You are on page 1of 5

PERILAKU SAKIT

Kesehatan: Dimensi

biologis,

sosial,

3.

cara untuk mendapatkan perhatian dari

budaya dan psikologi

Penyakit : Dimensi biologis

Sakit

Tingkah laku sakit sebagai salah satu
orang lain.

: Dimensi sosial, psikologi

4.

Rumah sakit digunakan sebagai tempat
hiburan istirahat.

5.

Andrew T. Twaddle

alat pengawasan sosial.

Penyakit
Fenomena objektif yang dapat diukur
melalui

pemeriksaan

6.

gejala sakit yang ada pada penderita.

sehat yang pada umumnya lebih menjadi
pusat perhatian si penderita.

laku

sakit

juga

digunakan

sesuatu (prioritas).
7.

Sakit

sebagai

perwujudan

untuk

menembus dosa.

Sakit
Fenomena subjektif dari keadaan tidak

Tingkah

sebagai alat kontrol untuk memperoleh

laboratorium,

observasi langsung dan melalui gejala-

Tingkah laku sakit digunakan sebagai

Sick Role Model

Talcott – Parson

Hak pasien:

Allan Young

Dibebaskan dari tanggung jawab

Sakit

Memperoleh

berhubungan

dengan

keadaan

hingga

sembuh

Persepsi dan pengalaman seseorang
yang

perawatan

timbulnya yang dirasakan tidak enak.

Kewajiban pasien:

Berkewajiban untuk berusaha untuk
cepat sembuh


1.

Peranan Sosial dari Keadaan Sakit

Berkewajiban mencari pertolongan

(Foster)

dan

Sakit:

untuk

Memberikan kebebasan dari tekanan-

sakitnya

tekanan hidup yang tidak dapat lagi

bekerjasama
dapat

dengan

segera

dokter

mengatasi

Kelemahan (Kossebum at all):

ditahan.

Diterapkan hanya pada kasus akut

 Kegagalan dalam menjalankan fungsi

Penyakit kronis / degenerasi

normal
 Jalan

pemecahan

menghadapi

tekanan sosial
2.

Tingkah laku sakit sebagai salah satu

Tidak

mengganggu

peranan

secara total

Aktivitas fisik berkurang tetapi
tidak pada aktivitas sosial

cara untuk menutup kegagalan yang
telah dilakukan seseorang.

Inke Nadia 01-101

Traditional remedy 4. No action 2.Tidak menyebar secara merata  Konsep di masyarakat Kerangka Kerja Pelayanan Kesehatan  Penyakit jiwa  Terapi mementingkan pasien selalu aktif Persepsi 2 konsep yang berbeda-beda tentang sehat . Unit analisa Tipe  Untuk memisahkan berbagai pelayanan  6. Usaha dan Perubahan Perilaku   Perubahan Perilaku: 1.sakit  Tahapan Sakit 1. Tahapan dimana pasien perlu mendapat Penilaian sosio budaya masyarakat Penilaian persepsi dan perilaku perawatan media yang professional 4. Tujuan 3. 2. Tahapan penyembuhan dan rehabilitasi  Kerangka Kerja Utama: 1. Kategori berorientasi perorangan Perilaku Sehubungan dengan Pelayanan Kesehatan  Kategori berorientasi publik  Pendahuluan: Pelayanan Kesehatan – Pemakaian Pribadi (Individual Ostomer) Disease with no illness Kerangka Kerja Anderson – Newman Disease with illness  Pengukuran berdasarkan pengamatan pelayanan kesehatan pribadi. Self treatment 3. Tahapan dimana individu berperan sebagai pasien 5. Private physicians Determinants dari individu bervariasi untuk setiap penggunaan  Tujuan  Primary :  Secondary :  Tertiary : Preventive care Treatment Stability Inke Nadia 01-101 . Chemist shop 5. Tahapan dimana seseorang dikatakan Fasilitas dipakai atau tidak dipakai Perubahan lambat dan cepat  sakit dan memerlukan perawatan 3. Tipe 2. Tahapan dimana pasien merasakan Perilaku Pencarian Pengobatan adanya gejala sakit 2. Modern facilities  Terdiri dari: 1.

Kontak  Volume  Episode  Disebabkan oleh ciri khas individu 5. reminders. Kerangka Teori (Lewin) Untuk  meringankan kebutuhan masa depan peramalam pelayanan Variabel perilaku individu untuk melawan penyakit: kesehatan  Kerentanan yang dirasakan Untuk menentukan ada / tidak adanya  Keseriusan yang dirasakan pelayanan dari pemakaian pelayanan  Manfaat yang berat sebelah dan rintangan yang dirasakan   untuk Untuk menilai pengaruh pembentukan  pihak 2.  Custodial : Individual need 4. menyarankan memanipulasi Unit Analisa   Untuk Isyarat atau tanda-tanda The Health Belief Model Modifying factors Likelihood action Demographic and sociopsychological Perceived benefits of preventive action – perceived barriers to preventive action Individual perception Perceived susceptibility Perceived seriosness Perceived of disease Ways of action (mass media. kebijaksanaan yang berbeda-beda Riset cara-cara perubahan yang diinginkan  Anderson – Newman Model 1. Jenis-jenis model: Demographic model Cth: Pelayanan RS / 100 orang /  Social structure model tahun  Psychological model  Family resource model  Community resource model  Organization model (determinants):  Health system model Untuk melukiskan hubungan kedua belah  Health belief model tentang faktor-faktor antara penentu determinant dari penggunaan pelayanan kesehatan. etc) Likelihood of taking action Recommended preventive health action Inke Nadia 01-101 . posters. program kesehatan baru  3.

memberi perhatian penuh terhadap kesejahteraan pasien Kewajiban Orang Sakit:  untuk penjelasan perawatan kepada orang lain  Dokter dianggap ahli / mampu / sembuh dari Bentuk dan Hubungan antara Dokter dan penyakit  Dapat mencari penyembuhan sendiri Pasien atau meminta bantuan orang lain Menurut Szaz & Mollander: Mencari pengakuan.Ilustrasi Model Anderson Predisproses Enabling Aced Demographic Health Service Use Family resources Perceived Social Structure Community resources Evacuated Health belief Hak dan Kewajiban Orang Sakit  Hubungan antara Dokter dan Pasien   Perbedaan latar belakang dan konsep Hak Orang Sakit:  Bebas dari segala tanggung jawab  sosial yang normal   sakit Peranan dokter dalam usaha mengobati Tuntutan terhadap organisasi. Tuntutan terhadap organisasi berpengetahuan masyarakat  Hak-hak menuntut bantuan 2. nasihat dan 1. Hubungan pemberi petunjuk – kooperatif Hubungan Dokter. akrab. (mechanic): kerja 1. Hubungan Rumah sakit sebagai masyarakat kecil berpartisipasi dengan kebudayaan sendiri  Sub kebudayaan pasien  Sub kebudayaan petugas kesehatan : Dokter keduanya menurut kepada pasien Sub kebudayaan:  Friedson dimana  Sickness & Society (Hollingshedd) Perbedaan dalam kebudayaan – konflik dalam interaksi Inke Nadia 01-101 .   Kewajiban untuk memberi Dokter seorang yang berfigur baik. Perawat dan Pasien    3. Hubungan aktif – pasif kerjasama para ahli 2.

dll) : yang dapat menimbulkan kerjasama: Masalah ketidakpastian   Pasien Hal-hal positif yang berasal dari dokter terhadap symptom  penyakit pasien dan memberi pendidikan Dokter terhadap diagnosa dan kesehatan terapi  Secara terus menerus memonitor Masalah bukan penyakit / bukan agar supaya pasien mengikuti masalah medis nasehat dokter dan puas terhadap 4. Explanatory model dalam menjalankan tugas Menggali persepsi dan pengetahuan pasien tentang penyakitnya 2. (konseling. Masalah tidak adanya kerjasama 3. Petunjuk untuk intervensi alternatif Permasalahan dalam hubungan: 1. Masalah komunikasi perawatannya 5. 2. psikoterapi. 1. Permasalahan hubungan dokter dan perawat Masalah akibat sakit Permasalahan diluar masalah sakit Frustasi akibat perbedaan persepsi 3. Adanya hak istimewa dokter  menentukan diagnosa 2.    Tempat Negosiasi antara perbedaan persepsi dan tujuan pengobatana dari pasien  Memberikan informasi kepada pemberi pelayanan kesehatan  Hubungan Dokter dan Perawat Informasi  Dilema dalam area perawatan (Benne & Pemecahan masalah (Kleinman): Bennis): 1. Masalah profesi Inke Nadia 01-101 .