan antara manusia dan
pencipta. Žakhluk yang paling mulia di bumi adalah manusia, di dalam diri manusia
ada hati, dan di dalam hati adalah iman. •leh karena itu, petunjuk iman adalah nikmat
yang paling agung dan pemberian ,llah yang paling utama yang harus disyukuri.
Tanpa adanya petunjuk iman dari ,llah, mungkin sampai saat ini manusia masih
berada dalam kesesatan dan kejahilan.
"man tidak hanya berupa ucapan di mulut, akan tetapi iman adalah akidah yang
memenuhi hati dan memunculkan pengaruh seperti munculnya sinar dari matahari dan
munculnya semerbak bau dari bunga mawar.
Diantara pengaruh iman, ,llah dan •asul-$ya harus lebih dicintai seseorang dari
pada segala sesuatu dan harus riil, baik dalam ucapan, perbuatan, maupun
pelaksanaan. &ika sesuatu itu lebih dicintai seseorang daripada ,llah dan •asul-$ya,
maka iman akan terisolir dan akidah menjadi goncang. ,kan tetapi apabila cintanya
kepada ,llah dan •asulnya lebih tinggi dibanding cintanya kepada yang lain, maka
orang tersebut telah sampai pada tingkat keimanan yang sempurna.
'ebagaimana iman yang terilustrasi di dalam cinta, iman juga terilustrasi dalam
perjuangan untuk menegakkan agama ,llah, dalam peperangan untuk meninggikan
panji kebenaran,dan dalam pertempuran untuk mencegah penganiayaan dan kerusakan
di muka bumi.
Dari sini pengaruh iman dalam realitas kehidupan nampak semakin jelas, karena
takut kepada ,llah maka kehidupan seseorang akan semakin terkontrol dan terjaga
dari perbuatan-perbuatan yang tidak sesuai dengan norma-norma agama, dan dirinya
akan selalu merasa dekat dengan ,llah serta merasa bahwa ,llah selalu
mengawasinya.
Dari berbagai penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa hakikat keimanan itu
tidak hanya sekedar percaya dan yakin akan rukun-rukun iman, tapi hendaknya rasa
percaya dan yakin itu dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. 'ehingga
mungkin dapat dikatakan bahwa rasa keimanan itulah yang nantinya akan melandasi
seseorang untuk beramal baik.
¢ontoh konkret dari pengayaan ini, misalnya, seseorang yang beriman pada
,llah, dan •asul-$ya, serta hari kiamat, dia pasti tidak akan KK$ dan berbuat
maksiat. Dengan memiliki rasa keimanan, dia akan merasa malu untuk berbuat dosa
(–
karena ,llah selalu mengawasi hamba-hamba-$ya, sementara para •asul utusan-$ya
pun telah memberikan petunjuk yang jelas dan termaktub dalam kitab suci yang
dibawanya, bahwa KK$ dan maksiat itu dosa. Dan apabila dia mengimani akan
adanya hari akhir, niscaya dia akan takut akan pembalasan yang pasti terjadi sebagai
hasil in•estasinya di dunia.
KESIMP!AN
Dari pemaparan di atas didapat bahwa de#inisi iman itu adalah membenarkan
dengan hati, mengikrarkan dengan lisan, dan mengamalkan dengan anggota badan.
Dari de#inisi di atas juga dapat disimpulkan bahwa rasa keimanan harus selalu
dibarengi dengan pengaplikasiannya dalam kehidupan.
,dapun rukun iman terbagi menjadi enam+
a‰ "man kepada ,llah
b‰ "man kepada Žalaikat-Žalaikat-$ya
c‰ "man kepada Kitab-Kitab-$ya.
d‰ "man kepada •asul-•asul-$ya.
e‰ "man kepada Œari Kiamat.
#‰ "man kepada “adha dan “adar
Dari keseluruhan rukun tersebut, yang paling primordial adalah beriman kepada
,llah. Tanpa adanya rasa iman pada ,llah, maka yang lain pun tidak ada artinya.
Konsep keimanan itu sebenarnya sudah sangat jelas saat dipahami de#inisi iman
itu sendiri. "man itu tidak hanya sebatas keyakinan belaka, tapi mesti diwujudkan
dalam bentuk perbuatan yaitu amal saleh dan ibadah pada-$ya, baik itu mencakup
hubungan makhluk dan khali’, ataupun antara sesama makhluk. Žaka inilah yang
disebut dengan hakikat keimanan.
(•
PENTP
,khirnya, puji syukur kepada ,llah '•T yang telah melimpahkan rahmat,
tau#ik dan hidayah-$ya sehingga penulis dapat menyelesaiakan penyusunan makalah
ini denagn baik dan lancar.
*enullis menyadari sepenuhnya bahwa dalam makalah ini tentunya masih
banyak kekurangan. Œal ini tiada lain karena keterbatasanpengetahuan penulis. •leh
karena itu, penulis mengharapkan kritik dan saran yang konstrukti# dari berbagai
pihak demi pernaikan dan kesempurnaan makalah ini. penulis juga berharap makalah
ini dapatberman#aat bagi pembaca pada umumnya dan penulis pada khususnya. ,min.

DA›TA# PSTAKA
,l “ur”an dan Terjemahnya.
¢hir%in, Žuhammad. (ŸŸ–. 1onsep dan #ikmah 7idah Islam. £ogyakarta+ Žitra
*ustaka.
Dimyati, ,yat. ‹——(. #adis rba’in. )andung+ Žarja”.
Žuhammad. ‹——–. Ensiklopedi Islam l$1amil. &akarta+ Darus 'unah *ress.
'a’ib, 'ayid. (ŸŸ™. kidah Islam. 'urbaya+ ,l "khlas.
£asin, Žuhammad na”im. (ŸŸ—. £ang "enguatkan dan <ang "embatalkan Iman.
&akarta+ "nsani *ress.
‹—