You are on page 1of 19

BAB II

PEMBAHASAN

2.1 Sejarah Perkembangan Ilmu Manajemen

Ilmu manajemen telah ada sejak ribuan tahun yang lalu. Hal ini dibuktikan
dengan adanya piramida di Mesir. Piramida tersebut dibangun oleh lebih dari 100.000
orang selama 20 tahun. Pembangunan piramida ini tak mungkin terlaksana tanpa
adanya seseorang yang merencanakan, mengorganisasikan dan menggerakan para
pekerja, dan mengontrol pembangunannya.
Praktik-praktik manajemen lainnya dapat disaksikan selama tahun 1400-an
di kota Venesia, Italia, yang ketika itu menjadi pusat perekonomian dan perdagangan
di sana. Penduduk Venesia mengembangkan bentuk awal perusahaan bisnis dan
melakukan banyak kegiatan yang lazim terjadi di organisasi modern saat ini. Sebagai
contoh : di gudang senjata Venesia, kapal perang diluncurkan sepanjang kanal dan
pada tiap-tiap perhentian, bahan baku dan tali layar ditambahkan ke kapal tersebut.
Hal ini mirip dengan model lini perakitan (assembly line) yang dikembangkan oleh
Hanry Ford untuk merakit mobil-mobilnya. Selain lini perakitan tersebut, orang
Venesia memiliki sistem penyimpanan dan pergudangan untuk memantau isinya,
manajemen sumber daya manusia untuk mengelola angkatan kerja, dan sistem
akuntansi untuk melacak pendapatan dan biaya.
Sebelum abad ke-20, terjadi dua peristiwa penting dalam ilmu manajemen.
Peristiwa pertama terjadi pada tahun 1776 ketika Adam Smith menerbitkan sebuah
doktrin ekonomi klasik, The Wealth of Nation. Dalam bukunya itu, ia
mengemukakan keunggulan ekonomis yang akan diperoleh organisasi dari
pembagian kerja (division of labor) yaitu perincian pekerjaan ke dalam tugas-tugas

Pengantar Manajemen - 3

Ahli sosilogi Jerman Max Weber. Gagasan Fayol itu kemudian mulai digunakan sebagai kerangka kerja buku ajar ilmu manajemen pada pertengahan tahun 1950 dan terus berlangsung hingga sekarang. Weber menyadari bahwa bentuk “birokrasi yang ideal” itu tidak ada dalam realita. memastikan cukupnya persediaan bahan baku. mengarahkan kegiatan sehari-hari. Di awal abad ke-20 seorang industriawan Perancis bernama Henry Fayol mengajukan gagasan lima fungsi utama manajemen: merancang. menghemat waktu yang terbuang dalam pergantian tugas. Revolusi Industri menandai dimulainya penggunaan mesin. memberikan tugas kepada bawahan. yang berakibat pada pindahnya kegiatan produksi dari rumah-rumah menuju tempat khusus yang disebut pabrik.yang spesifik dan berulang. menggambarkan suatu tipe ideal organisasi yang disebut sebagai birokrasi bentuk organisasi yang dicirikan oleh pembagian kerja. Teorinya tersebut menjadi contoh desain struktural bagi banyak organisasi besar sekarang ini. dan sejumlah hubungan yang impersonal.4 . dan menciptakan mesin dan penemuan lain yang dapat menghemat tenaga kerja. Perkembangan selanjutnya terjadi pada tahun 1940-an ketika Patrick Blackett melahirlkan ilmu riset operasi yang merupakan kombinasi dari teori Pengantar Manajemen . hierarki yang didefinisikan dengan jelas. menggantikan tenaga manusia. dan mengendalikan. dan lain-lain. mengoordinasi. Dia menggambarkan tipe organisasi tersebut dengan maksud menjadikannya sebagai landasan untuk berteori tentang bagaimana pekerjaan dapat dilakukan dalam kelompok besar. peraturan dan ketetapan yang rinci. Smith menyimpulkan bahwa pembagian kerja dapat meningkatkan produktivitas dengan meningkatnya keterampilan dan kecekatan tiaptiap pekerja. sehingga ilmu manajamen mulai dikembangkan oleh para ahli. memerintah. mengorganisasi. Peristiwa penting kedua yang mempengaruhi perkembangan ilmu manajemen adalah revolusi industri di Inggris. Perpindahan ini mengakibatkan manajer-manajer ketika itu membutuhkan teori yang dapat membantu mereka meramalkan permintaan.

Pemanfaatan dan pengangkatan tenaga kerja 3. manajemen baru terumuskan kurang lebih di abad 18 atau awal abad 19 Masehi. Variabel yang diperhatikan dalam manajemen Klasik : 1. Owen seorang pembaru dan indrustrialisasi dari Inggris adalah di antara tokoh pertama yang menyatakan perlunya sumber daya manusia di dalam organisasi dan kesejahteraan pekerja. Sedangkan Babbage seorang ahli matematika dari Inggris orang yang pertama kali berbicara mengenai pentingnya efisiensi dalam proses produksi. Dikenal dengan “Sains Manajemen”. 2. Pada tahun 1946 Peter F.Pentingnya peran manajer 2. Tanggung jawab kesejahteraan karyawan 4.5 . Dia meyakini akan perlunya pembagian kerja dan perlunya penggunaan matematika dalam efisiensi penggunaan fasilitas dan material produksi.statistika dengan teori mikroekonomi. Drucker sering disebut sebagai Bapak Ilmu Manajemen menerbitkan salah satu buku paling awal tentang manajemen terapan: “Konsep Korporasi” (Concept of the Corporation). Beliau mencoba pendekatan sains untuk menyelesaikan masalah dalam manajemen khususnya di bidang logistik dan operasi.2 Teori Manajemen Klasik Secara keilmuan. Buku ini muncul atas ide Alfred Sloan (chairman dari General Motors) yang menugaskan penelitian tentang organisasi. Diantara tokoh-tokoh yang mula-mula memperkenalkan manajemen secara keilmuan adalah Robert Owen (1771-1858) dan Charles Babbage (1972-1871). Iklim kondusif Pengantar Manajemen .

6 . Disamping itu Owen juga memperkenalkan sistem penilaian terbuka dan dilakukan setiap hari. yang mana pekerjanya tidak kesusahan dan dapat membeli kebutuhan dengan harga murah. Ia juga memperbaiki kondisi pekerjanya. Pengantar Manajemen . Setiap pekerja hanya dituntut tanggungjawab khusus sesuai dengan spesialisasinya. Pekerja bukan saja merupakan input. Owen berpendapat dengan memperbaiki kondisi kerja atau invertasi pada sumber daya manusia. Ia juga mengurangi jam kerja dari 15 jam menjadi 10. 2. Charles Babbage (1792 .1858) Owen menekankan tentang peranan sumberdaya manusia sebagai kunci keberhasilan perusahaan. Beliau juga mendirikan toko. produksi naik biaya operasi turun. Dengan cara seperti itu manajer diharapkan bisa melokalisir masalah yang ada dengan cepat. Sehingga setiap pekerja dapat dididik dalam suatu keterampilan khusus. dimana kondisi kerja sebelumnya dan kehidupan pekerja pada masa itu sangat buruk.Dilatar-belakangi oleh kondisi dan persyaratan kerja yang tidak memadai. Robert Owen (1771 .1. Dengan metode kuantitatifnya beliau percaya : 1) Bahwa prinsip-prinsip ilmiah dapat diterapkan untuk meningkatkan efisiensi produksi. tetapi merupakan sumber daya perusahaan yang signifikan. dan menolah pekerja dibawah umur 10 tahun. dengan mendirikan perumahan (tempat tinggal) yang lebih baik. Beliau melihat peranan pekerja sebagai yang cukup penting sebagai aset perusahaan.1871) Menganjurkan untuk mengadakan pembagian tenaga kerja dalam kaitannya dengan pembagian pekerjaan.5 jam. Owen berkesimpulan bahwa manajer harus menjadi pembaharu (reformer). perusahaan dapat meningkatkan output dan juga keuntungan.

1919) Gantt melakukan perbaikan metode sistem penggajian Taylor (differential system) karena menurutnya metode tersebut kurang memotivasi kerja. 2. 2. 2. Disamping itu Gantt juga memperkenalkan sistem penilaian terbuka yang Pengantar Manajemen . Hennry L. untuk menggantikan pikiran yang didasari tanpa ilmu. Sistem Pengawasan (supervisor) diterapkannya sebagai upaya untuk memacu semangat kerja karyawan. dengan ini kerja/operasi pabriknya bisa dianalisis secara terpisah. 3) Dengan melakukan pekerjaan yang sama secara berulang-ulang. Kerjasama antara manajemen dengan pekerja ditingkatkan.2) Pembagian Kerja (division of labor). Taylor memfokuskan perhatiannya pada studi waktu untuk setiap pekerjaan (time and motion study).3 Teori Manajemen Ilmiah 1. 3. Memilih karyawan secara ilmiah dan melatih mereka untuk melakukan pekerjaan seperti yang ditentukan pada langkah I. Dengan cara semacam ini pula training bisa dilakukan dengan lebih mudah. Mengawasi karyawan secara ilmiah. Taylor (1856-1915) Merupakan titik tolak penerapan manajemen secara ilmiah hasil penelitian tentang studi waktu kerja (time & motion studies). Gantt (1861 . untuk memastikan mereka mengikuti metode yang telah ditentukan. Mengembangkan Ilmu untuk setiap elemen pekerjaan. Taylor kemudian memperkenalkan sistem pembayaran differential (differential rate). Persahabatan antara keduanya juga ditingkatkan.7 . dari sini ia mengembangkan analisis kerja. 4. Frederick W. Manajemen Taylor didasarkan pada langkah atau prinsip sebagai berikut : 1. maka pekerja akan semakin terampil dan berarti semakin efisien.

yaitu mencatat schedul (jadwal) pekerja tertentu. Dengan demikian pekerja akan menjadi pelaksana. yaitu :  Menyiapkan Promosi  Melatih Calon Pengganti  Melakukan Pekerjaan Menurut metode tersebut. Frank B dan Lillian M.8 . 3. Menurut Frank pergerakan yang dapat dihilangkan akan mengurangi kelelahan. 2. sambil menyiapkan promosi karir. dan pengajar dalam arti mengajari calon pengganti. Gilbreth (1868 .1924 dan 1878 .awalnya merupakan ide Owen. Sedang Lilian memberikan kontribusi pada lapangan psikologi industri dan manajemen personalia. Beliau percaya bahwa tujuan akhir manajemen ilmiah adalah membantu pekerja mencapai potensi penuhnya sebagai seorang manusia. ini diungkapkan dalam bukunya yang berjudul Administration Industrielle et General Pengantar Manajemen . Henry Fayol (1841-1925) Fayol adalah seorang industrialis Perancis. Keduanya mengembangkan rencana promosi tiga tahap. dan melatih calon penggantinya. Gantt chart (bagan Gantt) kemudian populer dan digunakan untuk perencanaan. Semangat kerja akan naik karena bermanfaat secara fisik pada karyawan. seorang pekerja akan bekerja seperti biasa. Fayol mengatakan bahwa teori dan teknik administrasi merupakan dasar pengelolaan organisasi yang kompleks. pelajar yaitu menyiapkan karir yang lebih tinggi.1972) Keduanya adalah suami istri yang mempunyai minat yang sama terhadap manajemen.4 Teori Organisasi Klasik 1.

Teknik Produksi dan Manufakturing Produk. 5. Dicipline. 4. pengorganisasian. 3. fungsi ini dikenal sebagai fungsionalisme. wewenang yaitu hak untuk memberi perintah dan kekuasaan untuk meminta dipatuhi. yaitu : 1. Unity of Direction. Henry Fayol mengemukakan 14 prinsip manajemen.atau Gneral and Industrial Management yang ditulis pada tahun 1908 oleh Constance Storrs. Pengantar Manajemen . pengkoordinasian dan pengawasan. Fayol membagi manajemen menjadi lima unsur yaitu perencanaan. One head and one plan or a group or activities having the same objective. Manajerial. 4. Subordination of Individual Interest to Generale Interest. 6. Selanjutnya membagi enam kegiatan manajemen. Devision of Work. pemberian perintah. 3. Kepentingan seseorang tidak boleh di atas kepentingan bersama atau organisasi. Komersial. adanya spesialisasi dalam pekerjaan 2. 2. yaitu : 1. Keuangan. Unity of Command. Seluruh kegiatan dalam organisasi yang mempunyai tujuan sama harus diarahkan oleh seorang manajer.9 . Akuntansi 6. Unauthority and Responsibility. Keamanan 5. melakukan apa yang sudah menjadi persetujuan bersama. Setiap bawahan hanya menerima instruksi dari seorang atasan saja untuk menghilangkan kebingungan dan saling lempar tanggung jawab.

Standarisasi dan desentralisasi merupakan pembagian kekuasaan. Persamaan perlakuan dalam organisasi. keharmonisan dan kesetiaan dari para anggotanya yang tercermin dalam semangat korps. 10. 8. Stability of Tonure of Personel. Jalan yang harus diikuti oleh semua komunikasi yang bermula dari dan kembali ke kuasaan terakhir. menjalankan dan menyelesaikan rencananya. 13. pelaksanaan operasi organisasi perlu memiliki kebanggaan. Esprit the Corps. Centralization. Sealar Chain (garis wewenang). 12. 14. Gaji bagi pegawai merupakan harga servis atau layanan yang diberikan. Renumeration. Disini berlaku setiap tempat untuk setiap orang dan setiap orang pada tempatnya berdasarkan pada kemampuan. 2. Initiative. 9. 11. Dia menerapkan psikologi dalam perusahaan. Order. Bawahan diberi kekuasaan dan kebebasan di dalam mengeluarkan pendapatnya. kompensasi. Equity. Pengantar Manajemen .7.10 . industri dan pemerintahan. Seorang pegawai memerlukan penyesuaian untuk mengerjakan pekerjaan barunya agar dapat berhasil dengan baik. Mary Parker Follett (1868 1933) Follett menjembatani antara teori klasik dan hubungan manusiawi. dimana pemikiran Follett pada teori klasik tapi memperkenalkan unsur-unsur hubungan manusiawi. Persatuan adalah keleluasaan.

2.Konflik yang terjadi dalam perusahaan dapat dibuat konstruktif dengan menggunakan proses integrasi. Hugo Munsterberg (1862 1916) Hugo merupakan pencetus psikologi industri sehingga dikenal sebagai bapak psikologi industri. 1. 2. maka hubungan manusiawi dalam organisasi juga akan buruk. Elton Mayo Terkenal dengan percobaan-percobaan Howthorne. Bila moral dan efisiensi kerja memburuk.5 Aliran Hubungan Manusiawi Aliran timbul karena pendekatan klasik tidak sepenuhnya menghasilkan efieiensi dalam produksi dan keselarasan kerja. Para pakar mencoba melengkapi organisasi klasik dengan pandangan sosiologi dan psikologi. kedua penciptaan best possible work dan ketiga penggunaan best possible effect.6 Manajemen Modern Munculnya teori Modern lebih kepada aliran kuantitatif yang merupakan gabungan dari Operation Research dan Management Science. 2. Tokoh-tokoh aliran hubungan manusiawi antara lain Hugo Munsterberg dan Elton Mayo.11 . Bukunya yaitu Psikology and Industrial Efficiensy. dimana hubungan manusiawi menggambarkan manajer bertemu atau berinteraksi dengan bawahan. menguraikan bahwa untuk mencapai tujuan produktivitas harus melakukan tiga cara pertama penemuan best possible person. Aliran ini merupakan Pengantar Manajemen .

seperti dalam hal penganggaran modal. membuat prosedur Operation Research lebih diformasikan menjadi aliran IImu Manajemen Modern dan pengembangan modelmodel dalam memecahkan masalah-masalah manajemen yang kompleks. penjadwalan produksi. Aliran ini juga memiliki kelemahan karena kurang member perhatian pada hubungan manusia.berkumpulnya para sarjana matematika. Adanya bantuan komputer. yang lebih dikenal dengan sebutan “OR Tema” digunakan untuk memecahkan masalah pada saat perang. dapat memberi pemecahan masalah yang lebih berdasar rasional bagi para manajer dalam membuat keputusannya. Aliran kedua dibangun atas dasar ilmiah dikenal sebagai aliran Kuantitatif (Operation Research dan Management Science atau manajemen Operasi). seperti bidang transportasi dan komunikasi. Aliran pertama merupakan pengembangan dari aliran hubungan manusiawi yang dikenal sebagai Perilaku Organisasi. perencanaan sumber daya manusia dan sebagainya. Dan sesudah perang Dunia II tim ini dimanfaatkan untuk memecahkan masalah yang ruwet dalam bidang industry. strategi pengembangan produksi. Meski dengan berkembangnya ilmu ini juga memiliki sisi kelemahan. fisika. Tokoh-tokoh dalam Aliran Modern Manajemen modern berkembang dalam dua aliran. tetapi tidak dapat menjawab masalah-masalah social individu seperti motivasi. manajemen cash flow. dan sarjana eksakta lainnya dalam memecahkan masalah-masalah yang lebih kompleks. Pada awalnya tim sarjana yang berasal dari Inggris dan Amerika Serikat.12 . Kehadiran teknologi komputer. organisasi dan kepegawaian. Oleh karena itu sangat cocok digunakan untuk bidang perencanaan dan pengendalian. Teknik-teknik ilmu manajemen ini membantu para manajer organisasi dalam berbagai kegiatan penting. Pengantar Manajemen .

1990 : 177) mengemukakan teori motivasi berdasar teori dua faktor yaitu faktor higiene dan motivator. kemajuan. Hal-hal yang mendorong karyawan adalah pekerjaan yang menantang yang mencakup perasaan berprestasi. c.Perkembangan aliran Perilaku Organisasi ditandai dengan pandangan dan pendapat baru tentang perilaku manusia dan sistem social. Douglas McGregor. yang terkenal karena mengemukakan teori X dan teori Y. bertanggung jawab. b. dan gaji yang memadai dalam suatu pekerjaan akan menentramkan karyawan. Frederick Herzberg. dan Hirarki Kebutuhan Manusia.2001:170). yang mengemukakan teori motivasi higienis dan teori dua factor. Frederick Herzberg (Hasibuan. Menurut hasil penelitian Herzberg ada tiga hal penting yang harus diperhatikan dalam memotivasi bawahan (Hasibuan. Pengantar Manajemen . dapat menikmati pekerjaan itu sendiri dan adanya pengakuan atas semua itu. Dia membagi kebutuhan Maslow menjadi dua bagian yaitu kebutuhan tingkat rendah (fisik. Bila faktor-faktor ini tidak memadai maka orang-orang tidak akan terpuaskan (Robbins. Tokoh-tokoh aliran Perilaku Organisasi antara lain : a. administrasi perusahaan. dan sosial) dan kebutuhan tingkat tinggi (prestise dan aktualisasi diri) serta mengemukakan bahwa cara terbaik untuk memotivasi individu adalah dengan memenuhi kebutuhan tingkat tingginya. Abraham Maslow. rasa aman. yaitu Ego dan Super Ego. faktor-faktor seperti kebijakan.13 . dalama penjelasannya tentang perilaku manusia dan dinamika motivasi. Menurut Hezberg. yang mengemukakan adanya idquo. 1990 : 176) yaitu : a.

Adalah faktor motivator yang menyangkut kebutuhan psikologis seseorang yaitu perasaan sempurna dalam melakukan pekerjaan. Robert Blak dan Jane Mounton. dan produksinya yang seharusnya dihasilkan oleh organisasinya.14 . Grid 1. yaitu : a. yang membahas lima gaya kepemimpinan dan kisi-kisi manajerial (managerial grid) Menurut Blake dan Mouton.b. c. Hal-hal yang mengecewakan karyawan adalah terutama pada faktor yang bersifat embel-embel saja dalam pekerjaan. penerangan. d. Karyawan akan kecewa bila peluang untuk berprestasi terbatas. b. Maintenance Factors. Herzberg menyatakan bahwa orang dalam melaksanakan pekerjaannya dipengaruhi oleh dua faktor yang merupakan kebutuhan. Gaya kepemimpinan dalam managerial gris itu antara lain sebagai berikut: a. peraturan pekerjaan. Mereka akan menjadi sensitif pada lingkungannya serta mulai mencari-cari kesalahan. istirahat dan lain-lain sejenisnya. Factor motivasi ini berhubungan dengan penghargaan terhadap pribadi yang berkaitan langsung denagn pekerjaan. manager sedikit sekali usahanya untuk memikirkan orang-orang yang bekerja dengan dirinya. Adalah faktor-faktor pemeliharaan yang berhubungan dengan hakikat manusia yang ingin memperoleh ketentraman badaniah. ada empat gaya kepemimpinan yang dikelompokkan sebagai gaya yang ekstrim. Motivation Factors. Pengantar Manajemen . Kebutuhan kesehatan ini merupakan kebutuhan yang berlangsung terus-menerus. Dalam menjalankan tugas manager dalam gris ini menganggap dirinya sebagai perantara yang hanya mengkominikasikan informasi dari atasan lepada bawahan. sedangkan lainnya hanya satu gaya yang dikatakan ditengah-tengah gaya ekstrims tersebut. karena kebutuhan ini akan kembali pada titik nol setelah dipenuhi.

15 . Manager semacamini hanya maua memikirkan tentang usah peningkatan efisiensi pelaksanaan verja. Grid 5. dan berbaik hati mendorong orang-orang untuk bekerja lebih baik. ahíla mempunyai rasa tanggung jawab yang tinggi untuk selalu memikirkan orang-orang yang bekerja dalam organisasinya. Manager yang termasuk gris ini dapat dikatakan sebagai “manager tim” yang riel (the real team manager). tidak mempunyai atau hanya sedikit rasa tanggung jawabnya pada orang-orang yang bekerja dalam organisasinya. Dalam hal ini manager mempunyai pemikiran yang médium baik pada produksi maupun pada orang-orang. Dalam suasana seperti ini tidak ada satu orang pun yangmau memikirkan tentang usaha-usaha koordinasi guna mencapai tujuan organisasi. Grid 4. Grid 2. bersahabat. c. tidak terlampau mencolok. Dia mencoba merencanakan semua usaha-usahanya dengan senantiasa memikirkan dedikasinya pada produksi dan nasib orang-orang yang bekerja dalam organisasinya. Dia tidak menciptakan target terlampau tinggi sehingga sulit dicapai.dan lebih dari itu gaya kepemimpinannya lebih menonjolkan otokratisnya. Ini kadangkala manajer disebut sebagai manajer yang menjalankan tugas secara otokratis (autocratictask managers). Ini gaya kepemimpinan dari manager. Manager mempunyai rasa tanggung jawab yang tinggi untuk memikirkan baik produksinya maupun orang-orang yang bekerja dengannya.b. Pengantar Manajemen . Grid 3. Dia mampu untuk memadukan kebutuhankebutuhan produksi dengan kebutuhan=kebutuhan orang-orang di organisasinya. Tetapi pemikirannya mengenai produksi rendah. e. Manajer ini berusaha menciptakan suasana lingkungan yang semua orang bias bekerja rilek. dan produksi dalam tingkat yang memadai. Manager semacam ini sering dinamakan pemimpin club (the Country club management). d. Dia berusaha mencoba menciptakan danmembina moral orang-orang yang bekerja dalam organisasi yang di pimpinnya. dan bahagia bekerja dalam organisasinya.

3. Edgar Schein. Fred Feidler. yang banyak meneliti dinamika kelompok dalam organisasi dan lain-lainnya. Prinsip-prinsip Dasar Perilaku Organisasi dalam Manajemen Modern yang dikemukakan oleh beberapa tokoh tersebut dapat disimpulkan sebagai berikut : 1. Pendekatan motivasional yang menghasilkan komitmen pekerja terhadap tujuan organisasi sangat dibutuhkan. Manajemen tidak dapat dipandang sebagai proses teknik secara ketat (peranan. 2. prosedur dan prinsip). Pendekatan motivasional yang menghasilkan komitmen pekerja terhadap tujuan organisasi sangat dibutuhkan. Manajemen tidak dapat dipandang sebagai proses teknik secara ketat (peranan. Pengantar Manajemen . Rensistlikert. Chris Argyris. Organisasi sebagai suatu keseluruhan dan pendekatan manajer individual untuk pengawasan harus sesuai dengan situasi. prosedur dan prinsip).a. yang telah mengidentifikasi dan melakukan penelitian secara ekstensive mengenai Empat Sistem Manajemen.16 . pendekatannya harus dengan pertimbangan konservatif. yang memandang organisasi sebagai sistem social atau sistem hubungan antar budaya. diantaranya Exploitif-Otoritatif sampai Partisipatif Kelompok. 4. b. c. pendekatannya harus dengan pertimbangan konservatif. Manajemen harus sistematis. d. yang menyarankan pendekatan Contingency pada studi Kepemimpinan Prinsip Dasar Perilaku Organisasi : 1. 4. 3. 2. Manajemen harus sistematis. Organisasi sebagai suatu keseluruhan dan pendekatan manajer individual untuk pengawasan harus sesuai dengan situasi.

Directing (pengarahan). Controlling (mengawasi). 2. Riset operasi kemudian diformulasikan dan disebut aliran Management Science yang berfungsi untuk Penganggaran Modal.Terry : Planning (perencanaan).Perkembangan aliran Kuantitatif (Operation Research dan Management Science atau manajemen Operasi). Menurut Henry Fayol : Planning (perencanaan).17 . Budgeting. 8.Siagian : Planning (perencanaan). Contolling (pengawasan). Pengantar Manajemen . penjagaan tingkat persediaan yang optimal dan lain-lain. 5. Manajemen aliran kas. Mee : Planning (perencanaan). Menurut George R. Menurut John F. ditandai dengan berkembangannya tim riset operasi (operation research) dalam pemecahan masalah-masalah industry di Inggris pada Perang Dunia ke-2.S. System. 4. 7.P. Staffing (penyusunan pegawai). Evaluating (penilaian). Controling (pengawasan). Menurut Dr. Coordinating (pengkoordinasian). pengembangan strategi produksi. Organizing (pengorganisasian). 3. 6. Organizing (pengorganisasian). Controlling (pengawasan). (perngorganisasian). Planning (perencanaan). Controlling (pengawasan). Organizing (menyusun). Motivating (motivasi). perencanaan pengembangan sumber daya manusia. Organizing (pengorganisasian). Organizing 2. Motivating (motivasi). Actuating (penggerakan). Menurut Louis A. Planning.7 Fungsi Manajemen Menurut Para Pakar Fungsi Manajemen Menurut Para Ahli 1. Commanding (memerintah). Controlling (pengendalian). Organizing (menyusun). Scheduling production. Allen : Leading (menyusun). Menurut kooontz & O’ Donnel : Planning (perencanaan). Menurut MC Namara : Programming.

Directing (pengarahan). Menurut William H. Organizing(Pengorganisasian). Menurut Don Hellriegel dan John W.9. Controling.18 . Directing (pengarahan). Organizing. Assembling Resources. Directing(Pengarahan). Organizing (pengorganisasian). Controlling (pengawasan). Coordinating (pengkoordinasian). Leading(menyusun). Menurut Richar W Griffin : Planning(Perencanaan).C. 11. Pengantar Manajemen . 18. Representing(kesamaan). Drs. Menurut John Robert Organizing(Pengorganisasi).Newman : Planning (perencanaan). Budgeting (penganggaran). Coordinating. Farland (1990) Planning(perencanaan). Controling(Pengaturan) 20. Coordinating (pengkoordinasian). Controlling (pengawasan). Planning.D : Planning(Pengaturan). Slocum. Menurut Dalton E. Menurut Lindall F. Controlling(Pengawasan) B. Leading. Controling(Pengaturan) 19. Commanding. Controling(Pengaturan) McHugh : Planning(Perencanaan). Directing(Pengarahan). Organizing (pengorganisasian). Menurut John D. 12. Commanding(Pengarahan). 14. Facillitating (pemberian fasilitas). Organizing. Menurut Ernest Dale : Planning(Perencanaan). Oey Liang Lee : Planning (perencanaan).M. Controlling (POLC) 15. Organizing(pengorganisasian) Controlling(Pengaturan) 17. Leading. Staffing. 10. 13. Directing (pengarahan). Staffing(Penyusunan Pegawai). Innovating(pengembangan). Organizing (pengorganisasian). Menurut Prof. Staffing (penyusunan pegawai). Menurut Luther Gullick : Planning (perencanaan). Menurut Harold Koontz dan Heinz Weihrich : Planning. Organizing(Pengorganisasian). Ph. Menurut Nickels & Organizing(Pengorganisasian). Reporting (pembuatan laporan). Organizing. Controlling (POSLC) 16. Millet : Directing (pengarahan).Unwirk : Forescating. Jr : Planning.

7. serta memperbaiki pengetahuan dan sikap bawahan agar mereka teramoil dalam usaha mencapai tujuan yang ditetapkan. menengah. Organizing (pengorganisasian). mengambil keputusan. berupa pengikhtisaran sistem anggaran keuangan. 2. inspirasi dan dorongan kepada bawahan supaya mereka bertindak. maupun panjang. System. salah satu fungsi manajemen berupa sistem informasi yang mengumpulkan dan menyimpan data dari semua aktivitas dan transaksi Pengantar Manajemen . baik itu sistem keuangan untuk jangka pendek. menentukan tujuan untuk kinerja organisasi dimasa depan serta memutuskan tugas dan penggunaan sumber daya yang diperlukan untuk mencapai tujuan tersebut. menentukan apakah organisasi dapat memenuhi target tujuannya. semangat dan dorongan kepada bawahan agar bawahan melakukan kegiatan secara suka rela sesuai apa yang diinginkan oleh atasan. 5. mengawasi aktivitas karyawan. cara. mengalokasikan seluruh pekerjaan yang harus dilaksanakan antara kelompok kerja. pembuatan dan program atau dengan kata lain berfungsi sebagai rancangan mengenai asas-asas serta usaha-usaha yang akan dijalankan (pembuatan program).19 . Actuating (penggerakan). Budgeting (penganggaran). 8. 9. Controlling (pengawasan). 6. 3. Planning (perencanaan). memberi semangat. menetapkan wewenang relatif serta tanggung jawab masing-masing individu atas komponen kerjadan menyediakan lingkungan kerja yang tepat. 4. dan melakukan koreksi bila diperlukan serta menilai pelaksanaan kegiatan. Motivating (motivasi). Leading (menyusun). memilih orang-orang yang menjadi anggota kelompoknya. mengadakan komunikasi agar ada saling pengertian antara manajer dan bawahan.Pengertian dari Fungsi Manajemen diatas : 1. menggerakkan orang-orang mau bekerja dengan sendirinya atau penuh kesadaran secara bersama-sama untuk mencapai tujuan yang dikehendaki secara efektif. merupakan salah satu fungsi manajemen yang berarti proses. pemberian inspirasi. Programming.

Assembling merupakan fungsi manajemen berupa pengikhtisaran sistem anggaran keungan. fungsi manajemen yang berhubungan dengan usaha memberi bimbingan. Fprecasting dilakukan sebelum perencanaan dibuat. 12. rangkaian kegiatan untuk memberikan saran dan prasarana serta jasa yang memudahkan pelaksanaan pekerjaan dari seorang atasan kepada bawahan atau kepada orang yang terorganisasi dalam kelompok formal untuk pencapaian suatu tujuan. Pengantar Manajemen .20 . Forecasting. saran. baik itu sistem keuangan untuk jangka pendek. percekcokan. Coordinating (pengkoordinasian). memproses data menjadi informasi yang berguna bagiu pihak manajemen 10. 17. Potensi dan kelemahan perusahaan diperhatikan dengan saksama. 15. dengan jalan menghubungka. perintah-perintah atau intruksi kepada bawahan dalam melaksanakan tugas masing-masing. dan panjang. agar tugas dapat dilaksanakan dengan baik dan benar tertuju pada tujuan yang telah ditetapkan semula. salah satu fungsi manajemen berupa penyampaian perkembangan atau hasil kegiatan atau pemberian keterangan mengenai segala hal yang berkaitan dengan tugas dan fungsi-fungsi kepada pejabat yang lebih tinggi. Directing / Commanding (pengarahan). 16. menengah. 11. fungsi manajemen berupa penyampaian perkembangan atau hasil kegiatan atau pemberian keterangan mengenai segala hal yang berkaitan dengan tugas dan fungsi-fungsi kepada pejabat yang lebih tinggi. menyatukan dan menyelaraskan pekerjaan bawahan sehingga terdapat kerja sama yang terarah dalam upaya mencapai tujuan organisasi. Facillitating (pemberian fasilitas).perusahaan. adalah meramal atau memperkirakan apa yang akan terjadi dimasa datang berdasar variabel atau kemungkinan yang ada. Staffing (penyusunan pegawai). 13. merupakan salah satu fungsi manajemen untuk melakukan berbagai kegiatan agar tidak terjadi kekacauan. kekosongan kegiatan. Reporting (pelaporan). 14. merupakan salah satu fungsi manajemen untuk memberikan penilaian dalam berbagai kegiatan serta menilai sejauh mana usaha mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Evaluating (penilaian).

21 . berupa pemanfaatan sumber daya yang ada. atau cara baru untuk menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang telah ada ke dalam produk atau proses produksi. dan / atau perekayasaan yang bertujuan mengembangkan penerapan praktis nilai dan konteks ilmu pengetahuan yang baru. baik itu SDA atau SDM sehingga terjadi ketepatgunaan.18. Innovating merupakan fungsi manajemen berupa penelitian. Pengantar Manajemen . Resources. pengembangan. 19.