You are on page 1of 6

PERATURAN GUBERNUR SUMATERA BARAT

NOMOR 29 TAHUN 2012
TENTANG
MEKANISME PINDAH TUGAS PEGAWAI NEGERI SIPIL
KE LINGKUNGAN PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA BARAT
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
GUBERNUR SUMATERA BARAT,
Menimbang

Mengingat

: a.

bahwa dalam rangka reformasi birokrasi di bidang kepegawaian
dan peningkatan kualitas pelayanan kepegawaian tentang
pemindahan dan penempatan Pegawai Negeri Sipil ke
Lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, perlu disusun
Mekanisme Pindah Pegawai Negeri Sipil ke Lingkungan
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat;

b.

bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam
huruf a, perlu menetapkannya dengan Peraturan Gubernur
Sumatera Barat.

: 1.

Undang-undang Nomor 61 Tahun 1958 tentang Penetapan
Undang-undang Darurat Nomor 19 Tahun 1957 tentang
Pembentukan Daerah-daerah Swatantra Tingkat I Sumatera
Barat, Jambi dan Riau sebagai Undang-undang (Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 1958 Nomor 112, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 1646);

2.

Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok
Kepegawaian (Lembaran Negara Republik Indonesia tahun
1974 Nomor 55, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 3042) sebagaimana telah diubah dengan
Undang-Undang Nomor 43 Tahun 1999 (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 169, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3890) ;

3.

Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan
Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004
Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia
Nomor 4437) sebagaimana telah diubah beberapa kali, terakhir
dengan Undang-undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang
Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004
tentang Pemerintah Daerah (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 2008 Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 4844);

4.

Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 2003 tentang Wewenang
Pengangkatan, Pemindahan, dan Pemberhentian Pegawai Negeri
Sipil (Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 2003 Nomor
15, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor
4263) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah
Nomor 63 Tahun 2009 tentang Perubahan Atas Peraturan
Pemerintah Nomor 9 Tahun 2003 tentang Wewenang
Pengangkatan, Pemindahan, dan Pemberhentian Pegawai Negeri
Sipil (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor
164);

5.

Keputusan Menteri Negara pendayagunaan Aparatur Negara
Nomor 63/Kep/M.PAN/7/2003 tentang Pedoman Umum
Penyelenggaraan Pelayanan Publik;

6.

Keputusan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 13
Tahun 2003 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Peraturan
Pemerintah Nomor 9 tahun 2003 tentang Wewenang
Pengangkatan, Pemindahan dan Pemberhentian Pegawai Negeri
Sipil.

7.

Peraturan Daerah Pemerintah Provinsi Sumatera Barat Nomor 2
Tahun 2008 tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja
Sekretariat Daerah dan Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat
Daerah Provinsi Sumatera Barat; sebagaimana telah diubah
dengan Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Barat Nomor 11
Tahun 2011;

8.

Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Barat Nomor 3 Tahun 2008
tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Inspektorat,
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Lembaga Teknis
Daerah Provinsi Sumatera Barat; sebagaimana telah diubah
dengan Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Barat Nomor 7
Tahun 2009;

9.

Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Barat Nomor 4 Tahun 2008
tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Dinas Daerah
Provinsi Sumatera Barat; sebagaimana telah diubah dengan
Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Barat Nomor 12 Tahun
2011;

10. Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Barat Nomor 5 Tahun 2008
tentang Pembentukan dan Tata Kerja Satuan Polisi Pamong
Praja Provinsi Sumatera Barat;
11. Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Barat Nomor 9 Tahun 2009
tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Penanggulangan
Bencana Daerah Provinsi Sumatera Barat;
12. Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Barat Nomor 4 Tahun 2010
tentang Organisasi dan Tata Kerja RSUD Dr. Achmad Mochtar
Bukittinggi;

13. Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Barat Nomor 5 Tahun 2010
tentang Organisasi dan Tata Kerja RSUD Solok;
14. Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Barat Nomor 6 Tahun 2010
tentang Organisasi dan Tata Kerja RSUD Pariaman;
15. Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Barat Nomor 7 Tahun 2010
tentang Organisasi dan Tata Kerja RSJ. Prof. HB. Sa’anin
Padang.

MEMUTUSKAN
Menetapkan :

PERATURAN GUBERNUR TENTANG MEKANISME MUTASI
PINDAH PEGAWAI NEGERI SIPIL KE LINGKUNGAN
PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA BARAT.

BAB I
KETENTUAN UMUM
Pasal 1
Dalam Peraturan Gubernur ini yang dimaksud dengan:
1. Gubernur adalah Gubernur Sumatera Barat;
2. Kabupaten/Kota adalah Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Barat;
3. Pegawai Negeri Sipil adalah Pegawai Negeri Sipil yang disertai tugas tertentu,
gajinya dibebankan pada Anggaran Pendapatan serta Belanja Daerah dan bekerja
pada Pemerintah Daerah Provinsi atau dipekerjakan di luar instansi induknya;
4. Pejabat Pembina Kepegawaian adalah Gubernur;
5. Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan selanjutnya disingkat dengan
Baperjakat adalah Badan yang membantu Gubernur dalam memberikan
pertimbangan atau saran tentang pengangkatan dalam pangkat dan jabatan Pegawai
Negeri Sipil;
6. Formasi adalah Jumlah, susunan Jabatan, dan atau Pangkat Pegawai Negeri Sipil
berdasarkan jabatannya dalam rangkaian susunan kepegawaian dan digunakan
sebagai dasar penggajian;
7. Tim verifikasi adalah suatu tim yang melakukan verifikasi terhadap persyaratan
administrasi, ketersediaan formasi dan kesesuaian pendidikan terhadap Pegawai
Negeri Sipil yang pindah ke Provinsi Sumatera Barat.

BAB II
PRINSIP, TUJUAN DAN RUANG LINGKUP
Pasal 2
Pemindahan dan Penempatan Pegawai Negeri Sipil ke Lingkungan Pemerintah Provinsi
Sumatera Barat dilakukan secara obyektif berdasarkan formasi/kebutuhan pegawai dan
kualifikasi pendidikan yang relevan dengan jabatan yang dipersyaratkan.

Pasal 3
Pemindahan dan penempatan Pegawai Negeri Sipil ke Lingkungan Pemerintah Provinsi
Sumatera Barat untuk mengisi kekurangan formasi dan atau kekurangan tenaga teknis
tertentu.

Pasal 4
Ruang lingkup pemindahan dan penempatan Pegawai Negeri Sipil meliputi :
a. Pindah Pegawai dari Pusat ke Provinsi Sumatera Barat;
b. Pindah Pegawai dari Provinsi lain ke Provinsi Sumatera Barat;
c. Pindah Pegawai dari Kabupaten/Kota ke Provinsi Sumatera Barat.

BAB III
PERSYARATAN
Pasal 5
Persyaratan pemindahan dan penempatan Pegawai Negeri Sipil ke Lingkungan
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terdiri dari persyaratan umum dan persyaratan
khusus.
Pasal 6
(1). Persyaratan Umum sebagaimana dimaksud dalam pasal 5 terdiri dari :
a. Permohonan yang bersangkutan disertai alasan dan kepindahan;
b. Persetujuan melepas dari instansi asal yang dikeluarkan oleh Pejabat Pembina
Kepegawaian yang bersangkutan;
c. Rekomendasi menerima dari SKPD berdasarkan kebutuhan dengan melampirkan
analisa kebutuhan;
d. Persetujuan menerima dari Gubernur Sumatera Barat;
e. Fotocopy SK Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS);
f. Fotocopy SK Pengangkatan sebagai Pegawai Negeri Sipil;
g. Fotocopy SK Pangkat terakhir;
h. Fotocopy Kartu Pegawai (Karpeg);
i. Daftar Penilaian Pekerjaan Pegawai (DP3) 2 (dua) Tahun terakhir;

j. Asli surat keterangan tidak/sedang dalam menjalani hukuman disiplin atau
dalam proses pemeriksaan yang dikeluarkan Inspektorat instansi asal; dan
k. Fotocopy surat nikah, dan SK penempatan pindah suami bagi Pegawai Negeri
Sipil yang pindah mengikuti suami.
(2). Persyaratan khusus sebagaimana dimaksud dalam pasal 5 terdiri dari :
a. Diseleksi oleh tim verifikasi Pemindahan dan Penempatan PNS ke Lingkungan
pemerintah Provinsi Sumatera Barat, dan mendapat pertimbangan dari
Baperjakat; dan
b. Lulus tes pemetaan potensi pegawai.

BAB IV
MEKANISME PEMINDAHAN DAN PENEMPATAN
Pasal 7
Pegawai Negeri Sipil yang pindah ke Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dilakukan
verifikasi, kebutuhan/ketersediaan formasi, lulus pemetaan potensi pegawai, dapat
dilakukan penilaian kinerja dan wawancara.

Pasal 8
Mekanisme pemindahan dan penempatan Pegawai Negeri Sipil ke lingkungan
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat sebagai berikut :
a. Tim verifikasi melakukan seleksi terhadap persyaratan administrasi, ketersediaan
formasi/kebutuhan tenaga, kesesuaian kualifikasi pendidikan yang relevan, dapat
dilakukan penilaian kinerja dan wawancara;
b. Baperjakat melakukan sidang untuk memberikan pertimbangan kepada Gubernur
terhadap pemindahan pegawai ke Lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat;
c. Jika hasil sidang baperjakat memenuhi persyaratan untuk pindah menjadi pegawai
provinsi, dilakukan tes pemetaan potensi pegawai;
d. Hasil sidang Baperjakat dan Hasil Tes Pemetaan Potensi Pegawai dilaporkan kepada
Gubernur sebagai bahan pertimbangan untuk pengambilan keputusan;
e. Badan Kepegawaian Daerah memproses Keputusan Mutasi pegawai ke Provinsi
Sumatera Barat.

BAB V
KETENTUAN PENUTUP
Pasal 9
Pada saat berlakunya Peraturan Gubernur ini, maka sebagian ketentuan Peraturan
Gubernur Sumatera Barat Nomor 78 Tahun 2010 tentang Pedoman Pemindahan dan
Penempatan Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat
yang mengatur mengenai Pindah Pegawai Negeri Sipil ke Lingkungan Pemerintah
Provinsi Sumatera Barat, dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.

Pasal 10
Peraturan Gubernur ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.
Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Gubernur
ini dengan penempatannya dalam Berita Daerah Provinsi Sumatera Barat.
Ditetapkan di Padang
pada tanggal 24 April 2012

Diundangkan diPadang
pada tanggal 24 April 2012
SEKRETARIS DAERAH
PROVINSI SMATERA BARAT

ALI ASMAR
BERITA DAERAH PROVINSI SUMATERA BARAT
TAHUN 2012 NOMOR 29