Minggu, 16 Januari 2011

LAPORAN PRAKTIKUM GEOLOGI INDONESIA IDENTIFIKASI VISUAL JENIS BATUAN
SEKITAR DAERAH PINTU KOTA (Selasa 21 desember)
KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas berkat, rahmat
dan hidayah-Nya, sehingga kami dapat menyelesaikan laporan praktikum GEOLOGI
INDONESIA ini tepat pada waktunya .
Untuk mengetahui dan memahami jenis batuan yang ada disekitar daerah pintu kota, maka
pembuatan laporan praktikum ini sangat penting adanya dan juga menambah wawasan
khususnya dalam ilmu geologi yang menyangkut dengan batuan yang di lihat dari struktur,
tekstur, warna, dan komposisinya sertya mineral-mineral yang terkandung didalamnya.
Kami sadar bahwa laporan yang kami buat ini masih jauh dari kesempurnaan, oleh karena
itu kami sangat menghargai dan membutuhkan kriktik dan saran dari pembaca baik dosen
maupun mahasiswa.
Akhirnya kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam pembuatan
laporan praktikum ini.

Ambon, januari 2011

Kelompok 1

BAB I
PENDAHULUAN

1.1

Latar Belakang

Geologi merupakan suatu cabang ilmu mengenai pembentukan muka bumi dilihat dari
unsure pembentukannya. Pembentukan permukaan bumi secara umum dihasilkan oleh proses
pengangkatan dan penimbunan dan proses ini terlihat dari bentukan lahan yang Nampak di
permukaan bumi.
Praktikum geologi ini lebih ditekankan pada pengenalan batuan sebagai bagian dari proses
pembentukan muka bumi selain itu, morfologi dari daerah praktikum seperti bentuk pantai dan
daerah sekitarnya merupakan proses alam yang terjadi baik secara eksternal maupun internal
dilihat dari agen pembentukannya.
Praktikum yang bertempat disekitar daerah pintu kota dilatarbelakangi oleh mata kuliah
geologi yang mengharuskan adanya praktikum untuk mengetahui secara detail objek yang dikaji
baik dari proses pembentukan hingga mineral yang terkqandung didalamnya.

1.2

Tujuan

Adapun tujuan dari praktikum yang dilaksanakan disekitar daerah pintu kota adalah sebagai
berikut:
1. Mengidentifikasi secara visual jenis batuan yang ad di daerah tersebut.
2. Mengetahui vegetasi yang tersebar disekitar daerah tersebut.
3. Mengidentifikasi jenis mineral yang terkandung dalam setiap jenis batuan yang ada didaerah
tersebut.
4. Meninjau dan mengamati daerah tersebut secara langsung.
5. Membedahkan daerah yang mengalami pengangkatan dan daerah yang mengalami penimbunan.
6. Mengetahui letak astronomis dan geografis dari daerah praktikum serta luas areal praktikum

1.3

Manfaat

Adapaun manfaat dari praktikum yang dilaksanakan disekitar daerah Pintu Kota adalah sebagai
berikut:
Secara umum
- Menambah pengetahuan tentang ilmu geologi
- Memberikan penambahan tantang pentingnya kerja tim
- Menyalesaikan masalah dengan keputusan bersama
Secara khusus
- Menambah wawasan mengenai batuan
- Dapat menentukan jenis batuan berdasarkan identifikasi warna, tekstur, struktur dan komposisi
batuan
- Membandingkan daerah pengangkatan dan penimbunan serta vegetasi dan jenis batuan dari
daerah pengangkatan dan penimbunan sebelum mengalami proses pengankatan
- Mengetahui fungsi dan tujuan dari setiap Alat dan bahan yang di gunakan pada saat praktikum

BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

2.1

KLASIFIKASI BATUAN

A. Batuan-batuan di bumi (Jenis dan terbentuknya)
Bagian luar bumi tertutupi oleh daratan dan lautan dimana bagian dari Bagian luar bumi tertutupi oleh daratan dan
lautan dimana bagian dari lautan lebih besar daripada bagian daratan. Akan tetapi karena daratan adalah bagian dari kulit bumi
yang dapat kita amati langsung dengan dekat maka banyak hal-hal yang dapat pula kita ketahui dengan cepat dan jelas. Salah
satu diantaranya adalah kenyataan bahwa daratan tersusun oleh beberapa jenis batuan yang berbeda satu sama lain. Dari
jenisnya batuan-batuan tersebut dapat digolongkan menjadi 3 jenis golongan. Mereka adalah : batuan beku (igneous rocks),
batuan sediment (sedimentary rocks), dan batuan metamorfosa/malihan (metamorphic rocks). Batuan-batuan tersebut berbedabeda materi penyusunnya dan berbeda pula proses terbentuknya.
Batuan beku
Batuan beku atau sering disebut igneous rocks adalah batuan yang terbentuk dari satu atau beberapa mineral dan
terbentuk akibat pembekuan dari magma. Berdasarkan teksturnya batuan beku ini bisa dibedakan lagi menjadi batuan beku
plutonik dan vulkanik. Perbedaan antara keduanya bisa dilihat dari besar mineral penyusun batuannya. Batuan beku plutonik
umumnya terbentuk dari pembekuan magma yang relatif lebih lambat sehingga mineral-mineral penyusunnya relatif besar.
Contoh batuan beku plutonik ini seperti gabro, diorite, dan granit (yang sering dijadikan hiasan rumah). Sedangkan batuan beku
vulkanik umumnya terbentuk dari pembekuan magma yang sangat cepat (misalnya akibat letusan gunung api) sehingga mineral
penyusunnya lebih kecil. Contohnya adalah basalt, andesit (yang sering dijadikan pondasi rumah), dan dacite

Gb.1.1. Contoh dari batuan
Dalam geologi, sebuah intrusi adalah sebuah batuan beku yang telah menjadi kristal dari sebuah magma yang meleleh
di bawah permukaan Bumi. Magma yang membeku di bawah tanah sebelum mereka mencapai permukaan bumi
dinamakan pluton, dari miema Pluto,Dewa Romawi dunia bawah tanah. Batuan dari jenis ini juga disebut sebagai batuan beku
plutonik atau batuan beku intrusif. Dia berlawanan dengan batuan ekstrusif. Batuan yang mengelilingi pluton disebut country
rock.
Batuan sediment
batuan sedimen atau sering disebut sedimentary rocks adalah batuan yang terbentuk akibat proses pembatuan atau
lithifikasi dari hasil proses pelapukan dan erosi yang kemudian tertransportasi dan seterusnya terendapkan.

1)

Gb.2. Contoh dari batuan sediment
Batuan sediment ini bias digolongkan lagi menjadi beberapa bagian diantaranya:
batuan sediment klastik,

Selain itu group mineral hanya disusun oleh satu unsur saja yang disebut native mineral seperti emas. mineral pembentuk batuan lainnya juga banyak mempunyai nilai ekonomis tinggi.3. Dari jumlah tersebut hanya beberapa yang umum atau sering dijumpai. Mineral-mineral Silikat . Akibat bertambahnya temperature dan/atau tekanan. platina dan karbon (intan). Mineral yang umum sebagai pembentuk batuan adalah gipsum dan halit. Gb. Mineral-mineral yang dominan sebagai pembentuk batuan penyusun kerak bumi disebut mineral pembentuk batuan (Rock Forming Minerals).2) 3) batuan sediment kimia. Batu kuarsit yang merupakan perubahan dari batu pasir. dan usaha-usaha untuk mendapatkan mineral-mineral baru terus dilakukan. Batuan sedimen klastik Batuan sediment klastik terbentuk melalui proses pengendapan dari material-material yang mengalami proses transportasi. Contohnya anhidrit dan batu garam (salt). Setelah mineral silikat. Contohnya adalah batugamping terumbu. batu pasir dan batu lempung. Biasanya batuan tersebut menjadi batuan pelindung (seal rocks) hidrokarbon dari migrasi. Beberapa mineral pembentuk batuan merupakan mineral-mineral yang mempunyai nilai ekonomis yang tinggi. Mineral-mineral tersebut biasanya merupakan mineral bijih dari logam seperti hematit (besi). Batuan sedimen kimia Batuan sediment kimia terbentuk melalui proses presipitasi dari larutan. Batuan ini biasanya menjadi batuan induk (source) atau batuan penyimpan (reservoir). sfalerit (seng) dan galena (timbal). Batuan metamorf Batuan metamorf atau batuan malihan adalah batuan yang terbentuk akibat proses perubahan temperature dan/atau tekanan dari batuan yang telah ada sebelumnya.Apabila semua batuan-batuan yang sebelumnya terpanaskan dan meleleh maka akan membentuk magma yang kemudian mengalami proses pendinginan kembali dan menjadi batuan-batuan baru lagi. Selain itu hanya sekitar 8 unsur yang dominan menyusun mineral-mineral tersebut. Contoh batuan tersebut adalah batu sabak atau slate yang merupakan perubahan batu lempung. Batuan sedimen organik Batuan sediment organik terbentuk dari gabungan sisa-sisa makhluk hidup. Biasanya batuan tersebut menjadi batuan penyimpan hidrokarbon (reservoir rocks) atau bisa juga menjadi batuan induk sebagai penghasil hidrokarbon (source rocks).2 KLASIFIKASI MINERAL Lebih dari 2000 mineral telah diketahui sampai sekarang ini. Dua unsur yang paling dominan adalah oksigen dan silikon yang bergabung untuk menyusun kelompok mineral yang sangat umum yaitu mineral silikat. Besar butir dari batuan sediment klastik bervariasi dari mulai ukuran lempung sampai ukuran bongkah. seperti mineral kuarsa dapat digunakan untuk industri kaca. kecuali kuarsa. batuan sebelumnya akan berubah tektur dan strukturnya sehingga membentuk batuan baru dengan tekstur dan struktur yang baru pula. Contohnya batu konglomerat. Kejadian alam dan proses geologi yang berlangsung sekarang inilah yang memberikan gambaran apa yang telah terjadi di masa lampau seperti diungkapkan oleh ahli geologi “JAMES HUTTON” dengan teorinya “THE PRESENT IS THE KEY TO THE PAST” 2. mineral kalsit sebagai mineral utama dalam industri semen. ditambah dengan satu atau lebih unsur lainnya untuk membentuk sifat kelistrikan yang netral. Contoh dari batuan metamort Proses-proses tersebut berlangsung sepanjang waktu baik di masa lampau maupun masa yang akan datang. group mineral yang umum adalah mineral karbonat dengan mineral kalsit merupakan mineral yang paling umum. Batu marmer yang merupakan perubahan dari batu gamping. Setiap mineral silikat disusun oleh oksigen dan silikon. dan batuan sediment organik. Perlu juga dicatat.

1 Mineral-mineral silikat yang umum no 1 2 mineral olivin Group piroksin Komposisi kimia (Mg. Sebaliknya kuarsa mengkristal pada temperatur yang rendah. Mineral silikat lainnya terbentuk pada kondisi tekanan yang ekstrim yang berasosiasi dengan proses metamorfisme. Contohnya mika mempunyai struktur lembarang dan cenderung untuk membelah melalui bidang lembaran yang tipis. Karena ikatan antara silikon dan oksigen sangat kaut. Mineral ini menyusun lebih dari 50% kerak bumi.fe) Si03 Belahan struktur silikat tidak ada tetrahedon tunggal Dua arah saling tegak lurus. Setiap group dari mineral silikat mempunyai struktur silikat yang karakteristik. hanya disusun oleh unsur silikon dan oksigen. Mineral-mineral silikat yang tidak mengandung ion-ion besi dan magnesium disebut mineral silikat non ferromagnesian. Struktur dalam dari mineral berhubungan erat dengan sifat belahan dari mineralnya. tidak mempunyai bidang belahan.Mineral feldspar merupakan kelompok mineral yang sangat dominan. Proses pendinginan ini dapat terjadi dekat permukaan bumi atau jauh di bawah permukaan buki dimana tekanan dan temperatur lingkungannya sangat tinggi. Contoh.Macam mineral silikat dapat digolongkan berdasarkan komposisi kimianya. Mineral-mineral silikat . maka mineral-mineral silikat cenderung untuk membelah melalui struktur silikon-oksigen daripada memotong struktur tersebut. Mineral silikat ferromagnesian adalah mineral silikat yang mengandung ion besi dan atau magnesium di dalam struktur mineralnya.fe) Si04 (Mg. Struktur rantai Dua arah 60o dan 120o Rantai ganda 3 Group ambifol (Ca2Mg5)Si8O22(OH)2 4 Mika (Muskovit) 5 (Biotit) KAl3Si3O10(OH)2 Satu arah Lembaran 6 7 Feldspar (Ortoklas (Plagioklas) KalSi3O8 8 Kuarsa SiO2 Dua arah saling tegaklurus Lembaran Tidak ada Rangkaian tiga dimensi Kebanyakan mineral-mineral silikat terbentuk ketika cairan magma mulai mendingin. Beberapa mineral silikat sangat stabil pada permukaan bumi dan tetap menunjukkan sifat fisiknya pada hasil pelapukan dari batuan. Kuarsa yang mempunyai ikatan silikon-oksigen sangat kuat pada semua arahnya. Kuarsa merupakan mineral yang umum kedua pada kerak benua. mineral olivin mengkristal pada temperatur tinggi. Tabel1. Lingkungan pengkristalan dan komposisi kimia dari magma sangat mempengaruhi macam mineral yang terbentuk. Setiap mineral silikat akan mempunyai struktur dan komposisi kimia yang dapat menunjukkan kondisi pada waktu pembentukkannya.

7. Mineral olivin pada umumnya menunjukkan kenampakan butiran bentuknya relatif kecil dan bundar. Biotit merupakan anggota dari mika yang berwarna gelap karena kaya akan besi. Hornblende Hornblende merupakan mineral yang umum dari kelompok amfibol. Di dalam batuan. dengan bidang belahan dua arah membentuk sudut 90o. Garnet umumnya berbentuk kristal yang prismatik dan umumnya pada batuan metamorf. Garnet juga mempunyai kilap kaca. Sebaliknya mineral-mineral silikat non ferromagnesian pada umumnya mempunyai warna terang dan berat jenis rata-rata 2. Garnet Garnet merupakan mineral yang strukturnya mirip olivin yaitu disusun oleh tetrahedra tunggal yang dirangkai oleh ion-ion logam. termasuk batuan beku granit.6. Mineral ini tidak mempunyai bidang belahan karena struktur atomnya membentuk aringan tiga dimensi sehingga tidak membentuk bidang yang lemah. hornblende berbentuk prismatik panjang. biotit juga banyak dijumpai pada batuan penyusun kerak benua. Hornblende umumnya dijumpai pada batuan yang menyusun kerak benua. tetapi yang paling umum adalah coklat sampai merah tua. berwarna hitam sampai hijau kehitaman. Bentuk inilah yang umumnya membedakan dengan piroksin yang umumnya berbentuk prismatik pendek. .ferromagnesian dicirikan oleh warnanya yang gelap dan mempunyai berat jenis antara 3. opak. Seperti mineral mika lainnya. Belahannya dua arah membentuk sudut 60o dan 120o. Warna mineral garnet sangat bervariasi. mempunyai kilap gelas dan pecahan konkoidal. Perbedaan tersebut terutama disebabkan oleh ada tidaknya unsur besi di dalam mineral tersebut. Struktur kristalnya disusun oleh rantai tunggal tertrahedra yang diikat bersama-sama dengan ion-ion besi dan magnesium. tidak mempunyai bidang belahan dan pecahan konkoidal. Karena ikatan silikon-oksigen lebih kuat daripada ikatan antara struktur silikat. Garnet yang transparant sering dijadikan batu mulia. Biotit mempunyai warna hitam mengkilap yang membedakan dari mineral ferromagnesian lainnya.2 sampai 3. Piroksin merupakan salah satu mineral yang dominan dalam batuan beku basalt yang merupakan batuan yang umum pada kerak samudera. Seperti hornblende. berwarna hitam. maka piroksin mudah terbelah sejajar dengan rantai silikat. biotit disusun oleh struktur lembaran yang memberikan belahan satu arah. Olivin disusun oleh tetrahedra tunggal yang diikat bersama oleh campuran ion besi dan magnesium yang merangkai atom oksigen bersama-sama. Mineral Silikat Ferromagnesian Olivin Olivin adalah mineral silikat ferromagnesian yang terbentuk pada temperatur tinggi. Piroksin Piroksin. Mineral ini umumnya berwarna hijau gelap sampai hitam.

Salah satu mineral lempung yang sangat umum adalah kaolinit yang sering . Seperempat sampai setengah dari atom silikon tergantikan oleh aton aluminium. kuarsa asap (abu-abu). Lempung Lempung adalah terminologi untuk kompleks mineral yang seperti mika mempunyai struktur lembaran. Struktur kristal kuarsa membentuk jaringan tiga dimenasi yang lengkap antara ion oksigen disekitar ion silikon. Di dalam batuan mineral ini dikenali dengan bentuknya yang rektangular dan permukaan yang licin. Mineral lempung merupakan hasil dari pelapukan kimia mineral silikat.Mineral Silikat Non Ferromagnesian Muskovit Muskovit adalah jenis mineral mika yang sangat umum. Mineral ini mempunyai bidang belahan dua arah dan membentuk sudut hampir 90o. 2. Perbedaan valensi antara aluminium (+3) dan silikon (+4). sedangkan plagioklas berwarna putih sampai abu-abu terang. Salah satu sifat fisik yang dapat membedakannya adalah adanya striasi yang sejajar pada mineral plagioklas yang tidak dijumpai pada mineral ortoklas. Mineral ortoklas berwarna krem terang sampai merah jambu. mineral feldspar dapat dibedakan menjadi 2 macam. relatif keras dan kilap bervariasi antara kilap kaca sampai mutiara. Struktur mineral feldspar adalah rangkaian tiga dimensi dari atom oksigen bergabung dengan atom silikon. dapat terbentuk pada rentang temperatur dan tekanan yang besar. sodium (-1) dan kalsium (+2). ametis (purple) dan kristal batuan (clear). Plagioklas feldspar adalah mineral feldspar dengan ion kalsium dan atau sodium di dalam struktur kristalnya. Group mineral feldspar mempunyai sifat fisik yang sama. Mineral lempung pada umumnya berbutir sangat halus dan hanya dapat dipelajari dengan bantuan mikroskop. Pada bentuknya yang sempurna kuarsa sangat jernih. membentuk kristal heksagonal dengan bentuknya piramidal. 1. Variasi warna ini menyebabkan adanya bermacam mineral kuarsa. Mineral ortoklas merupakan mineral feldspar dengan ion potasium di dalam struktur kristalnya. Berwarna terang dengan kilap seperti mutiara (pearly) dan seperti mineral mika lainnya belahannya satu arah. sehingga membentuk suatu ikatan yang kuat antara keduanya. Mineral kuarsa yang umum adalah kuarsa susu (putih). tetapi warna tersebut tidak dapat dijadikan sebagai dasar untuk membedakannya. sehingga mineral ini sangat dominan menyusun soil yang terdapat pada permukaan bumi. sangat keras dan resisten terhadap proses pelapukan. Warna mineral kuarsa sangat bervariasi tergantung pada proses pengotoran pada waktu pembentukannya. menyebabkan terjadinya inklusi satu atau lebih oleh ion-ion seperti potasium (-1). Karena struktur kuarsa mengandung dua atom oksigen untuk tiap atom silikon. Di dalam bataun muskovit sangat mudah dikenali karena sangat bercahaya Feldspar Feldspar merupakan group mineral yang sangat umum. Meskipun keduanya mempunyai warna yang berbeda. Kuarsa Kuarsa merupakan mineral silikat yang hanya disusun oleh silikon dan oksigen. Mineral kuarsa juga sering disebut silika karena komposisinya SiO2. maka tidak dibutuhkan lagi ion positif untuk menjadikan mineral kuarsa ini netral. Karena adanya perbedaan inklusi didalam strukturnya. Kuarsa mempunyai belahan konkoidal. Akibatnya kuarsa tidak mempunyai bidang belahan. kuarsa ros (pink).

Kedua mineral tersebut sangat sulit dibedakan karena keduanya mempunyai sifat fisik dan kimia yang relatif sama. tabel 1.dimanfaatkan dalam bermacam-macam industri seperti keramik.2H2O CaSO4 Untuk perekat Untuk perekat Halida Halit Fluorit NaCl CaF2 Garam manapun Industri logam Karbonat Kalsit Dolomit Malasit CaCO3 CaMg(CO3)2 Cu(OH)2CO3 Semen portland. dan satu atau lebih ion positif. Mineral Non Silikat Meskipun macam kelompok mineral ini sangat bernilai ekonomis. dan mempunyai belahan rombik. tetapi ada juga yang sangat jarang dijumpai bila dibandingkan dengan mineral silikat. Keduanya mempunyai kilap vetrous. tetapi dolomit hanya dapat bereaksi dalam keadaan bubuk. Unsur native Emas Tembaga Intan Sulfur Grafit Au Mineral karbonat Mineral karbonat mempunyai struktur yang lebih sederhana dibandingkan dengan mineral silikat. sedang bila dolomit yang dominan disebut doloston. kekerasan 3 – 4. Dua macam mineral karbonat yang sangat umum adalah kalsit CaCO3 dan dolomit (CaMgCO3)2. Tetapi eduanya dapat dibedakan dengan larutan asam klorida. Kalsit dan dolomit dapat dijumpai bersama-sama sebagai penyusun batugamping dan doloston. Group mineral ini disusun oleh ion karbonat kompleks (CO32-).2 mineral non silikat Group Mineral Formula Kegunaan Oksida Hematit Magnetit Korondum Fe2O3 Fe3O4 Al2O3 Bijih besi Bijih besi Abrasive Sulfida Galena Sfalerit Firit Kalkofirit PbS ZnS FeS2 CuFeS2 Bijih umbal Bijih seng Bijih tembaga Sulfat Gipsum Anhidrit CaSO4. Batugamping sangat banyak kegunaannya seperti sebagai bahan . Bila mineral kalsit yang dominan batuannya disebut batugamping.

. 2. dan bahan pokok dalam industri semen. Magma adalah bahan cair pijar di dalam bumi. Sedangkan dolomit disebut juga batukapur pertanian. Apabila terjadi percampuran mineral berwarna gelap dengan mineral berwarna terang maka warna batuan beku dapat hitam berbintik-bintik putih.1 SIFAT BATUAN (Fisika & Kimia) Sifat Batuan Beku Batuan beku adalah batuan yang terbentuk sebagai hasil pembekuan daripada magma. Warna Batuan Beku Warna segar batuan beku bervariasi dari hitam. Pada batuan beku tertentu yang banyak mengandung mineral berwarna merah daging maka warnanya menjadi putih-merah daging. sering disebut batuan beku intrusi. Singkatnya. b. Tingkat Visualisasi Granularitas Berdasarkan pengamatan dengan mata telanjang atau memakailoupe. sering disebut batuan beku ekstrusi. meliputi bentuk kristal. Dengan demikian tekstur mencakup tingkat visualisasi ukuran butir atau granularitas.3. Letak Pembekuan Batuan beku dalam adalah batuan beku yang terbentuk di dalam bumi. tingkat keseragaman butir kristal. batuan beku mempunyai tekstur fanerik apabila mineral penyusunnya. karena sering digunakan untuk menyuburkan tanah.bangunan. sering disebut batuan beku gang atau batuan beku korok. Dua macam mineral non silikat lainnya yang sering dijumpai dalam batuan sedimen adalah halit dan gipsum. d. ukuran butir dan hubungan antar butir (kristal satu dengan kristal lainnya atau kristal dengan kaca). abu-abu dan putih cerah.  Fanerik (faneritik.3 2. Tekstur Batuan Beku Tekstur adalah hubungan antar mineral penyusun batuan. tingkat kristalisasi mineral atau kristalinitas. Batuan beku hipabisal adalah batuan beku intrusi dekat permukaan. yaitu tekstur afanitik dan tekstur faneritik. ukuran butir kristal. bersuhu tinggi (900 – 1300oC) serta mempunyai kekentalan tinggi. tergantung warna mineral mana yang dominan dan mana yang kurang dominan. sedang gipsum adalah mineral yang sering digunakan sebagai bahan perekat dan sebagai material bahan bangunan. abu-abu berbercak putih. Warna ini sangat dipengaruhi oleh komposisi mineral penyusun batuan beku itu sendiri. maka tekstur batuan beku dibagi dua. baik berupa kristal maupun gelas/kaca. kecuali tertimbun oleh materi-materi piroklastik. atau sub volcanic intrusion. a. Batuan beku luar adalah batuan beku yang terbentuk di permukaan bumi. dapat diamati. berasal dari bagian atas selubung bumi atau bagian bawah kerak bumi. c. Halit adalah nama mineral untuk garam dapur. atau putih berbercak hitam. bersifat mudah bergerak dan cenderung menuju ke permukaan bumi. firik = phyric) adalah apabila di dalam batuan tersebut dapat terlihat mineral penyusunnya.  Afanitik adalah kenampakan batuan beku berbutir sangat halus sehingga mineral/kristal penyusunnya tidak dapat diamati secara mata telanjang atau denganloupe. Ciri umum batuan beku o Homogen dan o kompakTidak ada stratifikasi atau pelapisan o Umumnya tidak megandung fosil. dan bentuk kristal. misalnya tertimbun abu vulkanis.

batu pasir.04 -. batu pasir. sedang dari unsur organik adalah batu bara. Contoh batuan sedimen kimiawi (non-klastik) antara lain travertin. Besar butir dari batuan sediment klastik bervariasi dari mulai ukuran lempung sampai ukuran bongkah. Mineral-mineral yang sering ditemukan dalam batuan sediment klastik antara lain adalah kuarsa. Batuan sediment klastik terbentuk melalui proses pengendapan dari material material yang mengalami proses transportasi. Contohnya anhidrit dan batu garam (saltMineral non klastik umumnya terbentuk oleh proses pengendapan dan larutan. antara lain batu garam.06-2mm. mineral lempung. reaksi kimia.3.Batuan sedimen terbentuk melalui tiga cara utama : pelapukan batuan lain (clastic). Sedimen non klstik dibedakan atas dasar komposisinya. Batuan non . Biasanya batuan tersebut menjadi batuan pelindung (seal rocks) hidrokarbon dari migrasi. Batuan sedimen ini biasanya mengandung mineral seperti kalsit. Batuan sedimen memiliki ciri yang mudah dikenal. Contohnya batu konglomerat.  Lutit (pelit) termasuk berbutir halus. batu gamping (limestone). serpih b. lempung. yaitu sebagai berikut : •  Ludit (psepit) termasuk berbutir kasar mulai dari gravel (krikil) halus hingga bongkah (boulder) dengan ukuran diameternya 2-256mm  Arenit (samit) termasuk berbutir sedang. dolomit. dan lempung. Sedimen organik Batuan sediment organik terbentuk dari gabungan sisa-sisa makhluk hidup. Klasifikasi sediment klastik dibedakan berdasarkan atas ukuran butirnya.2 2. mulai dari lempung higga debu kasar. dan pengendapan (precipitation) dari larutan. garnet dan hornblende. Batuan sedimen kimia terbentuk melalui proses presipitasi dari larutan. Contoh sediment klastik adalah breksi. Sedimen non-klastik yang terbentuk karena proses kimiawi. stalagmit dan stalaktit. Sedimen non-klastik yang utama adalah batu gamping atau dolomit. ukuran diameternya 0.3. yaitu sebagai berikut :  Batuan endapan biasanya berlapis-lapis o . pengendapan (deposition) karena aktivitas biogenik. kuarsa. epidot. Batuan endapan meliputi 75% dari permukaan bumi. mika halus. zircon. Batuan Sedimen ini merupakan batuan yang terbentuk oleh proses geomorfologi dan dipengaruhi oleh lamanya waktu. denhidrit. feldspar dan chert dan mineral-mineral berat seperti hematite. dan gypsum.2. Biasanya batuan tersebut menjadi batuan penyimpan hidrokarbon (reservoir rocks) atau bisa juga menjadi batuan induk sebagai penghasil hidrokarbon (source rocks). konglomerat. dengan ukuran diameternya 0. fosfat. guano dan batu bara.06mm. mulai dari pasir halus hingga pasir kasar.1 Sifat Batuan Sedimen Batuan endapan atau batuan sedimen adalah salah satu dari tiga kelompok utama batuan (bersama dengan batuan beku dan batuan metamorfosis).klstik sebagai hasil evaporit (menguap).2. dolomite. Jenis batuan umum seperti batu kapur. batu pasir dan batu lempung. Batuan ini biasanya menjadi batuan induk (source) atau batuan penyimpan (reservoir). Batuan sedimen secara umum dibedakan menjadi: Sedimen klastik yang terbentuk oleh proses mekanik. turmalin. Contohnya adalah batu gamping terumbu. napal batu kapur yang bercampur dengan lempung. termasuk dalam batuan endapan. Gypsum. a. atau proses biologic.

 Tak berlapis (non foliated) : yaitu struktur yang tidak memperlihatkan adanya penjajaran mineral penyusun batuan metamorf. Untuk menentukan struktur atom dan komposisi kimia suatu mineral diperlukan test dan peralatan yang sopistikated. Sifat fisik mineral yang sering digunakan untuk mendeterminasi suatu mineral antara lain : . Tiap mineral memiliki susunan atom yang teratur dan komposisi kimia tertentu. struktur Gneistosa. struktur Liniasti.  Konglomerat adalah batuan sedimen dengan ukuran butir lebih besar dari 2 mm dengan bentuk butiran yang membudar. seperti terdapatnya cangkang binatang koral dan serat-serat kayu. ke dalam batuan padat dan terbentuk terutama pada kont ak antara magma dan batuan yang bersuhu tinggi. struktur Skistosa. struktur Milonitik.3. Mengandung sisa-sisa jasad atau bekasnya. Struktur ini meliputi : strukturHornfelsik. struktur Granulosa.3 Batuan Metamorf Batuan metamorf menyusun sebagian besar dari kerak Bumi dan digolongkan berdasarkan tekstur dan dari susunan kimia dan mineral (fasies metamorf) Mereka terbentuk jauh dibawah permukaan bumi oleh tegasan yang besar dari batuan diatasnya serta tekanan dan suhu tinggi. struktur Flaser. Struktur inimeliputi : Struktur Slatyclevage.  Adanya keseragaman yang nyata dari bagian-bagian berbentuk bulat yangmenyusunnya.4 SIFAT MINERAL (FIisik kimia & Optik) Adapun sifat mineral dapat di golongkan menjadi 2 yaitu: 1. disebut magma. Mereka juga terbentuk oleh intrusi batu lebur. sifat kimia mineral 2. struktur Milonitik. struktur Augen. yang memberikan sifat fisik yang spesifik. struktur Filitik. struktur Kataklastik.4. Batu metamorf bisa dibedakan dari strukturnya menjadi: Berlapis (foliated) : yaitu struktur yang ditunjukkan oleh adanya penjajaran mineralmineral penyusun batuan metamorf. Oleh sebab itu sifat fisik mineral sering digunakan untuk mendeterminasi suatu mineral.1 Sifat Fisik Mineral Mineral merupakan benda padat yang terbentuk oleh proses anorganik.  Batu pasir adalah batuan sedimen dengan ukuran butir antara 2mm sampai 1/16 mm  Batu lanau adalah batuan sedimen dengan ukuran butir antara 1/16 mm sampai 1/256 mm  Batu lempung adalah batuan sedimen dengan ukuran butir lebih kecil dari 1/256 mm Berikut ini adalah beberapa contoh batuan sediment : 2. sifat Fisik mineral dan 2.  2.struktur Pilonitik. batuan sedimen biasanya berdasarkan besar butir penyusun batuan:  Breksi adalah batuan sedimen dengan ukuran butir lebih besar dari 2 mm dengan bentuk butitan yang bersudut.

erathy. karena masing-masing membutuhkan ruangan yang cukup untuk membentuk kristal yang teratur. Beberapa mineral mempunyai kilap antara logam dan non logam disebut kilap submetalik. tetapi ceratnya selalu sama. Warna(Colour) Meskupin warna merupakan sifat fisik yang paling mudah dikenali. pearly. Meskipun warna suatu mineral dapat bermacam-maca. Akibatnya kristal-kristal akan saling tumbuh sehingga tidak membentuk kristal yang sempurna. Mineral dengan kilap metalik biasanya mempunyai cerat lebih gelap daripada cerat mineral dengan kilap non metalik. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 kekerasan(hardness) Salah satu sifat fisik mineral yang sangat berguna adalah kekerasan. Jadi warna cerat lebih merupakan warna asli dari mineral. Kekerasan suatu mineral yang belum diketahui dapat diukur dengan menggoreskan pada mineral lain yang telah diketahui kekerasannya. Cerat dapat juga membantu untuk membedakan mineral metalik dan non metalik. yaitu daya tahan mineral terhadap abrasi atau goresan. atau sebaliknya. Sebaliknya kebanyakan mineral mengkristal dengan bentuk yang tidak beraturan.Bentuk kristal(form) Bnetuk kristal merupakan kenampakan luar mineral yang mencerminkan susunan atom yang teratur dari mineral tersebut. Kilap (Luster) Kilap merupakan kenampakan refleksi cahaya pada bidang kristal. sehingga mineral yang sama dapat memiliki warna yang berbeda. Beberapa kristal seperti mineral kuarsa. antara lain vitreous (kilap seperti kaca). mineral dengan kilap non metalik mempunyai kilap yang bervariasi. Kadangkala suatu mineral memiliki lingkungan yang memungkinkan mineral tersebut dapat membentuk individu kristal dengan teratur. Warna mineral kadang-kadang sudah mengalami pengotoran. Cerat(Streak) Cerat adalah warna mineral dalam bentuk bubuk (diketahui dengan menggoreskan pada keping porselen). dll. Mineral dengan kenampakan seperti logan disebut memiliki kilap logam (metalik). Nilai kekerasan dapat disebandingkan dengan skala Mohs. yaitu urutan dari kekerasan mineral yang terdiri dari 10 mineral dengan kekerasan mulai dari 1 sampai 10. silky. dapat mengkristal dengan bentuk yang teratur. tetapi sifat fisik ini tidak dapat dijadikan dasar untuk menentukan jenis mineral. sehingga sangat memudahkan dalam mendeterminasi kristal tersebut.Talk Gipsum Kalsit Fluorit Apatiti Ortoklas Kuarsa Topaz Korondum . .

Mineral berat ini diperoleh dengan memisahkannya dari mineral ringan dengan menggunakan cairan berat biasanya dipakai cairan bromoform. Mineral dapat mempunyai belahan beberapa arah.4. Karena mika mempunyai belahan satu arah.2 SIFAT KIMIA MINERAL 1. maka mineral tersebut mempunyai berat jenis 3. tetapi ada pula mineral yang tidak mempunyai bidang belahan. maka berat jenisnya sekitar 2. Belahan (Cleavage) Belahan adalah kecenderungan mineral untuk pecah melalui bidang yang rata.5 dan logam tembaga 3. Mineral logam umumnya memiliki 3 kali lipatnya. seperti beratnya satu contoh batuan. Mineral gipsum dapat dengan mudah digores dengan kuku. Batuan Beku Berdasarkan komposisi kimianya. Beberapa benda yang diketahui kekerasannya antara lain kuku manusia mempunyai kekerasan 2.10 Intan Mineral yang tidak diketahui kekerasannya dapat juga dibandingkan dengan benda lain yang diketahui kekerasannya. 2. Pecahan (Fracture) Pecahan merupakan kenampakan pecahan dari mineral. Berat jenis (specifik gravity) Berat jenis merupakan angka yang menunjukkan perbandingan antara berat mineral dengan berat dari volume air. Batuan beku ultra basa . Contoh mineral dengan belahan yang baik adalah mika. Mineral kuarsa menunjukkan kenampakan seperti pecahan kaca yang disebut konkoidal.5 sampai 3. dan dapat digunakan untuk memotong kaca dengan mdah. Bila mineral tersebut terasa berat. Asosiasi kumpulan mineral berat dapat digunakan untuk mengetahui sumber material dari sedimen atau batuan sedimen. Kebanyakan mineral menunjukkan pecahan tidak rata. Galena mempunyai berat jenis 7.5. Mineral yang mempunyai belahan lebih dari satu arah dikenal dengan jumlah bidang rata yang ditunjukkan dan sudut yang dibentuk oleh bidang belahannya. Mineral dengan berat jenis lebih besar dari 2. kaca 5. Jika mineral mempunyai berat 3 kali dari berat air dengan volume yang sama. fisik dan optik batuan beku dibagi menjadi 5 kelompok yaitu : a. Secara praktis berat jenis mineral dapat diperkirakan dengan menimbang di tangan. sedangkan kalsit dapat menggores kuku manusia.5 sedangkan berat jenis emas 24 karat adalah 20. Kenampakan ini kebanyakan ditunjukkan oleh mineral yang tidak mempunyai bidang belahan. Mineral yang mempunyai bidang belah dapat diketahui dengan menunjukkan adanya bidang yang rata apabila mineral tersebut dipecahkan.89 disebut dengan mineral berat. Mineral Intan merupakan mineral yang paling keras yang sangat umum. maka bila mineral tersebut dihancurkan akan membentuk lembaran-lembaran yang tipis.

mineral mafis (horenblende atau biotit) 40-24 %. sukar pecah.1. Batuan beku menengah (intermedier)   Andesit adalah batuan beku dalam mineralnya berbutir kasar hingga sedang. berat jenisnya 2.  Basalt adalah batuan leleran dari gabro . feldspar kalium 30-60 %. sill.%. b. warnanya agak gelap. plagioklas natrium 0-35 %. mengandung mineral-mineral : kuarsa 10-4. kromit dll) 10-3 %. berbutir halus.9-3.Komposisi dan persentase secara umum dari mineral pembentuk batuannya adalah : mineral mafis (olivin. Riolit adalah batuan leleran dari granit. hornblenda) 35-10 %. berwarna hitam. yaitu : a.Komposisi dan persentase mineral pembentuknya adalah : Plagioklas ( labradorit atau bitownit) 70 – 45 %.3. Batuan beku basa  Gabro adalah batuan beku dalam. Batuan sedimen berdasarkan proses pembentukannya terbagi atas 3 macam yaitu. mineral mafis (biotit. Batuan beku alkali   Kimberlit Leosilit Batuan beku berdasarkan atas warna betuannya. biasanya terdiri dari mineral-mineral ringan. komposisi dan persentase secara umum dari mineral pembentuk batuannya adalah : Plagioklas (oliyoklas atau andesin ) 55-70 %. Batuan sedimen Batuan Sedimen atau Batuan Endapan terjadi karena batuan dipermukaan bumi yang tersentuh oleh atmosfer mengalami perombakan. 2. olivin) 55-35 %. afanitik. Pada umumnya berwarna gelap. berat jenisnya 3 – 3. biasanya terdiri dari mineral-mineral berat. plagioklas kalsium 5 %.9 – 3. mineralnya berbutir kasar hingga sedang. mineral mafis (klinopiroksen. Mempunyai komposisi mineral sama dengan granit. . dan aliran. berbutir kasar. Batuan Beku asam   Granit adalah batuan beku dalam bertekstur holokristalin.21. berat jenisnya 2. kaya silikat sehingga tergolong batuan bersifat asam silikat. feneritik. kandungan silikat terang tetapi kaya dengan mineral-mineral ferro-magnesia karena itu bersifat basa atau matik (dari kata magnesium dan ferrik). mineral bijih (magnetit. Hasil rombakannya berupa butiran yang bentuk dan ukurannya bermacam-macam. Sianit d. b. c. Batuan beku yang berwarna terang. mineral mafis 25 – 50 %. e. mudah pecah.85-3. piroksen. bertekstur holokristalin hingga hipokristalin. Riolit terbentuk sebagai batuan gang dan batuan leleran dalam bentukretas. berat jenisnya 2. Batuan beku yang berwarna gelap.  Dunit Peridotit adalah kelompok betuan ultra basa. minrealnya berbutur halus. hornblenda) 85-95 %. komposisi dan peresentase secara umum dari mineral pembentuk batuannya adalah : Plagioklas (labraorit) 40-60 %. umumnya berwarna hitam. ilmenit.

misalnya kuarsa. misalnya mineral plagioklas. Urut-urutannya adalah: slate →phyllite → schist → gneiss. d. misalnya mineral mika (muskovit. dengan bentuk mineral anhedral. untuk tekstur mineral pada batuan metamorfosa dapat diklasifikasikan sebagai berikut: Lepidoblastik : terdiri dari mineral-mineral tabular/pipih. Tekstur Homeoblastik : bila terdiri dari satu tekstur saja. menurut klasifikasikasi Zing (1955) yg biasa digunakan adalah perbandingan antara: panjang. Sedangkan. Porositas suatu batuan adalah perbandingan seluruh permukaan pori dengan volume dari batuan. Warna. Batuan metamorf Pada prinsipnya batuan metamorfosa diklasifikasikan berdasarkan struktur. k-felspar. Tekstur Hetereoblastik : bila terdiri lebih dari satu tekstur. Kebundaran. c. soft. Batuan metamorf befoliasi membentuk urutan berdasarkan besar butir dan atau berdasarkan perkembangan foliasi. e. hard. Foliasi merujuk kepada kesejajaran dan segregasi mineralmineral pada batuan metamorf yang inequigranular. piroksen Granoblastik : terdiri dari mineral-mineral granular (equidimensional). untuk batuan metamorf non-foliasi contohnya adalah marmer. merah. dan hitam lingkungan reduksi. hijau linhkungan oksida. dan tebal. kuarsit dan hornfels. dengan batas-batas sutura (tidak teratur). Sementara itu. lebar. misalnya lepidoblastik saja. sedangkan non-foliasi yang tidak memperlihatkan orientasi mineral. b. Struktur foliasiterjadi akibat orientasi dari mineral. Salah satu ciri khas batuan metamorf yang dapat teridentifikasi adalah kenampakkan kilap mika. Selain menunjukkan besar butir dan derajat foliasi urut-urutan ini juga menunjukkan kandungan mika yang semakin banyak dari kiri ke kanan. Batuan sedimen klastis yang memiliki sifat-sifat batuan seperti: a. dapat dilihat dari bentuk batuan tersebut. Pembagian porositas dapat dipergunakan: Negilglibe 0-5 % Very good 20-25 % Poor 5-10 % Excellent 25-40 % Fair 10-15 % Good 15-20 %  Batuan Sedimen Kimia 3. spongy. Bentuk butir. medium hard. Kekompakan adalah sifat fisik dari batuan seperti: danse. misalnya lepidoblastik dan granoblastik . friable. abu-abu tua. biotit) Nematoblastik : terdiri dari mineral-mineral prismatik.

9” Berdasarkan pengukuran dengan menggunakan meter rol. luas lokasi praktikum kelompok I adalah 168 m2.4” S 03 46’16. maka lokasinya berada pada Daerah Pantai Daerah di atas pntu kota +17 M S 03 416 11. lokasi ini bertempat di daerah wisata “Pintu Kota “desa airlouw kecamatan nusaniwe dengan letak yaitu sebagai berikut : a.1 LOKASI DAN WAKTU PRAKTIKUM Lokasi penelitian adalah tempat berlangsungnya kegiatan praktikum.0” E 128 09’04. lebar 12 m .8” E 128 09’08. Letak astronomi : letak astronomi daerah wisata pintu kota berdasarkan GPS. Dengan ukuran panjang 14 m.BAB III METODE PRAKTIKUM 3.

Sedangkan secara Geografis memiliki batas-batas wilayah sebagai berikut:  Sebelah selatan berbatasan dengan laut Banda  Sebelah utara berbatasan dengan Seri. Letak Geografis Gb. 2.4 letak geografis pintu kota .1. 9. 6. Secara adminisratif daerah Pintu Kota Terletak Didesa Airlow Kecamatan Nusaniwe Kota Ambon. LUP (kaca pembesar) berfungsi sebagai alat untuk melihat struktur batuan secara Meter rol berfungsi sebagai pengukur luas area praktikum ABNEY LEVEL berfungsi sebagai ALTIMETER berfungsi sebagai pengukur ketinggian area praktikum Kompas sebagaipenunjuk arah dan letak geografis area praktikum Martil untuk memecahkan batuan Papan oles sebagai tempat pencatatan data praktikum GPS berfungsi sebagai pencatat letak astronomi area praktikum Kamera hp untuk mengambil gambar batuan dan area praktikum . Adapun alat dan bahan yang di gunakan pada saat praktikum yaitu : Bahan : 1.2 BAHAN DAN ALAT PRAKTIKUM Bahan dan alat praktikum sangat penting karena sebagai sarana penunjang dalam pelaksanan praktikum. 3. 7. Larutan HcL denagn tingkan konsentrasi 0. 5.5 PPM (asam klorida) 2.b. Larutan H2O2 denagn tingkat konsentrasi Alat : 1.  Sebelah barat berbatasan dengan Airlow  Sebelah timur berbatasan dengan laut banda 3. 4. 8.

3. Pembagian kelompok praktikum 3. Tahap Persiapan Praktikum Tahap persiapan praktikum adalah tahapan yang dilakukan sebelum praktikum tersebut dilaksanakan atau dengan kata lain tahap yang paling awal dalam pelakasanaan suatu praktik.3. tekstur juga mempunyai peranan yang penting karena dari tekstur batuan yang kita amati. Tahap persiapan praktek terbagi atas 2 yaitu : 1. Di penuntun praktikum sesuai dengan tujuan dilaksanakannya praktikum. Plastic untuk melindungi alat & hasil data peninjauan 11. Struktur Struktur. susunan atau unsure-unsur yang terdapat dalam batuan merupakan struktur dari batuan tersebut. kita dapat mengetahui bahwa tekstur batu seperti ini termasuk kelompok batu jenis apa 3.2 Tahap Kegiatan Lapangan Tahap ini merupakan tahap inti praktikum. 2. Mencari peralatan dan perlengkapan praktikum 9alat dan bahan yang digunakan pada saat praktikum) 2. secara fisual berdasarkan struktur batuan tersebut. Alat tulis untuk mencatat data 3.3.1.Warna . warna dari batuan sangat berperan penting dalam menggolongkan batuan . Analisis Fisik Analisis fisik merupakan suatu keputusan berdasarkan analisis dari fisik batuan dan vegetasi yang ada pada daerah tersebut sedara visual analisis fisik batuan di dasarkan pada 1.3.warna secara tidak langsung juga menggambarkan mineral apa yang terkandung didalam batuan tersebut. yaitu kegiatan meninjau dan mengamati kondisi lapangan sebenarnya dengan menggunakan berbagai alat da bahan yang telah di sediakan berdasarkan arahan yang telah diberikan secara individu maupun kelompok.Tekstur disamping warna. 3. TAHAPAN PRAKTIKUM Tahapan praktikum adalah langkah atau tahhap yang di lakukan dalam melaksanakan praktikum baik sebelum maupun pada waktu praktikukm adapun tahapan praktikum yaitu sebagai berikut : 3. Kita dapat .3. 3.10.

maka batuan yang telah perubahan akan mempunyai komposisi kimia yang berbeda. batuan yang akan di analisa kandungan senyawa kimia harus batuan yang masih segar. adpun tipe batuan tingkat ke asaman batuan terbagi menjadi 4(empat) yaitu: 1. . Perlu diketahui bahwa analisi kimia batuan didasari pada asam atau tidaknya datuan tersebut. TIPE BATUAN ASAM KANDUNGAN >65 2. maka diketahui batuan itu dan dapat pula mencerminkan beberapa lingkungan pembentukan jenis mineral. BASA 45-55 4.3. komposisi kimia juga dapat diidentifikasi secara visual berdasarkan warna dari batuan tersebut.3.4. INTERMEDIET 55-65 3. dan mineral inilah yang menyimpan atau menyusun batuan. Oleh sebab itu. Basa. Dalam hubungan dengan komposisi kimia batuan. 4.mengidentifikasikan suatu jenis batuan walaupun hasilnya tidak akurat karena ada beberapa batuan yang mempunyai struktur batuan yang sama. Tapi untuk menngetahui lebih detail mengenai komposisi batuan maka perlu adanya analisi kimia 3. Komposisi Komposisi batuan adalah sejumlah mineral atau senyawa kimia yang terdapat dalam batuan. batuan yang asam diketahui apabila batu tersebut di beri cairan H2O2 atau HCl akan mengeluarkan gelembung. tipe batuan dan tingkat keasamannya Ket: - Asam. Analisis Kimia Batuan disusun oleh senyawa kimia yang membentuk mineral-mineral. Dari senyawa kimia yang dikandung batuan.batuan basa diketahui apabila batu tesebut diberi cairan H2O2 maupun HCl tidak akan bereaksi apa-apa. ULTRA BASA <45 Table 1.

85. dapat juga merah muda. putih. kekuningan. atau merah-mawar Goresan : Putih. abu-abu. Belahan dan pecahan : Sempurna pada {10 11} Kekerasan : 3. Dolomit Sistem Cristal : Trigonal. Warna : Tak-berwarna.BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 1. atau coklat. . atau kehijauan.5 – 4 Berat jenis : 2. yang menjadi coklat dengan semakin meningkatnya kadar Fe2+.

siderit. mengacu pada seri mika gelap.Genesis : Dapat terbentuk pada lingkungan sedimen. OH) 2. Konglomerat Genesa : merupakan batuan yang terbentuk dari proses penghancuran dan transportasi serta pengendapan dan litifikasi. kalsit. terutama seri solid-solusi antara annite besi-endmember. Fe) 3AlSi3O10 (F.dapat juga dibuat batu hiasan 2. kuarsa dan mineral-mineral bijih metalik. Manfaat : Sumber logam magnesium. melaluia proses hidrotermal dan terdapat dalam urat-urat. Secara umum. Batuan ini belum tertransport jauh . Biotite Biotit adalah mineral phyllosilicate umum dalam grup mika. atau kalsium. bisa diketahui dari ukuran butirnya yang besar. dan senyawa magnesium oksida yang digunakan untuk membuat batubara tahan api. barit. serta berasosiasi dengan fluorit. Warna : cokelat Ukuran : kerakal (4-64 mm) . dan magnesium-endmember phlogopite 3. dengan perkiraan rumus kimia K (Mg. Dapat juga terbentuk secara metamorfisme.

piroksin.Bentuk butir Kemas : rounded : terbuka Pemilahan : poor sorted Porositas : poor Fragmen : Kristal (plagioklas. .biotit.glass : bahan dasar bangunan beton.kuarsa. Gneiss : biotit.olivin. Warna : hitam Kristalinitas : hipokristalin Granularitas : afanitik Relasi : inequigranular Struktur : masive Fabric :subhedral komposisi mineral kegunaan 5. Gabbro Genesa : merupakan batuan beku yang terbentuk dengan sangat lambat sehingga menghasilkan warna gelap. perbaikan jalan .kuarsa) Matriks : silica Semen : silica 4.

mika Derajat metamorfisme : Tinggi Ciri khas : Kuarsa dan feldspar nampak berselang-seling dengan lapisan tipis kaya amphibole dan mika 6. hijau. feldspar. shale. ungu Ukuran butir : Fine – Medium Coarse Struktur : Foliated (Schistose) Komposisi : Mika. granit Warna : Abu-abu Ukuran butir : Medium – Coarse grained Struktur : Foliated (Gneissic) Komposisi : Kuarsa.Asal : Metamorfisme regional siltstone. shale. Sekis Asal : Metamorfisme siltstone. basalt Warna : Hitam. amphibole. hornblende . grafit.

amphibole. PINTU KOTA plagioclase. dan spinel . terkadang terdapat kristal garnet 7. Peridotite Warna : hitam SKeseragaman bentuk Kristal : equigranular Derajat kristalisasi : holo hyalin Ukuran butir : afanerik Kesempurnaan bentuk Kristal : subhedral Struktur : massive Kandungan mineral :olivine. garnet.Derajat metamorfisme : Intermediate – Tinggi Ciri khas : Foliasi yang kadang bergelombang.

Mengartikan batuan adalah massa yang terdiri dari satu atau lebih macam mineral yang membentuk satuan terkecil dari kerak bumi dan mempunyai komposisi kimia dan mineral yang tetap. salah satu cabang dari ilmu geologi yang membahas dan meneliti batuan adalah petroligi (ilmu batuan). Bagaimana tepatnya proespembentukannya belumbanyak di ketahui. Pintu kota adalah Suatu lengkungan alami atau jembatan alami yang terbuat dari batu.jadi segala sesuatu yang menjadi bahan pembentuk kerak bumi adalah batuan.sedimen dan metamorf .1 hubungn antara batuan dan geologi Sebelum kita membicarakan lebih jauh tentang batuan beku. Terbentuk sebagai hasil dari pengikisan oleh air laut terhadap tebing batuan di tepi pantai. sehingga dengan jelas dapat di pisahkan satu dengan yang lain. Sedangkan pengertian kita sehari-hari yang di sebut batu (stone) adalah benda padat dan keras. Pengertian batuan dalam ilmu geologi sangat berbeda sekali dengan pengertian kita sehari-hari. Batuan (rokck) dalam pengertian geologi tidak selalu merupakan masa yang padat. Seperti yang di uraikan terlebih dahulu. tetapi pasir yang lepas. Bentukan alam yang menyerupai pintu ini di sebut juga sea arc PEMBAHASAN 5. CaMg (co3)2. batu bara yang ringan ataupun lempung yang gembur dalam ilmu geologi di masukan kedalam istilah batuan. Batuan dolomite terbentuk dari mineral dolomite. maka baiklah terlebih dahulu kita mengerti tentang arti batuan dalam ilmu geologi. Batuan Dolomite Batuan dolomite: disini nama batuan dan nama mineral sama. Prosespembentukan dolomite dari limestone oleh proses dolomitisation: terjadi subtitusi dari Ca++ oleh Mg+ di air laut pada kondisi tertentu. Bisanya terjadi peralihan secara bertahap limestone ke dolomit. .Pintu kota merupakan daerah wisata yang menarik untuk di kunjungi. Dolomit tergolong ke dalam batuan sedimen karbonat yang merupakan kelas batuan sedimen (batuan yang terbentuk akibat proses pembatuan atau lithifikasi dari hasil proses pelapukan dan erosi yang kemudian tertransportasi dan seterusnya terendapkan) yang terutama terdiri dari mineral karbonat (terdiri dari kalsit (CaCO3) dan mineral dolomit (CaMg (CO3)2) ). atau dengan kata lain batuan adalah agregat alami dari satu atau beberapa mineral dan termasuk di dalan substansi yang non kristalin. 1.

Biotit juga berguna dalam menilai sejarah suhu dari batuan metamorf. dan lembar formulir hidrogen yang lemah ikatan bersama oleh ion kalium. metode ini dapat memberikan hanya usia minimum untuk sebagian besar batuan. Biotit kadang. mereka disebut "buku" karena menyerupai sebuah buku dengan banyak lembar halaman. Batuan konglomerat . Hal ini juga kadang-kadang disebut "mika hitam" sebagai lawan "mika putih" (muskovit) . Kadang-kadang disebut "mika besi" karena lebih kaya dari besi-phlogopite. dan terdiri dari lembaran fleksibel.kencan atau argon-argon dating. Ini adalah fenokris penting dalam beberapa varietas lamprophyre. Hal ini dapat transparan menjadi buram. Ontario. dengan nilai x lebih kecil dari satu.Mineral dolomit murni secara teoritis mengandung 45. Virginia dan North Carolina. magnesium. Biotit digunakan secara luas untuk membatasi umur batuan. Besi.3% CaCO3atau 30. Misalnya. 2. Isi [hide] 1 Properties 2 Kejadian 3 Menggunakan 4 Referensi  Properties Seperti mineral mika lainnya. fraktur tidak merata.9% MgO dan 54. Ketika biotit ditemukan dalam potongan besar. Ini merupakan konstituen penting dari schists metamorf banyak. CaMg(CO3)2atau CaxMg1-xCO3. Rumus kimia mineral dolomit dapat ditulis meliputiCaCO3. karena partisi besi dan magnesium antara biotit dan garnet sensitif terhadap suhu. biotit terjadi dalam lava Gunung Vesuvius dan di kompleks Monzoni mengganggu dari Dolomites barat. aluminium. dengan tabel untuk kristal prismatik dengan terminasi pinacoid jelas. seperti di New England. silikon.baik dalam beberapa bentuk batu. Karena argon lolos mudah dari struktur kristal biotit pada suhu tinggi.MgCO3.4% CaO. atau lamellae. memiliki vitrous untuk kilau mutiara. dan bahkan kuning saat cuaca. baik oleh potasium argon. Hal ini memiliki empat wajah dan dua prisma pinacoid wajah untuk membentuk kristal pseudohexagonal. terutama di pembuluh darah pegmatite. Meskipun tidak mudah terlihat karena perpecahan d an lembaran.  Kejadian Biotit ditemukan dalam berbagai batuan beku dan metamorf. yang mudah mengelupas. Tampaknya kehijauan sampai coklat atau hitam. dan garis abu-abu putih. Ia memiliki sistem kristal monoklinik. Biotit tidak memiliki kegunaan komersial 3. dalam beberapa kasus sisi-by-side. kejadian penting lainnya termasuk Bancroft dan Sudbury. Batuan biotite Biotit adalah lembaran silikat. dan terbentuk dalam komposisi yang sesuai mel alui berbagai tekanan dan temperatur.6% MgCO3atau 21. biotit memiliki belahan basal sangat sempurna. oksigen.kadang ditemukan dalam kristal cleavable besar. Biotit bawah cahaya terpolarisasi lintas secara umum dapat diidentifikasi oleh punah mata burung keriput itu.

sejumlah kecil orthopyroxene mungkin hadir. granit.strukturnya masif atau pejal. plagioclase. hanya saja fragmen yang menyusun batuan ini umumnya bulat atau agak membulat. maka batuan beku yang terjadi adalah basalt dengan tekstur halus. dan beberapa pyroxene-plagioclase cumulates dasarnya gabbro b erbutir kasar. yaitu memiliki ukuran butir 2-256 dan terdiri atas sejenis atau campuran rijang.dengan sifat batuannya tergolong basa.. Pada konglomerat. meskipun istilah vernakular microgabbro sering digunakan ketika descriptiveness tambahan yang diinginkan. Konglomerat hampir sama dengan breksi.derajat kristalisasi yang dimiliki oleh gabro yaitu hilokristalin dimana mineral penyusun dari gabro yaitu mayoritas adalah semuanya mineral kristalin.yang memiliki warna hitam kehijauan. amphibole. Konglomerat juga disebut sebagai batu pasir (sandstone) jika ukurannya pecah menjadi batu kecil.konglomerat adalah batu-batu ataupun kerikil yang telah mengalami diagenesis (sementasi) menjadi padat. tetapi teksturnya berbeda. dan ulvospinel. pecah-pecahan konglomerat memiliki ukuran dari sebesar batu kerikil sampai sebesar batu besar bulat. dimana butir-butir kerikil tersebut bentuknya bulatbulat/halus.The pyroxene ini kebanyakan clinopyroxene. susunan mineralnya seragam kasar. terutama ketika plagioclase telah berkembang lebih awal dari groundmass mineral. ilmenite. Jika jumlah orthopyroxene secara substansial lebih besar daripada jumlah clinopyroxene. . kehijauan atau berwarna gelap dan mengandung pyroxene. meskipun ini mungkin menunjukkan kristal acicular kebiasaan. kuarsa. dan olivin (olivin olivin gabbro ketika hadir dalam jumlah besar). batu kemudian sebuah norite. dan lain-lain. meskipun mungkin porphyritic di kali.Gabbro umumnya berbutir kasar dengan ukuran kristal dalam kisaran 1 mm atau lebih besar. Jadi Gabro dan Basalt keduanya mempunyai susunan mineral yang sama. dari besi-titanium oksida seperti magnetit. Butiran-butiran pasir terdiri dari berbagai mineral. Konglomeratadalah batuan sedimen dengan ukuran butir lebih besar dari 2 mm dengan bentuk butiran yang membudar. Kelompok batuan dalam yang sering disebut Gabro. Konglomerat juga merupakan batu kerikil yang saling rekat. Quartz gabbros juga diketahui terjadi dan mungkin berasal dari magma yang sudah selesai-jenuh dengan silika.berwarna gelap karena sebagian besar mineral penyusunya adalah piroksen dan olivine.(Silica kejenuhan dari batu dapat dievaluasi oleh normatif mineralogi)Gabbros mengandung jumlah kecil. Batuan gabbro Gabro adalah batuan beku dalam dimana sebagian besar mineral-mineralnya adalah olivine dan piroksin. Sedangkan Felsparnya terdiri dari felspar plagioklas Ca. Teksturnya kasar atau phanerik. terutama adalah kuarsa.Gabbro adalah padat. Essexites mewakili magma gabbros yang orangtuanya berada di bawah jenuh dengan silika. biasanya beberapa persen. Kalau dia membeku lebih cepat karena mencapai permukaan bumi. terjadi proses transport pada material-material penyusunnya yang mengakibatkan fragmen-fragmennya memiliki bentuk yang membulat dan mempunyai sifat batuan yang asam 4. karena mempunyai waktu pendinginan yang cukup lama didalam litosfir. menyebabkan pembentukan feldspathoid mineral nepheline. Gabro terbentuk sebagai tubuh intrusi dan merupakan batuan yang umum terdapat dimanamana.tekstur faneritik.Gabbro mungkin sangat kasar berbutir untuk pegmatitic.Gabbro biasanya equigranular dalam tekstur. Berbutir lebih halus ekuivalen gabbro disebut diabase.

yaitu mika. horndlende. Batuan ini adalah batuan metamorf kelas menengah antara phyllite dan gneiss. Warna nya yang gelap mengindikasikan bahwa batuan ini terbentuk dari magma yang bersif at basa. Batuan ini pejal atau massif karena tidak mengalami gaya endogen yang mengakibatkan adanya retakan. Mineral pada batuan ini umumnya terpisah menjadi berkas-berkas bergelombang yang diperlihatkan dengan kristal yang mengkilap. Penjajaran seperti inilah yang disebut . dll). Sekis merupakan batuan metamorf foliated yang berkembang dengan baik. feldspar. Cirri utama dari batuan ini adalah adanya pita lapisan hitam yang berturut-turut bergantyian dari mineral-mineral chlorite. dll) dan Sebagai agregat. jadi kami menyimpulkan nama batuannya adalah sekis hijau. grafit. berdasarkan pengamatan melalui praktikum dapat di ketahui bahwa batuan sekis yang terdapat di sekitar daerah pintu kota adalah batuan sekis kuning Batuan sekis kuning merupakan batuan yang komposisi mineralnya yaitu mineral sterss yaitu suatu mineral yang stabil dalam kondisi tekanan di mana mineral ini dapat berbentuk pipih atua tabular. 5. prismatik. klorit. mika dan amphibole Jenis batuan ini adalah hasil dari proses metamorfosa dengan tekanan yang sangat tinggi. Kebanyakan batuan ini mengandung mika yang signifikan sehingga kemungkinan batu akan mudah terpotong-potong tipis. talk. dari ukuran mineral Kristal yang kasar.Batuan ini membeku pada kedalaman dangkal atau merupakan intrusi dangkal sehingga termasuk pada batuan beku hypabisal. Batuan sekis Schist (sekis) adalah batuan metamorf yang mengandung lapisan mika. Walaupun ada bebeapa batuan geiss kelihatannya seperti batuan schist. Batuan gneiss Batuan gneiss Merupakan batuan yang terbentuk dari hasil metamorfosisme batuan beku dalam temperatur dan tekanan yang tinggi. Struktur foliasi dihasilkan oleh penjajaran mineral pipih yang berukuran relatif besar seperti mika. sekis garnet karena mengandung sejumlah besar garnet dan sekis muscovite karena mengandung sebagian besar mika muskovit Batuan sekis tarbagi menjadi dua yaitu batuan sekis hijau dan batuan sekis kuning. tapi jenis ini tidak muda di belah seperti pada batuan schist. Lapisan ini sifatnya bias mmelengking. dan hematit. Kegunaan : Kegunaan basalt sebagai bahan baku industri poles (tegel. maka mineral tersebut akan tumbuh tegak lurus terhadap arah gaya. jalan. orna men.Petrogenesa : Batuan beku ini terbentuk langsung dari pembekuan magma. Dalam Gneiss dapat diperoleh rekristalisasi dan foliasi dari kuarsa. Perlu kita ketahui sekis adalah batuan berfoliasi bertekstur sedang hingga kasar. biotite. 6. Batuan sekis terdiri dari tiga tipe yaitu sekis klorit karena mengandung sejumlah besar klorit. jembatan. biasanya dalam bentuk tubuh batua n beku dyke atau sill. bahan bangunan / pondasi bangunan (gedung. Setelah kami mendiskripsi hasilnya kami langsung masukkan kedalam jurnal dan batunya kami gambar dengan dua dimensi.

baik yang berukuran kecil maupun besar. Mineral lempung pada proses metamorfosis bisa memunjulkan mineral kwarsa.schistosity. Vegetasi Yang Ada Di Daerah Pantai Pintu Kota Gb.5 vegetasi yang ada di daerah pantai pintukota Vegetasi atau tanaman yang ada di sekitar pantai pintu kota hampir sama dengan vegetasi yang ada pada daerah pantai umumnya. Vegetasi merupakan tanaman yang berada di sekitar daerah tersebut. Pengertian schistosity berasal dari schistos (greek) yang berati dibagi atau dapat dipisahkan. klorit sekis. No Nama Vegetasi Jenis Vegetasi Ukuran Vegetasi 1 pohon kelapa tanaman besar . dan vegetasi yang ada di atas pintu kota 1. vegetasipun menjadi objek yang di teliti. amfibol sekis dll. mika sekis. vegetasi yang ada di pantai pintu kota. feldsfar. 2. Sekis merupakan batuan metamorfik yang mempunyai derajat paling lebih tinggi dari pada slate. Foliasi pada sekis dibedakan dengan slate oleh besar butir mineralnya. dapat di kelompokan menjadi 2 yaitu 1. Adapun jenis vegetasi yang terdapat di pintu kota. maka vegetasi yang ada pada daerah tersebut adalah sebagai berikut. amfibol. Seperti namanya batuan berfoliasi dapat dengan mudah dipecah melalui bidang belahan (cleavage) pada mineral pipih yang sejajar. Pada sekis mineral-mineralnya dapat diidentifikasi tanpa bantuan mikroskop. Kehadiran mineral-mineral tersebut dimamfaatkan untuk membagi sekis menjadi berbagai varietas seperti.1. dan berdasarkan hasil pengamatan langsung di lokasi tersebut. VEGETASI Selain batuan yang ada di sekitar lokasi pintu kota. garnet. dan mineral-mineral yang lain.

6 vegetasi yang berada di atas pintu kota Vegetasi yang ada di atas pintu kota berbeda dengan vegetasi yang ada di daerah pantai. adapun jenis vegetasi yang ada di lokasi tersebut antara lain .2 daun tikar tanaman hutan sedang 3 bintanggor tanaman hutan sedang 4 pohon ketapang tanaman besar Table 1.5 jenis vegetasi yang ada di atas pintu kota . vegetasi yang ada di atas pintu kjota umumnya berukuran kecil.4. No Nama Vegetasi Jenis Vegetasi Ukuran Vegetasi 1 pohon akasia tanaman sedang 2 pohon jati tanaman kebun besar 3 pohon salawaku tanaman hutan besar 4 lantoro tanaman hutan sedang 5 pohon timun tanaman hutan kecil 6 pohon jambu biji tanaman kebun kecil 7 kutikata tanaman hutan sedang Table 1. Vegetasi Yang Ada Di Atas Pintu Kota Gb 1. jenis vegetasi yang ada sekitar pantai 2.

 batuan terdiri dari batuan beku.2. kami sarankan agar praktikum ini sering di lakukan agar mahasiswa lebih mengenal objek yang di kaji secara detail baik jenis batuan yang dapat dilihat dari warna. Saran Dengan adanya praktikum di sekitar daerah pintu kota. sediment serta metamorf  mineral yang terkandung dalam batuan dapat di identifikasi berdasarkan sifat fisik dan kimia batuan  batuan yang terdapat di sekitar daerah pintu kota umumnya terdiri dari koral dan karang  terdapat sesar naik dan turun di daerah yang berada di atas pintu kota 5.1.Daerah yang tepatnya diatas pintu kota. Kesimpulan Praktikan menggunakan bantuan Lup dalam menganalisa batuan beku secara megaskopis. baik pada mata kuliah geologi Indonesia maupun mata kuliah yang lainnya DAFTAR PUSTAKA . karena beberapa mineral penyusun batuan ada kemiripan fisik yang sulit diamati dengan mata telanjang. maupun mineral penyusunnya. mengalami pengangkatan atau sesar naik sebanyak dua kali BAB V PENUTUP 5. tekstur. Komposisi.

id www.scribd.tgl akses 3-10-2010 ( Sumber : Frans Edward Ricardo. Rabbaani Shibghatullah.co.com/2009/05/08/batuan-metamorf/comment-page-1/ ( Sumber : M.www. http://www.wikipedia. MAKALAH PETROLOGI.google. GENESA BATUAN BEKU GABRO DAN PENDESKRIPSIANNYA ).co. tgl akses 3-10-2010 ) bahan ajar geologi umum oleh dosen mata kuliah yang bersangkutan DAFTAR TABLE Tabel1.1 Mineral-mineral silikat yang umum .com www. http://www.id www. 2010.gallery.minerals.scribd.com/ doc/24234727/PETROLOGI-2.net http://suaragea. 2010.com/doc/27648071/Tugas-Minggu-III-Genesa-B atuan-Beku-Gabro-Dan-Pendeskripsiannya.

2H2O CaSO4 Untuk perekat Untuk perekat Halida Halit Fluorit NaCl CaF2 Garam manapun Industri logam Karbonat Kalsit Dolomit Malasit CaCO3 CaMg(CO3)2 Cu(OH)2CO3 Semen portland.no 1 2 mineral olivin Group piroksin Komposisi kimia (Mg.fe) Si03 Belahan struktur silikat tidak ada tetrahedon tunggal Dua arah saling tegak lurus.fe) Si04 (Mg.2 mineral non silikat Group Mineral Formula Kegunaan Oksida Hematit Magnetit Korondum Fe2O3 Fe3O4 Al2O3 Bijih besi Bijih besi Abrasive Sulfida Galena Sfalerit Firit Kalkofirit PbS ZnS FeS2 CuFeS2 Bijih umbal Bijih seng Bijih tembaga Sulfat Gipsum Anhidrit CaSO4. Unsur native Emas Tembaga Intan Sulfur Grafit Au . Struktur rantai Dua arah 60o dan 120o Rantai ganda 3 Group ambifol (Ca2Mg5)Si8O22(OH)2 4 Mika (Muskovit) 5 (Biotit) KAl3Si3O10(OH)2 Satu arah Lembaran 6 7 Feldspar (Ortoklas (Plagioklas) KalSi3O8 8 Kuarsa SiO2 Dua arah saling tegaklurus Lembaran Tidak ada Rangkaian tiga dimensi Tabel 1.

5 jenis vegetasi yang ada di atas pintu kota No Nama Vegetasi Jenis Vegetasi Ukuran Vegetasi 1 pohon akasia tanaman sedang 2 pohon jati tanaman kebun besar 3 pohon salawaku tanaman hutan besar 4 lantoro tanaman hutan sedang 5 pohon timun tanaman hutan kecil 6 pohon jambu biji tanaman kebun kecil 7 kutikata tanaman hutan sedang . 3. INTERMEDIET BASA ULTRA BASA 55-65 45-55 <45 Table 1. 4.Table 1.4. jenis vegetasi yang ada sekitar pantai No Nama Vegetasi Jenis Vegetasi Ukuran Vegetasi 1 pohon kelapa tanaman besar 2 daun tikar tanaman hutan sedang 3 bintanggor tanaman hutan sedang 4 pohon ketapang tanaman besar Table 1. tipe batuan dan tingkat keasamannya 1.3. TIPE BATUAN ASAM KANDUNGAN >65 2.

3. Contoh dari batuan sediment Gb. Contoh dari batuan metamort .DAFTAR GAMBAR Gb.1.2. Contoh dari batuan Gb.1.

4 letak geografis pintu kota Dolomit Biotite .Gb.1.

5 Vegetasi Yang Ada Di Daerah Pantai Pintu Kota . 1.Konglomerat gabro Gneiss Peridotit sekis Pintu Kota Gb.

6 Vegetasi Yang Ada Di Atas Pintu Kota DAFTAR ISI .Gb 1.

2 Bahan dan Alat Praktikum 3.3.3. kimia dan optik) BAB III METODE PRAKTIKUM 3.3 Tahap pengolahan data 3.2 Tujuan praktikum 1.1 Klasifikasi Batuan 2.3 Sifat Batuan (fisik dan kimia) 2.3.2 Klasifikasi Mineral 2.3.4 Analisis kimia bataun BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN BAB V KESIMPULAN DAN SARAN DAFTAR PUSTAKA .4 Sifat Mineral (fisik.3 Tahapan Praktikum 3.3 Manfaat praktikum BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.2 Tahap kegiatan lapangan 3.3.1 Lokasi Dan Waktu Praktikum 3.4 Analisis fisik batuan 3.HALAMAN JUDUL KATA PENGANTAR DAFTAR ISI DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR BAB I PENDAHULUAN 1.1 Tahap persiapan praktikum 3.1 Latar belakang praktikum 1.