I.

Kasus Perbedaan Gaji Di Robert Hall
A. Ringkasan Kasus
Robert Hall Clothes, Inc adalah toko eceran yang khusus menjual pakaian keluarga. Toko Robert
Hall memiliki bagian khusus untuk menjual pakaian pria dan anak laki-laki serta memiliki bagian
khusus yang lain untuk menjual pakaian perempuan dan anak-anak perempuan. Perusahaan
mengeluarkan kebijakan bahwa yang bekerja di bagian pakaian laki-laki adalah khusus untuk laki-laki
saja, sedangkan yang bekerja dbagian pakaian perempuan khusus untuk perempuan saja.
Pada umumnya kualitas pakaian laki-laki jauh lebih tinggi dibandingkan dengan kualitas jenis
pakain perempuan. Sehingga harga untuk pakaian laki-laki juga jauh lebih tinggi dengan harga
pakaian perempuan. Hal tersebut mengakibatkan marjin keuntungan dari penjualan pakaian laki-laki
lebih tinggi dari marjin penjualan pakaian perempuan.
Oleh karena itu manajer Robert Hall memberikan gaji pegawai pria lebih tinggi dibandingkan
dengan pegawaiperempuan. Gaji tersebut ditentukan dari tingkat keuntungan per jam per bagian.
Manajemen Robert Hall menyatakn bahwa pegawai perempuan digaji lebih rendah daripada laki-laki
karena komoditas yang dijual oleh pegawai perempuan nilainya tidak sama dengan nilai komoditas
yang dijual oleh pegawai laki-laki. Padahal keahlian, usaha, dan tanggung jawab yang dibutuhkan
pegawai laki-laki dan perempuan dalam pekerjaan meraka secara substansial adalah sama.
B. Pembahasan Kasus
1. Arti diskriminasi adalah membedakan satu objek dari objek lainnya, tindakan yang secara
moral adalah netral dan tidak dapat disalahkan. Berbeda dengan pengertian modern, istilah ini
secara moral tidak netral. Karena membedakan seseorang dari orang lain bukan berdasarkan
keunggulan yang dimiliki, namun berdasarkan prasangka atau sikap yang secara moral
tercela.
Diskriminasi dalam ketenagakerjaan melibatkan tiga elemen dasar. Pertama,
keputusan yang merugikan seorang pegawai atau calon pegawai bukan berdasarkan
kemampuan yang dimiliki. Kedua, keputusan yang sepenuhnya atau sebagian diambil
berdasarkan prasangka rasial atau seksual, streotip yang salah, atau sikap lain yang secara
moral tidak benar terhadap anggota kelompok tertentu. Ketiga, keputusan yang merugikan
pada kepentingan pegawai.
Jadi berdasarkan penjelasan diatas bahwa Robert Hall berkewajiban etis untuk
mengubah kebijakan pemberian gaji. Hal tersebut dikarenakan Robert Hall telah melakukan
sifat diskriminasi terhadap pekerjaan pegawai dengan membedakan gaji antara pegawai
perempuan dengan pegawai laki-laki. Perbedaan gaji tersebut menjadi indikator utama karena
proporsi yang tidak seimbang antara pegawai perempuan dengan pegawai laki-laki padahal
keahlian, usaha, dan tanggung jawab yang dibutuhkan pegawai laki-laki dan perempuan
dalam pekerjaan meraka secara substansial adalah sama. Perubahan kebijakan gaji yang harus

Apabila kedua toko dimiliki oleh perusahaan yang berbeda saya rasa perbedaan gaji tidak menjadi masalah karena masing-masing perusahaan mempunyai kebijakan tersendiri. Itu dilakukan karena pegawai pria maupun wanita mereka memiliki tingkat pekerjaan yang sama sehingga sangat tidak adil jika sebuah pekerjaan yang sama namun di bayar dengan proporsi yang berbeda. maka tetap saja Robert Hall telah melanggar prinsip hak dan keadilan jika keahlian. semakin tinggi tingkat keuntungan maka semakin tinggi juga tingkat gaji yang diberikan oleh perusahaan begitu juga sebaliknya. Akan tetapi jika terjadi perbedaan keahlian. dan tanggung jawab yang dibutuhkan pegawai laki-laki dan perempuan dalam pekerjaan meraka secara substansial adalah sama. Menutup kemungkinan pegawai perempuan memiliki kedudukan yang sama terhadap pegawai laki-laki sehingga pegawai perempuan tidak bisa memperoleh kesempatan untuk mendapatkan gaji yang sama juga itu sama saja dengan melakukan diskriminasi. Namun apabila laki-laki memiliki proporsi kerja lebih daripada perempuan maka perbedaan gaji pegawai laki-laki mendapat gaji lebih dariapada pegawai perempuan saya rasa bukan sebuah tindakan diskriminasi terhadap pekerja. usaha. Jika Robert Hall membuka dua toko dengan toko pertama menjual pakaian laki-laki dan toko kedua menjual pakaian perempuan. Pertama. dan tanggung jawab sama maka kedua perusahaan tersebut telah melakukan diskriminasi jender dalam perekrutan tenaga kerja. diskriminasi didasarkan pada keyakinan suatu kelompok dianggap terlau rendah dibanding kelompok lain. Kedua. usaha. Pemberian gaji kepada karyawan pada dasarnya ditentukan oleh tingkat keuntungan yang diperoleh perusahaan masing-masing. Jika tidak dilakukan perubahan terhadap kebijakan gaji dengan membagi gaji sama rata kepada semua pegawai maka Robert Hall telah melanggar prinsip hak dan prinsip keadilan dalam etika diskriminasi. Argumen non-utilitarian kedua melihat diskriminasi melanggar prinsip keadilan. Jika sedikit laki-laki yang melamar kerja sedangkan perempuan lebih banyak.dilakukan yaitu dengan menggambungkan pendapatan dari kedua bagian kemudian dibagikan dengan cara merata terhadap semua pegawai. Akan tetapi jika perekrutan pegawai mennggunakan perbedaan jender dengan keahlian. 2. Argumen non-utilitarian yang menentang diskriminasi rasial dan seksual salah satunya menyatakan diskriminasi salah karena melanggar hak moral dasar manusia. dan tanggung jawab saya kira tidak akan terjadi masalah diskriminasi. Diskriminasi melanggar prinsip ini dengan cara menutup kesempatan bagi kaum minoritas untuk menduduki posisi tertentu dalam suatu lembaga dan berarti mereka tidak memperoleh kesempatan yang sama dengan orang lain. usaha. hal tersebut tidak boleh dijadikan dasar oleh Robert Hall untuk memberikan gaji lebih besar daripada perempuan. diskriminasi menempatkan kelompok yang terdiskriminasi dalam posisi sosial dan ekonomi yang rendah. Andaikan proporsi tingkat pelamar kerja digunakan. maka sama saja Robert Hall . Diskriminasi melanggar prinsip hak ini dalam dua cara.

telah melakukan diskriminasi jender terhadap tenaga kerjanya. Yang pertama yaitu gaji pokok. Jika hal tersebut dilakukan saya rasa Robert Hall tidak melanggar prinsip hak dan keadilan dari pegawai. menjadi kepala keluarga. Untuk melakukan perbedaan tingkat tugas antar pegawai akan sangat tepat jika digunakan sistem komisi dalam pemberian gaji. Tambahan uang tersebut diberikan kepada pegawai baik laki-laki maupun perempuan yang sudah menikah dan memiliki tanggungan. Ini berarti pegawai lakilaki lebih diistimewakan oleh Robert Hall tanpa memandang apakah kemampuan dan keahlian pegawai perempuan dan peagwai laki-laki tersebut. Kemudia Robert Hall juga telah bersikap adil karena sudah memebrikan tunjangan kepada pegawai yang sudah berkeluarga sehingga kesejahteraan semua pegawai merata. Berdasarkan prinsip etika diskriminasi hak dan kewajiban haruslah dijunjung tinggi. Lain halnya jika tugas tiap pegawai berbeda kemudian dilakukan pembagian gaji yang beda saya rasa tidak masalah. serta 95 persen lakilaki yang bekerja mereka belum berkeluaraga dan tidak memiliki tanggungan finansial. Dari pengumpamaan tersebut kemudian digunakan perusahaan untuk memberikan gaji yang lebih tinggi secara cuma-cuma kepada pegawai perempuan maka tindakan tersebut juga tidak dibenarkan. contohnya yaitu tunjangan untuk satu orang tanggungan adalah $10 maka jika seorang pegawai memiliki dua tanggungan maka dia akan mendapat $20 uang tambahan di luar gaji pokok. sebab semua pegawai memperoleh hak sama atas tugas yang sama yaitu sebesar gaji pokok. Dalam menetukan besarnya tunjangan Robert Hall harus menetapkan standar. Dalam kasus di atas diandaikan jika 95 persen perempuan yang bekerja di Robert Hall sudah berumah tangga. Sistem komisi ini saya rasa sangat efektif untuk mengukur kinerja setiap pegawai karena didasarkan pada kemampuan dalam mencapai penjualan melebihi standar yang telah ditetapkan perusahaan. dan memiliki anak. Cara yang paling tepat digunakan oleh Robert Hall yaitu mengeluarkan kebijakan tunjangan tanggungan keluarga. . Sebab Robert Hall memberikan hak yang lebih istimewa dengan memberikan gaji pegawai pria lebih tinggi sedangkan tugas antara pegawai pria dan pegawai perempuan sama. 3. Yang kedua disebut dengan uang tunjangan. Pembagian tersebut didasarkan atas tugas mereka yang sama. gaji tersebut diberikan secara merata kepada pegawai perempuan maupun laki-laki. Sehingga dalam kasus ini gaji harus lah dibagikan secara mereata. dan yang sudah berkeluarga maupun yang belum. Hal itu masih dianggap sebagai tindakan diskriminasi karena membedakan gaji antar pegawai padahal mereka bekerja dengan tugas yang sama. Sehingga ada dua jenis bayaran yang diberikan perusahaan terhadap pegawai. Cara pembagiannya yaitu berdasarkan jumlah tanggungan. Sehingga bagi mereka yang bekerja lebih banyak maka akan mendapatkan gaji lebih banyak juga. Jika terjadi perbedaan proporsi gaji padahal melakukan tugas yang sama maka Robert Hall telah melakukan diskriminasi terhadap pegawainya.

Komisi ini juga akan memacu kinerja karyawan yang lain yang tidak mendapat komisi untuk bekerja lebih keras agar bisa mendapatkan komisi tersebut. Ringkasan Kasus Senin. Stanley Raggio. membaca The New York Times dan menemukan artikel tentang Gap. wakil direktur senior untuk sumber dan logistic internasional The Gap. Di .Inc.maka sudah sangat perlu pegawai yang mencapai prestasi tersebut diberikan bonus atau komisi.. Kemudian untuk pegawai yang sudah mendapatkan komisi akan bekerja keras juga agar komisi yang ia peroleh bisa dipertahankan. II. Kasus The Gap A. 24 Juli 1995.

pimpinan eksekutif Gap dan Banana Republic. yang dalam hal ini sangat memberatkan upah dan kondisi kerja di Amerika. memberikan upah minimum atau menurut standar industry lokal. tidak mengancam atau menghukum pegawai saat mereka berusaha mengatur atau melakukan tawar menawar secara kolektif. Satu penelitian dilakukan tahun 1989 oleh General Accounting Office menemukan bahwa dua per tiga dari 7000 toko pakaian New York adalah sweatshop. Ratusan ribu pegawai muda (umunya perempuan) di Amerika Tengah dengan pengahasilan yang sangat minim dan hidup dalam kemiskinan merupakan anugerah mutlak bagi para eksekutif perusahaan seperti Donald G. Gap menerapkan serangkaian Prinsip dan Pedoman sourcing.000 kontraktor Amerika. Gap didirikan tahun 1969 saat Donald Fisher dan istrinya Doris. tidak mempekerjakan anak-anak di bawah 14 tahun. tidak menggunakan tenaga kerja paksa atau para narapidana.Fisher. Diperkirakan bahwa di Cina. upah dalam industry pakaian seper dua puluh upah di Amerika.sana. Judith Viera. seorang gadis 18 tahun. dia melihat atasannya. dihukum karena melakukan praktek sourcing yang menjadi tanggung jawabnya (Stan Raggio). . Gap menjalin kontrak dengan lebih dari 500 produsen di seluruh dunia yang membuat pakaianpakaian private-label menurut spesifikasi Gap. Menjelang tahun 1971. dalam cerita oleh Bob Herbert. Industri pakaian di Amerika mengalami tekanan berat dari produk impor karena industry ini padat karya dan ketentuan upah tenaga kerja di negara-negara sedang berkembang sangat rendah. yang hidup mewah dengan penghasilan lebih dari $2 juta tahun lalu. mereka sudah memiliki enam toko Gap. memberikan lingkungan yang aman. Sekitar 20. yaitu : tidak melakukan diskriminasi dalam bentuk apa pun. Untuk menjamin bahwa semua criteria tersebut terpenuhi. membuka sebuah toko pakaian kecil dekat San Francisco State University. Pedoman ini memberikan standar-standar yang harus dipenuhi. Pemeriksaan yang dilakukan Departemen Tenaga Kerja di California Selatan menemukan bahwa 93 persen toko yang diperiksa terbukti melakukan pelanggaran peraturan kesehatan dan keselamatan kerja. Gap mengirim Gap Field Representative untuk melaksanakan wawancara dengan calon pemasok Gap sebelum penandatanganan hubungan bisnis.Fisher. yang sebagian besar mempekerjakan 5 sampai 50 pegawai. Dia memperoleh upah 56 sen per jam. dan menjungjung tinggi semua hukum dan peraturan setempat. mensuplai produk pakaian untuk perusahaan-perusahaan seperti Gap. Gap membeli sekitar 30 persen produknya dari produsen Amerika dan 70 persen lainnya dibeli dari perusahaan-perusahaan di 46 negara. Toko-toko pakaian seperti Gap membeli produk dari pabrik-pabrik Amerika dan seluruh dunia. memenuhi semua peraturan lingkungan dan standar-standar lingkungan yang lebih ketat dari Gap. Donald G. bekerja di pabrik maquiladora di El Salvador yang membuat pakaian untuk Gap dan perusahaan-perusahaan lain.

Selama musim panas tahun 1995. menekan Mandarin untuk memekerjakan kembali para karyawan yang telah dipecat. sebuah maquiladora milik perusahaan Korea di Choloma. Tindakan apa yang Anda rekomendasikan pada Stanley Raggio? Apakah Gap harus menyerah pada tuntutan serikat pekerja untuk “melakukan investigasi bersama. dan menuntut dilakukan pengawasan dari pihak ketiga untuk memastikan bahwa pedoman Gap telah dilaksanakan. bekas pegawai di Orion Apparel. komisi darurat dibentuk dan melakukan pertemuan. atas situasi di Mandarin. B. Mereka memutuskan untuk membentuk serikat pekerja di Mandarin. Natinal Labor Committee berencana membawa dua pekrja maquiladora-Judith Viera. tentang tindak kekerasan terhadap para pendukung serikat pekerja.Di antara para pemasok Gap. dengan National Labor Relation Committee. nilai upah yang sangat minim di wilayah tersebut. Pembahasan Kasus 1. National Labor Relation Committee. beberapa hari kemudian Mandarin memecat lebih dari 150 pekerja yang menjadi anggota serikat pekerja dan pendukungnya. dan menuntut dilakukan pengawasan dari pihak ketiga untuk memastikan bahwa pedoman Gap telah dilaksanakan”? Menurut saya. atas situasi di Mandarin. karena dengan melakukan investigasi bersama dengan National Labor Relation Committee . salah satunya berada di El Salvador dan dioperasikan oleh Mandarin Internasional. perusahaan menyetujui untuk mengakhiri masalah tersebut. dan menerima peraturan ketenagakerjaan El Salvador. dan dipaksa menyapu halaman pabrik di bawah sengatan matahari sebagai hukuman. dengan National Labor Relation Committee. sebuah perusahaan Taiwan yang mengoperasikan pabrik asembli di seluruh dunia. seorang pegawai berusia 18 tahun di Mandarin. Para pejabat serikat pekerja menuntut Gap melakukan investigasi bersama. sebuah koalisi yang terdiri dari 25 serikat pekerja berencana melakukan kampaye nasional awal musim semi tahun 1995 untuk memprotes kondisi kerja yang dialami para pekerja pabrik pakaian di Karibia dan Amerika Tengah. Stanley Raggio mempunyai tanggung jawab untuk menanggulangi hal tersebut. Saat konfrensi pers. kedua perempuan ini bersama perwakilan dari National Labor Committee menuduh Gap menutup-nutupi situasi yang terjadi di Mandarin. serta kondidi kerja di pabrik. dan melakukan pertemuan public. dan langsung ditanggapi dengan menutup pabrik keesokan harinya. pelecehan seksual dari atasan.. mereka secara detail menjelaskan jam kerja yang panjang dengan upah hanya 56 sen per jam. menekan Mandarin untuk memekerjakan kembali para pegawainya yang telah dipecat. mengakui serikat pekerja. tidak adanya fasilitas air bersih untuk minum. dan Claudia Molina. Namun. mengunjungi 20 kota untuk mengkritik Gap dan perusahaan-perusahaan lain dalam konfrensi pers. Selanjutnya. awal Februari. Honduras. yang terletak di salah satu zona perdagangan bebas. Tindakan yang bisa direkomendasikan pada Stanley Raggio adalah melakukan investigasi bersama dengan National Labor Relation Committee atas situasi di Mandarin. Sejumlah masalah muncul di pabrik Mandarin. tidak diizinkan menggunakan kamar kecil.

semakin kecil keuntungannya. tidak adanya fasilitas air bersih untuk minum. Secara umum. Apakah perusahaan-perusahaan seperti Gap perlu berusaha agar para pemasoknya memberikan gaji lebih besar dibandingkan standar industri setempat jika nilai tersebut tidak memadai? Apakah mereka harus membayar gaji yang sama untuk para pekerja di negara Dunia Ketiga dengan gaji pekerja Amerika? Apakah mereka perlu memberikan jaminan kesehatan yang sama seperti yang diberikan di Amerika? Tingkat keselamatan kerja yang sama? Pembayaran Gaji. semakin besar gaji yang bisa di bayarkan pada pekerja. tidak diijinkan menggunakan kamar kecil dan dipaksa menyapu halaman pabrik di bawah sengatan matahari sebagai hukuman. karena dalam hal ini harus mempertimbangkan situasi dimana perusahaan berada. Walaupun tuduhan yang dilontarkan oleh kedua pekerja tersebut secara jelas menyatakan bahwa perusahaan Gap telah melakukan pelanggaran tentang ketenagakerjaan sehingga apabila memang benar ditemukan kasus yang menguatkan adanya pelanggaran tentang ketenagakerjaan seperti jam kerja yang panjang dengan upah hanya 56 sen per jam. Bila dikaitkan dengan teori gaji dengan faktor pertimbangan biaya hidup lokal dimana gaji yang diberikan haruslah cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga pekerja (dengan mempertimbangkan apakah wilayah tersebut umumnya dihuni pekerja yang miliki satu atau dua penghasilan sekalipun nilai gaji tersebut diatas gaji minimum). kemudian perusahaan harus menyediakan kondisi kerja yang layak. pelecehan seksual dari atasan. Perusahaan yang sudah terkenal seperti Gap harusnya tidak terlalu menekan pemasok untuk menghasilkan keuntungan yang terlalu berlebihan. Pihak Gap mau tidak mau harus siap menanggung segala kemungkinan teburuk atas operasi perusahaan yang dilakukan tersebut. Menurut saya mereka tidak harus membayar gaji yang sama untuk para pekerja dinegara Dunia Ketiga dengan gaji pekerja Amerika. tentang tindak kekerasan terhadap para pendukung para serikat pekerja. Hal ini dilakukan untuk menuntaskan kasus tersebut dan memberikan kejelasan atas situasi di Mandarin agar pedoman dari Gap bisa dipastikan sudah terlaksana dan para pekerja yang diberhentikan bisa bekerja kembali dan memperoleh hak-hak sesuai dengan ketentuan yang tertera dalam pedoman Gap tersebut. posisi permintaan dan penawaran .menunjukkan bahwa dalam hal ini tidak ada yang perlu ditutup-tutupi atau bermaksud melindungi perusahaan. Pemberian Jaminan Kesehatan serta Keselamatan Kerja. Transparansi menurut kewajiban perusahaan terhadap pekerja secara jelas dinyatakan bahwa perusahaan tidak boleh melakukan diskriminasi terhadap pekerja. karena hukum yang sama juga menyebutkan bahwa para pegawai atau pekerja juga memiliki hak untuk berpartisipasi (melalui serikat pekerja) dalam keputusan menutup perusahaan. Tentunya harus disesuaikan dengan standar industri setempat apakah standar yang dilakukan tersebut telah memadai atau tidak untuk dilaksanakan sesuai standar perusahaan Gap tersebut. semakin kecil pula yang bisa diberikan. semakin tinggi keuntungan perusahaan. 2.

bahkan perusahaan perlu (secara individual ataupun bersama perusahaan lain) mengumpulkan informasi tentang bahaya kesehatan yang terdapat dalam suatu pekerjaan dan menyebarkan informasi tersebut keseluruh pekerja untuk menjamin pekerja terhadap bahaya yang diketahui. Jika produktifitasnya bagus. Lagi pula Gap sudah mengeluarkan pedoman mengenai tata cara ketenagakerjaan diantara lain tidak melakukan diskriminasi dalam bentuk apa pun. Apakah perusahaan seperti Gap secara moral bertanggung jawab atas cara pemasoknya memperlakukan para pekerja mereka? Jelaskan jawaban Anda. Jika pemasok melanggarnya tentu ada sanksi yang harus menunjukkan simpatinya jika terjadi perlakuan yang tidak sesuai atau tidak manusiawi oleh pemasok terhadap pegawainya. baik pekerja yang ingin membentuk serikat pekerja maupun yang tidak bergabung. memberikan lingkungan yang aman. memberikan upah minimum atau menurut standar industry lokal. Secara moral tentu saja Gap harus bertanggungjawab karena sebagai perusahaan yang mempekerjakan pemasok tersebut di bawah labelnya tentunya perusahaan Gap mengetahui pasti perusahaan yang sudah diajaknya bekerja sama apakah perusahaan tersebut sudah melaksanakan pekerjaannya sesuai dengan ketentuan dan kesepakatan. Dalam kasus ini kami menyebutkan sebagai diskriminasi pekerja. memenuhi semua peraturan lingkungan dan standar-standar lingkungan yang lebih ketat dari Gap. Namun jika struktur gaji dalam suatu organisasi ingin dianggap adil maka para pekerja yang melakukan pekerjaan-pekerjaan yang kurang lebih sama haruslah diberi gaji yang sebanding. Mengenai pemberian jaminan kesehatan dan tingkat keselamatan kerja perlu diberikan yang sama seperti yang diberikan di Amerika. 3. dimana disebutkan perusahaan-perusahaan asing yang beroperasi dalam . Karena perusahaan dalam operasinya tidak akan terhindar dari tindakan diskriminasi khususnya dalam hal membedabedakan pekerja. maka mereka layak untuk mendapatkan gaji yang sepantasnya mereka terima. Dan mengenai kecelakaan kerja yang sering terjadi selain itu tentunya terkadang dalam melakukan pekerjaan bisa saja memperngaruhi kesehatan pegawai jika tenaganya terlalu dipaksakan dan terkuras karena harus memenuhi pesanan. Untuk masalah gaji tentunya harus disesuaikan dengan kondisi negara atau daerah setempat dan bisa mencukupi kebutuhan pegawai dan melalui proses yang adil sesuai dengan produktifitasnya. Selain itu diskriminasi terhadap gaji yang diberikan juga marak terjadi. dan menjungjung tinggi semua hukum dan peraturan setempat. tidak menggunakan tenaga kerja paksa atau para narapidana. tidak mempekerjakan anak-anak di bawah 14 tahun. tidak mengancam atau menghukum pegawai saat mereka berusaha mengatur atau melakukan tawar menawar secara kolektif.tenaga kerja dan biaya hidup pekerja tersebut. Perusahaan perlu memberikan program asuransi kesehatan yang sesuai. salah satunya dari kasus ini adalah penetapan oleh pemerintah yang menerapkan enam zona perdagangan bebas. karena pada dasarnya keselamatan dan kesehatan pekerja tidak boleh dikorbankan untuk kepentingan ekonomis.

Yang menjadi masalah di sini adalah pemasok Mandarin yang salah satunya termasuk bagian dari enam zona perdagangan bebas justru tidak mematuhi aturan yang telah ditetapkan pemerintah El Salvador. .zona perdangan bebas diberikan gaji lebih baik dibandingkan perusahaan diluar zona perdagangan bebas. sehingga Gap pun dalam hal ini terkena imbasnya harus mepertanggungjawabkan secara moral tindakan diskriminasi itu.