BAB I KONSEP TEKNOLOGI

Pandangan umum tentang teknologi sangat mempengaruhi teknologi pendidikan. Awal dari kebutuhan teknologi untuk dunia pendidikan karena pengaruh teknologi produk yang makin banyak diminati masyarakat. Jadi, secara umum, konsep teknologi menyumbang fondasi keilmuan teknologi pendidikan. Satu hal yang perlu dicermati adalah orang yang bergerak atau mengkaji disiplin ilmu teknologi pendidikan dituntut untuk bersifat terbuka dan dinamis atas perkembangan zaman; serta tanggap terhadap situasi.

A. Pengertian Umum Teknologi
Selama ini kita menganggap bahwa teknologi memang sudah lama menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Kita terbiasa dan cenderung menganggap teknologi sebagai peralatan dan berkaitan dengan mesin, komputer, dan serba elektronik. Padahal arti teknologi sangat luas dan tergantung peran teknologi itu sendiri bagi manusia. Di sekeliling kita banyak sekali teknologi. Kehadirannya seringkali tidak disadari karena asumsi teknologi biasanya mengacu kepada suatu produk bersifat canggih, seperti computer. Padahal teknologi dapat pula bersifat abstrak, tidak berwujud.

B. Berbagai konsep teknologi
1. Teknologi menurut Finn, 1960.
Finn, 1960 sebagaimana dikutip oleh Gentry menyatakan, selain diartikan sebagai mesin, teknologi bisa mencakup proses, sistem, manajemen, dan mekanisme pantauan; baik manusia itu sendiri atau bukan, serta secara luas, cara pandang terhadap masalah berikut lingkupnya, tingkat kesukaran, studi kelayakan, serta cara mengatasi masalah secara teknis dan ekonomis . Dalam hal yang sama, ia mengutip pula konsep Simon (1983) yang berbunyi, teknologi sebagai disiplin rasional, dirancang untuk meyakinkan manusia akan keahliannya menghadapai alam fisik atau lingkungan melalui penerapan hokum atau aturan ilmiah yang telah ditentukan .

2. Konsep teknologi menurut Saettler
Disamping kedua definisi, pemikiran Saettler tidak jauh berbeda. Beliau mengutip asal katanya techne, bahasa Yunani, dengan makna seni, kerajinan tangan, atau keahlian. Kemudian ia menerangkan bahwa teknologi bagi bangsa Yunani kuno diakui sebagai suatu kegiatan khusus, dan sebagai pengetahuan. Pendapat Saettler ini mengacu pada konsep Mitcham, Ia mencantumkan uraian Aristotle tentang techne sebagai penerapan (ilmu) pengetahuan sistematis agar menghasilkan kegiatan (manusia) yang baik.

3. Konsep teknologi menurut Heinich, et al.
Pendapat Heinich, Molenda, dan Russell, 1993 memperkuat asumsi sebelumnya. Menurut mereka, teknologi merupakan penerapan pengetahuan yang ilmiah, dan tertata teknologi sebagai suatu proses atau cara berpikir bukan hanya produk seperti komputer, satelit, dan sebagainya . Ketiga pakar ini membedakan antara teknologi/perangkat lunak atau soft technology dengan teknologi/perangkat keras atau hard technology. Selain itu, mereka menyatakan teknologi sebagai suatu pengetahuan diterapkan oleh manusia untuk meng atasi masalah dan melaksanakan tugas dengan cara sistematis dan ilmiah . Dari seluruh definisi tadi hanya definisi dari Finn saja yang menyinggung arti teknologi sebagai penggunaan mesin atau perangkat keras. Para pakar tadi berkesimpulan bahwa :

y y y y

Teknologi terkait dengan sifat rasional dan ilmiah Teknologi menunjuk suatu keahlian, baik itu seni, atau kerajinan tangan Teknologi dapat diterjemahkan sebagai tehnik atau cara pelaksanaan suatu kegiatan, atau sebagai suatu proses Teknologi mengacu pada penggunaan mesin-mesin dan perangkat keras.
Teknologi Pembelajaran 1

Maka. teknologi jenis ini dapat mengambil alih pekerjaan manusia. kategorisasi karakter teknologi perlu dicermati. Sifat Teknologi Untuk mengenali teknologi serta peranannya bagi manusia. Djojohadikusumo juga mewaspadai bagaimana seharusnya manusia menerapkan teknologi dengan benar. Shihab. b) Perluasan atau penciptaan organ baru manusia Rumusan fungsi kedua. yaitu teknologi yang diciptakan untuk perluasan atau penciptaan organ baru manusia karena manusia tidak memiliki organ tubuh yang dapat melaksanakan tugas tersebut. harus digarap dan disesuaikan dengan perkembangan masyarakat. Quraish Shihab. palu dibutuhkan agar tangan dapat memaku. yaitu Sumitro Djojohadikusumo. mineral. Ia menye butkan teknologi ditemukan untuk : a) Perpanjangan fungsi organ manusia. Teknologi ini diciptakan berdasarkan temuan teknologi sebelumnya. 3) Teknologi Protektif (protective technology). atau memperbaiki dan meningkatkan mutu teknologi yang sudah ada agar kemampuannya berlipat ganda. melindungi. 2. dan mengamankan ekologi serta lingkungan hidup bagi masa depan. Sayangnya. Sebagai contoh. yaitu : 1) Teknologi Maju (advance technology). Sifat-sifat tersebut adalah : a) Dapat ditiru. 1. selanjutnya menjelaskan sebagai perpanjangan organ manusia. robotisasi kalau pemanfaatannya menyalahi hokum atau aturan dapat mengancam tenaga kerja sehingga akhirnya robot menjadi saingan atau kompetitor bagi para pekerja / buruh untuk bidang-bidang pekerjaan tertentu. teknologi diciptakan untuk membantu manusia dalam penyelesaian pekerjaan. dan beberapa aspek pokok di bidang teknologi angkasa luar. Quraish Shihab Shihab mencoba mengungkapkan arti teknologi bagi manusia. yaitu teknologi yang dipersiapkan untuk memelihara. Robert Heinich Bagi Heinich. temuan pesawat terbang pada dasarnya berperan sebagai sayap manusia agar dapat menyeberangi daerah yang terhalang oleh laut. nuklir. diulang atau diperbanyak (replicability) Teknologi Pembelajaran 2 . Ia merumuskan beberapa sifat yang harus dimiliki oleh suatu teknologi. Robotisasi merupakan suatu temuan canggih yang mampu mengatasi tugas-tugas berat atau rumit bagi manusia. 3. dan Heinich. temuan perkakas pisau digunakan sebagai perpanjangan tangaun manusia untuk memotong. Pendapat di atas merupakan suatu tinjauan berdasarkan ilmu ekonomi yang menekankan peran serta pengaruh pemanfaatan teknologi terhadap kekayaan alam. c) Menjadi seteru atau saingan manusia Fungsi terakhir berkaitan dengan sifat teknologi yang semakin lama semakin rumit. yaitu upaya peningkatan kemampuan nasional di bidang penelitian dan teknologi terkait dengan sumber enerji. Sebagai contoh. 2) Teknologi Adaptif (adaptive technology) adalah teknologi yang bersumber pada penelitian dan pengembangan di negara maju. Berikut rumusan sifat teknologi dari 3 orang pakar.C. teknologi dianggap sebagai suatu disiplin ilmu yang sistematis dan rasional. Sumitro Djojohadikusumo Begawan ekonomi ini mengungkapkan bahwa sifat teknologi ada 3 macam.

Teknologi Pembelajaran 3 . teknologi dapat diciptakan kembali (recreate) dan diperbaiki agar teknologi menjadi lebih berguna. berdampak skala karena pengulangan dan penyebarannya. diperbanyak. sehingga dampak baik atau buruk teknologi apat cepat tersebar atau menyusut (effect of scale). sebenarnya sifat teknologi itu dapat diteliti. dan dimanfaatkan oleh semua orang.b) Diandalkan karena melalui serangkaian ujicoba (reliability) c) Mudah digunakan dan dilaksanakan untuk mengatasi masalah (algorithmic-decision making) d) Dapat dikomunikasikan dan dipantau sehingga teknologi dapat diperbaiki berdasarkan masukan dari orang / pihak lain (communication and control) e) Berkaitan dengan sifat pertama. Jadi. Selain itu.

film. manajemen dan pemanfaatan dari komponen maupun keseluruhan sistem pembelajaran. Definisi AECT 1972 Teknologi pendidikan adalah suatu bidang yang berkepentingan dengan memfasilitasi belajar pada manusia melalui usaha sistematik dalam identifikasi. 1970:21). Mempelajari kelemahan dan kelebihan. Tujuan praktisnya ialah pemanfaatan tiap metode dan medium komunikasi secara efektif untuk membantu pengembangan potensi pebelajar (orang yang belajar) secara maksimal (Ely. disain. D. yang unik maupun relatif. (serta) (Teknologi Pembelajaran) merupakan usaha sistematik dalam merancang. dengan tujuan memecahkan masalah belajar (Silber. dan b. B. Definisi AECT 1963 Komunikasi audio visual adalah cabang dari teori dan praktek pendidikan yang terutama berkepentingan dengan mendisain dan menggunakan pesan guna mengendalikan proses belajar. Definisi MacKenzie dan Eraut 1971 Teknologi pendidikan merupakan studi sistematik mengenai cara bagaimana tujuan pendidikan dapat dicapai (seperti yang dikutip oleh Ely. pemanfaatan) komponen sistem pembelajaran (pesan. pengembangan.19 73:52). evaluasi.1970:21). serta didasarkan pada penelitian tentang proses dan komunikasi pada manusia yang menggunakan kombinasi sumber manusia dan non-manusia agar belajar dapat berlangsung efektif (Commision on Instructional Technology. buku teks dan papan tulis. dan mengevaluasi keseluruhan proses belajar dan mengajar untuk suatu tujuan khusus. Kegiatannya meliputi . peralatan. dari pesan baik yang diungkapkan dalam bentuk gambar. Bagian yang membentuk teknologi pembelajaran adalah: televisi. 1972:36). bahan. 1963:18-19). penstrukturan dan sistematisasi pesan oleh orang maupun instrumen dalam lingkungan pendidikan. orang. C. dan pemanfaatan berbagai macam sumber belajar serta dengan pengelolaan atas keseluruhan proses tersebut (AECT . komputer dan bagian perangkat keras maupun lunak lainnya. a. produksi. OHP. Kegiatan ini meliputi perencanaan. Definisi Komisi Teknologi Pembelajaran 1970 Dalam pengertian yang lebih umum (teknologi pembelajaran) berarti media yang lahir sebagai akibat revolusi komunikasi yang dapat digunakan untuk keperluan pembelajaran disamping guru. pengorganisasian.BAB II DEFINISI TEKNOLOGI PEMBELAJARAN A. E. teknik dan lingkungan) serta pengelolaan usaha pengembangan (organisasi dan personil) secara sistematik. Definisi Silber tahun 1970 Teknologi pembelajaran adalah pengembangan (riset. produksi. melaksanakan. Teknologi Pembelajaran 4 . maupun yang bukan. dukungan-pasokan. dan yang digunakan untuk tujuan apapun dalam proses belajar. pemilihan.

G. 1977:1). definisi ini sesungguhnya mengandung makna yang dalam.F. pemanfaatan. sarana dan organisasi untuk menganalisis masalah dan merancang. pengembangan. gagasan. prosedur. menilai dan mengelola pemecahan masalah dalam segala aspek belajar pada manusia (AECT . serta evaluasi tentang proses dan sumber untuk belajar. Definisi AECT 1977 Teknologi pendidikan adalah proses kompleks yang terintegrasi meliputi: orang. Definisi AECT 1994 Teknologi Pembelajaran adalah teori dan praktek dalam desain. pengelolaan. melaksanakan. definisi ini berusaha menekankan pentingnya proses dan produk. Meski dirumuskan dalam kalimat yang lebih sederhana. Di samping itu. Definisi ini juga berusaha menyempurnakan wilayah atau kawasan bidang kegiatan dari teknologi pembelajaran. Definisi ini berupaya semakin memperkokoh teknologi pembelajaran sebagai suatu bidang dan profesi. yang tentunya perlu didukung oleh landasan teori dan praktek yang kokoh. Teknologi Pembelajaran 5 .

dengan memperhatikan prinsip-prinsip perhatian. Teknologi Pembelajaran 6 . meliputi : langkah-langkah : penganalisaan (proses perumusan apa yang akan dipelajari). Keduanya berbentuk visual yang statis.BAB III KAWASAN TEKNOLOGI PEMBELAJARAN Definisi 1994. Kelima hal ini merupakan kawasan (domain) dari bidang Teknologi Pembelajaran. seperti : buku-buku. Pengembangan. Teknologi Cetak adalah cara untuk memproduksi atau menyampaikan bahan.Visual. Teknologi Audio-Visual merupakan cara memproduksi dan menyampaikan bahan dengan menggunakan peralatan dan elektronis untuk menyajikan pesan-pesan audio dan visual. di dalamnya meliputi : 1. dengan sub kategori dan konsep yang terkait : A. Pengembangannya sangat bergantung kepada prinsipprinsip linguistik dan persepsi visual. Kawasan Desain Yang dimaksud dengan desain disini adalah proses untuk menentukan kondisi belajar dengan tujuan untuk menciptakan strategi dan produk. Keduanya biasanya memberikan komunikasi satu arah yang pasif. e) Keduanya berpusat pada pembelajar. bahan bahan visual yang statis. Karakteristik Pembelajar yaitu segi-segi latar belakang pengalaman pembelajar yang mempengaruhi terhadap efektivitas proses belajarnya. Teknologi Audio . 2. 3. persepsi. Pemanfaatan. teknologi cetak/visual mempunyai karakteristik sebagai berikut : a) b) c) d) Teks dibaca secara linier. Secara khusus. perancangan (proses penjabaran bagaimanacara mempelajarinya). Pembelajaran Desain Sistem Pembelajaran yaitu prosedur yang terorganisasi. Kawasan Pengembangan Pengembangan adalah proses penterjemahan spesifikasi desain ke dalam bentuk fisik. dan e) penilaian (proses penentuan ketepatan pembelajaran). sedangkan visual direkam menurut ruang. Desain Pesan. Strategi Pembelajaran yaitu spesifikasi untuk menyeleksi serta mengurutkan peristiwa belajar atau kegiatan belajar dalam suatu pelajaran. Teknologi Cetak. Strategi Pembelajaran. Pengelolaan dan Penilaian. dirumuskan berlandaskan lima bidang garapan dari Teknologi Pembelajaran. pengembangan (proses penulisan dan pembuatan atau produksi bahan-bahan pelajaran). d) pelaksanaan/aplikasi (pemanfaatan bahan dan strategi). Di bawah ini akan diuraikan kelima kawasan tersebut. yaitu : Desain. Desain Pesan yaitu perencanaan untuk merekayasa bentuk fisik dari pesan agar terjadi komunikasi antara pengirim dan penerima. Karakteristik Pembelajar.dan daya tangkap. 4. 2. Kawasan Desain paling tidak meliputi empat cakupan utama dari teori dan praktek. yaitu : 1. terutama melalui pencetakan mekanis atau photografis. dan f) Informasi dapat diorganisasikan dan distrukturkan kembali oleh pemakai. a) b) c) B.

Secara khusus. dan f) Seringberpusat pada guru. Di dalam kawasan pengembangan terdapat keterkaitan yang kompleks antara teknologi dan teori yang mendorong terhadap desain pesan maupun strategi pembelajarannya . b) Strategi pembelajaran yang didorong oleh teori. e) Belajar dipusatkan dan diorganisasikan menurut pengetahuan kognitif sehingga pengetahuan terbentuk pada saat digunakan. 4. disamping menurut cara seperti yang dirancang oleh pengembangnya. dan bahan pembelajaran C. Teknologi Terpadu. dan di bawah kendali pembelajar. Teknologi komputer. kurang memperhatikan interaktivitas belajar si pembelajar. c) Gagasan-gagasan biasanya diungkapkan secara abstrak dengan menggunakan kata. c) Secara khas digunakan menurut cara yang sebelumnya telah ditentukan oleh desainer/pengembang. Teknologi Terpadu merupakan cara untuk memproduksi dan menyampaikan bahan dengan memadukan beberapa jenis media yang dikendalikan komputer. Kawasan Pemanfaatan Pemanfaatan adalah aktivitas menggunakan proses dan sumber untuk belajar. disamping secara linier. relevan dengan kondisi pembelajar. teknologi audio-visual cenderung mempunyai karakteristik sebagai berikut : a) bersifat linier. Mereka yang terlibat dalam pemanfaatan mempunyai tanggung jawab untuk Teknologi Pembelajaran 7 . dan c) Manifestasi fisik dari teknologi perangkat keras. dan g) Sifat bahan yang mengintegrasikan kata-kata dan contoh dari banyak sumber media. dan e) Belajar dapat berpusat pada pembelajar dengan tingkat interaktivitas tinggi. Pembelajaran dengan teknologi terpadu ini mempunyai karakteristik sebagai berikut : a) Dapat digunakan secara acak. d) Prinsip-prinsip ilmu kognitif diterapkan selama pengembangan. d) Prinsip-prinsip ilmu kognitif dan konstruktivisme diterapkan dalam pengembangan dan pemanfaatan bahan pembelajaran. b) menampilkan visual yang dinamis. Pada dasarnya kawasan pengembangan terjadi karena : a) Pesan yang didorong oleh isi. perangkat lunak. disamping menurut cara seperti yang dirancang oleh pengembangnya. dan Teknologi Berbasis Komputer merupakan cara-cara memproduksi dan menyampaikan bahan dengan menggunakan perangkat yang bersumber pada mikroprosesor. Fungsi pemanfaatan sangat penting karena membicarakan kaitan antara pembelajar dengan bahan atau sistem pembelajaran. f) Bahan belajar menunjukkan interaktivitas pembelajar yang tinggi. baik yang berupa perangkat keras maupun perangkat lunak biasanya memiliki karakteristik sebagai berikut : a) Dapat digunakan secara secara acak. b) Dapat digunakan sesuai dengan keinginan Pembelajar. b) Dapat digunakan sesuai dengan keinginan Pembelajar. simbol maupun grafis. c) Gagasan-gagasan sering disajikan secara realistik dalam konteks pengalaman Pembelajar. disamping secara. d) Cenderung merupakan bentuk representasi fisik dari gagasan yang riil dan abstrak: e) Dikembangkan berdasarkan prinsip-prinsip psikologi tingkah laku dan kognitif. 3. Linier. Teknologi Berbasis Komputer.

dengan diperkenalkannya konsep difusi inovasi pada akhir tahun 1960 -an yang mengacu pada proses komunikasi dan melibatkan p engguna dalam mempermudah proses adopsi gagasan. pemantauan dan pengendalian sistem pendukung dan pelayanan sumber. Desiminasi ini merupakan tujuan awal dari difusi inovasi. teknologi berbasis komputer. Proses pemanfaatan media merupakan proses pengambilan keputusan berdasarkan pada spesifikasi desain pembelajaran. dan Konfirmasi. dan pengendalian proyek desain dan pengembangan. Pengelolaan proyek berbeda dengan pengelolaan tradisional (line and staff management) karena : 1) Staf proyek mungkin baru. Misalnya. menyiapkan pembelajar agar dapat berinteraksi dengan bahan dan aktivitas yang dipilih. pengorganisasian. Implementasi dan Institusionalisasi yaitu penggunaan bahan dan strategi pembelajaran dalam keadaan yang sesungguhnya (bukan tersimulasikan). Difusi Inovasi adalah proses berkomunikasi malalui strategi yang terrencana dengan tujuan untuk diadopsi. Pengertian sumber dapat mencakup. proses. Akan tetapi. teknologi audio-visual. Kebijakan dan Regulasi adalah aturan dan tindakan yang mempengaruhi difusi dan pemanfaatan teknologi pembelajaran. Tujuan akhir yang ingin dicapai ialah untuk terjadinya perubahan. memberikan bimbingan selama kegiatan. dan pengendalian fungsi desain pembelajaran atau jenis-jenis proyek yang lain. pemantauan pengendalian cara bagaimana distribusi bahan pembelajaran diorganisasikan Hal tersebut merupakan suatu gabungan Teknologi Pembelajaran 8 . Keputusan. penting dilakukan proses desiminasi. fa silitas dan sumber pembelajaran. Persuasi atau bujukan. Rogers (1983) melakukan studi tentang difusi inovasi. Pengelolaan Proyek meliputi : perencanaan. maupun terknologi terpadu. D. yang mencakup berbagai disiplin ilmu. Dalam hal ini. penjadwalan. pengkoordinasian dan supervisi. personil keuangan. Kebijakan dan peraturan pemerintah mempengaruhi pemanfaatan teknologi. baik untuk teknologi cetak. keinginan mencoba dan mengadopsi inovasi. yaitu anggota tim untuk jangka pendek. yaitu yang sengaja dan sistematis untuk membuat orang lain sadar adanya suatu perkembangan dengan cara menyebarkan informasi. Selama bertahun tahun. perhatian kemudian berpaling ke perspektif penyelenggara. Implementasi. Efektivitas biaya dan justifikasi belajar yang efektif merupakan dua karakteristik penting dari pengelolaan sumber. memberikan penilaian atas hasil yang dicapai pembelajar. Kawasan pengelolaan bermula dari administrasi pusat media. kawasan pemanfaatan dipusatkan pada aktivitas guru dan ahli medi yang membantu guru. monitoring. hukum hak cipta yang dikenakan pada pengguna teknologi. Hasil studinya telah memperkuat pandangan tentang pentahapan. Pengelolaan sistem penyampaian meliputi perencanaan. Dari hasil studi ini dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan bergantung pada upaya membangkitkan kesadaran. a Model dan teori pemanfaatan dalam kawasan pemanfaatan cenderung terpusat pada perpektif pengguna. Kebijakan dan regulasi biasanya dihambat oleh permasalahan etika dan ekonomi. serta variabel yang dapat mempengaruhi difusi. Kawasan Pengelolaan Pengelolaan meliputi pengendalian Teknologi Pembelajaran melalui : perencanaan. Tujuan dari implementasi dan institusionalisasi adalah menjamin penggunaan yang benar oleh individu dalam organisasi.mencocokkan pembelajar dengan bahan dan aktivitas yang spesifik. dan 3) Pengelola proyek memiliki kendali dan fleksibilitas yang lebis luas dari yang biasa terdapat pada organisasi garis dan staf. serta memasukannya ke dalam prosedur oragnisasi yang berkelanjutan. 2) Pengelola proyek biasanya tidak memiliki wewenang jangka panjang atas orang karena sifat tugas mereka yang sementara. Sumber pembelajaran mencakup semua teknologi yang telah dijelaskan pada kawasan pengembangan. bahan baku. program media dan pelayanan media. Para pengelola proyek bertanggung jawab atas perencanaan. Pemanfaatan Media yaitu penggunaan yang sistematis dari sumber belajar. Langkah-langkah difusi menurut Rogers (1983) adalah : 1) 2) 3) 4) 5) Pengetahuan. Pengelolaan Sumber mencakup perencanaan. waktu. Peran pengelola proyek biasanya berhubungan dengan cara mengatasi ancaman proyek dan memberi saran perubahan internal. Pengelolaan sumber memliki arti penting karena mengatur pengendalian akses.

Kawasan Penilaian Penilaian merupakan proses penentuan memadai tidaknya pembelajaran dan belajar. produk. Bagaimanapun baiknya anjuran orang.antara medium dan cara penggunaan yang dipakai dalam menyajikan informasi pembelajaran kepa da pembelajar. Pengukuran acuan patokan memberitahukan pada para siswa seberapa jauh mereka dapat mencapai standar yang ditentukan. program yang diarahkan pada tujuan yang tidak/kurang dapat diterima akan dinilai gagal memenuhi kebutuhan. y Penilaian bahan (produk pembelajaran) evaluasi yang menaksir kebaikan atau manfaat isi yang menyangkut benda-benda fisik. Pengelolaan ini juga memperhatikan permasalaan proses seperti pedoman bagi desainer dan instruktur dan pelatih. Penilaian acuan patokan memberikan informasi tentang penguasaan seseorang mengenai pengetahuan. pedoman kurikulum. Pengelolaan informasi meliputi perencanaan. Proyek yang dilembagakan dalam kenyataannya menjadi program. dan pengendalian cara penyimpanan. Keputusan pengelolaan penyampaian sering bergantung pada sistem pengelolaan sumber. Keberhasilan dalam tes acuan patokan berarti dapat melaksanakan ketentuan tertentu. Dalam kawasan penilaian dibedakan pengertian antara penilaian program. Kunci perbedaan antara program dan proyek ialah bahwa program diharapkan berlangsung dalam yang tidak terbatas. termasuk buku. biasanya ditentukan dan mereka yang dapat mencapai atau melampaui skor minimal tersebut dinyatakan lulus.  Analisis Masalah Analisis masalah mencakup cara penentuan sifat dan parameter masalah dengan menggunakan strategi pengumpulan informasi dan pengambilan keputusan. Telah lama para evaluator yang piawai berargumentasi bahwa penilaian yang seksama mulai saat program tersebut dirumuskan dan direncanakan. Pengelolaan sistem penyampaian memberikan perhatian pada permasalahan produk seperti persyaratan perangkat keras/lunak dan dukungan teknis terhadap pengguna maupun operator. atau keterampilan yang berkaitan dengan tujuan pembelajaran. Penilaian program evaluasi yang menaksir kegiatan pendidikan yang memberikan pelayanan secara berkesinambungan dan sering terlibat dalam penyusunan kurikulum. mencakup : 1) 2) 3) 4) y Analisis masalah. dan produk pembelajaran lainnya. Penilaian formatif dilaksanakan pada waktu pengembangan atau perbaikan program atau produk (atau orang dsb). pengiriman/pemindahan atau pemrosesan informasi dalam rangka tersedianya sumber untuk kegiatan belajar.  Penilaian Formatif dan Sumatif Penilaian Formatif dan Sumatif Berkaitan dengan pengumpulan informasi tentang kecukupan dan penggunaan informasi ini sebagai dasar pengembangan selanjutnya. dan Penilaian sumatif . y Penilaian proyek evaluasi untuk menaksir kegiatan yang dibiayai secara khusus guna melakukan suatu tugas tertentu dalam suatu kurun waktu. Penilaian formatif. Dengan penilaian sumatif berkaitan dengan pengumpulan informasi tentang kecukupan untuk pengambilan keputusan dalam hal pemanfaatan. Penilaian ini dilaksanakan untuk keperluan staf dalam lembaga program dan biasanya Teknologi Pembelajaran 9 . sedangkan proyek biasanya diharapkan berjangka pendek. pita rekaman. Pengukuran acuan patokan.  Pengukuran Acuan Patokan Pengukuran acuan patokan meliputi teknik-teknik untuk menentukan kemampuan pembelajaran menguasai materi yang telah ditentukan sebelumnya. film. Pentingnya pengelolaan informasi terletak pada potensinya untuk mengadakan revolusi kurikulum dan aplikasi desain pembelajaran E. proyek . pemantauan. sikap.

Metoda yang digunakan dalam penilaian formatif berbeda dengan penilaian sumatif. akan tetapi penilaian ini dapat dilaksanakan oleh evaluator dalam atau luar atau (lebih baik lagi) kombinasi. Sebaliknya. seperti observasi. wawancara. penilaian sumatif memerlukan prosedur dan metoda pengumpulan data yang lebih formal. dan tes ringkas. Metoda pengumpulan data sering bersifat informal. uji coba dalam kelompok kecil atau kelompok besar. Penilaian formatif mengandalkan p ada kajian teknis dan tutorial. Penilaian sumatif sering menggunakan studi kelompok komparatif dalam desain kuasi eksperimental. Teknologi Pembelajaran 10 .tetap bersifat intern.

Dengan bantuan media dalam pembelajaran. media memiliki fungsi sebagai pembawa informasi dari sumber (guru) menuju penerima (siswa). penafsiran yang berbeda antar guru dapat dihindari dan dapat mengurangi terjadinya kesenjangan informasi diantara siswa dimanapun berada. B. Teknologi Pembelajaran 11 . Dalam proses pembelajaran. gerakan dan warna. Sedangkan secara lebih spesifikasi manfaat terakumulasi dari beberapa pendapat pakar adalah: media pembelajaran yang telah 1. gambar. tidak monoton dan tidak membosankan. Media dapat menampilkan informasi melalui suara. pikiran. sehingga dapat merangsang perhatian. Fungsi dan Manfaat Fungsi Media Pembelajaran. 2. 6. untuk mengorganisasikan informasi dalam teks dan mengingatnya kembali. Fungsi atensi Media dapat menarik dan mengarahkan perhatian siswa untuk berkonsentrasi pada isi pelajaran yang berkaitan dengan makna yang ditampilkan dalam materi pelajaran. 4. terutama yang berkenaan dengan hafalan-hafalan. Fungsi kompensatoris Media pembelajaran terlihat dari hasil penelitian konteks untuk memahami teks. baik secara alami maupun manipulasi. dan perasaan siswa dalam kegiatan belajar mengajar untuk mencapai tujuan belajar. A. Manfaat Media Pembelajaran Secara umum manfaat media pembelajaran ialah dapat dikatakan untuk memperlancar interaksi antara guru dengan siswa sehingga kegiatan belajar mengajar lebih optimal. Fungsi Psikomotoris Fungsi ini diberikan dengan maksud untuk menggerakkan siswa melakukan suatu kegiatan.BAB IV MEDIA PEMBELAJARAN Media Pembelajaran merupakan segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan (bahan pembelajaran). Sedangkan metode adalah prosedur untuk membantu siswa dalam menerima dan mengolah informasi guna mencapai tujuan pembelajaran. dan efisien baik dari segi teroritis maupun praktikum yang pada akhirnya teraplikasi dalam tindakan. Fungsi media pembelajaran. Penyampaian materi pembelajaran dapat diseragamkan. Fungsi afektif Fungsi media dapat terlihat dari tingkat kenikmatan siswa/mahasiswa ketika proses belajar mengajar berlangsung. Fungsi Evaluasi Fungsi evaluasi dimaksudkan agar segala kegiatan belajar mengajar yang telah dilaksanaka dapat dilakukan penilaian kemampuan siswa dalam merespon pembelajaran. 3. efektif. 5. sehingga membantu guru untuk menciptakan suasana belajar menjadi lebih hidup. 2. Fungsi kognitif Media dapat mengungkapkan bahwa lambang visual atau gambar memperlancar pencapaian tujuan untuk memahami dan mengingat informasi atau pesan yang terkandung dalam gambar. diantaranya sebagai berikut: 1. minat. Proses pembelajaran menjadi lebih jelas dan menarik. membantu siswa yang lemah dalam membaca.

diagram atau skema menggambarkan struktur dari objek secara garis besar. seperti membantu kesulitan belajar siswa. 8. siswa akan lebih mudah memahami pelajaran. Karena setiap orang yang normal dapat belajar menggambar. harganya pun tidak perlu dipersoalkan sebab madia ini dibuat langsung oleh guru. 7. Efisiensi dalam waktu dan tenaga. Guru tidak harus menjelaskan materi ajaran secara berulang-ulang. sebab dengan sekali sajian menggunakan media.pesan yang akan disampaikan dituangkan kedalam simbol-simbol komunikasi visual. Mengubah peran guru ke arah yang lebih positif dan produktif Guru dapat berbagi peran dengan media sehingga banyak mamiliki waktu untuk memberi perhatian pada aspek-aspek edukatif lainnya. gambar/foto adalah media yang paling umum dipakai. Media Grafis Media grafis termasuk media visual. Meningkatkan kualitas hasil belajar siswa. Diagram pada umumnya berisi petunju k-petunjuk. Perlu kita sadari waktu belajar di sekolah sangat terbatas dan waktu terbanyak justru di luar lingkungan sekolah. Gambar/foto merupakan bahasa yang paling umum. yang dapat dimengerti dan dapat dinikmati dimana-mana.3. Fungsinya yang pokok adalah menyajikan ide-ide atau konsep-konsep yang Teknologi Pembelajaran 12 . Diagram menunjukkan hubungan yang ada antar komponennya atau sifat sifat proses yang ada. 4. 6. Banyak jenis media grafis diantaranya: a) Gambar atau Foto Di antara media pendidikan. Diagram menyaderhanakan hal yang kompleks sehingga dapat memperjelas penyajian pesan. bagan atau carta termasuk media visual. memotivasi belajar. Media memungkinkan proses belajar dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja. selain dapat menarik perhatian murid. 5. Sketsa. Saluran yang dipakai menyangkut indera penglihatan. sedangkan tanpa media guru cenderung bicara satu arah. menghindari verbalisme dan dapat memperjelas penyampaian pesan. Media pembelajaran dapat dirangsang sedemikian rupa sehingga siswa dapat melakukan kegiatan belajar dengan lebih leluasa dimanapun dan kapanpun tanpa tergantung seorang guru. C. Media dapat menumbuhkan sikap positif siswa terhadap materi dan proses belajar. Proses pembelajaran menjadi lebih interaktif. sebagaimana halnya media yang lain media grafis berfungsi menyalurkan pesan dari sumber kepenerima pesan. Media pembelajaran dapat membantu siswa menyerap materi belajar lebih mandalam dan utuh. c) Diagram Sebagai suatu gambar sederhana yang menggunakan garis-garis dan simbolsimbol. Proses pembelajaran menjadi lebih menarik sehingga mendorong siswa untuk mencintai ilmu pengetahuan dan gemar mencari sendiri sumber-sumber ilmu pengetahuan. pembentukan kepribadian. dan lain sebagainya. Dengan media akan terjadinya komukasi dua arah secara aktif. maka setiap guru yang baik dapatlah menuangkan ide-idenya kedalam bentuk sketsa. Dengan media tujuan belajar akan lebih mudah tercapai secara maksimal dengan waktu dan tenaga seminimal mungkin. Pengenalan Beberapa Media Pembelajaran Ada beberapa jenis media pembelajaran yang biasa digunakan dalam proses belajar mengajar. d) Bagan/Chart Sepeti halnya media grafis yang lain. b) Sketsa Sketsa adalah gambar yang sederhana atau draf kasar yang melukiskan bagian-bagian pokoknya tanpa detail. antara lain : 1.

Video sangat cocok untuk mengajarkan materi dalam ranah perilaku atau psikomotor. serta sangat cocok bila digunakan sebagai media untuk memberikan motivasi. fenomena atau kejadian sehingga dapat memperkaya pemaparan. Conto dari media audio ialah radio dan tape recorder. menerangkan perkembangan atau perbandingan sesuatu objek atau peristiwa yang saling berhubungan secara singkat dan jelas. grafik adalah gambar sederhana yang menggunakan titik-titik. e) Grafik (Graphs) Sebagai suatu media visual. 4. membantu menjelaskan konsep abstrak menjadi konkret. 5. 3. 9. garis atau gambar. Namun media Animasi menyediakan suatu tiruan yang bila dilakukan pada peralatan yang sesungguhnya terlalu mahal untuk mendapatkannya atau berbahaya dan berbagai macam kendala lainnya. Video Video mungkin saja kehilangan detail dalam pemaparan materi karena siswa harus mampu mengingat detail dari scene to scene (per adegan). Umumnya pengguna menganggap belajar melalui video lebih mudah dibandingkan melalui teks sehingga pengguna kurang terdorong untuk lebih aktif di dalam berinteraksi dengan materi. Pengelompokkan media yang banyak dianut oleh para pengelolah pendidikan adalah seperti yang disampaikan oleh Kemp dan Dayton (1985). 2. 2.grafik disusun berdasarkan prisip-prinsip matematik dan menggunakan data-data komparatif. 3. Berbeda dengan bagan. 8. 6. 5. Cetak Audio Audio-Cetak Proyeksi Visual Diam (OverHead Transparan/OHT) Proyeksi Visual Diam Dengan Audio Visual Gerak Visual Gerak Dengan Audio Benda Manusia Dan Sumber Lingkungan Komputer Teknologi Pembelajaran 13 . Video memaparkan keadaan riil dari suatu proses. Untuk melengkapinya sering kali simbol-simbol verbal digunakan pada grafik. 4. mengklasifikasikan obyek. mampu menunjukkan hubungan spatial dari suatu obyek. Audio Media audio memudahkan dalam mengidentifikasi obyek-obyek. Animasi Media Animasi mampu menunjukkan suatu proses abstrak di mana pengguna ingin melihat pengaruh perubahan suatu variabel terhadap proses tersebut. 7. perkembangan atau hubungan-hubungan penting. 10.sulit bila hanya disampaikan secara tertulis atau lisan secara visual. Pesan yang akandisampaikan biasanya burupa ringkasan visual suatu proses. Fungsi grafik adalah untuk menggambarkan data kuantitatif secara teliti. Teks Media ini membantu pembelajar fokus pada materi yang disiswai karena pembelajar cukup mendengarkan tanpa melakukan aktivitas lain yang menuntut konsentrasi. Bagan juga mampumemberikan ringkasan butir-butir penting dari suatu persentasi. Oleh mereka. Media dalam Pembelajaran dikelompokkan menjadi 10 kelompok yaitu: 1.

atau dengan kata lain pada waktu merencanakan program pengajaran. dilakukan setelah mengetahui tujuan instruksional. Hal ini dapat dipahami mengingat proses belajar yang dialami siswa tertumpu pada berbagai kegiatan menambah ilmu dan wawasan untuk bekal hidup di masa sekarang dan masa akan datang. Adapun dalam memilih media. y sesuai dengan keadaan siswa. Terbatasnya media yang dipergunakan dalam kelas diduga merupakan salah satu penyebab lemahnya mutu belajar siswa. b. ada perbedaan pemakai. Sasaran dari penggunaan media adalah agar anak didik mampu menciptakan Teknologi Pembelajaran 14 . dilakukan oleh guru. Waktu yang tepat memilih media. dan sejauh mana media tersebut dapat menunjang tercapainya tujuan instruksional. Ditegaskan oleh Danim (1995:1) bahwa hasil penelitian telah banyak membuktikan efektivitas pengunaan alat bantu atau media dalam proses belajar mengajar di kelas. penyusun desain instruksional seorang profesional dalam kemediaan d. Baik dan buruknya media diukur sampai sejauh mana media itu dapat menyalurkan informasi. Minimal ada empat hal yang perlu diperhatikan dalam memilih media pengajaran. ada perbedaan karakteristik setiap media. y ketersediaan waktu dalam menggunakannya.D. Haruslah diketahui bahwa media merupakan komponen dari keseluruhan sistem pembelajaran. perlu diperhatikan hal -hal sebagai berikut: y memahami karakteristik setiap media. sebelum melaksanakan program pengajaran. Pemilihan Media Pembelajaran Berdasarkan ketersediaannya media dapat dikelompokkan menjadi Media Jadi (Media By Utilization) dan Media Rancangan (Media By Design) alasan utama seseorang menggunakan media adalah media dapat berbuat lebih dari biasa yang dilakukan. hal ini perlu karena adanya berbagai macam media. y sesuai keterampilan guru dalam menggunakannya. Dengan demikian penggunaan media dalam pengajaran di kelas merupakan sebuah kebutuhan yang tidak dapat diabaikan. ada media yang hanya cocok digunakan untuk menyampaikan informasi tertentu. kemudahan memperoleh media. terutama dalam hal pengingkatan prestasi siswa. Alasan meililih media. E. maka haruslah dipilih media pembelajaran yang sesuai dengan tujuan pembelajaran. c. Penggunaan Media Pembelajaran Penggunaan media pengajaran dapat membantu pencapaian keberhasilan belajar. y sesuai dengan materi yang kita komunikasikan. y sesuai dengan taraf berpikir siswa. Pemilihan media dilakukan agar penggunaan media dapat mencapai tujuan pembelajaran. media yang dipilih harus paling baik. y sesuai dengan metode pengajaran yang kita gunakan. Pemilihan media. Salah satu upaya yang harus ditempuh adalah bagaimana menciptakan situasi belajar yang memungkinkan terjadinya proses pengalaman belajar pada diri siswa dengan menggerakkan segala sumber belajar dan cara belajar yang efektif dan efisien. Cara memilih media. yaitu: a. dan perbedaan situasi dan kondisi. y sesuai dengan tujuan yang hendak dicapai. y sesuai dengan situasi dan kondisi lingkungan.

Tiga kemungkinan yang terjadi dalam peng-evaluasi-an dari penggunaan media pembelajaran. Apabila media yang dipergunakan telah mencapai tujuan yang diinginkan maka media tersebut dianggap baik dan dapat dipertahankan. Apabila media yang digunakan terdapat sesuatu kekurangan maka kemungkinan media tersebut akan dimodifikasi.sesuatu yang baru dan mampu memanfaatkan sesuatu yang telah ada untuk dipergunakan dengan bentuk dan variasi yang lain yang berguna dalam kehidupannya. Apabila media yang digunakan sama sekali tidak menghasilkan tujuan dari apa yang diinginkan. yaitu : 1. maka akan dilakukan perombakan total terhadap penggunaan media tersebut. 3. Dengan demikian mereka dengan mudah mengerti dan memahami materi pelajaran yang disampaikan kepada mereka. 2. Teknologi Pembelajaran 15 .

P. A.DAFTAR PUSTAKA Dewi.files. Universitas Muhammadiyah Palembang.. N. http://sweetyhome. Nidya. Tiara..wordpress. Jakarta Novrianti. Media Pembelajaran.. 1999. IKIP Jakarta. 2008. Palembang Teknologi Pembelajaran 16 . Konsep Teknologi Pendidikan/Intruksional. E.. S.com/2010/03/kawasan-teknologi-pembelajaran. FKIP. 20 juni http://staipuimajalengka.. Makalah. Fakultas Ilmu Pendidikan. 2010. Pengertian Teknologi Pembelajaran (Tp) Dan Berbagai Konsep Di Bidang Tp. Nurul. S. Makalah.pdf Eric.com/2008/06/20/pengertian -teknologi-pembelajaran-tp/.wordpress.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful