MAKALAH TEKNIK KONSERVASI ENERGI (ENERGI ANGIN

)

OLEH : DHITA PRATIWI M.MAULIDAN SEPTIANDY SAIPUL RIJAL JUNIANSYAH KELAS DOSEN : : (0611 4041 1546) (0611 4041 1551) (0611 4041 1558) 6 EGB Tahdid,S.T,M.T

POLITEKNIK NEGERI SRIWIJAYA TEKNIK KIMIA PRODI S1 TERAPAN TEKNIK ENERGI PALEMBANG

2014
1

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melmberikan rahmat dan hidayah-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah ini. Makalah ini dimaksud untuk memberikan petunjuk dan informasi yang berguna dalam rangka mempresentasikan matakuliah Teknik Konservasi Energi dengan pembahasan “Energi Angin” bagi Mahasiswa semester VI Teknik Energi Jurusan Teknik Kimia. Makalah ini memberikan gambaran dan aspek-aspek dari energy angin. Dan Makalah ini diutamakan penggunaanya pada kegiatan perkuliahan, dengan cara mempresentasikannya didepan kelas. Penulis menyadari sepenuhnya bahwa penulisan Makalah ini tidak akan selesai tanpa adanya bantuan dan dukungan dari berbagai pihak. Untuk itu, penulis mengucapkan terima kasih kepada: 1. Tahdid, S.T., M.T. selaku Dosen pembimbing. 2. Teman-teman yang telah memberikan dorongan dan semangat. Penulis juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang membantu dan memberikan dorongan moral maupun materi hingga terselesaikannya makalah ini. Tak lupa penulis berharap semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi pembaca.

Palembang, April 2014

Penulis

2

Sementara. Sebagai contoh sederhana. Jika hal ini berlangsung berkepanjangan. hingga minyak tanah. Pada prose pembakaran bahan bakar ini menghasilkan gas-gas emisi yang mencemari udara. memasak nasi kita membutuhkan energi seperti energi listrik. Ada banyak macam jenis energi serta sumber energi yang ada di dunia ini. solar. mulai dari aftur. Oleh karena itu dengan mengetahui proses konversi energy angin menjadi energy listrik dapat menjadikan bahan pertimbangan dalam mengembangkan energy angin menjadi salah satu sumber energy alternative yang terbarukan dan tidak menimbulkan polusi bagi lingkungan. Karena hal tersebut. Jenis energi yang berasal dari fosil tersebut merupakan energi yang tidak bisa untuk diperbarui. Minyak bumi diolah menjadi banyak jenis bahan bakar minyak. Sebagai salah satu solusi permasalahan ini adalah energi terbarukan yang salah satunya adalah energi angin. Seperti halnya manusia industri-industri juga membutuhkan energi untuk menjalankan peralatan operasional pada pabrik. maka manusia akan menjadi kesulitan karena terlalu bergantung pada sumber energi tersebut. Masing-masing dari sumber tersebut memiliki kapasitas yang berbeda-beda. dan manusia tidak bergegas untuk menggunakan energi alternatif sebagai pengganti. mengendarai mobil kita juga membutuhkan energi seperti bahan bakar minyak. seperti CO. bensin. saat cadangan minyak bumi yang ada telah habis. jenis energi ini banyak dimanfaatkan oleh umat manusia adalah energi yang berasal dari fosil yang biasa kita sebut sebgai minyak bumi.BAB I PENDAHULUAN 1. Banyak sekali orang membuat kincir angin dan kincir air untuk dikonversi menjadi energi listrik. NOX. maka dimungkinkan akan terjadi kelangkaan energi tersebut di masa depan atau bahkan mungkin juga energi yang menjadi penopang utama bagi kehidupan sehari-hari bagi manusia akan habis. Energi merupakan kebutuhan penting umat manusia. CO2. 3 . karena setiap aktivitas yang dilakukan pasti berhubungan dengan energi. SOX.1 Latar Belakang Sumber energi merupakan sesuatu yang memiliki kemampuan untuk menyimpan atau menghasilkan energi. dalam hal ini dalah energi fosil.

Untuk memberikan pengetahuan kepada pembaca tentang teknik konservasi energi khususnya mengenai konversi energi angin menjadi energi listrik. c. Memahami potensi sumber energi angin angin menjadi listrik. Untuk mengetahui efisiensi energi angin. e. Memanfaatkan potensi angin yang berada di Indonesia. Bagaimana Potensi kecepatan angin di Indonesia untuk PLTB 1.3 Tujuan a. Menyelesaikan Tugas Makalah Energi Angin. d. Kemampuan dan Kekuatan Energi Angin di Indonesia. c. e.1. c. Mengetahui Kecepatan angin di Indonesia sebagai potensi PLTB 1.2 Rumusan Masalah a. Untuk mengetahui pengertian energi angin. b. d. b. Apa Pengertian Energi Angin b. Bagaimana Prinsip Kerja mengubah energi angin menjadi listrik . 4 . Memahami teknik konversi energi angin menjadi listrik. Energi angin bisa dibuat apa saja.4 Manfaat a.

Di siang hari udara di atas lautan relati lebih dingin daripada daratan. Anemometer mangkok adalah alat yang digunakan untuk mengukur kecepatan angin. B. Sinar matahari menguapkan air lautan dan diserap lautan. Sumber energi termal pendorong adalah matahari. 1992). Dengan demikian udara di atas mengembang. Satuan yang biasa digunakan dalam menentukan kecepatan angin adalah km/jam atau knot (1 knot = 0.BAB II PEMBAHASAN 2. Karena matahari memanaskan permukaan bumi secara tidak merata. Proses Terjadinya Angin Angin terjadi bila terdapat pemanasan permukaan bumi yang tak sama oleh sinar matahari.5148 m/det = 1. Sisteman penamaan angin biasanya dihubungkan dengan arah datangnya massa udara tersebut (Buys Ballot. Penguapan dan obsorsi sinar matahari di daratan kurang sehingga udara di atas daratan lebih panas. Pengertian Angin Angin adalah pertukaran sejumlah massa udara yang diakibatkan oleh fenomena termal. Untuk mengukur kecepatan angin dapat menggunakan anemometer.854 km/jam).1 Angin A. Gerakan massa udara yang arahnya horizontal dikenal dengan istilah angin.jadi ringan dan naik ke atas (Nanang Okta : 2006) 5 . maka terbentuklah angin Angin adalah masssa udara yang bergerak dari daerah bertekanan maksimum ke daerah bertekanan minimum.

Skema arah datangnya angin 6 .Gambar 1. Pola sirkulasi udara akibat rotasi bumi Gambar 2.

Dalam pengertian yang lebih luas. berbeda jika ia menerpa pada topografi berupa daratan. Penggunaan kata topografi dimulai sejak zamanYunani kuno dan berlanjut hingga Romawi kuno. jika angin menerpa pada topografi berupa gunung ia akan cenderung naik. Studi topografi dilakukan dengan berbagai alasan. dan konversi energi angin menjadi bentuk energi yang berguna telah dilakukan selama lebih dari 5000 tahun untuk 7 . dan asteroid. dan graphia yang berarti tulisan. diantaranya perencanaan militer dan eksplorasi geologi. Energi angin merupakan salah satu sumber energi tertua. Kata itu datang dari kata Yunani. berbeda jika angin yang berhembus di atas lautan maka ia akan ikut mempengaruhi bentuk muka air laut. Pepohonan Adanya pepohonan juga sangat berpengaruh. Pada keadaan ini saat angin bergerak di atas daratan dan lautan juga sangat berbeda. bahkan pergerakan arus di atas laut. jika pohon tersebut cukup tinggi dan menggaanggu laju angin. sebagai detail dari suatu tempat. Topografi dan umumnya bahkan kebudayaan lokal(Ilmu menyuguhkan relief permukaan. dan identifikasi jenis lahan. dan secara vertikal yaitu ketinggian. 2.2 Energi Angin Energi angin saat ini adalah sumber energi terbarukan yang paling populer di dunia. Keadaan ini sangat berpengaruh. 2. model tiga dimensi. Walau bagaimanapun angin yang bergerak di daratan cenderung mengikuti keadaan permukaan daratan. topos yang berarti tempat. 3. satelit alami (bulan dan sebagainya). tetapi juga vegetasi dan pengaruh manusia Pengetahuan terhadap lingkungan. ia akan cenderung lurus-lurus saja. Mengidentifikasi jenis lahan juga termasuk bagian dari objek studi ini. Sosial). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Laju Angin 1. Objek dari topografi adalah mengenai posisi suatu bagian dan secara umum menunjuk pada koordinat secara horizontal seperti garis lintang dan garis bujur. Keadaan Topografi Topografi secara ilmiah artinya adalah bentuk permukaan bumi dan objek lain seperti planet. topografi tidak hanya mengenai bentuk permukaan saja. Daratan atau Lautan Keadaan ini juga sangat penting.C. Sehingga ia bebas bergerak di atas lautan daripada di daratan.

Berdasarkan data dari GWEC.900 MWatt (sampai dengan akhir tahun 2009). dan pembangkit jenis ini setiap tahunnya mengalami peningkatan dalam pembangunannya sebesar 20-30%. dan merupakan salah satu sektor energi terbarukan paling maju dengan potensi di tahun-tahun mendatang memiliki rasio yang jauh lebih besar sebagai pemasok kebutuhan energi dunia dibandingkan di saat ini. Energi angin yang tersedia di atmosfer lima kali lebih besar daripada konsumsi energi dunia saat ini. Dewasa ini energi angin banyak digunakan untuk menghasilkan listrik. jumlah PLTB yang ada di dunia saat ini adalah sebesar 157. Energi angin juga merupakan sumber energi terbarukan yang berarti tidak dapat habis seperti bahan bakar fosil. Laju pertumbuhan dan daya elektrik total PLTB di dunia (2009) 8 . Potensi energi angin di darat dan dekat pantai sekitar 72 TW (tera watt) yang melebihi lima kali lebih banyak dari penggunaan energi dunia saat ini dalam segala bentuk. Gambar 3.tujuan seperti mendorong perahu dan kapal layar. Efisiensi 40% ini disebabkan karena akan selalu ada energi kinetik yang tersisa pada angin karena angin yang keluar dari turbin tidak mungkin mempunyai kecepatan sama dengan nol. Teknologi PLTB saat ini dapat mengubah energi gerak angin menjadi energi listrik dengan efisiensi rata-rata sebesar 40%. Gambar ini merupakan laju pertumbuhan dan daya elektrik total PLTB di dunia yang ada sampai saat ini.

maka terbentuklah angin. dan dalam praktek sangat sedikit wilayah yang memiliki angin yang bertiup terus menerus.(2. secara jelas dapat disimpulkan bahwa energi angin akan meningkat 8 kali lipat apabila kecepatan angin meningkat 2 kali lipatnya. Energi yang terkait dengan gerakan seperti itu adalah energi kinetik dan ditentukan oleh ekspresi berikut: .1) Dimana. Watt) bergantung terhadap faktor-faktor seperti aliran massa angin (m .. 2.. kg/s). Di akhir persamaan.2) dimana.5 m / d(20 km/j). Daya angin yang dihasilkan karena pergerakan angin.Karena matahari memanaskan permukaan bumi secara tidak merata.. densitas udara (ρ ... m = Massa udara (Kg) V = Kecepatan massa udara (m/s) Massa udara didefinisikan sebagai perkalian antara Volume dengan kerapatan : m = Q x ρ. Q = Volume /debit (m3) 9 .. Energi kinetik dari angi dapat digunakan untuk menjalankan turbin angin. angin yang cukup tersedia konstan (Buyz:2003). Keluaran tenaga kubus adalah funsi dari kecepatan angin. kecepatan angin (v .3 Energi Kinetik Angin Energi kinetik angin yang dapat masuk ke dalam area efektif turbin angin dapat dihitung berdasarkan persamaan berikut : dimana pada persamaan tersebut dapat kita lihat bahwa energi angin (P .. m/s).. m3 ). atau dengan kata lain apabila kecepatan angin yang masuk ke dalam daerah efektif turbin memiliki perbedaan sebesar 10% maka energi kinetik angin akan meningkat sebesar 30%. luas permukaan area efektif turbin (A . Namun begitu di daerah pesisir atau daerah ketinggian.(2. kg/m3). maka turbin tersebut paling tidak membutuhkan angin dalam kisaran 5. Beberapa mampu memproduksi tenaga 5MW.

2. 10 . A = daerah yang melawati rotor sudu...1 Sejarah Kincir Angin Sekitar tahun 1890 Negara Denmark sudah mulai memanfaatkan tenaga untuk memompa air maupun membangkitkan tenaga listrik guna memenuhi kebutuhan industri susu yang terletak terpencar dan yang semakin berkembang khususnya didaerah yang tidak tersedia bahan bakar lokal. kebutuhan akan tersedianya tenaga listrik diperkirakan akan meningkat.5..(Umanand. ekspresi daya dapat diturunkan sebagai berikut: ... dan kubik kecepatan angin. sedangkan persediaan bahan bakar fosil tidak mencukupi sehingga di beberapa Negara Eropa mulai memikirkam untuk memanfaatkan sumber energi pengganti lain termasuk sumber energi angin dan prototype yang telah diproduksi berkapasitas 100 KW(Ahmad:2005).3) disini.ρ = kerapatan udara (Kg/m3) Oleh karena itu. Dengan berakhirnya Perang Dunia II. Daya angin berbanding lurus dengan kerapatan udara....(2. Dalam periode 1890-1945 produksi kincir angin kebanyakan berkapasitas 5 KW meskipun ada beberapa yang berkapasitas lebih besar (Ahmad:2005). = Rate of discharge (m3/s) = A (m2) .5 Kincir Angin 2.v (m/s) dimana. 2007). seperti diungkapkan dengan persamaan berikut: ( ) 2.4 Daya Energi Listrik Daya adalah energi per satuan waktu..

Sejak melandanya krisis energi tahun 1973 pada saat harga bahan bakar minyak mulai melonjak dan pada saat bersamaan masyarakat di negara-negara maju mulai memberikan tanggapan negatif pada pembangunan pembangkit-pembangkit listrik tenaga nuklir khususnya mengenai hal bahaya pencemaran lingkungan maka sejak itu energi angin mulai mendapat perhatian lagi dalam perkembangannya(Ahmad:2005).5. Teknologi ini memegang peranan penting karena membawa penemuan. pengetahuan dan pembaharuan terhadap penemuan teknologi baru. namun sesaat sesudah penemuannya. Di Indonesia.3 Teknologi Kincir Angin Zaman Kuno Kincir angin zaman kuno di temukan pertama kali di Persia pada abad ke-7 M .Sejak tahun 1958 penelitian mengenai tenaga angin mulai ditinggalkan karena berkembangnya teknologi tenaga nuklir yang nampaknya mempunyai prospek yang lebih baik. Salah satunya kincir angin yang prinsip kerjanya sama dengan roda.masyarakat Neolithikum dilembah Mesopotamia perlahan melahirkan revolusi dalam dunia “ roda” . Kincir angin yang dengan jelas dimuat dalam Kitab Al. 2. ratusan atau ribuan manfaat produknya kemudian dikembangkan dalam durasi waktu yang singkat.2 Roda Sebagai Basis Teknologi Kincir Angin Revolusi teknologi. 2.Hiyal (Buku tentang Alatalat Mekanik) yang ditulis oleh Banu Musa bersaudara abad ke-3H (ke-9 M). Kemudian dari penemuan roda dari kayu gelondongan oleh masyrakat. dapat kita artikan sebagai tahapan-tahapan dimana terjadi akselerasi yang tinggi pada perkembangan produk teknologi. Deskripsi 11 . Buku tersebut menyebutnya sebagai roda angin “yang jamak dipakai oleh rakyat”. Revolusi ini biasanya ditandai oleh keadaan dimana sebelum revolusi terjadi. produk ini tidak pun terpikirkan oleh manusia.5. yaitu roda. serta telah stabilnya penyediaan bahan bakar konvensional yang harganya relatif lebih murah dan mungkin besarnya ukuran unit pembangkit listrik tenaga termis yang ternyata lebih menguntungkan (Ahmad:2005). Kita harus menyadari bahwa teknologi berkembang dari satu hal yang sangat sederhana.Kincir angin zaman kuno merupakan cikal bakal dari perkembangan kincir angin modern saat ini. tenaga angin telah dikembangkan pemanfaatannya sejak tahun 1979 yang dimulai dengan penelitian-penelitian dan pengukuran data angin serta konsep-konsep teknologi sesuai dengan kondisi dan energi angin yang tersedia di Indonesia(Ahmad:2005).

dan beberapa negara masih menggunakan mekanisme seperti ini hingga di era modern ini. Gambar 4. sebagai kincir penggiling (crushing mill). Kincir angin menjadi sumber energy yang penting yang dipergunakan bukan hanya untuk memipil jagung dan memompa air.5.4 Perencanaan Kincir Angin Untuk perencanaan kincir angin diperlukan data sebagai berikut: 1. Rumus energi angin yang baik 4.rinci alat ini terdapat pada Kitab Nukhbat Al-Dahr (Kosmografi) oleh AlDimauntsyqi. Survei data angin 2. dan lain-lain. 2. Bisa dibilang. Penggunaan tenaga untuk menggerakan kincir angin telah di kenal pada masa khalifah Umar Bin al-Khathtab (wafat abad ke-7M). kincir angin kuno yang awalnya tampak seperti roda dayung besar ini merupakan cikal bakal kincir angin modern yang digunakan sebagai pembangkit listrik tenaga angin. tetapi juga untuk menghaluskan gula tebu. Lokasi kincir yang baik 3. Kincir angin kuno Walaupun mekanismenya sederhana tetapi kincir angin ini telah dikenal oleh seluruh peradaban lainnya pada masa itu. Perencanaan 12 .ditulis sekitar tahun 700H/1300M.

Untuk menghasilkan listrik diperlukan generator. generator dan struktur menara. Sebuah turbin angin terdiri dari rotor. sehingga dapat mempertahankan kinerja tinggi untuk waktu yang cukup lama. Sebuah turbin angin sumbu horizontal berputar di sumbu horizontal turbin angin tersebut. Baling-baling turbin angin modern dikendalikan oleh motor yang terkontrol secata komputerisasi dan dioptimalkan sehingga mereka selalu menghadap ke arah yang terbaik untuk "menangkap" angin. Turbin angin memanfaatkan aliran angin pada ketinggian yang lebih tinggi karena kecepatannya yang lebih tinggi dan lebih konstan (karena pengaruh penurunan drag). turbin angin ini juga dikenal sebagai generator angin. Turbin angin dapat didirikan baik di darat (dikenal sebagai turbin angin darat) atau di laut (turbin angin lepas pantai).2. tetapi mereka 13 . Turbin angin darat biasanya lebih murah karena mereka lebih mudah untuk diinstal. untuk mengubah kecepatan putaran rendah baling-baling ke rotasi kecepatan tinggi yang diperlukan untuk memproduksi listrik. Turbin angin dipasang di atas struktur menara tinggi (biasanya di atas 80 meter) untuk dapat beroperasi pada ketinggian yang diperlukan. baling-baling yang melekat pada rotor. turbin sumbu vertikal berputar pada sumbu vertikal (omni-directional) yang berarti mereka menghadap ke arah arah angin untuk berputar. turbin angin sumbu horizontal dan turbin angin sumbu vertikal. Turbin angin lepas pantai lebih mahal. kemampuan yang mereka miliki membuatnya lebih cocok untuk daerah perkotaan dan di atas atap. Ada dua desain utama turbin angin.6 Turbin Angin Turbin angin merupakan elemen utama dari sebuah ladang angin (wind farm). Turbin angin sumbu vertikal tidak memerlukan tidak perlu kecepatan angin yang tinggi dan teratur untuk beroperasi seperti pada sumbu horizontal. Dalam turbin angin komersial terdapat gearbox yang ditempatkan di antara rotor dan generator. Kecepatan rotasi turbin angin biasanya antara 40-400 rpm (rotasi per menit) sedangkan untuk menghasilkan listrik kita membutuhkan 1200-1800 rpm. sehingga turbin angin jenis ini dapat diletakkan pada ketinggian yang lebih rendah. Ini merupakan keuntungan turbin omni-directional. Di sisi lain. Turbin angin sumbu horizontal merupakan turbin angin tipe lama dan yang paling umum digunakan saat ini pada ladang angin komersial. dan digunakan untuk mengubah energi kinetik angin menjadi energi mekanik dan kemudian menjadi listrik. yang mengubah energi kinetik menjadi listrik. Dalam konteks produksi listrik.

Sebuah gardu juga diperlukan di lokasi tersebut. kecepatan angin yang non-turbulen minimal 10m/h (16km/h). Lokasi turbin angin yang terbaik adalah yang memiliki hembusan konstan. macam-macam tower Pembangkit listrik Tenaga angin 14 . Ladang angin yang besar luasnya dapat mencapai beberapa mil persegi dan terdiri dari beberapa ratus turbin angin. Sebelum membangun ladang angin. Tower pembangkit listrik tenaga angin ada tiga macam seperti gambar di bawah ini: Gambar 12. Ladang angin yang terletak di darat disebut ladang angin darat dan ladang angin yang diletakkan di laut disebut ladang angin lepas pantai. dan terletak di dekat sebuah sistem transmisi. Pengukuran dilakukan pada tempat dan ketinggian yang berbeda. dan jarak antar turbin angin. Untuk produksi skala besar. . Data yang dikumpulkan akan menentukan desain. turbin angin listrik diinstal dalam bentuk ladang angin. tempat semua listrik yang dihasilkan dari turbin angin individu (tegangan menengah) dikumpulkan dan ditransmisikan dalam sistem transmisi lokal (ditransformasikan ke tegangan tinggi). ketinggian.memperoleh keuntungan dari hembusan angin yang lebih konstan dan lebih banyak yang ditemukan di laut. memungkinkan untuk dipasang dengan kapasitas yang lebih besar. angin di lokasi tersebut dipantau dan diukur setidaknya selama satu tahun. lokasi turbin angin di ladang angin.

bahkan ada cairan pelumas yang bocor.7. emisi karbon dioksida. Turbin angin juga dapat mengurangi jumlah listrik yang dihasilkan dari bahan bakar fosil dan oleh karena itu mengurangi jumlah polusi udara. Kebanyakan ilmuwan percaya bahwa perubahan iklim disebabkan oleh emisi gas rumah kaca akibat aktivitas manusia dam penggunaan energi angin dapat membantu menguranginya. yang mungkin berasal dari bahan bakar fosil.2. (Anonim) Kelemahan Turbin angin memang memiliki dampak negatif terhadap lingkungan. Beberapa pihak tidak menyukai suara yang ditimbulkan oleh baling-baling turbin angin.1 Kelebihan dan Kelemahan Turbin Angin secara garis besar Kelebihan Penggunaan angin untuk energi memiliki dampak lingkungan yang lebih sedikit dibandingkan banyak sumber energi lainnya. dan penggunaan air dibandingkan pembangkit listrik berbahan bakar fosil. Turbin angin modern adalah mesin yang sangat besar. 15 . dan beton untuk pondasi juga memerlukan penggunaan energi. tetapi dampak negatif bisa diseimbangkan dengan kebutuhan kita akan listrik. dampak lingkungan dengan menggunakan angin untuk energi secara keseluruhan relatif lebih rendah dibandingkan sumber energi lainnya untuk membuat listrik. Memproduksi logam dan bahan lainnya di turbin angin. Namun cara untuk mengurangi dampak dari turbin angin pada burung dan kelelawar terus diliti. Beberapa jenis turbin angin dan proyek energi angin menyebabkan kematian burung dan kelelawar. meskipun hal ini relatif jarang. dan beberapa pihak tidak suka mengenai dampak visual mereka pada lanskap. dan mereka tidak memerlukan air untuk pendinginan. Ada beberapa turbin angin yang terbakar. Sebagian besar proyek pembangkit listrik tenaga angin di darat juga membutuhkan jalan dan sarana transportasi yang menambah dampak fisik terhadap lingkungan. Turbin angin (sering disebut kincir angin) tidak melepaskan emisi yang mencemari udara atau air (dengan sedikit perkecualian).

maka pada kedua ujung penghantar tersebut akan dihasilkan beda potensial (Alamsyah. Energi listrik ini biasanya akan disimpan kedalam baterai sebelum dimanfaatkan. Kemudian angin akan memutar sudu-sudu turbin. Turbin angin bekerja berkebalikan dengan kipas angin (bukan menggunakan listrik untuk menghasilkan listrik.1 proses kerja pembangkit listrik tenaga angin (PK PLTB) Ketika poros generator mulai berputar. 16 .2 Mengubah Energi Angin menjadi Listrik Suatu pembangkit listrik dari energi angin merupakan hasil dari penggabungan dari beberapa turbin angin sehingga akhirnya dapat menghasilkan listrik. Cara kerja dari pembangkitan listrik tenaga angin ini yaitu awalnya energi angin memutar turbin angin.2. namun menggunakan angin untuk menghasilkan listrik). maka akan terjadi perubahan flukspada stator yang akhirnya dihasilakn tegangan dan arus listrik.7. Gambar 15. yaitu bila terdapat penghantar di dalam suatu medan magnet. Tegangan dan arus listrik yang dihasilkan disalurkan melalui kabel jaringan listrik didistribusikan. Generator mengubah energi putar rotor menjadi energi listrik dengan prinsip hukum faraday. Tegangan arus listrik yang dihasilkan oleh generator berupa AC (alternating current) yang memiliki bentuk gelombang kurang lebih sinusoidal. 2007). lalu diteruskan untuk memutar rotor pada generator yang letaknya di bagian belakang turbin angin.

Untuk iti berikut akan dijelaskan klasifikasi dan kondisi angin yang dapat digunakan untuk menghasilkan energi listrik.791.7 Syarat Angin Untuk Pembangkit Listrik Tenaga Angin Tidak semua jenis angin dapat digunakan untuk memutar turbin pembangkit listri tenaga angin.2. syarat angin untuk pembangkit listrik Indonesia. disaat Indonesia menjadi tuan rumah konfrensi dunia mengenai pemanasan global di Nusa Dua. pemerintah justru akan membangun pembangkit listrik berbahan bakar batubara yang merupakan penyebab nomor 1 pemanasan global. negara kepulauan yang 2/3 wilayahnya adalah lautan dan mempunyai garis pantai terpanjang di dunia yaitu ± 80.42 Km merupakan wilayah potensial untuk pengembangan pembanglit listrik tenaga angin. Sungguh ironis. 17 . Bali pada akhir tahun 2007. namun sayang potensi ini nampaknya belum dilirik oleh pemerintah.

4 2 100-150 4.4 – 7.0 Ketinggian 50 m Daya Kecepatan 2 (W/m ) (m/s) <200 <5.6 – 6.5 500 – 600 7.0 – 8. 18 .4 6 300-400 6.0 5 250-300 6.0 600 – 800 8.0 – 6.1 – 5.1 3 150-200 5.8 >800 >8.4 300 – 400 6.0 – 7. yakni pada ketinggian maksimal 1 km.4 – 7.4 – 5.Kekuatan Angin di Indonesia 2.0 400 – 500 7.6 – 6.8 Pada umumnya angin yang dipakai sebagai pembangkit energi adalah angin yang ada dipemukaan bumi.6 4 200-250 5.6 200 – 300 5.0 7 >400 >7.8 Kecepatan Angin dan Perkiraan Konversinya Table dibawah ini menunjukan Kecepatan Angin No.5 – 8. Ketinggian 10 m Daya Kecepatan 2 (W/m ) (m/s) 1 <100 <4.

biji-bijian. 4. Sinhala. Pedagang. Kincir angin pertama kali didirikan di Sistan. Sebagai Akomodasi di bidang Pertanian contohnya : melakukan penggilingan padi. Sebagai Pembangkit listrik tenaga Angin 3.Gambar 15. menggunakan angin muson dalam peleburan logam. keperluan irigasi. Nelayan mengunakan angin untuk menggerakkan kapalnya ke laut 5.9 Pemanfaatan Energi Angin 1.2 Profil kecepatan angin terhadap ketinggian 2. Kincir ini digunakan untuk menggiling jagung. Arsitek pada masa dahulu menggunakan angin alami sebagai sirkulasi udara dalam suatu bangunan.500 tahun. dan juga digunakan untuk memompa air untuk mengairi sawah. Arsitek zaman dahulu mengunakan angin sebagai sirkulasi udara pada suatu bangunan Manusia telah menggunakan energi angin selama setidaknya 5. dan 19 . and Gospel. Suku asli Sri Lanka. Para nelayan menggunakan angin untuk menggerakkan kapalnya untuk mencari ikan ke tengah laut. Hammurabi. Raja Babilonia menggunakan energy angin untuk sistem irigasi pada abad ke-17 sebelum Masehi. Gold. penjajah dan bahkan misionaris menggunakan angin untuk menggerakkan kapal yang membawa mereka ke seluruh belahan dunia demi Glory. mengalirkan air. Sebagai energi alternatif pengganti energi konvensional 2. Afghanistan sejak abad ke-7.

Potensi ini bukan hanya pada besarnya nilai energi yang dapat dihasilkan namun juga akan memberikan lapangan pekerjaan bagi masyarakat Indonesia. Kincir angin dengan poros horizontal pertama kali ditemukan di Eropa untuk menggiling gandum. dan tiap-tiap kipas berbentuk segi-empat yang dilapisi dengan bahan kain. 20 .1 Potensi energi angin Indonesia Energi angin di Indonesia memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan sebagai sumber energi terbarukan (Toni:2008). Tabel Perkiraan kemampuan sumber angin untuk menghasilkan listrik di beberapa pulau di Indonesia No. 16 Tahun ke-4 Keterangan : WPEA = Wilayah Produksi Energi Angin Pada tahun 2006 lalu.pada industri tebu. BAB III CADANGAN ENERGI ANGIN 3. Dalam beberapa tahun mendatang diperkirakan dapat menjadi sumber energi tumpuan bagi Indonesia. 1 2 3 4 5 6 Luas WPEA 1200 1000 600 800 500 500 4600 Daya Listrik yang dapat dihasilkan (MW) 9600 8000 4800 6400 4000 4000 36800 Daerah Jawa Sumatra Kalimantan Sulawesi Nusa Tenggara Lainnya Jumlah Sumber : majalah LAPAN No. Kincir angin yang digunakan merupakan kincir angin dengan poros vertikal. Dari keputusan tersebut dapat terlihat bahwa Indonesia berusaha untuk mengurangi ketergantungan energi dari sumber daya fosil yang semakin menipis. Presiden mengeluarkan dekrit presiden nomor 5 tahun 2006 yang berkaitan tentang Kebijakan Energi Nasional di tahun 2025 (Gambar 2).

Angka tersebut sama dengan kapasitas total sebesar 100. batubara. batubara. Presiden mengeluarkan dekrit presiden nomor 5 tahun 2006 yang berkaitan tentang Kebijakan Energi Nasional di tahun 2025 Dari keputusan tersebut dapat terlihat bahwa Indonesia berusaha untuk mengurangi ketergantungan energi dari sumber daya fosil yang semakin menipis.Namun skema pembagian energi ini pun masih terlihat bahwa 83% sumber energi bergantung dari energi fosil (minyak. dan gas). Namun skema pembagian energi ini pun masih terlihat bahwa 83% sumber energi bergantung dari energi fosil (minyak.000 MW pada tahun 2025 nanti. 21 . dan gas). Energi angin di Indonesia memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan sebagai sumber energi terbarukan (Darwis:2009). hanya sekitar 17% yang berasal dari sumber energi terbarukan termasuk energi angin (kurang lebih 1%). Potensi ini bukan hanya pada besarnya nilai energi yang dapat dihasilkan namun juga akan memberikan lapangan pekerjaan bagi masyarakat Indonesia.500 MW pertahunnya. hanya sekitar 17% yang berasal dari sumber energi terbarukan termasuk energi angin (kurang lebih 1%). Pada tahun 2011 Perusahaan Listrik Negara (PLN) memprediksikan pertumbuhan listrik di Indonesia mencapai 5. Dalam beberapa tahun mendatang diperkirakan dapat menjadi sumber energi tumpuan bagi Indonesia. Angka tersebut sama dengan kapasitas total sebesar 100. Pada tahun 2011 Perusahaan Listrik Negara (PLN) memprediksikan pertumbuhan listrik di Indonesia mencapai 5.500 MW pertahunnya.000 MW pada tahun 2025 nanti. Pada tahun 2006 lalu.

dan negara-negara lainya. Jumlah ini bukanlah mustahil untuk dipenuhi jika kita melihat potensi energi angin yang tersebar di seluruh pesisir nusantara. Keunikan karakter angin Indonesia menimbulkan masalah ketika teknologi PLTB.5 m/s. Daerah-daerah di Indonesia umumnya memiliki Vmean antara 3-6 m/s. Jumlah tersebut belum mencapai angka yang signifikan untuk memenuhi skenario energy mix 2025. Jawa. Amerika Serikat. 3. Sulawesi dan Papua hanya memiliki kecepatan angin rata-rata antara 2. seperti Sumatera.5 m/s. Sedangkan pulau-pulau besar di Indonesia. Skema pembagian Energi Dengan skenario national perpaduan energi (energy mix) di atas. Kecepatan angin pada daerah-daerah di Indonesia memang relatif lebih kecil dari daerahdaerah konsumen energi angin seperti Finlandia. Sedangkan menurut data World Wind Energi Association Report (WWEA 2010). Kalimantan. Kendala terdahulu yang sering dijumpai ketika kita ingin membuat suatu pembangkit listrik tenaga angin adalah kecepatan angin di Indonesia yang sangat rendah jika 22 . dan Amerika Serikat. diaplikasikan di Indonesia.7 – 4.Gambar 20. berbeda dengan negara-negara Eropa yang berkisar di antara 9-12 m/s.5-6.2 Tantangan Kedepan Indonesia memiliki karakteristik kecepatan angin rata-rata (Vmean) yang relatif lebih rendah dibandingkan dengan negara-negara pengguna SKEA seperti Finlandia.4 MW yang tersebar di Nusa Penida (Bali). Yogyakarta dan Pulau Selayar (Sulawesi Utara). kapasitas terpasang pembangkit listrik tenaga angin di Indonesia sebesar 1. 5. Belanda.000 km dengan kecepatan angin rata-rata 3-5 m/s. Bangka Belitung. Daerah yang memiliki kecepatan angin rata-rata terbesar adalah daerah Nusa Tenggara. yang umumnya dirancang mengikuti karakteristik angin negara-negara Eropa.000 MW hingga 13 tahun mendatang. kebutuhan listrik yang disediakan dari energi angin dapat diperkirakan sebesar 1000 MW pada tahun 2025. Indonesia yang memiliki total garis pantai mencapai 81. Artinya pemerintah harus berusaha keras untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Bayu dengan kapasitas total 1.

Namun beberapa kendala umum yang sering muncul ketika ingin mengembangkan sistem ini juga ada yaitu sebagai berikut : 1. yang secara khusus dilakukan untuk menghitung potensi aktual tiap daerah. 2. Teknologi ini masih terus dikembangkan karena memiliki beberapa keunggulan. energi ini belum bisa bersaing dengan energi fosil.dibandingkan dengan negara-negara di eropa utara dan amerika. Belum banyak industry yang bermain di wilayah ini karena biaya investasi yang masih cenderung mahal. hanya sekitar 2. 3.5 – 3 m/s). Secara ekonomis. sehingga efisiensi tinggi. yaitu : 1. Tidak memerlukan sistem transmisi (gearbox) yang mengakibatkan rendahnya efisiensi turbin. Pengendalian sistem dan pemeliharaan yang cenderung lebih mudah. 2. Sistem dapat digunakan pada kecepatan angin yang rendah sekalipun (2. kita masih dapat menuai energi listrik secara optimal. Namun hal ini dapat teratasi dengan teknologi generator dan konverter daya modern dimana dengan kecepatan angin yang sangat rendah pun. Kemudian fluktuasi kecepatan angin tersebut sering kali membuat turbin bekerja tidak efektif (Susilo:2002). 23 . Belum ada pemetaan spasial yang spesifik dan akurat. 3.5 m/s.

Dari segi kerugian : a. Semakin tinggi kecepatan angin yang di terima oleh baling-baling semakin tinggi pula daya yang dapat dihasilkan dan semakin besar diameter rotor yang menerima laju angin semakin tinggi pula daya yang dihasilkan oleh turbin angin. Keuntungan dan Kerugian Energi Angin adalah sebagai berikut ini : Dari segi keuntungan : a. baik untuk keperluan mekanis maupun elektris.1 Kesimpulan Dari uraian yang telah dijelaskan sebelumnya maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: 1. c. Dalam konversi energi angin menjadi energi listrik ditentukan oleh dan analisa hasil simulasi. efisiensi transmisi dan efisiensi generator. Tidak diperlukan bahan bakar sehingga bebas pengaruh transport dan perubahan harga bahan bakar. koefisien atau efisiensi yang dimiliki rotor. Tidak tentu dalam penyediaanya baik dalam waktu dan jumlah. Memiliki banyak variasi pemanfaatannya. 2. 3. b. Dari segi pengaruh lingkungan sangat kecil. Angin merupakan sumber daya alam yang tidak pernah habis. d. Energi kinetik rendah dalam suatu volume udara.BAB IV PENUTUP 4. b. 24 .

Airtricity Garrad Hassan and Partners. 218 TP. p110 WMO No. MIT 2003. The Netherlands (ECN) Personal communication from Hughes. World Meteorological Organization Smil. Smil. 2004. 1999. dibutuhkan biaya besar untuk dapat memusatkan angin ini. Windtest KWK. European Commission. Energy at the crossroads. Edward N.. Vaclav. B. A. Wind Energy – The Facts.. Inherent limits of renewable energies. Vaclav. 1995. e. BP Statistical Review of World Energy June 2006. Directorate-General for Energy. Volume 1.wikipedia.115. Report commissioned by the Energy Research Center. Karena sifat angin yang tersebar (tidak terkonsentris).. http://www. d. Pembangkit listrik tenaga angin unit tunggal menghasilkan kapasitas relatif kecil dibandingkan sumber tenaga lain yang lazim dipakai sehingga diperlukan jumlah unit pembangkit yang banyak yang akan mempengaruhi segi estetika.c. The nature and theory of the general circulation of the atmosphere. van Wijk. Wind Power Potential in the OECD Countries. Bila dipakai sebagai pembangkit tenaga listrik yang melayani beban dasar diperlukan alat penyimpanan tenaga listrik yang cukup mahal. J. Germanischer Lloyd. DAFTAR PUSTAKA Lorenz. December 1993.org (22:00) 25 . and Coelingh. and Hurley.P. P.J.M.

html diakses : 14 Mei 2013 08.40 WIB http://www.ipb.43 WIB http://web.http://yefrichan.htm diakses : 9 Juni 2013 09. http://carapedia.com/2011/06/belanda-sang-negeri-kincir-angin. WIB http://id.indoenergi.indoenergi.55 WIB http://rizkyseo.25 WIB http://ekasarihandayani.blogspot.com/2013/03/18/pembangkit-listrik-tenaga-anginbayu-pltb/.ac.html diakses : 14 Mei 2013 07.html diakses : 14 Mei 2013 07.html diakses : 14 Mei 2013 07.wordpress.21 WIB \ 26 .43.html diakses : 20 Mei 2013 22.12 WIB http://www.id/~tepfteta/elearning/media/Energi%20dan%20Listrik%20Pertanian/MATERI% 20WEB%20ELP/Bab%20IV%20ENERGI%20ANGIN/indexANGIN.blogspot.com/2013/02/7-karya-aksitektur-kuno-paling.com/2012/06/pengetahuan-dasar-mengenai-turbin-angin.org/wiki/Topografi diakses : 20 Mei 2013 21.com/negara_penghasil_energi_tenaga_angin_info3821.wikipedia.com/2012/07/energi-angin-dan-dampaknya-pada.