BAB III

ANALISIS DAN PERANCANGAN WEB SERVICE

3.1

Latar Belakang Masalah

Seiring dengan perkembangan internet, teknologi komputer juga terus berkembang. Banyak program dan sistem komputer dikembangkan untuk semakin memutakhirkan aplikasi agar dapat digunakan di internet. Sebuah organisasi dapat memiliki banyak aplikasi komputer yang dibuat dengan bahasa pemrograman dan platform yang berbeda-beda. Masalah timbul ketika aplikasi-aplikasi tersebut perlu beroperasi bersama untuk melakukan suatu fungsi layanan tertentu.

3.2 Penyelesaian Masalah

Agar masalah perbedaan bahasa pemrograman tidak menjadi penghambat bagi aplikasi dalam berkomunikasi dan bertukar data maka dirancanglah suatu metode bernama Web Service. Pada dasarnya, Web Service memandang aplikasi sebagai sebuah service dalam web. Penggunaan protokol transport HTTP dan format data XML dalam Web Service sebagai standar web yang sudah umum dipakai, memungkinkan untuk menghubungkan berbagai service dalam web tanpa

menyinggung masalah perbedaan bahasa pemrograman yang ada.

Guna menunjukkan fungsi dan cara kerja Web Service dalam tugas akhir ini, maka dirancanglah sebuah sistem Web Service berupa aplikasi perekaman data murid. Dalam kasus ini, server sebagai penyedia service mempunyai sebuah database yang berisikan data murid. Database dibuat dengan MySQL dan dapat diakses dengan bahasa pemrograman PHP.

Universitas Sumatera Utara

35

Program aplikasi yang dimiliki oleh server ini mempunyai beberapa fungsi, yaitu: 1. Membuat data murid baru 2. Memodifikasi data murid yang sudah ada 3. Menghapus data murid 4. Mendapatkan data seluruh murid, dan 5. Menampilkan data seorang murid Program aplikasi server ini nantinya diubah menjadi Web Service agar dapat diakses oleh klien.

Sedangkan pengguna service atau klien hendak membangun aplikasi perekaman data murid dengan menggunakan bahasa pemrograman Java. Agar aplikasi klien dapat mengakses database server dan menggunakannya, maka dibangunlah Web Service.

3.3 Perancangan Web Service

Tahap pertama, database dirancang sedemikian rupa sehingga dapat menyimpan data murid berupa No. Induk, Nama, Kelas, dan Alamat. Database yang digunakan adalah MySQL. Database tersebut diakses dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP. Agar dapat diakses oleh aplikasi/service lain, maka aplikasi diubah menjadi Web Service dengan menggunakan Web Service Helper. Program ini dengan otomatis akan membangkitkan WSDL bagi service perekaman data murid.

Di sisi klien, sebuah aplikasi berupa antarmuka untuk mempermudah perekaman data murid dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman Java. Selanjutnya, aplikasi tersebut diubah menjadi Web Service secara otomatis oleh Apache Axis.

Pada hakikatnya, service yang dimiliki oleh server dan klien memiliki fungsi yang sama, yaitu merekam data murid. Tetapi keduanya dibangun dengan bahasa pemrograman yang berbeda, yaitu PHP dan Java. Pada kasus ini, server dan klien

Universitas Sumatera Utara

a Flowchart tahap pembuatan Web Service pada sisi server Universitas Sumatera Utara .php A Gambar 3. Tahapan pembuatan Web Service dari sisi server adalah sebagai berikut MULAI Buat database menggunakan MySQL • • • • Nomor Induk Nama Kelas Alamat Buat program pengakses database dengan PHP index.36 diasumsikan memiliki komputer yang berbeda sehingga keduanya memerlukan Web Service untuk dapat saling berhubungan.class.class.php Buat class untuk memodifikasi data murid StudentManager.1.php Buat class untuk menyimpan data murid Student.

37 A Menjadikan class sebagai Web Service config.1. tahapan pembuatan Web Service dari sisi klien adalah: MULAI Buat aplikasi Java untuk mengakses database StudentFrame.2 Tahap pembuatan web service pada sisi klien Universitas Sumatera Utara .java Buat Web Service secara otomatis dengan Axis SELESAI Gambar 3.java dan Main.b Flowchart tahapan pembuatan Web Service (lanjutan) Selanjutnya.php Membangkitkan dokumen WSDL StudentManager.wsdl SELESAI Gambar 3.

Keluar. 3. Merupakan tombol yang berfungsi untuk menampilkan satu data setelah data yang tampil. b. yaitu pilihan untuk mengambil data tersedia di server. Menu “File” Jika dipilih. Textbox yang berada di antara tombol “<<” dan “>>” menunjukkan urutan data yang sedang ditampilkan oleh aplikasi.4 Perancangan Antarmuka Ambil Data File Keluar << 1 >> 1203948912 John Doe 9 Sunting Hapus Simpan Tambah Siawa Nomor Induk Nama Kelas Alamat Jl. yaitu pilihan untuk keluar dari aplikasi. maka akan keluar 2 submenu.38 3. Ambil Data. Universitas Sumatera Utara . Pada gambar di atas. Tombol “>>”.3 Perancangan antarmuka aplikasi Web Service Keterangan: 1. 17A Medan Gambar 3. Sei Belutu No. 2. yaitu: a. data yang ditampilkan merupakan data pertama. Tombol “<<” Merupakan tombol yang berfungsi untuk menampilkan satu data sebelum data yang tampil.

6. Tombol “Sunting” Merupakan tombol yang berfungsi untuk membuat agar data yang ditampilkan dapat disunting atau diedit.39 4. Tombol “Tambah Siswa” Yaitu tombol yang berfungsi untuk menambahkan data siswa dari aplikasi ke database yang berada di komputer server. akan dapat disunting. 7. Universitas Sumatera Utara . Tombol “Simpan” Yaitu tombol yang berfungsi untuk menyimpan data dari aplikasi ke komputer server. Jika tombol ini ditekan. data yang tadinya hanya ditampilkan. 5. Tombol “Hapus” Adalah tombol untuk menghapus data siswa.

4. Database tersebut dibangun menggunakan file student.2. Untuk menjalankannya digunakan program phpMyAdmin yang terdapat dalam bundle program XAMPP. 2.1 Implementasi Dari hasil perancangan sistem yang dilakukan. Nomor Induk dengan tipe data Char(10). Input yang dibutuhkan berupa data murid yang disimpan dalam database milik server. Oleh karena itu.BAB IV IMPLEMENTASI PERANGKAT LUNAK 4. mula-mula dirancang database yang dibangun dengan data seperti berikut: 1. Berikut adalah hasil pembentukan database di phpMyAdmin : Universitas Sumatera Utara . Nama dengan tipe data Varchar(50). Alamat dengan tipe data Varchar(100). Untuk membuat Web Service. 4.sql. pembangunan sistem Web Service dimulai dari sisi server. maka proses selanjutnya adalah tahap implementasi ke dalam bentuk program komputer. Implementasi Web Service pada Server Rancangan Web Service pertama dimulai dari sisi server. Kelas dengan tipe data Integer(11). 3.

agar kedua file tersebut dapat diaktifkan sebagai Web Service.class. Membuat data murid baru b.1 Database Student di phpMyAdmin File pengakses database berbasis PHP dibuat dan diberi nama index. File pertama adalah Student. File ini berfungsi untuk mengenkapsulasi data murid. Menghapus data murid d. Dalam folder student tersebut. Setelah itu. dan e.41 Gambar 4.php. Memodifikasi data murid c. File kedua yaitu StudentManager. Menampilkan data seorang murid Kedua file tersebut diletakkan di dalam folder ws\lib\data objects. File ini diletakkan dalam folder Student di folder htdocs milik XAMPP (C:\Program Files\xampp\htdocs\student). Universitas Sumatera Utara . file yang akan dijadikan Web Service dibuat.php yang ada dalam folder ws harus dimodifikasi sedemikian rupa. File ini akan dijadikan sebagai web service yang berfungsi untuk: a. File config. diletakkan folder WSH yang nantinya akan mengenerate file PHP menjadi Web Service.php.php. Mendapatkan data seluruh murid.class.

Jika Web Service sudah aktif.wsdl pada folder wsdl yang ada di dalam folder ws (C:\Program Files\xampp\htdocs\student\ws\wsdl\StudentManager. maka akan tampil seperti ini: Gambar 4. buka http://localhost/ws/service.wsdl).php?class=StudentManager dengan menggunakan web browser. Gambar 4.42 Untuk mengetahui apakah Web Service tersebut telah aktif atau tidak. File WSDL diperlukan agar Web Service dapat diakses oleh aplikasi lain.2 Web Service yang sudah aktif Saat alamat tersebut diakses. pembuatan Web Service pada sisi server dengan menggunakan PHP telah selesai. Dengan demikian.3 XAMPP Control Panel Universitas Sumatera Utara . WSH akan men-generate file StudentManager.

Gambar 4. maka selanjutnya pada sisi klien akan dibuat program aplikasi pengakses database berbasis Java. yaitu: a. harus dipastikan bahwa server berfungsi dengan baik. dan e. Mendapatkan data seluruh murid. Program yang akan dibangun memiliki fungsi yang sama dengan yang ada pada server. Menampilkan data seorang murid Hasil implementasi program tersebut adalah sebagai berikut: Universitas Sumatera Utara . Aktif tidaknya server dapat juga dilihat melalui Task Manager.4 Task Manager 4. Menghapus data murid d. Pengendalian server (Apache) dalam XAMPP dapat dilakukan dengan menggunakan XAMPP Control Panel.43 Agar Web Service tersebut dapat diakses oleh klien.3. Implementasi Web Service pada Sisi Klien Data pada server telah selesai dibangun. Membuat data murid baru b. Memodifikasi data murid c.

6 Mengambil data murid yang sudah ada dari Server Data yang diambil dari server ditampilkan satu per satu dalam aplikasi dan tombol-tombol untuk memodifikasi data diaktifkan.44 Gambar 4. tidak ada data yang ditampilkan dan tombol-tombol dinonaktifkan.5 Tampilan awal program perekaman data pada klien Pada tampilan awal aplikasi. pengguna dapat memilih menu submenu “Ambil Data” dari menu “File”. Universitas Sumatera Utara . Hal ini dikarenakan data yang ada pada server belum diambil oleh aplikasi. Gambar 4. Untuk mengambil data dari sever.

pengguna dapat menekan tombol “>>”. atau penambahan data. Universitas Sumatera Utara . Gambar 4. “Hapus”.45 Gambar 4.7 Data pertama yang ada pada server Untuk melihat data selanjutnya. Tombol “Simpan” hanya akan diaktifkan jika data mengalami perubahan seperti modifikasi data atau penghapusan data.8 Data kedua dari Server Pada gambar terlihat bahwa hanya terdapat tiga tombol yang aktif. dan “Tambah Siswa”. Tombol “Simpan” tidak diaktifkan karena saat ini program hanya berfungsi untuk menampilkan data saja. yaitu “Sunting”.

Gambar 4. Misalkan data yang ingin diubah adalah data kedua. Selain itu. maka data dapat disimpan kembali ke server. Pada data ini. tombol “Simpan” juga diaktifkan.10 Penyuntingan data oleh klien Universitas Sumatera Utara .46 Tombol “Sunting” dapat digunakan bila pengguna/klien ingin mengubah salah satu data. setiap perubahan yang dilakukan oleh klien akan berlaku terhadap data yang ada di server. maka baris-baris yang menampilkan data berubah menjadi aktif dan dapat disunting. Dengan demikian. tekan. Gambar 4.9 Data yang akan disunting Tekan tombol “Sunting”. Hal ini dimaksudkan agar setelah data diubah. nama murid yang bernama Jane Doe akan diganti menjadi Jan Peter.

otomatis semua baris data akan menjadi kosong. klien dapat menekan tombol “Simpan” untuk meyimpan data tersebut. Dengan demikian.47 Untuk memastikan bahwa perubahan data terjadi pada server. Jika tombol ini ditekan. Gambar 4. Seperti terlihat pada gambar di bawah. Gambar 4.12 Tampilan setelah tombol “Tambah Siswa” ditekan Setelah selesai menuliskan data tambahan. Universitas Sumatera Utara . Perhatikan bahwa no rekam data secara otomatis bertambah satu. maka buka phpMyAdmin. Hal ini berarti bahwa data murid yang baru akan dimasukkan sebagai data tambahan setelah data terakhir.11 Penyuntingan data pada server berhasil dilakukan Tombol “Tambah Siswa” memungkinkan klien menambah data siswa yang ada pada server. data pada server telah berubah. klien dapat menuliskan data murid yang akan ditambah.

terlihat bahwa data baru dengan no rekam 3 telah ada. tekan tombol “>>” hingga sampai kepada urutan data yang baru.13 Data yang akan ditambahkan oleh Klien Setelah tombol “Simpan” ditekan. maka secara otomatis aplikasi akan menampilkan data dari urutan pertama (lihat Gambar 4.9).14 Tampilan awal setelah penambahan data murid Pada gambar di bawah.48 Gambar 4. Untuk melihat apakah data baru tersebut telah masuk. Universitas Sumatera Utara . Gambar 4.

Seperti yang terlihat pada gambar di bawah. maka tekan kembali tombol “Sunting”. Universitas Sumatera Utara .15 Data yang telah ditambahkan Untuk memastikan agar data tidak dapat diubah lagi. Maka baris-baris yang menampilkan data akan kembali nonaktif. buka kembali phpMyAdmin.49 Gambar 4. Gambar 4.16 Tampilan setelah tombol “Sunting” diaktifkan kembali Untuk memastikan apakah perubahan benar-benar terjadi pada server. data baru telah ditambahkan pada database Student.

13).18 Data yang akan dihapus Setelah tombol “Hapus” ditekan. maka aplikasi secara otomatis menampilkan kembali data dari urutan pertama (Gambar 4. Universitas Sumatera Utara . Gambar 4. Misalkan yang akan dihapus adalah data murid no. yaitu Jan Peter. untuk menghapus data salah satu murid dapat digunakan tombol “Hapus”.2.50 Gambar 4.17 Penambahan data pada server berhasil dilakukan Selanjutnya.

Maka terlihat pada gambar bahwa data Jan Peter pada database server telah terhapus. Tombol “>>” yang nonaktif menunjukkan bahwa data yang ditampilkan adalah data terakhir.51 Gambar 4. Universitas Sumatera Utara . maka dapat ditelusuri kembali data yang ada dengan menekan tombol “>>”.19 Tampilan setelah tombol “Hapus” ditekan Untuk memastikan bahwa data tersebut memang telah dihapus. bukalah kembali phpMyAdmin. Dengan demikian. Gambar 4. maka benar bahwa data tersebut telah dihapus.20 Data terakhir setelah data kedua dihapus Untuk memastikan perubahan telah terjadi di server.

Jadi. Gambar 4.22 Ketiadaan server dilihat dari Task Manager Universitas Sumatera Utara . Web Service adalah komponen dari aplikasi yang dibuat sedemikian rupa agar dapat diakses oleh aplikasi lain melalui jaringan web. tetapi tidak dapat mengakses database yang ada pada server. Misalkan sistem server mengalami kerusakan sehingga tidak dapat diakses oleh klien. maka Web Service pada klien dapat tetap berjalan.21 Penghapusan data pada server berhasil dilakukan Pada dasarnya.52 Gambar 4. perubahan apapun yang hendak dilakukan oleh Web Service klien tidak akan dapat terjadi bila keduanya tidak terhubung.

dan ”Simpan”. Universitas Sumatera Utara . demikian juga tombol ”Sunting”. saat tombol ”Simpan” dihapus.23 Tampilan awal aplikasi klien Perhatikanlah gambar di atas. data dapat diisi seperti biasa. Dengan demikian. pada saat aplikasi mengambil data yang ada pada server. Tetapi. Gambar 4. ”Hapus”.53 Gambar 4. tidak terjadi perubahan apa-apa. tidak ada data yang ditampilkan. Tetapi. Dan hanya tombol ”Tambah siswa” yang aktif.24 Tampilan aplikasi klien saat server tidak dapat diakses Jika tombol ”Tambah siswa” ditekan. maka semua baris data akan aktif. Web Service klien dapat berjalan dengan baik. Hal ini dikarenakan aplikasi klien tidak dapat mengakses aplikasi server sehingga perubahan data yang terjadi tidak dapat diaplikasikan pada server. Pada saat dijalankan.

25 Aplikasi klien tidak berfungsi dengan benar karena tidak adanya hubungan dengan server Listing program selengkapnya dapat dilihat pada CD yang disertakan dalam laporan tugas akhir ini. Universitas Sumatera Utara .54 Gambar 4.

Web Service mendukung konsistensi abstraksi karena setiap perubahan yang terjadi dalam Web Service berlaku juga dalam sistem. 4. Web Service memungkinkan penggunaan ulang layanan dan komponen. Hal ini menjadikan Web Service bisa diakses oleh aplikasi yang berjalan pada platform yang berbeda.BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5. sehingga menjadikan pembangunan sistem lebih efisien. maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut : 1. Universitas Sumatera Utara .1 Kesimpulan Berdasarkan pembahasan dan evaluasi dari bab-bab terdahulu dan teori yang.2 Saran Berdasarkan penelitian dari implementasi sistem yang dilakukan. maka diberikan saran untuk mengembangkan Web Service menjadi lebih baik lagi. Web Service memungkinkan fungsi-fungsi pada banyak perangkat lunak di Internet untuk dipadukan menjadi satu Web Service baru. 5. Web Service memberikan kemudahan dalam hal aksesibilitas karena Web Service cukup di-upload ke web server dan siap diakses oleh pihak-pihak yang telah diberikan otorisasi. 3. 5. 2. Web Service bersifat interoperabilitas dan memiliki kemudahan dalam proses deployment-nya karena tidak memerlukan registrasi khusus ke dalam suatu sistem operasi. Web Service dapat digunakan untuk mentransformasikan satu atau beberapa class dan objek yang terpisah dalam satu ruang lingkup menjadi satu.

Universitas Sumatera Utara . keamanan pada program XML-nya atau keamanan pada aplikasi Web Servicenya sendiri. keamanan dalam Web Sevice dapat dibahas.56 Penggunaan Web Service mempunyai resiko keamanan yang sama dengan aplikasi Internet pada umumnya. Untuk suatu Web Service. ada beberapa aspek keamanan yang harus dipertimbangkan. untuk pengembangan lebih lanjut. Oleh karena itu. Ini berarti merancang dan mengembangkan suatu aplikasi Web Service berarti juga mempertimbangkan dan memikirkan banyak aspek keamanan di dalam suatu aplikasi Internet. Ada keamanan dari sisi Internetnya sendiri.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful

Master Your Semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master Your Semester with a Special Offer from Scribd & The New York Times

Cancel anytime.