MAKALAH GIZI PADA BAYI

DISUSUN OLEH 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. SUBHAN TRI WIBOWO NOVI TRIYANI RENI SUSANTI ZAKIYATUN NUFUS IFA MAHLIA SARI TRI RETNANI EVA KURNIA SARI

D III KEPERAWATAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN MUHAMMADIYAH GOMBONG 2011/2012

Bayi memiliki insting menyedot. Pemberian makanan dilakukan dengan penetekan atau dengan susu industri khusus. PENGERTIAN Bayi adalah merupakan manusia yang baru lahir sampai umur 12 bulan. Menurut psikologi. Meskipun masalah ruam popok merupakan masalah yang biasa terjadi. bila hal ini ditemukan sejak awal kehamilan. Bayi tidak mampu mengatur pembuangan kotorannya. kenaikan berat badan selama hamil muda 5 kg. Bila sang ibu tidak bisa menyusuinya. Di negara lain ada yang menyewa "perawat basah" (wet nurse) untuk menyusui bayi tersebut.Indikator lain untuk mengetahui status gizi ibu hamil adalah dengan mengukur LLA. atau anak besar. B. popok sekali pakai menjadi lebih populer penggunaannya dibandingkan popok kain biasa karena lebih praktis dan tidak terlalu merepotkan. Kekurangan gizi pada ibu hamil dapat memengaruhi proses pertumbuhan janin dan dapat menimbulkan keguguran. kematian neonatal (kematian di 27 hari pertama hidup). Bila dikaitkan dengan usia kehamilan. selanjutnya tiap trimester (II dan III) masing-masing bertambah 5 kg. yang membuat mereka dapat mengambil susu dari buah dada. Namun. kematian neonatal. pertambahan berat badan total adalah 9-12 kg. Intra partum (mati dalam kandungan) lahir dengan berat badan rendah (BBLR). namun bila dibiarkan begitu saja tanpa penanganan yang tepat bisa timbul masalah yang cukup serius seperti peradangan dan infeksi kulit bayi. LLA kurang dari 23. Pertambahan berat badan selama kehamilan rata-rata 0. bayi adalah periode perkembangan yang merentang dari kelahiran hingga 18 atau 24 bulan. Dengan demikian. Penentuan status gizi yang baik yaitu dengan mengukur berat badan ibu sebelum hamil dan kenaikkan berat badan selama hamil. anemia pada bayi. kehamilan kembar. . abortus. Masa bayi adalah masa yang sangat bergantung pada orang dewasa. perlu dipikirkan adanya risiko bengkak. koordinasi sensorimotor. Kematian bayi dibagi menjadi dua. masalah baru yang utamanya timbul akibat pemakaian popok sekali pakai adalah masalah ruam popok. pemikiran simbolis. hidroamnion. Faktor Ibu  Gizi saat hamil yang kurang Kekurangan gizi selama hamil akan berakibat buruk terhadap janin. asfiksia. Popok yang digunakan bayi bisa berupa popok kain biasa atau popok sekali pakai (diapers). Pada akhir kehamilan. oleh karena itu digunakanlah popok. Banyak kegiatan psikologis yang terjadi hanya sebagai permulaan seperti bahasa. FAKTOR PENYEBAB TERJADINYA BAYI BERAT LAHIR RENDAH 1.5 kg/ minggu.3-0. Kulit bayi yang masih sensitif lebih sering tertutup dan menjadi sulit bernafas sehingga memungkinkan timbulnya masalah ruam dan iritasi pada kulit bayi. atau tidak mau. bayi lahir mati. Bila terdapat kenaikan berat badan yang berlebihan. formula bayi biasa digunakan di negara-negara Barat. LLA adalah Lingkar Lengan Atas. dan post-neonatal (setelah 27 hari).MAKALAH GIZI PADA BAYI A. cacat bawaan.Pada masa ini manusia sangat lucu dan menggemaskan tetapi juga rentan terhadap kematian. Ibu berisiko untuk melahirkan anak dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR). namun tidak ada batasan yang pasti.5 cm merupakan indikator kuat untuk status gizi yang kurang/ buruk. Dewasa ini. dan belajar sosial.

persalinan premature. selain pendidikan pada umumnya rendah. Umur Berat badan lahir rendah juga berkolerasi dengan usia ibu. tetapi kondisi badannya serta kesehatannya sudah mulai menurun sehingga dapat memengaruhi janin intra uterin dan dapat menyebabkan kelahiran BBLR.   2. ras. Ibu yang melahirkan anak dengan jarak yang sangat berdekatan (di bawah dua tahun) akan mengalami peningkatan risiko terhadap terjadinya perdarahan pada trimester III. dan preeclampsia. persalinan premature atau berat janin tidak sesuai dengan usia kehamilan (gangguan pertumbuhan janin). Jarak Hamil dan Bersalin Terlalu Dekat Jarak kehamilan kurang dari 2 tahun dapat menimbulkan pertumbuhan janin kurang baik. anemia dan ketuban pecah dini serta dapat melahirkan bayi dengan berat lahir rendah. gangguan pertumbuhan janin. Penyakit Menahun Ibu  Asma bronkiale Pengaruh asma pada ibu dan janin sangat tergantung dari sering dan beratnya serangan. Ibu-ibu yang terlalu muda seringkali secara emosional dan fisik belum matang.  Infeksi Saluran Kemih dengan bakteriuria tanpa gejala (asimptomatik) Frekuensi bakteriuria tanpa gejala kira-kira 2 – 10%. sosioekonomi wanita hamil tersebut. Paritas Ibu Anak lebih dari 4 dapat menimbulkan gangguan pertumbuhan janin sehingga melahirkan bayi dengan berat lahir rendah dan perdarahan saat persalinan karena keadaan rahim biasanya sudah lemah. Hal ini terjadi karena mereka belum matur dan mereka belum memiliki sistem transfer plasenta seefisien wanita dewasa. tetapi kelahiran BBLR tampak meningkat pada wanita yang berusia di luar usia 20 sampai 35 tahun. Kelahiran bayi BBLR lebih tinggi pada ibu-ibu muda berusia kurang dari 20 tahun. termasuk karena alasan plasenta previa. dan dipengaruhi oleh paritas. ibu yang masih muda masih tergantung pada orang lain. Remaja seringkali melahirkan bayi dengan berat lebih rendah. Keadaan hipoksia bila tidak segera diatasi tentu akan berpengaruh pada janin. 2009). Hipertensi Penyakit hipertensi dalam kehamilan merupakan kelainan vaskuler yang terjadi sebelum kehamilan atau timbul dalam kehamilan atau pada  . Pada ibu yang tua meskipun mereka telah berpengalaman. karena ibu dan janin akan kekurangan oksigen (O2) atau hipoksia. Faktor usia ibu bukanlah faktor utama kelahiran BBLR. Persentase tertinggi bayi dengan berat badan lahir rendah terdapat pada kelompok remaja dan wanita berusia lebih dari 40 tahun. Beberapa peneliti mendapatkan adanya hubungan kejadian bakteriuria dengan peningkatan kejadian anemia dalam kehamilan. petugas dapat memotivasi ibu agar ia lebih memperhatikan kesehatannya (Hidayati. dan sering terjadi keguguran. persalinan lama dan perdarahan pada saat persalinan karena keadaan rahim belum pulih dengan baik.

Hidramnion Hidramnion atau kadang-kadang disebut juga polihidramnion adalah keadaan di mana banyaknya air ketuban melebihi 2000 cc. suplai makanan dan oksigen yang masuk ke janin berkurang. dan gejala putus obat pada janin (Bobak. retardasi mental. merupakan masalah yang penting dalam obstetri yang berkaitan dengan penyulit kelahiran prematur dan terjadinya infeksi ibu. Pada persalinan normal selaput ketuban biasanya pecah atau dipecahkan setelah pembukaan lengkap. eklampsi dan penyebab gangguan pertumbuhan janin sehingga menghasilkan berat badan lahir rendah.permulaan persalinan. sedangkan bayi memperoleh makanan dan oksigen dari plasenta. prematuritas. BBLR. Gejala hidramnion terjadi semata-mata karena faktor mekanik sebagai akibat penekanan uterus yang besar kepada organ-organ seputarnya.  Ketuban Pecah Dini Ketuban dinyatakan pecah sebelum waktunya bila terjadi sebelum proses persalinan berlangsung. Hal ini disebabkan karena Pre-eklampsia/Eklampsia pada ibu akan menyebabkan perkapuran di daerah plasenta. dengan adanya perkapuran di daerah plasenta. Hidramnion harus dianggap sebagai kehamilan dengan risiko tinggi karena dapat membahayakan ibu dan anak. apabila ketuban pecah dini. ketidakmampuan belajar. Hipertensi pada ibu hamil merupakan gejala dini dari pre-eklamsi. Keadaan ini yang menyebabkan gangguan ke plasenta yang   . defek kongenital. BBLR dan sindrom alkohol janin.  Gaya Hidup Konsumsi obat-obatan pada saat hamil: Peningkatan penggunaan obatobatan (antara 11% dan 27% wanita hamil. hipoksia sehingga pertumbuhan janin terhambat dan sering terjadi kelahiran prematur. bergantung pada lokasi geografi) telah mengakibatkan makin tingginya insiden kelahiran premature. Perdarahan Antepartum Perdarahan antepartum merupakan perdarahan pada kehamilan diatas 22 minggu hingga mejelang persalinan yaitu sebelum bayi dilahirkan (Saifuddin. Komplikasi utama dari perdarahan antepartum adalah perdarahan yang menyebabkan anemia dan syok yang menyebabkan keadaan ibu semakin jelek. 2004). 2002). 3. Ibu dengan hipertensi akan menyebabkan terjadinya insufisiensi plasenta. hipertensi dalam kehamilan menjadi penyebab penting dari kelahiran mati dan kematian neonatal. Faktor Kehamilan  Komplikasi Hamil ( Pre-eklampsia/ Eklampsia ) Pre-eklampsia/ Eklampsia dapat mengakibatkan keterlambatan pertumbuhan janin dalam kandungan atau IUGR dan kelahiran mati. Prognosis anak kurang baik karena adanya kelainan kongenital. prolaps funikuli dan lain-lain. Konsumsi alkohol pada saat hamil: Penggunaan alkohol selama masa hamil dikaitkan dengan keguguran (aborsi spontan). Ketuban Pecah Dini (KPD) disebabkan oleh karena berkurangnya kekuatan membran yang diakibatkan oleh adanya infeksi yang dapat berasal dari vagina dan serviks.

Infeksi ini dapat menyebabkan bayi berat lahir rendah.  Duduk di kursi goyang. Jika mau anda juga boleh mencuci puting anda dengan air. Oleh karena itu. Berikut adalah posisi yang barangkali anda bisa coba:  Duduk dengan sandaran yang enak untuk punggung. agar tidak sakit punggung. paha anda bertindak sebagai penyangga bayi dalam posisi yang tepat sehingga bayi tidak perlu menariknarik puting anda. umumnya akan dilahirkan sebagai Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) atau bayi kecil untuk masa kehamilannya. Bayi yang dilahirkan dengan kelainan kongenital. Faktor Janin  Cacat Bawaan (Kelainan Kongenital) Kelainan kongenital merupakan kelainan dalam pertumbuhan struktur bayi yang timbul sejak kehidupan hasil konsepsi sel telur. sebaiknya kaki anda berada dalam posisi yang agak tinggi. LANGKAH MENYUSUI BAYI  Persiapan  Cuci tangan anda untuk menghilangkan kuman. atau untuk ibu-ibu yang menjalani operasi sesar. sindrom gagal napas dan komplikasi asfiksia. dengan tangan menyangga kepala anda.  Infeksi Dalam Rahim Infeksi hepatitis terhadap kehamilan bersumber dari gangguan fungsi hati dalam mengatur dan mempertahankan metabolisme tubuh. Bayi Berat Lahir Rendah dengan kelainan kongenital yang mempunyai berat kira-kira 20% meninggal dalam minggu pertama kehidupannya. . dapat terjadi berat badan lahir rendah. Wanita hamil dengan infeksi rubella akan berakibat buruk terhadap janin. 1999 : 365). Dengan posisi ini.mengakibatkan anemia pada janin bahkan terjadi syok intrauterin yang mengakibatkan kematian janin intrauterin (Wiknjosastro.  Berbaring di sisi badan anda di tempat tidur (bukan posisi rebah). Bila janin dapat diselamatkan. sementara bayi dalam posisi tidur menghadap anda. 4.  Carilah posisi yang enak untuk duduk atau berbaring. C. misalnya dengan banyak bantal. Dengan ini.  Duduk dengan banyak bantal di tempat tidur. Posisi ini nyaman untuk menyusui di malam hari. pengaruh infeksi hepatitis menyebabkan abortus atau persalinan prematuritas dan kematian janin dalam rahim. Jika posisi duduk anda enak. cacat bawaan dan kematian janin. anda akan menjadi rileks dan “turunnya” ASI (letdown reflex) lebih mudah terjadi. misalnya dengan menaruh dingklik sebagai alas kaki di kursi. sehingga aliran nutrisi ke janin dapat terganggu atau berkurang.

 Susui bayi sesering mungkin. refleks turunnya susu bisa terhalangi. lakukan trik “Sandwich”. jempol anda memegang bagian atas payudara. Kalau perlu lakukan pernafasan relaksasi. dsb.  Atau. dagu menempel ke payudara anda. colek coleklah bibir bayi anda dengan puting hingga ia membuka mulutnya. selama posisi menyusui anda benar. dan letakkan bagian tengah puting anda pada bukaan mulut tersebut. (Waktu pertamakali barangkali anda akan perlu bantuan orang/suster untuk meletakkan bayi anda dalam posisi ini.  Saat didekankan ke puting. konsultan laktasi singapura). membaca. E.  Susui setiap bayi menginginkan. POSISI MENYUSUI BAYI  Kepala bayi anda diletakkan pada lekukan dalam siku tangan anda.  Jika bayi tidur lebih dari 3 jam.9 BULAN Terus berikan ASI • Mulai berikan makanan pendamping ASI (MP-ASI). paralel dengan alur bibir bayi. Contoh MP-ASI 6 bulan Pagi: bubur susu 3 sendok makan Sore: bubur susu 3 sendok makan . lalu susui.Pastikan kalau bayi anda membuka mulutnya selebar mungkin.  Perlekatan (latch-on) yang baik adalah apabila sebagian besar aerola anda berada di dalam mulut bayi. PEMBERIAN MAKANAN SESUAI UMUR  UMUR 0 .  Susui dengan payudara kanan dan kiri secara bergantian  Susui sampai payudara terasa kosong.  Ambil payudara dengan tangan anda yang bebas. Prinsipnya. yaitu menekan puting anda dengan jempol dan telunjuk sehingga segepeng mungkin. bayi anda biasanya akan refleks membuka mulut dan menyambut puting anda. dan masukkan kedalam bukaan mulut bayi (Trik dari Ibu Doris Fok. bangunkan. lalu pindah ke payudara sisi lainnya. apabila sulit masuknya puting ke mulut bayi. tetapi lama kelamaan anda bisa melakukannya sendiri. paling sedikit 8 kali sehari. Sebenarnya tidak perlu menekan payudara untuk membuka jalan udara ke hidung bayi. seluruh badan bayi menghadap dada anda.  UMUR 6 . Contohnya bubur susu dan bubur tim yang dilumat • Berikan MP-ASI secara bertahap sesuai umur. Tetapi apabila tidak. mendengarkan musik.6 BULAN  Berikan ASI yang pertama keluar dan berwarna kekuningan (kolostrum). Apabila anda terlalu tegang. Rilekslah. Kemudian. kepala bayi harus tersokong dengan baik). bukan hanya kepalanya saja. D.  Jangan beri makanan/minuman selain ASI. dan kepalanya agak ke belakang sehingga hidungnya tidak ketutupan payudara.  Berikan hanya ASI (ASI eksklusif). dan jari lainnya memegang bagian bawah.

ikan. berikan makanan orang dewasa.12 BULAN  Terus berikan ASI  Berikan MP-ASI yang lebih padat. wortel. baca cara pakainya. nasi tim. daging sapi. Masing-masing 1/3 piring orang dewasa. santan.  Mulai umur 1 tahun. • Ajari juga minum sendiri dengan gelas. dan pepaya. • Ajari anak makan sendiri dengan sendok.7 bulan Pagi: bubur susu 3 ½ sendok makan Sore: bubur susu 3 ½ sendok makan 8 bulan Pagi: bubur tim lumat 2 sendok makan Siang: bubur tim lumat 3 sendok makan Malam: bubur tim lumat 3 sendok makan Berikan ASI dulu. bayam. • Jika menggunakan MP-ASI buatan pabrik. Contohnya bubur kacang hijau. pisang. biskuit. Contoh MP-ASI 9 bulan Pagi: bubur nasi 3 sendok makan Siang: bubur nasi 3 sendok makan Malam: bubur nasi 3 sendok makan 10 bulan Pagi: nasi tim 3 sendok makan Siang: nasi tim 3 sendok makan Malam: nasi tim 4 sendok makan 11 bulan Pagi: nasi lembek 3 sendok makan Siang: nasi lembek 4 sendok makan Malam: nasi lembek 4 sendok makan  UMUR 1-2 TAHUN  Terus berikan ASI. ayam. Isinya nasi.  Beri buah atau perasan buah. Contohnya bubur nasi. minyak dan buah-buahan seperti jeruk. nagasari. dan sayur. • Berikan aneka makanan seperti telur.  Beri makanan selingan 2 kali sehari. kacang hijau. tahu. dan nasi lembek. pisang. lauk pauk. tempe. Perhatikan tanggal kadaluarsa Beri makanan selingan 2 kali sehari. dan kue lain. .  Beri makan 3 kali sehari. • Perhatikan kebersihan makanan  UMUR 9 . kemudian MP-ASI.

Untuk mencapai proses sterilisasi sempurna terdapat berbagai macam cara.            Cucilah dengan bersih semua buah ataupun sayur sebelum diolah dengan air yang mengalir. setidak-tidaknya proses memberikan makan pada bayi memerlukan kesabaran dan ketelitian. Berikut ini adalah ha-hal yang perlu mendapatkan perhatian. Sterilisasi bisa dilakukan dengan merendam peralatan makan dan minum dengan air panas. Cucilah sendok setiap kali mencicipi. terutama pada hal kebersihan. .  Jangan berikan makanan manis sebelum waktu makan. Hindari menyimpan sisa makanan untuk dimakan di waktu selanjutnya. Pun.  Beri makanan selingan 2 kali sehari. Selalu cuci tangan dengan air dan sabun sebelum memberi makan bayi. hendaknya menggunakan sendok yang bersih. Cuci bersih semua peralatan makan bayi di bawah aliran air setelah bayi selesai makan. sebab bisa mengurangi nafsu makan.Bayi dengan kesensitifannya harus dijaga kebersihannya. Jika membersihkan peralatan dengan sabun. karena biasanya justru peralatan yang berbahan plastik jika terkena air panas akan memuai. ada yang hanya cukup perlu dicuci dengan sabun lalu dikeringkan dan ada beberapa yang memerlukan proses dipanaskan terlebih dahulu. penting juga diperhatikan bahan dari peralatan makan dan minuman. Jika melakukan membersihkan hidung atau menyentuh bagian-bagian tubuh atau benda-benda lain selama pemberian makan. tutupi luka itu dengan plester pelindung sebelum memberi makan bayi. paska prosesi makan alat-alat makan bayi harus langsung dibersihkan. Penting adanya untuk memerhatikan sterilisasi dari anggota tubuh ibu yang melakukan kontak langsung dengan makanan bayi hingga pada alat-alat yang digunakan.  Tambahkan porsinya menjadi ½ piring. penting diingat. Basuh botol dan dot segera setelah digunakan agar pembersihan menjadi lebih mudah. maka cucilah tangan Anda kembali. Jika ada luka terbuka di tangan Anda. Diperlukan pengetahuan mendasar dan menyeluruh untuk mengetahui cara memberikan makan kepada bayi yang benar. Ajari makan sendiri. Gunakan semua peralatan makan dan minum yang sudah disterilkan. karena enzim dan bakteri yang berasal dari ludah bayi akan memulai proses "cerna" pada makanan tersebut hingga mengubahnya menjadi berair dan relatif lebih cepat menjadi busuk. dimana elemen plastik yang kasat mata bisa membahayakan kesehatan bayi jika tercampur dengan makanan bayi. penting untuk membasuh sekali lagi dengan air mengalir guna membersihkan sisa sabun yang tersisa pada peralatan makan. Bila mencicipi makanan selama menyiapkan makanan bayi.  UMUR 2-3 TAHUN  Lanjutkan beri makan makanan orang dewasa. Walaupun tidak bisa dikatakan perlakuan khusus.

Menyeimbangkan antara ketersediaan pangan dan sesuai dengan daya beli masyarakat dengan meminimalkan ketergantungan akan impor menjadi hal yang cukup sulit dilaksanakan saat ini. kesehatan badan dan sanitasi lingkungan. G. produksi dalam negeri dirasa masih kalah dengan produk impor karena tidak terjangkau oleh daya beli masyarakat kita.Kebijakan yang ada pun tidak memberi kondisi yang kondusif bagi petani sebagai produsen. PENYEBAB UTAMA MASALAH GIZI PADA BAYI Terdapat dua faktor yang terkait langsung dengan masalah gizi khususnya gizi buruk atau kurang.Ketahanan pangan merupakan salah satu isu utama upaya peningkatan status gizi masyarakat yang paling erat kaitannya dengan pembangunan pertanian. Situasi produksi pangan dalam negeri serta ekspor dan impor pangan akan menentukan ketersediaan pangan yang selanjutnya akan mempengaruhi kondisi ketahanan pangan di tingkat wilayah. F. Pada kenyataannya. Semua perlengkapan makan dan minum susu yang baru harus direbus sebelum digunakan untuk pertama kalinya. dan makanan lain yang tak digunakan dalam waktu 2 hari. perilaku gizi. beberapa produk pangan penting seperti beras dan gula. yaitu intake zat gizi yang bersumber dari makanan dan infeksi penyakit. FAKTOR PENYEBAB GIZI BURUK  Penyebab Tak Langsung . untuk dapat meningkatkan produktivitasnya maupun mengembangkan diversifikasi pertanian guna mengembangkan keragaman pangan. Sementara ketahanan pangan pada tingkat rumah tangga. Kedua faktor yang saling mempengaruhi tersebut terkait dengan berbagai fakto penyebab tidak langsung yaitu ketahanan dan keamanan pangan.  Buang sari buah atau buah-buahan yang tak digunakan dalam waktu 3 hari. akan ditentukan pula oleh daya daya beli masyarakat terhadap pangan Ketahanan pangan sebagai isu penting dalam pembangunan pertanian menuntut kemampuan masyarakat dalam menyediakan kebutuhan pangan yang diperlukan secara sustainable (ketersediaan pangan) dan juga menuntut kondisi yang memudahkan masyarakat memperolehnya dengan harga yang terjangkau khususnya bagi masyarakat lapisan bawah (sesuai daya beli masyarakat).

Oleh karena itu. pelayanan kesehatan. perilaku. rontok. menderita penyakit infeksi. mudah dicabut tanpa rasa sakit. rewel Kulit keriput Perut cekung  Tipe. Wajah membulat dan sembab Pandangan mata sayu Pembesaran hati Kelainan kulit berupa bercak merah muda yang meluas dan berubah warna menjadi coklat kehitaman dan terkelupas. Sedangkan faktor-faktor lain selain faktor kesehatan.Seperti yang sudah dijelaskan nak yang berada dalam status gizi buruk. dengan tanda-tanda dan gejala adalah sebagai berikut:        Tampak sangat kurus dan atau edema pada kedua punggung kaki sampai seluruh tubuh. Ketersediaan pangan dan kesempatan kerja.Kurangnya jumlah dan kualitas makanan yang dikonsumsi. untuk mengastasi gizi buruk dibutuhkan kerjasama lintas sektor. Rambut tipis kemerahan seperti warna rambut jagung. umumnya sangat rentan . TANDA DAN GEJALA GIZI BURUK Ada 3 macam tipe Gizi buruk. dengan tanda-tanda dan gejala sebagai berikut:      Tampak sangat kurus Wajah seperti orang tua Cengeng.  Tipe Marasmus. H. yaitu :  Tipe Kwashiorkor. Marasmik-Kwashiorkor Merupakan gabungan beberapa gejala klinik Kwashiorkor – Marasmus Penyakit Penyerta / Penyulit pada Anak Gizi Buruk. dan menderita penyakit kanker. cacat bawaan. Pendidikan rendah. Perubahan Status mental.  Penyebab langsung Ketersediaan pangan rumah tangga. tetapi juga merupakan Masalah Utama Gizi buruk adalah Kemiskinan.

10. Memberi asi sebelum tidur ampuh membuat bayi tidur sambil menyusu dekat sang ibu. Mandikan bayi di pagi dan sore hari agar selalu segar. 4. Peluk dan ucapkan selamat tidur atau nina bobo jika tidak digendong. Bisa dibiasakan memberikan nyanyian nina bobo sebelum tidur. 18. Atasi gangguan kesehatan secepat dan setepat mungkin agar dapat tidur nyenyak. ranjang dan perangkat tidur sebelum bayi ditidurkan. Seperti lingkaran setan. Buat rutinitas jadwal kegiatan harian yang rutin termasuk jam tidur. Gendong dan ayun-ayunkan si kecil jika sulit tidur sampai tidur. Udara yang sejuk dengan temperatur udara yang pas. 17. 14. Jika terbangun dan rewel beri asi. KEBUTUHAN NUTRISI PADA BAYI  Karbohidrat Merupakan sumber energi yang tersedia dengan mudah di setiap makanan dan harus tersedia dalam jumlah yang cukup sebab kekurangan sekitar 15% dari kalori yang ada dapat menyebabkan terjadi kelaparan dan berat badan menurun. kipas angin.. FAKTOR YANG MENYEBABKAN BAYI TIDUR NYENYAK 1. Penyakit-penyakit tersebut adalah:       ISPA Diare persisten Cacingan Tuberkulosis Malaria HIV / AIDS I. Gunakan pakaian yang nyaman. Jumlah . Berikan asi atau susu formula ketika bayi terbangun agar dia tenang kembali dan tidak haus. dan lain-lain membantu bayi tidur lebih dalam (white sound).terhadap penyakit. Jangan berisik atau banyak suara saat sang buah hati tidur. 3. 5. penyakit-penyakit tersebut justru menambah rendahnya status gizi anak. 20. atau digendong. 16. dipegang. Buat pencahayaan kamar yang temaram tidak terang benderang. apabila jumlah kalori yang tersedia atau berasal dari karbohidrat dengan jumlah yang tinggi dapat menyebabkan terjadi peningkatan BB(obesitas). Segera ganti popok jika basah perlahan atau gunakan popok lampin pakai buang. J. Temani si kecil sampai tidur dan segera datangi jika menangis atau terbangun. 15. Awasi tidur bayi dengan tidur bersama bayi untuk menghindari serangan sids (sudden infant death syndrome) baik sang ayah maupun sang ibu. 9. 11. 6. 12. Bersihkan ruangan. Suara repetitif/berulang seperti suara ac. 13. Lingkungan kamar yang nyaman dan tenang. Musik lembut yang menenangkan boleh diputar semisal musik klasik. 2. 7. 19. 8. hangat dan menyerap keringat.

sukrosa. buah-buahan.  LEMAK Pada dasarnya lemak tidak banyak dibutuhkan dalam jumlah besar kecuali lemak esensial. KH disimpan terutama dalam bentuk glikogen dalam jaringan hati dan otot. fruktosa.Jumlah dan jenis lemak yang dikonsumsi sehari-hari berpengaruh bagi perkembangan dan pertumbuhan anak. Pada anak usia bayi sampai kurang lebih tiga bulan. terutama minyak nabati dalam makanan sapihan atau makanan tambahan bagi bayi dn balita adalah cara efektif untuk memenuhi kebutuhan energi mereka. kebutuhan energi yang berasal dari lemak harus . Karbohidrat merupakan makanan utama yang terjangkau oleh masyarakat. galaktosa) b. KH didapat dalam bentuk : a. maka diambil dari protein dan lemak. Pengaruh tersebut terjadi melalui kandungan kalori atau anergi yang dimiliki dan peranan asam-asam lemak tertentu yang terdapat di dalamnya. Monosakarida ( glukosa. D. maltosa. Polisakarida ( tepung. glikogen. konsumsi lemak harus dijaga jangn sampai terlalu rendah dari jumlah yang dibutuhkan. sukrosa. harus dilihat juga dari segi fungsi strukturalnya. sirup. yaitu asam linoleat dan asam dan asam arakidonat. E dan K. linulenat dan arakhidonat. Sekitar 50 – 60 Persen energi yang yang terkandung dalam ASI berasal dari lemak susu. selulosa). Organ-organ penting seperti retina dan sisitim saraf pusat terutama disusun oleh lemak. Bagi bayi. ASI mempunyai komposisi asam lemak yang sangat tepat untuk keperluan bayi dan anak-anak sampai dua tahun tersebut. juga komposisi kimianya membuat ASI mudah dicerna dan juga memberikan suplai yang seimbang antara asam lemak omega-6 dan omega-3. terdiri dari asam Linoleat. padi-padian. dektrin. isomaltosa) c. dan selama masa sapihan atau paling sampai bayi umur 2 tahun.karbohidrat yang cukup dapat diperoleh dari susu. Juga mengandung faktor-faktor yang menyebabkan lemaknya mudah dicerna.Bagi bayi dan balita. komposisi asam lemak dalam formula makanan bayi harus disesuaikan dengan jumlah dan proporsi asam lemak yang terkandung dalam ASI. Lemak akan menghasilkan asam-asam lemak dan kolestrol yang ternyata dibutuhkan untuk membentuk sel-sel membram pada semua organ. Lemak merupakan sumber energi utama untuk pertumbuhan dan aktifitas fisik bagi anak dan balita. rekomendasi yang diberikan adalah sebagai berikut sedapat mungkin bayi diberikan ASI. Kebutuhan energi ini akan terpenuhi jika konsumsi lemak/minyak hanya menyumbang 15 persen atau kurang dari total energi yang dibutuhkan perhari. Disakarida ( laktosa. sumber lemak yang ideal dalam air susu ibu (ASI). Penggunaan lemak.50 %) kebutuhan kalori berasal dari KH ( sumber energi utama). Sampai umur dua tahun. Lemak berfungsi untuk mempermudah absorbsi vitamin yang larut dalam lemak yaitu vitamin A.Porsi terbesar dari energi tubuh ( 40. tepung.Asam lemah yang esensial adalah asam lemak yang tidak dapat dibuat didalam tubuh sehingga harus diperolaeh dari makanan. dan sayur-sayuran. Asam lemak yang dangat dibutuhkan oleh jaringan tubuh tersebut terutama adalah asam lemak yang esensial. lemak yang dikonsumsi oleh anak disamping sebagai sumber energi. lemak merupakan sumber gliserida dan kolesterol yang tidak dapat dibuat dari karbohidrat. Selama masa penyapihan . Bila energi tdk terdapat dari KH.

Komponen zat ggizi protein dapat diperoleh dari susu. metionin.sebanyak 30-40 persen dari total energi yang dibutukan per hari. kacang. dengan komposisi asam lemak yang semirip mungkin dengan ASI. Jika jumlahnya kurang. di antaranya sembilan asam amino esensial (treonin. Selain itu. valin. dan padi-padian. unggas. bahkan dalam kondisi lebih buruk dapat menyebabkan kwshiorkor(kurang protein) dan marasmus (kurang protein dan kalori). keju. edema. lisin. Jika jumlah protein dalam tubuh tinggi dapat memperburuk insufisiensi ginjal. isoleusin. triptofan.5 12 18 25 35 46 55 37 48 50 71 90 110 120 138 150 160 145 153 154 Protein (gr) 10 18 25 39 45 50 60 65 50 57 50 . tersedianya protein dalam jumlah yang cukup penting untuk pertumbuhan dan perbaikan sel jaringan dan sebagai larutan untuk menjaga keseimbangan osmoyik plasma. ikan. telur. Kebutuhan protein per hari (per kg BB) Usia Berat badan (kg) Tinggi badan (cm) 0-6 bulan 6 60 7-12 bulan 1-3 tahun 4-6 tahun 7-9 tahun Laki-laki 10-12 tahun 13-15 tahun 16-18 tahun Perempuan 10-12 tahun 13-15 tahun 16-18 tahun  CAIRAN 8. fenilalanin. dapat menyebabkan kelemahan. daging. dan histidin) dan selebihnya asam amino nonesensial. buncis. Protein terdiri dari dua puluh empat asam amino. kedelai. leusin.  PROTEIN Protein merupakan zat gizi dasar yang berguna dalam pembentukan protoplasma sel.

kerja jantung dan produksi susu.  MINERAL Mineral merupakan komponen zat gizi yang tersedia dalam kelompok mikro. susus dan telur.daging dan susu.  Flour mnerupakan mineral yang berfungsi untuk pengaturan struktur gii dan tulang. dan kacang-kacangan. .tepung dan lain-lain.kekurangan fosfor dapat menyebabkan kelemahan otot. kavang-kacangan.  Maknesium berguna dalam aktifitas enzim pada metabolisme karbohidrat dan sangat penting dalam proses metabolisme. ikan. 10% dalam urin.mengingat kebutuhan air pada bayi mencapai 75-80% dari berat badan. kontraksi otot. makanan laut.  Tembaga berguna untuk produksi sel darah merah.  Zat besi merupakan mineral yang menjadi bagian dari struktur hemoglobin untuk pengangkutanCO2 dan O2. dan hemolisis. medium.kuning telur. Sumber flour terdapat dsalam air.  Kalium berfungsi dalam kontraksi otot dan hantaran implus saraf. dan tumbuh-tumbuhan.  Mangan berfungsi dalam aktifitas enzim.kalium dapat diperoleh dari semua makanan. Tembaga dapat diperoleh dari hati. Kekurangan zat besi dapat mengakibatkan anemia dan osteoporosis. gastritis.  Kloridasangat berguna dalam pengeluaran tekanan osmotic serta keseimbangan asam dan basa.dehidrasi dan hipotensi.  Iodium harus tersedia dalam jumlah yang cukup sebab kekurangan iodium dapat menyebabkan penyakit gondok. Klorida dapat diperolehdari garam. dan tumbuhan. kuning telur.kekurangan mangnesium menyebabkan hipokalsemia atau hipokalemia.natrium dapat diperoleh dari garam. penyerapan besi.dan cairan.susu. sayuran hijau. pembentukan hemoglobin. AIR Air merupakan kebutuhan nutris yang sangat penting. iritabilitas saraf.  Natrium berguna dalam pengaturan tekanan osmotic serta pengaturan keseimbangan asam dan basa.mangan dapat diperoleh kacangkacanagn padi . Iodium dapat diperoleh dari garam. Sedangkan kelebihan dapat mengakibatkan sirosis. Kalsium akan dieksresikN 70% dalam tinja. daging.  Fosfor merupakan unsure pokok dalam pertumbuhan tulang dan gigi.telur. daging. sedangkan 15-25% bertahan dan tergantung dalam keceptan pertumbuhan. daging.nausea.keseimbangan cairan. yaitu:  Kalsium merupakan mineral yang berguna untuk pengaturan struktur tulang dan gigi. sehingga jika kekurangan dapat menyebabkan karies gigi.  Kromium berguna untuk metabolism glukosa dan metabolism dalam insulin.air bagi tubuh berfungsi sebagai pelarut untuk pertukaran selluler. dan sayur-sayuran hijau.kekurangan cairan dapat mengakibatkan kram otot.padi-padian dan lainlain. dll. padi.maknesium dapat diperoleh dari biji-bijian. padi. Kromium dapat diperoleh dari ragi.fosfor dapat diperoleh dari susu. biji-bijian. Zat besi dapat diperoleh dari hati.dan pengaturan irama jantung. koagulasi darah..kacang-kacangan.

3 1.7 0. Gol Umur Ca (g) 0. .6 1.0 1.I (400) 0.5 0. Menentukan jumlah kebutuhan dari setiap nutrient dengan menggunakan data tentang kebutuhan nutrient.8 0.1 18 16 14 60 60 60 Merencanakan pengaturan makan untuk seorang bayi atau anak. Seng merupakan unsure pokok dari beberapa enzim karbonik anhidrase yang penting dalam pertukaran CO2.A sebagai Tiamin Riboflavin Niasin Vit.5 6 25 Vit D U.9 1.1 1. Jika kita hendak menentukan makanan yang tepat untuk seorang bayi atau anak.7 0.4 0.7 13 19 20 60 60 60 0.3 1.5 0.9 1. rekuiremen bayi dan anak menurut recommended Dietary Allowance for Use in Indonesia yang dikeluarkan oleh departemen Kesehatan RI pada tahun 1968.3 1. maka perlu dilakukan langkah-langkah sebagai berikut : 1.7 0.C Karotin (mcg) (g) (mg) (mg) (mg) (mg) 8 1200 0.1 1.6 Bayi 6-12 bln Anak 1-3 thn 4-6 thn 7-9 thh Remaja Pria 10-12 thn 13-15 thn 16-19 thn Remaja wanita 10-12 thn 13-15 thn 16-19 thn Fe Vit.2 1.6 12 12 12 3450 4000 4000 0.dan keju.0 8 9 13 30 40 50 0.sulfur dapat di peroleh dari makanan protein.9 1.seng dapat diperoleh dari daging .6 12 12 12 3450 4000 4000 0.5 8 10 10 1500 1800 2400 0.padi-padian.7 0.7 0.5 0.  Sulfur merupakan unsure pokok protein seluler yang membantu proses metabolism jarinagn saraf.6 0.kacang-kacangan.  VITAMIN Untuk memelihara kesehatan.

Kebutuhan energi rata-rata dari bayi. misalnya dengan cara makan biasa.Perlu dipertimbangkan kemungkinan factor kesukaan dan ketidaksukaan terhadap suatu makanan. Menentukan jenis makanan akan diolah sesuai dengan hidangan (menu) yang dikehendaki 4. Perbedaan tersebut sebenarnya diperlukan. mengingat dalam masa remaja terjadi perbedaan dari permulaan pubertas dan juga perbedaan rekruitmen dari nutrient lain. Umur Berat Badan Diagnosis dari penyakit. Menentukan jenis bahan makanan yang dipilih untuk menterjemahkan nutrient dari berbagai macam bahan makanan 3. akseptabilitas dari makanan dan toleransi anak terhadap makanan yang diberikan. kesukaan dan ketidaksukaan. Umur Kebutuhan energi (Kal/kgBB/hari) Nelson (1969) FAO (1971) 120 3 bulan 115 3-5 bulan 110 6-8 bulan 105 9-11 bulan Rata-rata selama masa bayi 112 110(100-120) Nelson tidak membedakan jenis kelamin dalam masa remaja. Menentukan jadwal waktu dan menentukan hidangan . 2.2. Faktor-faktor yang perlu diperlukan untuk pengaturan makan yang tepat adalah : 1. Total Energi dan Parenteral nutrisi Komisi ahli FAO/WHO dalam tahun 1971 mengemukan bahwa rekruitmen dari kalori harus disesuiakan dengan berat badan selama masa pertumbuhan.Perlu pula ditentukan cara pemberian makan. Dengan memperhatikan dan memperhitungkan factor factor tersebut fi atas. umumnya tidak akan banyak terjadi kekeliruan dalam mengatur makan untuk seorang bayi atau anak. Memperhatikan masukan yang terjadi terhadap hidangan tersebut. tahap serta keadaaan penyakit Keadaan mulut sebagai alat penerima makanan Kebiasaan makan. 4. . 3. dengan pipa penduga (sonde) dan lain lain 5. 5.

Pada masa bayi rata-rata 7-8% dari seluruh masukan kalori. Menurut Platt (1961). Distribusi kalori dalam makanan anak yang dalam keseimbangan diet (balnced diet) ialah 15% berasal dari protein. Kalori dalam makanan berasal dari nutrient protein. Aktifitas jasmani : 15-25 kal/kgBB/hari. kemudian pada usia selnjutnya berkurang dan setelah dewasa menjadi 25-30 kal/kgBB/hari. Specific dynamic Action (SDA) ialah kenaikan kalori yang diperlukan diatas keperluan metabolism basal. . Pada masa remaja kenutuhan kalori untuk pertumbuhan akan menigkat lagi. sedangkan pada anak kira-kira 5% bila diberikan makanan biasa. berenang. misalnya saat berolahraga (atletik. Metabolism basal meningkat 10% untuk tiap kenaikan suhu 10C.Kebutuhan energy anak diatas 1 tahun Umur Kebutuhan energi (Kal/kgBB/hari) FAO (1971) Anak 1 1-3 4-6 7-9 Remaja pria 10-12 13-15 16-19 Remaja wanita 10-12 13-15 16-19 112 101 91 78 71 57 49 62 50 43 Nelson (1969) 110 100 90 80 70 60 50 70 60 50 Kalori yang diberikan akan digunakan untuk :      Metabolism basal : bayi membutuhkan 55 kal/kgBB/hari. Pertumbuhan merupakan jumlah kalori yang tidak digunakan untuk keperluan tersebut diatas dan merupakan kalori yang disimpan. Pembuangan ekskreta (sisa yang tidak terpakai): biasanya tidak lebih dari 10%. lemak 9 kalori dan karbohidrat 4 kalori. dan 50% dari karbohidrat. lemak. Bergantung pada fase pertumbuhan. 35% dari lemak. yang disebabkan oleh peristiwa makan dan mencerna makanan. Setiap gram protein menghasilkan 4 kalori. dan karbohidrat. kemudian berkurang sehingga pada akhir masa bayi menjadi 15-25 kal/kgBB/hari. dan sebaginya). pad hari-hari permulaan kira-kira 20-40 kal/kgBB/hari. Pada saat sangat aktif dapat mencapai 50-80 kal/kgBB untuk waktu yang singkat.

0 Kelebihan kalori yang tetap setiap hari sebanyak 500 kalori. dapat menyebabkan kenaikan berat badan 500 gram dalam seminggu .0 : 7.9 : 8.bila makanan tersebut diukur nilai gizinya dengan Net Dietary protein calories % atau NDpCals %.8 : 5. maka sesuatu makanan bernilai cukup (adekuat) sebagai berikut :     Masa bayi Anak 1-3 tahu Anak 4-9 tahun Masa remaja : 8.

Pengantar Ilmu keperawatan Anak. Edisi 4. (diakses 7 Februari 2010) Nurlaila. com. 2008. Apotik online dan media informasi obat_penyakit : m ed icastore .DAFTAR PUSTAKA Bates. Bayi Baru Lahir Dan Bayi Normal. Pedoman Klinis Keperawatan Pediatrik. Pengkajian Keperawatan pada Anak. 2006 Nurcahyo. jakarta: Salemba Medika.file:///anak.html (diakses 7 Februari 2010) Sacharin. jakarta: EGC. Donna L. www. Edisi 2. Jakarta: EGC 1997 Hidayat. Jakarta: EGC. Buku 1. Prinsip Keperawatan Pediatrik. Aiziz Alimul. Edisi 2. Buku Saku Pemeriksaan fisik dan Riwayat Kesehatan. 2003 .google. 1996 Wong. Barbara. Rosa M.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful