PT PUDAK SCIENTIFIC

Prepared By : Ryan Lutfhiana Affandi Revision Date : 09 Mei 2011 Initial Issued : 02 Juni 2008 Revision Number : 04

PT PUDAK SCIENTIFIC
JL. Pudak No. 4 Bandung, Indonesia

MANUAL MUTU

UNCONTROLLED COPY

PT PUDAK SCIENTIFIC
MANUAL MUTU 1. PENGANTAR
Manual Mutu ini mendefinisikan tentang bisnis proses dan kebijakan mutu perusahaan dalam menentukan mutu produk/jasa secara menyeluruh, mulai dari penerimaan permintaan pelanggan sampai pada penyelesaian produk/jasa dan kerangka prosedur terstruktur di Perusahaan demi tercapainya tujuan kebijakan mutu perusahaan dan kepuasan pelanggan. Manual Mutu ini juga mengkover aktifitas dan fungsi yang diterapkan pada area operasional termasuk dalam ruang lingkup yang didefinisikan sebagai:
No. Dok . : MM-PS-01 Revisi : 04 Tanggal : 09 Mei 2011 Hal. : 1 of 40

MANUFACTURING FOR PRECISION METAL PARTS
Sistem Manajemen Mutu ini dirancang sesuai dengan persyaratan-persyaratan ISO 9001 : 2008 dan AC 7004 Nadcap, dengan pengecualian adalah sebagai berikut: Pasal 7.3 Desain dan Pengembangan. Tidak ada aktifitas Desain dan Pengembangan di PT. PUDAK SCIENTIFIC, karena ditentukan oleh pelanggan. Management Representative bertanggung jawab dalam memastikan pelaksanaan Manual Mutu ini, meninjau dan memperbaikinya agar tetap terpelihara. Direktur harus mensyahkan setiap ada perubahan pada isi Manual Mutu ini.

Bandung, 29 April 2011

Andreas Wangsanegara Direktur

Andreas Wangsanegara Management Representative

UNCONTROLLED COPY

PT PUDAK SCIENTIFIC
MANUAL MUTU 2. DAFTAR ISI
No. Dok . : MM-PS-02 Revisi : 04 Tanggal : 09 Mei 2011 Hal. : 2 of 40

Dok MM-PS-01 MM-PS-02 MM-PS-03 MM-PS-04 MM-PS-05 MM-PS-06 MM-PS-07 MM-PS-08 MM-PS-09 MM-PS-10 MM-PS-11 MM-PS-12 MM-PS-13 MM-PS-14 MM-PS-15 MM-PS-16 MM-PS-17 MM-PS-18 LAMPIRAN A LAMPIRAN B

Judul Pengantar …………………………………………………………………... Daftar Isi ……………………………………………………………………. Rekaman Riwayat Perubahan ………………………………………….... Daftar Disrtibusi ……………………………………………………………. Definisi dan Istilah …………………………………………………………. Profil Perusahaan …………………………………………………………. Kebijakan Mutu …………………………………………………………….. Proses Bisnis ………………………………………………………………. Sasaran Mutu ……………………………………………………………… Perencanaan Sistem Manjemen Mutu ………………………………….. Struktur Organisasi ………………………………………………………... Wewenang dan Tanggung Jawab ……………………………………….. Referensi Silang Matrix ISO 9001 : 2008 ………………………………. Sistem Manajemen Mutu …………………………………………………. Tanggung Jawab Manajemen ……………………………………………. Pengelohan Sumber Daya ……………………………………………….. Realisasi Produk …………………………………………………………... Pengukuran Analisa dan Pengembangan ……………………………… Daftar Prosedur Mutu ……………………………………………………... Dafttar Instruksi Kerja ……………………………………………………...

Halaman 1 2 3 4 5 6 7 8 10 11 12 13 15 16 19 24 26 33 39 40

UNCONTROLLED COPY

PT PUDAK SCIENTIFIC
MANUAL MUTU 3. REKAMAN RIWAYAT PERUBAHAN
No. Dok . : MM-PS-03 Revisi : 04 Tanggal : 09 Mei 2011 Hal. : 3 of 40

Revisi Initial Issue 1 2 3 4

Tanggal Perubahan 02-Jun-08 16-Jan-09 09-Jan-10 30-Des-10 09-Mei-11 N/A

Catatan Alasan Perubahan

Penambahan pada perencanaan sistem manajemen mutu Perubahan sasaran mutu Perubahan sasaran mutu dan kebijakan mutu Diperbaharui MM-PS-01 untuk memenuhi persyaratan AC 7004 Nadcap

Disiapkan Oleh :

Disetujui Oleh :

................................................ Ryan Luthfiana Affandi Staff Pengendalian Dokumen

.................................................. Anderas Wangsanegra Management Representatif

UNCONTROLLED COPY

: 4 of 40 4. Dok . DAFTAR DISTRIBUSI JABATAN Direktur Management Representative Manajer Produksi Manajer Marketing Manajer Keuangan Seksi Admin/GA/Personalia Seksi Keuangan Seksi Purchasing Seksi Marketing Seksi Gudang Bahan Baku Seksi Gudang PDP Seksi QA Seksi Produksi Seksi Engineering NO. : MM-PS-04 Revisi : 04 Tanggal : 09 Mei 2011 Hal. COPY 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 KETERANGAN ORIGINAL Tidak mendapatkan copy UNCONTROLLED COPY .PT PUDAK SCIENTIFIC MANUAL MUTU No.

disk optik komputer. prosedur. . : 5 of 40 UNCONTROLLED COPY . pelayanan.4 Ketidaksesuaian (NC / Non Conformity) Ketidaksesuaian adalah setiap barang. Prosedur dan standar ISO 9001: 2008. spesifikasi. 5. Dok . Penjelasan dari interaksi antar proses-proses dari Sistem Manajemen Mutu.PT PUDAK SCIENTIFIC MANUAL MUTU 5. 5. 5. atau penerapan yang menyimpang dari standar. 5. Ruang lingkup Sistem Manajemen Mutu termasuk pengecualian. atau kombinasinya. 5. : MM-PS-05 Revisi : 04 Tanggal : 09 Mei 2011 Hal. Media dapat berupa kertas. 5. magnetic.7 Manual Mutu Manual Mutu adalah merupakan dokumen level 1 yang wajib dibuat oleh perusahaan yang isinya mencakup: 1. jasa. peraturan. 3. Referensi silang antara Manual Mutu.6 Tindakan Pencegahan (Preventive Action) Tindakan pencegahan adalah setiap tindakan yang dilakukan untuk mencegah / menghindari timbulnya penyebab yang berpotensi menimbulkan ketidaksesuaian atau penyimpangan.3 Catatan (Record) Catatan adalah dokumen yang menyatakan bukti tentang suatu kegiatan. elektronik. foto. target.1 Dokumen (Document) Dokumen adalah media yang berisi informasi dan pendukungnya. sampel yang menjadi rujukan. No.5 Tindakan Perbaikan (Corrective Action) Tindakan perbaikan adalah tindakan yang dilakukan untuk mengembalikan keadaan yang menyimpang tersebut kepada keadaan yang diharapkan dan mencegah agar tidak terulang. 2. DEFINISI DAN ISTILAH 5. .2 Pengguna (User) User adalah pihak / personel yang menggunakan dokumen. dll yang baik secara langsung maupun tidak langsung dapat berakibat pada kepuasan pelanggan / pihak yang berkepentingan.

2008 Tahun 2008 kami memperoleh sertifikasi Quality Management System . 2005 Mulai tahun 2005 kami aktif mencari kustomer potensial dan beberapa perusahaan telah mempercayakan kepada Pudak Scientific untuk memproduksi komponen yang mereka perlukan. kami menerima pengerjaan komponen dari beberapa kustomer dan menjadikan kami sebuah Job Shop. Beberapa bulan kemudian dengan adanya kebutuhan komponen alat peraga pendidikan berupa komponen elektrikal berdimensi kecil. yaitu Pudak Scientific didirikan pada tahun 1979 yang bergerak dalam bidang industri manufaktur alat peraga pendidikan dan peralatan laboratorium. dan juga komponen presisi lainnya. Pudak Scientific untuk secara khusus mengelola bisnis ini. dan Jigs. measuring instruments dan gauge presisi tinggi. Pada saat ini kami memiliki 17 unit CNC machines mulai dari mesin sederhana 2-axis sampai dengan mesin dengan kerumitan tinggi Swiss Type CNC Turning Center. Sejak 2006 terus dilakukan penambahan mesin-mesin high precision turning centers. Pudak Scientific dikembangkan dengan pesat dengan penambahan mesin-mesin baru. Untuk menjaga tingkat kualitas dan produktivitas bagi konsumen kami membangun pabrik dengan permesinan yang didukung penuh oleh “Engineering Team”. sistem managemen kualitas.ISO 9001:2000 dalam lingkup "The Manufacture of Precision Metal Parts”. Secara bertahap kami menambah lagi beberapa Swiss-Type Auto Lathe Machine. sehingga kami mulai aktif mencari pekerjaan tambahan dari luar yaitu dari kustomer di sekitar Bandung. PROFIL PERUSAHAAN 1979 Induk perusahaan kami. Dimulai dengan hanya 1 unit CNC Machining Center kami memulai PT. pada awal tahun 2000 dibentuk “CNC Division” untuk terus dapat mendukung tingkat kualitas dan produktivitas tersebut. 2006 PT. yaitu pemesinan komponen presisi (precision part machining). sehingga dibentuklah PT. Sekolah Menengah dan juga untuk Sekolah Kejuruan. Pada masa tersebut.PT PUDAK SCIENTIFIC MANUAL MUTU No. UNCONTROLLED COPY . Dengan produk utama yaitu peralatan peraga pendidikan untuk tingkat Sekolah Dasar. Awalnya mesin ini digunakan untuk membuat Molds. : MM-PS-06 Revisi : 04 Tanggal : 09 Mei 2011 Hal. kayu dan juga gelas dapat dimanufaktur menjadi suatu produk. 2000 Dengan latar belakang yang kuat dari “Engineering Department”. Jadi kami mengalami kembali kapasitas mesin yang tidak terpakai (idle capacity). plastik. Dies. Dengan hanya sebuah mesin CNC Turning ternyata dapat melebihi apa yang dilakukan oleh beberapa mesin bubut konvensional. Perusahaan Pudak Scientific terus berkembang seiring dengan kebutuhan peralatan dari pasar lokal dan juga pasar ekspor. dan SDM untuk dapat terus mendukung kustomer-kustomer kami. Dok . kami membeli Swiss-Type CNC Auto Lathe Machine. dan dengan kecepatan dan efisiensi dari mesin tersebut maka memberikan kesempatan kepada kami untuk dapat masuk ke area Produksi yang lain. Berdasarkan pengalaman mengoperasikan Machining Center dan Swiss-Type Auto Lathe Machine. Sejalan dengan peningkatan tersebut kami membentuk “integrated CNC Part Manufacturing Division” untuk melayani kebutuhan kustomer tersebut. kompleksitas dari produk alat peraga pendidikan membutuhkan adanya kemampuan dari berbagai disiplin ilmu dan teknik sehingga komponen-komponen dari logam. Dengan mesin kecil berkemampuan luar biasa ini. Selama masa off-peak. machining centers. Pudak Scientific. kami merasa perlu untuk memisahkan manajemen dari Pudak Scientific dan “CNC Part Manufacturing Division”. kami dapat memanufaktur komponen dengan toleransi keakuratan yang tinggi dan produksi dalam jumlah banyak. kemudian kami membeli mesin 2axis CNC Turning untuk membuat pin dan shaft yang presisi untuk kebutuhan matres plastik. untuk produksi komponen alat peraga pendidikan. Komponen-komponen dirakit menjadi alat peraga berkualitas dan telah digunakan secara luas selama lebih 25 tahun. : 6 of 40 6.

: 7 of 40 Bandung. PUDAK SCIENTIFIC mengutamakan kepuasan pelanggan dalam memberikan jasa pengadaan barang dan produk presisi sesuai permintaan pelanggan dengan menggunakan prosedur perusahaan yang mengacu Sistem Manajemen Mutu ISO 9001: 2008. : MM-PS-07 Revisi : 04 Tanggal : 09 Mei 2011 Hal. Mutu dan pelayanan adalah prioritas utama PT. PUDAK SCIENTIFIC senantiasa akan selalu mentaati peraturan-peraturan pemerintah di setiap kegiatannya. PUDAK SCIENTIFIC. dan secara berkesinambungan meningkatkan keefektifan dari Sistem Manajemen Mutu di PT.PT PUDAK SCIENTIFIC MANUAL MUTU 7. yang berarti sesuai dengan spesifikasi dan tepat waktu yang juga merupakan sasaran mutu yang harus ditinjau secara berkala. KEBIJAKAN MUTU PT. PUDAK SCIENTIFIC. Direktur Utama memastikan bahwa semua karyawan memahami kebijakan mutu ini. PT. 30 Desember 2010 Andreas Wangsanegara Direktur UNCONTROLLED COPY . No. Dok .

: 8 of 40 SUPPLIER SUPPLIER P E R S Y A R A T A N P E L A N G G A N PEMASARAN 7.2 PRODUKSI/QA 7.5. : MM-PS-08 Revisi : 04 Tanggal : 09 Mei 2011 Hal. Dok .2.4.1.4 GUDANG 7.1/7. 8. 8.6/8. 5. BUSINESS PROCESS BUSINESS PLAN.6.2.3. 8.2.5/7.2. QUALITY OBJECTIVES No.2.3 UNCONTROLLED COPY .PT PUDAK SCIENTIFIC MANUAL MUTU 8.5. 8.5 K E P U A S A N P E L A N G G A N PURCHASING HRD KEUANGAN ADMIN/GA REVIEW & IMPROVEMENT 4.5. QUALITY POLICY.3. 8.2. 4.

4) 3. 2. 4. Peningkatan Secara Berkelanjutan (8. ADMIN/GA: bertanggung jawab terhadap tersedianya infrastruktur dan lingkungan kerja yang memadai C. B. dipelihara dan ditingkatkan keefektifannya. Pengendalian Dokumen (4.5. Review dan Improvement Proses (lihat kotak berwarna biru) adalah suatu proses untuk melihat dan memastikan bahwa Sistem Manajemen Mutu ISO 9001: 2008 di PT.3) No. pelatihan dan penilaian kinerja termasuk kompetensi karyawan. Review dan Improvement Proses terdiri dari. termasuk pembayaran dan penagihan. HRD : bertanggung jawab terhadap sumber daya manusia. Pengendalian Produk/Jasa Yang Tidak Sesuai (8. Tindakan Pencegahan (8. Internal Audit (8. KEUANGAN : bertanggung jawab terhadap sumber daya keuangan proyek. : 9 of 40 UNCONTROLLED COPY .2. mulai dari penyediaan. Tindakan Perbaikan (8. Tinjauan Manajemen (5. 3.6) 4.PT PUDAK SCIENTIFIC MANUAL MUTU KETERANGAN: A. Untuk dapat melaksanakan Proses Inti tersebut. Produksi/QA dan Gudang. : MM-PS-08 Revisi : 04 Tanggal : 09 Mei 2011 Hal. mulai dari seleksi supplier sampai dengan proses pembelian.2.3) 6. PURCHASING : bertanggung jawab terhadap proses pengadaan proyek. Proses Inti Perusahaan (lihat kotak warna kuning) terdiri dari Pemasaran. adalah sebagai berikut: 1.2) 8.1) 7. PUDAK SCIENTIFIC telah dilaksanakan.2. Pengendalian Rekaman (4. Dok . adalah sebagai berikut: 1.3) 2.2) 5. Perusahaan memerlukan Proses Pendukung (lihat kotak warna merah).5.5.

3. : 10 of 40 Bandung. 4. Dok . Pendapatan perusahaan meningkat 20 % dari tahun 2010. Pencapaian kegiatan pelatihan 90% dari yang direncanakan. Pelaksana order 90% sesuai jadwal yang ditetapkan. PUDAK SCIENTIFIC menetapkan Sasaran Mutu adalah sebagai berikut: 1. 30 Desember 2010 Andreas Wangsanegara Direktur UNCONTROLLED COPY . PT. 5. No. : MM-PS-09 Revisi : 04 Tanggal : 09 Mei 2011 Hal.PT PUDAK SCIENTIFIC MANUAL MUTU 9. SASARAN MUTU Untuk memenuhi Kebijakan Mutu Perusahaan yang telah ditetapkan. Jumlah scrap produk presisi adalah 1%. Keluhan pelanggan dalam sebulan maksimal 2 kali. 2.

c. Menindak lanjuti setiap ada keluhan pelanggan. Melaksanakan pengiriman sesuai jadwal pengiriman. Melaksanakan order sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan pelanggan. Menjaga mutu dari produk yang diproduksi. : MM-PS-10 Revisi : 04 Tanggal : 09 Mei 2011 Hal. Dok . : 11 of 40 10. seperti : a. d. 2.Bagian Marketing diminta untuk lebih giat lagi dalam memperkenalkan dan mempublikasikan produk PT. Untuk dapat meningkatkan jumlah dan macam order. maka perusahaan akan mengadakan kegiatan sebagai berikut : a. b. UNCONTROLLED COPY . Mendapatkan sertifikat ISO 9001:2008 dan sertifikat NADCAP b. PUDAK SCIENTIFIC dengan mencari order baru. alat ukur yang terjaga kalibrasinya. 4. Melaksanakan pekerjaan proyek sesuai dengan apa yang diminta oleh persyaratan pelanggan. Membuat produk sesuai dengan persyaratan yang diminta. 3. Direksi berkomitmen bahwa program pelatihan yang telah ditetapkan harus dilaksanakan sehingga semua pelatihan dapat terlaksana supaya kemampuan karyawan selalu meningkat sehingga akan semakin menghasilkan mutu produk yang terjaga. tools dan melaksanakan preventive maintenance. yaitu dengan menjaga tersedianya material.PT PUDAK SCIENTIFIC MANUAL MUTU No. PERENCANAAN SISTEM MANAJEMEN MUTU Agar dapat mencapai sasaran mutu yang telah ditetapkan maka perlu dibuatkan Rencana Tindakan Sistem Manajemen Mutu adalah sebagai berikut: 1.

: MM-PS-11 Revisi : 04 Tanggal : 09 Mei 2011 Hal.PT PUDAK SCIENTIFIC MANUAL MUTU 11. : 12 of 40 MANAGEMENT REPRESENTATIF MANAGER FIN/ADMIN MANAGER MARKETING MANAGER PROD & ENG KABAG PROD&ENG HRD/GA PURCHASING FINANCE MARKETING ENGINEERING PRODUKSI QA PPC STORE MAINTENANCE Bandung. STRUKTUR ORGANISASI PT. Dok . PUDAK SCIENTIFIC DIREKSI No. 20 Januari 2010 Andreas Wangsanegara Direktur UNCONTROLLED COPY .

Bertanggung jawab untuk melaksanakan proses produksi sesuai persyaratan pelanggan. Melaporkan hasil Internal Audit. Menyiapkan peralatan pendukung produksi 12. Melakukan perbaikan secara berkesinambungan keefektifan dari sistem manajemen mutu. Mempersiapkan sumber daya yang dibutuhkan seperti SDM. Dibantu Kepala Bagian dan PPC membuat jadwal produksi. 5. Melaporkan perkembangan proses produksi kepada Direksi 3. 2. No. : MM-PS-12 Revisi : 04 Tanggal : 09 Mei 2011 Hal. Memutuskan barang yang meragukan (nonconforming product) UNCONTROLLED COPY . dan memproses Surat Perintah Direksi (SPD) 8. Menyusun dan menetapkan sistem manajemen mutu secara keseluruhan. Mengingatkan pentingnya memenuhi persyaratan pelanggan diseluruh jajaran perusahaan. c) Sasaran mutu. 5. 6. mempelajari. Dok . Menyiapkan desain sebelum diproduksi 9. 4. Menetapkan kebijakan mutu. Melaporkan kepada Direksi setiap ada kendala dalam pelaksanakan pekerjaan proses produksi. : 13 of 40 Manager Produksi & Engineering 1. Membuat kebijakan dan teknik pengendalian kualitas 13. 6. Mengawasi pelaksanaan pengendalian kualitas 10. Melaksanakan tinjauan manajemen. 6. material dan keuangan. Mempersiapkan perusahaan dalam menghadapi external audit. WEWENANG DAN TANGGUNG JAWAB Direktur 1. Mengkomunikasikan keseluruh jajarannya tentang: a) Penting memenuhi persyaratan pelanggan dengan tujuan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan. 5.PT PUDAK SCIENTIFIC MANUAL MUTU 12. merawat. Melaporkan kepada Direktur Utama mengenai kinerja sistem manajemen mutu. Bersama Kepala Bagian Memutuskan apakah order produksi bisa diterima atau tidak. Membuat program pemeliharaan fasilitas produksi 14. 7. b) Kebijakan mutu. meninjau Manual Mutu. Management Representative 1. Merencanakan dan melaksanakan audit internal. 7.. 3. d) Wewenang dan tanggung jawab 7. Memastikan cukupnya sumber daya. 3. Menerima. Memastikan sasaran mutu telah ditetapkan. Mempersiapkan. 4. Mempersiapkan pelaksanaan rapat tinjauan manajemen. 2. 4. 2. Mengawasi kegiatan pemeliharaan fasilitas produksi 11.

Membuat dan mempersiapkan dokumen untuk proses tender. Membuat surat peringatan kepada supplier yang kinerjanya buruk Membuat laporan pengadaan barang dan material kepada jajaran Direksi. Bersama dengan Manager Departemen terkait melakukan evaluasi kefektifan pelatihan. 10. 7. Bersama dengan Manajer Departemen terkait membuat kompetensi karyawan. Mempersiapkan angket survey kepuasan pelanggan. 5. 11. 5.PT PUDAK SCIENTIFIC MANUAL MUTU Manager Marketing 1. Mengatur hal-hal yang berhubungan dengan keuangan seperti administrasi penagihan dan pembayaran. Membuat daftar supplier yang disetujui. 7. 4. Memelihara dan merawat infrastruktur dan lingkungan kerja. Melaporkan kepada Direksi mengenai hasil mengikuti proses tender. Bersama dengan jajaran Direksi membuat program ”continual improvement” berdasarkan hasil angket survey kepuasan pelanggan. 8. 17. 6. 14. Membuat laporan keuangan kepada jajaran Direksi. Melakukan kegiatan administrasi yang berkaitan dengan karyawan seperti absensi. No. Melaporkan kepada Direksi mengenai hasil angket survey kepuasan pelanggan. Bertanggung jawab mencari peluang bisnis. Melakukan seleksi. evaluasi dan re-evaluasi terhadap suppliers. Mempersiapkan dan membuat program perencanaan pelatihan. 2. Bertanggung jawab membuat pengembangan usaha Bersama dengan jajaran Direksi membuat ”business plan”. Bertanggung jawab mensosialisasikan dan mengkomunikasikan keseluruh karyawan Kebijakan Mutu perusahaan. 6. 13. 9. Mengatur hal-hal yang berhubungan dengan surat menyurat dan keluar masuknya dokumen. 15. 4. 16. 3. Melakukan pembayaran gajih seluruh karyawan. ijin tidak masuk dll. 18. Bersama Direksi membantu Manager Produksi mengatur hal-hal yang berhubungan dengan pengadaan barang dan material untuk produksi. : MM-PS-12 Revisi : 04 Tanggal : 09 Mei 2011 Hal. 2. Dok . 8. Bersama Manajer Departemen terkait membuat penilaian kinerja karyawan. : 14 of 40 Manager Keuangan 1. Melakukan pembayaran pajak perusahaan. 12. UNCONTROLLED COPY . 3. Merecord hasil pelatihan.

1 Bab 16.PT PUDAK SCIENTIFIC MANUAL MUTU 13.4 Bab 17 Bab 17. 15. 15.2 Bab 4.6 5.3 6 6. REFERENSI SILANG MATRIX ISO 9001: 2008 Pasal ISO 9001:2008 4 4.3 Persyaratan Sistem Manajemen Mutu Persyaratan Umum Persyaratan Dokumentasi Umum Pedoman Mutu Pengendalian Dokumen Pengendalian Catatan Tanggung-jawab Manajemen Komitmen Manajemen Fokus Pelanggan Kebijakan Mutu Perencanaan Sararan Mutu Perencanaan SMM Tanggung-jawab. P-09-01.5.2 Bab 15.2 5.5.2.2.1 Bab 14.6.2.2 Bab 7.2.6.2 Bab 16.4.5.1 Bab 17.1 Bab 15.2.2 6.4.1 Bab 15.5. P-10-01 UNCONTROLLED COPY .1 7.4 5 5.3 Bab 15.6 Bab 15.2.2 Bab 15.6.2.4 5.2.3 6. Dokumen / Prosedur terkait No.1 Bab 14.2. : MM-PS-13 Revisi : 04 Tanggal : 09 Mei 2011 Hal.3 Bab 15.2.2 Bab 17.4 Bab 9.1 4.5 Bab 10. 15.3 Bab 16 Bab 16.2 Bab 16.2.2.4 Bab 15 Bab 15.2 4.3 4.1 4.1 Bab 16.2 7.2.6.2 7.3 5.1 6.4.3 5.2 Bab 15.3 Bab 16. 14.4 7 7.1 6.6. 02.1 5.5 5.6.2. 02 P-06-01.2 Bab 17.1 5.1 Bab 10.2 5.5.1 Bab 10. wewenang dan komunikasi Tanggung-jawab dan wewenang Wakil Manajemen Komunikasi Internal Tinjauan manajemen Umum Input tinjauan Output tinjauan Manajemen Sumber Daya Penyediaan sumber daya Sumber daya manusia Umum Kompetensi.2 4.2. 15.1 5. 15.2 Bab 14.2 5.3 No.5. Dok .2.3 Bab 14.2.4.1 5. 02 P-12-01 P-12-01 P-03-01 P-10-01 P-10-01 P-02-01. kepedulian dan pelatihan Sarana dan Prasarana Lingkungan kerja Realisasi produk / jasa Perencanaan realisasi produk Proses yang berhubungan dengan pelanggan Penentuan persyaratan yang berhubungan dengan produk Tinjauan persyaratan yang berhubungan dengan produk Komunikasi pelanggan Section / Bab di Pedoman Mutu Bab 14 Bab 14. : 15 of 40 P-01-07 P-01-06 P-01-02 P-01-02 P-01-02 P-01-02 P-06-01.2.2 6.1 Bab 17.2 5.1 7.

Apabila perusahaan memilih untuk menyerahkan kepada pihak lain proses apapun yang mempengaruhi kesesuaian produk terhadap persyaratan. b) Dokumen Level Satu – Manual Mutu Manual Mutu adalah sebuah dokumen level satu yang isinya merupakan kumpulan arahan kebijakan yang dijadikan acuan dalam menjalankan kegiatan usaha Perusahaan serta dalam mengimplementasikan sistem manajemen mutu.2 PERSYARATAN DOKUMENSASI (4.PT PUDAK SCIENTIFIC MANUAL MUTU 14. a) Menentukan kriteria dan metode yang diperlukan untuk memastikan bahwa baik operasi maupun proses-proses ini efektif. realisasi produk. mendokumentasikan. Pudak Scientific akan. b) Menentukan urutan-urutan dan hubungan interaksi proses-proses yang ada ditetapkan dan didokumentasikan dengan memakai flowchart untuk setiap proses utama. melalui diagram proses yang tercantum di sini (Lihat: MM-PS-08) a) Menentukan proses yang diperlukan untuk sistem manajemen mutu dan penerapannya. SISTEM MANAJEMEN MUTU 14. Dok . No. :16 of 40 UNCONTROLLED COPY . Pudak Scienific harus memastikan adanya kendali pada proses itu. Pudak Scientific telah. c) Memantau.1) Perusahaan telah dan akan terus mengembangkan suatu sistem manajemen mutu sebagai acuan bagi segenap karyawan. Proses ini harus dikelola sesuai dengan persyaratan dari manual mutu ini. PT.1 PERSYARATAN UMUM (4. penyediaan sumber daya. PT.2) 14. : MM-PS-14 Revisi : 04 Tanggal : 09 Mei 2011 Hal. Manual Mutu harus dipelihara oleh Management Representative dan disahkan oleh Direktur sebelum diterbitkan. Pengendalian proses tersebut harus sesuai prosedur P-9-02 CATATAN: Proses yang diperlukan untuk sistem manajemen mutu yang disebutkan di atas hendaknya mencakup proses untuk kegiatan manajemen. d) Menerapkan tindakan yang diperlukan untuk mencapai hasil yang direncanakan dan perbaikan secara berkesinambungan dari proses-proses tersebut.2. c) Dokumen Level Dua – Prosedur Mutu Dokumen level dua ini mencakup Prosedur Mutu untuk mejalankan kegiatan sehari hari secara rinci guna mendukung pelaksanaan Manual Mutu untuk memastikan bahwa sistem mutu dijalankan secara efektif dan konsisten. analysis dan improvement. 14. mengukur dan bila mungkin menganalisa proses-proses tersebut.1 Umum: Dokumentasi sistem manajemen mutu meliputi (4. b) Memastikan tersedianya sumber daya dan informasi yang diperlukan untuk mendukung operasi dan pemantauan proses tersebut. Prosedur Mutu adalah dokumen yang menguraikan tentang metode untuk menjalankan tugas antar departemen yang mendukung pelaksanaan Manual Mutu. maka PT.2.1) : a) Pernyataan terdokumentasi dari kebijakan mutu dan sasaran. pengukuan. PT Pudak Scientific harus menetapkan. menerapkan dan memelihara sistem manajemen mutu dan terus-menerus memperbaiki keefektifannya sesuai dengan persyaratan minimum ISO 9001:2008. Perusahaan dalam menjalankan fungsi dan aktivitas Perusahaan serta merupakan sasaran utama yang akan dicapai.

3 Pengendalian Dokumen (4. Satu persyaratan dapat dipenuhi oleh lebih dari satu dokumen.2): PT. Pada Daftar Distribusi harus tercantum jabatan semua personil yang mana copy dokumen yang dikendali akan didistribusikan (lihat MM-PS-04). : MM-PS-14 Revisi : 04 Tanggal : 09 Mei 2011 Hal. CATATAN 1: Bila dijumpai istilah "prosedur terdokumentasi " dalam manual mutu ini. Pelanggan dan / atau wakil pihak berwenang 'harus memiliki akses ke dokumentasi sistem manajemen mutu.3) Dokumen – dokumen sistem manajmen mutu yang terdiri dari Manual Mutu. Prosedur Mutu untuk memastikan bahwa sistem mutu dijalankan secara efektif dan konsisten. UNCONTROLLED COPY . CATATAN 2: Dokumentasi dapat dalam bentuk atau jenis media apapun. Pudak Scientific harus memastikan bahwa personil memiliki akses ke dokumentasi sistem manajemen mutu dan mempunyai kesadaran atas prosedur yang sesuai atau relevan.dokumen asli (original) disimpan oleh Management Representative sedangkan pada lembar copynya diberikan stempel ”TERKENDALI” sebagai bukti terkendali dan diberikan nomer sesuai dengan nomer yang tercantum didalam Daftar Distribusi pada Manual Mutu ini.PT PUDAK SCIENTIFIC MANUAL MUTU No. atau referensi) c) Gambaran interaksi antara proses-proses sistem manajemen mutu 14. Management Representative adalah karyawan yang ditunjuk oleh Direktur dan dibantu Staf Pengendali Dokumen yang bertugas sebagai Pengendali Dokumen. Pudak Scientific harus menetapkan dan memelihara ini manual mutu yang mencakup: a) Lingkup sistem manajemen mutu. ini berarti bahwa prosedur itu ditetapkan.2.2. Intruksi Kerja dan formulir-formulir sebagai bukti – bukti catatan terdokumentasi harus dipastikan terkendali penerbitan. Intruksi Kerja (IK) adalah dokumen yang menguraikan tentang rincian petunjuk secara detail dalam melakukan pekerjaan. 14.2. Dok . dan harus dicatat pada Daftar Induk Dokumen. operasi dan kendali prosesnya secara efektif. Formulir (F) adalah dokumen pendukung untuk membuktikan pelaksanaan sistem mutu dan harus dikontrol dalam penggunaannya. b) Prosedur yang terdokumentasi yang ditetapkan untuk sistem manajemen mutu. 14. Dokumen yang dibuat dan dikendalikan penggunaannya harus : a) Diberikan kode identifikasi b) Disahkan oleh pejabat yang berwenang sebelum dipergunakan c) Dicatat pada Daftar Induk Dokumen Dokumen . undang-undang dan peraturan yang berlaku PT.2. f) Persyaratan sistem mutu yang diberlakukan oleh pelanggan.2. termasuk rincian dan justifikasi untuk setiap pengecualian (lihat MM-PS-01). diimplementasikan dan dipelihara. pendistribusiannya dan penggunaannya sesuai persyaratan yang ada dalam 4. e) Dokumen yang diperlukan untuk memastikan perencanaan.2. Sartu dokumen dapat mewakili persyaratan dalam satu atau lebih prosedur.2.1 Manual Mutu Ketentuan: Management Representatif bertanggung jawab untuk mengendalikan dan mendistribusikan dokumen ini (lihat MM-PS-04). didokumentasikan. : 17 of 40 d) Dokumen Level Tiga – Instruksi Kerja / Formulir Dokumen level tiga ini mencakup Instruksi Kerja untuk mejalankan kegiatan sehari hari secara rinci dan detail guna mendukung pelaksanaan Manual Mutu.4 . Prosedur Mutu.2 Manual Mutu (4.

Dok . Jangka waktu penyimpanan rekaman atau catatan harus mempertimbangkan persyaratan yang ditentukan oleh Hukum. yaitu dengan membubuhkan tanda tangan dan tanggal pada bagian belakang halaman lembar induk tersebut.: P-01-07”Pengendalian Dokumen” 14. : 18 of 40 Management Representative dibantu staf Pengendali Dokumen menyebarkan copy dokumen yang direvisi dengan stempel ”TERKENDALI” sebagai bukti terkendali disertai serah terima dokumen dan secara bersamaan melakukan penarikan terhadap copy dokumen lama yang telah direvisi. Pengaturan penyimpanan arsip sudah ditentukan untuk rekaman atau catatan yang masa penyimpanannya sudah lewat.PT PUDAK SCIENTIFIC MANUAL MUTU No. terarsip dan ditempatkan di tempat penyimpanan yang aman yang sudah ditentukan dan dapat diambil dengan cepat bila diperlukan. Apabila ada hal demikian. teridentifikasi dengan baik. : MM-PS-14 Revisi : 04 Tanggal : 09 Mei 2011 Hal. Management Representative dibantu staf Pengendali Dokumen menarik salinan dokumen yang lama selanjutnya merubah status revisi pada dokumen induk untuk dokumen yang baru direvisi tersebut. No. maka Prosedur Mutu asli harus diserahkan kepada Management Representative untuk di copy dan didistrbusikan sesuai dengan daftar distribusi. Manajemen Representative harus mengesahkan Daftar Penyimpanan Rekaman yang memuat rincian dimana rekaman atau catatan dibuat. terkumpul. Pengesahan penerbitan formulir baru harus dilakukan oleh Management Representative atau yang ditunjuk. dapat diakses.2. diselesaikan dan disimpan. DOKUMEN TERKAIT : Dok. Management Representative harus menentukan keperluan penarikan segera formulir revisi lama dari penggunaannya.4) Semua rekaman atau catatan yang timbul dari kegiatan sistem manajemen mutu dan proses lainnya harus dapat dibaca. UndangUndang dan peraturan yang berlaku. terindeks. maka Daftar Penyimpanan Rekaman hanya mencatat lokasi utama penyimpanan catatan. Jangka waktu penyimpanan rekaman atau catatan harus sesuai dengan yang ditentukan di Daftar Penyimpanan Rekaman. atau mengijinkan berlanjutnya penggunaan formulir revisi lama sampai habis stocknya. No. untuk jangka waktu tertentu.2. Beberapa rekaman atau catatan mungkin harus disimpan dibeberapa tempat seperti catatan supplier yang mungkin harus disimpan di file kinerja supplier. tersusun.: P-01-06 ”Pengendalian Rekaman” UNCONTROLLED COPY .3 Pengendalian Rekaman (4. Penerbitan Formulir harus ditulis pada Daftar Induk Formulir yang dilakukan oleh Management Representative. Setiap usulan perubahan / pembuatan dokumen harus menggunakan form usulan perubahan / pembuatan dokumen oleh pihak yang mengusulkan dan harus mendapat pegesahan dari Management Representative. DOKUMEN TERKAIT : Dok. Apabila ada perubahan dokumen maka pada cover Prosedur Mutu harus diisi oleh pemilik dokumen dan jika telah disetujui.

3 Kebijakan Mutu (5.3) Wujud tekad dan komitmen mutu serta kepedulian terhadap pelanggan telah dituangkan dalam pernyataan resmi tentang kebijakan mutu.2) Perusahaan selalu bertekad untuk menjalin suatu hubungan mitra bisnis jangka panjang dengan pelanggannya yang merupakan salah satu strategi bisnis untuk pertumbuhan dan pengembangan bisnis Perusahaan. PUDAK SCIENTIFIC mengutamakan kepuasan pelanggan dalam memberikan jasa pengadaan barang dan produk presisi sesuai permintaan pelanggan dengan menggunakan prosedur perusahaan yang mengacu Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008. TANGGUNG JAWAB MANAJEMEN 15. Direktur Utama memastikan bahwa semua karyawan memahami kebijakan mutu ini. No. maka Direktur telah memutuskan dan mengarahkan kepada semua jajaran manajemen dan personil Perusahaan untuk memastikan agar persyaratan-persyaratan yang diminta maupun yang tidak diminta oleh pelanggan diupayakan secara maksimal untuk dicapai dalam upaya memberikan kepuasan kepada pelanggan. Mutu dan pelayanan adalah prioritas utama PT. PUDAK SCIENTIFIC. dan secara berkesinambungan meningkatkan keefektifan dari Sistem Manajemen Mutu di PT. yang berarti sesuai dengan spesifikasi dan tepat waktu yang juga merupakan sasaran mutu yang harus ditinjau secara berkala. Dok . PUDAK SCIENTIFIC.1 KOMITMEN MANAJEMEN (5. DOKUMEN TERKAIT : Tidak ada 15. : MM-PS-15 Revisi : 04 Tanggal : 09 Mei 2011 Hal. Kebijakan mutu tersebut adalah: PT. : 19 of 40 UNCONTROLLED COPY .1) Perusahaan bertekad untuk terus mengembangkan sistem manajemen mutu dan menyempurnakan isinya dan meningkatkan efektivitas implementasinya melalui kegiatan-kegiatan yang dilakukan secara terpadu oleh seluruh jajaran pimpinan Perusahaan antara lain dengan cara : a) Mengkomunikasikan kepada seluruh karyawan mengenai pentingnya komitmen mutu dan kepuasan pelanggan serta pentaatan berbagai peraturan terkait dengan bisnis yang dijalankan Perusahaan b) Kebijakan mutu dan sasaran-sasaran mutu ditetapkan yang menjadi tantangan untuk kemajuan semua personil dan ditinjau secara berkala efektivitasnya melalui proses tinjauan manajemen atau kegiatan lain yang sesuai c) Memastikan tersedianya sumberdaya yang diperlukan (termasuk Management Representative) untuk menjalankan sistem manajemen mutu secara efektif dalam upaya mencapai sasaran-sasaran yang telah direncanakan DOKUMEN TERKAIT : Tidak ada 15. Menyadari hal itu sepenuhnya.2 FOKUS PELANGGAN (5. PT.PT PUDAK SCIENTIFIC MANUAL MUTU 15. PUDAK SCIENTIFIC senantiasa akan selalu mentaati peraturan-peraturan pemerintah di setiap kegiatannya.

1) Sasaran Mutu harus dibuat secara spesifik dan konsisten dengan isi kebijakan mutu serta dapat terukur untuk dikaji ulang dan harus dikomunikasikan kesegenap jajaran karyawan Perusahaan. 1.1 Sasaran Mutu (5. 5. Menjaga mutu dari produk yang diproduksi. Keluhan pelanggan dalam sebulan maksimal 2 kali. 4. No. Pencapaian kegiatan pelatihan 90% dari yang direncanakan.4 PERENCANAAN (5.4. Untuk memenuhi Kebijakan Mutu Perusahaan yang telah ditetapkan. PUDAK SCIENTIFIC dengan mencari order baru. Mendapatkan sertifikat ISO 9001:2008 dan NADCAP b. c. Membuat produk sesuai dengan persyaratan yang diminta. seperti : a. Sasaran Mutu ditetapkan minimum setahun sekali pada waktu penyusunan rencana bisnis dan ditinjau pencapaiannya pada setiap Rapat Tinjauan Manajemen. Sasaran Mutu yang ditetapkan harus bersifat memacu perbaikan terus menerus kinerja Perusahaan. maka perusahaan akan mengadakan kegiatan sebagai berikut : a. PT. 3.2 Perencanaan Sistem Manajemen Mutu (5.PT PUDAK SCIENTIFIC MANUAL MUTU 15. Pelaksana order 90% sesuai jadwal yang ditetapkan. DOKUMEN TERKAIT : Tidak ada 15. b. : MM-PS-15 Revisi : 04 Tanggal : 09 Mei 2011 Hal.4.4. Melaksanakan pekerjaan proyek sesuai dengan apa yang diminta oleh persyaratan pelanggan.2) Untuk keberhasilan pencapaian sasaran mutu yang sudah ditetapkan adalah melalui Perencanaan Pencapaian Sasaran Mutu dan Rencana Tindakan Sasaran Mutu. 2.4) 15. Menindak lanjuti setiap ada keluhan pelanggan. d. : 20 of 40 UNCONTROLLED COPY . Bagian Marketing diminta untuk lebih giat lagi dalam memperkenalkan dan mempublikasikan produk PT.4. 2. Melaksanakan pengiriman sesuai jadwal pengiriman. Dok . Jumlah scrap produk presisi adalah 1%. PUDAK SCIENTIFIC menetapkan Sasaran Mutu adalah sebagai berikut: 1. Pendapatan perusahaan meningkat 20 % dari tahun 2010. Untuk dapat meningkatkan jumlah dan macam order.

5) 15. yaitu dengan menjaga tersedianya material. WEWENANG DAN KOMUNIKASI (5.1 Tanggung Jawab Dan Wewenang (5. juga masih diperlukan penyusunan rencana sistem manajemen mutu baru seperti sbb : a) Perubahan besar struktur organisasi Perusahaan b) Perubahan operasional bisnis Perusahaan c) Permintaan pelanggan yang khusus Keperluan untuk penerbitan rencana sistem manajemen mutu yang baru harus dilakukan dengan rapat tinjauan yang dipimpin oleh Management Representative. : MM-PS-15 Revisi : 04 Tanggal : 09 Mei 2011 Hal. DOKUMEN TERKAIT : Tidak ada 15. Dok .5 TANGGUNG JAWAB.1) Struktur Organisasi ditetapkan dan disahkan oleh Direktur Tanggung jawab dan wewenang setiap personil yang tugas dan kegiatannya dapat mempengaruhi kesesuaian dengan persyaratan produk dan kepuasan pelanggan harus dicantumkan pada Job Description dan harus didokumentasikan dan dikomunikasikan kepada yang bersangkutan maupun kepada pihak-pihak lain yang berkepentingan. Namun untuk hal-hal tertentu. memberitahu kepada atasannya jika kondisi yang menyebabkan ketidaksesuaian dengan persyaratan produk. dan bekerja sesuai acuan ditetapkan. 4.5. Penyusunan rencana sistem manajemen mutu pada umumnya untuk proses kerja yang regular dan produk yang standar sudah tersusun dalam bentuk Manual Mutu. Melaksanakan order sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan pelanggan. Prosedur Mutu dan Instruksi Kerja yang ada sekarang. tools dan melaksanakan preventive maintenance. : 21 of 40 3. Semua hasil pemantauan dan pengukuran Sasaran Mutu harus dilaporkan pada saat rapat Tinjauan Manajemen untuk dievaluasi apakah tindakan korektif dan preventif harus dilakukan apabila hasil yang direncanakan tidak tercapai. Direksi berkomitmen bahwa program pelatihan yang telah ditetapkan harus dilaksanakan sehingga semua pelatihan dapat terlaksana supaya kemampuan karyawan selalu meningkat sehingga akan semakin menghasilkan mutu produk yang terjaga. Semua personil mempunyai wewenang & tanggung jawab untuk mencapai mutu hasil kerja yang sesuai dengan persyaratan kerja normal mereka. alat ukur yang terjaga kalibrasinya.5.PT PUDAK SCIENTIFIC MANUAL MUTU No. DOKUMEN TERKAIT : Tidak ada UNCONTROLLED COPY .

3) Sistem komunikasi internal dengan seluruh jajaran dan fungsi dalam Perusahaan dibangun dalam sistem yang efektif dan dijalankan sebagai upaya untuk peningkatan pemahaman dan efektivitas pelaksanaan sistem manajemen mutu pada seluruh lapisan dan jajaran personil Perusahaan. revisi dan pengawasan “Manual Mutu”.5.6) Rapat tinjauan manajemen harus diselenggarakan oleh Management Representative secara periodik minimal 2 kali setahun dan dihadiri oleh Direktur.5. g) Melaksanakan Analisa dan Penggunaan Level Data Perusahaan DOKUMEN TERKAIT : Tidak ada 15.2 Management Representative (5. : MM-PS-15 Revisi : 04 Tanggal : 09 Mei 2011 Hal. Dok . e) Perencanaan dan pelaksanaan Audit Mutu Internal. f) Menetapkan Internal Auditor. Perubahan terencana yang dapat mempengaruhi sistem manajemn mutu. diantaranya minimal mencakup hal berikut : a) b) c) d) e) f) g) Hasil Audit Umpan balik dari pelanggan Kinerja proses dan kesesuaian produk Status dari tindakan perbaikan dan pencegahan.2) Management Representative ditunjuk oleh Direktur dengan tanggung jawab dan wewenang yang mencakup: a) Persiapan. Rekomendasi untuk pengembangan. pembagian. peninjauan. Tindak lanjut dari rapat sebelumnya.6 TINJAUAN MANAJEMEN (5. b) Penerapan dan menindaklanjuti tinjauan manajemen. d) Pengendalian dokumen dan data.3 Komunikasi Internal (5.PT PUDAK SCIENTIFIC MANUAL MUTU 15. No.5. Untuk supaya terlaksana komunikasi internal yang efektif maka diadakan : a) Rapat Tinjauan Manajemen b) Rapat Koordinasi c) Papan Pengumuman DOKUMEN TERKAIT : Tidak ada 15.5. Agenda rapat harus terarah pada rangkaian kegiatan yang berkaitan dengan perwujudan mutu. c) Pengendalian Sistim Mutu dan Rencana Mutu. : 22 of 40 UNCONTROLLED COPY .

maka semua tindakan harus dicantumkan pada Rencana Tindakan – Tindakan Manajemen dan harus ditinjau setiap rapat Koordinasi untuk ditinjau status penyelesaiannya.PT PUDAK SCIENTIFIC MANUAL MUTU No. Management Representative harus menyimpan arsip notulen rapat tinjauan manajemen dalam file tersendiri. Jika pada rapat ada keputusan tindakan yang harus dilakukan. DOKUMEN TERKAIT : Dok. Dok .: P-01-02”Tinjauan Manajemen” UNCONTROLLED COPY . Notulen rapat harus dipersiapkan oleh Management Representative atau yang ditunjuk dan pada notulen rapat harus tercantum periode rapat & tanggal. No. Notulen rapat harus disahkan oleh Direktur dan didistribusikan oleh Management Representative kepada setiap peserta rapat. : MM-PS-15 Revisi : 04 Tanggal : 09 Mei 2011 Hal. semua Manajer mempersiapkan laporan yang dilengkapi dengan analisa data berbentuk grafik atau tabel untuk menunjukkan trend kinerjanya (lebih baik/lebih jelek) dan dikumpulkan oleh Management Representative sebagai Laporan Evaluasi Sistem Mutu untuk dibahas dalam rapat. : 23 of 40 Sebelum diadakan rapat. peserta rapat serta isi bahasan dari setiap agenda rapat.

: 24 of 40 UNCONTROLLED COPY . Efektivitas hasil pelatihan yang telah dilaksanakan harus dievalusi oleh atasan personil tersebut paling cepat 1 bulan dan maksimal 3 bulan dari selesainya pelatihan dan dicatat pada Catatan Pelatihan Karyawan. DOKUMEN TERKAIT : Tidak ada 16. maka setiap Manajer yang terkait apabila memungkinkan harus mengidentifikasi kualifikasi dan pengalaman yang harus dimiliki oleh calon karyawan dengan memakai Formulir Permintaan Karyawan.: P-06-01 ”Penerimaan Karyawan” Dok. Setiap pengajuan kebutuhan tenaga kerja.2. Apabila ada kekurangan kompetensi dengan yang disyaratkan. No. Pemahaman dan Pelatihan (6. infrastruktur.2) 16.PT PUDAK SCIENTIFIC MANUAL MUTU 16. No.1) Personil-personil yang pekerjaannya dapat mempengaruhi kesesuaian dengan persyaratan produk harus diberdayakan melalui pendidikan dan pelatihan agar sesuai dengan kompetensinya (pengetahuan dan kemampuan) untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya. serta memastikan bahwa setiap karyawan memahami akan relevansi dan pentingnya kegiatan atau aktivitas dan kontribusi mereka terhadap pencapaian sasaran mutu. : MM-PS-16 Revisi : 04 Tanggal : 09 Mei 2011 Hal. maupun sumberdaya keuangan.1) Perusahaan bertekad untuk senantiasa menyediakan sumberdaya yang diperlukan agar Perusahaan dapat : a) Menjalankan dan mempertahankan sistem manajemen mutu dan melakukan perbaikan secara berkesinambungan terhadap efektivitasnya b) Meningkatkan kepuasan pelanggan dengan memenuhi persyaratan-persyaratan yang diminta pelanggan Bentuk dari pada sumberdaya tersebut adalah personil. Pelatihan juga dapat diberikan untuk tujuan memperkaya pengetahuan dan kemampuan personil dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.2) Kompetensi Seluruh Manager Departemen bertanggung jawab menentukan kompetensi yang dibutuhkan oleh semua personil yang dibawah kontrolnya dengan melakukan Evaluasi Kompetensi Karyawan setiap tahun sekali atau setelah yang bersangkutan mendapatkan pelatihan.2.2 Kompetensi. informasi.1 PENYIAPAN SUMBER DAYA (6.: P-06-02 ”Pelatihan Karyawan” 16. DOKUMEN TERKAIT : Dok. Dok . maka kekurangan ini harus dipenuhi dengan pelatihan yang memadai. PENGELOLAAN SUMBER DAYA 16. No.2. supplier dan mitra-usaha. lingkungan kerja.2 SUMBER DAYA MANUSIA (6.1 Umum (6.2.

maka Manajer SDM harus menyediakan arsip karyawan. No. : 25 of 40 Jika ada karyawan baru yang dipekerjakan atau apabila ada karyawan yang ada sekarang tidak memiliki arsip karyawan. No. serta c) Jasa pendukung (seperti transportasi atau komunikasi).3) Semua bagian di Perusahaan didukung dengan tersedianya infrastruktur yang memadai untuk pencapaian sasaran-sasaran yang ditentukan dan kepuasan pelanggan.3 INFRASTRUKTUR (6. DOKUMEN TERKAIT : Dok. dijaga kebersihan. Untuk meyakinkan tersedianya infrastruktur yang memadai maka setiap Manajer harus melakukan : a) Identifikasi dan meneliti kebutuhan infrastruktur secara tepat b) Mengusulkan pengadaan atau penambahan infrastruktur. b) Peralatan proses (perangkat lunak dan perangkat keras). Semua peraturan yang berkaitan dengan lingkungan kerja akan dipenuhi. Yang termasuk infrastruktur adalah: a) Bangunan. kerapihan. DOKUMEN TERKAIT: Dok. No. : MM-PS-16 Revisi : 04 Tanggal : 09 Mei 2011 Hal.: P-06-01 ”Penerimaan Karyawan” Dok.: P-12-01 “Pemeliharaan Infrastruktur” 16. DOKUMEN TERKAIT: Dok.PT PUDAK SCIENTIFIC MANUAL MUTU No.4 LINGKUNGAN KERJA (6.: P-12-01 “Pemeliharaan Infrastruktur” UNCONTROLLED COPY . Dok . keamanannya agar dapat mendukung komitmen mutu dan kepuasan pelanggan dan untuk mencapai kesesuaian terhadap persyaratan produk yang telah ditetapkan.4) Seluruh personil dan semua jajaran pimpinan telah mengupayakan agar lingkungan kerja di semua lingkungan Perusahaan harus dirawat. tempat kerja dan sarana pendukung terkait.: P-06-02 ”Pelatihan Karyawan” 16. No.

c) Persyaratan peraturan pemerintah dan regulasi yang terkait dengan produk.2) 17. validasi. berikut kejelasan kriteria penerimaan produk yang bersangkutan d) Mempersiapkan.: P-10-01 ”Engineering” Dok. a) Persyaratan yang ditetapkan oleh pelanggan. dapat disebut sebagai rencana mutu. Perencanaan tentang realisasi produk ini harus konsisten dengan persyaratan-persyaratan dari rangkaian proses lain dalam lingkup sistem manajemen mutu ini.1 Penetapan Persyaratan Yang Terkait Dengan Produk (7. proyek atau kontrak tertentu. Dok . serta d) Setiap persyaratan tambahan yang ditetapkan organisasi.2. pemeriksaan dan pengujian yang sesuai dengan produk yang direalisasi. No.: P-03-01 ”Proses Produksi” No.2. DOKUMEN TERKAIT : Tidak ada 17.PT PUDAK SCIENTIFIC MANUAL MUTU 17. REALISASI PRODUK 17. mengerjakan dan menyimpan catatan-catatan kerja yang diperlukan untuk alat pembuktian bahwa proses realisasi produk sudah dilakukan sesuai dengan persyaratan produk yang bersangkutan e) Mengindentifikasi sumber daya untuk mendukung kegiatan atau opererasi dan pemeliharaan produk Jika ada realisasi produk / proses yang baru yang tidak sesuai dengan Rencana Mutu yang ada.2 PROSES YANG TERKAIT DENGAN PELANGGAN (7.1) Perusahaan menetapkan.1) Perusahaan terus berupaya bahwa semua fungsi yang terlibat dalam proses realisasi produk wajib membuat rencana dan pengembangan rangkaian proses untuk realisasi produk. monitoring. apabila diketahui. : MM-PS-17 Revisi : 04 Tanggal : 09 Mei 2011 Hal. Dalam perencanaan realisasi produk. mempersiapkan dokumen sebagai acuan kerja dan penyediaan sumber daya yang diperlukan c) Menetapkan keperluan kegiatan verifikasi. DOKUMEN TERKAIT : Dok. maka Perusahaan akan menyusun Rencana Mutu khusus untuk perencanaan dan pemenuhan realisasi produk / proses tersebut. Catatan : Sebuah dokumen yang menentukan proses sistem manajemen mutu (termasuk proses realisasi produk) dan sumber daya untuk diterapkan pada suatu produk. No. termasuk persyaratan untuk kegiatan pengiriman dan pasca-pengiriman.1 PERENCANAAN REALISASI PROSES (7. semua Manager Departemen yang terkait harus menetapkan hal-hal berikut yang dituangkan dalam Rencana Mutu : a) Sasaran mutu dan persyaratan produk b) Merencanakan proses yang akan dilakukan. b) Persyaratan yang tidak dinyatakan oleh pelanggan tetapi diperlukan untuk penggunaan yang dispesifikasikan atau dimaksudkan. : 26 of 40 UNCONTROLLED COPY .

: 27 of 40 17. siklus waktu pengiriman yang singkat) telah dievaluasi.PT PUDAK SCIENTIFIC MANUAL MUTU No.: P-03-01 ”Proses Produksi” 17. DOKUMEN TERKAIT : Dok. No. d) Risiko (misalnya. : MM-PS-17 Revisi : 04 Tanggal : 09 Mei 2011 Hal.: P-02-02 ”Keluhan Pelanggan” Dok.3 DISAIN DAN PENGEMBANGAN (7.2. penerimaan kontrak atau order. karena kegiatan tersebut sistemnya telah ditentukan oleh pelanggan. dan produk katalog c) Umpan-balik dari pelanggan. dan c) Perusahaan mempunyai kemampuan memenuhi persyaratan yang ditetapkan. Jika pelanggan tidak memberikan dokumen pernyataan persyaratan maka persyaratan pelanggan harus dikonfirmasi tedebih dahulu oleh Perusahaan sebelum diterima. Dok .: P-10-01 ”Engineering” Dok. UNCONTROLLED COPY .: P-08-01 ”Survey Kepuasan Pelanggan” 17.2) Perusahaan meninjau persyaratan yang berhubungan dengan produk. No. termasuk amandemen.: P-02-01 ”Control of NC” Dok.3 Komunikasi dengan pelanggan (7.2. termasuk keluhan pelanggan DOKUMEN TERKAIT : Dok. PUDAK SCIENTIFIC.2. b) Persyaratan kontrak atau order yang berbeda dari yang dinyatakan sebelumnya telah dikonfirmasi. No.2 Tinjauan Persyaratan Yang Terkait Dengan Produk (7. teknologi baru. penerimaan perubahan kontrak atau order) dan menjamin bahwa: a) Persyaratan produk ditetapkan.3) Perusahaan menetapkan dan menerapkan pengaturan yang efektif untuk berkomunikasi dengan pelanggan dalam hubungannya dengan: a) Informasi produk Katalog b) Permintaan. No. Jika persyaratan produk berubah.3) Kegiatan Disain dan Pengembangan untuk sekarang ini tidak dilakukan oleh PT. Tinjauan ini diiaksanakan sebelum komitmen organisasi untuk memasok produk kepada pelanggan (misal: penyerahan tender. Perusahaan memastikan bahwa dokumen terkait diamandemen dan personel terkait diberitahu tentang perubahan persyaratan tersebut. No.2.: P-03-01 ”Proses Produksi” Dok. No.: P-10-01 ”Engineering” Dok. kontrak atau penanganan order. No.

investigasi atau audit.1 Proses Pembelian (7. Jenis dan jangkauan pengendalian yang diterapkan kepada pemasok dan produk yang dibeli harus bergantung pada pengaruh produk yang dibeli pada realisasi produk berikutnya atau produk akhir. memperoleh persetujuan organisasi.2. i) Hak akses perusahaan kepada supplier untuk meninjau/meng-audit semua fasilitas yang ada di supplier yang berkaitan dengan kontrak. termasuk bila sesuai: a) Persyaratan untuk persetujuan produk. pemeriksaan. h) Persyaratan bagi supplier untuk memberitahukan kepada PT. yang lolos seleksi akan dimasukan kedalam daftar supplier. b) Persyaratan kualifikasi personil. Pudak Scientific atas perubahan produk dan / atau definisi proses dan. hasil evaluasi akan digunakan apakah supplier tersebut tetap ada didalam daftar supplier atau harus dikeluarkan dari dalam daftar. gambar atau standard yang dipakai untuk barang.4. f) Persyaratan untuk spesimen uji (misalnya. c) Persyaratan sistem manajemen mutu. j) persyaratan untuk supplier berlaku juga untuk ke sub-tier supplier sesuai persyaratan yang berlaku . pengujian. DOKUMEN TERKAIT : Dok. : MM-PS-17 Revisi : 04 Tanggal : 09 Mei 2011 Hal. proses dan peralatan.4 PEMBELIAN (7. inspeksi. material atau jasa dan semua data yang berhubungan termasuk toleransi e) Persyaratan untuk desain.4.1) Perusahaan harus memastikan bahwa produk yang dibeli sesuai dengan persyaratan pembelian yang ditentukan. penyimpanan kondisi untuk persetujuan desain.: P-07-02 ”Seleksi dan Evaluasi Supplier” 17. Semua copy dokumen atau catatan pengesahan terhadap supplier harus diarsip pada arsip supplier (lihat 4. Seleksi dan Evaluasi Supplier Calon supplier akan diseleksi sesuai dengan kemampuan mereka mensupplay barang yang diminta. bahkan termasuk supplier yang ditunjuk atau di arahkan oleh pelanggan.PT PUDAK SCIENTIFIC MANUAL MUTU 17. jika diperlukan.pengaturan untuk persetujuan supplier bila bahan tidak sesuai. : 28 of 40 UNCONTROLLED COPY . No. Perusahaan harus mengevaluasi dan memilih supplier berdasarkan kemampuan mereka untuk memasok produk sesuai dengan persyaratan.4. termasuk status revisi spesifikasi.2 (7. d) Nama atau identitas lain. g) Persyaratan relatif terhadap . Dok . Perusahaan bertanggung jawab atas kualitas dari semua produk yang dibeli dari supplier. inspeksi dan instruksi terkait untuk penerimaan.4.4) Catatan : Seleksi supplier boleh tidak dilaksanakan asal ada persetujuan manager terkait dan direksi.pemberitahuan supplier untuk perusahaan bila tidak sesuai produk dan .2) Informasi Pembelian Informasi pembelian harus menjelaskan produk yang akan dibeli. prosedur. nomor. metode produksi. Supplier lama akan dievaluasi kinerjanya setiap mereka mengirim barang.4) 17. No.

Kondisi terkendali harus mencakup. Catatan atau rekaman pekerjaan penerimaan dan pemeriksaan barang / material harus disimpan untuk mengidentifikasi dan mampu telusur bila diperlukan dikemudian hari. No. jika berlaku: a) Ketersediaan informasi yang menjelaskan karakteristik produk.5 PRODUKSI DAN PENYEDIAAN JASA: 17. Pada waktu penerimaan barang personil penerima barang harus melakukan pemeriksaan pertama untuk : a) Jumlah b) Kerusakan c) Mutu d) Tanggal barang datang Penerimaan dan Pemeriksaan barang dianggap diselesaikan dengan memadai dengan indikasi bukti menyelesaikan Laporan Penerimaan Dan Pemeriksaan Barang dan dilanjutkan dengan menyerahkan barang atau material pada pemakai atau peminta. jika perlu. .: P-07-01 ”Proses Pembelian” Dok.: P-07-01 ”Proses Pembelian” 17. UNCONTROLLED COPY .Menetapkan. : 29 of 40 PT.5. No. Pudak Scientific harus merencanakan dan melaksanakan produksi dan penyediaan jasa dalam kondisi yang terkendali.5. Pudak Scientific harus memastikan kelengkapan persyaratan pembelian yang ditentukan perusahaan sebelum dikomunikasikan ke supplier.Pengindentifikasian dalam proses pemeriksaan ketika saat verifikasi kesesuaiannya tidak cukup untuk proses selanjutnya . Pemeriksaan pekerjaan dalam pelaksanaan yang dilakukan oleh personil yang ditunjuk dianggap diselesaikan dengan memadai apabila sudah ada tanda tangan dari orang yang melakukan pemeriksaan pada catatan atau rekaman pekerjaan disetiap proses pekerjaan dan lokasi pemeriksaan. termasuk pengendalian proses di mana karakteristik utama telah diidentifikasi. d) Ketersediaan dan penggunaan peralatan pemantauan dan pengukuran. .4.1 Pengendalian Produksi dan Penyediaan Jasa: Perencanaan harus mempertimbangkan. menerapkan dan memelihara proses yang sesuai untuk mengelola produk.Merancang.: P-04-01 ”Gudang Bahan Baku” 17. membuat dan menggunakan perkakas/alat ukur untuk mengukur data variabel. : MM-PS-17 Revisi : 04 Tanggal : 09 Mei 2011 Hal. Dok . c) Penggunaan peralatan yang sesuai.proses khusus (lihat 17. jika berlaku.3 Verfikasi Produk yang Dibeli (7. PT. DOKUMEN TERKAIT : Dok. b) Ketersediaan instruksi kerja.4.3) Barang yang tiba di kantor / site harus diperiksa terhadap Purchase Order dan Surat jalan dan identitas barang.2). DOKUMEN TERKAIT : Dok. . No.PT PUDAK SCIENTIFIC MANUAL MUTU No.

Catatan : Proses ini sering di sebut proses khusus Validasi harus menunjukkan kemampuan proses tersebut untuk mencapai hasil yang di rencanakan. deteksi. alat-alat dan program harus divalidasi sebelum digunakan dan dipelihara dan diperiksa secara berkala sesuai dengan P-10-01. dan k) kriteria untuk pengerjaan. Alat dan Peralatan Automated Test Program: Peralatan produksi.produk yang tidak sesuai). atau seperti yang didokumentasikan dan disahkan. h) Bukti bahwa semua proses produksi dan inspeksi telah dilaksanakan sebagaimana direncanakan. b) Persetujuan peralatan dan kualifikasi personil c) Penggunaan metode dan prosedur yang spesifik d) Persyaratan untuk rekaman (lihat.5. kartu proses).2 Validasi proses produksi dan Penyediaan Jasa 7.2.1. Perusahaan harus mengidentifikasi dan memperoleh penerimaan perubahan yang membutuhkan pelanggan dan / atau persetujuan pihak yang berwenang sesuai dengan persyaratan kontrak atau peraturan. PWI-10-021. contoh produk atau ilustrasi). Persyaratan penyimpanan. i) Ketentuan untuk pencegahan. yang ditetapkan dengan cara yang praktis jelas (misalnya.2 Pengendalian Perubahan Proses Produksi: Bagian yang berwenang untuk menyetujui perubahan pada proses produksi harus diidentifikasi.3 Kontrol Peralatan Produksi. alat-alat dan program harus didokumentasikan. 17. diagram alir proses termasuk operasi pemeriksaan. pengiriman dan kegiatan pasca pengiriman. standar tertulis.1 Dokumentasi Produksi: Proses Produksi harus dilakukan sesuai dengan data disetujui.PT PUDAK SCIENTIFIC No. Perubahan yang mempengaruhi proses.4) UNCONTROLLED COPY . Dok .1). : MM-PS-17 Revisi : 04 Tanggal : 09 Mei 2011 Hal.2) Perusahaan melakukan validasi semua proses pada produksi dan penyediaan jasa dimana output yang dihasilkan tidak dapat di verifikasi oleh pemantauan dan pengukuran berikutnya. f) Pelaksanaan pelepasan. udara tekan.4. harus ditetapkan untuk peralatan produksi atau peralatan di gudang. 17.1 mengenai perubahan proses.5. dan b) Daftar alat khusus atau non-khusus yang diperlukan dan setiap instruksi kerja spesifik yang terkait dengan kegiatan produksi. daftar komponen. Hasil perubahan pada proses produksi akan dinilai untuk mengkonfirmasi bahwa efek yang diinginkan telah tercapai tanpa dampak buruk terhadap kualitas produk. Data ini harus memuat seperlunya a) Gambar. g) Akuntabilitas untuk semua produk selama produksi (misalnya.2. dokumen produksi (misalnya. perintah split. 4. proses traveler. peralatan produksi. : 30 of 40 MANUAL MUTU e) Pelaksanaan pemantauan dan pengukuran. dan dokumen inspeksi (lihat 18.5.5.5. dan penghapusan benda asing. router.1.1. 17. listrik dan produk kimia apabila mempengaruhi kualitas produk. Perusahaan harus menetapkan pengaturan bagi proses ini termasuk. bila sesuai : a) Kriteria yang ditetapkan untuk tinjauan dan persetujuan proses. bagian-bagian kuantitas. termasuk pelestarian periodik / cek kondisi. urutan kerja. 17. j) Mengawasi dan mengatur keperluan dan perlengkapan seperti air.

: P-04-01 ”Gudang Bahan Baku” Dok.4).: P-05-01 ”Gudang Pengemasan dan Pengiriman” UNCONTROLLED COPY .2. untuk itu Perusahaan mengendalikan dan merekam identifikasi produk secara khusus. melindungi dan menjaga kepemilikan pelanggan yang di sediakan untuk di pakai atau di satukan kedalam produk. DOKUMEN TERKAIT . Dok. Dok. ini harus dilaporkan ke pelanggan dan rekamannya dipelihara (lihat 4. material. pelanggan akan diberitahu. CATATAN: Milik pelanggan dapat mencakup kepemilikan intelektual. 17.5. No. No. rusak atau ditemukan tidak sesuai untuk digunakan.: P-03-01 ”Proses Produksi” 17.3 (7. karena material akan digunakan dan habis untuk pelaksanaan order tersebut.3)Identifikasi dan Mampu Telusur Perusahaan mengidentifikasi setiap order yang masuk untuk mengidentifikasi pelaksanaan jasa yang diberikan kepada pelanggan sesuai dengan order / kontrak yang diterima.5.PT PUDAK SCIENTIFIC MANUAL MUTU No. Mampu telusur ini akan digunakan bila dikemudian hari ada keluhan dari pelanggan. Jika diterima material dipindahkan ke daerah yang terpisah untuk penyimpanan supaya mencegah penggunaan yang tidak sah atau tidak mana mestinya dan akan diproses per prosedur departemen yang ada.5)Pemeliharaan Produk Perusahaan harus memelihara produk selama proses internal dan penyerahan ke tujuan yang di maksudkan untujk menjaga kesesuain terhadap persyaratan. No. produksi dan / atau inspeksi. DOKUMEN TERKAIT .: P-03-02 ”Identifikasi dan Mampu Telusur” 17. handling box dan dokumen.barang / material sebelum digunakan untuk mempertahankan kesesuaian barang / material selama proses pengerjaan order.4)Barang Milik Pelanggan Ada barang milik pelanggan yang digunakan oleh perusahaan yaitu berupa alat ukur/gauges.5.4 (7. Dok . dan ini tergantung dari permintaan pelanggan. Bahan akan diverifikasi pada saat awal di terima (P-04-01). termasuk data pelanggan dilengkapi digunakan untuk desain. memverifikasi. DOKUMEN TERKAIT . : MM-PS-17 Revisi : 04 Tanggal : 09 Mei 2011 Hal. : 31 of 40 Catatan : setiap proses yang hasilnya tidak dapat langsung diverifikasi melalui pemantauan atau pengukuran seketika ( “First Of Component” ) wajib dilakukan validasi atau konfirmasi setelah kegiatan atau proses dijalankan. Jika perbedaan dalam verifikasi itu ada. Jika milik pelanggan hilang. Dok. No.5 (7. Catatan :Gudang bahan baku digunakan untuk penyimpan barang .5. PT Pudak Scientific harus berhati-hati dengan bahan yang disediakan dan / atau perkakas yang sedang digunakan oleh Perusahaan.5. untuk itu pelanggan akan melakukan penandatanganan pada ”Approving of Setting”. Perusahaan harus mengidentifikasi.5.

dasar yang di pakai untuk kalibrasi atau verifikasi harus di catat. kemampuan perangkat lunak komputer untuk memenuhi penerapan yang dimaksudkan harus ditegaskan. dimana ketentuannya : a) Pembersihan b) Pencegahan. Catatan :Perusahaan melakukan kegiatan pengendalian peralatan pengukuran dan pemantauan karena dalam kegiatan proses manufacturing memerlukan peralatan tersebut yang harus sudah dikalibrasi. PT Pudak Scientific harus melakukan tindakan sesuai pada peralatan atau produk mana pun yang berpengaruh. b) Disetel atau disetel ulang seperlunya c) Memiliki identifiksi untuk menentukan status kalibrasinya d) Dijaga dari penyetelan yang akan membuat hasil pengukuran tidak sah. DOKUMEN TERKAIT .6) PT. PT. Ini harus dilakukan sebelum pemakaian awal dan di tegaskan kembali sesuai kebutuhan. e) Dilindungi dari kerusakan dan penurunan mutu selama penanganan. PT. Dok. No. Pudak Scientific harus memelihara daftar pemantauan dan pengukuran peralatan yang di gunakan dalam proses kalibrasi. PUDAK SCIENTIFIC atau milik pelanggan. Pudak Scientific harus mengkaji dan mencatat validitas hasil pengukuran sebelumnya bila di temukan peralatan yang tidak memenuhi persyaratan. Pudak Scientific harus menetapkan pemantauan dan pengukuran yang dilakukan dan sarana pemantauan dan pengukuran yang di perlukan yang memberikan bukti kesesuaian produk pada persyaratan yang di tetapkan. Bila perlu untuk memastikan hasil yang baik. terhadap standar pengukuran yang tertelusur ke standar internasional atau nasional. pengukuran dan pengujian yang sedang dilaksanakan harus dalam kondisi lingkungan yang cocok/tepat.: P-02-03 ”Kalibrasi” UNCONTROLLED COPY . : MM-PS-17 Revisi : 04 Tanggal : 09 Mei 2011 Hal. pemeliharaan dan penyimpanan. bila tidak ada standar tersedia. pengukuran peralatan harus : a) Dikalibrasi atau di verifikasi atau keduanya pada selang waktu tertentu atau sebelum di gunakan. Pudak Scientific harus memastikan bahwa dalam melakukan inspeksi kalibrasi.6 PENGENDALIAN PERALATAN PENGUKURAN DAN PEMANTAUAN (7. deteksi dan penghapusan dari benda asing c) Penanganan khusus untuk produk sensitif d) Penandaan dan pelabelan termasuk peringatan keamanan e) Pengontrolan rak penyimpanan f) Penanganan khusus untuk produk berbahaya 17. Pudak Scientific harus menetapkan proses untuk memastikan bahwa pemantauan dan pengukuran dapat dilakukan dengan cara yang konsisten dengan persyratan pemantauan dan pengukuran. PT. : 32 of 40 Pemeliharaan produk juga harus mencakup. Dok . Catatan hasil kalibrasi dan verifikasi harus terpelihara (lihat 4. dimana diberlakukan untuk kesesuaian dan persyaratan produk yang spesifik. Selain itu. Peralatan pengukuran yang digunakan adalah milik PT.2. PT.4) Bila dipakai dalam dalam pemantauan dan pengukuran persyaratan tertentu.PT PUDAK SCIENTIFIC MANUAL MUTU No.

PENGUKURAN. maka Management Representative akan mengatur audit “di tempat” sebagai tambahan audit tanpa jadwal.2 Audit internal (8.2) Rencana Audit Management Representative atau yang ditunjuk harus membuat Perencanaan Audit Internal setiap 6 bulan sekali dan Agenda Audit Internal yang akan berjalan untuk meyakinkan semua aspek sistem mutu teraudit pada suatu jangka waktu yang sudah ditentukan tergantung pada status dan pentingnya kegiatan tersebut.2. Manajer Pemasaran menyimpan semua arsip Pengukuran Kepuasan Pelanggan dan harus mengevaluasi hasil survey dengan memakai Evaluasi Hasil Survey Pelanggan. Bila teknik statistik dipergunakan dalam kegiatan analisa maka harus dipastikan aplikasinya mengikuti kaidahkaidah yang benar dan dipandu dengan personil yang memiliki kualifikasi dan kemampuan untuk penggunaan teknik-teknik statistic tersebut.1 PERENCANAAN (8. DOKUMEN TERKAIT : Dok.1 Kepuasan Pelanggan Manajer Marketing memantau informasi mengenai persepsi pelanggan dan tingkat kepuasan terhadap produk dan pelayanan yang diberikan Perusahaan dengan melakukan survey. : P-08-01 “Kepuasan Pelanggan” 18. analisa dan perbaikan harus dipastikan sesuai dengan persyaratan-persyaratan yang telah ditetapkan. ANALISA DAN PENGEMBANGAN 18. Apabila berkeyakinan ada masalah yang timbul atau ada kemungkinan terjadi ketidaksesuaian pelaksanaan sistem mutu.2. UNCONTROLLED COPY .2 PEMANTAUAN DAN PENGUKURAN (8. pengukuran. : MM-PS-18 Revisi : 04 Tanggal : 09 Mei 2011 Hal. : 33 of 40 18. Perusahaan harus memonitor secara continue semua tindakan perbaikan dan mencatat semua implementasinya dimana informasi ini dapat sebagai input untuk perbaikan dikemudian hari.2) 18. No. Dok .1) Management Representative bertanggung jawab untuk membuat perencanaan dan melaksanakan pemantauan.2. Auditor yang akan melakukan audit tidak boleh mengaudit areanya sendiri. DOKUMEN TERKAIT Tidak ada : No. analisa dan perbaikan proses yang diperlukan yang dimaksudkan untuk : a) Membuktikan kesesuaian produk b) Memastikan kesesuaian sistem manajemen mutu c) Memperbaiki secara terus-menerus efektivitas sistem manajemen mutu d) Memenuhi kepuasan pelanggan Metode-metode yang digunakan untuk pengukuran.PT PUDAK SCIENTIFIC MANUAL MUTU 18.

Pimpinan Auditor juga dapat membawa tambahan alat periksa lainnya selain daftar periksa yang disebut di atas dan juga berlaku bagi Auditor jika diperlukan untuk menentukan derajat pemenuhan terhadap persyaratan yang ditetapkan atau menentukan masalah yang benar-benar atau berpotensi mempengaruhi mutu produk. Copy catatan Laporan Temuan Audit harus diserahkan kepada Auditee pada waktu akhir penutupan rapat untuk ditindak lanjuti. Rincian dari setiap penilaian harus dicakup pada kolom “Komentar” dari Daftar Periksa Audit/Checklist. Dok .PT PUDAK SCIENTIFIC MANUAL MUTU No. Pimpinan Auditor dan Auditor (jika ada) harus bertemu pada waktu akhir audit dan mengkaji ulang temuan audit dan membuat Laporan Temuan Audit untuk diserahkan kepada auditee pada rapat penutupan. termasuk memberikan status temuan seperti major. rencana waktu mengkaji ulang dokumen dan kesanggupan dari personil yang diaudit. maka Pimpinan Auditor harus mengadakan rapat penutupan audit dengan wakil auditee. melakukan dan melaporkan audit seperti yang disyaratkan oleh prosedur ini. Selama waktu perencanaan dan persiapan audit. berarti prosedur yang terdokumentasi tidak diimplementasi. Pelaksanaan Audit Hanya bila dianggap perlu. Laporan Audit Setelah Pertemuan pimpinan Auditor dan Auditor. b) Menghubungi auditor dan auditee paling lambat 5 hari kerja sebelum agenda audit dibuat untuk mengkonfirmasi rencana pelaksanaan audit. berarti ada prosedur dan sudah diimplementasikan tetapi masih perlu peningkatan. diperoleh beberapa katagori penilaian dalam check list berikut : C (Compliance). : MM-PS-18 Revisi : 04 Tanggal : 09 Mei 2011 Hal. Daftar Pemeriksa Audit harus diisi secara bertahap selama audit dengan mencantumkan pada judul “Pemenuhan” untuk setiap persyaratan yang tertulis dibandingkan dengan bukti obyektif dari implementasinya. pada awal pelaksanaan audit Pimpinan Auditor harus membuka rapat pembukaan yang dihadiri oleh tim audit dan auditee untuk : a) Diskusi singkat mengenai ruang lingkup audit b) Mengkaji ulang/mengkonfirmasi agenda audit. Setiap penemuan dari hasil audit dengan kategori NC harus diterbitkan Laporan Temuan Audit oleh Pimpinan Auditor atau Auditor yang mengidentifikasi kekurangan tersebut. : 34 of 40 Pimpinan Auditor harus merencanakan. minor atau observasi. mendiskusikan setiap penemuan audit mutu untuk meyakinkan dimengerti oleh auditee. Pimpinan Auditor harus : a) Mempersiapkan Daftar obyek Pemeriksaan Audit / check list berdasarkan ruang lingkup audit dan area yang akan diaudit. OBS (Observasi). Pada rapat penutupan Pimpinan Auditor harus mempresentasikan gambaran obyektif dari audit dan meringkaskan semua hasil audit. UNCONTROLLED COPY . NC (Non Compliance). diketahui dan ditanda tangani sebagai tanda temuan audit tersebut telah dimengerti. mempersiapkan. rencana waktu dan pelaksanaannya c) Menyetujui perkiraan waktu untuk rapat penutupan Pimpinan Auditor dan Auditor bilamana perlu dapat melaksanakan audit dengan memakai Daftar Pemeriksa Audit yang sudah disiapkan sebagai panduan dan memeriksa bukti obyektif dan mencatat informasi yang perlu. berarti implementasi telah memadai sesuai dokumentasi yang ada.

UNCONTROLLED COPY . untuk memverifikasi implementasi dan keefektifan dari koreksi dan tindakan korektif yang dilakukan oleh auditee. Pimpinan Auditor harus mengkaji ulang dan menandatangani tanggal penyelesaian dari perbaikan/koreksi dan tindakan korektif yang diusulkan. Apabila tindakan korektif tidak dapat diimplementasikan atau tidak efektif dalam mencegah terulangnya masalah. PT. b) Mengevaluasi proses ketidaksesuaian apakah telah menghasilkan produk yang tidak sesuai c) Mengindentifikasi dan mengontrol produk yang tidak sesuai d) Mengindentifikasi apakah proses ketidaksesuaian terbatas pada kasus tertentu atau apakah dapat mempengaruhi proses atau produk lainnya. Semua Laporan Temuan Audit yang sudah diverifikasi tindakannya harus dilaporkan oleh Pimpinan Auditor kepada Management Representative yang mencatatnya pada Rencana Tindakan – Temuan Audit. Apabila Laporan Temuan Audit belum diselesaikan dalam waktu lebih dari tiga bulan maka Management Representative harus menentukan tindakan apa yang diperlukan untuk menutupnya. Audit Pelanggan Dan Badan Sertifikasi Ketidaksesuaian / tindakan korektif yang diajukan oleh pelanggan dan badan sertifikasi dari hasil audit harus dimasukan pada Laporan Temuan Audit dan ditindak lanjuti sesuai prosedur Audit internal ini. Dok . Management Representative mengevaluasi hasil audit internal dengan membuat suatu laporan yang berisikan ringkasan hasil audit dan usulan perbaikan terhadap sistem manajemen mutu. Semua hasil pemantauan dan pengukuran proses harus dilaporkan pada saat rapat Tinjauan Manajemen untuk dievalusi apakah tindakan korektif dan preventif harus dilakukan apabila hasil yang direncanakan tidak tercapai. : MM-PS-18 Revisi : 04 Tanggal : 09 Mei 2011 Hal. No. Audit parsial selanjutnya harus dijalankan oleh auditor tersebut.2. : P-01-01 “Internal Audit” 18. Pudak Scientific harus : a) Mengambil tindakan yang sesuai untuk memperbaiki proses yang tidak sesuai. DOKUMEN TERKAIT : Dok. Laporan Temuan Audit yang baru harus mengacu kepada yang awal. disertai tindakan korektif-nya. maka Laporan Temuan Audit yang awal harus dibatalkan dan kemudian diterbitkan yang baru.2.3) Management Representative menentukan metoda pemantauan dan pengukuran yang sesuai untuk mengevaluasi efektivitas kinerja proses. Pimpinan Auditor dan/atau Auditor yang bersangkutan harus mencatat hasil verifikasi tindakan pada Laporan Temuan Audit.3 Pemantauan dan Pengukuran Proses (8. Semua catatan yang berhubungan dengan audit mutu internal yang sudah diselesaikan tindakannya harus disimpan oleh Management Representative. Dalam hal terjadi proses ketidaksesuain. Tindak Lanjut Hasil Audit Auditee (personil di area yang diaudit) berkewajiban membuat perbaikan/koreksi terhadap Laporan Temuan Audit. : 35 of 40 Pimpinan Auditor harus melaporkan semua Laporan Temuan Audit kepada Management Representative untuk dicatat pada Rencana Tindakan – Temuan Audit.PT PUDAK SCIENTIFIC MANUAL MUTU No.

: P-03-01 “Proses Produksi” 18.4.2. Pemeriksaan Akhir Pada tahap pemeriksaan akhir personil yang melakukan pemeriksaan harus : a) Memverifikasi bahwa semua pemeriksaan produk dalam proses telah dilaksanakan dengan baik b) Melakukan kaji ulang semua dokumen yang disyaratkan oleh Rencana Mutu sebelum melaksanakan kegiatan pemeriksaan akhir DOKUMEN TERKAIT : Dok.PT PUDAK SCIENTIFIC MANUAL MUTU No. Pelaksanaan pemeriksaan dan pengujian yang diselesaikan dengan baik harus menunjukkan orang yang melakukannya dan mencatat hasil pemeriksaan dalam bentuk laporan awal / proses. kriteria untuk penerimaan dan / atau penolakan. UNCONTROLLED COPY . dan d. jenis instrumen pengukuran yang diperlukan dan setiap instruksi spesifik yang terkait dengan penggunaan mereka. b. DOKUMEN TERKAIT : Dok. Personil yang bertanggung jawab harus melakukan pemeriksaan dalam proses sesuai persyaratan pelanggan dan tergantung pada sifat pemeriksaan / pengujian yang disyaratkan.4 Pemantauan dan Pengukuran Produk (8. c. : MM-PS-18 Revisi : 04 Tanggal : 09 Mei 2011 Hal.2. catatan dari hasil pengukuran. Catatan pengujian harus memperlihatkan hasil data pengujian bila diperlukan oleh spesifikasi atau rencana penerimaan tes yang sebenarnya. : P-03-01 “Proses Produksi” 18.4) Pemeriksaan Produk Dalam Proses Pemeriksaan produk dalam proses harus dilaksanakan pada setiap tahap yang sudah ditentukan sesuai persyaratan pelanggan. tapi harus mencakup: a. Jika diminta untuk menunjukkan kualifikasi produk PT. No.2. : 36 of 40 Pemantauan dan pengukuran proses yang dilakukan sekarang adalah : a) Mengukur pencapaian sasaran mutu b) Mengukur lamanya pengerjaan proyek c) Melakukan pengujian / testing terhadap hasil pekerjaan dan commisioning bersama pemberi pekerjaan.1 Inspeksi Dokumentasi: Pengukuran persyaratan penerimaan produk harus didokumentasikan. dimana urutan pengukuran dan operasi dilakukan pengujian. Dok . No. Dokumentasi ini dapat menjadi bagian dari dokumentasi produksi. Pudak Scientific harus menjamin bahwa catatan produk tersebut dapat memberikan bukti bahwa produk tersebut memenuhi persyaratan yang ditentukan dan dilakukan sesuai dengan prosedur operasi yang disetujui.

oleh pelanggan c) Dengan melakukan tindakan mencegah penggunaan atau penerapan awal yang dimaksudkan d) Dengan mengambil tindakan yang sesuai terhadap dampak. termasuk konsensi yang diperoleh. b) Dengan mengijinkan pemakaian. Tidak ada UNCONTROLLED COPY .3 PENGENDALIAN PRODUK TIDAK SESUAI (8. dari ketidaksesuaian bila di temukan setelah pengiriman atau telah mulai di gunakan Bila produk yang tidak sesuai dikoreksi. DOKUMEN TERKAIT .4) DOKUMEN TERKAIT : Dok. (lihat 4. Catatan sifat ketidaksesuaian dan tindakan lanjutan apapun. Kesesuaian terhadap persyaratan produk.3) PT. harus dipelihara. No.4 ANALISA DATA (8. CATATAN: Istilah "produk yang tidak sesuai" termasuk produk yang tidak sesuai yang dikembalikan oleh pelanggan. sehingga dapat dipakai sebagai petunjuk dalam pengambilan keputusan tindakan perbaikan yang diperlukan.4) Management Representative memastikan bahwa pengumpulan data dan analisa data dimana dengan menganalisa data dapat menentukan penyebab pokok masalah dan masalah yang berpotensial terjadi. : P-01-03 “Pengendalian Temuan Yang Tidak Sesuai” 18. Pengendalian dan tanggung jawab terkait dan kewenangan untuk menangani produk yang tidak sesuai adalah sebagaimana ditetapkan dalam P-02-01 dan P-01-03. harus menetapkan tanggung jawab untuk meninjau dan wewenang untuk disposisi produk yang tidak sesuai dan proses untuk menyetujui personil mengambil keputusan ini.PT PUDAK SCIENTIFIC MANUAL MUTU 18.2. PT. Prosedur terdokumentasi P-02-01 dan P-01-03. Dok . : P-02-01 “Control of NC” Dok. Data-data yang dikumpulkan dari hasil pemantauan dan pengukuran proses dan produk dianalisa untuk mendapatkan informasi mengenai : a) b) c) d) e) Kepuasan pelanggan (dengan hasil survey kepuasan pelanggan). Pudak Scientific harus memastikan bahwa produk yang tidak sesuai dengan persyaratan produk diidentifikasi dan dikendalikan untuk mencegah penggunaan atau pengiriman yang tidak disengaja. : 37 of 40 Hasil-hasil analisa data tersebut diatas dilaporkan oleh Manajer terkait pada saat rapat Tinjauan Manajemen untuk dibahas apakah tindakan perbaikan diperlukan. pelepasan atau penerimaan melalui konsesi oleh pihak yang berwenag dan relevan dan bila mungkin. Pudak Scientific harus menangani produk yang tidak sesuai dengan satu atau lebih cara berikut: a) Dengan melakukan tindakan untuk menghilangkan ketidaksesuaian yang ditemukan. atau dampak potensial. : MM-PS-18 Revisi : 04 Tanggal : 09 Mei 2011 Hal. harus dilakukan verifikasi ulang untuk menunjukkan kesesuaian dengan persyaratan. No. Kesesuaian terhadap sistem manajemen mutu (dengan hasil audit internal) Pencapaian sasaran mutu Kinerja supplier (dengan hasil evaluasi supplier) No.

dan f) Tinjauan terhadap efektifitas tindakan perbaikan yang dilakukan. d) rekaman hasil tindakan pencegahan yang dilakukan (Lihat 4. : 38 of 40 18. e) Rekaman hasil tindakan yang dilakukan (lihat 4.PT PUDAK SCIENTIFIC MANUAL MUTU No.5. c) Evaluasi kebutuhan tindakan koreksi untuk menjamin ketidaksesuaian tidak terulang. DOKUMEN TERKAIT : Dok. Dok . b) Menetapkan penyebab ketidaksesuaian. c) menetapkan dan menerapkan tindakan yang diperlukan.4).1 Peningkatan Terus Menerus (8.5 PENINGKATAN 18.: P-01-04 “Tindakan Perbaikan” 18.5. Tindakan pencegahan harus seimbang dengan dampak dari potensi masalah.2 Tindakan Perbaikan Perusahaan melakukan tindakan untuk menghilangkan penyebab ketidaksesuaian untuk mencegah ketidaksesuaian terulang kembali. dan e) tinjauan terhadap efektifitas tindakan pencegahan yang dilakukan. Peningkatan secara terus menerus yang diperlukan ditentukan pada waktu rapat Tinjauan Manajemen atau atas permintaan Management Representative. No.3 Tindakan pencegahan Perusahaan akan menetapkan tindakan yang dilakukan untuk menghilangkan penyebab potensi ketidaksesuaian dalam rangka mencegah kemunculannya. Rencana pembuatan program peningkatan terus menerus dapat dilakukan dengan memanfaatkan hasil analisa data.2. d) Menetapkan dan menerapkan tindakan koreksi yang diperlukan. b) mengevaluasi kebutuhan membuat tindakan pencegahan untuk mencegah timbulnya ketidaksesuaian. Dokumen prosedur dibuat untuk menetapkan persyaratan untuk a) Tinjauan Ketidaksesuaian (termasuk keluhan pelanggan). : MM-PS-18 Revisi : 04 Tanggal : 09 Mei 2011 Hal.2. DOKUMEN TERKAIT : Dok. DOKUMEN TERKAIT Tidak ada : 18.5.1) Seluruh personil dan manajemen team bertanggung jawab untuk ikut serta melakukan peningkatan secara terus menerus terhadap efektivitas sistem manajemen mutu.4). Dokumen prosedur harus dibuat untuk menetapkan persyaratan yang ditetapkan untuk a) menetapkan ketidaksesuaian yang potensial terjadi dan penyebabnya. No.: P-01-05 “Tindakan Pencegahan” UNCONTROLLED COPY . Tindakan perbaikan harus seimbang dengan dampak ketidaksesuaian yang terjadi.5.

: Lampiran A Revisi : 04 Tanggal : 09 Mei 2011 Hal. : 39 of 40 LAMPIRAN A : DAFTAR PROSEDUR MUTU NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 Nama Prosedur Mutu Audit Internal Tinjauan Manajemen Pengendalian Temuan Yang Tidak Sesuai Tindakan Perbaikan Tindakan Pencegahan Pengendalian Rekaman Pengendalian Dokumen Control Of NC Keluhan Pelanggan Kalibrasi Control Of Stamp Inspeksi Proses Produksi Identifikasi dan Mampu Telusur Gudang Bahan Baku Penerimaan Barang Dari Supplier Proses Sawing Gudang PDP Penerimaan Karyawan Pelatihan Karyawan Pembelian Seleksi dan Evaluasi Suplier Kepuasan Pelanggan Contact Review PPC Penegendalian SubKontraktor Engineering Pengendalian Fixture Maintenance Pemeliharaan Infrastruktur Pembuatan Invoice Prosedur Pembayaran No. Dokumen P-01-01 P-01-02 P-01-03 P-01-04 P-01-05 P-01-06 P-01-07 P-02-01 P-02-02 P-02-03 P-02-04 P-02-05 P-03-01 P-03-02 P-04-01 P-04-02 P-04-03 P-05-01 P-06-01 P-06-02 P-07-01 P-07-02 P-08-01 P-08-02 P-09-01 P-09-02 P-10-01 P-10-02 P-11-01 P-12-01 P-13-01 P-13-02 UNCONTROLLED COPY .PT PUDAK SCIENTIFIC MANUAL MUTU No. Dok .

1 PWI-02-05. : 40 of 40 LAMPIRAN B : DAFTAR INTRUKSI KERJA NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 Keluhan Pelanggan Penegiriman Barang QA Rework Serah Terima Pekerjaan Rework Dim.10 PWI-02-05.15 PWI-02-05.15. DOKUMEN PWI-02-02.2 PWI-08-02.2 PWI-02-05.9 PWI-02-05.1 PWI-04-01.13 PWI-02-05.2 PWI-03-01.3 PWI-02-05.1 PWI-10-01.8 PWI-02-05.4 PWI-02-05.11 PWI-02-05.00 / 15.011 Pemeiksaan Non Goodrich Verifikasi Pemeriksaan Produk Pemeriksaan Part Presisi Visual Boards Produk Baru Alat Ukur CMM Alat Ukur Profile Projector Alat Ukur Height Gauge Alat Ukur Micrometer Alat Ukur Digital Caliper Alat Ukur Digital Holetest Ketidaksesuaian Dokumen Penambahan Sulible Coolant Operator Produksi Penerimaan Barang dari Supplier Serah Terima Pekerjaan Sales Order (SO) Perubahan Proses Master Schedule Penyerahan Dokumen dan Tools Maintenance Software NAMA INSTRUKSI KERJA (IK) NO.7 PWI-02-05.5 PWI-02-05.1 PWI-10-01.2 PWI-10-01.1 PWI-02-05. Dok .1 UNCONTROLLED COPY . : Lampiran B Revisi : 04 Tanggal : 09 Mei 2011 Hal.12 PWI-02-05.PT PUDAK SCIENTIFIC MANUAL MUTU No.3 PWI-04-01.14 PWI-02-05.16 PWI-03-01.3 PWI-12-01.6 PWI-02-05.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful