You are on page 1of 7

##################>### #############

#####################################################Q######q######X###

#5@
###################N####bjbj22##################
###b##X##X##E######&###############
##################################################"#######"###"#######"#####
##&#######&#######&###4###########Z#######{######{######{##h###F|
######b##l###Z#####################"##############################

#########n######p######p######p######p######p######p##$######R###W##L###
######################&###############################################
###################"#######"########################})#####################
##########
###"############&##############n##############################################
#############################n#########$##########A##:###s##,######J###&###
############################################################&###############

###u?##########{###########x############# ####7##
0#########Hy#############6#########&##############Z#######Z#######"#######
"#######"#######"#####################################&#######&############
########################################################################
##############Z#######Z###v##{################^###Z#######Z#######{#######
###################################################################################
###################################################################################
###################################################################################
###################################################################################
###################################################################################
###################################################################################
###################################################################################
###################################################################################
###################################################################################
###########################################################KURIKULUM RINTISAN
SEKOLAH DASAR BERTARAF INTERNASIONAL( RSDBI )SD NEGERI CEMARA DUA No.13 SURAKARTA
TAHUN PELAJARAN 2009 / 2010#UPTD DIKPORA KECAMATAN BANJARSARIKOTA SURAKARTASD
NEGERI CEMARA DUA No.13Jl. Monginsidi No. 66 Telp / Fax. (0271) 646294SURAKARTA
#2009LEMBAR PENGESAHANKURIKULUM RINTISAN SEKOLAH DASAR BERTARAF INTERNASIONAL
Nama Sekolah
:
SD Negeri Cemara Dua No.13
Alamat
:
Jl.Monginsidi No. 66 Surakarta
Telp.
(0271) 646294
Kecamatan
:
Banjarsari
Kota
:
Surakarta
Provinsi
:
Jawa Tengah
Telah
diteliti dan disahkan penggunaannya :
Tanggal ...............
bulan .................. tahun dua ribu sembilan, dan dinyatakan
berlaku
mulai tahun pelajaran 2009/2010 di kelas I SD Negeri Cemara Dua
No.13
Surakarta
Surakarta, ..............
Ketua Komite
Kepala Sekolah
SD Negeri Cemara Dua
No.13
SD Negeri Cemara Dua No.13
Surakarta
Surakarta
Dr.Ir.Supriyadi
Drs.Mulyanto,M.Pd
NIP. 19600305 197911 1
002
MengesahkanKepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah RagaKota Surakarta
Drs.Amsori,S.H,M.Pd
NIP. 19610903 198201 1 006VALIDASI DAN
PENGESAHAN PENGAWAS
Setelah dibaca dan dikoreksi secara teliti Kurikulum
Rintisan Sekolah dasar bertaraf Internasional SD Negeri Cemara Dua No.13 Surakarta
telah sesuai dengan format dan ketentuan yang berlaku dan dapat dipergunakan
sebagai acuan pelaksanaan Proses Belajar Mengajar (PBM) Tahun Pelajaran 2009/2010.
Surakarta, ..............Pengawas TK/SD Gugus IDra. Agustien Titik Budyanti,M.Pd
DAFTAR ISILEMBAR PENGESAHAN
2VALIDASI DAN PENGESAHAN PENGAWAS
3DAFTAR ISI
4KATA PENGANTAR
6BAB I
PENDAHULUAN
A. Rasional
7
B. Dasar
8
C. Latar Belakang
RSDBI
9
D. Landasan Hukum RSDBI
10
E.
Tujuan Penyusunan KTSP RSDBI
11
F. Prinsip Pengembangan KTSP RSDBI
12BAB II
PROFIL SEKOLAH
A.
SITUASI / KONDISI DAN HARAPAN
SEKOLAH
1. Kurikulum
13
2.
Kesiswaan
14
3. Tenaga Pendidik (Guru dan Kepala Sekolah)
15
4. Tenaga Kependidikan (Tenaga Administrasi dan Keuangan)
16
5. Sarana Prasarana
16
6.
Pembiayaan
17`
B.
PROGRAM KERJA
1. Program Jangka
pendek
19
2. Program jangka menengah
19
3. Program Jangka Panjang
20C.
Proses Pembelajaran
20D.
Kegiatan Pengembangan
21E. Penilaian
22F. Pengelolaan
22BAB III
A. Visi
23
B. Misi
23
C. Tujuan Sekolah
23
D. Penggunaan Bahasa Inggris dalam Kegiatan Belajar Mengajar
24

BAB

IV
A.
JENIS PROGRAM Program Reguler
25
2.
Program Akselerasi ( Percepatan )
25
3.
Program Rintisan
Sekolah Dasar Bertaraf Internasional
26
B.
STRUKTUR KURIKULUM
26
C.
MUATAN KURIKULUM
31
Matematika Kelas 1
sms 1
31
Matematika Kelas 1 sms 2
33Ilmu
Pengetahuan Alam Kelas 1 sms 1
34Ilmu Pengetahuan Alam Kelas 1 sms 2
36Bahasa Inggris Kelas 1 Sms 1
38Bahasa Inggris Kelas 1
Sms 2
43BAB VKALENDER PENDIDIKAN
51LAMPIRAN- Daftar Tema
55Pemetaan Tema Semester I
56Pemetaan Tema Semester II
63Silabus Semester I
68Silabus Semester II
123
KATA PENGANTARRintisan Sekolah Dasar Bertaraf Internasional (RSDBI) merupakan salah
satu wujud upaya peningkatan mutu pendidikan pada sekolah dasar, yang keberadaannya
sesuai dengan amanat Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan
Nasional.Penyelenggaraan Rintisan Sekolah Dasar Bertaraf Internasional (RSDBI)
didasari oleh tuntutan kebutuhan pembangunan bangsa di masa yang akan datang agar
memiliki kemampuan kompetitif dengan bangsa-bangsa lain di dunia. Untuk itu harus
dipersiapkan sedini mungkin melalui proses pendidikan di sekolah dasar yang
memperhatikan perbedaan potensi kecerdasan, kecakapan, bakat dan minat peserta
didik, sehingga lulusan sekolah dasar akan relevan dengan kebutuhan, baik kebutuhan
individu, keluarga, maupun masyarakat dan pembangunan bangsa di berbagai sektor,
baik lokal, nasional, maupun internasional.Dalam rangka menyesuaikan dengan program
tersebut, SD Negeri Cemara Dua No. 13 Surakarta telah mengembangkan Kurikulum SD
Negeri Cemara Dua yang di dalamnya secara garis besar memuat kurikulum dari tiga
program yang ada di SD Negeri Cemara Dua, yakni KTSP Program Kelas Reguler, KTSP
Program Kelas Akselerasi dan KTSP Program Kelas RSBI, dimana semuanya tetap mengacu
pada Permendiknas No. 22 Tahun 2006 tentang standar isi, dan Permendiknas No. 23
Tahun 2006 tentang standar kompetensi lulusan, yang menuntut setiap sekolah
melakukan pengembangan kurikulum tingkat satuan pendidikan.Kami berharap kurikulum
yang telah dikembangkan ini dapat dijadikan sebagai acuan oleh tenaga pengajar yang
melaksanakan tugas kegiatan belajar mengajar di SD Negeri Cemara Dua pada
khususnya, dan sebagai sumbangsih wacana untuk pengembangan kurikulum dalam dunia
pendidikan pada umumnya.Surakarta,
Juli 2009Kepala SekolahSD Negeri Cemara Dua
Drs. Mulyanto, M.Pd.PembinaNIP. 19600305 197911 1 002BAB IPENDAHULUANRasional
Kurikulum dikembangkan berdasarkan prinsip bahwa peserta didik memiliki posisi
sentral untuk mengembangkan kompetensinya agar menjadi manusia yang beriman dan
betakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, akhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif,
mandiri dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Untuk
mendukung pencapaian tujuan tersebut pengembangan kompetensi peserta didik
disesuaikan dengan potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta didik
serta tuntutan lingkungan. Kurikulum SDN Cemara Dua disusun dengan mengacu pada
Standar Isi dan (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) yang telah ditetapkan
oleh pemerintah untuk menjamin pencapaian tujuan pendidikan nasional. Penyusunan
KTSP berpedoman pada panduan yang disusun oleh Badan Standar Nasional Pendidikan
Pendidikan (BSNP) dan ketentuan lain yang menyangkut kurikulum dalam UU 20/2003 dan
PP 19/2005.Penyusunan KTSP sangat diperlukan untuk mengakomodasi semua potensi yang
ada di daerah dan untuk meningkatkan kualitas satuan pendidikan dalam bidang
akademis maupun non akademis, memelihara budaya daerah, mengikuti perkembangan
iptek yang dilandasi iman dan takwa.Sesuai dengan pemikiran tersebut di atas SD
Negeri Cemara Dua berusaha menyusun kurikulum pengembangan yang semaksimal mungkin
dapat menampung semua potensi stakeholders di SD Negeri Cemara Dua. Karena SD
Negeri Cemara Dua memiliki tiga program pendidikan, yaitu Reguler, Akselerasi dan
RSDBI, maka pengembangan kurikulum yang dilakukan mengarah ke pengembangan yang
spesifik, khususnya untuk program akselerasi dan RSDBI. Pengembangan kurikulum
RSDBI Sekolah Dasar Negeri Cemara tetap mengacu pada Permendiknas No. 22 Tahun 2006
tentang standar isi, dan Permendiknas No. 23 Tahun 2006 tentang standar kompetensi
lulusan, yang menuntut setiap sekolah melakukan pengembangan kurikulum tingkat
satuan pendidikan. Pengembangan kurikulum meliputi standar kompetensi, tujuan,
KTSP, silabus, RPP dan bahan ajar yang berkualitas internasional. Pendidikan
teknologi dasar merupakan bagian penting dalam kurikulum RSDBI Sekolah Dasar Negeri

Cemara, selain juga mengajarkan budaya lintas bangsa agar wawasan internasionalnya
tidak hanya keilmuan, tetapi juga manusia dan budayanya. Hal ini penting untuk
menunjang dalam persaingan dan berkolaborasi secara global dengan bangsa-bangsa
lain di dunia, dimana sangat penting bisa memahami manusia dan budaya lintas bangsa
tersebut.Pengembangan kurikulum RSDBI Sekolah Dasar Negeri Cemara diantaranya
ditempuh melalui langkah-langkah sebagai berikut :Mangadopsi/mengadaptasi bagian
kurikulum internasional dari sekolah-sekolah yang ada di Indonesia atau bagian
kurikulum yang berlaku di negara-negara tertentu.bekerja sama dan menggalang
partisipasi, serta dukungan dari berbagai lembaga pendidikan di dalam dan luar
negeri.Memberdayakan warga sekolah dan komite sekolah serta stakeholders yang ada.
Kurikulum tersebut selanjutnya dalam uraian ini akan disebut sebagai Kurikulum
RSDBI (Rintisan Sekolah Dasar Bertaraf Internasional) Cemara Dua. Adapaun gambaran
umum mengenai RSDBI dan Kurikulum RSDBI akan dapat dilihat dalam uraian
selanjutnya.DasarUndang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang
Sistem Pendidikan Nasional.
Ketentuan dalam UU 20/2003 yang mengatur KTSP, adalah
Pasal 1 ayat (19); Pasal 18 ayat (1), (2), (3), (4); Pasal 32 ayat (1), (2), (3);
Pasal 35 ayat (2); Pasal 36 ayat (1), (2), (3), (4); Pasal 37 ayat (1), (2), (3);
Pasal 38 ayat (1), (2).Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005
tentang Standar Nasional Pendidikan.
Ketentuan di dalam PP 19/2005 yang
mengatur KTSP, adalah Pasal 1 ayat (5), (13), (14), (15); Pasal 5 ayat (1), (2);
Pasal 6 ayat (6); Pasal 7 ayat (1), (2), (3), (4), (5), (6), (7), (8); Pasal 8
ayat (1), (2), (3); Pasal 10 ayat (1), (2), (3); Pasal 11 ayat (1), (2), (3), (4);
Pasal 13 ayat (1), (2), (3), (4); Pasal 14 ayat (1), (2), (3); Pasal 16 ayat (1),
(2), (3), (4), (5); Pasal 17 ayat (1), (2); Pasal 18 ayat (1), (2), (3); Pasal 20.
3.
Standar Isi
SI mencakup lingkup materi dan tingkat kompetensi untuk
mencapai kompetensi lulusan pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu. Termasuk
dalam SI adalah : kerangka dasar dan struktur kurikulum, Standar Kompetensi (SK)
dan Kompetensi Dasar (KD) setiap mata pelajaran pada setiap semester dari setiap
jenis dan jenjang pendidikan dasar dan menengah. SI ditetapkan dengan Kepmendiknas
No. 22 Tahun 2006. 4. Standar Kompetensi Lulusan
SKL merupakan kualifikasi
kemampuan lulusan yang mencakup sikap, pengetahuan dan keterampilan sebagaimana
yang ditetapkan dengan Kepmendiknas No. 23 Tahun 2006.Latar Belakang RSDBIRintisan
Sekolah Dasar Bertaraf Internasional (RSDBI) merupakan salah satu wujud upaya
peningkatan mutu pendidikan pada sekolah dasar, yang keberadaannya sesuai amanat
Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.Penyelenggaraan
Rintisan Sekolah Dasar Bertaraf Internasional (RSDBI) didasari oleh tuntutan
kebutuhan pembangunan bangsa di masa yang akan datang agar memiliki kemampuan
kompetitif dengan bangsa-bangsa lain di dunia. Untuk itu anak harus dipersiapkan
sedini mungkin melalui proses pendidikan di sekolah dasar yang memperhatikan
perbedaan potensi kecerdasan, kecakapan, bakat dan minat peserta didik, sehingga
out-put yang dihasilkan relevan dengan kebutuhan, baik kebutuhan individu,
keluarga, maupun kebutuhan masyarakat dan pembangunan bangsa di berbagai sektor,
baik lokal, nasional, maupun internasional.Selain itu, Rintisan Sekolah Dasar
Bertaraf Internasional (RSDBI) juga didasari filosofi eksistensialis, yaitu
keyakinan bahwa pendidikan harus menumbuhkembangkan eksistensi peserta didik
seoptimal mungkin melalui proses pendidikan yang berkualitas dan pro perubahan
(kreatif, inovatif, eksperimentatif), serta menumbuhkembangkan bakat, minat dan
kemampuan peserta didik. Berdasarkan alasan-alasan tersebut pemerintah dalam hal
ini Direktorat Pembinaan Taman Kanak-Kanak dan Sekolah Dasar, Direktorat Jenderal
Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah, Depdiknas melalui SK Dirjen Manajemen
Pendidikan Dasar dan Menengah, Departemen Pendidikan Nasional Nomor: 302 / C2 /
DI / 2009 mulai tahun ajaran 2008 / 2009 Sekolah Dasar Negeri Cemara Dua No. 13
Surakarta ditunjuk sebagai salah satu sekolah peserta program Rintisan Sekolah
Dasar Bertaraf Internasional yang sedang diadakan oleh Pemerintah. Pada dasarnya
program ini adalah program kerjasama yang mengajak sekolah beserta stakeholdernya
untuk bersama-sama meningkatkan kualitas sekolah secara berkesinambungan guna
melahirkan lulusan yang mampu bersaing dengan lulusan sekolah yang mempunyai
kualitas internasional. Program kerjasama yang dimonitori oleh Pemerintah pusat ini
diharapkan melibatkan beberapa pihak terkait seperti pemerintah daerah propinsi

maupun kota/kabupaten, komite sekolah, alumnus, dan dunia usaha. Pemerintah pusat
memberi bantuan dalam bentuk block grant tahunan, asistensi dan monitoring
evaluasi, sedangkan pihak lainnya diharapkan memberi kontribusi dalam bentuk yang
dibutuhkan oleh sekolah sebagai penunjang pencapaian tujuan sekolah dasar negeri
bertaraf internasional, yaitu sekolah nasional yang kualitas lulusanya diakui
secara internasional.Salah satu pola pengembangan yang digunakan oleh Pemerintah
adalah membantu sekolah yang sudah ada
untuk dibantu menjadi sekolah yang bertaraf internasional. Dalam konteks ini,
acuan yang dipakai sekolah untuk pengembangan kualitas adalah: Standar Nasinal
Pendidikan + Standar Salah Satu Negara OECD. Standar Nasional Pendidikan adalah
Standar Nasional Pendidikan yang meliputi delapan komponen yaitu, standar isi,
proses, kompetensi lulusan, pendidik dan tenaga kependidikan, sarana dan prasarana,
pengelolaan, pembiayaan, dan penilaian; serta X adalah aspek penguatan, pengayaan,
pengembangan, perluasan, serta pendalaman kemampuan yang diyakini diperlukan untuk
bekal hidup dalam pergaulan internasional. Penguatan aspek tersebut dapat digunakan
tehnik adopsi dan adaptasi. D. Landasan Hukum RSDBIUndang-Undang Republik Indonesia
Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.Ketentuan dalam UU 20/2003
yang mengatur KTSP, adalah Pasal 1 ayat (19); Pasal 18 ayat (1), (2), (3), (4);
Pasal 32 ayat (1), (2), (3); Pasal 35 ayat (2); Pasal 36 ayat (1), (2), (3), (4);
Pasal 37 ayat (1), (2), (3); Pasal 38 ayat (1), (2).Undang-Undang No. 32 tahun 2004
tentang Pemerintahan Daerah;Undang-Undang No.33 tahun 2004 tentang Perimbangan
Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah;Undang-Undang No.14 tahun 2005 tentang
Guru dan DosenPeraturan Pemerintah Nomor 25 tahun 2000 tentang Pembagian Tugas dan
Wewenang Pemerintah Pusat dan Daerah;Peraturan Pemrintah Nomor 7 tahun 2005 tentang
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2004-2009
Peraturan
Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional
Pendidikan.Ketentuan di dalam PP 19/2005 yang mengatur KTSP, adalah Pasal 1 ayat
(5), (13), (14), (15); Pasal 5 ayat (1), (2); Pasal 6 ayat (6); Pasal 7 ayat (1),
(2), (3), (4), (5), (6), (7), (8); Pasal 8 ayat (1), (2), (3); Pasal 10 ayat (1),
(2), (3); Pasal 11 ayat (1), (2), (3), (4); Pasal 13 ayat (1), (2), (3), (4); Pasal
14 ayat (1), (2), (3); Pasal 16 ayat (1), (2), (3), (4), (5); Pasal 17 ayat (1),
(2); Pasal 18 ayat (1), (2), (3); Pasal 20.Keputusan Mendiknas RI No.44/U/2002
tanggal 2 April 2002 tentang Dewan Pendidikan dan Komite Sekolah.Peraturan Menteri
Pendidikan Nasional Nomor 22 tahun 2006 tentang standar isi.Peraturan Menteri
Pendidikan Nasional Nomor 23 tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan (SKL).
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 24 tahun 2006 tentang pelaksanaan
kepmendiknas nomor 22 dan 23 tahun 2006.Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor
6 tahun 2007 tentang perubahan permendiknas nomor 24 tahun 2006.Peraturan Menteri
Pendidikan Nasional Nomor 13 tahun 2007 tentang Stan