You are on page 1of 4

MODUL PRAKTIKUM

METODE KUANTITATIF

BAB V
VARIABEL DUMMY SEBAGAI VARIABEL INDEPENDEN

OLEH:
TIM KOORDINATOR ASISTEN PRAKTIKUM
MATA KULIAH METODE KUANTITATIF

JURUSAN AGRIBISNIS
FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
2016

VARIABEL DUMMY
Semua variable yang telah kita bahas merupakan variable kuantitaf, yang
merupakan atribut numeric yang dapat diukur. Namun variable-variabel untuk
megukur perilaku ekonomi terkadang juga merupakan variable yang kualitatif,
seperti gender dari seseorang, status pendidikan, musin, pemerintah atau swasta
dan lain sebagainya.
Dalam bab ini kita mempelajari prosedur perhitungan variable kualitatif
dalam mengestimasi dan hipotesisnya. Kita akan lebih memfokuskan hanya pada
variable independent yang kualitatif atau berupa data ratio maupun data yang
bersifat nominal. Data nominal merupakan tingkat data yang paling rendah dan
keberadaannya dalam analisis regresi merupakan penanda dari sesuatu yang
bersifat dikotomi, variabel ini disebut variable boneka atau variable dikotomi atau
variable dummy.
APLIKASI DALAM STATA
1. Data yang digunakan
Pada praktikum kali ini, kita akan menganalisis faktor yang mempengaruhi
besar kecilnya gaji yang diterima karyawan. Data ini terdapat di buku referensi
ekonometri yang ditulis oleh Gujarati (2011). Data tersebut terdiri dari : gaji
karyawan per jam, jenis kelamin karyawan, warna kulit karyawan, keikutsertaan
dalam serikat pekerja, pendidikan, dan pengalaman dalam berkerja. Untuk
variabel jenis kelamin, warna kulit karyawan, dan keikutsertaan dalam serikat
pekerja merupakan variable kualitatif yang tidak bisa diukur maka variablevariabel tersebut hanya bisa ditandai sifatnya dengan memberi nilai 0 dan 1.
Variabel-variabel inilah yang disebut dengan variabel dummy.
2. Perintah yang digunakan
Tujuan praktikum ini adalah mengetahui hubungan antara jenis kelamin
karyawan,

warna

kulit

karyawan,

keikutsertaan

dalam

serikat

pekerja,

pendidikan, dan pengalaman dalam berkerja dengan besar kecilnya. Maka


analisis yang digunakan adalah regresi berganda, persamaannya yaitu :

Wagei= 1 + 2 D2 i + 3 D3 i + 4 D 4 i + 5 Educ i + 6 Exper i +ui


D2i = 1 jika perempuan dan 0 untuk laki-laki
D3i= 1 untuk kulit non putih, 0 untuk kulit putih

D4i= 1 untuk anggota serikat pekerja, 0 untuk non anggota serikat pekerja
Nilai 0 menandakan variable referensi/acuan dalam menginterpretasikan hasil.
Perintahnya :
regress wage female nonwhite union education exper

Yang harus diinterpretasikan ?


-

Intersep

Nilai koefisien variabel dummy nan variabel non dummy

Probabilitas variabel

3. Interaksi antar Variabel Dummy


Kita telah mengetahui bahwa gaji rata-rata yang didapat karyawan perempuan
lebih rendah dibandingkan karyawan laki-laki dan juga gaji rata-rata karyawan
non kulit putih lebih rendah dibandingkan karyawan kulit putih. Selanjutnya
apakah memungkinkan terjadi diskriminasi bagi karyawan wanita non kulit putih?
Untuk menjawab pertanyaan ini, kita akan mengestimasikan kembali
fungsi gaji dengan menambahkan variabel baru yang disebut dengan dummy
interaktif yaitu mengalikan variabel jenis kelamin (D 2) dengan variabel warna
kulit (D3).
Langkah yang harus dilakukan :
a. Membuat variabe baru bernama interaksidummy dengan mengalikan
variable jenis kelamin dengan warna kulit karyawan:
gen interaksidummy= female* nonwhite
maka di data editor, kita akan melihat variable baru:

b. Meregresikan

variabel

baru

tersebut

dengan

variabel-variabel

versi

sebelumnya:
regress wage female nonwhite union education exper interaksidummy

c. Menginterpretasikan hasil
-

Koefisien variabel interaksidummy

Bandingkan nilai koefisien variabel tersebut dengan variabel female dan


non white
Tugas praktikum:

Buatlah data hipotetik dikembangkan dari data regresi berganda yang telah anda
lakukan sebelumnya dengan menambahkan minimal dua variable dummy
sebagai

variable

independen.

Lakukanlah

analisis

regresi

berganda

interpretasikanlah hasil analisisnya. Laporkanlah dalam bentuk makalah.

dan