You are on page 1of 20

BAB 16

Pasien dan Keluarga – Inti dari Perawatan
Bedah Anak
Sherif Emil
“saya adalah seorang ibu dari anak yang lahir dengan trisomi
13. anak perempuan saya meninggal di rumah pada tanggal 13
April 2010, saat ia berusia 5 tahun. Ia tidak diperkirakan dapat
hidup selama itu, tetapi ia memiliki perjuangan besar untuk
mengalahkan penyakit nya. Selama beberapa bulan terakhir
hidupnya, saya diperkenalkan untuk perawatan supportif/ paliatif.
Program

ini

berfokus

membantu

nya

untuk

melengkapi

kehidupan nya, kehidupan keluarga saya, kehidupan keluarga
kami. Saya berharap program ini sudah ada sejak ia lahir.
Dengan

fokus

pada

kualitas

hidupnya,

daripada

mencoba

memperbaiki sesuatu, anak perempuan saya jarang dirawat di
rumah sakit, dan memiliki waktu istimewa bersama kami di
rumah. Ia memiliki penanganan nyeri yang lebih baik dan dapat
hidup lengkap, yang saya percaya ia hidup baik selama beberapa
bulan terakhir”.
Tulisan ini merupakan tulisan pertama dalam sejarah yang
panjang digambarkan dari teksbok, bab ini dipersembahkan
kepada Pusat Perawatan Pasien dan keluarga (PFCC). Tulisan ini
sangat cocok,karena pada abad 21 dasar dari PFCC telah
menyebar pada setiap bagian ilmu kedokteran, termasuk bedah
anak.

Beberapa

merasa

bahwa

prinsip

ini

merupakan

kepercayaan dini, secara politik koreksi terhadap apa yang selalu
ahli bedah lakukan. meskipun benar bahwa kemampuan, empati,
etika ahli bedah dan kemampuan komunikasi dijalankan pada
PFCC, konsep ini jauh dari kecakapan, empati atau komunikasi.
Selama 20 tahun terakhir, PFCC berkembang dalam disiplin ilmu

kesehatan, dengan dalam jumlah besar penelitian, publikasi dan
program.

Tinjauan

sistematik

menjelaskan

bahwa

PFCC

meningkatkan ketaatan pada protokol penanganan, menurunkan
morbiditas dan memperbaiki kualitas hidup pasien. Bab ini
bertujuan untuk memperkenalkan ahli bedah disiplin ilmu baru
dan untuk menekankan pengaruh positif yang mungkin dari PFCC
dalam praktek bedah anak.
Definisi
Institut

Pusat

Perawatan

Keluarga

dan

Pasien

(IPFCC)

di

Bethesda, Maryland merupakan organisasi non profit yang
didirikan pada tahun 1992 dengan misi untuk mengembangkan
pemahaman dan praktek PFCC dan untuk menemani pasien,
keluarga, dan tenaga kesehatan profesional untuk memadukan
konsep PFCC dalam setiap aspek perawatan kesehatan. Institut
mengartikan

PFCC

sebagai

pendekatan

inovatif

untuk

merencannakan, menjalankan dan menilai pelayanan kesehatan
menilai pengaruh menguntungkan pasangan antara petugas
kesehatan, pasien dan keluarga. Inti dari konsep PFCC adalah (1)
rasa hormat dan martabat, (2) membagi informasi, (3) partisipasi
dan (4) kolaborasi. Pada laporan teknik terakhir dan pernyataan
kebijakan, dimana penulis adalah ahli bedah anak, the american
academy of Pediatrics (AAP) mempertimbangkan konsep yang
sama ini sangat penting. Institute menawarkan banyak sumber
pada web site nya, dan pasangan dengan kelompok praktek dan
organisasi kesehatan untuk membantu memadukan konsep ini ke
dalam lingkungan perawatan kesehatan. Beberapa berbeda dari
perawatan medis tradisional dan PFCC, dapat dilihat pada tabel
16-1.
Latar belakang

dan pada banyak keadaan penyembuhan terganggu dan anak menjadi cengeng yangdapat diturunkan oleh keberadaan orang-orang yang mencintainya. Oleh karena itu. D’Arcy Power menuliskan sebagai berikut : “Bila operasi diputuskan. sangat baik anak dianjurkan berada pada dirumah” . dipublikasikan pada tahun 1895.Apa yang mungkin pada teksbook bedah anak dalam bahasa Ingris. Hanya pada kasus tertentu ibu mempercayakan kepada perawat setelah operasi serius. umumnya ditemukan hasil yang lebih baik jika anak dikeluarkan dari tempat biasa dan ditempatkan pada tempat yang diberikan perawatan khusus.

Pad apertengahan tahun 1990 an. tentusaja memasukkan masalah fisik. Baru-baru. perhatian mereka mulai pada masalah psikososial sekitar perawatan bedah anak. Zaidi dan rekan . Ia menekankan pentingnya persiapan mental pre operasi di rumah dan peranan orang tua pada anak yang akan dilakukan pembedahan. Dr. penanganan anomali kongenital dan perawatan bedah anak pada umumnya. Caniano mengantar dalam etika bedah anak. hasil penelitian ini mulai mulai meneliti pengaruh intervensi orang tua dan penjaga anak. Ia mengeluarkan paradigma memisahkan anak dari keluarganya dengan penekanan membiarkan “dapat secara serius menurunkan kepercayaan anak pada ibu atau ayahnya. penelitian luaran untuk setiap operasi anak mulai mencari pada emosional dan perkembangan yangd ihasilkan pada anak. Perbedaan antara Perawatan Tradisional dan Pusat Perawatan Pasien dan Keluarga Merupakan paradigma yang sangat penting mengenai perawatan bedah anak pada awal abad 20. karena bab yang sama menjelaskan anak post operasi terbelenggu oleh pemasangan infus intravena pada pergelangan tangan dan kaki. Pada dekade lalu. tak dapat dielakkan menghasilkan perhatian pada perubahan keluarga “gambaran besar” selama konsultasi janin. Robert Gross menyimpulkan “preparasi fisik” untuk operasi pada teksbook bedah anak. Pada satu penelitian terakhir. Gross ingin meningkatkan peranan keluarga kemungkinan melebihi sumber yang tersedia pada waktu itu. Ahli bedah anak terus menghadapi tantangan. pada tahun 1953.Tabel 16-1.

meneliti pandangan penjaga anak setelah pemotongan esofagogastrik yang menyebbakan kerusakan neurologis anak dengan penyakit gastroesofageal refluks yang berat. Pennelitian lain mencari hasil khusus di masa lalu dari terapi. Tipe penelitian ini menghasilkan konsep keberhasilan luaran fisik yang tidak perlu diterjemahkan ke dalam hasil terbaik keluarga dan pasien. agama dan kebercayaan dan keadaan ekonomi mencari perawatan bedah untuk anak mereka. Ahli bedah anak. Akhirnya. Kekuatan immigasi dan globalisasi menghasilkan banyak kota internasional dan masyarakat. untuk menganalisa emosional kualitas hidu panak juga derajat tekanan pada orang tua. Ahli bedah dapat memperlihatkan penghormatan mereka pada keluarga dan . Ahli bedah tidak setuju dengan keluarga. juga mempertahankan kepercayaan diri pasien. ahli bedah menemukan dirinya terasing dengan pendekatan dan keputusan anak dan orang tua. dimana orang berbeda kebudayaan. Pada waktu itu. mempengaruhi interaksi dengan sistem medis. Latar belakang orang tua dan sistem kepercayaan. Paice dan rekan baru-baru menghasilkan kemungkinan orang tua dalam ruang operasi. pada dua percobaan kontrol acak untuk perforasi apendisits dengan abses. bedah anak telah berjalan selama 100 tahun. pandangan peranan besar prosedur ini tidak diperkirakan sangat memuaskan penjaga anak. mencakup sensitivitas terhadap jenis kelamin. harapan mereka pada petugas medis dan keputusan mereka mengenai perawatan anak mereka. menemukan diri mereka menjalankan kebudayaan multi cultural. khususnya di negara maju. Konsep inti Rasa Hormat dan Martabat Setiap orang seharusnya diterapi dengan rasa hormat dan berdasrakan pada martabat dan nilai seseorang. ras dan perbedaan budaya.

memahami pandangan mereka. tetapi tidak ada yang lebih penting daripada komunikasi yang efektif. Kemampuan komunikasi yang . Fortier dan rekan baru-baru melaporkan kebanyakan anak berusia lebih dari 7 tahun berkeinginan mendapatkan informasi lengkap mengenai bedah yang akan mereka alami. transparansi dan dukungan. buku. Komunikasi Kita hidup dalam era informasi. Informasi yang tepat dan akurat yang diberikan kepada pasien dan keluarga merupakan salah satu tanda praktek medis pada abad 21. seperti reputasi ahli bedah dan kemampuan ahli bedah. Namun. untuk menurunkan kecemasan orang tua. Pada kenyataan. internet) tidak meningkatkan pemahaman orang tua mengenai risiko operasi yang anak akan dapatkan. Klinisi merasa dorongan untuk memberikan informasi. dan berusaha melihat diluar pengalaman petugas lain. komunikasi yang efektif melebihi membagi informais. Memberikan penghormatan bukan merupakan tanggung jawab utaa ahli bedah. Tanggung jawab untuk memerikan informasi ini terutama oleh ahli bedah. empati. sebagai contoh AAP berulang kali menyebutkan persamaan hukum bila anak dalam keadaan berbahaya. Salah satu langkah yang memerlukan lebih banyak kepercayaan adalah menyerakan anak mereka kepada ahli bedah. orang tua dari anak yang dilakukan pembedahan ingin mendapatkan informasi periopearasi yang komprehensif. Ide ini disangkal oleh bukti kuat. keharuan. untuk memasukkan pemahaman. karena barubaru memberikan informasi yang didapatkan dari tempat lain (dokter umum. tindakan ini memerlukan pembentukan kepercayaan besar terhadap banyak faktor. Membagi informasi sering terjadi lewat komunikasi.menunjukkan rasa hormat ahli bedah kepada keluarga dengan mendengarkan secara seksama. majalah popular. tanpa membebaskan aksi didasarkan pada kepercayaan.

Setelah meilai konsulitas bedah prenatal karena hernia diafragma kongenital (CDH). Caniano dan Baylis menekan pentingnya interaksi seperti itu. rencana untuk koreksi anomali kongenital. Komunikasi ini mencakup konsultas prenatal.baik merupakan inti yang sangat penting yang dapat memperbaiki luaran terhadap kesehatan. tetapi pada keadaan tertentu memerlukan perhatian khusus untuk berkomunikasi jika PFCC diberikan. dimana tidak ada intervensi bedah yang efektif. ketaatan pasien yang lebih baik. Mereka biasanya belajar apa yang akan terjadi di masa depan pada bayi mereka. terapi dan hasil yang mungkin dari tindakan. memberikan perawatan. dan meningkatkan kepuasan terhadap pelayanan. dan menurunkan keluhan malpraktek. Komunikasi jelas meruapakan pelayanan harian ahali bedah anak. Aite dan rekan menemukan 70% pasien mengalami kesulitan mengikuti penjelasan ahli beadh atau bertanya karena ketakutan dan emosi . Meskipun konsulitas ini belum terbukti dapat memperbaiki hasil. Komunikasi juga membantu ahli bedah dalam memberikan laporan awal pada orang tua dan dalam memulai membangun hubungan saling percaya. Orang tua secara khusus perhatian pada gambaran anomali. konsulitasi memiliki tujuan penting dalam memberikan informasi penting kepada orang tua sebelum persalinan terjadi. komunikasi anak yang mengalami kematian dan memberikan informasi mengenai kesalahan bedah dan kejadian buruk. khususnya pada keadaan dimana pasangan memilih untuk mendapatkan hasil yang sangat diinginkan (kadangkadang didapatkan kesulitan) pada kehamilan yang disertai malformasi janin yang mengancam jiwa. Konsultasi prenatal oleh ahli bedah anak dengan orang tua yang memiliki anak dengan anomali kongenital telah menjadi tindakan rutin di negara maju. menyandarkan pada diagnosis kanker. termasuk fungsi sosial anak nya dan interaksi dengan keluarga dan masyarakat.

Alasan ketidakpastian mengenai pengaruh prenatal dan kurangnya perencanaan penanganan yang ditetapkan. Follow up oleh ahli bedah atau dukunga petugas medis setelah konsultasi awal dapat meningkatkan komunikasi. Banyak anomali kongenital menghasilkan pengaruh menetap terhadap dinamika keluarga. konsulitas karena lesi menghasilkan prognosis yang lebih baik. Untungnya. Diagnosis kehiudpan baru kanker merupakan hal utama pasien dan keluarga. dimana ahli bedah menyandarkan pada setiap informasi yang berhubungan. Bedah koreksi anomali kongenital. keluarga. sering tidak pernah mendengarkan anomali atau pandangan bahwa bayi baru lahir mereka dapat mengalami dan selamat setelah menggambarkan bedah bahan mayor. yang kurang efektif menurunkan kecemasan orang tua daripada konsulitas karena CDH. dapat Syarat secara besar tertulis dan meningkatkan komunikasi. seperti malformasi adennomatoid kistik kongenital. keluarga lebih tertarik pada gambaran anomali dan prognosisnya. sosial dan keuangan keluarga. Data ini menjelaskan kemungkinan defisiensi yang mungkin pada konsultasi prenatal tunggal. dalam kebanyakan malignansi pada anak dan hematologi memiliki prognosis yang . Menariknya. Pemahaman stadium ini membuat ahli bedah dapat secsara efektif berhubungan dengan keluarga segera pada periode perioperatif dan setelahnya. adanya komunikasi lain memberikan tantangan bagi ahli bedah anak. bahkan keluarga. Droatar dan rekan menjelaskan lima tingkatan reaksi orang tua setelah melahirkan bayi dengan malformasi kongenital (tabel 162). sedangkan setelah operasi. yang dapat mempengaruhi pernikahan. Sebelum operasi.besar mereka. mereka tertarik pada proses penyembuhan dan penilaian kualitas hidup jangka panjang. Sama dengan lima stadium yang dijelaskan oleh Elizabeth Kubler-Ross. khususnya pada keadaan tidak adanya diagnosis prenatal.

emosional integritas komunikasi dan hubungan dan dukungan orang koordinasi oleh tua-anak staf. Harapan sering dikenali sebagai komponen penting untuk penyembuhan. Dokter perlu kekuatan untuk membahas penyakit yang mengancam jiwa secara terbuka. ahli bedah seharusnya ingat harapan tidak secara statisitik. Penjelasan secara khusus dan berulang mengenai rencana terapi dan penjelasan lain secara khusus penting. Kita dapat melihat prioritas utama komunikasi. yang sering harus menyesuaikan dengan emosi mereka. Hal ini dapat dijelaskan pada awal diskusi. ke ekspresi mempertahankan petugas. akses perawatan. Meskipun informasi seharusnya diberikan secara bebas kepada orang tua dan anak. Peneliti pada rumah sakit anak Boston mengenali enam prioritas orang tua pda akhir perawatan pada unit perawatan intensif anak – disebutkan. ahli bedah seharusnya tidak mencoba menghilangkan setiap harapan bagi pasien dan keluarga. karena kebanyakan orang tua akan secara otomatis mengingat anggta keluarga atau orang yang dicintai yang mati karena kanker. keadaan emosional orang tua sering menghasilkan pandangan yang lebih buruk pada saat pertama kali diagnosis disampaikan. Perasaan bersalah terhadap anak dan keluarga sering mengganggu kemampuan ahli bedah untuk merawat. meyakinkan keluarga bahwa mereka tidak sendiri selama pengalaman sulit ini. harapan dan informasi lengkap. Informasi dari rumah sakit dan sumber informasi dari masyarakat yang tersedia bagi keluarga seharusnya dengan jelas menjelaska.lebih baik daripada yang dihadapi pada orang dewasa. Komunikasi dengan keluarga saat akhir kehidupan anak atau setelah anak mengalami kematian merupakan tantangan khusus bagi ahli bedah. . simpati dan pola langsung. karena keluarga marah atau interaksisingkat. dan kepercayaan. saat perawatan tidak bisa diharapkan lagi. oleh karena itu.

pada umumnya dan komunikasi yang transparat khususnya sangat penting.2. Morton Woolley. Hubungan antara keluarga dan ahli bedah sering terjalin sampai pemakaman anak. Komunikasi yang efektif antara anggota tim petugas kesehatan juga sangat penting dalam memberikan PFCC untuk pasien anak. The American College of Surgeons menjelaskan bahwa kegagalan komunikasi merupakan penyebab utama tutunan hukum pada 22% kasus. Akibat buruk dari kegagalan ini adalah kesalahan medis. Pada satu peneltiian yang dilakukan oleh Metzer dan rekan menemukan bahwa dokter. dan rasa marah atau kecurigaan bahwa bila sudah diberikan pelayanan standar. pasangan dengan kompensasi yang beralasan menurunkan dalam jumlah besar biaya medikolegal.Peranan ahli bedah anak tidak berakhir dengan kematian anak. dalam usaha untuk membantu ahli bedah anak memberikan respon yang tepat bila menemukan kematian annak. peningkatan kejadian buruk yang tidak dapat dicegah. Kebijakan penjelasan yang transparan kesalahan dengan permintaan maaf atau ekspresi berdasarkan kejadian buruk yang tidak dapat dicegah dikenali. Tabel 16. Dasar bedah anak amerika. Kemampuan . Dr. komuniasi. menghadapi kesulitan pada pasien dan keluarga yang sepertinya mengkonsulkan keluarga dan pasien pada profesi psikososial. memilih subjek kematian anak sebagai publikasi terakhirnya. Lima stadium Reaksi orang tua setelah Melahirkan bayi dengan malformasi kongenital Akhirnya.

PARTISIPASI Pembedahan sering dijelaskan dalam istilah melakukan sesuatu pada pasien dan bukan kepada orang tua. skala kecemasan pre operasi Yale dan skala interaksi prosedur Medikal Anak – Dewasa telah dikembangkan dalam usha untuk memberikan beberapa data yang objektif. juga insidensi tinggi munculnya delirium. kecemasan pre operasi pada anak yang dilakukan pembedahan menghasilkan nyeri yang lebih bsar selama periode penyembuhan. kebanyakan penelitian bertujuan untuk mengenali manuver yang menurunkan kecemasan anak dan orang tua selama periode perioprasi. Meskipun demikian. Contohnya. Intervensi untuk menurunkan kecemasan ibu selama PPIA ditemukan juga menurunkan kecemasan anak untuk memasuki ruang operasi dan selama menggunakan masker anestesi. selama 2 dekade yang lalu. Chorney dan Kain baru-baru menjelaskan bentuk komprehensif perawatan periopratif anak berpusat pada . banyak ibu yang memperlihatkan keinginan kuat untuk berada di ruang operasi juga sangat cemas dan anak mereka sepertinya memperlihatkan tingkat kecemasan yang tinggi selama induksi anestesi. pendekatan multipel seperti motiviasi bagi orang tua yang hadir selama induksi anestesi. Oleh karena itu tidak mengejutkan pasien dan keluarga ikut serta secara aktif dalam pembedahan yang merupakan bagian yang diperdebatkan pada PFCC. kecemasan post operasi dan gangguan tidur dan perilaku mal adaptasi post operasi. kecemasan orang tua pre operasi juga mempengaruhi hasil. adanya orang tua selama induksi anestesi dan keterlibatan orang tua dalam memiliki aksiolitik pre operasi dan tindakan post operasi. Oleh karena itu. hasil sulit dinilai.komunikasi pada perawatan pasien anak sangat besar mengalami perbaikan dengan pelatihan formal. penelitian mencakup persiapan keluarga pre operasi.

pada penelitian pertama. tentusaja faktor khusus lain. Program ini umumnya berorientasi pada ruang operasi (OR). gambarna kejadian yang hrus diantisipasi selama pembedahan dan beberapa keadaan lain. Sebagai contoh. persiapan psikologis orang tua dan pasien anak yang akan dilakukan pembedahan. jika tersedia pada institusi tersebut. pilihan seperti PPIA harus didiskusikan. karena ada bukti bahwa kecemasan orang tua pada saat pembedahan sangat kuat disebabkan oleh kecemasan anak. temprerament. seperti usia. Selama kunjungan preoperasi. Pada kunjungan ini juga usaha dari ahali anestesi untuk meilai keluarga secara keseluuruhan dan merenakan rumusan untuk induksi. juga memberikan faktor sistem seperti pelatihan dan kebijakan organisasi. riwayat anestesi sebelumnya dan tingkat kecemasan ditemukan merupakan prediktor buruk selama induksi inhalasi. .keluarga. Faktor-faktor ini dapat membantu mengenali anak yang mendapatkan kentungan dari intervensi farmakologi atau perilaku. Orang tua target pada program seperti itu juga sangat penting. Faktor-faktor tertentu dari pasien dikenali sebelum persiapan pre operasi seperti usia. intraoperasi dan lingkungan post operasi dan memasukkan faktor keluarga seperti kecemasan dan riwayat pengalaman medis sebelumnya. Bentuk ini membahas keadaan preoperasi. penilaian pre operasi tingkat kecemasan orang tua dan anak. Kaiin dan rekan melakukan dua percobaan kontrol acak untuk menilai persiapan pre operasi. bentuk kepala ditemukan dapat memprediksikan keuntungan yang didapatkan dari PPIA bagi orang tua dan anak. program preoperasi luas (OR + videotape + persiapan anak). Persiapan Pre operasi Kebanyakan anak di rumah saat ini mendapatkan beberapa tipe program persiapan preoperasi untuk pasien yang akan dilakukan pembedahan.

penelitian Brazilian juga memperlihatkan perbaikan pada tingkat kecemasan dan perilaku selama periode post operasi pada anak yang menerima persiapan psikologis preoperasi sebelum dilakukan bedah elektif. Gerakan ini sangat berkembang dalam seperempat abad terkhir. Baru-baru. distraction. resusitasi di ruang gawat darurat. saat ini melakukan secara rutin. tidak ada jaminan luas. yang memerlukan lebih sedikit analgesik di ruang penyembuhan dan dikeluarkan dari ruang pemulihan lebih cepat daripada anak pada ketiga kelompok lain. Program ADVANCE menghasilkan banyak perbaikan terhadap anak dan orang tua. banyak institusi. Banyak dari keadaan ini juga melibatkan ahli bedah anak. Periode Intraoperasi Perdebatan utama seputar PFCC selama periode intraoperasi adalah PPIA. PPIA. yang ditemukan pada periode preoperasi dan tidak meluas sampai induksi atau penyembuhan post operqasi. Pada penelitian lebih baru. menambahkan orang tua. program ADVANCE (Anxiety reduction. Adanya orang tua selama prosedur ini. PPIA adalah meningkatkan peran serta orang tua dan adanya orang tua selama prosedur penting pada anak mereka. Meskipun tidak penelitian yang menjelaskan pengaruh menguntungkan jika ada anggota keluarga ada selama melakukan prosedur penting. pelatihan dan paparan) yang membandingkan tiga bentuk : perawatan standar.menghasilkan pengaruh cemas yang terbatas. prosedur invasif di tempat tidur dan resusitasi kardiopulmonal. Penelitian menegaskan bahwa keluarga yang ingin memilih ada selama prosedur invasif . dan mirazolam oral. kelihatan sekurangnya memberikan pengaruh menguntungkan dlaam hal psikologis bagi keluarga. Anak pada kelompok ADVANCE memperlhiatkan insidnesi yang lebih rendah kejadian delirium. Video modeling dan education. termasuk resusitasi traumatik.

dan mereka sering memiliki pilihan itu. Orang tua yang menyaksikan kejadian medis bahkan yang melibatkan anak mereka pada unit perawatan intensif anak (PICU) kurang tertekan daripada mereka yang tidak menghadiri. tidak ada data yang mendung pandangan ini. yang dipubolikasikan pada tahun 1996. mendukung praktek ini. Keluarga yang menghadiri ditemukan tidak menunda waktu untuk dilakukan pemeriksaan computed tomografi (CT) imaging atau menunda resusitasi pada pasien anak yang mengalami trauma. banyak yang tidak melihat PPIA dengan mengadiri orang tua selama keadaan klinik lain. Kritikan terhadap PPIA menurunkan efisiensi OR. Pada penelitian lain. keluara sepperti pada AAP keadaan dan the penting. meningkatkan biaya dan kemungkinan keterlibatan medico legal terhadap praktek ini. hasil makna klinik dipertanyakan. Pada penelitian pertama. Menariknya. Namun. Kain dan rekan melaporkan beberapa percobaan acak PPIA selama 15 tahun. midazolam oral lebih baik dengan PPIA dalam menurunkan kecemasan dan meningkatkan pemenuhan anak selama periode perioperasi. Pada sebuah penelitian yang membandingkan midazolam oral saja dengan midazolam oral ditambbah PPIA. PPIA tidak menurunkan terapi perilaku dan fisiologi cemas selama induksi. di sisi lain. penambahan kebutuhan staf. Mereka yang ada umumnya melaporkan pengalaman yang menyenangkan. Keuntungan ditemukan pada sub kelompok tertentu anak bila level kortisol diukur. Dokter dan perawat lebih nyaman oleh kehadiran prosesional. penelitian itu juga menjelaskan bahwa orang tua dari anak pada kelompok midazolam memiliki kecemasan yang lebih rendah setelah memisahkan anak mereka. anak pada kedua . Tidak menganggu perawatan dapat terjadi bila keluarga mendampingi. American Organiasi College of Emergency Physicians. data mengenai hasil positif dari PPIA juga campuran.dan resusitasi.

meningkatkan kepuasan orang tua . Penggunaan PPIA mengalami peningkatan di Amerika serikat. PPIA kelihatan tidak meredakan kecemasan orang tua atau anak. Kebanyakan penelitian saa tini meneliti adanya satu dibandingkan dua orang tua selama induksi. yang menemukan bahwa orang tua pada perlakuan PPIA.perlakuan memperlihatkan tingkatan kecemasan yang sama. Pengaruh fisiologis dari PPIA terhadap orang tua secara khusus diteliti. praktek ini jarang dilakukan di Inggris. praktek ini sudah menjadi tindakan rutin di Inggris. Mereka menekankan bahwa PPIA lebih disukai oleh orang tua. dimana dukungan terhadap PPIA secara besar meningkatkan di amerika Serikat pada ahli anestesi dan ahli bedah anak. berdasarkan apakah sedatif juga diberikan pada anak mereka. Adanya dua orang tua tidak mempengaruhi penemuan kecemasan anak. oran tua pada perlakuan PPIA memperlihatkan skor laporan kecemasan yang lebih rendah dan lebih tinggi kepuasan. bermanifestasi sangat besar respon stress fisiologi selama induksi (peningkatan heart rate dan level respon kulit) daripada orang tua pada kontrol. buikti komprehensif menenai pengaruh PPIA terhadap kecemasan orang tua dan anak dan mereka menyimpulkan bahwa berbeda dengan yang dipercaya secara umum. dari rumah sakit Toronto untuk anak sakit. yang kemungkinan menghadirkan orang tua pada prosedur bedah. Penulis ini. dalam praktek perawatan kesehatan yang sangat berbeda (Halifax. Chorney dan Kain. tetapi menurunkan Chundamala dan laporan rekan kecemasan baru-baru oleh orang mempublikasikan tua. kemanjuran California) data masih diperdebatkan mengenai PPIA. Namun. Namun. Pad akenyataan. Nova berpendapat Scotia bahwa dan fokus Orange pada County. menghasilkan kemungkinan bahwa PPIA dapat muncul dari kekuatan pasar dan persaingan rumah sakit di Amerika Serikat.

Perawatan Post operasi Perawatan post operasi dan penyembuhan difasilitasi jika persiapan pre operasi adekuat diberikan dan pengalaman positif pada saat pembedahan. Sumber perawatan kesehatan di rumah seharusnya bergerak sedini mungkin untuk dapat membuat anak dapat terus di rawat di rumah. staf yang merupakan bagian anggota bedah. Setiap hari. Permintaan khusus sangat kuat dari orang tua yang memiliki anak yang dilakukan pembedahan dengan atau tanpa PPIA. Bila ahli bedah anak tidak ditempat. uraian yang berhubungan dan hasil akhir seharusnya dijelaskan ke orang tua. Penanganan nyeri yang tidak adekuat sepenuhnya menjadi perhatian anak dan orang tua. PPIA adalah alat yang merupakan kerja sama dari banyak pihak. Penjelasan dan uraian perintah saat keluar rumah sakit seharusnya dijelaskan secara langsung dan tertulis. Hal ini harus dijelaskan secara tepat. tetapi tidak semua anggota keluarga. Beberapa orang tua dapat melihat nya sebagai dasar hak assasi. usaha khusus seharusnya diberikan pada pasien dan orang tua dan tidak memberikan informasi yang tidak jelas. Jika anak dalam protokol atau algoritma terapi. Ada keraguan kuat mengenai kebutuhan untuk pilihan ini. Dukungan bagi orang tua dananak selama pemulihan dirumah sangat penting.dan memperbaiki hubungan masyarakat rumah sakit. Pertemuan singkat dengan orang tua di ruang pemulihan saat ini sudah terjadi seara rutin. penjelasan terbaru bagi orang tua yang memiliki anak dirawat di rumah sakit diharuskan. PPIA oleh karena itu bukan hanya iseng tetapi praktek yang baik yang dijadikan standar perawatan. Petugas medis oleh karena itu dianjurkan untuk menghargai keputusan keluarga. Beberapa data menegaskan abhwa banyak anak yang tidak menerima . sejumlah orang tua dalam praktek kami meminta PPIA.

dan bukan penonton. stennosis pilorik). Terbaru. karena menurunkan kunjungan post operasi yang tidak diperlukan. kami mulai secara aktif melakukan program follow up telepon untuk kebanyakan kasus pembedahan dan banyak kasus pasien yang dirawat karena kasus sederhana (misalnya apendiksitis non perforasi. keluarga seharusnya ditetapkan sebagai anggota tetap tim peawatan kesehatan. Partnership dibentuk bila tim petugas kesehatan memberikan informasi yang bernilai kepada orang tua. mengenali pasien yang memerlukan atau meminta follow up. Follow up lewat telepon sudah menjadi populer. Ahli bedah yang praktek pada tempat terpencil atau di negara berkembang akan membuktikan peranan penting keluarga dalam perawatan medis aktif pasien. karena perawat. Follow up melalui telepon dari ahli bedah atau perawat selama 72 jam pertama setelah pembedahan sangat dihargai oleh orang tua. Konsep ini sering dijelaskan dalam literatur sebagai partnership. petugas sosial dan bahkan staf ahli bedah dapat mengalami perubahan sepanjang waktu. laporan keberhasilan follow up telepon untuk bedah anak khusus dengan perhatian untuk memberikan perawatan yang baik dan cost efektif. Konsep ini bukan lah konsep baru. Pada akhir tahun 1990 an. secara aktif membuat keputusan mengenai anak.dokter dan tim petugas kesehatan bekerja sama dengan keluarga untuk memberikan perawatan sebaik mungkin kepada pasien. nilai kepuasan 90% telah dilaprkan dengan cara yang sama. Pada kenyataan. Kolaborasi Kolaborasi diartikan sebagai lingkungan perawatan kesehatan yang mempertimbangkan orang tua dan keluarga sebagai anggota tim kesehatan.penanganan nyeri yang optimal di rumah setelah pembedahan. staf medis dukunga. Seetlah laporan ini. mengetahui posisi .

Denboba dan rekan menemukan arti partnership antara keluarga anak dengan kebutuhan perawatan khuusus dan dokter mereka menyebabkan perbaikan hasil pada sejumlah tindakan perawatan kesehatan. kemiskinan. diperlukan untuk membangun partnership dengan populasi tertentu yang memiliki risiko. ras minoritas dan status suku bangsa. dan tidak adanya jaminan kesehatan menempatkan keluarga pada risiko tinggi tanpa adanya partnership. dimana keluarga dipilih untuk menjadi bagian sekitar dokter. Kolaborasi secara khusus penting dalam perawatan jangka panjang pasien bedah anak dengan anomali kongenital. Partnership dapat juga dipadukan ke dalam perawatan pasien sehar-hari. Perpaduan keluarga dalam lingkungan multidisiplin ilmu ditemukan memerlukan tambahan 2. Namun.orang tua yang berkeinginan untuk menemui semua petugas tumor. Partnership juga dihasilkan bila orang tua merasa bahwa mereka memiliki akses penuh kepada tim petugas kesehatan. konselor dan petugas kesehatan.mereka. Sebagai contoh berasal dari Rumah Sakit Anak Cincinnati. yang menjadi keadaan medis jangka panjang setelah perbaikan. diagnosis fetal dan kelompok terapi atau setiap tim terapi multidisiplin ilmu lain untuk mendapatkan informasi yang komprehensif. seharusnya dianjurkan. Rhi dan rekan barubaru menawarkan uraian dan praktek bagaimana mendukung program untuk anak dengan diagnosis baru kecacatan jangka panjang yang dapat membangun kolaborasi antara keluarga. Oleh karena itu usaha tambahan. seperti anus imperforata atau atresia esofageal. .Biro Kesehatan Ibu dan Anak Amerika Serikat mentapkan adanya nilai positif dari partnership sebagai inti program.7 menit per pasien dan mempengaruhi dalam membuat keputusan medis yang dibahas pada 90% kasus.

Praktek Terbaik PFCC di Bedah Anak Menempatkan Semua Secara bersama-sama : PFCC dalam Aksi . Janji divisi Bedah Umum Rumah Sakit Anak Montreal kepada Pasien dan keluarga Tabel 16-4.Tabel 16-3.

komitmen PFCC telah merubah pengaruh terhadap perawatan kesehatan anak. memperkuat kolaborasi dengan rumah sakit keluarga. Prinsip dan praktek ini sangat penting bagi aspek psikososial perawatan bedah anak pada abad 21 sebagai bukti dasar ilmu kedokteran merupakan aspek biologis. Namun. praktek bedah dan institusi menggunakan prinsip PFCC. yang diberikan kepada setiap anggota keluarga yang menghubungi divisi kami. residen. web site mengenai IPFCC memberikan tambahan contoh PFCC dalam aksi dari anak di rumah sakit di seluruh amerika. Namun. setelah kunjungan pimpinan negara dan penganjur PFCC di bulan Oktober 2009. Rumah sakit kami. dengan gamaran setiap daerah rumah sakit. termasuk pelajar. melihat anak dan keluarga sebagai sahabat. Warna grafik berisi nama dan gambar dari setiap anggota bedah anak. dalam hubungan bedah anak dapat dilihat pada tabel 16-4. Pemeriksaan seperti itu kelihatan banyak potensial untuk pertumbuhan PFCC. Misi dan janji dapat dilihat pada brosur berwarna yang memberikan informasi penting mengenai jasa yang kami berikan dan staf kami. ini merupakan langkah praktis yang dapat dilakukan untuk menggunakan prinsip yang dibahas pada bab ini. seperti kebanyakan rumah sakit anak.Banyak ahli bedah. juga diberikan kepada setiap pasien sehingga keluarga selalu mengetahui mengenai peranan dari tiap anggota tim. Aksi khsusu seperti pembentukan kelompok keja PFCC. rumah sakit membentuk firma untuk menilai praktek dan tradisi PFCC. tambahan. Daftar dari 10 praktek terbaik PFCC. .