27

Peraturan Surat Pos (Draft Letter Post Regulations), dan beberapa arsip dan artikel dari majalah pos yaitu Australia Post. Dari Naskah Peraturan Surat Pos, saya menerjemahkan tiga bab yaitu; Ketika menerjemahkan, saya harus mengetahui terlebih dahulu jenis artikel yang akan diterjemahkan sehingga saya dapat menyesuaikan kata-kata yang tepat untuk hasil terjemahannya saya memilki hak dan kewajiban, yaitu hak untuk mengajukan pertanyaan mengenai masalah jasa layanan yang tidak diketahui oleh saya dan kewajiban untuk menjalankan aturan-aturan yang berlaku di instansi dan mengerjakan tugas yang diberikan pembimbing dengan baik. 4.2.1 Aturan- Aturan dalam Proses Penerjemahan di PT. Pos Indonesia. Adanya beberapa ketetapan aturan- aturan yang harus diperhatikan dalam proses penerjemahan naskah, baik oleh bagian Pos Internasional maupun oleh saya itu sendiri adalah : 1. Dokumen atau naskah kongres harus diterjemahkan ke dalam bahasa masing-masing anggota UPU dengan tetap mengacu kepada dokumen yang asli. 2. Penerjemah hendaknya harus memiliki kemampuan bahasa yang benar dan fasih maupun dalam bahasa sumber maupun bahasa sasaran. 3. Penerjemah hendaknya mengetahui terminologi-terminologi padanan terjemahannya dalam bahasa sasaran, sehingga hasil terjemahan dapat dimengerti dan tidak merubah makna sebenarnya. Oleh karena itu, penerjemah harus melihat kamus atau buku yang berhubungan dengan perposan, antara lain ;

Pos Indonesia (PERSERO) yang berisi kata. Kamus Umum Inggris-Indonesia ( John M. suatu istilah dalam bahasa resmi UPU (Perancis) diterjemahkan ke dalam bahasa Arab. Pos Indonesia (PERSERO) pada bagian Pos Internasional saya melakukan beberapa proses penerjemahan. Dalam kamus Poliglot.28 a. Kamus Ingris-Inggris (AS Hornby). Kamus Umum Indonesia-Inggris ( John M. b. Salah satu contohnya yang dikutip dari naskah “Eight Additional Protocol to the Constitution of the Universal . Echols dan Hasan Shadily) d.2. Cina. Kamus Poliglot (kamus Istilah Pos Internasional) yang disusun dan diterbitkan oleh pihak UPU yang berisi kata-kata khusus yang digunakan dalam penyelenggaraan layanan Pos Internasional. Kamus Istilah Pos (Tim Penyusun PT. Jerman. apakah jenisnya sajak prosa dan lain sebagainya atau tentang bidang ekonomi. kesehatan.kata khusus yang digunakan dalam penyelenggaraan layanan pos dalam negeri. hukum dan lain-lain.2 Proses Penerjemahan Selama melaksanakan praktik kerja di PT. Pos 1994) yang diterbitkan oleh PT. Rusia. dan Spanyol. Echols dan Hasan Shadily) e. c. Inggris. 4. yaitu sebagai berikut: 1. Tuning atau penjajakan Penjajakan yaitu menjajajaki bahan yang akan kita terjemahkan.

Dan contoh lain mengenai ekonomi yang dikutip dari naskah “Associated Businesses” contohnya yaitu: purchase. Analysis atau penguraian Penguraian yaitu menguraikan tiap-tiap kalimat dalam bahasa sumber ke dalam satuan-satuan kata yang berupa kata atau frase serta memahami isi bahan yang akan diterjemahkan. maka hasilnya. Ini adalah salah satu contoh penguraian suatu kalimat secara sistem kata per kata seperti dalam kalimat yang berada pada artikel 116 bab-tiga. which shall take action according to its legislation”. marketing. Dan kalimat diatas dapat diterjemahkan menjadi. “Pengembangan jaringan jalur angkutan yang terluas dan efektif di Australia”. to the administration of the country of origin. Maka agar kalimat tersebut dapat menuju bahasa sasaran.29 Postal Union”. jika kita terjemahkan dengan cara kata per kata. dan lain-lain. dan lain-lain. “The official report shall be sent with the supporting papers. trading. resmi pendaftaran. legislation. “Resmi laporan akan dikirim dengan disertai laporan kertas. arbitration. terlebih dahulu kita harus menganalisa dan menyusunnya. misalnya: Amanded. terjemahan itu termasuk ke dalam salah satu bidang hukum. Dengan melakukan proses analisis atau penguraian kita dapat menyusun kalimat tanpa akan menghilangkan informasi dan ide ke dalam bahasa sasaran. yang akan mengambil tindakan menurut tersebut perundang-undangan”. pada kantor dari negara asal. . ratification. Dan untuk menerjemahkan beberapa kata dalam naskah tersebut kita harus lebih melihat kata-kata yang berhubungan dengan hukum. 2. payment. officially registered.

cermat dan selaras. 6. ungkapan-ungkapan dalam bahasa sasaran yang tepat. . kita dapat memberikan garis miring (Italic). etc. Restructing atau perakitan Perakitan yaitu menyusun semua istilah dan ungkapan selaras dengan norma-norma dalam bahasa sasaran dan menerjemahkan secara tepat makna dan gaya bahasa sumber. 4. memperbaiki susunan kalimat untuk menghasilkan kalimat yang lebih efektif. contohnya seperti. Ketua mencermati penggabungan (merger) antara Organisasi Angkutan Kilat Eropa (European Express Cariier Organization/EEO) atau Ketua mengusulkan pembentukan Kelompok Kerja Electronic Commerce. Penerjemah diperkenankan melihat kamus istilah sebagai acuan atau pedoman. taxe percue. Contohnya: global ePOST postes. Terminology atau peristilahan Peristilahan yaitu penganalisaan istilah-istilah. Discussion atau pembahasan system. Checking atau pengecekan Pengecekan yaitu memeriksa kesalahan-kesalahan dalam penulisan kata dan pemakaian tanda baca. Austrapay. 5. postes yang artinya perangko (diambil dari bahasa latin). Geospend. diketuai oleh Inggris Raya.30 3. Contohnya: global ePOST system artinya sistem pengeposan secara elektonik yang mendunia. taxe percue artinya biaya perangko. Contohnya: Apabila dalam sebuah terjemahan terdapat suatu istilah yang berbahasa Inggris. philately.

Banda No. Karena naskah yang diterjemahkan berhubungan dengan pelaksanaan operasional pos. baik menyangkut isinya maupun bahasanya. Pos Indonesia. 4.31 Pembahasan yaitu mendiskusikan hasil terjemahan. VI Bandung 40115 selama kurang lebih seratus jam mulai dari tanggal 25 Agustus 2008 sampai dengan 19 September 2008. maka saya memakai beberapa acuan. pertama saya menerjemahkan dengan Penandaan uang tunai dalam perlintasan ternyata setelah diperiksa ulang. Kamus Istilah Pos yang diterbitkan oleh PT. 3. 2. Kamus Inggris-Indonesia (Jhon M Echols dan Hasan Shadily).3 Uraian Pelaksanaan Praktik Kerja Saya melaksanakan praktik kerja di PT. Pos Indonesia yang bertempat di Jalan. ternyata bahasa tersebut yaitu bahasa latin dan contoh lain seperti “Benchmarking Cash–in-Transit”. dengan berkonsultasi dengan penasehat ahli di bidang yang bersangkutan. Adapun kegiatan yang saya lakukan di instansi tersebut adalah : . 30 Lt. Kamus Poliglot (kamus istilah Pos Internasional yang diterbitkan oleh UPU). Contohnya: saya menerjemahkan kata “Prospecta” karena di kamus tidak ada kata tersebut. yaitu: 1. makna yang sesungguhnya yaitu “Metode pengangkutan uang melalui Pos”. 4. Kamus Indonesia-Inggris (Jhon M Echols dan Hasan Shadily). maka saya bertanya pada pembimbing lapangan ternyata “Prospecta” itu memiliki arti yang sama dengan prospect yang artinya harapan (prospek) .

Lalu saya disarankan untuk pulang. Senin. Pos Indonesia Lt. Pada Bagian Sumber Daya Manusia saya menemui Bapak Rachmat sebagai Sekretariat Direktorat Sumber Daya Manusia untuk memberikan surat pengantar praktik kerja. Pos Indonesia 3.32 1. Studi Kepustakaan Saya mencari data dan informasi dengan membaca buku panduan yang ada di PT. Menerjemahkan Saya menerjemahkan artikel-artikel yang berjudul Universal Postal Union Review. karena Bapak Rachmat akan membuat surat . 2. 25 Agustus 2008 Saya mendatangi PT. dan Draft Letter Post Regulations ke dalam bahasa Indonesia dan arsip-arsip pos tentang Peranan PT. Autralia Post.II tepatnya pada Bagian Sumber Daya Manusia. Diskusi atau Wawancara Saya melakukan diskusi langsung dengan pembimbing di PT. Pos Indonesia Dalam Penanganan Kiriman Pos dan arsip lainnya ke dalam bahasa Inggris. Deskripsi perincian kegiatan saya selama melaksanakan praktik kerja sebagai berikut : 1. Pos Indonesia dengan maksud untuk mendapatkan informasi mengenai jasa layanan. Bapak Rachmat menyarankan agar saya melaksanakan praktik kerja di Bagian Pos Internasional karena sesuai dengan jurusan kuliah saya. Setelah itu.

33 pengantar untuk diberikan pada Bagian Pos Internasional dahulu dan saya disarankan datang kembali keesokan harinya. Saya kemudian mencari tempat fotokopi yang tidak jauh dari PT. Cilaki dan menemui Bapak Rachmat kembali. 26 Agustus 2008 Saya mendatangi PT. saya kembali ke kantor Pos yang berada di jalan Cilaki tersebut dan menyerahkan kepada bapak Rachmat untuk ditandatangani. Buku tersebut adalah buku yang berisikan data-data para mahasiswa yang pernah melaksanakan praktik kerja di PT. Pos Indonesia yang berada di jalan. Setelah selesai memfotokopi.00 karena pada saat itu Bapak Rachmat sedang tidak ada tamu lainnya. Saya lalu diberi surat pengantar untuk diberikan ke bagian PT. dan saya pun tidak bersosialisasi dengan karyawan lainnya.00 sampai dengan 15. instansi. Saya berada di Bagian Sumber Daya Manusia kurang lebih hanya satu jam dari jam 14. dan Fakultas. Saat Bapak Rachmat menandatangani surat pengantar tersebut. Pos dan untuk mengetahui jumlah mahasiswa yang melakukan praktik kerja di setiap bagiannya. Selasa. Di hari pertama ini saya tidak melakukan aktifitas apapun karena saya bukan ditempatkan di Bagian Sumber Daya Manusia melainkan di Bagian Umum Unit Bisnis Pos Internasional. 2. NPM (nomor pokok mahasiswa). saya menerima surat pengantar tersebut yang telah ditandatangani oleh Bagian Sumber Daya Manusia untuk diberikan pada . saya mengisi data diri di sebuah buku besar yang menyangkut nama saya. Pos tersebut. Pos Internasional dan sebelumnya saya diperintahkan untuk memfotokopi terlebih dahulu sebanyak tiga lembar. Setelah itu.

Rabu.00 saja. Saya diperkenalkan oleh Bapak Santosa pada bagian-bagian lain yang ada di Pos Internasional antara lain Muh. Sutoro sebagai International Postal. International Account Settlement. International Operations. Selain itu juga. dan mengisi daftar hadir yang sudah disediakan.34 Bagian Pos Internasional dimana saya belum melakukan kegiatan apapun karena belum menemui Bagian Pos Internasional. karena saya hanya melakukan praktik kerja saya diperintahkan datang pukul 10. Sebelumnya. 27 Agustus 2008 Pada hari ketiga saya mendatangi Bagian Pos Internasional menemui Bapak Santosa sebagai FP GENERAL AFFAIRS dan memberikan surat pengantar dari Fakultas sebanyak 1 lembar dan surat pengantar dari Bagian Sumber Daya Manusia sebanyak 1 lembar. General Affairs. Kamis. FP International Operations. Berhubung Bapak Santosa akan menghadiri rapat. 28 Agustus 2008 Saya mendatangi Bagian Pos Internasional untuk mengisi daftar hadir dan selanjutnya saya menemui Bapak Santosa selaku pembimbing di . 3. saya diwawancarai terlebih dahulu oleh Bapak Santosa dan beliau memberikan penjelasan tentang tata cara praktik kerja. saya diharuskan untuk berpakaian rapih dan sopan. dan ini hari pertama berjumpa dengan pembimbing lapangan tersebut. dan FP EMS UNIT. maka pembimbing belum bisa menyediakan tempat dan tugas pada hari itu dan akhirnya saya di persilahkan untuk pulang dan kembali di keesokan harinya. EMS UNIT. 4. Aras sebagai International Affairs.

Artikel tersebut menjelaskan tentang lingkungan . yang sama. dan artikel yang saya terjemahkan berjudul ”Post and the Community”. Artikel tersebut selesai dalam satu hari tetapi tidak dibahas karena semua pembahasan dilakukan pada hari terakhir setelah semua terjemahan selesai dilakukan. lingkungan.35 instansi tersebut. 5. saya kembali ke meja untuk menerjemahkan artikel yang telah difotokopi. Kemudian. seluruh program tersebut melingkupi acara-acara masyarakat Australia seperti olahraga. Saya diberi kembali majalah yang sama yaitu ”Australia Post” Yang memuat artikel yang berjudul “Associated Businesses” . pendidikan. Terjemahan dari artikel tersebut diberikan pada pembimbing lapangan keesokan harinya. saya meminta izin untuk memfotokopi buku tersebut dan akhirnya saya menuju tempat fotokopi yang berada di Lt. Saya membaca terlebih dahulu buku tersebut di bagian Pos Internasional di meja kosong yang tersedia. kesenian. Jumat. Proses penerjemahan dilakukan dengan cara ditulis tangan terlebih dahulu selanjutnya pengetikan dilakukan di rumah. dan budaya dan pelayanan masyarakat. Kesulitan pertama yang saya hadapi adalah tidak adanya kamus untuk menerjemahkan artikel tersebut. Isi dari artikel tersebut yaitu mengenai pos yang berkomitmen untuk menjadi sponsor utama bagi kepentingan Australia. Setelah selesai membaca. 29 Agustus 2008 Saya mendatangi Bagian Pos Internasional untuk mengisi daftar hadir dan menemui Bapak Santosa kembali. Bapak Santosa menyarankan saya untuk menerjemahkan majalah yang berjudul Australia Post Annual Report.

Jerman. Belanda dan Amerika Serikat. yang pertama artikel tersebut menjelaskan tentang perkembangan jenis komunikasi elektronik dan bekerjasama dengan beberapa negara yaitu Belgia. yang memudahkan para konsumen dalam proses transaksi dan pengiriman ini sangat cepat sehingga terus meningkatnya jumlah konsumen dari tahun ke tahun. Finlandia. 6. 1 September 2008 Saya mendatangi Bagian Pos Internasional dan mengisi daftar hadir seperti biasanya. Senin. Contohnya pada tahun 1996-97 meningkat sekitar 12. Yang kedua menjelaskan tentang pembahasan kelompok Benchmarking Cash-in-Transit dan yang terkahir tentang keikiutsertaan PSAG dalam pekerjaan Komisi Penghubung Operator Swasta-UPU. Setelah itu saya diberi sebuah buku untuk diterjemahkan oleh pembimbing lapangan di instansi tersebut. Buku tersebut berjudul Electronic Commerce yang terdapat tiga artikel. Saya . Saya menerjemahkan artikel tersebut dengan tulis tangan dan pengetikan dilakukan di rumah.36 pelayanan paket kilat di Australia yaitu atas kerja sama “Australian air Express dan Australia Post and Qantas” yang memberikan jasa layanan paket kilat dengan melalui jalur internet atau banking dan cek karena mengikuti seiringnya berkembangan zaman. Inggris Raya. dan lebih dari 100 juta yang sudah melakukan transaksi atau menggunakan jasa ini selama periode tahun 1996-97.3 persen dari tahun sebelumnya. terjemahan tersebut tidak dibahas terlebih dahulu dan saya tidak mendapatkan kesulitan apapun karena membawa kamus sendiri.

dan mencoba menyelesaikan artikel tiga dan empat. 8. Saya melanjutkan terjemahan selanjutnya dan masih dengan artikel yang sama. Isi dari amandemen-amndemen tersebut antara lain yang berisikan kesepakatan para relasi. 3 September 2008 Saya mendatangi Bagian Pos Internasional dan mengisi daftar hadir seperti biasanya. 4 September 2008 . lalu pengetikan dilakukan dirumah saya 7. yang menjelaskan tentang isi-isi amandemen protokol tambahan kedelapan untuk UndangUndang Dasar Persatuan Pos Sedunia.37 menerjemahkan tersebut dengan cara tulis tangan seperti biasanya. Karena keterbatasan waktu saya baru mengerjakn artikel satu dan dua. Seperti biasanya pengetikan dilakukan di rumah saya. keterbatasan izin perhimpunan. penaikan jabatan protokol tambahan. Saya memberikan tugas terjemahan yang sudah saya terjemahkan kemarin tanpa ada pembahasan. 9. dan pengetikan dilakukan di rumah saya. arbitrasi dan ratifikasi. Kamis. 2 September 2008 Saya mendatangi Bagian Pos Internasional dan mengisi daftar hadir yang telah tersedia. Selasa. Rabu. setelah itu saya menerjemahkan buku Universal Postal Union Review yang berjudul Eighth Additional Protocol to the Constitution of the Universal Postal Union dan terdapat empat artikel dalam judul tersebut.

12. 11. Masih dalam melanjutkan pengerjaan pada artikel yang sama yang diberikan pada harihari sebelumnya. Kemudian saya melanjutkan tugas yang diberikan di hari sebelumnya masih dengan artikel yang sama. Selasa. Jumat. lalu saya menerjemahkan tentang Peranan PT. Senin. Selama saya menerjemahkan saya menggunakan Kamus Indonesia-Inggris oleh John M. 9 September 2008 Seperti biasa saya mendatangi Bagian Pos Internasional untuk mengisi daftar hadir seperti pada hari-hari sebelumnya. Pengetikan dilakukan di rumah saya. Pos Indonesia Dalam Penanganan Kiriman Pos Hasil Kejahatan Penggunaan Kartu Kredit (credit card fraud) ke dalam teks bahasa Inggris. 8 September 2008 Saya mendatangi Bagian Pos Internasional untuk mengisi daftar hadir seperti hari-hari sebelumnya. 5 September 2008 Seperti biasanya saya mendatangi Bagian Pos Internasional untuk mengisi daftar hadir. 10. Saya masih melanjutkan tugas yang sama yang telah diberikan dua hari sebelumnya. Saya memberikan hasil terjemahan yang dilakukan hari Rabu 3 September 2008 tanpa ada pembahasan karena semua artikel yang sudah diterjemahkan akan dibahas pada hari terakhir. Dalam mengerjakan tugas ini saya tidak terlalu . Echols dan Hassan Shadily.38 Saya mendatangi Bagian Pos Internasional dan mengisi daftar hadir.

artikel ke-dua mengenai metode-metode petunjuk pembayaran pengiriman barang dan biaya perangko. 15.39 mengalami kesulitan. Karena tugas belum selesai. artikel pertama mengenai pemberitahuan tentang permasalahan perangko dan pertukaran administrasi. 13. Kamis. 14. 11 September 2008 Saya mendatangi Bagian Pos Internasional dan mengisi daftar hadir seperti biasa. 10 September 2008 Saya mendatangi Bagian Pos Internasional dan mengisi daftar hadir seperi biasa. Setelah itu saya diberi sebuah buku oleh pembimbing lapangan di instansi tersebut. Rabu. Saya tidak menemukan kesulitan karena menggunakan bantuan kamus dan diizinkan bertanaya kepada pembimbing lapangan dan pengetikan seperti biasa dilakukan di rumah saya. Pengetikan dilakukan di rumah saya. Jumat 12 September 2008 Seperti biasanya. Saya memilih bab-tiga yang memuat tujuh artikel. Pada hari itu saya mengerjakan dua artikel. Setelah itu saya melanjutkan tugas yang telah . Tidak ada pembahasan dan pengetikan dilakukan di rumah saya. Pos Indonesia. Saya melanjutkan tugas dan menyelesaikan tugas artikel yang telah diberikan di hari-hari sebelumnya. saya mendatangi Bagian Pos Internasional dan mengisi daftar hadir. untuk menerjemahkan buku yang berjudul Draft Letter Post Regulations. buku tersebut memuat tujuh belas bab mengenai peraturan-peraturan yang ada di PT. maka tidak ada pembahasan.

15 September 2008 Saya mendatangi Bagian Pos Internasional untuk mengisi daftar hadir seperti hari-hari sebelumnya. Pada hari itu saya mengerjakan dua artikel berikutnya. penerbitnya PT. artikel pertama mengenai Karakter-karakter dari kartu pos dan pembayaran Kartu pos atau cetakan cap. Karena pembahasan dilakukan pada hari terakhir praktik kerja maka saya melanjutkan pengetikan di rumah. Selasa. 17. Pengetikan dilakukan di rumah saya seperti biasanya. Artikel ke-dua mengenai barang yang tidak dibayar atau dibayar kurang. 16. Saya dimudahkan untuk bertanya kepada pembimbing lapangan .40 diberikan pada hari sebelumnya. 16 September 2008 Saya mendatangi Bagian Pos Internasional dan mengisi daftar hadir seperti biasa. Pada hari itu saya mengerjakan dua artikel. GRAMEDIA dan Kamus Oxford Advances Learner’s Dictionary Of Current (As Hornby). Artikel pertama mengenai penggunaan tanggal pengecapan yang masih dipermasalahkan padahal penggunaaan tanggal pengecapan tidak diwajibkan. Saya melanjutkan tugas terjemahan yang sudah di berikan pada tanggal 11 September 2008. Pada hari itu saya melanjutkan sisa artikel. yaitu mengenai cara pembayaran dan barang-barang pengiriman yang akan dicap dalam kapal. Senin. Artikel ke-dua mengenai kecurigaan adanaya kecurangan dalam menggunakan perangko atau pembayaran kartu pos atau pengecapan. Echols dan Hassan Shadily). Dalam menerjemahkan kata-kata yang sulit saya menggunakan Kamus Inggris-Indonesia (John M.

Pada hari itu saya diperintahkan untuk mengerjakan tugas tersebut secepat mungkin karena faktor menjelang hari raya umat Islam (Idul Fitri) tinggal beberapa hari lagi. Rabu.41 selain melihat kamus. saya mendatangi Bagian Pos Internasional dan mengisi daftar hadir. Saya menyerahkan tugas yang telah dikerjakan pada hari sebelumnya. Isi dari keempat artikel tersebut menjelaskan tentang pembayaran ganti rugi apabila dalam pengiriman terjadi kesalahan dan pembayaran ganti rugi tersebut dapat dilakukan secepat mungkin. Dalam mengerjakan tugas ini saya tidak mendapatkan kesulitan karena diperbolehkan bertanya kembali selain melihat kamus dan melanjutkan pengetikan di rumah saya. 19. dan saya hanya diberikan empat buah artikel yang harus diterjemahkan. dan karena saya hanya baru menyelesaikan tiga artikel maka saya . Pada hari itu saya memberikan tugas bab-tiga yang sudah diketik yang dikerjakan pada hari-hari sebelumnya. Saya diberikan tugas baru dengan melanjutkan bab-empat yang hanya memuat tiga artikel. Artikel pertama mengenai pengelompokan barang-barang dan kondisikondisi perizinan masuk barang dan artikel ke-dua mengenai ketetapan khusus terhadap batas-batas dan berat barang. Kamis. 17 September 2008 Saya mendatangi Bagian Pos Internasional dan mengisi daftar hadir seperti biasanya. Pada hari itu saya diberikan tugas bab-delapan. 18 September 2008 Seperti biasanya. 18. Saya melanjutkan kegiatan dengan mengetik di rumah.

Jumat. 20. sehingga proses penerjemahan lebih sulit dibandingkan dengan proses penerjemahan teks-teks umum. Saya mengumpulkan semua tugas-tugas yang telah dikerjakan pada hari sebelumnya. Baik pembahasan mengenai grammatikal dan kata-kata atau istilah-istilah perposan. saya mendapatkan beberapa macam kendala dalam melaksanakan kegiatan penerjemahan.4 Kendala-Kendala yang Dihadapi dalam Proses Penerjemahan. Dari kendala-kendala yang saya dapatkan dalam proses penerjemahan tersebut saya mendapatkan pengetahuan tentang katakata istilah perposan dan pengalaman baru yang saya harap dapat berguna bagi saya di masa yang akan datang. 4. Karena hari ini adalah hari terkahir praktik kerja lapangan maka saya dan pembimbing melakukan pembahasan atas tugas-tugas yang telah dikerjakan. karena kata-kata tersebut sulit dicari rujukannya atau makna yang sesuai di dalam kamus umum. saya melakukan pengetikan di rumah saya. Salah satu contohnya “Taxe Percue” yang memiliki beberapa arti. Tanpa ada pembahasan selanjutnya.42 disuruh untuk melanjutkan tugas dirumah. Pembimbing lapangan pun menjelaskan semua istilah-istlah yang tidak dimengerti oleh saya. 19 September 2008 Saya mendatangi Bagian Pos Internasional dan mengisi daftar hadir seperti biasanya. Salah satunya yaitu menemukan kata-kata atau istilah-istilah perposan yang tidak saya pahami. Pada saat saya melaksanakan praktik kerja. Salah satu contohnya adalah pada artikel RL 114 yaitu Items may also be provided with an indication that full postage has been .

maka dari itu agar saya dapat mengerjakannya sesuai dengan bahasa sasaran maka saya mengatasinya dengan mencarinya di dalam kamus khusus istilah-istilah perposan. Tanda ini berada di bagian kanan atas di sebelah alamat dan dibuktikan dengan cetakan . Inggris. “Taxe Percue” (biaya perangko). for example. Penerbitnya adalah Berne 1992. Sehingga dapat membantu dan mempermudah proses penerjemahan. Sebagai contoh. Kamus perposan yang saya pergunakan yaitu Poliglot suatu istilah dalam bahasa resmi UPU (Perancis) yang diterjemahkan dalam Bahasa Arab. Spanyol. In the case of unpaid or underpaid items or made-up the postage on it shall be applied opposite this indication. “Taxe Percue” (“Postage paid”). Rusia.43 prepaid.5 Upaya-Upaya dalam Mengatasi Kesulitan pada Proses Penerjemahan Dalam proses penerjemahan saya mendapatkan beberapa kendala atau kesulitan. Portugis. Salah satu contoh kendala pada saat proses penerjemahan yaitu saat menerjemahkan kata: “Taxe Percue” yang memiliki beberapa arti seperti yang pertama “Postage Paid” dan yang kedua yaitu “Charge Collected”. 4. China. Jerman. atau dengan bertanya langsung kepada pembimbing di lapangan atau petugas khusus yang sedang bertugas. Bureau International de l’Union Postale Universelle. Dan Salah satu contoh kalimat hasil terjemahan dari contoh kendala diatas adalah: Barangbarang juga mungkin disediakan tanda yang menunjukkan perangko yang telah dibayar terlebih dahulu. This indication shall appear in the top right hand part of the address side and be authenticated by a date-stamp impression of the office of origin. Dengan melaksanakan proses tersebut saya dimudahkan dalam melakukan proses penerjemahan.

. Untuk keterangan lebih lanjut mengenai naskah dan artikel yang saya terjemahkan dapat dilihat pada daftar lampiran. Itulah salah satu contoh kalimat yang saya terjemahkan. Dalam masalah barang yang tidak dibayar atau dibayar kurang. cetakan kantor yang barangnya telah dibayar atau membuatkan perangko diharuskan mempergunakan tanda sebaliknya.44 tanggal pengecapan dari kantor asal.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful