P. 1
fisiologi penglihatan

fisiologi penglihatan

|Views: 584|Likes:
Published by Mirlinda Hartin

More info:

Published by: Mirlinda Hartin on May 04, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/15/2013

pdf

text

original

SISTEM INDERA & KESEIMBANGAN

ELLYZAR I.M. ADIL DEPARTEMEN BIOLOGI FMIPA UI LABORATORIUM FISIOLOGI GEDUNG E Lt 4 TELP. 021 7270163 021 788 49009 EXT 104

SISTEM INDERA & KESEIMBANGAN 

PENGLIHATAN

MATA TELINGA 



PENDENGARAN & KESEIMBANGAN PENCIUMAN HIDUNG PENGECAP PERABA LIDAH KULIT  

PUPIL MENGECIL SEDANGKAN JIKA CAHAYA REDUP IRIS SALING MENJAUHI. MEMPUNYAI PEMBULUH DARAH ARTERI & VENA RETINALIS SEHINGGA BOLA MATA TERALIRI DRH    . KERUH YG SEMAKIN KE DEPAN SESEMAKIN TEMBUS PANDANG KORNEA LAPISAN KEDUA KHOROID.INDERA PENGLIHATAN  BOLA MATA TDD: 3 LAPISAN YAKNI. HITAM (GELAP). LAPISAN TERLUAR SKLERA. KE DEPAN AKAN MEMBENTUK OTOT CILIARI & IRIS (BERFUNGSI UNTUK MENGAMENGATUR CAHAYA BILA CAHAYA TERLALU BESAR MAKA IRIS SALING MENDEKATI. PUPIL MEMBESAR LAPISAN TERDALAM RETINA.

TERDAPAT PULA LENSA KRISKRISTALINA. LENSA KRISKRISTALINA. VITROUS HUMOR (AQUOUS VITROUS) KERUSAKAN ATAU GANGGUAN DARI SALAH SATU DI ATAS. VITROUS HUMOR (AQUOUS VITROUS YG LBH KENTAL) MEDIA PENGLIHATAN KORNEA.LANJUTAN INDERA PENGLIHATAN     SELAIN KE 3 LAPISAN TERDAHULU. AQUOUS HUMOR. KITA TIDAK DAPAT MELIHAT TERDAPAT PULA BINTIK KUNING (FOVEA NASALIS = MAKULA LULUTEA = FOVEA SENTRALIS = FOVEA MEDIALIS) TEMPAT PENERIPENERIMA BENDA YG DILIHAT OLEH MATA KARENA DI TEMPAT INI TDPT SEL KERUCUT (DLM FOVEA) & SEL BATANG (TERSEBAR DI RETINA) SEBAGAI ORGAN YG PEKA TERHADAP CAHAYA . AQUOUS HUMOR.

SDGKAN SEL KERUCUT UNTUK SIANG HARI & WARNA PD RETINA TERKENAL TEORI DUPLISITAS SKOTOP MEKANIS ME PENGATURAN PENGLIHATAN SENJA & MALAM HARI SERTA PHOTOP MEKANISME YG MENGATUR PENGLIHATAN SIANG HARI & WARNA SEL BATANG & SEL KERUCUT DIPERSYARAFI OLEH SYARAF OPTIK SECARA BIPOLAR MERUPAKAN SYARAF PENGLIHATAN SERTA SYARAF KRANIAL YANG KE II . KARENA DAERAH INI TDK PEKA TERHADAP CAHAYA KRN TDK ADA SEL BATANG & SEL KERUCUT SEL BATANG UNTUK MELIHAT CAHAYA REDUP (REMANG(REMANGREMANG).LANJUTAN INDERA PENGLIHATAN     SELAIN BINTIK KUNING TERDAPAT BINTIK BUTA (BLIND SPOT).

YAITU SYARAF OKULUMOTOR (III). TROKLEARIS (IV). MEDIALIS OTOT OBLIQUE SUPERIOR & INFERIOR .LANJUTAN INDERA PENGLIHATAN     SELAIN SYARAF OPTIK (II). INFERIOR. ADA SYARAF KRANIAL LAIN YANG MEMBANTU DLM PENGOPERASIAN & GERAKAN BOLA MATA. LATERALIS. ABDUSENS (VI) & TRIGEMINAL (V) SELAIN MEMPERSYARAFI DAERAH MATA SAMPAI KE KEPALA JUGA MEMPERSYARAFI DAERAH RAHANG ATAS & RAHANG BAWAH BOLA MATA DIPEGANG OLEH 2 (DUA) MACAM OTOT YAITU OTOT RECTUS (4 OTOT) & OTOT OBLIQUE (2 OTOT) OTOT RECTUS SUPERIOR.

KOMPOSISI CAHAYA.LANJUTAN INDERA PENGLIHATAN   UNTUK DPT MELIHAT BENDA STIMULUS BERUPA CAHAYA HARUS JTH DI RESEPTOR (PENERIMA) YG SELANJUTNYA DI TERUSKAN KE PUSAT PENGLIHATAN (FOVEA SENTRALIS) & DIPERLUKAN KETAJAMAN (VISUS) PENGLIHATAN VISUS SANGAT DIPENGARUHI SIFAT FISIS MATA (ABERASI MATA = KEGAGALAN SINAR UTK BERKONVERGENSI/BERTEMU ID TITIK IDENTIK). MEKANISME AKOMODASI. BESARNYA PUPIL. ELASTISITAS OTOT. BESAR KECILNYA STIMULUS. FAKTOR STIMULUS (WARNA YG KONTRAS. INTENSITAS CACAHAYA. SERTA FAKTOR RETINA (SEMAKIN KECIL & RAPAT SEL KERUCUT). DURASI. MAKA SEMAKIN KECIL MINIMUM SEPARABEL (SEPARABLE MINIMUM) .

DPT DIATASI DGN LENSA CEMBUNG (POSITIF) . BILA BENDA YG DILIHAT JATUH DI BELAKANG FOVEA SENTRALIS DISEBUT RABUN DEKAT (HYPERMETROPI).V = visus (ketajaman penglihatan) D D = jarak skala huruf yang masih dapat dibaca oleh mata normal PENGLIHATAN NORMAL = EMETROPI BILA BENDA YG DILIHAT JATUH DI DEPAN FOVEA SENTRALIS DISEBUT RABUN JAUH (MYOPI) DAN DPT DIATASI DGN LENSA CECEKUNG (NEGATIF).LANJUTAN INDERA PENGLIHATAN        RUMUS VISUS: dengan menggunakan OPTOTYPE SNELLEN d d = jarak antara alat dgn subyek yang diperiksa V = ------.

LANJUTAN INDERA PENGLIHATAN    BILA SESEORANG MENGALAMI RABUN JAUH & JG RABUN DEKAT SECARA BERSAMAAN ASTIGMATISMA MAKA DPT DIPERBAIKI DENGAN KACAMATA JENIS SILENDRIS YANG BERFUNGSI UTK MENGATASI KE2 RABUN TERSEBUT TETAPI BILA ELASTISITAS LENSA KRISTALINA MENURUN KARENA USIA & PENGAPURAN PRESBYOPIA PENGAPURAN INI DAPAT TERJADI BURAMNYA/KABURNYA PENGLIHATAN YANG DISEBUT SEBAGAI KATARAK BILA KITA MELIHAT SATU BENDA DGN KEDUA BELAH MATA MAKA BENDA TSB DPT TERLIHAT DGN BAIK KARENA JATUH DI TITIK IDENTIK. TETAPI BILA SALAH SATU BOLA MATA DIGANGGU MAKA AKAN TERLIHAT BENDA RANGKAP (DIPLOPIA) KARENA TDK JTH DI TITIK IDENTIK .

BIRU KRN KETIGA WARNA INI TERLIHAT HITAM SEMENTARA WARNA KUNING TERLIHAT SPT WARNA TERANG BUTA WARNA TEMPORER SESEORANG TDK DPT MEMBEDAKAN WARNA MERAH TUA. MERAH CABE. MERAH MUDA KARENA MEREKA HANYA DAPAT MENYEBUTKAN WARNA DASAR SAJA YAITU MERAH   . HIJAU.LANJUTAN INDERA PENGLIHATAN  KELAINAN GENETIK YG BS TERJADI ADALAH BLIND COLOR (BUTA WARNA BUTA WARNA PERMANENT (TOTAL) TDK DPT MELIHAT WARNA DSR MERAH. MERAH DARAH. MERAH TOMAT. MERAH BIT.

DIAKROMATISME BUTAWARNA TIDAK SEMPURNA a. AKROMATISME = AKROMATOPSIA BUTAWARNA TOTAL SEMUA WARNA YG DI LIHAT ABU-2 ATAU HITAM ABU2. tritanophia kehilangan sel kerucut biru/kuning tdk dpt melihat warna biru/kuning yg tdk peka thd daedaerah spektrum visual .LANJUTAN INDERA PENGLIHATAN           SECARA GRS BSR BBRP VARIASI BUTAWARNA SEJAK LAHIR: 1. protanophia kehilangan sel kerucut merah tdk dpt melimelihat warna merah c. deutrinophia kehilangan sel kerucut hijau tdk dpt melihat warna hijau b.

BERARTI SEMUA GELOMBANG SINAR DIPANTULKAN. KEMUDIAN DAPAT MENYAMAKAN BENANG SATUAN & MEMISAHKAN DARI CAMPURAN BENANG WOL SERTA DPT MENGURUTKAN DARI WARNA MUDA KE WARNA TUA ATAU SEBALIKNYA .LANJUTAN INDERA PENGLIHATAN     MENURUT HERING ADA 3 MACAM FOTOKHEMIS YG MEMILIKI 6 MACAM KUALITAS YG MEMBERIKAN 6 SENSASI SUBSTANSI PUTIHPUTIH-HITAM. UJI HOLMGREN KEMAMPUAN MEMBEDAKAN WARNA SEKUMPULAN BENANG WOL YG DICAMPUR. SEDANGKAN BILA MELIHAT WARNA HITAM SEMUA GELOMBANG DISERAP UTK MEMBUKTIKAN SESEORANG BUTAWARNA/TIDAK ADA 2 UJI: 1. SUBSTANSI MERAH-HIJAU & SUBSTANSI BIRU-KUMERAHBIRU-KUNING BILA TERLIHAT WARNA PUTIH.

LBH DARI 3 WARNA) PD UJI STILING ISIHARA TERDAPAT KARTU DISTORSI = KARTU PENGACAU YANG BERFUNGSI UNTUK ISTIRAHAT MATA MATA MANUSIA DPT MENDETEKSI HAMPIR SEMUA GRADASI WARNA BILA CAHAYA MONOKROMATIK MERAH. UJI STILING (JERMAN) ISIHARA (JEPANG) MERUPAKAN GAMBARAN ANGKA-2 ATAU HURUF DENGAN TITIK-2 YG TDD ANGKATITIKBERBAGAI MACAM WARNA (1 WARNA. TERGANTUNG PERSENTASE CAMPURAN WARNA-2 DASAR TSB WARNA-   . HIJAU & BIRU DICAMPUR SECARA TEPAT DALAM BERBAGAI KOMBINASI. 2 WARNA. 3 WARNA.LANJUTAN INDERA PENGLIHATAN  2.

BILA KE 3 MACAM SEL KERUCUT ITU MENDAPAT STIMULUS YG BERSAMAAN MAKA AKAN TERLIHAT WARNA PUTIH. WARNA-2 LAIN MERUPAKAN KOMBINASI DARI KE WARNA3 MACAM WARNA DASAR PENGLIHATAN 3 DIMENSI (PARALAKSIS BINOKULER) MERUPAKAN PERSEPSI KE DALAMAN PADA ALAT VISUAL YANG DPT BERFUNGSI UNTUK MENENTUKAN JARAK DGN MEMERLUKAN PENGLIHATAN BINOKULER (PENGLIHATAN OPTIMAL BILA BISA DITERIMA OLEH KE 2 FOVEA SENTRALIS) DIKIRIM KE SSP UTK DIOLAH MENJADI SENSASI BERUPA BAYANGAN YG TUNGGAL . MERAH & BIRU.LANJUTAN INDERA PENGLIHATAN    YOUNG & HELMHOLTZ SEL KERUCUT DPT MENERIMA WARNA HIJAU. KE 3 MACAM SEL KERUCUT MENGANDUNG FOTOKHEMIS YG DPT DIURAI OLEH SINAR MATAHARI.

SUARA TINGGI TGT FREKUENSI. KUALITAS BUNYI/TIMBRE BERKAITAN ERAT DGN KOMPLEKSITAS VIBRASI .000 HERTZ VIBRASI BERJALAN MELALUI UDARA SEKITAR 1.INDERA PENDENGARAN & KESEIMBANGAN      DIPERSYARAFI SYARAF KRANIAL VIII (OKTAVUS) YG BERCABANG DUA YAITU: SYARAF AUDITORIUS (PENDENGARAN) & SYARAF VESTIBULARIS (KESEIMBANGAN) BUNYI MERUPAKAN VIBRASI (GETARAN) DI UADARA YG HANYA DPT DI DENGAR OLEH TELINGA MANUSIA ANTARA 20 20.238 km/jam MANUSIA MEMPUNYAI KEKUATAN INDIVIDU UTK MEMPERSEPSI SUARA PERSEPSI MANUSIA THD SUARA KERAS TGT: AMPLITUDO.

Sanggurdi . jamak) YG BERFUNGSI MENANGKAP & MENGARAHKAN GELOMBANG SUARA. LORONG (LIANG) TELINGA (EKSTERNAL AUDITORY MEATUS) YG MENGANDUNG RAMBUT HALUS & KELENJAR LILIN (MINYAK = SEBASEUS). TELINGA DALAM TELINGA LUAR TDD: DAUN TELINGA (Pinna auricularis. GENDANG TELINGA (MEMBRAN TYMPANI) GETARAN PD MEMBRANA TYMPANI AKAN DITERUSKAN OLEH OSIKULA AUDITIVA MENUJU SEL PENDENGARAN (ORGAN CORTI) TELINGA TENGAH tdd: TULANG PENDENGARAN MIS (Maleus. Inkus.LANJUTAN INDERA PENDENGARAN & KESEIMBANGAN     SECARA ANATOMI TELINGA TERBAGI ATAS 3 BAGIAN: TELINGA LUAR. TELINGA TENGAH. LAndasan. Stapes) ATAU MALAS MArtil. tunggal = Pinnae auriculares.

RUMAH SIPUT & KANALIS SEMISIRKULARIS & LABYRINT MEMBRANICUS (SAKULA. OTRIKULA & 3 BUAH SALURAN RUMAH SIPUT SKALA VESTIBULARIS.LANJUTAN INDERA PENDENGARAN & KESEIMBANGAN    TELINGA DALAM tdd 2 RUANGAN YANG BERHUBUNGAN SATU DGN LAINNYA RUANG YG TDK TERATUR LABYRINT (OSEOSA). DUKTUS KOKHLEARIS. SKALA TYMPANI BUNYI DPT DI DENGAR MANUSIA MELALUI TRANSMISI GETARAN BUNYI YG TDD: 1. TRANSMISI UDARA (AEROTYMPONAL) SUMBER SUARA GETARKAN UDARA DAUN TELINGA LUBANG TELINGA MEMMEMBRANA TYMPANI BERGETAR OSICULA AUDITIVA PERYLIMPH MEMBRAN BASALIS BERGETAR ORGAN CORTI BERGETAR SYARAF AUDITORIUS BUNYI .

LANJUTAN INDERA PENDENGARAN & KESEIMBANGAN    2. MAKIN TMBH USIA MAKIN BERKURANG DAYA TANGKAP SUARA ATAU BUNYI YG DINYATAKAN ANTARA 30 20. SDGKAN PENGHANTARAN BUNYI MELALUI TLG KMD DILANDILANJUTKAN MELALUI UDARA DPT DILAKUKAN DGN PERCOBAAN WEBER KECEPATAN PENGHANTARAN SUARA TERBATAS.000 SIKLUS/DTK . TRANSMISI TULANG (CRANIOTYMPONAL) GETARAN BERJALAN MELALUI PENGHANTAR TULANG GETARAN SUMBER SUARA MENGGETARKAN TULANG KEPALA MENGGETARKAN PERYLIMPH PADA SKALA VESTIBULI SKALA TYMPANI PENGHANTARAN UDARA PENGHANTARAN MELALUI TLG DPT DILAKUKAN DGN PERCOBAAAN RINE.

BILA 20 dB maka BATAS FREKUENSI SUARA ADALAH 70 15.000 SIKLUS/DTK DPT DICAPAI LORONG TELINGA MENGANDUNG RAMBUT-2 HALUS & KELENJAR RAMBUTLILIN/MINYAK RAMBUTRAMBUT-2 HALUS MELINDUNGI LORONG TELINGA DARI KOTORAN/DEBU ATAU HEWAN KECIL.LANJUTAN INDERAPENDENGARAN & KESEIMBANGAN BILA INTENSITAS SUARA HANYA 60 dB (desibel). maka BATAS FREKUENSI SUARA ADALAH 500 15.000 SIKLUS/DTK. SEMENTARA KELENJAR LILIN BILA BERCAMPUR DGN KOTORAN AKAN MEMBENTUK SUATU MATERI YG LUNAK & MDH DIBERSIHKAN DGN COTTON BUD    .000 SIKLUS/DTK SERTA SUARA YG KUAT & KERAS BATAS FREKUENSI ADALAH 30 20.

DGN BANTUAN ALKOHOL 70% AKAN LARUT. Sanggurdi PADA KOKHLEA TERDAPAT MEMBRANA KANALIS SEMISIRKULARIS POSTERIOR. SUPERIOR & LATERALIS SERTA SALURAN (DUKTUS) KOKHLEARIS (MEMBRAN LABIRINT) TDPT ORGAN CORTI . INKUS. LAndasan.LANJUTAN INDERA PENDENGARAN & KESEIMBANGAN      KELENJAR MINYAK MEMPUNYAI 3 JENIS: PADAT. SEMIPADAT PALING MUDAH DIBERSIHKAN SEDANGKAN CAIR AKAN MENGGANGU PERGAULAN MEMBRAN TYMPANI BERFUNGSI SEBAGAI PENERIMA GELOMBANG SUARA TULANG PENDENGARAN tdd MIS (MALEUS. STAPES) ATAU MALAS = MArtil. SEMIPADAT & ENCER PADAT AGAK SULIT DIBERSIHKAN.

LANJUTAN INDERA PENDENGARAN & KESEIMBANGAN  BILa KOKHLEA DIPOTONG SECARA MELINTANG MAKA AKAN TERLIHAT SKALA VESTIBULI & SKALA TYMPANI YG BERISI CAIRAN PERYLIMPH & SALURAN (DUKTUS) KOKHLEARIS YG BERISI CAIRAN ENDOLIMPH BILA KEDUA CAIRAN TERSEBUT TERGANGGU (BERGELOMBANG) MAKA KESEIMBANGAN TUBUH KITA KAN TERGANGGU BILA KITA DIPUTAR BEBERAPAKALI DENGAN MATA TERTUTUP. KEMUDIAN SECARA TIBA-2 DIHENTIKAN. LALU MATA DIBUKA DAN TIBAMELIHAT JAUH KE DEPAN MAKA KITA AKAN MELIHAT ADANYA KUNANGKUNANG-2 ATAU NISTAGMUS   .

INFERIOR NASAL CONCHA. MIDLE NASAL CONCHA.INDERA PENCIUMAN    INDERA PENCIUMAN TERLETAK PADA RONGGA HIDUNG. SUPERIOR NASAL CONCHA & SERABUT AKAR & JARINGAN SYARAF PENCIUMAN SYARAF PENCIUMAN. SYARAF KRANIAL I OLFAKTORI YG BERFUNGSI UNTUK MENDETEKSI BAU-BAUAN YG MASUK MELALUI BAUHIRUPAN NAFAS . DI DALAM RONGGA HIDUNG TERDAPAT RAMBUT-2 HALUS YG RAMBUTBERFUNGSI UNTUK MENYERAP KOTORAN YG MASUK MELALUI SISTEM PERNAFASAN TINGKATAN RONGGA HIDUNG TERDIRI DARI AIR ENTERING (ALIRAN UDARA).

TETAPI MEMPUNYAI SUATU KEMAMPUAN YANG DITENTUKAN OLEH PRINSIP KOMPOSISI ORGAN PEMBAU HANYA MEMILIKI 7 RESEPTOR. BUKAN KARENA MEMILIKI BANYAK RESEPTOR PEMBAU. NAMUN DAPAT MEMBEDAKAN 600 AROMA YG BERBEDA RESEPTORNYA DISEBUT KHEMORESEPTOR WANITA LEBIH DALAM MEMBAUI SESUATU KARENA SUPERIOR NASAL CONCHA PD WANITA LEBIH LUAS.LANJUTAN INDERA PENCIUMAN  MANUSIA DPT MEMBEDAKAN BERBAGAI MACAM BAU. SEHINGGA LEBIH BISA MENDETEKSI AROMA   .

HIDUNG YG MANCUNG/BESAR LEBIH BAIK MEMBAUI DRPD HIDUNG PESEK/KECIL 2. TERUTAMA BAU BUSUK LEBIH MENYENGAT DARIPADA BAU YG TIDAK BUSUK 4. VARIASI FISIOLOGIS PADA WANITA MENJELANG MENSTRUASI ATAU SAAT HAMIL LBH PEKA DARIPADA YG TIDAK 3. SPESIES (JENIS) SPESIES TERTENTU MEMPUNYAI KEMAMPUAN SURVIVAL TERGANTUNG PADA SISTEM PEMBAUNYA SEHINGGA INDERA PEMBAU YG SANGAT PEKA PD JARAK TERTENTUSUDAH DPT MEMBAUI PD ANJING (Canis domestica) .LANJUTAN INDERA PENCIUMAN      KEMAMPUAN MEMBAUI SETIAP INDIVIDU BERBEDA TERGANTUNG DARI: 1. SUSUNAN RONGGA HIDUNG. KONSENTRASI BAU.

RASA ASAM (SOUR) SAMPING LIDAH (KIRI & KANAN) AGAK KE BELAKANG DARI RASA ASIN. RASA ASIN (SALT) SAMPING LIDAH (KIRI & KANAN) AGAK KE DEPAN. RASA PAHIT (BITTER) PANGKAL LIDAH. SEDANGKAN BAGIAN TENGAH LIDAH MERUPAKAN RASA PEDAS PEDASPUN MEMPUNYAI RASA PEDAS MANIS. PEDAS ASAM & PEDAS PAHIT UNTUK MENGHINDARI KERUSAKAN SYARAF PENGECAP.INDERA PENGECAP       INDERA PENGECAP TERLETAK PADA LIDAH LIDAH MERUPAKAN SUATU RAWAN (cartilago) YG AKARNYA TERTANAM PADA BAGIAN POSTERIOR RONGGA MULUT (cavum oris) DEKAT DGN KATUP EPIGLOTIS YG MENUJU KE LARYNG PADA LIDAH TERDAPAT PUTING-2 PENGECAP (TASTE BUD) YG PUTINGDAPAT MENDETEKSI SEGALA MACAM RASA RASA MANIS (SWEAT) PD UJUNG LIDAH. PEDAS ASIN. DIANJURKAN TDK MEMAKAN/MEMINUM YANG TERLALU PANAS .

DERMIS. KELENJAR SEBASEUS SEMENTARA PD BGN SUBKUTANEUS TERDAPAT PEMBULUH DARAH. BAKAL RAMBUT.INDERA PERABA  INDERA PERABA TERLETAK DI KULIT KULIT tdd: EPIDERMIS (lapisan terluar). SUBKUTANEUS PD DERMIS TERDAPAT KELENJAR & SALURAN KERINGAT. SYARAF KUTANEUS & JARINGAN OTOT SENSASI SOMATIS MENGACU PD SENSASI DI PERMUKAAN KULIT SYARAF SENSORIS HANYA MENGACU PADA SISTEM INDERA PERABA     . FOLIKEL RAMBUT & AKAR RAMBUT.

DINGIN 3. TEKANAN 2. PUPUKULAN. BERKAITAN DGN MEKANISME PROTEKTIF TUBUH     . CUBITAN. BERKAITAN DGN RASA ASAM. BASA & GARAM 4. THERMORESEPTOR. MEKANORESEPTOR. BERKAITAN DGN RASA PANAS. BERKAITAN DGN TEKANAN. RESEPTOR NYERI/SAKIT. PIJATAN.LANJUTAN INDERA PERABA  KULIT BERFUNGSI SEBAGAI: 1. KHEMORESEPTOR.

LANJUTAN INDERA PERABA    PADA KULIT TERDAPAT BEBERAPA RESEPTOR YG DPT MENDETEKSI SESUATU. RESEPTOE END KRAUSE YG MENDETEKSI RASA DINGIN SERTA PACCINI S CORPUSCLE YG MENDETEKSI TEKANAN ATAU PIJATAN ADA RESEPTOR YG TERDPT SELURUH BG DR KULIT TBH FREE NERVE ENDING YG MENDETEKSI RASA NYERI/SAKIT TERTUSUK JARUM. MEISNER S MENDETEKSI SENTUHAN ORANG YG KITA KENAL PADA DERMIS TERDPT RESEPTOR RUFFINI S YG MENDETEKSI RASA PANAS. MISALNYA PD BGN EPIDERMIS TERDAPAT MERKEL S DISC MENDETEKSI SENTUHAN ORANG YG KITA TDK KENAL. KENA API .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->